Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 6754

Yuk Ikuti Bank Syariah Indonesia Journalist Photo Competition!

0

Bogordaily.net – Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Pewarta Foto Indonesia (PFI) menyelenggarakan “Journalist Photo Competition” atau kompetisi foto untuk jurnalis Indonesia.

Kirimkan karya fotomu yang bertema “Peran BSI Dalam Memajukam UMKM & Perbankan Syariah” sebelum tanggal 10 November 2021.

Adapun 3 dewan juri yakni, Saptono (Editor ANTARA Foto), Gino F Hadi (Pewarta Foto Senior Media Indonesia), dan Perwakilan Bank Syariah Indonesia.

Total hadiah Journalist Photo Competition Sebesar 33 juta, dengan rincian Pemenang I Rp 10 juta, pemenang II Rp 7 juta, dan pemenang III Rp 5 juta.

Lalu untuk favorit I Rp 3 juta, favorit II Rp 2 juta, favorit III Rp 1 juta, serta 10 nominasi Rp 500 ribu.

Untuk informasi lebih lanjut narahubung Sopian 0857-7224-9901 atau cek Instagram @banksyariahindonesia. Adv

Diduga Maling Motor, Seorang Pria Tewas Dibakar Massa

0

Bogordaily.net – Seorang pria yang diduga maling motor tewas dibakar massa. Peristiwa itu terjadi di Desa Rabesen, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, Madura.

Kapolsek Kwanyar Iptu Mansur saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Mansur mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

“Iya benar. Untuk kejadiannya kurang lebih pukul 02.00 WIB. Ya karena massa banyak kemudian (pelaku) dibakar bersama motornya,” ujar Mansur kepada detikcom, 5 Oktober 2021.

Mansur mengatakan korban dibakar massa karena dicurigai sebagai pelaku pencurian motor. Dugaan itu muncul setelah warga menemukan sebilah celurit dan kunci T.

“Tapi ini belum tentu pelaku pencurian motor. Karena masih diduga. Di motor korban ini warga menemukan celurit dan kunci T,” terang Mansur.

“Warga kemudian mencurigai sebagai pencuri motor. Ada dua terduga pelaku. Yang satu kabur, dan yang satu tertangkap warga,” imbuh Mansur.

Usai kejadian, lanjut Mansur, polisi langsung melakukan olah TKP. Sedangkan jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit.

“Jenazah sudah dievakuasi ke rumah sakit. Kami juga sudah olah TKP pukul 10.00 WIB tadi. Saat ini identitasnya masih Mr X karena tidak bisa dikenali,” tandas Mansur.***

Danrem 061/SK Tinjau Vaksinasi di Ponpes Rumah Qur’an Umar Bin Khattab

Bogordaily.net – Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi meninjau pelaksanaan serbuan vaksin di Ponpes Rumah Qur’an Umar Bin Khattab di Desa Bojong, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor pada 6 Oktober 2021.

Pada kesempatan kali ini, Brigjen TNI Achmad Fauzi menyapa dan berdialog dengan warga di Rumah Qur’an Umar Bin Khattab. Warga tampak antusias mengikuti kegiatan vaksinasi massal yang dilaksanakan sejak pagi hari.

Brigjen TNI Achmad Fauzi mengatakan, bahwa vaksinasi merupakan suatu hal yang penting untuk dilaksanakan guna mencegah penyebaran virus corona.

“Perlu kita sampaikan vaksinasi adalah hal utama yang terpenting, dalam melawan pandemi Covid-19. Data, fakta dan angka menyampaikan, dari 100 orang isolasi mandiri, 93 belum di vaksin, jadi orang yang divaksin itu daya tahan tubuh menjadi lebih kuat,” ujarnya kepada wartawan.

Lebih lanjut, Achmad Fauzi memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin divaksin agar terciptanya herd immunity.

“Kita melaksanakan vaksinasi di rumah quran di wilayah Kecamatan Kemang, target sasaran serbuan vaksinasi yaitu 1000 orang, kalau lebih juga tidak mengapa, itu bagus,” paparnya.

Sementara itu, Achmad Fauzi membeberkan bahwa saat ini Kabupaten Bogor terus berupaya menurunkan level PPKM.

