Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 6581

130 Pejabat Struktural Dilantik, Bima Arya Ingatkan Soal Angka Pengangguran

0

Bogordaily.net – Dilakukan di tiga tempat yang berbeda secara hybrid, Wali Kota Bogor, Bima Arya melantik sebanyak 130 pejabat struktural Eselon III dan IV, Rabu 10 November 2021.

Bertepatan di Hari Pahlawan, selain di Balai Kota Bogor dan Kantor Kecamatan Bogor Barat, pelantikan juga dilangsungkan di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor.

Hadir di kantor Disnaker, Bima Arya ingatkan hak penting soal angka pengangguran saat melantik pejabat di sana.

Dari data yang ada, kata Bima Arya, angka tenaga kerja yang terdampak pandemi hingga saat ini ada 175.000 orang. Angka pengangguran pun naik sampai 12,6 persen.

Jumlah pengangguran itu akibat kondisi pandemi yang menyerang hampir seluruh sektor. Mata pencaharian mereka berkurang, bahkan hilang karena kondisi.

“Tidak bisa hanya mengandalkan Disnaker saja. Harus ada kolaborasi dari semua. Makanya saya mengingatkan semua harus kolaborasi, jangan hanya mengandalkan APBD,” tegas Bima Arya.

Dengan zero APBD, Bima Arya ingin jajarannya bisa melakukan pembuktian dengan menciptakan ribuan tenaga kerja. Kuncinya, kolaborasi dan kreasi. Dengan mengajak serta komunitas, UMKM, hingga swasta dan kampus.

“Semuanya berkolaborasi. Kita bidik sektor – sektor yang memang strategis. Insya Allah kita fokus kesini. Dan Desember juga nanti akan ada penyesuaian lagi, akan ada rotasi mutasi, akan ada pelantikan lagi akhir tahun,” terang Bima Arya.

“Akan ada penyesuaian-penyesuaian secara struktural, akan ada pengukuhan dan sangat mungkin terjadi evaluasi lagi di bulan Desember nanti,” tambahnya.

Beberapa pejabat yang dirotasi di antaranya Sekretaris Disnaker, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), beberapa kepala bagian dan kepala bidang serta kepala seksi.***

Peringati Hari Pahlawan, Ini Sosok Pahlawan Bagi Fajari Aria Sugiarto

0

Bogordaily.net Memperingati Hari Pahlawan, Wakil Ketua Komisi l DPRD Kota Bogor Fajari Aria Sugiarto mengingatkan bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jerih payah pahlawan.

Bagi Fajari, sosok pahlawan di matanya adalah orang tuanya yang sudah membesarkan dirinya dan saudara-saudaranya tanpa pamrih.

“Ibu dan bapak saya yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan, nilai-nilai agama yang diturunkan untuk anak-anak nya,” kata Wakil Ketua Komisi l DPRD Kota Bogor Fajari Aria Sugiarto kepada Bogordaily, Rabu 10 November 2021.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan, seluruh pahlawan nasional memiliki jasa yang besar dan dapat dijadikan contoh. Namun, menurutnya ada satu sosok yang menarik perhatian yaitu Jenderal Besar Sudirman.

Alasannya, dalam keadaan sakit, beliau masih menyempatkan atau menggunakan masa hidupnya untuk berjuang demi kemerdekaan bangsa.

“Itu patut di contoh ketika kita dalam keadaan susah payah ataupun sakit tapi tetap mementingkan kepentingan umum, kepentingan Negara, kepentingan Bangsa,”

Sampai hari ini pun Indonesia tidak kehabisan sosok pahlawan. Pada masa pandemi ini, dia lihat banyak pahlawan-pahlawan bekerja tanpa pamrih dengan sepenuh hati.

Contohnya, tenaga-tenaga medis yang di garda terdepan dan banyak berguguran menangani pandemi ini.

“Mereka harus dianggap juga sebagai pahlawan nasional merekapun wajib juga kita angkat dan kenang dan kita tiru jasa-jasanya,” ucapnya.

Anak-anak muda hari ini pun tetap bisa menjadi pahlawan. Memang, anak-anak muda hari ini tidak perlu mengangkat senjata sebagaimana pemuda era perang kemerdekaan, tidak perlu berjuang melawan penjajah. Namun setidaknya mereka harus bisa berguna bagi dirinya dan bagi keluarganya.

