Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6835

Tren Kasus Covid-19 Terus Menurun, Presiden: Optimistis Namun Tetap Waspada

0

Bogordaily.net – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan tren penurunan kasus Covid-19 yang terus terjadi di tanah air harus disikapi dengan optimistis namun tetap waspada dan kehati-hatian.

“Alhamdulillah, kasus Covid-19 terus menunjukkan tren penurunan. Kita sangat optimis, tetapi kita juga tetap harus selalu waspada. Sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia tidak masuk dalam 10 besar jumlah kasus tertinggi di dunia,” ujar dalam acara UOB Economic Outlook 2022 “Empowering the Indonesian Economy for Stronger Recovery”, Rabu (15/09/2021), secara virtual.

Diungkapkan Presiden, kasus harian terus menurun sejak mencapai puncaknya di tanggal 15 Juli, dengan 56 ribu kasus hingga menjadi 2.577 kasus pada 13 September 2021.

“Persentase kasus harian kita sebesar 13,6 kasus harian per satu juta penduduk, jauh di bawah negara-negara tetangga kita ASEAN,” ungkapnya.

Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) nasional juga menurun hinga menjadi 13,8 persen.

“BOR Wisma Atlet yang dulu sempat 92 persen, saat ini juga turun menjadi 7 persen,” ujar Presiden.

Per 12 September 2021, positivity rate harian Indonesia berada di 2,64 persen, lebih baik dari persentase global yaitu 8,34 persen.

Sedangkan tingkat kesembuhan mencapai 94,03 persen, juga di atas rata-rata dunia yang berada di angka 89,59 persen.

Terkait vaksinasi, jika dihitung dari jumlah orang yang divaksin, Indonesia sudah mencapai 72,76 juta orang atau 34,94 persen dari target.

Sementara dari segi dosis yang telah disuntikkan capaiannya berada di angka 42,2 persen. Presiden menegaskan, pemerintah akan terus meningkatkan laju vaksinasi nasional.

“Kita akan terus meningkatkan vaksinasi, kecepatan vaksinasi. Tetapi kita harus selalu waspada, kita harus selalu disiplin terhadap protokol kesehatan, selalu memakai masker,” ujarnya.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kesehatan adalah prioritas dan kegiatan ekonomi adalah keharusan.

Oleh karena itu, pemerintah terus mencari solusi terbaik dalam menangani Covid-19 dan sekaligus melangsungkan kegiatan ekonomi.

“Gas dan rem kita jaga secara tepat dan dinamis sesuai dengan situasi terkini,” tegasnya.

Terkait pemulihan ekonomi, pemerintah terus menjalankan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), termasuk memberikan sejumlah insentif kepada dunia usaha.

Presiden mengungkapkan, pemerintah pada tahun 2020 telah mengalokasikan dana pemulihan ekonomi sebesar Rp 695,2 triliun dengan realisasi Rp 579,8 triliun.

Sedangkan pada tahun 2021 sebesar Rp 744,75 triliun dengan realisasi sampai Juli 2021 sebesar Rp 305,5 triliun.

“Dana tersebut dialokasi berimbang untuk kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional, untuk mendorong kegiatan ekonomi yang seimbang,” ujarnya.

Dalam upaya menyeimbangkan antara penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi nasional, pemerintah juga menjalankan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan melakukan pembukaan kegiatan masyarakat secara bertahap sesuai dengan kondisi pandemi di setiap daerah.

“Kesehatan adalah utama, namun ekonomi juga sangat penting. Alhamdulillah, upaya pembukaan ekonomi secara hati-hati ini dipatuhi bersama masyarakat dan dunia usaha, sehingga ekonomi mulai menggeliat kembali,” pungkas Presiden Joko Widodo.***

Bima Arya Optimis Vaksinasi Dosis Pertama 100 Persen Tuntas September Ini

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya optimis target vaksinasi 100 persen dosis pertama warga Kota Bogor tuntas pada akhir September ini, dengan catatan ketersediaan vaksin lancar.

“Secara keseluruhan kita sangat optimis vaksinasi dosis satu Kota Bogor tuntas bulan September 2021 dan ini melampaui target vaksinasi yang dicanangkan Presiden Joko Widodo bagi kawasan aglomerasi,” kata Bima Arya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Perbarindo di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor, Rabu (15/9/2021).

Melihat data-data yang terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, kata dia, situasi Kota Bogor sudah sangat membaik, salah satunya Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur sudah dibawah 10 persen dan capaian vaksinasi sudah mencapai 73 persen, untuk dosis pertama atau menjadi yang pertama di Jawa Barat, namun masih berada pada PPKM Level III.

