Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 6765

Luwihaja Hill Nikmati Sensasi Camping Keluarga di Ketinggian 1.200 DPL

0

Bogordaily.net – Lebih dari 150 peserta dari berbagai kota hadir mengikuti kegiatan Summer Camping Vol. ll di Luwihaja Hill, Desa Paseban, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Di atas ketinggian 1.200 DPL, para peserta menikmati bersih dan sejuknya udara pegunungan yang dipenuhi pohon Kopi.

Pada kesempatan itu pihak penyelenggara Pena khatulistiwa Nusantara, menyajikan bergam pertunjukan seperti musik, teater, stand up comedy serta penayangan film dokumenter dan tentu saja api unggun, yang membuat peserta larut dalam suasana gembira penuh keakraban. Tentu saja pelaksanaan kegiatan dengan menerapkan prokes ketat.

Meski sempat diguyur hujan serta terkendala ganguan teknis, namun tidak menyurutkan antusiasme para peserta yang datang dari berbagai kota. Memiliki segudang pengalaman mengorganisir pelaksanaan fun camping, pihak panita dengan cekatan dapat segera mengantisipasi kendala teknis yang terjadi. Dinginnya malam, dapat dilaui dengan suasana hati yang penuh kehangatan.

Foto: dok Luwihaja Hill

Fajar menyingsing, para perserta mulai membuka mata serta menggeliatkan badan, bangkit dan keluar tenda, menuju pancuran untuk membasuh muka dan berwudhu selanjutnya melaksanakan salat Subuh. Dinginnya aliran air pengunungan yang berasal dari mata air pegunungan di pagi buta, membawa sensasi tersendiri bagi mereka yang tinggal di kota.

Dipagi hari, para peserta yang sebagian besar datang bersama keluarga, mulai menjelajahi areal perkebunan Kopi. Dengan riang, mereka menyusuri jalan setapak bebatuan menyongsong terbitnya fajar. Cahaya mentari pagi berangsur-angsur mengusir gelapnya malam dan membawa kehagatan.

Puas berswa foto di kebun Kopi yang ada di areal perkemahan seluas tiga hektar, para pengunjung menuruni bukit untuk menuju lokasi yang dilintasi anak sungai yang mengalir membelah bukit.

Foto: dok Luwihaja Hill.

Tiba di tepi anak sungai, mereka disambut menu sarapan pagi. Para pengunjung tampak lahap menyantap hidangan yang telah disiapkan. Usai mengisi perut, tanpa dikomando, para pengunjung merangsek menghampiri tepi anak sungai, dalam sekejap mereka larut menyibukan diri, menikmati bening serta dinginnya air dari aliran anak sungai yang berasal dari atas bukit bebatuan.

Pada kesempatan itu hadir pihak pengelola Luwihaja Hill Haryanto. Sambil mengamati peserta yang tengah asik menyusuri bebatuan yang ada di anak sungai, sesekali terlihat ia meladeni sejumlah peserta yang ingin berfoto bersama.

“Areal ini milik Perhutani, sudah hampir dua tahun kami kelola sebagai Hutan Wisata,” papar Haryanto, kepada bogordaily.net, Minggu 3 Oktober 2021.

Ia menjelaskan, luas lahan kawasan Luwihaja Hill mencapai 10 hektare, konturnya bebukitan dan ditumbuhi tanaman kopi serta pinus. Luwihaja Hill sudah hadir sejak 7 tahun lalu sebagai kawasan Hutan Wisata.

Pengelola Luwihaja Hill Haryanto (kiri) bersama penyelenggara Pena Katulistiwwa Nusantara Adnan, dikawasan Leuwihaja Hill, Desa Paseban Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu 2021. (Foto: Irvan/bopgordaily.net)

“Baru dibuka untuk area camping pada September 2020. Areal yang digunakan seluas 5 hektare,” papar Haryanto.

Kawasan Luwihaja Hill buka setiap hari mulai pukul 09:00 WIB, hingga pukul 23:00 WIB. Pengelola mematok harga tiket masuk bagi pegunjung sebesar Rp15.000 per orang sedangkan untuk tiket parkir kendaraan sebesar Rp5.000.

