Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 6705

Sedang Hamil, Atlet Pencak Silat Ini Raih Medali

0

Bogordaily.net – Nadia Haq Umami Nur Cahyani, Atlet pencak silat ini menyita perhatian publik. Aksinya saat berlaga di PON XX Papua berhasil membawa medali perunggu.

Secara tak terduga, atlet kontingen Jawa Tengah itu ternyata sedang hamil muda.

Kabar itu beredar setelah Nadia membagikan kabar bahagianya di laman Instagram pribadinya @nadiahaqumaminurcahyani.

Ia menulis caption, “Alhamdulillah calon debayku kuat banget nemenin mamanya berjuang di PON sampe semifinal, udah ikut pon sejak dini ya nak,” tulisnya, dikutip Jumat (15 Oktober 2021).

Dalam unggahan tersebut, Nadia juga turut membagikan foto testpack warna merah muda, yang menunjukkan positif hamil muda.

Rupanya ia sendiri baru mengetahui dan mengumumkan kehamilannya usai bertanding.

Hal itu tampak dari tidak segannya sang atlet melakukan jurus tendangan dan bantingan saat berlaga.

Begitupun dengan lawannya yang tak segan melayangkan serangan saat berlaga.

Seketika postingannya tersebut dibanjiri komentar netizen, banyak  yang merasa bangga dan mendoakan hal baik untuk Nadia dan calon anaknya tersebut.***

Tawuran Pelajar di Cilebut, KPAID Kota Bogor: Cabut Izin PTMnya

0

Bogordaily.net – Komisioner KPAID Kota Bogor Anni Farhani megungkapkan, tawuran antar pelajar ini disebabkan dari adanya kelalaian pihak sekolah yang melonggarkan peraturan pada saat PTM berlangsung.

Menurutnya, sekolah yang terlibat tawuran harus dihentikan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sementara.

Karena PTM harus berjalan dengan konsekuen, sehingga bisa menjadi salah satu bagian untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Adanya bentrokan pelajar atau tawuran tidak diperkenankan hadir saat PTM berlangsung sehingga harus ada mekanisme dari semua pemangku kebijakan penyelenggara pendidikan di semua sektor untuk dapat meminimalisir adanya tawuran,” ucap Komisioner KPAID kota Bogor, Anni Farhani kepada Bogordaily.net Jumat 15 Oktober 2021.

Lanjutnya, Dinas pendidikan provinsi dalam hal ini KCD, harus benar-benar memperhatikan sekolah yang disinyalir anak pelajarnya sering melakukan tawuran.

“Bahkan harus memberikan teguran dan sanksi yang tegas pada sekolah yang tidak mampu membina dan mengarahkan anak didiknya, untuk tidak melakukan tindakan kriminal dan tawuran pelajar,”pungkasnya.***

Saling Lindungi, Satpol PP Kota Bogor Bagi-bagi Handsanitizer

0

Bogordaily.net – Dibawah Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Bogor Agustiansyah, Satuan Pamong Praja Kota Bogor terus mengubah diri semakin humanis.

Tak jamannya lagi Pol PP kasar dengan tendang-menendang, aniaya PKL tanpa belas kasihan.

Bahkan saking kasarnya, para oknum tak ingat bahwa gajinya didapatkan dari rakyat.

Berbeda halnya dengan Pol PP Kota Bogor yang intelek santun, humanis, serta agamis.

Pp kota Bogor
Suasana Pol PP Kota Bogor saat membagikan handsanitizer di depan Mall Lippo Bogor Raya, Kamis 14 Oktober 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Hal itu diungkapkan salah satu warga yang mengungkapkan bahwa Satpol PP Kota Bogor saling melindungi, dengan membagikan handsanitizer kepada masyarakat sekitar di depan Mall Lippo Bogor Raya, Kamis 14 Oktober 2021.

“Terimakasih untuk pak Agustiansyah atas kinerja dan terus merobah perilaku Pol PP menjadi contoh yang baik bagi anggotanya,” tulisnya..

“Semoga selalu membawa kemanfaatan dan kemaslahatan atas ajabatan yg di emban saat ini. Berkah dan sukses selalu,” ujar salah satu warga Bogor.***

Cabuli Bocah 6 Tahun, Seorang Kakek Jadi Tersangka

0

Bogordaily.net – Seorang kakek berinisial S (71) menjadi tersangka karena telah mencabuli bocah perempuan berusia 6 tahun di Kembangan, Jakarta Barat.

“Tersangka S yang juga tetangga korban terbukti memenuhi unsur dalam kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur,” kata Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri, Kamis 14 Oktober 2021.