“Awal pelaksanaan vaksinasi, Pemkot Bogor hanya menyediakan beberapa sentra vaksin besar, kemudian dibagi menjadi 18 sentra vaksin dan sekarang lebih disebar dengan pembagian tim hasil belajar dari situasi, tahapan dan pengalaman yang dihadapi,” sebutnya.

Untuk membantu dan mengakselerasi, para kepala dinas diperintahkan untuk turun menjadi direktur vaksinasi.

Hal ini diyakini Bima Arya sebagai rahasia ‘ngebut’ vaksinasi di Kota Bogor, yang awalnya peringkat bawah sekarang menjadi pertama di Jawa Barat.

Sementara untuk kaitan penurunan status PPKM dari Level III ke Level II, Bima Arya menambahkan, khusus untuk daerah aglomerasi agar bisa ke Level II, salah satu variabelnya adalah percepatan vaksinasi.

Menurut aturan, untuk bisa turun ke level II catatannya adalah semua daerah di kawasan aglomerasi capaian vaksinasinya minimal sudah mencapai 50 persen.

“Yang menjadi catatan, Kota Bogor tidak bisa turun ke level II karena capaian vaksinasi daerah terdekat atau kawasan aglomerasi masih jauh dibawah capaian minimal vaksinasi yang ditentukan. Kota Bogor sejak awal memiliki target agak ambisius, bulan September 2021 dosis satu harus selesai. Dalam hitungan kita, insya allah, minggu depan bisa mencapai 90 persen,” paparnya.

Bima Arya juga menegaskan vaksinasi menjadi kunci untuk relaksasi kegiatan ekonomi yang sudah mulai bergerak. Jika dilihat, warga sudah mulai kembali beraktivitas normal.

Namun demikian himbauan senantiasa disampaikan jajaran Pemkot Bogor untuk mengingatkan semua pihak, agar selalu waspada dan akan lebih bahaya jika tidak diimbangi dengan vaksinasi.

Dari capaian target vaksinasi menurut Bima ada satu pekerjaan rumah yang diingatkan Menko Maritim dan Investasi, yakni ikhtiar vaksinasi bagi lansia agar lebih tingkatkan mengingat hal itu menjadi salah satu indikator untuk status aglomerasi.

“Ini menjadi PR bagaimana untuk meyakinkan dan memobilisasi para lansia agar mau di vaksin. Disamping itu Kota Bogor saat ini tengah fokus vaksinasi para pelajar untuk mengejar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengingatkan untuk tetap dan selalu waspada terhadap situasi dan kondisi yang ada.

Selain itu dirinya juga mengingat dua varian baru dari virus Covid-19 yaitu Mu dan Lambda yang muncul.

Namun berdasarkan catatan di banyak negara, kedua varian tersebut ‘kalah preman’ dengan varian Delta.

“Tetapi kita tidak pernah tahu mengingat banyak misteri di kondisi pandemi Covid-19, yang pasti kita melakukan apa yang mesti kita lakukan. Pastikan protokol kesehatan ditegakkan, warga tidak lalai dan vaksinasi di akselerasi. Pemerintah Kota Bogor tidak bisa sendiri, apresiasi kami untuk semua pihak yang telah membantu,” katanya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional II Jawa Barat, Indarto Budi Utomo menjelaskan, OJK dan Bank Indonesia (BI) mendapat jatah dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak 10 juta vaksin, untuk seluruh Indonesia yang akan diserahkan dalam beberapa tahap sampai dengan akhir Desember 2021.

Untuk di Jawa Barat, sampai September akan dialokasikan kurang lebih sebanyak 475 ribu vaksin dan yang sudah disalurkan sekitar 254 ribu vaksin.

“Dari jumlah 254 ribu, 103.600 atau sekitar 40 persen vaksin yang diterima didistribusikan ke Bogor. Kami melihat vaksinasi itu adalah game changer. Semakin banyak yang divaksin, imunitas semakin meningkat dan diharapkan perekonomian semakin membaik,” tegas Indarto.

Ketua DPD Perbarindo Sekretariat DKI Jaya, Ricardo Simatupang menambahkan, vaksinasi yang dilakukan sebagai kontribusi Perbarindo, dalam mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi bagi masyarakat dalam menciptakan kekebalan kelompok.

Sementara itu, Kepala Group Surveilans dan Stabilitas Sistem Keuangan LPS, Riska Sapta Kurniawan menyampaikan, kegiatan vaksinasi merupakan salah satu bentuk sosial kemasyarakatan yang dilakukan LPS dan diharapkan mampu memberi manfaat bagi masyarakat yang ingin di vaksin.