Harga tiket masuk tersebut tidak termasuk dengan wahana-wahana yang ada, pengunjung akan dikenakan biaya lain jika ingin menikmati wahana yang ada. Biaya cukup bervasiasi dari Rp50.000 hingga Rp300.000.

Luwihaja Hill mengusung konsep Education and Adventure, dilengkapi dengan berbagai wahana seperti wahana wisata air terjun, wahana permainan, wahana joging track, spot foto yang instagramable dan agrowisata tanaman kopi yang luas.

“Luwihaja Hill ini sebagai hutan wisata untuk masyarakat, namun sekarang belum begitu ramai karena lokasinya yang jauh dari perkotaan,” pungkas Haryanto.***

 

(Irvan/Diki Sudrajat)

 

Miris! 22 Tahun di Huntara, Tahun Ini Pengungsi Sukajaya Huntapnya Batal Dibangun

Bogordaily.net – Pengungsi asal Kecamatan Sukajaya meradang, pasalnya rencana pembangunan 467 unit hunian tetap (Huntap) di lahan seluas 32 hektare di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg batal dibangun tahun ini.

Hal itu terjadi lantaran anggaran bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp364 miliar terkena rasionalisasi karena APBD Jawa Barat mengalami defisit hingga Rp5 triliun.

“Dari hasil konsolidasi antara Pemkab Bogor dengan Pemprov Jawa Barat, karena APBD tingkat I mengalami defisit hingga Rp5 triliun, maka beberapa mata anggaran yang bersumber dari bantuan keuangan seperti Huntap untuk pengungsi asal Kecamatan Sukajaya itu ditiadakan atau dihapus,” ucap Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor Ade Jaya Munadi kepada wartawan, Senin 4 September 2021.

Ade mengungkapkan selain di Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP), kegiatan di Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan (Disranhorbun) dan Dinas Pendidikan juga dihapus.

“Tak hanya pembangunan Huntap, bantuan alat-alat pertanian dan sejenis hingga pembangunan ruang kelas juga dihapus. Saat ini kami masih membahas hal tersebut dan mengantisipasi kedepannya,” terangnya.

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Bogor Suryanto Putra menambahkan, dari nilai bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Jawa Barat Rp364 miliar, bakal berkurang sekitar Rp249 miliar.

“Nilai Bankeu dari Pemprov Jawa Barat dikurangi hingga Rp249 miliar hingga anggaran yang tersisa sekitar Rp115 miliar, pagu anggaran yang ‘aman” itu tinggal proyek Jalan Kiarabeha-Pasir Madang-Cileuksa dan pembangunan RSUD Bogor Utara,” jelasnya.

Dihubungi terpisah, anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Asep Wahyuwijaya meminta Pemkab Bogor memaksimalkan anggaran Bankeu yang tersisa, terutama pembangunan RSUD Bogor Utara yang progres pekerjaannya masih di bawah rencana kerja.

“Saya minta Pemkab Bogor jangan menyia-nyiakan anggaran Bankeu tersisa, karena di tahun 2022 mendatang belum tentu ada Bankeu lagi. Hal itu terjadi karena masih belum seimbangnya neraca antara pendapatan dengan kebutuhan,” pinta Asep.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara meminta Pemkab Bogor mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Huntap di APBD tingkat II 2022 mendatang, hal itu karena sudah 22 bulan pengungsi di Kecamatan Sukajaya dan Cigudeg masih tinggal di hunian sementara (huntara).

“Presiden Joko Widodo sudah dua kali mengunjungi pengungsi korban bencana alam Bulan Januari Tahun 2020 lalu, oleh karena itu Pemkab Bogor harus memprioritaskan pembangunan Huntap tersebut baik itu melalui APBD tingkat II maupun dana alokasi khusus (DAK) atau anggaran pendapatan belanja nasional (APBN). Kasihan para pengungsi yang sudah 22 bulan tinggal di huntara,” tegas Sastra.(Saleh Hermawan)

Program Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Adit: Harus Didukung Penuh

0

Bogordaily.net – Setiap harinya, tidak kurang dari 600 ton sampah dihasilkan oleh warga Kota Bogor. Meski sudah tersedia 27 Tempat Pengelolaan Sampah Reuse Reduce Recylce (TPS3R) dan sudah berdiri Bank Sampah Induk Berbasis Aparatur (BASIBA) pengelolaan ini masih jadi polemik yang belum terpecahkan.

