Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 6786

Mengaku Sering Depresi, Rapper Terkenal Temukan Kedamaian dalam Islam

0

Bogordaily.net – Gemerlapnya dunia selebriti lantas tak membuat penyanyi rap ini merasa bahagia. Ia justru kerap merasa sepi, depresi bahkan berulang kali mencoba bunuh diri.

Melanie Georgiades atau yang akrab dipanggil Diam adalah seorang raper asal prancis. Ia memulai karirnya bersama grup musik amatir pada tahun 1994.

Karena suaranya yang khas, Diam berulang kali mendapat penghargaan musik bergengsi di negaranya.

Ketenaran yang ia miliki ternyata tak cukup membuat batinnya bahagia. Diam sering menyendiri dan terkadang menolak bertemu dengan orang lain. Ia akan tinggal di kamar, menangis sendiri sampai berhalusinasi.

Setahun setelah memulai karirnya, orang tua Diam bercerai. Hal itu membuat tekanan berat bagi mentalnya. Sejak saat itu, Diam selalu berusaha untuk bunuh diri.

Merasa tak nyaman dengan kondisi yang dialami, Diam berusaha konsultasi ke sejumlah dokter dan psikiater.

Ia mulai meninggalkan dunia menyanyi dan mendaftar di rumah sakit jiwa. Hal itu dilakukan karena ingin mengalami kedamaian.

“Namun, saya tidak menemukan solusi untuk penyelesaian masalah yang selama ini dihadapi,” ujarnya pada majalah Paris Match.

<• Mengenal Islam

Suatu hari, rekan sesama artis menengoknya di rumah sakit. Ketika waktu sholat tiba, ia pamit untuk menunaikan shalat.

“Untuk apa kamu shalat?” tanya Diam penasaran.

“Saya seorang muslim,” jawab rekannya seraya tersenyum.

“Shalat adalah kewajiban bagi saya. Dan saat shalat, saya selalu mendapat kedamaian,” terang sang rekan.

“Kalau begitu, saya juga ingin shalat,” ujar Diam.

Sejak saat itu, Diam mulai mempelajari Islam dan belajar shalat. Banyak teman-teman artisnya berasal dari Maroko.

Mereka beragama Islam dan pada tahun 2009, Diam menyatakan masuk Islam.

“Ketika bersujud untuk pertama kalinya dan menyentuhkan dahi saya ke lantai, saya sadar dan yakin bahwa sebagai manusia kita hanya harus tunduk kepada Allah bukan kepada manusia lainnya,” katanya.

Sejak saat itu, Diam mengaku, hidupnya terasa lebih tenang dan tenteram.

“Saya juga tahu tujuan sebenarnya kita diciptakan Allah,’’ katanya.

Kini dia hidup bahagia sebagai seorang Muslimah, seorang istri bagi laki-laki Muslim yang dinikahinya, bernama Aziz dan seorang ibu untuk anaknya.***

Berbasis Agama, Destinasi Wisata Sungai Jambu

0

Bogordaily.net – Udara asri berlatar punggungan Gunung Merapi dan hamparan sawah yang berundak-undak menjadi pesona yang tersaji dari Nagari Sungai Jambu, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Pengembangan destinasi wisata berkonsep kekinian tersebut merupakan buah kolaborasi antara perantau dan pemuda nagari.

“Destinasi yang baru dikembangkan ini berada di Tanah Pondu, berada di kaki Gunung Merapi Nagari Sungai Jambu. Di tempat itu dilengkapi berbagai fasilitas spot selfie yang indah,” kata Wali Jorong Sungai Jambu Adri Mupendi.

Adri mengatakan bahwa pariwisata yang dikembangkan tidak hanya sekadar mengeksplorasi keindahan alam dengan udaranya yang masih asri.

Pihaknya juga mengembangkan destinasi berbasis Islami. Di sini ada masjid peringkat terbaik sumatra barat yang siap menyambut kedatangan para tamu untuk beribadah dan beristirahat.

