Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 6819

Sekda Syarifah Hadiri Dialog Indonesia-Korea IK-CEPA, Dorong Pengembangan UMKM

0

Bogordaily.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah menghadiri Dialog Indonesia – Korea ‘Indonesia Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) dan UMKM Daerah, Kolaborasi Ekonomi dan Fasilitasi Perdagangan ke Pasar Korea Selatan’ di Pullman Hotel and Resort, Kota Bandung, Jumat (17/9/2021).

Dialog yang diselenggarakan Badan Kerja Sama Parlemen Dewan Perwakilan Daerah RI (BKSP DPD) secara resmi dibuka Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin.

Menurut Syarifah, Usaha Kecil Menengah (UKM) atau Small and Medium Enterprise merupakan salah satu pelaku ekonomi yang signifikan di Indonesia.

“UKM merupakan fenomena yang memberi kesinambungan di dalam fondasi perekonomian Indonesia. Upaya dan kebijakan untuk mengembangkan UKM telah menjadikannya objek pembinaan yang dinamis,” jelasnya.

Saat ini Sekda menilai UKM belum memiliki sensitivitas terhadap tingkat perubahan dan persaingan. Kondisi tersebut membuat UKM menjadi kurang memiliki daya saing, terutama atas produk produk yang dihasilkan.

Disamping itu, wabah pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap perekonomian secara global membuat penurunan yang sangat signifikan terhadap investasi antar negara.

Untuk itu perlu memperkuat kerja sama di antara negara-negara dalam menghadapi wabah Covid-19.

IK-CEPA menurut Syarifah merupakan kerja sama untuk memaksimalkan potensi ekonomi kedua negara, yang antara lain melalui peningkatan arus perdagangan barang, jasa, investasi dan perpindahan perseorangan berupa tenaga kerja.

Dia memaparkan, penerapan kerja sama dapat dioptimalkan secara positif dalam pembinaan UMKM yang berorientasi pasar.

Salah satunya adalah teknologi informasi yang dirakit secara komprehensif dan berbasis jaringan informasi pasar serta mudah diakses oleh para pelaku UMKM dan pengiriman elektronik Surat Keterangan Asal (SKA) yang dapat menawarkan peningkatan dalam transparansi, mengurangi biaya, serta menghemat waktu dalam proses administrasi bea cukai, eksportir, importir, bank dan pemangku kepentingan lainnya.

IK-CEPA sebagai salah satu wujud komitmen kedua negara untuk saling mempererat hubungan ekonomi di tengah situasi ekonomi global, yang penuh tantangan dalam beberapa tahun terakhir sebelum akhirnya dihadapkan pada situasi Covid-19.

Dalam konteks ini, diharapkan IK-CEPA dapat membantu pemulihan ekonomi kedua negara secara lebih cepat.

Di Kota Bogor, Syarifah menyebut, terdapat produsen eksportir perusahaan besar sebanyak 18 perusahaan, 31 komoditi, sedangkan UMKM eksportir, sebanyak 28 UMKM, 16 komoditi. Nilai ekspor sebesar US$70.927.921,51 dengan negara tujuan Amerika, Afrika, Asia dan Eropa.

Potensi UMKM Kota Bogor yang mempunyai peluang untuk dikerjasamakan seperti home decor, produk daur ulang kertas, keramik, produk daur-ulang kertas, kerajinan bambu, Macrame sarung bantal dan gantungan pot, edukasi mainan anak, produk kulit (tas, sepatu, jaket).

Lalu fashion (pakaian jadi), kain batik, tas, aksesoris, minuman, pupuk, hasil hutan /kapas, makanan, minuman, pupuk, rempah-rempah, kerajinan buku mata, kopi, kain, gula semut, madu, tempe dan tanaman hias.

Untuk memperkuat daya saing dan mengembangkan UMKM Kota Bogor, kolaborasi dan fasilitasi kerja sama dalam bidang digitalisasi, alih teknologi atau research and development, pendampingan usaha, tenaga ahli, pengembangan kewirausahaan (Start Up), business matching dan akses pasar.

Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin mengatakan, tak bisa dipungkiri Indonesia dan Korea Selatan memiliki kedekatan, terutama dalam pendekatan budaya yang dinilai merupakan modal kuat untuk menjalin hubungan yang lebih dalam bagi masyarakat kedua negara.

Mahyudin menuturkan, budaya dapat menjadi salah satu sarana komunikasi efektif yang bisa berdampak pada peningkatan hubungan bisnis dan kedekatan tersebut semakin tercermin melalui Penandatanganan Perjanjian IK-CEPA yang ditandatangani pada 18 Desember tahun 2020.

DPD sebagai wakil rakyat daerah melalui BKSP kata Mahyudin berupaya menjembatani berbagai kerja sama antar negara yang tidak terbatas hanya pada bidang keparlemenan, tetapi juga memfasilitasi kerja sama ekonomi, sosial, budaya antar negara dengan pendekatan antar parlemen. Kegiatan tersebut diharapkan berdampak positif.

“Kami berharap semakin eratnya kerja sama bisnis antara para pelaku usaha dari berbagai skala, terutama UMKM di daerah dengan para pelaku usaha di Korea Selatan, sehingga menjadi stimulus utama bagi pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi nantinya,” jelasnya.

Sementara itu Duta Besar Korea Selatan, Park Tae Sung yang hadir secara virtual menyampaikan, kegiatan IK-CEPA menandakan hubungan kemitraan Indonesia dan Korea Selatan semakin strategis, yang dibuktikan dengan dibangunnya pabrik sel baterai kendaraan listrik di Karawang sebagai satu-satunya pabrik komponen listrik di ASEAN.

“Nantinya diharapkan akan menjadi pemasok komprehensif kendaraan listrik pertama di dunia. Saya juga berharap dukungan besar dari semua pihak, khususnya DPD, terhadap tindak lanjut kerja sama IK-CEPA ini. Melalui ratifikasi perjanjian kerja sama ini semoga dapat segera terealisasi sehingga terwujud kemitraan strategis yang semakin kuat antara Indonesia dan Korea Selatan serta membuka pintu yang seluas-luasnya bagi UMKM Indonesia untuk melakukan ekspor ke berbagai sektor perdagangan serta dan investasi,” beber Park Tae Sung.

Apresiasi disampaikan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga yang hadir secara langsung. Dirinya menyebut kegiatan IK-CEPA dan UMKM Daerah, Kolaborasi Ekonomi dan Fasilitasi Perdagangan ke Pasar Korea Selatan sebagai salah satu upaya, untuk meningkatkan kerja sama dan kemitraan dengan berbagai negara guna meningkatkan neraca perdagangan Indonesia, sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

“Indonesia patut bersyukur dan berbangga bahwa neraca perdagangan Indonesia saat ini tercatat mengalami surplus. Dan sesuai arahan presiden kepada Kementerian Perdagangan, agar terus berupaya meningkatan volume ekspor Indonesia ke seluruh dunia,” terang Jerry.

Kegiatan yang digelar secara hybrid ini selain dihadiri perwakilan pemerintah daerah turut dihadiri Richard Pasaribu selaku Wakil Ketua I BKSP DPD RI, Ali Ridho Azhari sebagai Wakil Ketua II BKSP DPD RI dan anggota DPD RI Jawa Barat Amang Syafrudin dan Eni Sumarni serta sejumlah Anggota DPD RI lainnya.***

Gagalkan Pinalti West Ham, De Gea Mengaku Sempat Takut

0

Bogordaily.net – David De Gea jadi pahlawan kemenangan Manchester United atas West Ham United usai menggagalkan penalti lawan. Tapi rupanya De Gea mengaku masih sempat merasa ngeri tepat setelah menepis bola tendangan penalti.

Man United bangkit dari ketinggalan di markas West Ham, Minggu 20 September 2021 malam WIB, untuk meraih kemenangan 2-1. Usai ketinggalan lebih dulu, MU membalas lewat gol Cristiano Ronaldo dan Jesse Lingard.