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil hadir memenuhi undangan dari pengurus Bank Sampah Induk Berbasis Aparatur (BASIBA).

Pertemuan yang dilakukan di Kampung Keramat Kelurahan Panaragan – Bogor Tengah ini merupakan upaya untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Basiba sendiri merupakan program yang digulirkan oleh pemerintah Kota untuk menunjang misi Kota Bogor bebas sampah.

Ade Fathima selaku ketua basiba Panaragan dalam pertemuan ini menyampaikan belum adanya tempat untuk memilah sampah menjadi masalah utama yang dihadapi Basiba yang dipimpinnya.

Mesin cacah yang juga belum tersedia menambah kesulitan Basiba saat mengolah sampah yang ada.

Turut hadir dalam pertemuan ini para pengurus dan anggota dari Kelompok Pecinta Cipakancilan (KOMPAK). Ketua komunitas KOMPAK, Jaya sampaikan hal senada. Keterbatasan peralatan dan logistik terasa sangat membatasi gerak komunita.

Adit, panggilan akrabnya, berikan apresiasi atas kepercayaan BASIBA dan KOMPAK yang telah menyampaikan aspirasinya melalui anggota dewan.

Politisi PKS ini sampaikan akan mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor untuk evaluasi program pengolahan sampah.

“Kegiatan pengolahan sampah merupakan kesepakatan antara DPRD dan Pemerintah Kota Bogor. Semua program tersebut masuk dalam anggaran APBD,” ucap Adit

Lebih lanjut, Adit juga akan tekankan pada DLH untuk dukung penuh aktifitas-aktiftas pengelolaan sampah yang berbasis partisipasi masyarakat.

“Keberadaan Basiba dan Kompak ini penting dalam gerakkan masyarakat sekitar untuk bergerak bersama. Basiba dan Kompak ini ujung tombak program pengolahan sampah dan bisa menggandeng banyak sekali unsur masyarakat. Harus didukung penuh,” tutup Adit.***

Viral, Seorang Pria Tidak Sengaja Menindih Anak Anjingnya Sampai Mati saat Live

0

Bogordaily.net – Ramai jadi perbincangan di komunitas online Theqoo seorang streamer Korea AfreecaTV bernama dwehanie tidak sengaja menimpa anak anjingnya saat tidur secara live. Hal ini menuai kritik keras dari para penontonnya.

Dwehanie melakukan streaming sambil minum. Tak lama streamer tersebut benar-benar mabuk dan tertidur. Ia tertidur dengan anak anjing di tempat tidur bersamanya.

Ketika tidur ia mengganti posisi hingga menekan anak anjing tersebut.

Penonton yang menyaksikan siaran tersebut mengklaim bahwa anak anjing itu berteriak dan merengek kesakitan setidaknya selama 50 menit.

Siaran tersebut juga disaksikan oleh streamer lain Hwarang dan Hwarang langsung menuju rumah dwehanie.

Setelah tiba, anak anjing itu tampaknya hilang kesadaran dan tidak menanggapi Hwarang.

Siaran berakhir saat Hwarang memalingkan kameran dan membangungkan dwehanie yang tidur.

Setelah sadar, dwehanie meminta maaf lewat live dan mengkonfirmasi anak anjingnya tidak selamat.

Ia mengatakan anak anjingnya telah dikremasi. Setelah itu, ia menutup akunnya hingga saat ini.

Netizen yang membaca postingan ini di komunitas online langsung berkomentar pedas terhadap dwehanie.***

Catat Tanggalnya! Disbud DKI Gelar Pameran Ungkap Makna Simbolik Motif Batik di Era Pandemi

0

Bogordaily.net – Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Museum Seni Jakarta mengadakan kegiatan Pameran Batik.

Dengan tema “Mengungkap Makna Simbolik Motif Batik di Era Pandemi” dan berkolaborasi bersama Yayasan Batik Indonesia.

Acara tersebut akan diselenggarakan mulai tanggal 2 hingga 30 Oktober 2021 di Museum Tekstil, Jakarta Barat.

