Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 6495

BPUM, Meringankan Dampak Covid-19 Bagi Usaha Mikro di Bandung

0

Bogordaily.net – Banyak yang menilai, guliran program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) merupakan langkah yang strategis dan tepat bagi kelangsungan hidup UMKM, khususnya usaha mikro, di seluruh Indonesia. Tak terkecuali, di Bandung.

Yuyun Sukaesih, misalnya. Ketika pandemi Covid-19 menerjang, usaha gorengan dan kopi miliknya yang berlokasi di wilayah Mall Citilink Pasir Koja, Bandung, sempat terganggu.

“Karena mall sempat tutup, saya hanya berjualan gorengan saja. Penghasilan pun jadi merosot jauh,” ungkap Yuyun.

Padahal, bagi Yuyun, berjualan di lokasi mall tersebut merupakan langkah maju setelah sebelumnya hanya berjualan di dekat rumah.

“Setelah merasakan kemajuan usaha, drop lagi karena ada pandemi,” cerita Yuyun.

Mimpi buruk Yuyun sirna setelah mendapat guyuran BPUM yang dicairkan melalui Bank BNI.

“Uang Rp1,2 juta yang saya terima, dipakai untuk buka usaha lagi. Sempat juga jualan nasi kuning. Ke depan, saya mau buka lagi jual kopi dan rokok di area mall,” imbuh Yuyun optimis.

Yuyun pun mengucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowi, Kementerian Koperasi dan UKM, PNM, serta Bank BNI, karena usahanya kini telah komplit kembali.

Hal serupa dialami Wagini, seorang pedagang sembako di Bandung. Wagini bercerita, dirinya berjualan sembako sudah belasan tahun lamanya, dari pintu ke pintu.

Di antaranya, jualan beras, odol, minyak, dan segala keperluan sehari-sehari.

“Sistem berjualannya adalah pesan kirim,” ucap Wagini.

Namun, aku Wagini, sejak pandemi, usahanya merosot tajam.

“Karena, yang beli penghasilannya berkurang. Jadi, mereka yang ambil barang tapi susah bayarnya,” keluh Wagini.

BPUM

Beruntung, Wagini mendapat informasi BPUM dari PNM via handphone. Lalu, dirinya mendatangi kantor Bank BNI dan membawa buku rekening serta KTP.

Wagini mendapat Rp1,2 juta langsung cair tanpa ada potongan. Saya pakai untuk menambah barang-barang modal usaha.

“Walau tidak banyak, alhamdulillah, bisa membantu. Harapan saya, bantuan ini bisa ada lagi, karena sekarang lagi susah begini. Kepada Pak Presiden juga saya harap agar tak bosan-bosan memberikan bantuan kepada kami,” ungkap Wagini.

Tepat Sasaran

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Fiki Satari melakukan monitoring dan evaluasi program BPUM tahun 2021, khususnya di wilayah Bandung, Jawa Barat. Senin 13 Desember 2021.

“Kami ingin memastikan bahwa program BPUM tepat sasaran,” tandas Fiki.

Menurut Fiki, langkah monitoring dan evaluasi program BPUM ini bertujuan untuk memeriksa secara langsung bahwa bantuan dana ini digunakan untuk usaha produktif, bukan konsumtif.

“Selain itu, juga ingin mengetahui harapan para pelaku usaha mikro atas program ini,” ujar Fiki.

Fiki menjelaskan, program BPUM merupakan bantuan modal kerja dari pemerintah berupa hibah sebesar Rp1,2 juta per pelaku usaha mikro. Program tersebut telah berjalan sejak 2020.

Dan pada 2021, program tersebut dilanjutkan dengan sasaran pelaku usaha mikro sebanyak 12,8 juta orang.

“Dana alokasi yang disiapkan pemerintah untuk program tersebut sebesar Rp15,36 triliun,” kata Fiki.

Saat ini, lanjut Fiki, realisasi total pelaku usaha mikro yang telah ditetapkan sebagai penerima pada Program BPUM Tahun 2021 adalah sebanyak 12,8 juta usaha mikro, atau 100%.

Dan dari total pelaku usaha mikro yang telah ditetapkan, telah tersalur atau telah dicairkan oleh usaha mikro penerima BPUM Tahun 2021, sebanyak 10.686.438 usaha mikro atau Rp12,82 triliun.

Sementara itu, total pelaku usaha mikro yang telah ditetapkan pada Program BPUM 2021 di Provinsi Jawa Barat adalah sebanyak 2.865.981 usaha mikro atau sebesar Rp3.439.177.200.000.

