Bogordaily.net – Peneliti dari Yayasan Wahana Visi Indonesia Agustinus Agung Wijaya mengatakan anak-anak di Provinsi Papua kerap mendapatkan kekerasan fisik dan verbal.
Seperti dilansir dari Republika, hal itu terungkap dalam riset dengan tema Kajian Kebijakan Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Papua.
Dari riset tersebut diketahui bahwa pelaku kekerasan fisik dan verbal justru merupakan orang-orang terdekat si anak yang seharusnya melindungi mereka.
“Ada enam permasalahan mengenai anak di Papua. Pertama, kekerasan fisik dan verbal,” kata Agung Wijaya dalam webinar bertajuk, ‘Mengurai Kerumitan Perlindungan Anak di Papua. Harus Mulai Dari Mana?’ yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa (14 September 2021).
Kemudian, masalah perundungan, pergaulan bebas, dan perkawinan anak.
“Ada yang memang pergaulan bebas berujung perkawinan anak. Ada juga yang terkait faktor ekonomi dan utang piutang. Jika orang tuanya punya utang, sering kali anaknya yang diberikan untuk pelunasan utang,” kata Agung.
Permasalahan berikutnya adalah masih rendahnya kepemilikan akta kelahiran, akses pendidikan rendah serta penggunaan lem aibon.
“Penggunaan lem aibon merata hampir di semua kabupaten yang kami teliti. Ini marak di sana,” ujarnya.
Penelitian Wahana Visi Indonesia dilakukan di empat kabupaten di Provinsi Papua yakni Kabupaten Jayapura, Kab. Jayawijaya, Kab. Biak Numfor dan Kab. Asmat.
Dari penelitian ini diketahui bahwa anak-anak adalah populasi terbesar kedua di Papua.
“Jika perlindungan dan pemenuhan hak anak di Papua tidak cukup diberikan, kita akan bisa tahu masa depan Papua akan seperti apa karena anak-anak tersebut merupakan generasi yang akan memimpin Papua di masa depan,” katanya.***
Bogordaily.net– Ojek Online yang beroperasi di Kota Bogor bakal dilarang mangkal atau menunggu penumpang dan pesanan di sejumlah kawasan.
Dinas perhubungan Kota Bogor telah menetapkan sekitar enam kawasan terlarang untuk ojek online mangkal.
Enam kawasan itu yakni di sepanjang jalur sistem satu arah (SSA) dari Jalan Pajajaran, Otista, Juanda, Jalak Harupat, Kapten Muslihat dan Paledang.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bogor, RA Mulyadi mengatakan bahwa daerah tersebut telah ditetapkan sebagai kawasan bebas ojek online.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.
Kemudian, berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat (Perda Trantibum).
“Pengemudi ojek online dilarang mangkal di enam lokasi tersebut, kecuali untuk kepentingan mengantar atau menjemput penumpang,” ujar Mulyadi, dilansir dari Antara Selasa (14 September 2021).
Mulyadi juga mengatakan, peraturan tersebut mengatur keteraturan bagi pengemudi dan aplikator dalam memberikan pelayanan kepada penumpang.
Salah satu dari peraturan itu adalah pengemudi dilarang mangkal di sembarang tempat.
Menurutnya, sosialisasi akan dilakukan sampai empat hari ke depan, dengan memasang spanduk berisi tulisan larangan di enam lokasi, serta menegur pengendara ojek online yang mangkal.
Berdasarkan aturan yang tertera pada Perda Trantibum, sanksinya adalah mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, denda administratif, dan/atau sanksi sosial.
Adapun untuk pengawasannya, petugas dari Dinas Perhubungan bersama anggota dengan petugas gabungan, akan melakukan patroli keliling secara rutin.***
Bogordaily.net – Pengalokasian dana pensiun bagi anggota DPR yang menyelesaikan masa jabatan satu periodenya dikritik keras oleh Forum Masyarakat Perduli Parlemen Indonesia (Formappi). Dana pensiun anggota DPR ini dianggap tidak masuk akal.
“Fasilitas dana pensiun bagi anggota DPR ini sudah pernah ramai dibicarakan beberapa waktu silam. Memang terlihat kebijakan ini sangat membebani keuangan negara,” kata peneliti Formappi, Lucius Karus, kepada wartawan, Rabu 15 September 2021.