“Sehingga mengangkat derajat martabat bangsa dan mengangkat derajat anak muda millenial saat ini yang visi misinya adalah masa depan yang jelas,” ungkapnya.***

Bukit Alesano, Hadirkan Gemerlap Bogor di Malam Hari

0

Bogordaily.net – Bogor dikenal sebagai salah satu daerah bersuhu dingin, serta memiliki banyak gunung dan bukit di sekitarnya yang menawarkan keindahan wisata alam. Alternatif pilihan wisata alam di sana salah satunya adalah Bukit Alesano yang menawarkan panorama Kota Bogor dari ketinggian.

Lokasi Bukit Alesano ini berada di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Letaknya pun tak jauh dari area tempat wisata seperti Balai Embrio Ternak sekitar Kampung Pasir, Cijeruk. Lalu apa saja aktivitas menarik yang bisa dilakukan di Bukit Alesano?

Nikmati keindahan Gunung Gede Pangrango, sawah, dan perbukitan

Wisatawan yang datang ke Bukit Alesano bisa menikmati keindahan alam dari atas ketinggian untuk melepas penat setelah sibuk di Ibu Kota. Bentang alam ini dapat disaksikan secara 360 derajat. Oleh karena itu, siapa saja yang berkunjung akan disuguhkan dengan pemandangan panorama Gunung Gede Pangrango, sawah, dan hijaunya perbukitan. Pada siang hari kamu juga bisa melihat sibuk dan padatnya Kota Bogor dari ketinggian.

Malam hari, melihat gemerlap kota Bogor dari ketinggian

Letak Bukit Alesano yang berada di ketinggian membuat wisatawan dapat melihat pemandangan Kota Bogor dengan jelas. Terlebih di malam hari, kamu bisa melihat gemerlapnya lampu Kota Bogor yang tampak berkilau dari ketinggian. Namun, kamu hanya bisa melihat pemandangan seperti itu jika cuaca cerah dan tak berselimut kabut tebal. Ketika langit cerah di malam hari, akan terlihat pula gugusan bintang yang indah.

Jika kamu membawa pasangan, tempat ini akan menjadi sangat romantis. Tempat camping anak muda Pemandangan alam yang indah di Bukit Alesano menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak muda. Tak heran, mereka banyak yang membawa dan mendirikan tenda di atas bukit. Namun jika tidak membawa tenda sekalipun, wisatawan bisa menyewa melalui jasa persewaan tenda di sana. Saat berkemah di Bukit Alesano, tak perlu khawatir soal kamar mandi. Pasalnya di bukit ini, sudah tersedia fasilitas toilet, mushola, hingga warung makan. Kamu pun sangat disarankan membawa teman atau keluarga. Intinya jangan sampai sendirian di tempat seindah ini.

Ber-selfie ria dengan spot Instagramable

Selain berkemah, aktivitas menarik yang bisa dilakukan adalah mengabadikan momen di Bukit Alesano.

Lalu, bagaimana cara menuju ke sana?

Jika kamu dari Jakarta, arahkan kendaraanmu ke Kota Bogor terlebih dahulu. Waktu tempuh dari Kota Bogor adalah sekitar satu jam. Rute yang harus dilalui adalah melewati kawasan Empang, Cipaku, Jalan Raya Cihideung, dan Cijeruk. Sampai di Cijeruk, ada patokan Balai Penelitian Embrio Cijeruk. Lalu belok ke kiri dan akan ada beberapa portal di jalan sampai bertemu gapura besar.

Sampai di pintu masuk Balai Ternak Embrio, pilih jalur kiri untuk sampai di Bukit Alesano.(kps/sh)

 

 

Tawuran Kembali Terjadi Di Bogor, Satu Orang Luka

0

Lagi dan lagi, aksi tawuran pelajar kembali terjadi di Bogor pada Rabu 10 November 2021. Kedua kubu pelajar terlibat tawuran di Jalan Raya Bogor saat lalu-lalang kendaraan sedang ramai-ramainya.

Kedua kubu pelajar tawuran dengan membawa senjata tajam antara lain, pedang, samurai, celurit dan jenis sajam lainnya.

Menurut info dari salah seorang pedagang yang berjualan disekitar kejadian aksi tawuran pelajar, dirinya para beban orang tua tersebut sudah janjian terlebih dahulu untuk melakukan aksi tawuran.

