Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6735

Keren! 2.100 Startup Tercatat Dimiliki Indonesia

0

Bogordaily.net – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat Indonesia telah memiliki 2.100 perusahaan rintisan atau startup.

Melansir okezone, Hingga September 2021 terdapat tujuh unicorn dan dua decacorn.

“Tumbuhnya inovasi ini tidak lepas dari kebijakan otoritas yang tidak membatasi, tapi mendorong kehadiran digitalisasi,” kata Ketua Dewan Komisioner Wimboh Santoso, Senin (11 Oktober 2021).

OJK, menurut Wimbo, terus mendorong penyedia jasa keuangan di Indonesia untuk tetap relevan dan responsif terhadap perkembangan teknologi.

“Sehingga mereka mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat untuk menciptakan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan membawa seluruh lapisan masyarakat ke dalam jasa keuangan yang sering kita sebut sebagai fintech,” ucapnya.

Wimboh menuturkan OJK juga terus menjalin kerja sama dengan otoritas pengatur sektor keuangan di negara lain agar memiliki langkah kebijakan yang sama terkait digitalisasi di sektor ini.

Dia mengakui bahwa pandemi Covid-19 mempercepat digitalisasi di berbagai sektor, termasuk keuangan.

OJK pun akan terus membuat kebijakan untuk mempercepat pelaksanaan transformasi digital. Kebijakan ini akan difokuskan kepada dua hal.

“Pertama, mendukung pemanfaatan teknologi digital di sektor jasa keuangan dalam rangka memberikan layanan produk kepada masyarakat yang murah dan kompetitif karena persaingan kita sudah global, tidak ada batasan ruang dan waktu,” ucapnya.

Selanjutnya, OJK juga akan terus memberikan kemudahan dan memperluas jangkauan teknologi finansial terhadap masyarakat unbankable atau tidak dapat mengakses layanan perbankan.

“OJK juga turut mendorong masuk pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) ke dalam ekosistem digital,” imbuhnya.***

Kabar Gembira Bagi Umat Islam, Arab Saudi Terima Kembali Jamaah Umrah Indonesia

0

Bogordaily.net – Pemerintah Arab Saudi melalui nota diplomatik keduataan besarnya telah mengizinkan pelaksanaan ibadah umrah bagi jemaah Indonesia.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pembahasan mengenai hal tersebut dilakukan cukup lama. Beberapa pihak yang terlibat antara lain Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan, dan juga Menteri Agama.

“​Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah Indonesia,” kata Retno seperti umma kutip dari Laman Kemenlu, Senin (11 Oktober 2021).

Ia menambahkan komite khusus di Kerajaan Saudi Arabia saat ini sedang meminimalisir segala hambatan yang mungkin terjadi.

Sehingga diharapkan jamaah Indonesia bisa segera melaksanakan ibadah umrah.

Menurutnya, di dalam nota diplomatik disebutkan bahwa kedua pihak dalam tahap akhir pembahasan teknis dengan Indonesia.

Khususnya berkaitan dengan vaksinasi Covid-19 dan proses masuknya jamaah.

“Nota diplomatik juga menyebutkan mempertimbangkan untuk menetapkan masa periode karantina selama 5 hari bagi para jemaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan,” ucapnya.

Ia memastikan Kementerian Luar Negeri akan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan.

Serta dengan otoritas terkait di Kerajaan Saudi Arabia mengenai pelaksanaan kebijakan Pemerintah Saudi Arabia yang baru.

Seperti diketahui pada Agustus 2021 sudah Pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali penyelenggaraan ibadah umrah bagi negara-negara tertentu, tapi belum untuk Indonesia.

Berdasarkan keputusan terakhir, Saudi kini telah mengakui vaksin Covid-19 produksi China, Sinovac dan Sinopharm.

Sebelumnya, Saudi hanya mengakui empat vaksin corona yakni Pfizer, AstraZeneca, Modern dan Jhonson and Jhonson.

