Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 6757

Sungai Kandilo dan Sungai Sakerau Meluap, Tiga Kecamatan di Paser Kaltim Dikepung Banjir

0

Bogordaily.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser melaporkan, curah hujan dengan intensitas tinggi memicu Sungai Kandilo dan Sungai Sakerau meluap sehingga terjadi banjir di wilayah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Senin (4 Oktober 2021).

BPBD Paser juga telah melaporkan bahwa selain luapan dua sungai tersebut, banjir juga disebabkan oleh adanya air kiriman dari wilayah hulu sungai dan minimnya daerah resapan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kandilo dan Sungai Sakeau.

“Data sementara yang dihimpun, banjir telah berdampak kepada 152 KK/717 jiwa yang tinggal di tiga kecamatan, masing-masing Kecamatan Long Ikis, Kecamatan Muara Komam dan Kecamatan Batu Sopang. Kurang lebih sebanyak 450 jiwa terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabat masing-masing,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Selasa (5 Oktober 2021).

Kerugian materil hingga saat ini tercatat ada 230 unit rumah terendam banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 100-150 meter.

Satu unit rumah rusak berat, akses jalan terputus dan beberapa fasilitas umum dan pendidikan juga terdampak banjir.

BPBD Kabupaten Paser telah melakukan kaji cepat dan koordinasi bersama instansi terkait guna percepatan penanganan banjir di Kabupaten Paser.

Beberapa posko bantuan dan koordinasi telah didirikan untuk memudahkan penanggulangan bencana yang dipicu oleh faktor cuaca tersebut.

Bantuan logistik, kebutuhan dasar dan air bersih juga telah didistribusikan oleh BPBD Kabupaten Paser, termasuk evakuasi warga ke lokasi yang lebih aman.

Kondisi mutakhir yang dilaporkan tim BPBD Kabupaten Paser yakni debit air di Kecamatan Muara Komam terpantau mengalami kenaikan, namun di Kecamatan Long Ikiss sudah mulai surut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan informasi prakiraan cuaca yang menyebutkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Provinsi Kalimantan Timur hingga Senin (11 Oktober 2021)

Lalu akan menyusul adanya bibit siklon tropis yang tumbuh di belahan bumi utara. Atas dasar informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG tersebut.

Maka, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta kepada pemerintah daerah agar dapat membuat kebijakan yang dianggap perlu dalam kaitan mitigasi bencana dan peningkatan kapasitas masyarakat.

“Di samping itu, masyarakat diharapkan tidak panik dan dapat mengakses informasi prakiraan cuaca dari BMKG serta memonitor kajian risiko bencana melalui inaRisk BNPB,” ungkap Abdul Muhari.***

Belasan Warga Kebayoran Baru yang Terpapar Covid-19, Jalani Isoman

0

Bogordaily.net – Dikabarkan sebanyak 18 orang warga di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjalani isolasi mandiri (isoman) dikarenakan terindikasi positif Covid-19.

Pihak kecamatan akan terus melakukan pendataan pada warganya guna memantau kasus aktif di wilayah Kebayoran Baru tersebut.

“Warga isoman tersebar di empat kelurahan,” ujar Camat Kebayoran Baru, Tommy Fudihartono pada wartawan, dikutip dari okezone, Selasa (5 Oktober 2021).

Menurutnya Tommy, empat kelurahan dimaksud itu berada di Kramat Pela sebanyak tiga kasus, Gandaria Utara sebanyak dua kasus, Pulo sebanyak satu kasus, dan Cipete Utara sebanyak 12 kasus.

Sedangkan warga Kecamatan Kebayoran Baru yang dirawat di rumah sakit sebanyak tiga orang dan tersebar di Kelurahan Senayan, Melawai dan Cipete Utara.

Tommy menambahkan bahwa total kasus aktif covid-19 di Kebayoran Baru sebanyak 21 kasus.

Upaya mendeteksi covid-19 di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru pun bakal terus dilakukan meski sejauh ini kasus aktif Covid-19 cenderung melandai.

“Kami imbau agar masyarakat di wilayah Kebayoran Baru tak segan menjalani tes Covid-19 apabila merasakan gejala terkait penyakit itu,” pungkasnya.***

Simak Yuk! Bukan Cuma Dopamin, Hormon yang Bawa Kebahagiaan

0

Bogordaily.net – Kebahagiaan adalah sebuah kondisi pikiran. Ketika kita bertanya kepada seseorang apa yang membuatnya bahagia, ada berbagai macam jawaban.