Adapun penetapan pelaku usaha mikro pada program BPUM 2021 di Kota Bandung adalah sebanyak 324.191 usaha mikro atau sebesar Rp389.029.200.000.***

Geber Vaksinasi, Satgas Covid-19 Kelurahan Harjasari Gunakan Startegi Jemput Bola

0

Bogordaily.net – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kelurahan Harjasari melakulan sistem jemput bola atau door to door untuk mempercepat capaian vaksinasi di wilayah Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa 14 Desember 2021.

Bahkan untuk terus meningkatkan capaian vaksinasi diwilayahnya, tim relawan Satgas Covid-19 Kelurahan Harjasari, terjun langsung ke pemukiman warga.

Namun hal tersebut mendapatkan kendala karena ada beberapa warga yang tak mau divaksin karena memiliki riwayat penyakit.

Sementara itu Lurah Harjasari Taufik menjelaskan lebih lanjut bahwa, capaian vaksinasi di wilayah Kelurahan Harjasari sudah mencapai angka 90 persen.

“Target di akhir Desember 2021 pihak kelurahan sangat optimis akan mencapai angka 100 persen,” kata Lurah Harjasari Taufik kepada Bogordaily.net, Selasa 14 Desember 2021.

Lebih lanjut Taufik menceritakan, capaian vaksinasi yang menyisakan 10 persen lagi dari target 100 persen, untuk Kelurahan Harjasari akan terus berusaha agar targer bisa tercapai.

“Target kita hampir 15 ribu jiwa untuk mencapai angka 100 persen, maka dari itu strategi jemput bola sudah disiapkan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Taufik memberikan alasan terkait kendala yang dialami Satgas Covid-19 Kelurahan Harjasari bersama para tenaga kesehatan saat akan melakukan vaksinasi ke pemukiman warga.

“Kendala itu memang ada, karena banyak warga yang sudah usia tua, dan mereka mempunyai riwayat penyakit bawaan, tapi tetap kita akan berusaha agar targer tercapai,” pungkasnya. (Irfan Ramadhan)

Rayakan HUT BRI 126th Bersama McDonald’s Drive Thru, Cuma Rp50ribu!

0

Bogordaily.net – McDonald tak ada habisnya memanjakan para pecintanya. Menjelang akhir tahun, banyak promosi yang diberikan. Kali ini McDonald’s Drive Thru, Rayakan HUT BRI 126th.

Khusus di 16 Desember 2021, untuk pemesanan min Rp126ribu lewat Drive Thru atau Take Away, akan mendapatkan potongan Rp76ribu dengan menggunakan Kartu Debit Mastercard BRI.

Dengan minimal pemesanan sudah termasuk pajak dan biaya Take Away serta maksimal penggunaan 1x/Kartu/periode.

Nah, siapa yang tak senang dengan promosi seperti itu. Untuk itu jangan sampai terlewatkan ya, McD’ers!***

Bogor Tanpa Kantong Plastik Diganjar Penghargaan Smart Environment dari Kemenkominfo

0

Bogordaily.net – Program Bogor Tanpa Kantong Plastik mendapatkan apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia.

Program untuk mewujudkan tata kelola lingkungan hidup yang baik dan berkelanjutan ini menyabet kategori Smart Environment.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya dan disaksikan oleh Menkominfo Johnny G Plate dalam Closing Ceremony Gerakan Menuju Smart City di ICE BSD, Tangerang Selatan, Selasa 14 Desember 2021.

Smart Environment merupakan lingkungan yang bisa memberikan kenyamanan, keberlanjutan sumber daya, keindahan fisik maupun non fisik, visual maupun tidak, bagi masyarakat dan publik lingkungan yang bersih tertata dan Ruang Terbuka Hijau yang stabil.

“Yang menjadi penilaian dalam ajang ini adalah program Bogor Tanpa Kantong Plastik. Sejak 2018 kami mulai di toko atau retail modern. Proses yang panjang selama tiga tahun dan berkurangnya ribuan ton sampah di Kota Bogor,” ungkap Bima Arya.

Berdasarkan data DLH Kota Bogor, sampah di Kota Bogor terdiri dari 65 persen sampah organik dengan 13 persen adalah sampah plastik.

Setelah penerapan Perwali Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di toko atau retail modern, sampah plastik dapat direduksi hingga 600 kilogram per hari.