Namun, Saudi mewajibkan pengunjung disuntik vaksin booster dari 4 jenis vaksin yakni Pfizer, AstraZeneca, Moderna dan Jhonson and Jhonson.***

Waspada, Diduga Rekrutmen NII Melalui Pengajian

0

Bogordaily.net – Kementerian Agama mengantisipasi berkembangnya kembali organisasi Negara Islam Indonesia (NII).

Menyusul adanya warga Garut yang diduga dibaiat masuk ke organisasi terlarang tersebut beberapa waktu lalu.

Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Mohammad Nuruzzaman mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim Badan Litbang dan Diklat untuk berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Barat.

Tujuannya untuk melakukan kajian terkait aktivitas rekrutmen NII dalam pengajian masyarakat di Garut.

Karena rekrutmen yang diduga dilakukan organisasi NII itu antara lain dilakukan melalui bentuk pengajian.

Adapun doktrin NII misalnya menganggap NKRI tidak sesuai dengan ajaran Islam (thogut).

“Kami memang mendapat informasi terkait rekrutmen itu, dan polanya melalui pengajian, ini sedang kita kaji dan dalami,” kata Nuruzzaman melalui keterangan tertulis, dikutip dari umma, Senin (11 Oktober 2021).

Menurutnya hasil kajian nantinya akan disampaikan kepada Polri, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangannya.

Selain itu, Kemenag akan melakukan pendampingan kepada sejumlah masyarakat yang telah menjadi korban baiat.

Mereka perlu diberikan edukasi dan pencerahan terkait relasi agama dan negara, serta pentingnya penguatan moderasi beragama.

“Kita akan melakukan pendampingan terhadap masyarakat yang menjadi korban baiat. Mereka tentu perlu mendapat pencerahan tentang relasi agama dan negara, serta penguatan moderasi beragama,” ujarnya.

Ia menambahkan Kemenag terus melakukan upaya dan langkah dalam penguatan moderasi beragama yang saat ini menjadi salah satu program prioritas.

Moderasi beragama merupakan cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama.

Ajaran yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berdasarkan prinsip adil, berimbang dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa.

“Bukanlah upaya memoderasikan agama, melainkan memoderasi pemahaman dan pengalaman kita dalam beragama. Ada empat indikator moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, serta penerimaan terhadap tradisi. Ini yang akan Kemenag kuatkan,” ucapnya.***

Pekan Kedua PTM Terbatas di Kota Bogor, Bima Arya Cek Prokes di SMP Bintang Pelajar

0

Bogordaily.net – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di berbagai tingkat sekolah di Kota Bogor memasuki pekan kedua sejak dimulai, Senin 4 Oktober 2021 lalu.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, Senin 11 Oktober 2021 pagi, secara langsung meninjau pelaksanaan PTM Terbatas di SMP Bintang Pelajar Islamic Boarding School (BPIBS) yang berlokasi di Jalan Cimanggu Permai, Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi dan Kepala Sekolah SMP BPIBS, Mardanih serta jajaran, Bima Arya secara langsung mengecek fasilitas protokol kesehatan (prokes) di beberapa kelas.

Usai meninjau, Bima Arya menyampaikan apresiasi kepada SMP BPIBS yang dengan cepat dalam membangun sistem, di antaranya penerapan prokes, antisipasinya lengkap mulai dari sistem karantina, hingga ada tim kesehatan khusus. Bahkan, semuanya sudah divaksin.

“Tinggal bagaimana mitigasinya agar lebih cepat jika terjadi sesuatu. Jika ada yang memiliki gejala sedikit saja, tindakannya harus cepat dan harus dipisahkan. Para siswanya tidak hanya diarahkan menerapkan prokes tetapi juga dibuat agar tetap happy dan diberikan motivasi agar imunitasnya tetap terjaga. Semoga sistem yang ada bisa tetap dijaga karena school boarding ini yang paling rawan,” kata Bima Arya.

Selain itu kata dia, pihak sekolah menyiapkan sistem isolasi. Selama mengikuti PTM para siswa tidak diizinkan untuk keluar dan para orang ataupun yang mengantar tidak diizinkan untuk masuk.

Kepala Sekolah SMP Bintang Pelajar Islamic Boarding School, Mardanih menjelaskan, prosedur yang diterapkan pihaknya pada intinya fokus dalam menerapkan prosedur prokes secara ketat, khususnya pada saat check in.