Kehadiran orang yang dicintai, menonton film yang dibintangi oleh aktor favoritnya, menyantap makanan favoritnya atau hanya sekedar mendapatkan hari libur untuk bersantai dan melepas lelah.

Adalah merupakan beberapa jawaban yang paling mungkin dapat kita dengar ketika orang sedang bahagia.

Bagaimanapun juga, hal itu merupakan level permukaan yang bisa kita lihat. Kebahagiaan, jika dilihat secara ilmiah hanyalah fungsi tubuh yang terjadi saat hormon tertentu dilepaskan di dalam tubuh.

Pada saat kesehatan mental benar-benar menderita, penting untuk memastikan bahwa kita merasa bahagia dan dalam suasana hati yang lebih baik.

Tapi hal itu bukan berarti mengabaikan perasaan atau kesejahteraan emosional. Namun, ada hormon bahagia tertentu dalam tubuh kita yang bisa memberikan dorongan dan membuat kita merasa lebih baik.

Berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghasilkan hormon bahagia ini dikutip dari Timesnownews.

<• Endorphin

Endorphin disebut sebagai hormon penghilang rasa sakit. Mereka membantu mengatasi rasa sakit fisik dan emosional.

Endorfin membantu mengatasi segala jenis rasa sakit dengan lebih baik. Kegiatan yang dapat membantu produksi endorfin adalah berolahraga, menonton komedi, latihan tertawa, memakan coklat.

<• Dopamin

Dopamin juga disebut hormon hadiah. Seperti namanya, dopamin dilepaskan saat otak menerima sinyal ketika kita telah melakukan tindakan atau tugas yang harus diberi imbalan.

Berikut beberapa cara agar tubuh menghasilkan dopamin yakni; Menyelesaikan tugas dan mengakuinya.

Mempraktikkan perawatan diri seperti perawatan kulit, sesi memanjakan diri, pijat, dan lainnya.

Makan makanan enak dan sehat serta merayakan kemenangan kecil atas prestasi.

<• Oksitosin

Oksitosin juga disebut hormon cinta. Oksitosin adalah salah satu hormon bahagia paling populer. Itu dihasilkan oleh tindakan mengungkapkan cinta dan kasih sayang.

Cara menghadirkannya adalah sebagai berikut. Bermain dengan hewan peliharaan, bermain dengan bayi atau berpegangan tangan.

Bisa juga melalui Keintiman dengan memeluk keluarga dan teman serta memberi atau menerima pujian.

<• Serotonin

Serotonin disebut hormon penstabil mood. Pada hari-hari ketika kita tidak merasa dalam keadaan terbaik tetapi tidak memiliki alasan khusus untuk tidak merasa seperti itu, mungkin kita memerlukan dorongan serotonin.

Hormon ini dapat diproduksi oleh aktivitas yang membantu menenangkan kita. Ini termasuk meditasi, olahraga, berjemur di bawah sinar matahari, dan berjalan di alam.***

Pesona Jennie BLACKPINK di Paris Fashion Week Bikin Heboh Dunia

0

Bogordaily.net – Hadiri Paris Fashion week sebagai perwakilan Brand mewah Chanel, Pesona Jennie BLACKPINK langsung jadi Trending topic dunia dan pusat perhatian setempat.

Hanya dalam waktu beberapa menit setelah penampilannya di Paris Fashion Week, Tweet tentang Jennie langsung jadi Trending topic dunia, dengan lebih dari jutaan tweet yang terus dicuitkan atas kekaguman penggemar seluruh dunia oleh pesona memukau Jennie BLAKCPINK.

Paris fashion
Jennie BLACKPINK di Paris Fashion Week. (Istimewa/Bogordaily.net)

Ia terlihat menawan menggunakan baju crop top bewarna merah, dengan rok pendek serasi dengan atasannya.

Tak hanya itu, Jennie juga buat jalanan setempat heboh hanya untuk melihat kecantikan rapper group tersebut. Hal ini membuktikan betapa pengaruhnya sosok Jennie dalam dunia fashion maupun musik.***

Bersatu, Berjuang Kita Pasti Menang. Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia!

0

Bogordaily.net – Sudah 76 tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi garda terdepan yang berjuang menjaga ketentraman Republik Indonesia.