Bogor tanpa kantong plastik

Bima menambahkan, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Pemkot Bogor, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor untuk melanjutkan dan memperluas program tanpa kantong plastik ini.

“Penghargaan ini didapat ketika kita melangkah babak baru dalam program Bogor Tanpa Kantong Plastik, yaitu merambah pasar tradisional. Kita melihat warga Kota Bogor siap untuk mengubah perilaku. Awal-awal sulit, tapi kemudian ternyata semakin terbiasa. Karena itu kami optimis di pasar tradisional bisa kita terapkan,” jelas Bima.

Untuk di pasar tradisional, lanjutnya, akan diterapkan secara bertahap.

“Strateginya di pasar kering, sambil bertahap kita menyiapkan tas subtitusi untuk pengganti dan memudahkan pelanggan membawa barang atau produk yang memang membutuhkan tas khusus, seperti lauk pauk dan lain-lain. Strategi kita siapkan dulu barang substitusinya,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala DLH Kota Bogor Deni Wismanto menyatakan, penghargaan Smart Environment untuk program Bogor Tanpa Kantong Plastik ini merupakan hasil dari upaya bersama yang melibatkan banyak pihak.

“Bahwa keberhasilan ini bukan hanya peran pemerintah, tapi kolaborasi dengan semua. Kita juga gandeng komunitas peduli lingkungan, pelaku usaha, akademisi dan semuanya untuk ikut terlibat. Tidak ada yang tidak mungkin kalau dilakukan bersama-sama,” ujar Deni.***

Dapat Laporan Pemilik Toko, Komisi lll Sidak Pembangunan Taman di Pedestrian Jalan Pedati

0

Bogordaily.net – Komisi lll DPRD Kota Bogor melakukan sidak ke Pembangunan Penataan Kawasan Suryakencana di Jalan Pedati, Suryakencana, Kota Bogor, Selasa 14 Desember 2021.

Ketua Komisi lll Zaenul Mutaqin menerima laporan dari pemilik toko serta pedagang terkait penolakan pembangunan taman di lokasi pedestrian yang sangat mengganggu aktifitas jual beli di Jalan Pedati.

Untuk itu, ia bersama anggota dewan lainnya terjun ke lapangan agar memastikan proses pembangunan penataan taman berjalan lancar.

“Saya mendapatkan laporan langsung dari pemilik toko dan pedagang, bahkan sudah ada petisi menolak pembangunan taman di pedestrian ini. Jadi kedatangan Komisi 3 ini untuk menindaklanjuti adanya aspirasi soal pembangunan penataan kawasan Suryakencana ini,” kata Ketua Komisi lll Zaenul Mutaqin kepada wartawan.

Politisi PPP ini menyampaikan, setelah melihat kondisi pembangunan pedestrian di Jalan Pedati dan koordinasi langsung dengan Kadis PUPR, maka solusi yang diambil yaitu pembangunan taman di Jalan Pedati akan segera dibongkar.

Jalan pedati

“Komisi lll merekomendasikan agar pembangunan taman yang fungsinya juga tidak jelas. Kalau untuk penambahan RTH bukan begitu caranya, karena itu taman buatan. Jadi kami minta taman itu segera dibongkar,” ujarnya.

Selanjutnya mengenai penataan kawasan Suryakencana, ZM mengungkapkan, pembangunan yang dilaksanakan masih terkendala dengan lingkungan. Seperti pemilik toko di Jalan Lawang Saketeng menolak dilakukan pengecoran.

Kemudian pemilik toko di Pedati menolak pembangunan taman. Setelah diskusi dengan Dinas PUPR, jadi pembangunan ini jangan mengedepankan estetika saja, tetapi malah merugikan para pemilik toko dan pedagang.

“Kalau pembangunan pedestrian yaa khusus pedestrian bagi pejalan kaki, jangan ada bangunan lain. Karena kondisi di lapangan juga tidak tepat kalau dibangun taman,” tegasnya.

“Di kawasan Jalan Pedati inipun akan dilakukan penataan pedagang dan UMKM. Pembangunan ini jangan menggangu sektor ekonomi dan mata pencaharian pedagang, justru pembangunan harus memajukan sektor ekonomi di kawasan Suryakencana ini,” sambungnya.

Dirinya mengatakan juga pembangunan kawasan Suryakencana ini masih lama dan akan berakhir Desember 2021 nanti. Saat ini laporan dari pelaksana sudah mencapai 50 persen.