“Pada saat check in kita menerapkan prosedur yang sangat ketat. Sebelum anak-anak masuk, mereka menjalani double screening, H-2 tes antigen di rumah dan menjalani antigen lagi ketika sampai di sini, ini untuk menghindari keterangan negatif palsu. Orang tua mengantar secara drive thru dan tidak ikut masuk,” jelas Mardanih.***

ACT Bogor Membagikan Beras di Kampung Sunnah Adz-Zikra

0

Bogordaily.net – ACT-MRI Bogor melaksanakan giat Humanity Rice Truck di Kampung Sunnah Adz-Zikra. Sebanyak 455 pack beras dengan ukuran 5 kg dibagikan kepada masyarakat pra sejahtera, santri, OB & petugas kebersihan, ART, serta petugas keamanan yang ada di lingkungan Kampung Sunnah Adz-Zikra.

Acara dihadiri oleh Kepala Cabang ACT Bogor, Ketua Yayasan Kampung Sunnah, Ketua RW, Ketua Baitulmall Kampung Sunnah, Dewan Penasehat Kampung Sunnah, jajaran pengurus, serta Asatidz Kp. Sunnah.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan, serta seremonial penandatanganan MOU Kerjasama Mitra Amil Zakat antara ACT & Kp. Sunnah Adz-Zikra. Selanjutnya dilaksanakan pendistribusian beras dari kemitraan HELO kepada penerima manfaat yang telah didata sebelumnya oleh panitia.

adz-zikra
MOU Kerjasama Mitra Amil Zakat antara ACT & Kp. Sunnah Adz-Zikra. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bapak H. Andang selalu ketua Yayasan KSA, serta ketua RW sangat mengapresiasi kegiatan pendistribusian beras hari ini. Beliau berterima kasih atas support beras yang telah diberikan ACT & Mitra HELO warganya. Insyaallah kolaborasi antara ACT dan Kampung Sunnah akan terus digencarkan untuk bersama-sama membantu ummat.

“Insyaallah beras yang didistribusikan hari ini diperuntukkan untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan, serta santri penghafal Qur’an di Ponpes Arbain. Semoga beras yang didistribusikan menjadi berkah untuk kita semua,” tutur beliau.***

Cek USG Berbagai Dimensi Bisa di Rumah Sakit Islam Bogor Loh!

0

Bogordaily.net – Ultrasonografi atau yang biasa dikenal sebagai USG, merupakan teknik menampilkan gambar berbagai dimensi atau citra dari kondisi bagian dalam tubuh.

Alat medis ini memanfaatkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi untuk mengambil gambar tubuh bagian dalam. Misalnya, organ tubuh atau jaringan lunak

Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) melayani USG untuk berbagai dimensi untuk ibu hamil, seperti 2 dan 4 dimensi.

Berikut adalah tarif yang disediakan oleh Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB), untuk pemeriksaan USG 2 dimensi tanpa print seharga Rp 165 ribu. Jika dengan print Rp 190 ribu.

Pemeriksaan USG 4 dimensi biasa serta Transvaginal Rp 350 ribu.

dimensi
Daftar Harga USG. (Istimewa/Bogordaily.net)

Menurur halodoc, USG dapat memonitor denyut jantung pada janin, biasanya menggunakan teknologi doppler, dan memperoleh visualisasi jaringan perut dan organ didalamnya.

Lalu, mengetahui adanya masalah di dalam prostat menggunakan USG transrektal, mendapatkan gambar yang jelas dari organ jantung, juga memantau struktur jaringan di sekitar ginjal.

Kemudian, memperoleh gambar jaringan payudara, melihat visualisasi struktur mata dengan USG mata, dan memonitor perkembangan janin pada ibu hamil.

USG juga dapat mengambil sempel jaringan tubuh melalui teknik biopsi, memperoleh pencitraan dari rahim dan ovarium.