“Saya sangat mengapresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan Pameran Batik ini, tentu saja kegiatan ini telah berkontribusi nyata terhadap keberlangsungan Warisan Budaya Tak Benda yaitu Batik Indonesia,” ujar Kepala Disbud Provinsi DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana di Jakarta, dilansir dari moslemchoice, Sabtu (2 Oktober 2021).

Adapun dalam pameran tersebut akan dipamerkan sebanyak 100 lembar batik dengan motif Tambal, Udan Liris, dan Gringsing dari koleksi Museum Tekstil, Yayasan Batik Indonesia, dan kolektor batik Indonesia.

Motif-motif Batik yang dipamerkan memiliki filosofi mendalam terkait kehidupan manusia, termasuk di saat ada kemalangan atau kesusahan, seperiti kondisi pandemi saat ini.

Tak hanya pameran, rangkaian kegiatan akan disemarakkan dengan beberapa acara di antaranya terdapat Lomba Cipta Kreasi Batik Motif Tambal, Udan Liris dan Gringring.

Di tanggal 6, 14 dan 27 Oktober diramaikan dengan kegiatan Workshop Membatik yang diikuti siswa-siswi SMK dan Komunitas Wastra di DKI Jakarta.

Kemudian di tanggal 8, 13, 15, 22, 28 dan 30 Oktober dilengkapi dengan kegiatan Webinar terkait Batik Indonesia.

“Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta juga terus bersinergi dalam pelestarian batik bersama Yayasan Batik Indonesia. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dan terlaksana dengan sempurna,” ujarnya lagi.

Pameran Batik ini mendapatkan dukungan penuh melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) dan BOP (Bantuan Operasional Penyelenggaraan) Museum dan Taman Budaya dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Yayasan Batik Indonesia dan para kolektor batik Indonesia.

Serta segenap pihak yang telah mendukung pameran ini, yang terus bersinergi dengan Museum Tekstil dalam pelestarian batik.

Pelestarian dan pengenalan Batik kepada generasi muda menjadi visi dan salah satu misi dari Museum Tekstil.

Regenerasi pelestarian Batik ini menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan batik menjadi pusaka budaya kebanggaan Bangsa Indonesia.

Perlu diketahui, 2 Oktober 2019 menandai kebangkitan batik Indonesia di mata dunia.

Pada tanggal itu, batik Indonesia pertama kali menggema di ruang sidang UNESCO yang berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Melalui sidang Intergovernmental Committee for the Safeguard of the Intangible Cultural Heritage, batik resmi dikukuhkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Dunia milik Indonesia. Menyusul Keris dan Wayang sebagai pendahulunya.

Untuk memperingati hari bersejarah tersebut, maka setiap tanggal 2 Oktober, seluruh rakyat Indonesia dan dunia memperingati Hari Batik Nasional.***

Heboh! Pesawat Terbang Nyangkut di Bawah Jembatan Penyebrangan Orang

0

Bogordaily.net – Mendadak netizen dihebohkan dengan adanya pesawat maskapai Air India yang nyangkut di bawah jembatan penyebarangan orang. Videonya pun viral di media sosial.

Dikutip dari Cartoq, pristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Delhi-Gurugram dekat bandara Delhi. Ternyata pesawat tersebut diangkut truk trailer yang terjebak di bawah jembatan penyebrangan orang di Delhi.

Terlihat pesawat tersebut sayap dan mesinnya sudah tidak ada, yang ada hanya bagian tubuh dan moncong saja yang tersangkut di bawah jembatan.

Pihak Air India mengkonfirmasi tidak ada korban dari kejadian tersebut. Kalau badan pesawat yang nyangkut tersebut merupakan pesawat tua yang telah dijual dan sedang diangkut pemilik barunya.

https://twitter.com/DeepakSEditor/status/1444386063330398208?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1444386916015558656%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es2_&ref_url=https%3A%2F%2Foto.detik.com%2Fcatatan-pengendara%2Fd-5752179%2Fduh-ada-pesawat-nyangkut-di-bawah-jembatan-penyeberangan-orang

Terlebih menurut Air India kalau mereka tidak memiliki informasi lengkap terkait insiden tersebut, karena pesawat itu miliki orang lain dan pihaknya tidak terlibat dalam mengiriman.

