Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 6766

Hari Listrik Nasional ke-76, PLN Luncurkan Promo Super Dahsyat Tambah Daya Hanya Rp 202.100

0

Bogordaily.net – Menyambut Hari Listrik Nasional ke-76 yang jatuh pada 27 Oktober 2021, PT PLN (Persero) meluncurkan promo Super Dahsyat Hari Listrik Nasional yang berlaku mulai 1-31 Oktober 2021.

Melalui promo ini, pelanggan bisa menambah daya listrik dengan harga lebih murah yaitu hanya Rp 202.100.

Harga spesial ini berlaku untuk untuk biaya penyambungan pada layanan tambah daya bagi konsumen tegangan rendah 1 phasa daya 450 VA sd 4.400 VA, untuk semua golongan tarif yang mengajukan permohonan penambahan daya akhir sampai dengan daya 5.500 VA.

Dahsyat
Promo Super Dahsyat Hari Listrik Nasional yang berlaku mulai 1-31 Oktober 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril menjelaskan, program ini sebagai wujud kepedulian PLN bagi semua pelanggan.

Apalagi, saat ini PLN sedang aktif mendorong para UMKM dan petani yang ingin meningkatkan usahanya dengan beralih ke listrik.

“Promo ini terbuka untuk semua pelanggan PLN. Kami berharap program ini bisa mendorong sektor UMKM dan para petani yang hendak meningkatkan produktivitasnya,” ujar Bob.

UMKM sebagai salah satu backbone pertumbuhan ekonomi saat ini sangat berperan penting. Maka, PLN membuka akses seluas luasnya bagi UMKM untuk melakukan tambah daya. Harga khusus ini diberikan agar UMKM bisa meningkatkan produksi dan meningkatkan efisiensi.

“Dengan beralih menggunakan listrik, maka seperti percontohan yang kami lakukan di pertanian bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian,” ujar Bob.

Untuk dapat menikmati promo Super Dahsyat Hari Listrik Nasional ini, pelanggan cukup mengakses langsung PLN Mobile, pilih akses tambah daya dan masukan kode promo HLN76.

“Kami berharap dengan promo ini maka PLN bisa mendukung seluruh masyarakat untuk tumbuh bersama,” ujar Bob. Adv

Diperpanjang, Satgas Operasi Madago Raya Hingga Akhir 2021

0

Bogordaily.net – Operasi yang bersandi Madago Raya yakni pengejaran terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah.

Operasi ini diperpanjang hingga akhir Desember 2021. Operasi tersebut kini telah memasuki tahap keempat pada tahun 2021.

“Sebagaimana diketahui operasi dilaksanakan setiap tiga bulan,” ungkap Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya, AKBP Bronto Budiyono, dikutip dari okezone, Sabtu (2 Oktober 2021).

Menurut Bronto, perpanjangan operasi ini telah dimulai sejak tanggal 1 Oktober hingga akhir Desember 2021.

Dalam operasi ini tidak ada penambahan personel dari TNI maupun Polri.

“Belum ada penambahan personel, sedangkan personel yang terlibat di Madago Raya sekitar 1.500 personel,” ujar Bronto.

Tim Satgas Madago Raya yang terbagi beberapa kelompok masih terus melakukan tugas dan fungsinya.

Menanggulangi permasalahan terorisme yang terjadi di wilayah Poso, Parimo dan Sigi.

“Kemudian tim tetap melakukan kegiatan sesuai dengan ‘job’-nya. Tim Kejar melakukan pengejaran terhadap sisa DPO teroris yang masih ada di pegunungan, kemudian Tim Sekat, melakukan penyekatan agar mereka tidak bisa turun dan simpatisan tidak bisa naik memberikan bantuan, dan tim lain memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan ajakan untuk melakukan tindak radikalisme” ungkap Bronto.

Hingga kini masih ada empat orang sisa DPO Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) Poso pasca-tewasnya Ali Kalora dan Jaka Ramadhan.

Mereka adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Muhklas alias Galuh alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, dan Suhardin alias Hasan Pranata.

“TNI/Polri menyerukan kepada empat DPO Teroris Poso untuk segera menyerahkan diri dan juga untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya masa lalunya dihadapan hukum,” pungkas Bronto.***

Sekda Syarifah Resmikan Masjid An-Naba PWI Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah meresmikan Masjid An-Naba yang berlokasi di Jalan Kesehatan, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu 2 Oktober 2021.