“Nanti kita lihat penyelesaiannya seperti apa. Semoga tepat waktu dan hasilnya tetap berkualitas,” tandasnya. (Ibnu Galansa Montazerry)

Jennie BLACKPINK Diduga Jadi Cameo di “Snowdrop”

0

Bogordaily.net – Seorang gadis yang terlihat seperti Jennie BLACKPINK muncul dalam still-cut baru untuk drama mendatang Jisoo “Snowdrop”.

Drama Snowdrop dibintangi oleh Jisoo BLACKPINK dan Aktor Jung Hae In. Selain membuat penonton bersemangat berkat visual para pemain yang luar biasa dan latar drama yang menarik.

Baru-baru ini seseorang menarik banyak perhatian di media sosial karena penampilan seorang gadis yang terlihat familiar.

Secara khusus, di sudut kanan gambar ini, tampak ada seorang gadis memakai pakaian yang sama dengan gaya rambut sebagai Jennie.

Dia bahkan memiliki pipi pangsit khas Jennie. Oleh karena itu, netizen mencurigai Jennie membuat penampilan cameo untuk mendukung Jisoo.

Beberapa komentar dari netizen:

“Pipi pangsit itu tidak akan salah, kupikir itu Jennie,” ucap netizen.

“Ini tidak mungkin kebetulan. Dia pasti datang untuk mendukung Jisoo,” menurut netizen.

“Saya menantikan untuk melihat Jennie di Snowdrop, dia dan Jisoo akan membuat ledakan visual,” ucap yang lainnya.

“Ingin melihat Jisoo dan Jennie dalam layar yang sama di Snowdrop. Bisakah semua 4 anggota BLACKPINK menjadi cameo?,” pinta BLINK.***

Food Estate Temanggung, Tingkatkan Produksi dan Kesejahteraan Petani Bawang

0

Bogordaily.net – RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan lokasi lumbung pangan (food estate) dan menanam bawang merah bersama para petani di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, Selasa 14 Desember 2021.

“Pagi hari ini saya bersama-sama dengan Menteri Pertanian, Menteri PU, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Temanggung dan para petani bersama-sama melakukan penanaman bawang merah yang kita lakukan di Kabupaten Temanggung,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan persnya usai peninjauan.

Presiden menyampaikan ada seluas 339 hektare yang akan memperoleh pendampingan oleh Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani bawang.

“Yang paling penting juga disiapkan optaker yang membeli dari bawang merah yang telah kita tanam tadi, sehingga kepastian harga, kepastian yang membeli itu ada, dan harga yang ada tidak di dipermainkan oleh para tengkulak,” jelasnya.

Presiden Jokowi mengharapkan, dengan adanya intervensi pada bibit dan produktivitas yang semakin baik, maka pendapatan petani akan meningkat.

“Ini akan saya lihat setelah panen, akan saya lihat setelah panen. Karena kita dapat memastikan kalau nanti panen sudah terjadi berarti per hektare mendapatkan berapa ton kemudian ongkos diproduksinya berapa sehingga ketemu betul bahwa para petani memang mendapatkan keuntungan dari menanam bawang merah ini,” pungkasnya.

Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Temanggung tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Ibu Iriana Joko Widodo bersama Menteri Sekretaris Negara Partikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Bupati Temanggung M. Al Khadziq.***

Pegawai Capil Arogan, Ini Kata Inspektorat Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Inspektorat Daerah Kota Bogor angkat bicara soal pegawai Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor yang menyalahi aturan. Hal itu diungkapkan oleh Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat Daerah Kota Bogor Jimmy Hutapea, Selasa 14 Desember 2021.

“Kami hanya memonitoring tindakan apa yang sudah dilakukan oleh Disdukcapil terutama pimpinannya,” kata Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat Daerah Kota Bogor Jimmy Hutapea kepada Bogordaily.net saat ditemui di kantornya Selasa 14 Desember 2021.

Menurutnya, karena regulasi yang ada ketika terjadi pelanggaran atas kewajiban pegawai melakukan pelayanan kepada masyarakat, itu sudah jelas diatur. Siapa yang bertanggung jawab.

Dalam hal ini pimpinan langsung yang bertanggung jawab, ketika pimpinan langsungnya tidak memberikan sanksi, maka pimpinan langsungnya bisa di jatuhi hukuman disiplin juga.

“Jadi, regulasi yang ada Inspektorat Daerah Kota Bogor hanya memonitor saja terkait dalam hal ini,” ujarnya.

Jimmy menegaskan, untuk pemanggilan terhadap pegawai sendiri tentu tidak ada. Karena itu masih kewenangan pimpinan langsung. Kecuali pimpinan Disdukcapil tidak menindaklanjuti pelanggaran tadi.