Hal itu ia ketahui sebab, kedua kubu pelajar tampak sudah mempersiapkan senjata tajam dan sebagiannya disimpan didalam tas sekolah.

“Saya kebetulan memang sedang berjualan, kejadiannya siang hari, mereka tuh kaya udah ada persiapan membawa sajam buat perang,”ungkap salah seorang pedagang.

Tak hanya itu, tawuran tersebut memakan korban luka dari salah satu kubu. Berdasarkan video amatir tawuran yang tersebar di sosial media, korban mengalami luka bacok yang menganga dibagian pundak sebelah kanan.

Akibat aksi tawuran tersebut, lalu lintas Jalan Raya Bogor sempat terganggu dan membuat keresahan untuk pengendara yang melintas.

Waduh! Pengangguran Kota Bogor Meningkat Drastis Dampak Pandemi

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkapkan jumlah pengangguran di Kota Bogor meningkat signifikan akibat pembatasan sosial selama pandemi covid-19. Tercatat 175 ribu orang pekerja terdampak pandemi, jumlah pengangguran pun meningkat hingga mencapai 12,6 persen dari populasi.

Hal itu ia sampaikan kala melantik 130 pejabat struktural eselon III dan eselon IV di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor pada Kamis 11 November 2021 lalu.

“Jumlah pengangguran akibat kondisi pandemi yang menyerang hampir seluruh sektor. Mata pencaharian mereka berkurang, bahkan hilang karena kondisi ini,” kata Bima Arya.

Karena itu, ia menuntut seluruh jajarannya untuk terus berkolaborasi menyelesaikan masalah ini. Misalnya dengan menggandeng komunitas, UMKM, swasta, atau kampus.

. “Semua kolaborasi. Kita bidik sektor yang strategis. Insya Allah kita fokus ke sini. Dan Desember juga nanti akan ada penyesuaian lagi, akan ada rotasi mutasi, ada pelantikan lagi akhir tahun,” tutupnya.

Merujuk pada data BPS Kota Bogor, tingkat pengangguran terbuka di Kota Bogor tahun 2018 mencapai 9,65 persen dan kemudian menurun jadi 9,10 persen pada tahun 2019. Pada tahun 2020 seiring pandemi, jumlah pengangguran justru melonjak jadi 12,68 persen alias 65.203 orang.

Pengangguran didominasi oleh pria dengan 39.581 orang dan perempuan 25.622 orang.

 

Waduh! NasDem Bakal Usung Jokowi di Pilpres 2024, Jika…

0

Bogordaily.net – Ada yang menarik dalam pidato Surya Paloh di HUT ke-10 Partai NasDem. Pada kesempatan tersebut Ketua Umum NasDem ini memastikan akan kembali mengusung Joko Widodo sebagai capres jika aturannya tidak dibatasi.

“Kedua adalah mempersiapkan proses kesinambungan kepemimpinan yang akan datang. Kalau saja konstitusi kita tidak membatasi masa jabatan presiden itu hanya dua kali, saya tidak perlu lagi menjawab pertanyaan para kader partai ini, ‘siapa calon presiden kita ke depan sesudah Jokowi, siapa?’ Karena pasti irama, tone-nya sama dari atas sampai ke bawah, dari pimpinan sampai kader yang paling terendah, jawabannya satu, ya pasti ‘Jokowi kembali’,” kata Surya Paloh, seperti disiarkan langsung di kanal YouTube NasDemTV, Kamis 11 November 2021.

Nampak Presiden Jokowi hadir secara langsung di perayaan HUT ke-10 NasDem yang digelar di gedung Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Jakarta, hari ini.

Namun Ketua Umum NasDem itu mengaku akan menghargai dan menjaga konstitusi. Surya Paloh menegaskan pembangunan harus terus dilakukan.

“Tapi kita punya komitmen yang sama, Presiden Jokowi juga mempunyai moralitas komitmen yang sama untuk menghargai konstitusi, menjaga konstitusi. Tetapi bangsa ini tetap harus melanjutkan upaya pembangunan,” sebut Surya Paloh.

Surya Paloh meyakini Presiden Jokowi akan meninggalkan warisan yang bakal dikenang. “Seorang Jokowi dengan prestasi yang insyaallah di akhir masa jabatannya akan menorehkan tinta emas yang bisa dikenang sepanjang masa,” ucapnya.

Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.

NasDem menggelar perayaan puncak ulang tahunnya yang ke-10 di Auditorium KH Dewantara, Gedung ABN Partai NasDem, Jakarta, hari ini. Tema yang diusung, ‘Satu Dekade di Jalan Restorasi’.

Perayaan satu dekade Partai NasDem ini akan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat. Masyarakat dan Pers dapat menyaksikan secara langsung di sejumlah stasiun televisi pada hari ini mulai pukul 10.00 WIB. Selain itu, bisa juga menyaksikan secara Live Streaming lewat kanal YouTube dan Facebook resmi DPP Partai NasDem.

Presiden Jokowi hadir langsung dan menyampaikan pidato. Jokowi mengucapkan selamat ulang tahun kepada NasDem. Dia berharap rahmat dan hidayah-Nya selalu menyertai semuanya.

“Selamat ulang tahun Partai NasDem yang ke-10, semoga Bapak Ketua dan kita semua diberikan rahmat hidayah oleh Allah SWT,” kata Jokowi saat hendak menutup sambutan HUT Ke-10 Partai NasDem.***

 

 

Jos! Hukuman Edhy Prabowo Diperberat Jadi 9 Tahun Penjara

0

Bogordaily.net – Mantan menteri kelautan dan perikanan sekaligus terpidana kasus suap ekspor benih bening lobster, Edhy Prabowo harus gigit jari.Bagaimana tidak, upaya hukum banding yang ia ajukan justru menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.

Alih-alih meringankan hukumannya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta justru memperberat hukumannya. Tak tanggung-tanggung, Edhy harus mendekam di balik jeruji besi selama 9 tahun. Itu lebih lama 4 tahun dibanding putusan sebelumnya yang hanya 5 tahun penjara.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 9 (sembilan) tahun,” demikian dikutip dari laman resmi Mahkamah Agung pada Kamis 11 November 2021.

Selain itu, Edhy juga harus membayar uang pengganti sebesar Rp.9.687.447.219 dan 77 ribu dollar AS. Jika uang itu tidak dibayar maka ia harus mendekam lagi di dalam penjara selama 3 tahun.

Edhy pun harus membayar denda kepada negara sebesar Rp400 juta subsidair 6 bulan kurungan. Hakim juga mencabut hak politik Edhy untuk dipilih sebagai pejabat selama 3 tahun sejak ia selesai menjalani hukumannya.

Putusan ini dikeluarkan pada Kamis 21 Oktober 2021 oleh majelis hakim yang terdiri atas Haryono sebagai Hakim Ketua, dan H.Mohammad Lutfi,Singgih Budi Prakoso, Reny Halida Ilham Malik, dan Anthon R.Saragih sebagai hakim anggota.

Dalam kasus ini, Edhy dinyatakan bersalah karena menerima suap total Rp 25,7 miliar dari pengusaha eksportir benih bening lobster (BBL) atau benur. Selain Edhy, stafsus, sespri, dan seorang swasta pun ikut divonis bersalah karena melancarkan aksi ini.

Edhy dkk dinyatakan melanggar Pasal 12 huruf a UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Kabar Duka, Pengisi Suara Nobita Yoshiko Ohta Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Yoshiko Ohta, pengisi suara karakter Nobita versi pertama dalam serial kartun Doraemon meninggal dunia di usia 89 tahun.

Theater Echo selaku agensi mengabarkan kepergian Yoshiko Ohta untuk selama-lamanya pada Senin, 8 November lalu lewat pernyataan resmi.

Agensi mengatakan bahwa Yoshi Okta mengembuskan napas terakhir usai gagal jantung di sebuah rumah sakit daerah prefektur Kanagawa pada 29 Oktober lalu.

Yoshiko Okta adalah seorang pengisi suara yang cukup populer di Jepang. Selain Nobita di kartun Doraemon.

Tak hanya untuk animasi Jepang, ia juga pernah menjadi pengisi suara untuk beberapa film Disney seperti Peter Pan, Bambi, Dumbo, dan The Fox and the Hound.