“Ini adalah pesawat tua bekas yang sudah kami jual. Tidak ada informasi tambahan, karena melibatkan orang yang telah menjualnya,” kata juru bicara Air India.

Badan pesawat dipasang di trailer. Diduga pengemudi truk tidak dapat mengukur ketinggian jembatan dan akhirnya terjebak.

“Pesawat itu jelas bukan milik armada bandara Delhi dan dalam video, sedang diangkut tanpa sayap. Tampaknya pesawat yang rusak dan pengemudi mungkin telah membuat penilaian kesalahan. saat mengangkutnya,” ujar pejabat bandara Delhi.

Disebutkan pesawat tua di India kini diubah menjadi restoran bertema untuk menarik pelanggan.(Saleh Hermawan)

 

Waduh, Penyanyi Shakira dan Putranya Diserang Babi Liar

0

Bogordaily.net – Penyanyi Shakira dan anaknya mengalami peristiwa yang cukup mengerikan. mereka diserang babi hutan saat berjalan-jalan dengan Milan, putranya.

Shakira saat itu sedang berjalan-jalan dengan Milan anaknya yang masih berusia 8 tahun di sebuah taman di Barcelona.

Tiba-tiba dua babi hutan muncul dan menyerang mereka. Dua hewan liar itu menyabet dan menghancurkan tas yang dibawa Shakira.

“Lihat bagaimana dua babi hutan, yang menyerang saya di taman, meninggalkan tas saya,” kata Shakira dalam sebuah video yang diunggah di Instagram Storynya.

“Mereka membawa tas saya ke dalam hutan. Di dalamnya ada ponsel saya. Mereka menghancurkan semuanya,” tutur pasangan pesepak bola Gerard Pique itu.

Dalam video itu Shakira menunjukkan tasnya yang rusak dan kotor.***

Kunjungan Kerja di Sorong, Presiden Jokowi Akan Tanam Jagung

0

Bogordaily.net – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengawali kunjungan kerjanya di Provinsi Papua Barat, dengan berkunjung ke Kelurahan Klamesen, Kabupaten Sorong, Senin 4 Oktober 2021.

Di sana, Presiden akan melakukan penanaman benih jagung. Setelahnya, Presiden akan menuju Gedung Serbaguna Yonif Raider Khusus 762/VYS, Kecamatan Sorong Timur, Kota Sorong untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar, masyarakat umum, dan lansia.

Presiden juga diagendakan memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Papua Barat yang akan digelar di Kantor Wali Kota Sorong.

Pada siang harinya, Presiden dan rombongan terbatas akan menuju Bandar Udara (Bandara) Internasional Domine Eduard Osok, Kota Sorong, untuk kemudian lepas landas ke Jakarta.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja kali ini adalah Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, serta Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo telah berada di tanah Papua sejak Jumat 1 Oktober 2021 sore. Pada Sabtu 2 Oktober 2021 pagi, Presiden meninjau dan meresmikan sejumlah arena yang akan digunakan dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021, di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura.

Setelahnya, Presiden Jokowi melakukan groundbreaking Papua Youth Creative Hub di Distrik Abepura, Kota Jayapura.

Malam harinya, Presiden meresmikan pembukaan PON XX Papua Tahun 2021 yang dipusatkan di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura. Pada Minggu 3 Oktober 2021 , Kepala Negara melaksanakan sejumlah kegiatan di Kabupaten Merauke yang diawali dengan peresmian terminal baru Bandara Mopah.

Masih di Merauke, Presiden meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sota. Selain meninjau fasilitas yang ada di PLBN, Kepala Negara juga menyempatkan diri meninjau dan berbelanja di Pasar Sota.

Agenda selanjutnya yang dilaksanakan Presiden adalah meresmikan Rumah Sakit Modular Jenderal TNI L.B. Moerdani di Distrik Margamulya. Selain itu, Kepala Negara juga meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat dan pelajar yang digelar di halaman Kantor Bupati, Kabupaten Merauke.