“Khusus di Kabupaten Bogor, Dosis pertama 1,7 juta dosis dua 700 ribu total 2,5 juta, kita berusaha menurunkan level PPKM, kita masuk zona kuning,” pungkasnya.***

(Ruslan)

Dandim 0606 Kota Bogor Peringati HUT Ke-76 TNI di Pesantren Perbatasan Kota

0

Bogordaily.net – Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, S.I.P, melakukan silaturahmi ke sejumlah pesantren di perbatasan Kota Bogor, Rabu 6 Oktober 2021. Pada kesempatan itu, secara simbolis ia menyalurkan bantuan sosial beras. Kunjungan tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT Ke 76 TNI.

Kunjungannya yang pertama di Ponpes Ma’had Nurul Fata, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan yang berbatasan dengan wilayah Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Pada kesempatan itu,  Kolonel Inf Roby Bulan, menyerahkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 500 Kg kepada pimpinan Ponpes Ma’had Nurul Fata, Habib Hasan bin Abdul Qadir Alatas.

“Kegiatan silaturahmi dan penyerahan bansos ini dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT TNI Ke 76. Selain penyaluran bansos, Kodim 0606/Kota Bogor melaksanakan kegiatan sosial donor darah, vaksinasi baik terpusat maupun tersebar dengan cara Door To Door,” kata Kolonel Inf Roby Bulan.

Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, S.I.P, disambut pimpinan Ponpes Ma’had Nurul Fata, Habib Hasan bin Abdul Qadir Alatas.

Pada kesempatan ini, kata Dandim menyampaikan, bantuan beras disalurkan untuk membantu para santri yang belajar di pesantren.

Selama ini, kata Kolonel Inf Roby Bulan, Kodim 0606/Kota Bogor sudah menyalurkan bansos ke seluruh lapisan masyarakat, baik itu dilakukan secara terpusat maupun secara tersebar dalam setiap kegiatan, dengan harapan pembagian bansos bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Dalam kegiatan silaturahmi ini juga kami menghimbau kepada masayarakat yang berada di pesantren dan di seputaran pesantren yang belum divaksin supaya segera daftar untuk divaksin. Hal itu untuk mendukung program pemerintah dalam upaya mempercepat terbentuknya imunitas kekebalan kelompok atau Herd Imnunity,” jelasnya.

Dandim berharap, kedepannya target vaksinasi 100 persen bisa tercapai. Saat ini vaksinasi di Kota Bogor telah mencapai sekitar 90 persen.

Kemudian, Rombongan Dandim 0606/Kota Bogor bergerak menuju ke Ponpes Sunanurrahman, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Lokasi Ponpes berada di perbatasan dengan Bojong Gede, Kabupaten Bogor.

Secara simbolis Dandim 0606/Kota Bogor, menyerahkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 500 Kg kepada pimpinan Ponpes Sunanurrahman, ustad Malik Rahman.

Dalam sambutannya pimpinan Ponpes Sunanurrahman, ustad Malik Rahman mengucapkan terima kasih serta sangat mengapresiasi dan penghargaan setinggi-tinggi atas kepedulian Dandim 0606/Kota Bogor, yang telah meluangkan waktu bersilaturahmi ke Ponpes. Menurutnya kedatangan Dandim 0606 Kota Bogor sebagai wujud kedekatan TNI dengan rakyat.

Ustad Malik juga menyampaikan, siapa saja yang memperbanyak silaturahim akan dilapangkan rezekinya serta dipanjangkan umurnya.

Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, S.I.P, berdoa bersama pimpinan Ponpes Sunanurrahman, ustad Malik Rahman.

“Kami punya harapan besar dengan silaturahmi ini menjadi inspirasi dan motivasi buat para santri, karena banyak dari para santri yang bercita-cita jadi TNI,” kata pimpinan Ponpes Sunanurrahman, ustad Malik Rahman.

Selanjutnya Kolonel Inf Roby Bulan menyampaikan apresiasinya kepada para santri yang bercita-cita ingin mengabdi menjadi TNI.

“Dari sekarang persiapkan diri. Belajar yang rajin, jaga kesehatan serta fisik,” ungkapnya.***

(Ibnu)

Lawan Pandemi, Ponpes Kabupaten Bogor Gencar Lakukan Vaksinasi Covid-19

0

Bogordaily.net – Dalam rangka melawan pandemi, Pondok Pesantren (ponpes) di Kabupaten Bogor terus lakukan vaksinasi massal Covid-19.

Seperti serbuan Vaksinasi massal yang dilaksanakan di Ponpes Rumah Qur An Umar Bin Khattab di Desa Bojong, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor pada 6 Oktober 2021.