Masjid yang dibangun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor ini bermula dari mushola kecil, yang seiring berjalan waktu kapasitasnya tidak lagi memadai menampung jamaah.

“Syukur Alhamdulillah Masjid ini bisa berdiri, saya ingat satu tahun lalu saya hadir di sini tapi kapasitasnya memang tidak memadai karena atlet-atlet yang olahraga di GOR sholat di mushola ini,” ujar Syarifah.

Sekda mengatakan, kapasitas mushola yang terbatas ini menggugah keinginan mulia dari PWI Kota Bogor untuk membangun Masjid.

Satu tahun kemudian tepatnya hari ini, ia bisa kembali hadir untuk meresmikan Masjid An-Naba.

Artinya kata dia, selama masa Pandemi Covid-19 PWI tidak diam, sebaliknya terus bekerja menyelesaikan masjid ini. Dan dengan relasi hubungan yang dimiliki PWI, pembangunan Masjid cepat selesai.

“Sesuai dengan namanya An-Naba yaitu berita, sepertinya nama ini dipilih karena masjid ini didirikan pers atau wartawan,” imbuhnya.

Syarifah menuturkan, An-Naba mempunyai arti suatu berita besar. Relevan dengan gagasan wartawan benar dan benar wartawan.

Wartawan benar dan yang benar wartawan pasti memberikan berita-berita yang benar dan menyejukkan sesuai dengan nama Masjid ini.

“Mudah-mudahan Masjid yang dibangun ini jadi pelita, selain wartawannya juga sebagai pelita, karena dengan PWI membangun masjid ini Insya Allah banyak masyarakat yang sholat di sini,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Sekda juga mengajak untuk sama-sama berdoa agar yang mengelola masjid, panitia masjid maupun yang berdonasi menjadi amal jariyah yang tidak terputus dan menjadi tabungan di hari akhir.

“Berdirinya Masjid ini kita sambut dengan suka cita, mudah-mudahan DKM Masjid bisa memanfaatkan Masjid ini untuk tempat kajian Islam,” pungkasnya.***

Dedie Buka Konferensi PWI, Pemkot Canangkan Nama Jalan Tokoh Pers

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim membuka Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Sabtu 2 Oktober 2021.

Konferensi yang dilangsungkan di Aula Mapolresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor ini juga dihadiri seluruh unsur Forkopimda. Tak hanya itu, sejumlah pejabat lintas instansi dan tokoh media turut hadir dalam konferensi.

Sebelum membuka konferensi, Dedie mengungkapkan jika profesi wartawan ini luar biasa. Dijunjung tinggi nilai pers, profesi wartawan itu memiliki nilai kejujuran, integritas dan setia kepada kebenaran. Juga menjadi pilar keempat dari demokrasi.

“Saya pikir sebuah profesi yang sangat prestisius. Ada kebakaran bukan menghindar, tapi malah mendatangi. Ini profesi yang menjadi profesi luar biasa. Sehingga harus betul-betul dilindungi,” kata Dedie.

 PWI
Pemkot Canangkan Nama Jalan Tokoh Pers. (Istimewa/Bogordaily.net)

Disamping itu, sambung Dedie, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga terus memberikan perhatian khusus kepada para tokoh jurnalis Kota Bogor.

Salah satunya tokoh jurnalistik yang berasal dari Kota Bogor, yakni Raden Tirto Adisuryo.

“Kuburannya ada di Blender, Kebon Pedes. Beliau adalah tokoh dan pelopor pers nasional. Dan Insya Allah di bulan November akan kita tetapkan menjadi nama salah satu jalan di Kota Bogor,” tegas Dedie.

Dengan pencanangan itu, masih kata Dedie, diharapkan bisa membangkitkan semangat pers dalam membangun negeri. Terutama membangkitkan marwah PWI Kota Bogor sebagai mitra dari Pemkot Bogor.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menuturkan bahwa goresan pena dari para jurnalis menuliskan banyak cerita, menceritakan banyak asas. Goresan pena para wartawan pun yang bisa menggerakan sebuah bangsa.