Ketua Sungai Jambu Saiyo Sakato (SJSS) H Delpis Datuak Majo Indo mengatakan dalam pengembangan pariwisata kontribusi para perantau juga berperan.

SJSS ini merupakan organisasi para perantau yang tersebar di berbagai wilayah indonesia.

Selain dukungan dana, Delpis mengatakan, pengembangan konsep pariwisata berbasis agama tetap menjadi prioritas.

“Kami ingin ketika bisnis pariwisata itu tumbuh maka adat dan agama tidak menjadi hilang. Sebaliknya kami berharap pemahaman terhadap adat dan agama itu menjadi semakin kuat,” katanya.

Delphis mengatakan sekarang ini tren yang muncul adalah bagaimana mengkolaborasikan keindahan alam di lokasi destinasi dengan menggali kearifan lokal melalui pemahaman adat istiadat.

“Itulah sebabnya kami mendorong generasi muda untuk menjaga adat dan agama dengan cara mengembangkan pariwisata. Pendekatan semacam inilah yang sekarang banyak dilakukan di sejumlah tempat destinasi di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.***

Viral, Dari Jualan Gorengan Pria Ini Kumpulkan Uang Ratusan Juta

0

Bogordaily.net – Seorang penjual gorengan viral karena telah membongkar hasil tabungannya yang telah ia kumpulkan beberapa bulan.

Pria tersebut menangis ketika mengetahui sejumlah uang yang berhasil ia kumpulkan.

Total uang yang ia dapatkan langsung menjadi sorotan warganet karena nominalnya berjumlah ratusan juta rupiah. Ia konsisten menabung selama 11 bulan.

Uang tabungan itu dia kumpulkan dalam sebuah ember besar berwarna putih. Saat dibuka, ember tersebut berisi puluhan hingga jutaan uang. Ia mengeluarkan uang tersebut yang terlihat ada uang Rp 100 ribuan.

Dirinya sangat bahagia mendapatkan uang sebanyak itu. Usut punya usut, total uang tersebut hampir mencapai Rp 200 juta.

Bahkan ia bisa membeki ruko dan mobil pribadi sendiri secara cash. Video unggahan tersebut mendapatkan perhatian dari warganet. Mereka ikut senang melihat hasil tabungan pria tersebut.***

Ini Komentar Kiper PSG, Menang dari City

0

Bogordaily.net – Penjaga gawang Paris Saint-Germain (PSG), Gianluigi Donnarumma menyakini timnya menampilkan performa luar biasa.

Dalam kemenangan 2-0 atas Manchester City pada lanjutan matchday kedua Grup A Liga Champions 2021/2022 di Stadion Stade des Princes, Rabu (29 September 2021).

“Kami sangat fokus, kami merasa baik, dan kami benar-benar ingin menampilkan performa yang hebat,” kata Donnarumma menegaskan dilansir laman resmi PSG, Rabu (29 September 2021).

Ini merupakan kemenangan perdana bagi PSG di ajang kompetisi Liga Champions tahun ini.

Kedua gol Les Parisien dicetak oleh Idrissa Gueye menit kedelapan dan Lionel Messi menit ke-74.

Donnarumma menilai partai melawan juara bertahan Liga Inggris, City merupakan laga yang begitu berat.

Akan tetapi, PSG mampu bermain secara kolektif sebagao sebuah tim baik ketika bertahan maupun membangun serangan.

“Itu adalah penampilan tim yang nyata. Segalanya tidak bisa lebih baik bagi saya malam ini, saya belajar banyak,” sambung kiper asal Italia.

Portiere jebolan akademi AC Milan menambahkan apabila kemenangan melawan City bukanlah akhir dari segalanya.

Ia meminta, Kylian Mbappe dan kawan-kawan untuk terus menunjukkan kemampuan terbaik mereka demi mendapatkan apa yang diimpikan.

“Sekarang kami harus melanjutkan dengan cara yang sama karena masih ada banyak pertandingan. untuk datang, tetapi kami berada di jalan yang benar,” kata dia.

Untuk sementara PSG berada di peringkat satu klasemen Grup A dengan perolehan angka empat dari satu kemenangan dan sekali hasil imbang.