Ketua Komisariat Perbarindo Bogor, John RP. Hutabarat menyebutkan, vaksin yang dialokasi dalam vaksinasi tersebut berjumlah 7.200 merupakan bantuan CSR dari LPS, terkait fasilitasi vaksinasi dengan alokasi vaksin sebanyak 7.200 yang difasilitasi OJK Kantor Regional II Jawa Barat.

Pelaksanaannya bekerjasama dengan Pemkot Bogor dan 21 BPR di Perbarindo Komisariat Kota/Kabupaten Bogor.

Jumlah peserta sebanyak 3.600 peserta terdiri dari karyawan, nasabah BPR dan warga Kota Bogor yang digelar di dua lokasi, yakni Puri Begawan dan Mall Boxies 123 dengan melibatkan 150 tenaga kesehatan.***

Prank! Miras Campur Hand Sanitizer, Bikin 5 Anak Punk Tewas

0

Bogordaily.net – Aksi prank yang dilakukan oleh seorang remaja berinisial HK (17) sungguh keterlaluan. Ia mencampurkan minuman keras (miras) dengan handsanitizer.

Kemudian HK pun mengajak para korbannya, yakni anak punk di Berau, Kalimantan Timur pesta miras.

Celakanya, kelima anak punk tersebut pun tewas usai menenggak oplosan minuman.

Usut punya usut, aksi HK memberi miras ke anak punk itu dipicu karena kesal kerap dipalak oleh para korban. HK membawa botol cairan berisi handsanitizer dari tempat kerjanya.

Peristiwa itu terjadi Sabtu (11 September 2021) malam pukul 23.00 Wita. Cairan handsanitizer itu diberikan ke anak-anak punk itu dengan dalih minuman keras.

“Kepada ke tiga korban, tersangka (HK) mengaku bahwa yang dibawanya itu adalah miras,” jelas Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono, melalui Kasat Reskrim AKP Ferry Putra Samodra saat dihubungi, Selasa (14 Septemberv2021) seperti dikutip dari umma.

HK ikut minum bersama dengan anak punk itu. Namun, HK tidak menelan cairan yang dia bawa. HK memuntahkan cairan tersebut dan cuma minum beberapa teguk.

“Mereka minum bersama di kos salah satu korban. Tersangka hanya minum beberapa teguk tapi langsung memuntahkannya di dapur, sedangkan ketiga korban meminum sampai habis satu botol hand sanitzer ini yang dikira miras,” terangnya.

Satu botol berisi hand sanitizer itu habis diminum para korban. Tak lama kemudian, salah satu korban seorang wanita berinisial ST (18) langsung tewas di tempat.

Disusul korban lainnya, AG (17), yang sempat mengalami kejang-kejang dan mulut mengeluarkan busa. Belum sempat dilarikan ke rumah sakit, AG dinyatakan meninggal dunia.

“Untuk satu korban lainnya, PU (20), sudah sempat kita larikan ke rumah sakit lantaran mengeluh mengalami panas di dada, tapi setelah sehari mendapatkan perawatan, nyawa PU tidak dapat tertolong,” ungkapnya.

Selain ST, AG dan PU, ada dua anak punk yang tewas akibat pesta miras dicampur cairan handsanitizer. Total ada lima orang yang tewas.

“Total ada 5 korban, 2 orang meninggal pada Senin (13 September 2021) di rumah sakit saat menjalani perawatan,” jelas Kasat Reskrim Polres Berau AKP Ferry Putra Samodra.

Ferry menuturkan sejak awal ada tujuh orang anak punk yang berpesta miras oplosan hand sanitizer tersebut. Cairan berbahaya itu diminum 3 kali sejak Jumat (11 September 2021) siang hingga Sabtu (12 September 2021) malam.

Satreskrim Polres Berau, Iptu Doni Witono mengungkapkan, tindakan pelaku dipicu lantaran kesal kerap dipalak oleh para korban.

“Ya pelaku sakit hati karena sering dipalak oleh para korban untuk membeli alkohol yang digunakan untuk mabuk-mabukan dan diancam dimusuhi,” bebernya.

Selain 5 korban meninggal dunia, 2 anak punk lainnya yang ikut meminum hand sanitizer hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif pihak rumah sakit.

“Yang dua masih menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Doni.

Atas kejadian itu, HK langsung diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan.

Kepada polisi, HK mengaku berniat membuat sakit para korban dengan memberikan cairan hand sanitizer.

Dari tangan HK, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sisa hand sanitizer yang berada di dalam botol air mineral, satu gelas plastik air mineral, dan sisa hand sanitizer dalam jerigen 5 liter.