Untuk pendaftaran atau informasi lebih lanjut, bisa menghubungi ke 0251-831-6822.***

Penutupan Hantaru 2021, Kantah Kota Bogor Lakukan Jalan Santai Bersama

0

Bogordaily.net – Seluruh jajaran Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bogor mengikuti Jalan Santai dalam rangka Penutupan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) Tahun 2021 Tingkat Kantor Pertanahan.

Dengan menggunakan baju serempak berwarna merah, kegiatan jalan santai dipimpin oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Rahmat mengelilingi Kantah Kota Bogor pada Jumat, 8 Oktober 2021.

hantaru

Kegiatan ini juga dilakukan mengikuti protokol kesehatan (prokes) dan pastinya seluruh jajaran menggunakan masker.***

Peran Penting Penyaluran DAK Fisik di Masa Pandemi

0

Bogordaily.net – Dana Alokasi Khusus (DAK) merupakan alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada provinsi/kabupaten/kota tertentu.

Dengan tujuan untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Pemerintahan Daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Dana tersebut ditujukan untuk daerah khusus yang terpilih untuk tujuan khusus.

Kebutuhan tersebut meliputi bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur lainnya yang menunjang keperluan publik.

DAK  terdiri atas dua, yaitu DAK Fisik dan DAK Non Fisik. DAK Fisik dikhususkan untuk pembangunan fisik daerah.

Sedangkan DAK Non Fisik lebih cenderung digunakan untuk pembangunan selain fisik.

Seperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

DAK Fisik berfungsi untuk mengatasi ketimpangan ketersediaan layanan publik antardaerah dan infrastruktur.

Pemerataan kuantitas dan kualitas infrastruktur layanan publik daerah serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan dasar publik.

Kebijakan penyaluran DAK Fisik sejak tahun 2017 dilaksanakan penyaluran melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN)  di seluruh Indonesia.

Ada tiga alasan mengenai tujuan dari DAK Fisik disalurkan melalui KPPN.

Pertama, penyaluran melalui KPPN diharapkan dapat mendekatkan pelayanan pemerintah pusat ke penerima manfaat secara langsung yang berada di daerah-daerah.

KPPN merupakan salah satu instansi vertikal yang berada di bawah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

Kedua, penyaluran DAK Fisik oleh KPPN diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Keuangan.

Sebagai Kuasa Bendahara Umum Negara (BUN) di daerah, penyaluran oleh KPPN dapat dijadikan sarana koordinasi, komunikasi, dan sinergi dengan pemerintah daerah secara efektif.

Terakhir, penyaluran melalui KPPN bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dari monitoring dan evaluasi serta analisis kinerja pelaksanaan anggaran pusat dan daerah.

Penyaluran DAK Fisik dilakukan dengan cara pemindahbukuan dana dari rekening kas umum negara ke rekening umum kas daerah.

Dana tersebut disalurkan ke masing-masing daerah berdasarkan progres kinerja penyerapan dana dan capaian output yang dicapai serta persyaratan administratif lainnya yang harus dipenuhi.

Berkas persyaratan tersebut disampaikan oleh pemerintah daerah ke KPPN setempat melalui aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN).

Terdapat tiga jenis mekanisme penyaluran DAK Fisik, yaitu penyaluran sekaligus, penyaluran bertahap, dan campuran.

Penyaluran sekaligus dilakukan untuk bidang dengan pagu alokasi di bawah Rp1 miliar.

Penyaluran bertahap dilaksanakan untuk bidang/subbidang dengan pagu alokasi di atas Rp1 miliar.

Kecuali untuk kegiatan yang direkomendasikan oleh Kementerian/Lembaga, maka dilakukan secara sekaligus.

Penyaluran campuran dilakukan untuk bidang/subbidang yang sebagian kegiatannya dilakukan pembayaran secara sekaligus atau bertahap.

Pada tiap mekanisme penyaluran, terdapat beberapa persyaratan dokumen yang perlu dipenuhi dan tenggat waktu yang ditetapkan.

Persyaratan penyaluran DAK Fisik antara lain Peraturan Daerah (Perda) APBD tahun anggaran berjalan.