“Jadi profesi wartawan ini sungguh luar biasa. Jadi wajar PWI lahir tidak kurang satu tahun setelah kemerdekaan. Karena pena yang bisa menggerakan bangsa kita. Dan saya berharap dengan goresan pena teman-teman wartawan khususnya di Kota Bogor, kita bisa menggerakan Kota Bogor bangkit dari pandemi Covid-19,” jelas Atang.***

Ikuti Konferensi PWI, Atang Trisnanto: Profesi Wartawan Luar Biasa

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menghadiri konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada Sabtu, 2 Oktober 2021.

Atang menuturkan bahwa goresan pena dari para jurnalis menuliskan banyak cerita, menceritakan banyak asas. Goresan pena para wartawan pun yang bisa menggerakan sebuah bangsa.

“Jadi profesi wartawan ini sungguh luar biasa. Jadi wajar PWI lahir tidak kurang satu tahun setelah kemerdekaan. Karena pena yang bisa menggerakan bangsa kita. Dan saya berharap dengan goresan pena teman-teman wartawan khususnya di Kota Bogor, kita bisa menggerakan Kota Bogor bangkit dari pandemi Covid-19,” jelas Atang

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengungkapkan jika profesi wartawan ini luar biasa.

Dijunjung tinggi nilai pers, profesi wartawan itu memiliki nilai kejujuran, integritas dan setia kepada kebenaran. Juga menjadi pilar keempat dari demokrasi.

“Saya pikir sebuah profesi yang sangat prestisius. Ada kebakaran bukan menghindar, tapi malah mendatangi. Ini profesi yang menjadi profesi luar biasa. Sehingga harus betul-betul dilindungi,” kata Dedie.

Disamping itu, sambung Dedie, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga terus memberikan perhatian khusus kepada para tokoh jurnalis Kota Bogor.

Salah satunya tokoh jurnalistik yang berasal dari Kota Bogor, yakni Raden Tirto Adisuryo.

“Kuburannya ada di Blender, Kebon Pedes. Beliau adalah tokoh dan pelopor pers nasional. Dan Insya Allah di bulan November akan kita tetapkan menjadi nama salah satu jalan di Kota Bogor,” tegas Dedie.

Dengan pencanangan itu, masih kata Dedie, diharapkan bisa membangkitkan semangat pers dalam membangun negeri. Terutama membangkitkan marwah PWI Kota Bogor sebagai mitra dari Pemkot Bogor. Adv

Hipertensi Peringati Hari Jantung Sedunia RS AZRA Gelar Edukasi Mengenal Penyakit Jantung

0

Bogordaily.net – RS AZRA kembali melaksanakan Health Talk di Zoom dan Youtube Live Streaming dengan tema “Mengenal Penyakit Jantung Hipertensi” bersama narasumber dr. Ramang Napu, Sp.JP (K), FIHA, FacSS (Dokter Spesialis Jantung).

Health Talk kali ini dipandu oleh Nindya Kurnia Aprinita, SKM (Promosi Kesehatan RS AZRA).

Hipertensi di seluruh dunia sudah menjadi suatu masalah, prevalensinya sekitar 30-45% setara dengan sepertiga penduduk dunia. Sedangkan prevalensi di Indonesia terdapat 31% mengidap penyakit hipertensi.

Tak hanya data tersebut saja, ada sekitar 530.000 penduduk berakhir dengan kegagalan jantung. Hipertensi terjadi ketika aliran darah mendorong atau menekan pembuluh darah dengan sangat kuat.

Penyebab hipertensi beragam, meski sebagian besarnya tidak diketahui secara pasti. Secara umumnya tekanan darah berada di angka 120-129mmHg per 80-84mmHg.

Jika seseorang dalam keadaan normal (tidak sehabis olahraga atau kegiatan yang memicu tekanan darah naik) angka tekanan darahnya melebihi dari angka tersebut bisa dinyatakan orang tersebut memiliki penyakit hipertensi.