Hand sanitizer tersebut diperoleh dari tempat HK bekerja sebagai pengupas kepiting rajungan. HK dijerat Pasal 204 ayat 2 KUHP juncto Pasal 353 ayat 3 KUHP.***

Sate, Makanan Khas Indonesia yang Lezat dan Mudah Ditemui

0

Bogordaily.net – Sate merupakan salah satu makanan yang cukup populer di Indonesia. Bahkan, beberapa daerah juga memiliki sate khas tersendiri.

Menyantap sate bisa kapan saja, apalagi di momen Idul Adha, banyak orang mendadak bakar sate karena mendapat daging kurban melimpah.

Meski masih banyak jenis sate lainnya, berikut lima sate yang paling terkenal di Indonesia, sebagaimana yang telah dilansir dari MNC Portal.

Makanan

1> Sate madura

Sate madura merupakan sate yang paling terkenal di Indonesia. Saking terkenalnya, bisa menemukan penjaja sate madura di setiap daerah tanpa harus pergi ke Madura untuk mencicipinya.

Sate madura biasa terbuat dari daging ayam atau kambing yang dihidangkan dengan bumbu kacang atau bumbu kecap.

Biasanya sate ini akan disajikan dengan alas daun pisang, nasi hangat atau lontong dan acar bawang.

Makanan

2> Sate taichan

Sate taichan merupakan jenis sate yang sedang populer belakangan ini. Asal-usul sate taichan sebenarnya belum terkonfirmasi dengan pasti.

Menurut beberapa informasi yang ada, sate taichan tercipta berawal dari datangnya sepasang muda-mudi Jepang-Indonesia yang ingin membeli sate di salah satu kedai sate madura di kawasan Senayan, Indonesia.

Namun, sate taichan merupakan hidangan yang lezat yang menggunakan daging ayam dan kemudian dibakar tanpa menggunakan bumbu yang beraneka ragam dan hanya menggunakan garam dan jeruk nipis saja sebagai bumbu. Sate ini juga umum disajikan dengan lontong.

Makanan

3> Sate padang

Setelah sate madura, sate madang menjadi menu yang paling banyak dicari masyarakat. Penjaja sate padang dapat dengan mudah Anda temukan di kota-kota besar.

Ciri khas sate padang adalah bumbunya berwarna kuning dan kental. Bumbunya terbuat dari tepung beras dicampur kaldu daging, jeroan, kunyit, jahe, bawang putih, ketumbar, lengkuas, jintan putih, bubuk kari, dan garam.

Makanan

4> Sate lilit bali

Mulai dari daging dan jenis tusuknya, sate lilit bali tampak unik banget. Dagingnya dicincang terlebih dahulu sebelum dililitkan ke tusukan bambu pipih.

Sate lilit bali bisa menggunakan daging apa pun, seperti sapi, ayam, ikan, dan sebagainya. Bumbunya menggunakan perpaduan kelapa parut, santan kental, jeruk nipis, bawang merah, dan merica.

Makanan

5> Sate maranggi

Sate maranggi biasa ditemukan di Purwakarta, Cianjur, dan Bandung, Jawa Barat. Sate ini terbuat dari daging ayam, sapi, dan kambing. Menariknya, bumbu sate ini dibuat khusus dari beberapa campuran unik.

Bumbu sate maranggi terbuat dari pucuk bunga kecombrang dan tepung ketan. Sate ini biasa dihidangkan dengan ketan atau nasi putih. Terdapat juga irisan tomat besar sebagai penetral rasa.***

Ade Yasin Resmikan Program TMMD Ke-112 Tahun 2021

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin meresmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 di wilayah Kodim 0621/Kabupaten Bogor di Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal. Peresmian TMMD dilakukan di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Rabu 15 September 2021.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Sukur Hermanto, serta jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Ade Yasin mengatakan, setiap tahun program TMMD sudah berjalan, sehingga diantara bulan September dan Oktober kami meluncurkan kegiatan TMMD. TMMD kali ini berupa pelebaran dan perkerasan jalan sepanjang 2.450 meter dengan lebar 7 meter, yang menghubungkan Desa Bojong dan Desa Cikahuripan Kecamatan Klapanunggal, yang mana sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat.

“Terima kasih kepada TNI atas program TMMD ke-112 tahun 2021, karena pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi melibatkan semua unsur baik TNI maupun POLRI dan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Ade.

Ade Yasin menerangkan, dengan luas wilayah yang cukup besar, 40 kecamatan dan 435 desa/kelurahan, masih banyak desa yang belum terbuka akses jalannya. TMMD bisa membantu membuka akses jalan tersebut. Selanjutnya untuk kegiatan Bhakti TNI tahun ini ada pada program pembangunan jembatan rawayan. Jadi selama ini kami selalu bersinergi dengan TNI dalam pembangunan infrastruktur di pedesaan.

Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi mengungkapkan, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor, Ade Yasin atas perhatiannya dan dukungannya kepada TNI Angkatan Darat lewat program TMMD dan Bhakti TNI yang dapat kita laksanakan semuanya.

“Kegiatan TMMD ini sesuai dengan tujuan pokok TNI Angkatan Darat yaitu turut serta dalam pembangunan daerah terisolir, daerah terpencil, daerah yang ekonominya tidak berkecukupan dan daerah perbatasan,” tukasnya.

Ia menambahkan, kegiatan TMMD ini tidak hanya dilakukan TNI Angkatan Darat saja, kami bekerja sama dengan matra lain seperti TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara. Sinergi tiga matra dalam TMMD ini sudah kami laksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Kami juga melibatkan semuanya, yakni TNI, POLRI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan elemen masyarakat yang ada.

Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Sukur Hermanto menjelaskan, Program TMMD ke-112 ini dilaksanakan selama 30 hari, dimulai pada tanggal 15 September sampai 14 Oktober 2021. Program TMMD merupakan salah satu program operasi TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan antara TNI dengan kementerian, lembaga, pemerintahan non kementerian, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat lainnya, untuk membantu mendukung percepatan pembangunan di daerah khususnya di Kabupaten Bogor.

“Sasaran fisik pada TMMD ke-112 ini adalah pelebaran dan perkerasan jalan dengan ukuran 7 meter x 2.450 meter. Keberadaan jalan tersebut sebagai sarana penghubung wilayah Desa Bojong dengan Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, sehingga sangat penting menunjang aktivitas masyarakat, diantaranya memudahkan anak-anak menjangkau sekolah, efisiensi waktu bagi karyawan atau buruh pabrik dalam melaksanakan aktivitas kerja, usaha dan sebagainya, serta sebagai jalur alternatif pemecah kemacetan jalan pada saat masuk dan pulang kerja karyawan atau buruh pabrik,” jelasnya.

Dandim Sukur Hermanto menambahkan, untuk sasaran TMMD non fisik yakni penyuluhan KB dan kesehatan, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan hukum dan Kamtibmas, penyuluhan keagamaan, kemudian penyuluhan stunting dan Posyandu.

“Dengan kegiatan non fisik tersebut, diharapkan terdapat kehidupan masyarakat yang semakin baik, bersih dan sehat, memudahkan dan melancarkan penyaluran hasil pertanian dan peternakan, semakin memperkuat kecintaan dan kebanggaan terhadap NKRI, Kamtibmas semakin lebih baik. Selanjutnya saling mengerti dan memahami tentang toleransi beragama dalam kehidupan,” tandasnya. (TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR

Waspada! Gejala Demensia Alzheimer yang Dianggap Bagian dari Penuaan

0

Bogordaily.net – Sebagian orang masih beranggapan bahwa demensia atau pikun merupakan bagian dari proses penuaan yang normal.

Padahal jika dibiarkan lebih lanjut penyakit ini bisa menyebabkan kematian.

Dalam rangka memperingati bulan Alzheimer sedunia kesembilan, Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI) kembali mengedukasi masyarakat seputar masalah demensia.

Demensia sendiri merupakan gejala penyakit yang menyebabkan penurunan fungsi otak.

Sedangkan demensia Alzheimer adalah gangguan penurunan fungsi otak yang mempengaruhi emosi, daya ingat dan pengambilan keputusan seseorang dan biasa disebut pikun.

Orang dengan Alzheimer mengalami penurunan fungsi otak termasuk fungsi kognitif yang meliputi kemampuan daya ingat, berbahasa, fungsi visuospatial dan fungsi eksekutif menurun.

Penyakit yang dapat menyebabkan kematian ini hanya bisa diperlambat perkembangannya melalui obat-obatan namun tidak bisa disembuhkan secara total.

Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan deteksi dini kepada spesialis saraf ketika menemukan gejala-gejala demensia Alzheimer.

Berikut ini adalah  gejala demensia Alzheimer, seperti dikutip dari keterangan ALZI yang bersumber dari Antara;

<• Gangguan daya ingat

Salah satu gejala paling menonjol adalah sering lupa akan berbagai hal seperti hal yang baru saja terjadi, tempat parkir, hingga janji.

Selain itu, orang dengan demensia juga cenderung mengulang-ulang cerita yang sama dalam suatu percakapan.

<• Sulit melakukan kegiatan yang familiar

Gejala lain yang ditunjukkan oleh orang dengan demensia adalah kesulitan untuk merencanakan atau menyelesaikan tugas sehari-hari seperti bingung cara mengemudi atau mengatur keuangan.

<• Sulit fokus

Orang dengan demensia biasanya menunjukkan gejala sulit untuk fokus termasuk pada pekerjaan sehari-hari seperti memasak.