Selanjutnya pasukan Mauricio Pochettino bakal berhadapan dengan Rennes dalam lanjutan pekan kesembilan Ligue 1 Prancis.

Miliki 199 Inovasi, Pemkab Bogor Jadi Best Practice Bagi Daerah Lain di Indonesia

0

Bogordaily.net – Pemkab Bogor selama dua tahun berturut-turut terpilih sebagai kabupaten terinovatif dan menjadi best practice bagi daerah lain di Indonesia dalam hal inovasi.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Bogor, Ade Yasin pada acara Bogor Innovation Wildly Important Goals (WIG) tahun 2021, di Hotel Pullman Ciawi, Rabu 29 September 2021.

“Tahun 2021 ini, kita ikut kembali dalam kompetisi Innovative Government Award (IGA), sampai hari ini proses validasi inovasi oleh kemendagri masih berlangsung dengan nilai sementara 92,07 dan Kabupaten Bogor berada di peringkat kesatu,” tandas Ade Yasin.

Ade menjelaskan, dengan strategi yang terstruktur selama kurang lebih enam bulan Kabupaten Bogor menyiapkan kompetisi IGA melalui sosialisasi dan workshop, penyusunan regulasi, desk, pembentukan tim pengelola inovasi dan pengelola website inovasi, serta dukungan anggaran hingga akhirnya berhasil menghimpun sebanyak 199 inovasi.

“Pemkab Bogor berkomitmen untuk mendorong dan membangun budaya inovasi melalui kolaborasi dan kompetisi di berbagai sektor, salah satunya dengan kebijakan one institution, one innovation dan one village, one innovation,” kata Ade.

Ade mengungkapkan, beberapa inovasi yang kami lakukan diantaranya untuk mengatasi masalah kesehatan, Dinas Kesehatan telah mengeluarkan sistem informasi obat dan perbekalan kesehatan, penanganan stunting.

Bogor Pain Center di RSUD Ciawi sebagai satu-satunya rumah sakit yang memberikan pelayanan komprehensif dalam penanganan nyeri.

“Pada bidang pendidikan Pemkab Bogor telah mengeluarkan ibogorkab sebagai digital library dalam rangka mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), peluncuran ATM Pancakarsa untuk insentif guru honorer, guru madrasah, guru PAUD dan RT / RW, Beasiswa Pancakarsa untuk 1.200 mahasiswa berprestasi, dan beasiswa Magister Inovasi Regional bagi ASN. Termasuk pemberian Kartu Bogor Cerdas (Bodas) bagi warga yang tidak mampu berupa ATM yang bisa dibelanjakan untuk keperluan sekolah seperti seragam, alat tulis dan lain-lain,” ungkap Ade.

Ade menerangkan, dalam rangka mengatasi pengangguran, mempermudah investasi, meningkatkan PAD dan masalah sosial, Pemkab Bogor membranding Kabupaten Bogor sebagai Sport and Tourism.

Mengeluarkan aplikasi perizinan optimis, drive thru perijinan, BPHTB online, Bogor Career Center, Bogor Gercep dan Graha Pancakarsa sebagai one stop center pelayanan masyarakat miskin.

“Berikutnya dalam rangka mempercepat penuntasan desa tertinggal dan pembangunan infrastruktur di desa, Pemkab Bogor telah melaksanakan program Satu Miliar Satu Desa (Samisade). Samisade dilaksanakan dengan mekanisme padat karya, sehingga melibatkan masyarakat sekitar. Tentunya hal ini dapat mendorong pemulihan ekonomi daerah. Kami juga bekerjasama dengan IPB University melaksanakan Sekolah Pemerintahan Desa, dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM aparatur desa se-Kabupaten Bogor,” terang Ade.

Dalam rangka melestarikan kebudayaan, lanjut Ade, Kabupaten Bogor mengeluarkan program Kamis Nyunda, Bogor Culture Night, TIGER CEPOL dan Sistem Pengaduan Sipesat.