“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari pimpinan Disdukcapil, bahwa pegawai yang bersangkutan sudah di berikan hukuman disiplin ringan mulai dari teguran lisan sampai dengan pernyataan ke tidak puasan,” tuturnya.

Berdasarkan kebijakan penilaian, kata Jimmy, pegawai pelayanan Disdukcapil masuk kedalam kategori pelanggaran disiplin ringan.

“Ketika pegawai Disdukcapil melakukan pelayanan harus ada kode etik,” ucapnya.

Dirinya menyampaikan, pegawai tersebut sudah dilakukan hukuman oleh pimpinannya. Artinya mekanisme hukuman disiplin sudah berjalan.

Kalau ini tidak berjalan, baru Inspektorat lah yang akan menindaklanjuti seperti pemanggilan atau klarifikasi.

Sebagai unsur pembantu Wali Kota Bogor didalam melakukan pengawasan dan pembinaan penyelenggaraan urusan Pemerintah daerah.

Dirinya juga mengingatkan seluruh perangkat daerah betul-betul melakukan tugas sesuai regulasi.

“Tetap melakukan regulasi, peraturan-peraturan kode etik dan perilaku. Karena bagaimanapun juga hadirnya kita di Pemerintah Daerah untuk mensejahterakan masyarakat melalui memberikan pelayanan publik terbaik,” jelasnya.

Ketika Dinas terkait tidak menjatuhkan hukuman disiplin, maka Inspektorat bisa melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan dan pegawai tersebut.

Pihaknya akan melaporkan ke pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur Kota Bogor, baik pelaku maupun pimpinanya tidak melakukan tindakan hukuman disiplin sesuai ketentuan.

“Maka kita rekomendasi kan ke pak Wali Kota, bahwa atas nama pegawai ini terbukti telah melakukan pelanggaran aturan disiplin pegawai atau kode etik akan diberikan hukuman sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Nanti BKPSDM lah yang menilai, pegawai yang terbukti salah akan diberikan hukuman ringan atau berat. (Ibnu Galansa Montazerry)

Ciptakan Solusi Pendanaan Bagi Startup, Indonesia Fund Festival 2021 Resmi Digelar

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM melalui LPDB-KUMKM (Lembaga Pengelola dan Bergulir Koperasi dan UMKM) berkolaborasi dengan MNC Group, Orbit Future Academy, dan Siger Innovation Hub menggelar Indonesia Fund Festival 2021 yang di selenggarakan secara hybrid melalui channel YouTube LPDB-KUMKM, dan diselenggarakan langsung di Jakarta Concert Hall, Gedung iNews Tower, Jakarta.

Ajang ini merupakan solusi pendanaan bagi startup yang siap untuk tumbuh berkembang ke level selanjutnya. Selain hadir sebagai solusi pendanaan, ajang ini juga menghadirkan coaching¬ dan business pitching oleh berbagai ahli bisnis terkemuka.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi atas kolaborasi LPDB – KUMKM, MNC Group, Orbit Future Academy dan Siger Innovation Hub.

“Hari ini saya melaunching Indonesia Fund Fest 2021, suatu terobosan untuk menarik investor potensial bagi UMKM yang memiliki potensi usaha untuk ditumbuhkembangkan agar naik kelas. Ini juga menjadi catatan baru lembaran baru inovasi LPDB yang beralih menjadi lembaga venture likes untuk mendukung UMKM dan Koperasi menjadi kekuatan ekonomi nasional,” kata Menteri Teten Masduki saat Opening Ceremony IFF 2021 di iNews Tower, Jakarta, Selasa (14/21).

Menteri Teten menjelaskan, 97% masyarakat Indonesia bekerja di sektor UMKM,  dimana presentase usaha mikro mencapai 99,6% dan bersifat informal.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong usaha mikro bertransformasi dari informal ke formal, sehingga, mereka punya kesempatan menjalin bisnis, mengakses pembiayaan yang lebih baik termasuk pasar melalui koperasi, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih baik.

“Pertama dengan memberikan akses pembiayaan kepada UMKM Yang tidak punya aset, kedua kita ingin menjadikan UMKM agregator untuk masuk ke dalam skala ekonomi,” jelasnya.

Selain itu, Menteri Teten juga mendukung pengembangan green incubator koperasi, sebagai sarana untuk mengembangkan kolaborasi bersama antara koperasi dan UMKM.