Berbagai bentuk kolaborasi bersama ACT pun terus dibangun untuk menghadirkan kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan, bantuan bencana dan aksi-aksi sosial lainnya digencarkan ke seluruh pelosok negeri, mulai dari pembagian paket kepada anak yatim di Surabaya, bantuan logistik bencana Banjir di Bekasi.

Lalu, pembagian daging qurban hingga perbatasan Timor Leste, distribusi paket pangan untuk keluarga pra sejahtera di Yogyakarta, pembagian 1,5 ton beras wakaf di Cimahi, dan santunan anak yatim piatu Yogyakarta di masa pandemi Covid-19.

“Itu hanyalah sekelumit dari begitu banyak aksi-aksi besar, kolaborasi antara TNI dan ACT dalam satu tahun terakhir. Semoga seluruh langkah baik ini bisa terus berjalan. Semoga sinergi yang terjalin antara TNI dan ACT ini bisa terus mengarah pada perubahan yang lebih baik. Amin,” bunyi caption @actbogor.

Yuk jadi bagian dalam aksi baik ini juga. Kamu tunjukan dukunganmu melalui laman:
https://bogor.indonesiadermawan.id. Adv

Bikin Heran, Agensi Tidak Perbolehkan Lisa BLACKPINK Hadiri Paris Fashion Week

0

Bogordaily.net – Lewat pernyataan langsung CEO BLVGARI, agensi diketahui tak perbolehkan Lisa BLACKPINK hadiri “Paris Fashion Week”.

Jadi trending, penggemar Lisa BLACKPINK ajukan protes terhadap agensi YG Entertainment karena diketahui tidak mengizinkan Lisa untuk hari dalam “Paris Fashion Week”.

Dikutip dari pernyataan langsung CEO BLVGARI, dalam unggahan di Instagram pribadinya, dia menuliskan bahwa Lisa tidak bisa menghadiri pameran fashion BLVGARI dikarenakan YG tidak mengizinkan Lisa dengan alasan Covid-19.

Penggemar Lisa kemudian mengajukan protes dengan menaikan tagar #YGLetLisaDoHerWork.

Tujuan protes dan kemarahan dari penggemar diantaranya karena mereka menganggap alasan YG tidak masuk akal dan terlalu menganaktirikan Lisa, mengingat ketiga member BLACKPINK lainnya dapat menghadiri “Paris Fashion Week 2021” yang mana masing-masing mewakili brand mereka dalam perhelatan bergengsi tersebut.

Jisoo dengan brand DIOR, Jennie dengan CHANEL dan Rosé dengan YSL telah lebih dulu menyelesaikan tugas mereka.

Sebelumnya Lisa juga dikabarkan akan hadir dan beberapa hari lalu berangkat ke Paris untuk mewakili BVLGARI.

Namun kabar terbaru menyebutkan bahwa Lisa batal hadir karena YG Entertainment tidak mengizinkan Lisa dengan alasan Covid-19.***

Cek Wilayah PPKM di Jawa-Bali Periode 5 Hingga 18 Oktober 2021

0

Bogordaily.net – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 47 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat wilayah (PPKM) Level 4, Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Berdasarkan peraturan yang ditandatangani Tito pada tanggal 4 Oktober 2021 dan berlaku mulai tanggal 5 hingga 18 Oktober tersebut, sudah tidak ada kabupaten (kab)/kota yang menerapkan PPKM Level 4, sebanyak 107 kab/kota menerapkan PPKM Level 3, 20 kab/kota menerapkan Level 2, serta 1 kabupaten berada di Level 1.

“Dalam penerapan PPKM level selama dua minggu ke depan, masih terdapat 20 kabupaten/kota yang bertahan di Level 2. Daerah dari Level 2 ke Level 3 itu bertambah dari 84 kabupaten/kota menjadi 107 kabupaten/kota karena mereka belum mampu meningkatkan jumlah capaian vaksinasi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan pers usai Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi PPKM, Senin 4 Oktober 2021 secara virtual.

Pada periode ini Kota Blitar di Jawa Timur (Jatim) mengalami perbaikan dari Level 3 ke level 1, dan menjadi satu-satunya daerah di Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Level 1.

“Pemerintah akan melakukan uji coba pemberlakuan PPKM Level 1 (new normal) di Kota Blitar. Implementasi uji coba PPKM Level 1 diberlakukan karena Kota Blitar telah memenuhi syarat indikator WHO dan target cakupan vaksinasi dosis satu sebesar 70 persen dan dosis satu lansia sebesar 60 persen,” ujar Luhut.