Laporan Realisasi Penyerapan Dana dan Laporan Capaian Output yang telah direviu oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Apabila dokumen yang dipersyaratkan terlambat disampaikan, maka penyaluran DAK Fisik tidak dapat dilakukan dan menjadi tanggung jawab dari pemerintah daerah.

Mencermati situasi perkembangan kasus pandemi Covid-19, maka persyaratan penyaluran DAK Fisik pun memerlukan tambahan informasi.

Seperti perkiraan data jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dan pemutakhiran data jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan.

Hal ini bertujuan guna memastikan bahwa DAK Fisik dapat menyerap tenaga kerja melalui program padat karya.

Kebijakan padat karya ini dilatarbelakangi oleh dampak pandemi Covid-19 bagi masyarakat sehingga kebijakan DAK Fisik diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

Penyaluran DAK Fisik di masa pandemi mempunyai peran penting guna mendongkrak perekonomian.

Di tengah kelesuan ekonomi, anggaran DAK Fisik dalam bentuk belanja modal yang membiayai kebutuhan infrastruktur.

Dapat menciptakan tenaga kerja baru di masa pandemi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Percepatan penyerapan anggaran DAK Fisik merupakan salah satu faktor kunci bagi pemulihan ekonomi di saat badai Covid-19 mulai melandai.

Semakin cepat dana tersebut disalurkan maka semakin cepat pula bagi pemerintah daerah untuk menggunakan dana tersebut bagi pembangunan fisik daerah.

Dengan bergeraknya proyek fisik yang didanai dari DAK Fisik maka akan menggerakkan ekonomi sektor lain.

KPPN Sukabumi sebagai salah satu KPPN yang turut menyalurkan DAK Fisik senantiasa berupaya untuk selalu mengingatkan pemerintah daerah.

Agar mematuhi jadwal penyampaian dokumen agar penyaluran DAK Fisik dapat segera terealisasi.

Adapun pemerintah daerah tersebut meliputi Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan data pada aplikasi OMSPAN, realisasi DAK Fisik dalam wilayah kerja KPPN Sukabumi terus meningkat setiap bulannya.

Bahkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi menduduki realisasi tertinggi nomor dua di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Realisasi DAK Fisik hingga tanggal 8 Oktober 2021 adalah  sebesar Rp92.225.262.353,00 atau  51.4% dari total pagu sebesar Rp179.418.837.000,00.

Total pagu dana DAK Fisik yang dikelola oleh KPPN Sukabumi dari tiga pemerintah daerah adalah Rp380.641.022.000,00. Saat ini baru terealisasi sebesar Rp 127.461.552.426,00.

Capaian dari Pemkab Sukabumi ini diharapkan dapat melecut Pemda lain lingkup KPPN Sukabumi untuk menggenjot realisasi DAK Fisiknya sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Pencapaian  ini tentunya tak luput dari sinergi berbagai pihak baik di lingkungan internal Pemkab Sukabumi maupun dengan pihak eksternal, utamanya dengan KPPN Sukabumi.

Realisasi DAK Fisik ini berdampak positif pada pemulihan ekonomi yang mengalami hambatan di saat pandemi.

Percepatan penyaluran DAK Fisik diharapkan dapat menjadi menjadi stimulus ekonomi di daerah guna mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional sehingga dampak dari pandemi Covid-19 dapat terus ditekan.***

(Tulisan ini merupakan opini pribadi, tidak mencerminkan kebijakan organisasi)

<• Penulis adalah Kepala Seksi Bank KPPN Sukabumi.

Jalani Pengobatan Fisioterapi? Ke Bogor Senior Hospital Aja!

0

Bogordaily.net – Fisioterapi salah satu prosedur medis yang bertujuan mengembalikan kemampuan gerak dan fungsi tubuh.Terapi ini umumnya dibutuhkan setelah terjadi cedera, penyakit tertentu, atau disabilitas.

Dengan memberikan melalui latihan fisik untuk memperbaiki pergerakan tubuh, mengurangi nyeri dan kaku, mempercepat proses penyembuhan, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Fisioterapi juga harus dilakukan atas arahan dokter spesialis rehabiltasi medik dan dengan bimbingan fisioterapis, yakni tenaga ahli yang telah terlatih untuk melakukan fisioterapi.