Serbuan Vaksinasi itu ditinjau langsung
Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi.

Dalam kesempatan kali ini, Achmad Fauzi langsung menyapa warga di Rumah Quran Umar Bin Khattab yang antusias mengikuti kegiatan vaksinasi massal dengan tertib sejak pagi hari.

Brigjen Achmad Fauzi mengatakan bahwa, vaksinasi merupakan suatu hal yang penting untuk dilaksanakan guna mencegah penyebaran virus corona.

Lakukan vaksinasi
Suasana Vaksinasi massal yang dilaksanakan di Ponpes Rumah Qur An Umar Bin Khattab di Desa Bojong, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor pada 6 Oktober 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Perlu kita sampaikan vaksinasi adalah hal utama yang terpenting, dalam melawan pandemi Covid-19. Data, fakta dan angka menyampaikan, dari 100 orang isolasi mandiri, 93 belum di vaksin, jadi orang yang di vaksin itu daya tahan tubuh menjadi lebih kuat,” ujarnya kepada wartawan.

Lebih lanjut, Achmad Fauzi memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin divaksin agar terciptanya herd immunity.

“Kita lakukan vaksinasi di rumah quran di wilayah Kecamatan Kemang, target sasaran serbuan vaksinasi yaitu 1000 orang, kalau lebih juga tidak mengapa, itu bagus,” paparnya.

Sementara itu, Achmad Fauzi membeberkan bahwa saat ini Kabupaten Bogor terus berupaya menurunkan level PPKM.

“Khusus di Kabupaten Bogor, Dosis pertama 1,7 juta dosis dua 700 ribu total 2,5 juta, kita berusaha menurunkan level PPKM, kita masuk zona kuning,” pungkasnya.***

(Ruslan)

Song Hye Kyo Jadi Wanita Karir di Drama ‘Now, We Are Breaking Up’

0

Bogordaily.net – Aktris cantik asal Korea Selatan, Song Hye Kyo terlihat menjadi wanita karir dalam foto adegan yang dirilis oleh drama ‘Now, We Are Breaking Up’.

Drama ini akan bercerita tentang cinta dan putus cinta. Hye Kyo berperan sebagai Ha Young Eun, seorang manager design fashion label.

Sedangkan lawan mainnya Jang Ki Yong berperan sebagai Yoon Jae Guk, seorang fotografer populer yang memiliki tampang dan otak.

Karakter Choi Hee Seo, Hwang Chi Sook, adalah direktur tim desain label fesyen yang bersekolah di sekolah menengah bersama Ha Young Eun, dan Kim Joo Heon akan berperan sebagai CEO perusahaan humas yang terampil, Seok Do Hoon.

Drama ini juga dibuat berdasarkan webtoon dengan judul yang sama ditulis oleh Je In, yang sebelumnya menulis Misty.

Diketahui drama ini akan tayang setiap Jumat-Sabtu pada 12 November menggantikan drama ‘On The Woman’.***

Jadi DPO, Polres Bogor Buru Pelaku Perusakan Kantor Desa Bojong Koneng

Bogordaily.net – Kepala Desa Bojong Koneng Rusdi Anwar sudah mencabut perusakan kantor desanya, tapi tak membuat Polres Bogor menghenti memburu pelaku provokasi dan perusakan kantor desa. Saat ini aparat kepolisian masih terus mencari 4-5 orang terduga pelaku perusakan dan provokator.

“Kami masih mencari 4-5 orang terduga pelaku provokator ataupun perusakan Kantor Desa Bojong Koneng yang terjadi Sabtu kemarin,” kata Kapolres Bogor, AKBP Harun kepada wartawan, Rabu.

Terkait perihal pencabutan laporan yang dilakukan Kades Bojong Koneng. Menurutnya tak menghalangi jajarannya untuk memburu para pelaku, pasalnya kasus ini bukan delik aduan dan karena ini memiliki dampak sosial.

“Sat Reskrim Polres Bogor pun masih akan melakukan penyelidikan dan pengejaran kepada terduga tersangka lainnya,” kata Harun.

Sementara itu Kepala Sat Reskrim Polres Bogor AKP Handreas Ardian menambahkan, pihaknya saat ini telah menangkap EM (42) sebagai tersangka perusakan Kantor Desa Bojong Koneng.