“Hipertensi dibedakan menjadi dua tipe yaitu hipertensi primer dan sekunder. Di Indonesia sendiri persentasi paling banyak adalah hipertensi primer sekitar 95%. Sedangkan hipertensi sekunder penyebabnya biasanya dikarenakan kelainan hormonal, kelainan ginjal, terdapat kista atau tumor dibagian ginjal, batu ginjal dll. Jika penyebab tersebut dihilangkan ada potensi tekanan darahnya kembali normal kembali. Hipertensi primer ini sangat dihilangkan penyebabnya, biasanya hipertensi primer ini terjadi karena memiliki riwayat penyakit DM, kebiasaan merokok, konsumsi obat-obatan, makanan olahan yang diawetkan, obesitas, mengonsumsi alkohol, dan stress mental,” ucap Dr. Ramang Napu.

Terdapat 4 organ didalam tubuh yang dapat mengatur tekanan darah tinggi. Kesatu ialah jantung yang berperan menyalurkan darah keseluruh tubuh, lalu yang kedua ialah otak yang berperan dalam mengatur tekanan darah agar tetap stabil atau bisa disebut saraf simpatis, ketiga ada pembuluh darah yang berperan mengatur tekanan darah dan yang keempat ialah ginjal yang berperan sebagai mengatur tekanan darah lalu ginjal mengeluarkan hormon-hormon agar tekanan darah tetap stabil.

“Jika darah tidak dapat dikontrol maka akan menyerang 4 organ tubuh tersebut. Nomor satu yang paling berdampak ialah jantung. Oleh karena itu banyak penderita hipertensi yang mengalami kematian. Sedangkan organ lainnya yang diserang seperti otak, dapat terjadi stroke jika menyerang ginjal akan terjadi kegagalan ginjal,” tambahnya.

“Pemberian obat tidak dapat diberikan kepada sembarang penderita, pemberian obat dapat diberikan kepada penderita hipertensi dengan melihat karakteristik yang bersangkutan. Karakteristiknya seperti jenis kelamin, usia, ras, psikologis, komorbid, dan hasil skrining awal. Jadi setiap penderita bisa mendapatkan obat yang berbeda. Tujuan pengobatan hipertensi sendiri terdapat 3 macam yang pertama tujuan jangka pendek yaitu mencapai tekanan darah yang optimal, lalu yang kedua tujuan jangka menengah yaitu untuk mengevaluasi perubahan target organ, dan yang ketiga tujuan jangka panjang untuk mencegah terjadinya komplikasi kejadian kardiovaskular seperti gagal jantung, serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal. Dampak lainnya adanya gangguan penglihatan dan disfungsi seksual yang biasanya terjadi pada laki-laki,” ujar dr. Ramang Napu.

Ada beberapa gejala penyakit jantung hipertensi yang pertama ialah paroksimal nokturnal dispnoe tolerabilitas mulai menurun, konsentrasi mulai terganggu, sesak nafas, melakukan pekerja sehari-hari, sesak nafas saat istirahat, cemas, berdebar dan mudah capek.

Jika sudah mengalami gejala tersebut saat sudah mengidap hipertensi, maka dapat disebut penyakit jantung hipertensi.

“Hipertensi terkontrol karena mengonsumsi obat yang sesuai dan secara teratur, obat-obatan hipertensi salah satu tujuan melindungi fungsi ginjal, hipertensi dapat mengalami disfungsi seksual, tekanan darah dapat berubah tiap hari dipengaruhi banyak faktor, hipertensi sudah identik dengan penyakit jantung dan pengobatan hipertensi sangat individual tidak bisa disamaratakan,” paparnya.

Acara ini dihadiri sekitar 164 peserta yang sangat antusias dalam mengajukan pertanyaan pada topik ini.

dr. Ramang berpraktik di RS AZRA setiap Senin, Rabu, Jumat pukul 12.00 – 15.00 pada hari Senin dan Kamis pukul 15.00 WIB – selesai. Adv

Sentra Vaksin Pasar Modern BSD City Buka Layanan Vaksinasi Bagi Pedagang dan Pengunjung

0

Bogordaily.net – Sinar Mas Land terus mendukung upaya pemerintah dalam percepatan program vaksinasi Covid-19. Perusahaan kembali bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Tangerang Selatan dan Polres Tangerang Selatan membuka layanan sentra vaksin dosis pertama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) dan masyarakat di Pasar Modern BSD City.

Kegiatan tersebut diselenggarakan mulai dari 23 September – 1 Oktober 2021, bertempat di Pintu Timur Pasar Modern BSD City dengan target penerima vaksin mencapai 900 orang.