Daerah yang level asesmennya mengalami perbaikan dari Level 3 ke Level 2 adalah sebanyak 10 kab/kota, yaitu Kota Cirebon dan Kota Banjar di Jawa Barat (Jabar); Kab Wonogiri, Kab Sukoharjo, Kab Sragen, Kota Surakarta, Kab Klaten, Kab Karanganyar, dan Kab Boyolali di Jawa Tengah (Jateng); serta Kota Madiun di Jatim.

Sedangkan daerah yang mengalami pemburukan dari Level 2 ke Level 3 adalah sebanyak 32 kab/kota, yaitu Kab Serang, Kab Pandeglang, dan Kab Lebak di Banten serta Kab Kuningan, Kab Sukabumi, Kab Majalengka, Kab Karawang, Kab Indramayu, Kab Cianjur, Kab Ciamis, Kab Subang, dan Kab Garut di Jabar.

Kemudian Kab Temanggung, Kab Rembang, Kab Pemalang, Kab Pati, Kab Kudus, Kota Pekalongan, Kab Banjarnegara, Kab Pekalongan, Kab Jepara, Kab Grobogan, Kab Blora, dan Kab Batang di Jateng, serta Kab Tuban, Kab Sumenep, Kab Sampang, Kab Probolinggo, Kab Pasuruan, Kab Pamekasan, Kab Jember, dan Kab Bojonegoro di Jatim.

Daerah PPKM Level 3 Sebanyak 107 daerah di tujuh provinsi, yang menerapkan PPKM Level 3 adalah sebagai berikut: Banten di Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kab Tangerang, Kab Serang, Kab Pandeglang, Kab Lebak, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang.

DKI Jakarta di Kab Administratif Kepulauan Seribu, Kota Administratif Jakarta Barat, Kota Administratif Jakarta Timur, Kota Administratif Jakarta Selatan, Kota Administratif Jakarta Utara, dan Kota Administratif Jakarta Pusat.

Jabar di Kab Kuningan, Kota Sukabumi, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kab Tasikmalaya, Kab Sukabumi, Kab Purwakarta, Kab Majalengka, Kota Tasikmalaya, Kota Depok, Kota Cimahi, Kab Karawang, Kab Indramayu, Kab Cirebon, Kab Cianjur, Kab Ciamis, Kab Bogor, Kab Bekasi, Kab Bandung Barat, Kab Bandung, Kab Sumedang, Kab Subang, dan Kab Garut.

Jateng di Kab Wonosobo, Kab Temanggung, Kab Tegal, Kab Rembang, Kab Purworejo, Kab Purbalingga, Kab Pemalang, Kab Pati, Kab Magelang, Kab Kudus, Kota Salatiga, Kota Pekalongan, Kota Magelang, Kab Kebumen, Kab Cilacap, Kab Banyumas, Kab Banjarnegara, Kab Pekalongan, Kab Jepara, Kab Grobogan, Kab Brebes, Kab Blora, dan Kab Batang.

Daerah Istimewa Yogyakarta di Kab Sleman, Kab Bantul, Kota Yogyakarta, Kab Kulonprogo, dan Kabupaten Gunungkidul.

Jatim di Kab Tulungagung, Kab Trenggalek, Kab Situbondo, Kab Sidoarjo, Kab Ponorogo, Kab Pacitan, Kab Ngawi, Kab Magetan, Kab Madiun, Kab Lumajang, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Batu, Kab Kediri, Kab Bondowoso, Kab Blitar, Kab Tuban, Kab Sumenep, Kab Sampang, Kab Probolinggo, Kab Pasuruan, Kab Pamekasan, Kab Nganjuk, Kab Mojokerto, Kab Malang, Kab Lamongan, Kab Jember, Kab Gresik, Kab Bojonegoro, dan Kab Bangkalan.

Bali di Kab Jembrana, Kab Bangli, Kab Karangasem, Kab Badung, Kab Gianyar, Kab Klungkung, Kab Tabanan, Kab Buleleng, dan Kota Denpasar.

Daerah PPKM Level 2 Sebanyak 20 daerah di tiga provinsi yang menerapkan PPKM Level 2 yaitu di Jabar meliputi Kota Cirebon, Kab Pangandaran, dan Kota Banjar. Kemudian di Jateng adalah Kab Wonogiri, Kab Sukoharjo, Kab Sragen, Kota Tegal, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kab Klaten, Kab Kendal, Kab Karanganyar, Kab Semarang, Kab Boyolali, dan Kab Demak.