“Tersangka EM adalah warga Kampung Gunung Batu Babakan RW 08 Desa Bojong Koneng. Kebetulan dia mantunya Ketua RW setempat. Dia kami kenakan pasal 170 kitab undang-undang hukum pidana (KUHP) dengan maksimal penjara selama 5 tahun 6 bulan,” ungkap AKP Handreas.

Pasca ditangkapnya EM senin lalu, dia mengungkapkan, rekan-rekan EM yang merupakan terduga tersangka lainnya, langsung kabur hingga jajarannya menetapkan orang-orang tersebut masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Kami sudah menetapkan DPO kepada 4 hingga 5 orang terduga tersangka lainnya, yang ikut melakukan perusakan Kantor Desa Bojong Koneng,” pungkasnya.(Saleh Hermawan)

Wujudkan Visi Termaju, Nyaman dan Berkeadaban, Bupati: Jaga Kohesi Sosial

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor senantiasa menjaga kohesi sosial demi terwujudnya visi Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman, dan Berkeadaban. Yakni dengan menjaga pertautan dan ikatan bersama dalam masyarakat dalam satu bangsa.

Hal tersebut dikatakannya saat memberikan materi kohesi sosial kepada siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri, Sekolah Polisi Nasional (SPN) Polda Metro Jaya, hibah Polda Papua tahun anggaran 2021, di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Rabu 6 Oktober 2021.

Ade Yasin menjelaskan, kohesi sosial adalah pertautan dan ikatan bersama dalam masyarakat dalam satu bangsa.

Rasa persatuan dan kesatuan, seperjuangan, senasib, sepenanggungan diikat oleh semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi satu jua.

Hal tersebut mengandung prinsip penghormatan terhadap keanekaragaman bahwa kita bersatu atas dasar kesadaran untuk meraih cita-cita bersama, tujuan nasional Bangsa Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945 alinea ke-4.

“Pemkab Bogor senantiasa membangun sinergi yang kuat antara komponen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk TNI dan Polri dalam pelaksanaan pembangunan dan untuk menjaga kohesi sosial demi terwujudnya visi Kabupaten Bogor termaju, nyaman, dan berkeadaban,” tandas Ade Yasin.

Upaya yang dilakukan adalah, mengembangkan dialog lintas etnis dan lintas agama, menjalin komunikasi aparat, Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan berbagai elemen masyarakat.

Melibatkan forum-forum komunikasi seperti forum ulama-umaro atau forum komunikasi lingkungan, lembaga budaya dan lain-lain dalam pengambilan kebijakan sensitif.

“Tidak kalah penting, kami menerapkan prinsip partisipatif, prosedural, fleksibilitas dan akuntabilitas dalam perumusan berbagai kebijakan untuk mencegah bias, meminimalisir konflik, agar pembangunan adil merata dan berkelanjutan, dan kohesi sosial masyarakat tetap terjaga,” jelas Ade.

Ade menambahkan, semoga Diktukba ini akan menghasilkan Bintara Polri sebagai insan bhayangkara yang terampil sebagai pemelihara Kamtibmas, penegak hukum, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, bermoral, modern dan unggul.

“Anggota Polri juga harus berikan loyalitas dan integritas kepada masyarakat, sehingga integritas dan kapasitas menjadi point yang dipegang teguh dalam menjalankan tugas dan kewajiban kita sehari-hari,” terang Bupati Ade Yasin.

Selanjutnya, Kepala Bagian (Kabag) Pengajaran dan Latihan (Jarlat) SPN Polda Metro Jaya, AKBP Amir Mahmudi mengungkapkan, jumlah siswa yang dikirim Polda Papua untuk mengikuti pendidikan Bintara di SPN Polda Metro Jaya ini berjumlah 50 orang. Alhamdulillah sudah berlangsung selama dua setengah bulan.

“Penguatan materi tentang kohesi nasional dan masalah NKRI ini sebagai bekal saat bertugas di lapangan. Mudah-mudahan saat bertugas nanti, para siswa kita ini tidak mengalami hambatan dan permasalahan. Kita doakan mungkin 10 hingga 15 tahun ke depan, para siswa kita ini bisa menjadi perwira Polri yang dapat membanggakan bangsa dan negara,” ujar AKBP Amir.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, Dandim 0621 Letkol Inf. Sukur Hermanto, Kapolres Bogor, AKBP Harun.***

Hometown Cha-Cha-Cha Booming, Lokasi Syutingnya Diserbu Wisatawan

0

Bogordaily.net – K-Drama Hometown Cha-Cha-Cha tengah booming di Netflik. Tak diduga, lokasi syuting film ini sampai diserbu wisatawan lokal.