“Adapun selama pandemi, Pemkab Bogor telah melakukan beberapa inovasi antara lain, ketahanan lumbung desa, pelayanan isoman oleh Bogor Gercep, dan pelayanan mobil vaksin keliling,” papar Ade.

“Mari terus tingkatkan kreativitas dan membudayakan inovasi di berbagai bidang. Pemkab Bogor juga akan terus mendorong segenap perangkat daerah untuk berinovasi agar inovasi semakin membudaya dan pelayanan terhadap masyarakat semakin berkualitas.***

PTM Terbatas Cegah Memudarnya Capaian Belajar dan Jaga Kesehatan Jiwa Anak

0

Bogordaily.net – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim kembali menegaskan potensi memudarnya capaian belajar (learning loss) dan memburuknya kesehatan psikis anak-anak Indonesia akan semakin besar jika pembelajaran jarak jauh (PJJ) terus berlangsung.

Untuk itu, pemerintah terus mendorong terselenggaranya pembelajaran tatap muka (PTM) yerbatas dengan protokol kesehatan yang ketat dan strategi pengendalian Covid-19 di sekolah.

“Anak-anak kemungkinan besar kehilangan antara 0,8 sampai 1,2 tahun pembelajaran. Jadi seolah-olah satu generasi kehilangan hampir setahun pembelajaran di masa ini,” ungkap Nadiem, dikutip dari laman Kemendikbudristek, Rabu 29 September 2021.

Nadiem menambahkan, banyak anak-anak yang terdampak kesehatan jiwanya akibat pandemi.

“Banyak anak-anak kita yang kesepian dan trauma dengan situasi ini. Begitu juga dengan orang tuanya,” katanya.

Mendikbudristek memaparkan, sejak 2020 pihaknya terus melakukan advokasi ke berbagai daerah yang telah dapat menggelar PTM terbatas untuk segera menyelenggarakan dengan persiapan yang matang dan sistem pengendalian yang baik.

“Sudah 40 persen sekolah mulai tatap muka terbatas, tapi ini angkanya masih kecil. Kalau tidak mau makin ketinggalan, kita harus tatap muka dengan protokol kesehatan teraman yang bisa dilakukan,” terangnya.

Nadiem menyampaikan bahwa sekolah wajib memahami dan menaati panduan PTM terbatas yang tertuang di dalam Keputusan Bersama (SKB) Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019.

“Kita harus terus waspada akan penyebaran Covid-19 dan memastikan protokol kesehatan tetap terjaga. Namun, kita juga harus memerhatikan dampak permanen PJJ yang mengkhawatirkan. Kebutuhan PTM sangat besar dan ini harus dimengerti. Sebanyak 80-85 persen murid-murid ingin kembali ke sekolah kembali tatap muka,” tandasnya.***

Berikan 1.200 Beasiswa Pancakarsa, Bupati Bogor MoU dengan 17 Perguruan Tinggi

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pemberian 1.200 beasiswa Pancakarsa antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan 17 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Bogor.

Menurut Ade Yasin, hal ini untuk membangun generasi muda Kabupaten Bogor yang berkualitas, kompetitif dan berdaya saing di masa depan. Penandatanganan MoU dilakukan pada acara Bogor Innovation Wildly Important Goals (WIG) tahun 2021, di Hotel Pullman Ciawi, Rabu 29 September 2021.

Ke-17 PTN dan PTS tersebut diantaranya, IPB University, Universitas Terbuka UPBJJ Bogor, Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba, Institut Ummul Quro Islami, Institut Agama Islam Tazkia, Universitas Pakuan, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Universitas Ibn Khaldun, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Menara Siswa, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dewantara, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Sirojul Falah, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Ar-Rahman, Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah, Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wijaya Husada.

Ade Yasin mengatakan, bahwa pendidikan dan pembangunan kepemudaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan bangsa sebagai upaya pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Undang-undang nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan dan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor nomor 1 tahun 2020 tentang Pembangunan Kepemudaan, mengamanatkan agar pemerintah memberikan penghargaan kepada pemuda yang berprestasi.