Namun, kemenangan yang sudah di depan mata nyaris hilang seiring hukuman penalti di injury time. Tapi De Gea tampil jadi pahlawan dengan menepis bola hasil tendangan Mark Noble yang jadi eksekutor.

Yang menarik, David De Gea rupanya tidak langsung senang dengan aksinya itu. Sejenak usai menepis bola, kiper asal Spanyol itu masih risau ada kesalahan yang sudah ia lakukan.

“Segera setelah aku membuat penyelamatan itu, aku masih berpikir ‘mungkin aku sudah lewat garis?’ Jadi aku sedikit takut,” kata De Gea kepada MUTV usai laga.

“Tapi itu adalah sebuah penyelamatan bagus di akhir pertandingan, jadi itu punya makna sangat besar buat kami.”

David De Gea sempat gagal menghalau bola dalam 40 kali menghadapi penalti sebelum ini. Setelah sukses menyudahi rentetan negatif itu, ia pun sukar menggambarkannya dengan kata-kata.

“Perasaanku bisa menyelamatkan penalti jelang akhir laga, membantu tim meraih kemenangan, sulit digambarkan dengan kata-lata. Kami semua, mulai dari fans, rekan satu tim, staf, sudah sama-sama hebat sebagai kesatuan tim,” ujarnya.(dtk)

Terdapak Pandemi, Toko Legendaris Matahari Bogor Ditutup untuk Umum

0

Bogordaily.net – Toko legendaris serba ada yang sudah berdiri dari tahun 1960 an masih bernama De Zon, bahasa Belanda yang artinya Matahari akhirnya menyerah.

De Zon buka di 3 kota. Jakarta Paser Baroe, Bogor dan Bandung. Setelah dibeli oleh Hari Darmawan, tahun 80 an, De Zon berganti nama menjadi Sinar Matahari.

Setelah go public di Bursa Saham Indonesia dengan kode saham LPPF, namanya disederhanakan lagi menjadi Matahari.

Jaman terus berubah, pusat-pusat belanja tidak lagi seramai sebelumnya, apalagi ditambah wabah pandemi Covid-19.

 Toko

Kini satu persatu gerai-gerai Matahari ditutup. Kali ini giliran toko Matahari di Jalan Kapten Muslihat No 14, RT 03/RW 01, Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Di jaman awal awal berdirinya, Toserba Matahari Kapten Muslihat termasuk yang paling mewah di Bogor.***

Harga Baru Test Screening Covid-19 di Rumah Sakit Islam Bogor

0

Bogordaily.net – Turun lagi, berikut adalah update harga terbaru untuk test screening Covid-19 di Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB).

Pemeriksaan Swab Antigen kini turun harga dari Rp 125 ribu menjadi Rp 95 ribu rupiah.

Lalu untuk PCR terbagi menjadi dua yaitu same day dan express, dimana yang membedakannya hanya berapa lama hasil tes keluar.

PCR same day, seharga Rp 495 ribu yang hasil tesnya akan keluar selama 12 jam, berbeda dengan PCR express Rp 995 ribu yang hasilnya bisa ditunggu selama 4 jam dari waktu pengiriman sampel.

Jadwalnya jika pemeriksaan test swab antigen dari hari Senin sampai Sabtu pagi pukul 08.00 sampai 10.00 dan sore pukul 14.00 sampai 17.30 WIB. Hari minggu hanya ada pagi pukul 08.00 sampai 10.00 WIB.

PCR hanya tersedia di pagi hari setiap Senin sampai Sabtu jika pagi pukul 08.00 sampai 10.00 dan siang dari pukul 14.00 sampai 15.00.

Lalu pada hari Minggu pukul 08.00 sampai dengan 10.00 WIB pagi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan Pemerintah Indonesia hanya mengakui hasil test PCR dari 742 laboratorium, yang terafiliasi dengan Kemenkes sebagai syarat penerbangan.