Selanjutnya di Jatim yaitu Kota Madiun, Kota Kediri, Kab Jombang, Kab Banyuwangi, dan Kota Pasuruan. Daerah PPKM Level 1 Adapun satu daerah di Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Level 1 adalah Kota Blitar.***

Viral, Seorang Ibu Menangis Histeris Melihat Kondisi Anaknya

0

Bogordaily.net – Sebuah video TikTok viral karena seorang ibu menangis histeris melihat sang anak mendadak mengalami hal tak terduga. Video ini bahkan sampai ditonton 25 juta kali.

Video tersebut dibagikan oleh akun 987vania pada Senin 4 Oktober 2021. Di awal video, terlihat seorang pria tengah menggendong anak perempuan yang nampak sedang tak sadarkan diri.

Dari keterangan yang ditulis untuk mengiringi video itu, sosok pria tersebut adalah ayah dari anak yang digendongnya. Dia sedang mencoba untuk menyadarkan putrinya dalam video tersebut.

Sedangkan sosok wanita yang dikabarkan adalah ibu dari anak itu tengah menangis histeris melihat kondisi putrinya. Dia sesekali teriak sambil membaca istighfar dan memanggil anaknya.

“Ibunya histeris, bapaknya tenang dan dengan sigab masukin sendok ke mulut anaknya,” begitu bunyi caption yang mengiringi video tersebut.

Ada warganet menebak anak dalam video itu mengalami step atau kejang demam. Mereka lantas memberikan masukkan tentang cara menangani anak yang step.

“Sepertinya step. Anak saya dulu begitu kalau panas tinggi, tapi sejak dikasih kopi hitam sesendok tiap ngopi, sudah gak lagi,” tulis warganet mencoba menjelaskan.***

Mbappe Ingin Pensiun Dini dari Timnas Prancis?

0

Bogordaily – Kylian Mbappe tidak senang dijadikan kambing hitam kegagalan Timnas Prancis di Euro 2020. Dia pun berpikir untuk rehat sementara dari Les Bleus.

Sejak kemunculannya pada 2016 bersama AS Monaco, Mbappe memang langsung jadi andalan Prancis. Dia sudah mengoleksi 17 gol dari 49 penampilan bersama Prancis.

Ini termasuk sembilan gol yang dibuat Mbappe dari 18 laga sepanjang 2018, yang merupakan periode terbaiknya. Sayangnya setelah itu, performa Mbappe bersama Prancis relatif menurun.

Dia cuma bikin tujuh gol dalam tiga tahun terakhir. Bahkan sepanjang tahun ini, Mbappe hanya sekali menjebol gawang lawan bersama Prancis dari 10 penampilan.

Ini termasuk kegagalannya membawa Prancis melaju jauh di Euro 2020, karena disingkirkan Swiss lewat adu penalti di babak 16 besar. Mbappe jadi salah satu eksekutor yang tidak bisa mencetak gol.

Deretan penampilan buruk ini membuat Mbappe dikritik habis karena dianggap tidak bisa memenuhi ekspektasi publik. Mbappe dinilai tampil setengah hati saat membela Prancis, tidak seperti saat di PSG.

Kritik itu pula yang membuat Mbappe lelah hati dan mulai berpikir untuk “pensiun” sementara dari timnas Prancis. Mbappe ingin fokus dulu membela PSG dan mengembalikan lagi performa terbaiknya, sebelum siap berseragam tim Ayam Jantan.

“Saya selalu mengutamakan timnas Prancis di atas segalanya dan saya akan selalu begitu,” tutur Mbappe kepada L’Equipe.

“Saya tidak pernah menerima uang sepeser pun ketika membela Timnas Prancis dan saya akan bermain dengan cuma-cuma untuk negara saya. Meski demikian, saya tidak pernah mau jadi masalah untuk tim,” sambungnya.

“Tapi ketika saya merasa mulai jadi masalah untuk tim dan orang-orang berpikir seperti itu. Yang penting adalah timnas Prancis dan jika mereka bahagia tanpa saya, maka ya silakan saja.”