Akibat kesulitan fokus , orang dengan demensia sulit untuk melakukan perhitungan yang sederhana dan membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk melakukan suatu pekerjaan.

<• Disorientasi

Mengalami disorientasi atau kebingungan akan waktu merupakan bagian dari gejala yang kerap ditunjukkan orang dengan demensia.

Disorientasi ini juga tak hanya terkait waktu tetapi juga pada tempat sehingga sering tidak tahu jalan pulang ke rumah.

<• Perubahan perilaku dan kepribadian

Emosi yang berubah secara drastis juga menjadi pertanda dari Alzheimer. Mereka seringkali menjadi bingung, curiga, depresi ataupun menjadi tergantung yang berlebihan pada anggota keluarga.

Tak jarang, orang dengan demensia merasa mudah kecewa dan putus asa baik di rumah ataupun dalam pekerjaan.

<• Salah membuat keputusan

Ciri yang paling menonjol lainnya adalah berpakaian tidak serasi, contohnya kaos kaki yang berbeda warna kiri dan kanan. Orang dengan demensia juga cenderung tak bisa merawat diri.

<• Menarik diri dari pergaulan

Kehilangan semangat ataupun inisiatif untuk melakukan suatu aktivitas ataupun hobi yang biasa dinikmati.

Hal ini sering dibarengi dengan hilangnya semangat untuk berkumpul dan bersosialisasi dengan teman.

<• Kesulitan memahami visuospasial

Kesulitan yang dihadapi oleh orang dengan demensia adalah kesulitan membaca, mengukur jarak dan menentukan jarak.

Kesulitan lain yang dialami oleh orang dengan demensia adalah membedakan warna, tidak mengenali wajah sendiri di cermin, menabrak cermin saat berjalan hingga tidak tepat saat menuangkan air ke dalam gelas.

<• Gangguan komunikasi

Orang dengan demensia akan kesulitan untuk berbicara dan mencari kata yang tepat. Karena itu, mereka tak jarang berhenti di tengah percakapan dan bingung untuk melanjutkan kalimat.

<• Menaruh barang tidak pada tempatnya

Lupa di mana meletakkan sesuatu merupakan gejala lain dari orang dengan demensia.

Tak jarang, mereka akan menuduh orang lain mencuri atau juga menyembunyikan barang tersebut.***

Kapolres Intan Jaya Nyatakan Ketiga Kru Pesawat Rimbun Air Tewas

0

Bogordaily.net – Ketiga kru Pesawat Perintis Rimbun Air PK-OTT yang jatuh di Gunung Wabu, Sugapa, Kabupaten Intan jaya, Papua ditemukan tewas.

“Kami sudah tiba di lokasi, untuk korban kami turut berduka cita, (korban) tidak ada yang selamat. Sudah ketemu jenazahnya,” kata Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan saat dihubungi Rabu 15 September 2021.

Ketiga kru dalam pesawat itu adalah pilot HA Mirza, kopilot Fajar, dan mekanik Iswahyudi.

Pesawat ditemukan dalam kondisi hancur di Gunung Wabu, Sugapa, Intan Jaya. Tim SAR akan berupaya mengevakuasi korban.

“Insyaallah malam ini kita paksakan untuk evakuasi, TKP sudah kita amankan. Kalau tidak malam ini, besok pagi,” ungkap dia.

AKBP Sandi bersama Danyonif Para Raider 501/BY dan Wadanyon Mekanis 521/DY mendatangi lokasi kecelakaan. Mereka tiba di lokasi sekitar 16.35 WIT.

Pesawat tersebut terbang dari Nabire tujuan Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Pesawat mengangkut bahan bangunan dan juga bahan makanan milik Yonif 521/DY yang bertugas di Kabupaten Intan Jaya.

Pesawat yang terbang dari Nabire menuju Sugapa itu hilang kontak sekitar pukul 07.30 WIT.(dtk)

18 Stasiun LRT Jabodebek Akan Layani Masyarakat

0

Bogordaily.net – Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek ditargetkan akan beroperasi pada pertengahan 2022. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan LRT Jabodebek akan hadir melayani 18 stasiun.

“Nantinya terdapat 18 stasiun LRT Jabodebek yang akan melayani masyarakat yaitu Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran, Cikoko, Ciliwung, Cawang, TMII, Kampung Rambutan, Ciracas, Harjamukti, Halim, Jatibening Baru, Cikunir I, Cikunir II, Bekasi Barat, dan Jatimulya,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (15 September 2021).

Joni memastikan saat ini, KAI bersama para pihak tengah mempersiapkan segala sesuatunya terkait pengoperasian LRT tersebut.

Persiapan tersebut berkaitan dengan sarana, prasarana, fasilitas pelayanan penumpang maupun perizinan yang diperlukan.