Serial yang dibintangi Kim Seon Ho dan Shin Min Ah, menceritakan tentang sebuah desa di pinggir Pantai bersama Gongjin. Drama ini berlokasi di Kota Pohang, Gyeongsang Utara, Korsel.

Kota Pohang terkenal dengan keindahan alamnya, kota ini merupakan pelabuhan utama di regiun Daegu-Gyeongbung, sebagai wilayah ketiga terbesar di Korsel.

Sejak drama Hometown Cha-Cha-Cha melejit, membuat kawasan tersebut jadi populer sehingga mulai diserbu wisatawan. Mereka umumnya mendatangi tempat itu untuk menyaksikan proses syuting dan berfoto di rumah yang dipakai sebagai lokasi drama.

Kehadiran para wisatawan, ternyata menganggu warga setempat, karena ternyata rumah-rumah yang digunakan syuting masih ditempati pemiliknya.

Hal itu ternyata membuat pihak Hometown Cha-Cha-Cha terpaksa mengeluarkan peringatan resmi yang meminta wisatawan untuk berhenti datang ke lokasi syuting, karena membuat warga terganggu.

“‘Hometown Cha-Cha-Cha’ – Permintaan terkait kunjungan ke lokasi syuting di Pohang

Halo. Ini adalah tim produksi ‘Hometown Cha-Cha-Cha’.
Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada pemirsa atas cinta mereka, dan saya ingin membahas satu hal tentang kunjungan Anda ke lokasi syuting.

Rumah Hyejin, rumah Du Sik, rumah Gam Ri, dan rumah Cho Hee dalam drama adalah tempat di mana kami menyewa rumah pribadi (penduduk) selama periode pembuatan film dan memfilmkannya, dan pemiliknya saat ini tinggal di sana.

Anda memberi kekuatan pada drama kami dengan cara yang baik, tetapi para penduduk asli terganggu untuk kehidupan sehari-hari mereka karena para pengunjung.

Untuk alasan di atas, harap jangan memasuki rumah saat mengunjungi lokasi syuting.

Bagi mereka yang ingin merasakan sisa rasa drama, patung cumi-cumi di Pasar Cheongha dan kapal-kapal di Taman Memorial Sabang akan dipertahankan setelah syuting dengan pertimbangan Kota Pohang.

Sekali lagi, terima kasih atas cinta Anda untuk ‘Hometown Cha-Cha-Cha’.”

Sebelum drama Hometown Cha-Cha-Cha, Pohang sudah lebih dulu menjadi lokasi syuting dari drama When The Camellia Bloom. Dulunya Pohang adalah pemukiman orang Jepang di awal abad ke-20.(Saleh Hermawan)

 

Kreatif dan Unik, Pakaian Winter AESPA di Foto Teaser Comeback Ternyata Dari Kaos Kaki

0

Bogordaily.net – Foto teaser comebacknya yang berjudul “Savage” Winter AESPA menjadi viral karena alasan yang mengejutkan loh!

Tak lama setelah kumpulan foto konsep AESPA terbaru dirilis pada 2 Oktober, penampilan Winter menjadi topik hangat di sejumlah papan komunitas Korea, termasuk theqoo dan Instiz, berkat penggabungan kreatif stylist AESPA engan barang-barang yang digunakan kembali.

Baju atasan keren berwarna navy, neon, green Winter ternyata awalnya bukan kemeja sama sekali, melainkan dibuat dengan beberapa pasang kaus kaki.

Winter
Kaus kaki ber-merek GGRN, yang merupakan brand lokal di Korea. (Istimewa/Bogordaily.net)

Kaus kaki ini sendiri ber-merek GGRN, yang merupakan brand lokal di Korea. Netizen dikejutkan bagaimana kaos kaki tersebut dapat dibuat sedemikian rupa menjadi baju dan seberapa baik baju itu dipakai oleh Winter.

“Wow, itu adalah kaus kaki di lengannya…,” ujar netizen.

“Waaaw, coordinya luar biasa. Lengannya ada di dalam kaus kaki, tapi kenapa lengan bajunya nya terlihat begitu lebar?,” heran dan takjub netizen.***