Lab di Rumah Sakit Islam Bogor termasuk salah satu dari 742 lab, yang hasil PCR yang diakui Kemenkes sebagai syarat penerbangan.

Hasil dari swab PCR ini hanya berlaku 1 x 24 jam, kecuali hari minggu dan libur nasional, dan telah dilengkapi QR code.

Adapun persyaratan yang harus dipersiapkan, seperti membawa fotocopy KTP atau identitas lainnya.

Harga ini mulai berlaku dari hari Selasa, 21 September 2021. Untuk reservasi bisa menghubungi ke nomor 0895-2795-6567. Adv

Bocah Penderita Hidrosefalus Asal Nanggung, Butuh Kursi Roda

0

Bogordaily.net – Riski Saputra usia 6 tahun, anak ke 3 dari pasangan suami Istri Atik dan Kosim, menderita penyakit Hidrosefalus . Warga Kampung Wates, Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung ini kondisinya membutuhkan kursi roda.

Ibu Riski, Atik menuturkan saat ini ia bersama suami dan ke tiga anaknya tinggal di rumah kontrakan yang ada di Kampung Bongas, Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung.

Supaya bisa memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari, Atik bekerja di sebuah rumah makan padang yang berlokasi di Depan Puskesmas Nanggung. Sedangkan, suaminya bekerja sebagai buruh serabutan, pengahsilannya tidak menentu.

“Setiap hari anak saya (Riski Saputra) saya bawa bekerja, kalau saya sedang bekerja ya saya tidurin saja anak saya ini,” ungkap Atik kepada wartawan di jumpai di depan Kantor Kecamatan Nanggung pada, Senin 20 September 2021.

Atik mengatakan, kini anak nya sudah memasuki usia enam tahun, sedangkan untuk penanganannya pengobatannya hanya seadanya. Bahkan, Atik mengaku, akibat keterbatasan ekonomi, sudah satu bulan lebih biaya rumah kontrakannya belum terbayar.

“Untuk penanganan nya saya sebagai orang tua saya menangani dengan seadanya saja, sudah sempat ditangani medis biayanya lumayan lah sempet saya jual motor juga,” cetusnya.

Atik berharap, selain untuk pengobatan bagi kesembuhan Riski Saputra, ia juga berharap bantuan kursi roda bagi Riski Saputra.

“Harapannya sekarang anak saya ini sudah kepengen masuk sekolah, kepingin mengaji, saya sempat mengajukan ke Kepala Desa Pangkaljaya ke Pak kades Opik minta dibelikan kursi roda buat si dede (Riski Saputra) karena bercita-cita pengen masuk sekolah,” harapnya.

Angka Reproduksi Efektif Corona Indonesia 0,9 Orang

0

Bogordaily.net – Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan menyampaikan bahwa angka reproduksi Corona terus turun dan pandemi Corona dinilai sudah terkendali.

Situasi pandemi COVID-19 terus menunjukkan perbaikan dengan hasil estimasi dari tim epidemiolog Fakultas Kedokteran UI menunjukkan angka reproduksi efektif Corona Indonesia.

“Untuk pertama kalinya selama pandemi ini sudah berada di bawah 1 yakni sebesar 0,98,” kata Luhut Pandjaitan dalam jumpa pers virtual, Senin 20 September 2021.

Itu berarti setiap 1 kasus COVID-19 rata-rata menularkan ke 0,9 orang. Artinya, jumlah kasus akan terus berkurang. Kondisi ini pertama kalinya terjadi di Indonesia.

“Angka ini dapat diartikan bahwa pandemi COVID-19 di Indonesia telah terkendali. Ini penilaian dari tim penasihat dari kami,” ucapnya.

Data Corona lainnya juga menunjukkan penurunan yaitu kasus aktif, kasus harian, hingga angka kematian. Luhut Pandjaitan menyatakan ini adalah hasil kerja keras bersama.

“Angka ini kerja keras semua tim, saya kira membuahkan hasil yang cukup menggembirakan,” kata Luhut.