Kylian Mbappe punya pembuktian di jeda internasional ini saat Prancis menghadapi Belgia di semifinal UEFA Nations League. Bisakah Mbappe membawa Prancis berjaya?(dtk/sh)

 

 

Begini Nasib Warga Desa Pabangbon Saat Sakit atau Hendak Melahirkan

Bogordaily.net – Teni Tania (19) warga Kampung Gunung Menir, terpaksa harus dibawa menggunakan tandu dari bambu yang dibalut kain sarung saat hendak melahirkan. Oleh warga, Leni digotong menyusuri jalan setapak melintasi pematang sawah menuju Puskesmas yang ada di Desa Pabangbon, untuk mendapatkan layanan medis.

Tidak hanya warga Kampun Gunung Menir, dua kampung lainnya di Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, juga harus bersusah payah menempuh jalan terjal dan berliku agar dapatkan layanan kesehatan.

Tampak dari rekaman video yang beredar Leni Tania, digotong dua orang pria menggunakan sebilah bambu panjang kurang lebih 3 meter, dibalut beberapa lembar kain sarung untuk menampung beban. Leni, digotong bergantian.

Dalam perjalanan, para penggotong tandu terlihat berusaha mengubah posisi mereka supaya Leni bisa lebih nyaman saat dalam tandu. Dalam perjalanan itu, Leni  diantar beberapa warga lainnya.

Dalam video itu, terdengan rekaman suara seorang pria yang menceritakan bahwa warga Kampung Gunung Menir jika hendak melahirkan atau sakit, terpaksa harus digotong menuju Desa Pabangbon, supaya bisa mendapatkan layanan medis.

Karena itu, ia juga sempat menyampaikan harapan warga supaya pemerintah mau membangun jalan sebagai akses masuk dan keluar warga kampung.

“Di sini, masih ada dua kampung lagi yang terisolir. Kalau mau melahirkan atau sakit harus digotong menuju Desa Pabangbon,” ucapnya.

Sementara itu Bidan Desa Pabangbon Ayu Kusuma menjelaskan bahwa saat itu ia kedatangan pasien ibu hamil dari Kampung Menir, yang tiba menggunakan tandu.

https://www.tiktok.com/@bogordaily.net/video/7015582920018545946?_d=secCgYIASAHKAESPgo8JH8ZBynn6fuR%2BRWTU99I%2FC6h6PXBuDmeSQy%2BZKqan

“Ia saat itu pagi hari sekitar pukul 08.30 wib, ada pasien hendak melahirkan saat datang ke sini kondisinya hamil muda namun ada masalah pada kandungan. Karena perlengkapan medis terbatas, saya sarankan supaya dirujuk ke Puskesmas Leuwiliang,” kata Ayu Kusuma Bidan Desa Pabangbon saat dikonfirmasi, Selasa 5 Oktober 2021.

Ayu menceritakan, setelah dilakukan penganan oleh Bidan di Puskesmas Leuwiliang, persalinan Leni berjalan normal meksipun ari-ari bayi sempat tidak keluar, sehingga harus dilakukan tindakan khusus.

“Alhamdulillah kondisi ibu dan bayi saat ini baik dan sehat. Kemarin sudah periksa juga ke sini,” katanya.

Lebih lanjut Bidan Ayu menceritakan, bukan kali ini saja warga yang hendak melahirkan atau sakit datang menggunakan tandu. Menurutnya hal itu sering terjadi karena jalan sempit dan terjal menjadi sulit diakses menggunakan kendaraan roda dua apalagi roda empat.

“Bahkan kalau menggunakan kendaraan roda dua pun, itu harus yang sudah terampil. Saya aja kalau hendak memeriksa orang sakit ke kampung itu, gak berani pakai motor. Harus jalan kaki, jalanya terjal,” katanya.

Terpisah Sekdes Pabangbon Novi Firdaus mengatakan, kondisi itu sangat memprihatinkan. Hingga saat ini masih ada warga akan melahirkan atau sakit harus digotong menggunakan tandu.

Ddirinya berharap pemerintah daerah maupun pusat memaksimalkan pembangunan infrastruktur di wilayah Desa Pabangbon. Mengingat Desa Pabangbon berada di atas pengunungan.

“Ya berharap agar pemerintah daerah dan pusat lebih memperhatikan lagi pembangunan infrastruktur di Desa Pabangbon. Meksipun saat ini sudah ada pembangunan infrastruktur ke kampung terisolir dari dana Samisade Pemkab Bogor,” pungkasnya.***

 

(Ruslan/Diki Sudrajat)