Sementara itu, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menjelaskan, penyelenggaraan IFF 2021 dalam rangka memfasilitasi para tenant inkubator wirausaha LPDB-KUMKM untuk mendapatkan pembiayaan, dan kerja sama dari investor.

Tak hanya itu, ajang IFF 2021 juga untuk mempromosikan Koperasi dan UMKM agar dapat naik kelas, terhubung dengan ekosistem digital, serta sarana promosi di level regional, dan level internasional.

“Hari ini komitmen tersebut sedikit demi sedikit kita wujudkan dengan kolaborasi bersama dalam penyelenggaraan Indonesia Fund Festival 2021 ini,” kata Supomo.

Supomo menambahkan, penyelenggaraan IFF 2021 juga didukung penuh oleh Orbit Venture Indonesia dalam mempromosikan startup Koperasi dan UMKM agar terkoneksi dengan investor internasional serta menjadi startup kelas dunia.

Adapun penyelenggaraan IFF 2021  diikuti oleh 17 tenant pilihan program wirausaha LPDB-KUMKM dan telah dikurasi melalui Investor Readiness Rate (IRR) oleh Orbit Venture Indonesia.

Supomo menambahkan, LPDB-KUMKM juga terus mengembangkan program inkubator wirausaha melalui kerja sama dengan berbagai lembaga inkubator di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, sesuai arahan MenKopUKM pada tahun 2020, LPDB-KUMKM terus membuat lembaran-lembaran inovasi baru yang salah satunya adanya pembentukan 2 (dua) wings kerja sama dengan inkubator dan pendampingan, dengan tujuan proses bisnis LPDB dapat berubah menjadi venture like model untuk  mendukung core bisnis utama LPDB-KUMKM penyaluran dana bergulir kepada Koperasi.

“Alhamdulillah kedua wings ini sudah mulai berjalan dan mulai menemukan bentuk baru, yang kami sebut dengan Green Incubator,” kata Supomo.

Adapun, Green Incubator adalah model inkubasi oleh Koperasi yang memberikan layanan inkubasi kepada ekosistem mitra atau anggota Koperasi dengan skema closed loop incubation atau open loop incubation.

Adapun green inkubator ini sudah terlaksana di Koperasi Jasa Serikat Talenta Karya di Lampung, dan model close-loop-incubation yang dilakukan oleh Koperasi Al Itifaq di Jawa Barat.

Ilham Habibie, co founder Orbit Ventura Indonesia menambahkan, dengan adanya inkubator baik tipe terbuka maupun yang tertutup, akan sangat membantu perkembangan usaha mikro maupun startup untuk bisa cepat berkembang.

“Startup itu penting, yaitu sikap atau bagaimana kita menerapkan teknologi informasi dan jasa yang kita sediakan untuk masyarakat. Disini termasuk juga perusahaan lama, yang memiliki mentalitas startup,” kata Ilham Habibie.

KKB Bakar Sekolah di Pengunungan Bintang Papua!

0

Bogordaily.net – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bakar sekolah di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Selain pembakaran bangunan, aksi baku tembak juga terjadi antara KKB dengan TNI-Polri.

“Dapat dipastikan bahwa yang dibakar oleh KKB tersebut adalah bangunan SMP Negeri Serambkon,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulisnya, Selasa 14 Desember 2021.

Kamal menyebut insiden ini terjadi pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIT di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Aksi pembakaran ini juga lebih dulu diawali dengan aksi penembakan.

“Personel Satgas Pamrahwan Batalyon A Resimen III Pelopor mendengar suara tembakan sebanyak tiga kali. Mendengar tembakan tersebut personel melakukan pemantauan dari mana arah tembakan,” beber Kamal.

Tak hanya itu, KKB juga kembali melakukan penembakan ke arah Pos Satgas. Aksi baku tembak pun tidak terhindar.

“Pukul 09.30 WIT terdengar tembakan lagi beberapa kali yang mengarah ke Pos Satgas Pamrahwan dari jarak 700 m sehingga personel Satgas Pamrahwan melakukan tembakan balasan dan terjadi baku tembak,” kata Kamal.

Beruntung tidak ada korban dari insiden baku tembak ini. Terkini, pihak TNI-Polri masih terus melakukan pengejaran terhadap KKB yang melakukan pembakaran bangunan sekolah tersebut.

“Aparat keamanan TNI-Polri terus melakukan penjagaan di titik rawan dan pintu masuk Kelompok Kriminal Bersenjata,” pungkas Kamal.***