“Bermitra dengan perguruan tinggi negeri se-Indonesia dan perguruan tinggi swasta di Bogor, beasiswa Pancakarsa tahun 2021 ini diberikan kepada 1.200 pemuda usia 16 sampai 30 tahun sebagai penghargaan atas prestasi di bidang keagamaan seperti hafidz Quran, kesenian, olahraga, kepemudaan, penggerak sosial, dan akademik,” ujar Ade Yasin.

Ia menambahkan, hal ini juga untuk membangun generasi muda Kabupaten Bogor yang berkualitas, kompetitif dan berdaya saing di masa depan. Program Beasiswa Pancakarsa yaitu bantuan dana pendidikan sebagai stimulan dan motivasi bagi putra/putri daerah yang berprestasi untuk menempuh jenjang pendidikan tinggi dan menjamin keberlangsungan pendidikan mahasiswa sampai selesai.

“Terimakasih kepada seluruh Rektor universitas dan sekolah tinggi mitra program Beasiswa Pancakarsa, saya titipkan para pemuda dan pemudi pilihan dari Kabupaten Bogor untuk dididik dan ditempa di institusi pendidikan yang saudara pimpin, agar menjadi SDM yang tangguh dan berkualitas,” ucapnya.

Ade Yasin mengungkapkan, berdasarkan data Kemenristek Dikti, jumlah masyarakat yang menempuh jenjang pendidikan tinggi masih rendah. Pada 2019, jumlah masyarakat yang masuk perguruan tinggi hanya mencapai 34,58% dari populasi pendidikan, artinya sekitar 65% lulusan SMA / SMK memutuskan tidak melanjutkan kuliah. Jumlah ini sangat sedikit jika dibandingkan negara asia lainnya, Malaysia 47%, Singapura 78% dan Korea Selatan sudah 98% warganya menempuh pendidikan tinggi.

“Kepada para mahasiswa penerima beasiswa, manfaatkan beasiswa ini sebaik-baiknya. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk bisa melanjutkan pendidikannya ke universitas. Belajar sungguh-sungguh untuk masa depan agar mampu berkontribusi terhadap pembangunan bangsa,” tandas Ade Yasin.

Selanjutnya, Ade Yasin menerangkan, tahun ini juga akan memulai kerjasama sekolah pascasarjana dengan Universitas Padjadjaran dengan memberikan kesempatan kepada ASN Pemkab Bogor untuk melanjutkan pendidikan pada program Magister Inovasi Regional untuk mewujudkan smart ASN sebagai human capital yang handal, profesional, inovatif, yang mampu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.(buc/sh)

Badan Intelejen Negara Targetkan 37 Juta Vaksinasi

0

Bogordaily.net – Badan Intelejen Negara (BIN) bersama Ketua DPR RI Puan Maharani meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMKN 1 Cibinong Kabupaten Bogor. Kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan BIN, merupakan rangkayan kegiatan ke sejumlah daerah dalam menuju 37 juta vaksinasi. Pada kegiatan itu hadir juga Ketua Percepatan Vaksin Jawa Barat Dedi Supandi.

“Untuk sekarang mau menuju 37 juta vaksinasi di jawa Barat, dan untuk update Hari ini mencapai 21 juta dosis pertama, sedangkan dosis kedua 13 juta dengan rata-rata harian 13 ribu per hari,” kata Dedi, usai meninjau vaksinasi di SMKN 1 Cibinong kepada wartawan.

Dedi menambahkan, kalau dihitung di Jabar ada 5 kabupaten maupun kota yang akan selesai di pada 11 Desember 2021. diantaranya Kota Bogor, Cimahi, Kota Bandung, Banjar, dan Cirebon.

“Sedangkan untuk kabupaten yang baru selesai di vaksin ditahun 2023 seperti Kabupaten Tasikmalaya, Cirebon, dan Ciamis,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, agar semua wilayah cepat selesai, ada strategi yaitu pertama kesamaan target vaksin. ke dua target jumlah Vaksinator dan ketiga kesamaan perencanaan kebutuhan vaksin per bulan.