Khoiri mengatakan pihaknya telah memeriksa korban dan saksi-saksi hingga akhirnya menetapkan S sebagai tersangka. Saat ini polisi fokus memulihkan kondisi psikis korban dan keluarganya.

“Kami bersama dengan orangtua tua korban didampingi oleh pihak P2TP2A melakukan pendampingan terhadap korban baik secara hukum maupun psikologi,” terang Khoiri.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Ferdo Alfianto menambahkan hingga saat ini S masih menjalani pemeriksaan.

Dia menyebut pihaknya akan segera menggelar konferensi pers untuk menjelaskan pengungkapan kasus tersebut.

“Kami masih melengkapi berkas pemeriksaan,” ungkap Ferdo.

Sebelumnya, polisi telah mengamankan S (71), di Kembangan, Jakarta Barat. S dibawa dari rumahnya.

“Untuk itu, langkah kita adalah bukan menangkap ya, tapi mengamankan terduga terlapor dulu,” ujar Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri kepada wartawan di Polsek Kembangan, Jakarta Barat, Selasa 12 Oktober 2021.

S dibawa Tim Unit Reskrim Polsek Kembangan sore tadi dari rumahnya. S dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa dan agar tak menjadi sasaran amuk warga.

Kasus ini bermula saat orang tua korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kembangan. Ibu korban mengatakan tindakan pencabulan tersebut terjadi pada Senin, 11 Oktober 2021.

“Kejadiannya kemarin. Anak saya waktu itu main, terus waktu itu anak saya dilempar pakai bungkus kopi sama pelaku,” ujar ibu korban.

Setelah ditanyai, anak tersebut mengaku mengalami pencabulan oleh pelaku. Peristiwa bermula saat korban bermain di sekitar rumah pelaku.

“Pelaku orang lama di situ, beda empat rumah sama rumah saya,” kata ibu korban.***

Terjadi Lagi, Para Pelajar SMK Bogor Tawuran di Cilebut

0

Bogordaily.net – Lagi dan lagi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tercoreng oleh oknum-oknum pelajar SMK yang melakukan tawuran, di Kp. Babakan Sirna, Cilebut, Kabupaten Bogor tepat di samping rel kereta pada Kamis 14 Oktober 2021 pukul 16.00 WIB.

Menurut informasi dari warga sekitar yang menyaksikan langsung aksi tawuran tersebut, para pelajar berasal dari dua kubu sekolah yang berbeda, yaitu antara SMK Tri Dharma Kota Bogor dengan SMK YKTB Kota Bogor.

Kedua kubu pelajar SMK saling serang berlarian menggunakan senjata tajam, para pelajar terlihat menenteng banyak senjata tajam seperti, celurit, samurai, golok, klewang dan lain-lain.

https://www.youtube.com/watch?v=NWo0QWH_W1w

Mereka seolah seperti jagoan di tengah jalan raya membuat keributan dan mengganggu ketentraman warga sekitar.

Lalu lintas sempat tersendat akibat aksi tawuran tersebut dan banyak pengguna jalan memutar arah.

Para warga sekitar mencoba melerai kedua kubu, tetapi sama sekali tak di gubris oleh mereka.

Bahkan akibat aksi tawuran tersebut beberapa motor pengguna jalan yang melintas terjungkal dan ditinggal pemiliknya karena merasa ketakutan.

Sampai saat aksi tawuran selesai belum dapat dipastikan ada korban jiwa atau tidak dari kedua kubu sekolah yang melakukan aksi tawuran.***

(Irfan)

Netizen Sebut Kecantikan Aktris Jun Jihyun Melampaui Waktu

0

Bogordaily.net – Aktris Jun Jihyun menarik perhatian para penggemar serta netizen dengan kecantikannya yang bahkan melampaui waktu.

Belum lama ini seorang netizen berbagi di komunitas online berbagai klip pendek dan foto Jun Jihyun dari drama mendatang “Jirisan”.

Setelah melihat postingan tersebut, banyak netizen tidak percaya bahwa aktris tersebut berusia 40-an karena telah memamerkan visual yang muda.

Postingan tersebut juga menyertakan klip pendek Jun Jihyun dari 13 tahun yang lalu ketika dia muncul dalam film “A Man Who Was Superman”.

Jihyun
Cuplikan Jun Jihyun di “Jirisan”. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bahkan membandingkan dua klip dari sisi ke sisi, Jun Ji Hyun tidak berubah atau menua sedikit pun.

“Ini sangat gila, mengapa dia tidak menua?,” ucap netizen kaget.

“Dia sangat cantik,” puji netizen.