Bogor Senior Hospital kini mempunyai 5 paket yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengobatan.

fisioterapi
Paket Fisioterapi di Bogor Senior Hospital. (Istimewa/Bogordaily.net)

Ada paket nyeri lutut seharga Rp 816 ribu untuk 6 kali kedatangan, paket nyeri lutut dengan hydrotheraphy Rp 1.404 ribu.

Lalu terdapat paketan nyeri punggung Rp 816 ribu, jika berserta hydroteraphy seharga Rp 1.404 ribu.

Terakhir ada paket kebugaran dan general wellness seharga Rp 1.386 ribu.

Semua harga untuk enam kali pertemuan dan free biaya administrasi. Promo ini berlaku sampai dengan 31 Desember 2021.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi ke nomor 0251-755-6777 dan 0817-7099-8889. Adv

2 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tiba, Akan Langsung Didistribusikan ke 12 Provinsi

0

Bogordaily.net – Pemerintah kembali menerima kedatangan vaksin tahap 87, sebanyak dua juta atau tepatnya 2.000.700 dosis vaksin Pfizer.

Vaksin ini merupakan pengadaan dengan skema pembelian langsung . Pemerintah juga akan langsung mendistribusikan ke 12 provinsi.

“Pembelian vaksin ini untuk menjaga stok vaksin di tanah air. Saat ini vaksin yang diterima Indonesia 280.527.920 vaksin baik dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi,” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi dikutip dari keterangan resminya, dilansir dari okezone, Senin (11 Oktober 2021).

Dia menjelaskan, vaksin tiba melalui dua Bandara, yakni Soekarno-Hatta dan Juanda Jawa Timur.

Yang melalui Bandara Soekarno-Hatta akan didistribusikan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepulauan Riau, Dinkes Jambi, Dinkes Bengkulu, Dinkes Riau, Dinkes Sumatera Utara dan Dinkes Aceh.

Dinkes Nusa Tenggara Timur, Dinkes Kalimantan Selatan, Dinkes Nusa Tenggara Barat, Dinkes Gorontalo dan Dinkes Jawa Barat.

Adapun yang datang melalui Bandara Juanda akan didistribusikan ke Dinkes Jawa Timur.

Menurutnya, pemerintah terus mengoptimalkan percepatan penyebarluasan vaksin ke seluruh daerah di Indonesia.

Sehingga penyebarluasannya bisa menyentuh sampai masyarakat terpencil dan terluar.

“Pemerintah terus berupaya keras dalam mengamankan stok vaksin dan mempercepat distribusinya ke seluruh Indonesia termasuk distribusi yang dikirimkan langsung ke provinsi untuk memperpendek rantai distribusi dan mempercepat akses serta pemerataan berbagai jenis/merek vaksin bagi seluruh masyarakat,” kata Nadia.

Dia menyampaikan, pemerintah mengajak seluruh masyarakat segera divaksinasi, tidak perlu pilih-pilih vaksin, karena semua vaksin aman dan berkhasiat.

Seiring upaya percepatan vaksinasi, Nadia mengingatkan, agar masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Karena vaksin bukan satu-satunya tameng untuk melindungi dari Covid-19 pada saat kita melakukan aktivitas di ruang publik,” tegasnya.

Nadia menambahkan pemerintah terus mendorong pemerintah daerah, terutama yang capaian vaksinasinya masih rendah.

Untuk melakukan percepatan dan perluasan program vaksinasi terutama untuk kelompok masyarakat rentan seperti kelompok lansia.

Menurut Nadia, masih ada beberapa daerah yang rendah cakupannya baik untuk vaksinasi dosis satu maupun dosis dua untuk lansia, seperti di Sumatera Barat, Aceh, Papua dan Maluku Utara.

“Saya berharap strategi dapat disusun sesuai dengan permasalahan atau hambatan yang spesifik di masing-masing wilayah untuk meningkatkan cakupan pada kelompok rentan ini berdasarkan ketersediaan vaksin di daerah masing masing,” katanya.***