Dia menuturkan, LRT Jabodebek berada di lokasi-lokasi strategis mulai dari kawasan perumahan hingga kawasan bisnis.

“Tujuannya untuk memudahkan para penglaju untuk bertransportasi dari dan menuju Ibu Kota atau wilayah lainnya,” ujar Joni.

Joni menjelaskan, berdasarkan Perpres Nomor 49 Tahun 2017, KAI ditugaskan untuk menyelenggarakan sarana dan prasarana LRT Jabodebek.

Hal tersebut meliputi pengadaan sarana, pengoperasian sarana dan prasarana, perawatan sarana dan prasarana, pengusahaan sarana dan prasarana.

Lalu termasuk juga pendanaan prasarana LRT serta penyelenggaraan sistem tiket otomatis atau automatic fare collection.

Stasiun LRT terdiri dari dua tipe yaitu Interchange Station yakni Stasiun Cawang dan tipe Typical Station untuk 17 stasiun lainnya.

Joni menjelaskan, perbedaan dari tipe stasiun tersebut adalah jumlah jalur, luas stasiun. dan fasilitas tambahan yang ada di dalamnya.

Interchange Station terdiri dari tiga lantai. Lantai 1 yaitu area boarding dan komersial, lantai 2 area peron, dan lantai 3 adalah area komersial.

Sedangkan untuk tipe Typical Station terdiri dari dua lantai yaitu lantai 1 adalah area boarding dan lantai 2 merupakan area peron.

“Stasiun Cawang merupakan Interchange Station dikarenakan merupakan stasiun persimpangan atau stasiun transit. Dimana pelanggan dari stasiun Harjamukti yang ingin menuju ke arah Stasiun Jatimulya dapat berhenti dulu di Stasiun Cawang dan berganti kereta tujuan Stasiun Jatimulya, maupun sebaliknya,” jelas Joni.

Dari sisi akses stasiun, stasiun LRT Jabodebek memiliki keunggulan karena akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi umum.

Misalnya Stasiun Dukuh Atas, lokasinya berada di dekat Stasiun KRL Sudirman, Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Stasiun KA Bandara BNI City, halte Transjakarta, serta berbagai moda transportasi lainnya.

Terdapat juga Stasiun Halim yang terintegrasi dengan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Selain itu juga dekat dengan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma.

“Stasiun-stasiun LRT Jabodebek terletak tidak jauh dari titik moda transportasi umum lainnya sehingga akan memudahkan pelanggan yang akan menggunakan transportasi umum lanjutan,” ungkap Joni.

Selain dalam menggunakan LRT Jabodebek nantinya masyarakat dapat memanfaatkan Kartu Uang Elektronik (KUE) transportasi yang sudah ada.

Misalnya KMT, Kartu Uang Elektronik, hingga dompet digital. Untuk menunjang kenyamanan para pelanggan saat berada di stasiun.

Joni mengatakan, Stasiun LRT Jabodebek dilengkapi dengan fasilitas akses. Fasilitas tersenut berupa eskalator, tangga, dan lift, toilet, ruang menyusui, musala, ruang kesehatan, Passenger Information Display System (PIDS), passenger announcement, dan CCTV.

Dia menambahkan, pemerintah dan KAI juga berupaya menghadirkan stasiun LRT Jabodebek yang ramah disabilitas dengan menghadirkan lift, gate, toilet khusus disabilitas serta tactile.

“Dengan hadirnya fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah pelanggan disabilitas dalam melakukan mobilitas menggunakan LRT Jabodebek,” tutur Joni.***

Bupati Bogor Gandeng Kalangan Swasta Ciptakan Pembangunan Ramah Lingkungan

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin, menggandeng sejumlah elemen dalam membangun Kabupaten Bogor. Kalangan swasta dan pelaku bisnis, menjadi bagian dalam merealisasikan visi misi pemerintah Kabupaten Bogor.

Para pelaku usaha memiliki tanggung jawab membangun tanpa harus merusak lingkungan dan tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

Sejak 2020, melalui corporate social responsibility (CSR) PT. Gunung Suwarna Abadi (Summarecon Agung) Tbk, PT. Sudamanik dan PT. Samudera Bangun Raya, menjadi perusahaan yang ikut berkontribusi dalam pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor.

Kucuran dana dari ke tiga perusahaan tersebut mencapai  Rp9 miliar, yang disalurkan melalui tim kiprah pada Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kerjasama antara PT. Gunung Suwarna Abadi (Summarecon Agung) Tbk, PT. Sudamanik dan PT Samudera Bangun Raya, dengan Pemkab Bogor dilakukan di Ruang Rapat Bupati Bogor, Komplek Pemkab Bogor, Cibinong, pada tahun lalu.