Penyelenggaraan sentra vaksin ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di bidang kesehatan. Sinar Mas Land berpartisipasi untuk penyediaan tempat pelaksanaan, sarana dan prasarana, sedangkan tenaga medis disediakan oleh Dinas Kesehatan Tangerang Selatan.

Sinar Mas Land berkerja sama dengan Dinas Kesehatan Tangerang Selatan dan Polres Tangerang Selatan membuka layanan sentra vaksin dosis pertama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) dan pengunjung di Pasar Modern BSD City yang diselenggarakan pada 23 September – 1 Oktober 2021 lalu.

“Kami berharap setelah menerima vaksin ini, para pelaku UMKM yang merupakan garda terdepan penggerak ekonomi dapat terlindungi, sehingga mereka terus dapat beraktifitas untuk menggerakkan roda perekonomian. Tidak hanya itu, kami juga berharap para pengunjung dapat merasa aman dan nyaman saat berbelanja di Pasar Modern BSD City,” ujar Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dhony Rahajoe.

Sejak Maret 2021, Sinar Mas Land telah bekerja sama dengan sejumlah institusi pemerintah guna menggelar sentra vaksin di berbagai wilayah seperti Jakarta, Depok, Cikarang, Karawang, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang dan Batam. Hingga pertengahan September, sentra-sentra vaksin dari Sinar Mas Land telah melayani vaksinasi Covid-19 bagi 69.000 orang.

Sinar Mas Land berkerja sama dengan Dinas Kesehatan Tangerang Selatan dan Polres Tangerang Selatan membuka layanan sentra vaksin dosis pertama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) dan pengunjung di Pasar Modern BSD City yang diselenggarakan pada 23 September – 1 Oktober 2021 lalu.

Hal ini terus diupayakan perusahaan guna mendukung percepatan pelaksanaan vaksinasi demi memenuhi target Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebesar 70% dari jumlah penduduk sampai dengan akhir tahun 2021. Program vaksinasi dan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat diharapkan dapat menjadi perlindungan ganda untuk masyarakat di tengah pandemi.

Sinar Mas Land terus mendukung upaya pemerintah dalam menghadapi Covid-19. Sebelum pengadaan sentra vaksin, perusahaan telah memberikan berbagai bantuan sejak April 2020, mulai dari bahan pokok bagi masyarakat yang terdampak pandemi hingga distribusi nasi kotak, masker, hand sanitizer, disinfektan, obat-obatan, vitamin, alat deteksi virus Covid-19, peralatan medis, face shield dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis dan tenaga keamanan. (*)

 

Waduh! Air Sungai Cisadane Tangsel Berwarna Merah

0

Bogordaily.net – Sungai Cisadane terlihat ada perbedaan di Tangerang Selatan (Tangsel). Air sungai tersebut berubah menjadi merah seperti darah.

Hal itu pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah memancing di sempadan Sungai Cisadane.

Kejadian langka itu oleh salah seorang warga diabadikan dan viral di media sosial.

Berbagai akun Instagram mengunggah ulang video tersebut. Salah satunya diunggah oleh akun @infotangsel.co. Dalam unggahan itu, dinarasikan bahwa air Sungai Cisadane tercemar limbah berwarna merah.

“Kali Cisadane dekat jembatan Serpong tercemar dengan limbah berwarna merah,” tulis akun tersebut.

Warga yang merekam menerangkan soal adanya pencemaran sungai. Menurutnya, limbah tersebut sengaja dibuang dari sisa pengolahan plastik.

“Pencemaran kali Cisadane. Tolong pemerintah setempat diperhatikan pihak dari pengolahan plastik buang limbah warna merah. Ini harus ditindak tegas pak, tolong,” terangnya.

Menanggapi video pencemaran Sungai Cisadane, Kasi Pengawasan dan Pembinaan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Tedi Krisna mengklaim bahwa pihaknya sudah melakukan penelusuran sumber limbah tersebut.

Ia juga memastikan bahwa limbah tersebut bukan berasal dari pabrik pengolah plastik melainkan dari pengepul.

“DLH Tangsel bersama Satpol PP sudah turun ke lokasi. Kegiatan atau pencemaran itu bukan pabrik atau industri, tapi pengepul plastik bekas yang dicuci dengan air sungai sebelum dikirim ke pabrik pengolah biji plastik yang lokasinya di luar Tangsel,” kata Tedi seperti dikutip dari suara, Senin (4 Oktober 2021).