“Apa rahasianya? OMG,” heran salah satu netizen.

“Dia tidak berubah sedikit pun, dia terlihat lebih muda,” ujar netizen.

“Ini sangat epik. Dia masih terlihat sama,” ungkap fansnya.***

Tingkatkan Herd Immunity, RSOP Ciamis Punya Tim Vaksinator

0

Bogordaily.net – Untuk melakukan vaksinasi Covid-19, Rumah Sakit Khusus Bedah (RSOP) Ciamis mempunyai tim khusus Vaksinator.

“Jadi Tim Vaksinator ini sebagai wujud kontribusi RSOP Ciamis dalam terlaksananya vaksinasi virus Covid-19 untuk masyarakat Kabupaten Ciamis,” ucap Manajer Kominfo RSOP Ciamis, Harri Kurnia kepada Bogordaily.net Kamis, 14 Oktober 2021.

RSOP Ciamis membentuk TIM Vaksinator bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk membantu mewujudkan herd immunity masyarakat Kabupaten Ciamis.

Vaksinator
Suasana vaksinasi di RSOP Ciamis. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Peserta vaksin terdiri dari remaja hingga masyarakat umum di beberapa wilayah di Kabupaten Ciamis sudah mengikuti program vaksinasi Covid19 bersama kami RSOP Ciamis,” paparnya.

Harri berharap semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa vaksin Covid-19 aman dan halal sehingga, semakin banyak masyarakat yang mengikuti program vaksin tersebut.

Informasi lebih lanjut www.rsop.co.id/ciamis berlokasi di Jalan Raya Ciamis-Banjar No. 341 Cijeungjing, Ciamis.***

Wakil Bupati Bogor Tinjau Hasil Kegiatan TMMD 112 Di Klapanunggal

0

Bogordaily.net – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan meninjau langsung hasil kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 di wilayah Kodim 0621/Kabupaten Bogor di Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kamis 14 Oktober 2021.

Peninjauan dilakukan bersama Kapok Sahli Pangdam III/Siliwangi, Brigadir Jenderal TNI Agus Supriyo Winarno, Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi, dan Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Sukur Hermanto, Sekretaris Daerah, Burhanudin, dan jajaran Pemkab Bogor.

Wabup Iwan Setiawan mengungkapkan, dengan akses jalan baru ini mudah-mudahan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, ekonomi bisa maju dan masyarakat di sini bisa lebih berkembang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkolabirasi dengan TNI dan seluruh komponen masyarakat melaksanakan program TMMD.

“Dengan TMMD ke-112 ini, yang awalnya jalan setapak kini bisa menjadi jalan besar yang dapat membuka aksesibilitas dan mendatangkan investasi dari para pelaku usaha, pelaku pariwisata dan kegiatan lainnya, tentunya bisa membuka lapangan kerja,” ungkap Iwan.

Iwan menambahkan, lokasinya juga sangat potensial, ada perumahan, ada tempat wisata, dan tempat usaha lainnya, jika sudah terbuka akses jalannya bisa menambah kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Kalau suatu saat Bogor Timur pemekaran, wilayah ini juga akan menjadi salah satu pusat ekonomi dan akan menjadi ikon wilayah.

Selanjutnya, Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi mengatakan, Alhamdulillah hari ini kita menutup kegiatan TMMD ke-112 di Kecamatan Klapanunggal.

TMMD kali ini berupa pelebaran dan perkerasan jalan sepanjang 2.450 meter dengan lebar 12 meter, yang menghubungkan Desa Bojong dan Desa Cikahuripan Kecamatan Klapanunggal, yang mana sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat.

“Ini hasilnya luar biasa karena sudah over prestasi, awalnya pelebaran jalan 7 meter hasilnya jadi 12 meter, kemudian awalnya penambahan gorong-gorong ½ meter jadi 1 meter. Ada renovasi mushola, ada pembangunan 2 Rutilahu Juga. Semuanya diluar RAB yang disusun”, tandas Danrem.

Ia menambahkan, ini adalah bentuk sinergitas yang luar biasa antara TNI dengan Pemerintah Daerah. Yang jelas semua ini adalah hasil kerja bersama prajurit TNI dari Kodam, Korem, Kodim, Yonif 310, Yon Arhanud 3, Lanud ATS, Polres Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor, serta komponen masyarakat. Diantaranya karang taruna, mahasiswa, serta organisasi masyarakat.