Pemkab Bogor melalui tim TJSL melakukan penandatangan serah terima CSR PT. Gunung Suwarna Abadi (Summarecon Agung) Tbk, berupa bantuan bus sekolah dan mobil pelayanan kesehatan.

Sedangkan PT. Sudamanik berupa program ruang kelas dan pembangunan sarana pra sarana sekolah dan PT Samudera Bangun Raya berupa pembangunan badan jalan.

Menurut Bupati Bogor Ade Yasin untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dibutuhkan dana yang tidak sedikit, sementara kemampuan daerah dalam anggaran pendapatan belanja daerah sangat terbatas.

“Oleh karena itu, perlu dukungan dari semua pemangku kepentingan, termasuk dari unsur dunia usaha dan dunia industri yang beroperasi di Kabupaten Bogor,” bebernya, beberapa waktu lalu.

Ade Yasin menekankan, CSR perusahaan merupakan komitmen perusahaan untuk menyelenggarakan kesejahteraan sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.

“Dengan diberikannya kesempatan kepada perusahaan untuk berpartisipasi membantu masyarakat, akan tercipta keserasian, harmonisasi kebijakan dan kerjasama antara pemerintah daerah, kalangan dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat dengan tujuan akhir meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat,” tukas nya.

Ade Yasin juga mengapresiasi PT.Gunung Suwarna Abadi (Summarecon Agung) Tbk, yang telah memberikan bantuan bus sekolah dan bus pelayanan kesehatan. Selanjutnya PT. Sudamanik, yang telah merehabilitasi dua sekolah di Kecamatan Cigudeg. Serta PT. Samudera Bangun Raya yang telah berpartisipasi dalam memberikan fondasi awal untuk bagian dari jalan lingkar LIPI.

“Semua bantuan ini tentunya bukanlah akhir dari partisipasi TJSL perusahaan. Saya mendapat laporan hingga tahun 2020 bantuan CSR melalui tim TJSL kalau dirupiahkan mencapai sembilan miliar. Saya mengajak perusahaan lain yang belum bergabung ayo membangun Kabupaten Bogor melalui program CSR lewat tim TJSL,” ujarnya.

Dihubungi terpisah Kepala Desa Cigudeg Andri Supriadi mengatakan.
Peran swasta untuk di gandeng dengan program pemerintah, tentu sangat penting agar investasi yang dilaksanakan dapat memberikan kontribusi serta tanggung jawab menjaga harmonisai lingkungan.

“Menjaga lingkungan menjadi tanggung jawab semua elemen,” pungkas Andi Supriadi kepada Bogordaily.net. (gibran)

Harta Kekayaannya Melonjak, Menag Bantah Bukan Hasil Korupsi

0

Bogordaily.net – Sejumlah pejabat pemerintah disorot lantaran memiliki harta kekayaan yang cukup drastis, salah satunya Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Yaqut menegaskan penambahan hartanya itu sebelum menjadi menteri dan merupakan hasil dari usaha pribadinya, bukan dari korupsi.

Yaqut menjelaskan, harta kekayaan yang dilaporkan pada tahun 2018 sebesar Rp 936.396.000. Kemudian Yaqut dilantik sebagai Menteri Agama (Menag) pada 23 Desember 2020. Kemudian harta kekayaannya meningkat saat dilaporkan dalam LHKPN 31 Desember 2020 sebesar Rp 11,2 miliar.

Yaqut mengaku rutin melaporkan harta kekayaannya sebagai komitmen terhadap transparansi dan regulasi. Yaqut mengaku penambahan hartanya diperoleh saat sebelum menjabat Menag, sebelumnya selain pernah menjadi anggota DPR, Yaqut mengaku pendapatannya juga berasal dari usaha pribadinya.

“Penambahan harta Menag diperoleh sebelum menjabat sebagai Menteri Agama. Selain sebagai anggota DPR, pendapatan itu diperoleh melalui usaha pribadi, bukan hasil korupsi,” kata Menag Yaqut saat dihubungi, Rabu 15 September 2021.

Sebelumnya, sejumlah pejabat pemerintahan disorot lantaran mengalami kenaikan harta cukup drastis. Salah satu pejabat yang disorot publik adalah Yaqut Cholil Qoumas karena dinarasikan harta kekayaannya mengalami peningkatan drastis saat masa pandemi Corona.

Namun, saat dicek di data LHKPN KPK, harta kekayaan Menag Yaqut yang dilaporkan pada 2018 sebesar Rp 936.396.000. Sementara pada 2020 dalam LHKPN Yaqut harta kekayaannya meningkat sehingga nilainya menjadi Rp 11.158.093.639.(dtk)