Tedi juga menambahkan, pihaknya juga sudah mengambil sampel air baik dari zat pewarna yang dibuang ke sungai, maupun air sungai yang tercemar.

“Kami sudah ambil sampel air dan zat pewarnannya untuk dilakukan analisa laboratorium,” ucapnya.

Tedi menyebut bahwa informasi awal yang didapat bahwa warna merah yang dibuang itu merupakan sisa pewarna makanan.

“Sesuai informasi yang didapat warna merah yang dibuang sisa pewarna makanan dari pabrik sosis. Tetapi untuk pastinya apakah benar-benar pewarna makanan atau bukan, masih nunggu hasil analisa laboratorium,” ungkapnya.***

Heboh! Motor Beat Diseruduk Kereta Api. Ini Penyebabnya

0

Bogordaily.net – Sebuah motor metic Honda Beat yang ditinggalkan pemiliknya diseruduk kereta api. Itu terjadi karena penggunanya memarkirkan motornya itu tepat di tengah jalan kereta.

Saat kejadian pemilik tidak ada di lokasi, sementara pengatur perjalanan kereta api hanya diam terpana menyaksikan motor tersebut terseret.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat 1 Oktober 2021 siang sekitar pukul 12.00 WIB di Comboran, Kota Malang. Luqman menjelaskan yang menabrak motor bukanlah kereta yang membawa rangkaian, melainkan lokomotif saja.

“Itu loko yang mau ambil rangkaian antara Stasiun Malang Kota Lama ke Depo Pertamina Jagalan,” ujar Luqman, Minggu 3 Oktober 2021.

Sebelum tertabrak, warga sendiri sudah berteriak-teriak mencari siapa pemilik motor tersebut. Namun tak ada yang merespons. Lokomotif sebelum menabrak juga sudah memberi peringatan.

“Itu posisinya kan di lengkungan. Sudah diberi peringatan semboyan 35, peluit panjang,” kata Luqman.

Setelah kejadian itu, petugas kembali ke lokasi. Namun lokasi sudah bersih. Motor yang tertabrak pun sudah tidak ada.

Luqman sendiri menyesalkan adanya warga yang memarkir kendaraan di tengah rel. Karena hal itu bisa membahayakan perjalanan kereta api.

“Menyesalkan saja ada warga yang memarkir kendaraannya di jalur kereta api. Itu membahayakan kereta,” tandas Luqman.

Netizen pun turut mengometari video tersebut.

“keren gpp motor sultan mah banyak,” iwan_alqodrie

“Kalo bosen sama motornya jangan digituin napa, kasihin aja orang yg butuh,”
liberis8999

“Mungkin yg punya motor bikin SIM nya di kelurahan,” kang_dede_mc

“Zaman skrg parkir kendaraan sebebasnya kehendak pemilik. Aturan diabaikan, kewarasan berkendara makin menyusut. Pengawasan pengendara berkendara terbatas. Jadi Risiko Tanggung sendiri,” thinkterayaki. (Saleh Hermawan)

 

 

 

 

 

 

Heboh! Ustadz Encep Dilantik Jadi Wali Allah, MUI: Menyesatkan

0

 

Bogordaily.net – Sebuah foto dengan narasi yang disampaikan membuat heboh media sosial. Foto yang tersebar itu membuat resah masyarakat Surade, Kabupaten Sukabumi.

Dalam narasi yang membuat heboh itu, tertulis adanya seorang ustadz yang dilantik sebagai wali Allah oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul.

Informasi simpang siur yang membuat heboh tersebut kemudian mengundang reaksi berbagai kalangan.

Salah satunya Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas.

Ia meminta agar kabar heboh soal Ustadz Encep dilantik Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul jadi wali tersebut dicek kebenarannya untuk menghindari kegaduhan di masyarakat.

Ia juga meminta ulama, tokoh masyarakat, hingga aparat turun tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut

“Agar tidak terjadi kegaduhan di tengah-tengah masyarakat, maka saya minta MUI setempat bersama dengan para ulama dan tokoh masyarakat, serta aparat agar turun untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Anwar Abbas seperti dikutip dari umma, Senin (4 Oktober 2021).