Di sisi lain, pemerintah tetap waspada. Pemerintah tidak menutup kemungkinan ada gelombang ketiga sehingga sederet langkah sudah disiapkan.

Sumber: detikcom

Dedie Tinjau Penerapan SMK3 PP 50 Tahun 2012 di RSUD Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim meninjau penerapan SMK3 PP 50 Tahun 2012 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor pada Jumat, 17 September 2021.

Peninjauan dari Dedie A Rachim disambut baik oleh Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Ilham Chaidir.

SMK3 atau Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah kebijakan nasional sebagai pedoman RSUD Kota Bogor untuk penerapan K3 yaitu Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Juga merupakan kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja, melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang selanjutnya disingkat SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen RSUD Kota Bogor secara keseluruhan, dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

Dilakukan juga penerapan SMK3 yang bertujuan untuk meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan dan kesehatan nakes yang terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi.

Lalu, mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur manajemen.

Serta menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendorong produktivitas di RSUD Kota Bogor.

Turut hadir dari Disnakertrans Kota Bogor, BKI, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, juga Disnaker Provinsi Jawa Barat. Adv

 

Kemendag: Pasar Tradisional Belum Siap Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

0

Bogordaily.net – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan, pasar tradisional hingga saat ini belum siap untuk menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi seperti yang diterapkan di ritel modern.

Itu memberikan tantangan tersendiri agar kegiatan usaha pasar tradisional kembali pulih.

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, menyampaikan, pemerintah harus memastikan kenyamanan kepada masyarakat dalam berbelanja di pasar tradisional.

Salah satunya seperti penerapan aplikasi PeduliLindugi yang kini mulai diterapkan di berbagai tempat keramaian.

Namun, ia mencatat, hasil sampel data dari 14 pasar di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, pasar belum siap.

Salah satunya, seperti Bandung, Jawa Barat di mana vaksinasi pedagang pasar baru mencapai 8,9 persen.

“Oleh sebab itu kita kerja sama dengan Kemenkes memastikan pedagang di pasar beserta masyarakat sekelilingnya mesti divaksinasi 100 persen sebelum kita laksanakan standar aplikasi PeduliLindungi,” kata Lutfi dalam konferensi pers, Jumat (17 September 2021).

Lebih lanjut, Lutfi menegaskan, pemerintah tidak akan menurunkan standar protokol kesehatan khusus untuk pasar karena polanya yang masih tradisional yang sulit menerapkan sistem digital.

Hasil studi Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, Kemendag, mencatat terdapat penurunan jumlah orang datang ke pasar hampir 30 persen.

Itu menyebakan penurunan omzet pedagang yang juga hampir mencapai 30 persen.

Namun, ketika pandemi, pedagang-pedagang yang masuk ke ekosistem digital justru mampu meningkatkan omzet hingga 40 persen.

“Artinya apa? Bukannya kita malah justru merendahkan standar untuk pasar tradisional, tapi membuat pedagang pasar masih ke digital supaya mereka ada opsi lain memasarkan dagangannya,” kata Lutfi.

Lutfi menambahkan, laporan dari Asian Development Bank juga menyampaikan digitalisasi mampu memperkecil kesenjangan.

Oleh karena itu, Kemendag akan mulai fokus untuk mendorong pedagang pasar masuk ke ekosistem digital.

“Insya Allah saya mau tiap tahun Kemendag on boarding 1 juta pelaku pasar masuk digital,” katanya.***

Bus BTS Akan Beroperasi Akhir Tahun 2021, Ini Enam Koridor Trayeknya

0

Bogordaily.net – Operasional bus dengan konsep Buy The Service (BTS) rencananya akan digunakan pada akhir tahun ini.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan saat ini proses administrasi masih dalam tahap persiapan produksi bus.

“Iya rencananya bila tidak ada halangan mulai berjalan akhir tahun 2021,” kata Dedie Senin 20 September 2021.