Selama menjadi seorang dubber atau pengisi suara, Yoshiko Okta pernah menerima penghargaan dari Tokyo Anime Awards Festival’s (TAAF) dan Lifetime Achievement Award pada 2016.***

Warga Temukan Bayi Tak Bernyawa di Pinggir Ciliwung

0

Bogordaily.net Rabu 10 November 2021 akan jadi hari yang tak terlupakan bagi Ujang Mahmudin (52). Bagaimana tidak, sekitar pukul 07.00 WIB, di tengah perjalanannya sebagai pemulung ia menemukan sebuah kantong plastik berwarna merah di pinggir kali Ciliwung. Begitu dibuka ternyata berisi bayi yang sudah tak bernyawa.

“Saya kan mau buang air, terus lihat itu plastik merah. Tadinya mau saya buang saja, karena penasaran saya lihat dulu. Pas dibuka plastiknya itu lihat kepala bayi,” kata Ujang sebagaimana dikutip oleh Detik.

Mayat bayi itu sendiri terletak hanya 30 cm dari bibir sungai Ciliwung, tepatnya di bawah jembatan Bale Binarum, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Melihat itu, Ujang langsung kembali ke atas untuk memberi tahu warga dan polisi langsung datang untuk melakukan olah TKP.

Secara terpisah Kapolsek Bogor Timur Kompol Hida Tjahjono mengungkapkan menduga bayi itu baru lahir dan dibuang oleh orang tuanya. Hal itu didasari dari tali pusar yang masih tersambung dari mayat si bayi.

Tidak ada bekas luka atau kekerasan pada tubuh si bayi. Diduga ia adalah bayi hasil persalinan paksa. Namun, untuk pemeriksaan lebih lanjut, jenazah bayi tersebut sudah dibawa ke RS Bhayangkara Kota Bogor.

“Sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polresta Bogor Kota untuk identifikasi. Kami juga sedang melakukan pendalaman terkait kasus tersebut,” tutupnya.***

 

Awas! Rokok Elektrik Berpotensi Sebabkan Stroke di Masa Tua

0

Bogordaily.net – Bagi perokok jangan anggap enteng bahaya rokok elektrik. Alasan memilih rokok elektrik karena tidak seberbahaya rokok konvensional, ternyata penilaian tersebut salah. Dari hasil penelitian terbaru mengatakan bahwa pengguna rokok elektrik 15 persen berpotensi mengalami stroke daripada mereka pengguna rokok biasa.
Para peneliti dari Asosiasi Jantung Amerika menjelaskan bahwa rokok elektrik sama berisikonya dengan rokok biasa.

Penelitian tersebut dilakukan terhadap 80 ribu orang, 30 ribu di antaranya pengguna rokok elektrik. Hasilnya, mereka pengguna rokok elektrik 15 persen berisiko terkena stroke di usia 50 tahun.

Ketua Departemen Neurologi di Brown University, dr Karen Furie, menjelaskan bahwa yang berbahaya dari rokok elektrik adalah bahan kimia selain nikotin.

“Banyak orang sadar bahwa nikotin adalah bahan kimia dalam produk vaping serta rokok konvensional. Namun, ada banyak bahan kimia lain termasuk yang secara langsung dapat mempengaruhi lapisan pembuluh darah,” ujar dr Karen, dikutip dari The Sun, Selasa 9 November 2021.

Lebih lanjut, dr Karen menjelaskan bahwa bahan kimia tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah yang pada akhirnya bisa mengakibatkan stroke.

“Sangat mungkin bahwa paparan pada usia yang lebih muda dapat menyebabkan kerusakan permanen pada pembuluh darah di seluruh tubuh dan terutama di otak,” lanjut dr Karen.

Para ahli mengatakan bahwa rokok elektrik bukan alternatif yang aman bagi seseorang yang ingin mencari pelarian dari rokok. Meski begitu, para peneliti independen mengkritisi hasil penelitian terbaru mengenai risiko stroke pada pengguna rokok elektrik itu.

Mereka menilai bahwa penelitian yang dilakukan tidak memperhitungkan apakah orang yang menggunakan rokok elektrik sebelumnya merupakan pengguna rokok biasa atau tidak.

Peneliti di King’s College London, dr Leonie Brose, mengatakan rokok elektrik belum tentu menjadi sebab korelatif terhadap penyakit stroke.

“Stroke tidak mungkin disebabkan atau dibuat lebih mungkin oleh penggunaan rokok elektrik. Mungkin juga orang beralih ke rokok elektrik setelah stroke untuk mengurangi risiko stroke akibat merokok,” ujar dr Leonie.***