Menutup rangkaian kegiatan di Merauke, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri meninjau arena dan menyaksikan pertandingan wushu PON XX Papua klaster Merauke, di GOR Head Sai.***

Hari Listrik Nasional ke-76, PLN Luncurkan Promo Super Dahsyat Tambah Daya Hanya Rp 202.100

0

Bogordaily.net – Menyambut Hari Listrik Nasional ke-76 yang jatuh pada 27 Oktober 2021, PT PLN (Persero) meluncurkan promo Super Dahsyat Hari Listrik Nasional yang berlaku mulai 1-31 Oktober 2021.

Melalui promo ini, pelanggan bisa menambah daya listrik dengan harga lebih murah yaitu hanya Rp 202.100.

Harga spesial ini berlaku untuk untuk biaya penyambungan pada layanan tambah daya bagi konsumen tegangan rendah 1 phasa daya 450 VA sd 4.400 VA, untuk semua golongan tarif yang mengajukan permohonan penambahan daya akhir sampai dengan daya 5.500 VA.

Dahsyat
Promo Super Dahsyat Hari Listrik Nasional yang berlaku mulai 1-31 Oktober 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril menjelaskan, program ini sebagai wujud kepedulian PLN bagi semua pelanggan.

Apalagi, saat ini PLN sedang aktif mendorong para UMKM dan petani yang ingin meningkatkan usahanya dengan beralih ke listrik.

“Promo ini terbuka untuk semua pelanggan PLN. Kami berharap program ini bisa mendorong sektor UMKM dan para petani yang hendak meningkatkan produktivitasnya,” ujar Bob.

UMKM sebagai salah satu backbone pertumbuhan ekonomi saat ini sangat berperan penting. Maka, PLN membuka akses seluas luasnya bagi UMKM untuk melakukan tambah daya. Harga khusus ini diberikan agar UMKM bisa meningkatkan produksi dan meningkatkan efisiensi.

“Dengan beralih menggunakan listrik, maka seperti percontohan yang kami lakukan di pertanian bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian,” ujar Bob.

Untuk dapat menikmati promo Super Dahsyat Hari Listrik Nasional ini, pelanggan cukup mengakses langsung PLN Mobile, pilih akses tambah daya dan masukan kode promo HLN76.

“Kami berharap dengan promo ini maka PLN bisa mendukung seluruh masyarakat untuk tumbuh bersama,” ujar Bob. Adv

Diperpanjang, Satgas Operasi Madago Raya Hingga Akhir 2021

0

Bogordaily.net – Operasi yang bersandi Madago Raya yakni pengejaran terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah.

Operasi ini diperpanjang hingga akhir Desember 2021. Operasi tersebut kini telah memasuki tahap keempat pada tahun 2021.

“Sebagaimana diketahui operasi dilaksanakan setiap tiga bulan,” ungkap Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya, AKBP Bronto Budiyono, dikutip dari okezone, Sabtu (2 Oktober 2021).

Menurut Bronto, perpanjangan operasi ini telah dimulai sejak tanggal 1 Oktober hingga akhir Desember 2021.

Dalam operasi ini tidak ada penambahan personel dari TNI maupun Polri.

“Belum ada penambahan personel, sedangkan personel yang terlibat di Madago Raya sekitar 1.500 personel,” ujar Bronto.

Tim Satgas Madago Raya yang terbagi beberapa kelompok masih terus melakukan tugas dan fungsinya.

Menanggulangi permasalahan terorisme yang terjadi di wilayah Poso, Parimo dan Sigi.

“Kemudian tim tetap melakukan kegiatan sesuai dengan ‘job’-nya. Tim Kejar melakukan pengejaran terhadap sisa DPO teroris yang masih ada di pegunungan, kemudian Tim Sekat, melakukan penyekatan agar mereka tidak bisa turun dan simpatisan tidak bisa naik memberikan bantuan, dan tim lain memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan ajakan untuk melakukan tindak radikalisme” ungkap Bronto.

Hingga kini masih ada empat orang sisa DPO Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) Poso pasca-tewasnya Ali Kalora dan Jaka Ramadhan.

Mereka adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Muhklas alias Galuh alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, dan Suhardin alias Hasan Pranata.

“TNI/Polri menyerukan kepada empat DPO Teroris Poso untuk segera menyerahkan diri dan juga untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya masa lalunya dihadapan hukum,” pungkas Bronto.***