“Khusus untuk pelajar, walaupun ini vaksin bukan syarat PTM, tapi ini bagian dari percepatan PTM karena nanti pelajar yang telah di vaksin, akan menggunakan aplikasi peduli lindungi,” tambahnya

Saat ini, jumlah sekolah yang PTM ada 1.759 sekolah dari total 5.033 sekolah. Kemungkinan di awal Oktober ditambah karena ada yang menunggu ijin orang tua dan satgas.

“Dan untuk jenis vaksin buat pelajar ada pfizer ada sinovac. Dan hari ini SMKN 1 ini Sinovac sebanyak 3.500 sasaran dan sumber vaksin berasal dari BIN,” pungkasnya.

(Ruslan)

Waduh! Nasib Shin Tae-Yong Akan Ditentukan di Laga Ini

0

Bogordaily.net – Nasib Timnas Indonesia untuk lolos ke Kualifikasi Piala Asia, ditentukan saat skuad Garuda menghadapi Taiwan dalam partai dua leg Play off Piala Asia 2023 yang akan digelar di tempat netral, yakni Buriram, Thailand.

Pertandingan ini akan jadi penentu masa depan Shin Tae-yong melatih Timnas.
Mengingat PSSI berharap Timnas Indonesia lolos ke Kualifikasi Piala Asia.

Jika Timnas gagal hampir dipastikan posisi Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia akan terancam. Dan kinerjanya bakal dievaluasi PSSI.

“Saya sudah minta ke Shin Tae-yong dan dia berjanji harus menang (lawan Taiwan). Saya minta pertanggungjawaban dari dia. Kalau tak maksimal, Shin Tae-yong siap dievaluasi. Evaluasinya apa? Nanti kita tunggu saja, oke,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Timnas Indonesia terlempar ke play off Piala Asia setelah gagal total di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pasukan Garuda menjadi juru kunci fase grup G yang dihuni Uni Emirat Arab, Vietnam, Malaysia, dan Thailand.

Seandainya menang lawan Taiwan dalam dua leg pun, Indonesia baru akan sampai ke babak ketiga Kualifikasi Piala Asia. PSSI menargetkan Pasukan Garuda ikut kualifikasi. Maka itu PSSI sudah sempat menggelar pertemuan dengan Shin Tae-yong tentang target ini. Pelatih asal Korea Selatan itu harus berhasil memenuhi target kali ini.

“Ia (Shin Tae-yong) siap dievaluasi dari pelatih timnas Indonesia bila gagal mengantarkan Skuad Garuda ke kualifikasi Piala Asia 2023,” ujar anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Haruna Soemitro dalam rilis PSSI pada akhir Agustus lalu.

Timnas Indonesia akan membawa 30 pemain untuk disiapkan melawan Taiwan di Thailand. Dalam skuad yang dirilis PSSI, ada kombinasi pemain muda-senior dan kombinasi pemain klub lokal dan pemain dari klub luar negeri.(dtk/sh)

 

 

Coming Soon, Netflix Akan Tayangkan Dokumenter Pembunuh Berantai

0

Bogordaily.net – Netflix akan merilis sebuah dokumenter film tentang pembunuh berantai Korea Selatan berjudul The Raincoat Killer: Chasing a Predator in Korea pada 22 Oktober.

Film dokumenter ini didasarkan pada kisah seorang pembunuh berantai yang terkenal di Korea yaitu Yoo Young Chul.

Kasus pembunuhan Yoo Young Chul ini sempat menjadi berita utama pada tahun 2003, ia mengaku telah membunuh beberapa warga kaya raya dari September dan November.

Tak hanya itu, korbannya pun berganti dan ia membunuh wanita PSK pada tahun 2004. Diketahui ia telah melakukan pembunuhan besar dimana mayat korban dimutilasi dan dikubur di pegunungan sekitar Seoul.

Dalam keterangan polisi, Yoo Young Chul mengaku telah membunuh total 26 orang. Nantinya nih dalam dokumenter ini ada wawancara dengan orang-orang yang terlibat dalam kasus tersebut.(Sdo)