“Kini jalan 12 x 2.450 meter ini menghubungkan dua wilayah yang selama ini tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat. Yang jelas akan memudahkan akses ekonomi, pendidikan, pertanian, kesehatan dan lain sebagainya. Termasuk mengubah geostrategis dari kedua desa ini, dan membawa kemajuan yang positif bagi daerah ini,” tambahnya.***

Selain Jualan, Eks Ponggawa KPK Ini Jadi Guru Ngaji

Bogordaily.net – Setelah tidak menjadi pemburu koruptor di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Al Rasyid, menjalani hari-harinya dengan berjualan serta menjadi guru ngaji bagi anak-anak tidak mampu.

Saat ini Harun Al Rsayid membuka warung serta mengajarkan anak-anak kurang mampu di Yayasan Kiromim Baroroh Maiyatullah di Perum Bukit Kayumais, Blok 0 Nomor 2, Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Menurut Harun Al Rayid, saat ini ia tengah menanti putusan untuk bergabung menjadi ASN di Polri. Untuk mengisi waktu ia berdagang dan mengajar ngaji.

“Sekarang ini saya berwirausaha macam-macam. Mencoba menjadi distributor minuman, makan dan bahan-bahan dapur. Kami punya armada seles untuk kemudian menyalurkan barang barang itu ke warung, seta menjadi guru ngaji” katanya.

Harun Al Rasyid

Pria yang sebelumnya dikenal sebagai Raja Operasi Tangkap Tangan (OTT) menuturkan, dirinya sangat menikmati kegiatan mengajar ngaji kepada anak-anak yang kurang mampu, di lingkungan ia tinggal.

“Saat ini waktu saya cukup banyak. Selain berjualan juga saya mengajar anak -anak yang kurang mampu. Banyak anak-anak belum bisa baca tulis Al quran, baik itu mahroz dan tajwidnya. Setiap seminggu sekali mengajar ngaji bapa-bapak,” katanya.

Harun menjelaskan sebelumnya memang sudah mengajar Ngaji namun tidak seperti sekarang dari pagi, siang dan sore. Waktu yang ia gunakan sepenuhnya untuk anak-anak yang belajar di Pondok Pesantrenya itu.

“Kalau dulu memang yang jadi pembinanya istri saya, karena sekarang saya sudah tidak di KPK jadi sepenuhnya saya yang mengajar,” katanya.

Ditanya soal rasa kangen melakukan OTT  tentu rasa itu akan selalu ada, mengingat ia mengabdi di lembaga antirasua itu sudah cukup lama baik melakukan investigasi maupun OTT.

(Ruslan)

Sadis! Oknum Polisi Ini Pukuli Seorang Pemuda Sampai Jatuh Terkapar

0

Bogordaily.net – Oknum polisi yang satu ini benar-benar sadis. Dari video yang viral oknum polisi tersebut memukuli seorang pemuda hingga jatuh terkapar di pinggir jalan. Diketahui kejadian itu ternyata berlangsung di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dari videonya dilihat pada Kamis 14 Oktober 2021, tampak seorang oknum polisi berseragam memukul wajah pemuda hingga jatuh ke tanah. Tak terima mendapat pukulan, pemuda itu berusaha melakukan perlawanan.

Karena mendapatkan pelawanan, oknum polisi itu kembali memukuli dan membenamkan pemuda tersebut ke tanah. Tak lama rekan polisi tersebut datang untuk melerai.

Melihat anaknya dipukuli, seorang ibu datang berteriak sambil lari mendekat dan memeluk pemuda tersebut yang kesakitan karena mengalami luka.

“Pak polisi, ini anakku,” tangis wanita itu.

Detik detik kejadian pemukulan brutal ini terekam oleh warga yang berada di lokasi kejadian, dan begitu tersebar di Medsos membantu netizen kaget.

Sementara itu, Kapolresta Deli Serdang AKBP Yemi Mandagi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Yemi mengungkapkan, kejadian itu berawal saat pemuda tersebut yang bernama Andi Gultom melakukan pelanggaran lalu lintas.

Personel Satlantas Polresta Deli Serdang lalu melakukan penindakan, dan terjadi perselisihan sampai berujung pemukulan oleh Aipda G. Yemi meminta maaf kepada masyarakat, khususnya kepada korban dan keluarganya.

“Kita sudah melakukan langkah-langkah permohonan maaf ke keluarganya, dan pihak keluarga sudah memaafkan kami atas perilaku dari anggota tersebut,” ujarnya.

Yemi menyampaikan, pihaknya juga mengambil langkah tegas dengan langsung mencopot oknum polisi Aipda G dari jabatannya.

“Anggota ini juga sudah dicopot dari jabatannya, dan diproses. Tidak ada job dalam rangka pemeriksaan di Propam,” tukasnya.(Saleh Hermawan)