Tak hanya itu, Anwar Abbas juga menjelaskan soal hal-hal yang menyimpang jika seseorang dilantik oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul untuk menjadi wali.

Menurutnya dalam ajaran Islam diketahui, Nabi Khidir memang ada. Namun, Nyi Roro Kidul tidak ada dalam keyakinan agama Muslim.

Adapun Nyi Roro Kidul merupakan mitos yang berkembang di masyarakat jawa dan sosoknya dianggap jadi penguasa laut selatan Pulau Jawa.

“Gimana pula kok Nabi Khidir bisa berjalan seiring dalam menunjuk seseorang untuk menjadi wali bersama Nyi Roro Kidul?” ujar Anwar.

MUI menilai kabar soal Ustadz Encep dilantik oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul menjadi wali Allah adalah hal yang menyesatkan.

“Pengakuan yang bersangkutan bahwa dia adalah seorang wali yang dikenal dalam konteks Islam, jelas tidak bisa diterima dan mengakuinya sebagai seorang wali jelas akan membawa keyakinan kita menjadi keyakinan yang sesat dan menyesatkan,” tegas Anwar Abbas.

Untuk diketahui, Sosok Encep Jaenal Mutaqim alias Ustadz Encep ini belakangan jadi perbincangan hangat publik lantaran disebut tidak mengenakan baju saat shalat.

Selain itu Ustadz Encep juga diisukan dilantik jadi wali Allah oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul.

Informasi itu berbedar cepat di media sosial. Kiriman pesan suara berdurasi 2 menit dan 21 detik ini menjelaskan sebuah foto yang juga disebar bersamaan dengan pesan suara yang dimaksud.

Berikut ucapan yang disampaikan pesan suara tersebut;

“Perhatikan untuk rekan-rekan. Yang tidak pakai baju itu Ustadz Encep, pemimpin pesantren, yang mengaku sekarang sudah dilantik oleh Nabi Haidir dan Nyi Roro Kidul untuk menjadi Waliyullah. Adalagi katanya dia lagi naikin ilmu. Yang kedua, itu Ustadz Samsul yang pakai baju hitam, itu pengurus GOIB Kecamatan Surade yang sudah dipecat. Yang ketiga pakai kaus putih, kepalanya diikat, itulah yang dipanggil abah-abah, itu orang Malang, nama lengkapnya sudah ada di atas kyai haji apa gitu, di Malang pengurus NU juga. Itulah yang mengaku dia sudah bolak-balik ke Arasy dan sudah jaminan ke surga. Terus yang keempat, itu lurah Bakang, pakai baju kuning, sorban putih, kopiah hitam, ini pendamping hukum para APDESI, para lurah se-Kecamatan Surade, itu Bakang, lurah Cipeundeuy. Terus satu lagi pihak kepolisian, ana gak paham. Itu ya, orang-orang yang selama ini, yang sekarang kita lagi bahas, itu Wali Encep yang gak pakai baju. Kalau ana sih bukan siapa-siapa dengan dia, masih keluarga ana, keluarga dekat ana itu. Bapaknya Si Encep ini Kyai Haji Empah, biasa dipanggil Kang Empah. Terus di situ ada juga Kyai Usman. Itu kyai-kyai yang Memang mesantren. Kyai-kyai keilmuan juga lumayan. Tapi ya, heran juga sekarang jadi gak bisa berbuat apa-apa. Begitu teman-teman, silakan disikapi dan dikaji,” kata pesan suara tersebut.

Sementara itu, Ustadz Encep atau yang bernama asli Encep Jaenal Mutaqim (33 tahun) telah membantah narasi dan foto yang beredar.

Ia juga membantah menyatakan dirinya adalah Wali Allah yang baru saja dilantik oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul.

Menurutnya, narasi suara dan juga foto yang beredar di masyarakat tersebut adalah hoaks.

Ia mengatakan tidak mengaku sebagai Wali Allah atau mengajarkan ajaran sesat yang tidak sesuai syariat agama Islam.

“Adapun berita yang tersebar itu adalah hoaks, tidak benar. Demikian pernyataan klarifikasi ini saya sampaikan dalam keadaan sadar sehat jasmani dan rohani, serta tanpa paksaan dari pihak mana pun,” katanya.***