Nantinya kata Dedie, operator bus PDJT akan dikelola oleh Konsorsium PDJT, Kodjari dan Lorena

“Untuk sopirnya nanti akan disiapkan yang berkualifikasi sesuai ketentuan syarat adalah pemegang SIM B1 yg berpengalaman mengemudi kendaraan diatas 3.5 Ton,” katanya.

Sebelumnya beberapa waktu lalu Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan, program BTS tersebut nantinya akan merubah tiga angkot menjadi satu bus.

Bus tersebut direncanakan beroperasi dienam koridor trayek angkot yang ada di Kota Bogor.

Menurut Eko, program ini sangat baik dalam konteks penataan transportasi di Kota Bogor.

Pria yang akrab disapa Danjen ini meminta kepada pemenang lelang agar sesegera mungkin merealisasikan program BTS tersebut dalam waktu dekat ini.

“Karena sudah ada pemenangnya dan masa sanggah sudah usai, kami minta kepada pemenang lelang agar segera merealisasikan program BTS ini. Minimal pertengahan Oktober ini harus sudah berjalan,” katanya, Selasa 31 Agustus 2021 saat ditemui di DPRD Kota Bogor sebelum mengikuti Rapat Paripurna.

Danjen juga meminta kepada pemenang lelang, agar 75 bus BTS tersebut bisa segera beroperasi di enam koridor dan bisa bertahan lama.

“Program BTS ini kan selama 5 tahun kedepan dengan anggaran sekitar Rp50 miliar lebih dari Kementerian Perhubungan, jadi saya minta program BTS ini harus segera mulai berjalan. Karena merupakan awal baru untuk transportasi di Kota Bogor,” harapnya.

Berikut enam koridor trayek cakupan layanan BTS di Kota Bogor

Koridor 1: Terminal Bubulak – Yasmin – Warung Jambu – Baranangsiang / Cidangiang

Koridor 2: Terminal Bubulak – Stasiun Bogor – KRB – Baranangsiang / Cidangiang – Ciawi

Koridor 3: Terminal Bubulak – Stasiun Bogor – KRB – Suryakencana / Empang – Sukasari – Lawanggintung – Ciawi

Koridor 4: Ciawi – Baranangsiang / Cidangiang – KRB – Warung Jambu – Pomad / Ciparigi

Koridor 5: Ciparigi – Stasiun Bogor

Koridor 6: Parung Banteng – Warung Jambu (melalui R3)(TBC)

 

 

 

 

Kekerasan terhadap Ustaz Kembali Terjadi

0

Bogordaily.net – Aksi penyerangan terhadap penceramah ustaz Abu Syahid Chaniago , terjadi disalah satu masjid di Batam, Riau. Ustaz Chaniago, diserang saat sedang mengisi ceramah.

Dilihat dari video yang diterima detikcom, Senin 20 September 2021, aksi penyerangan terjadi saat ustaz yang dikenal bernama Chaniago itu mengisi ceramah di Masjid Baitusyayakur, Batu Ampar, Batam.

Pria yang tidak dikenal tiba-tiba menyerang dari sisi kanan ustaz tersebut. Sementara dalam video lainnya, terlihat pelaku diamankan jemaah.

Namun pelaku terus melawan. Pelaku kemudian diserahkan ke Mapolsek Batu Ampar.

“Iya benar ada penyerangan,” ujar Kapolsek Batu Ampar AKP Salahuddin saat dimintai konfirmasi.

Salahuddin mengatakan penyerangan terjadi siang tadi sebelum salat Zuhur. Ustaz tersebut diserang secara tiba-tiba.

“Pelaku sudah diamankan dan langsung dilimpahkan ke Polresta. Jadi belum sempat kami mintai keterangan,” kata Salahuddin.

Dia mengatakan pelaku masih diperiksa di Polres. Belum ada penjelasan soal identitas ataupun motif pelaku. Selain itu, Salahuddin belum menjelaskan bagaimana kondisi ustaz yang menjadi korban.

“Sudah diamankan, identitas masih belum diketahui,” katanya.

Sumber: detikcom