Lucius menilai pengalokasian dana pensiun ini pemborosan anggaran negara. Dana pensiun ini dianggap tidak sebanding dengan kinerja anggota DPR.
“Jadi kelihatan ini kebijakan yang kurang terlalu tepat, pemborosan anggaran negara saja,” sebutnya.
“Apalagi jika mengingat kinerja anggota selama menjabat satu periode yang mungkin tanpa catatan membanggakan. Rasa-rasanya dana pensiun itu menjadi hadiah yang sulit dipertanggungjawabkan, susah dinalar dan nggak masuk akal,” imbuh Lucius.
Lebih lanjut Lucius berpendapat dana pensiun ini menambah daftar mewah fasilitas yang didapat anggota DPR, di luar gaji dan tunjangan. Dia juga melihat kebijakan dana pensiun ini sebagai bentuk praktik tata kelola keuangan negara yang amburadul.
“Gaji, tunjangan dan dana pensiunan anggota DPR ini terlihat sebagai praktik tata kelola keuangan yang tidak didasarkan pada kebutuhan, urgensi, efektivitas dan efisiensi,” sebutnya.
Selain itu, Lucius juga mempersoalkan dana reses dan aspirasi yang didapat anggota DPR. Sebab, menurutnya, tidak ada hasil nyata yang ditunjukkan oleh anggota DPR.
“Tunjangan reses dan serap aspirasi misalnya, dianggarkan cukup besar per masing-masing anggota tanpa kita pernah ditunjukkan hasil nyata aspirasi yang diserap dan bagaimana aspirasi-aspirasi itu diperjuangkan,” papar Lucius.
“Dari hasil kinerja DPR kita mengetahui bahwa produktivitas DPR dalam melaksanakan fungsi pokok mereka sangat rendah, dan dari situ kita bisa melihat betapa sia-sianya anggaran untuk serap aspirasi jika akhirnya hasil yang bisa ditunjukkan DPR Sebagai bukti pelaksanaan tugas mereka sangat buruk,” sambung dia.
Kembali ke dana pensiun anggota DPR. Lucius menilai fasilitas tersebut tidak adil jika dibandingkan dengan para aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja puluhan tahun. Karena itu, Formappi berharap DPR menghapus kebijakan dan pensiun ini.
“Begitu pula dengan dana pensiun. Jabatan anggota yang hanya 5 tahun lalu diganjar dengan pensiun seumur hidup rasanya nggak adil saja bagi ASN yang bekerja puluhan tahun. Saya kira menghapusnya akan menjadi satu kenangan indah dari DPR Demi menunjukkan kepedulian mereka pada efektivitas anggaran negara,” pungkasnya.(dtk)
Bogordaily.net– Pengalokasian dana pensiun bagi anggota DPR yang menyelesaikan masa jabatan satu periodenya dikritik keras oleh Forum Masyarakat Perduli Parlemen Indonesia (Formappi). Dana pensiun anggota DPR ini dianggap tidak masuk akal.
“Fasilitas dana pensiun bagi anggota DPR ini sudah pernah ramai dibicarakan beberapa waktu silam. Memang terlihat kebijakan ini sangat membebani keuangan negara,” kata peneliti Formappi, Lucius Karus, kepada wartawan, Rabu 15 September 2021.
Lucius menilai pengalokasian dana pensiun ini pemborosan anggaran negara. Dana pensiun ini dianggap tidak sebanding dengan kinerja anggota DPR.
“Jadi kelihatan ini kebijakan yang kurang terlalu tepat, pemborosan anggaran negara saja,” sebutnya.
“Apalagi jika mengingat kinerja anggota selama menjabat satu periode yang mungkin tanpa catatan membanggakan. Rasa-rasanya dana pensiun itu menjadi hadiah yang sulit dipertanggungjawabkan, susah dinalar dan nggak masuk akal,” imbuh Lucius.
Lebih lanjut Lucius berpendapat dana pensiun ini menambah daftar mewah fasilitas yang didapat anggota DPR, di luar gaji dan tunjangan. Dia juga melihat kebijakan dana pensiun ini sebagai bentuk praktik tata kelola keuangan negara yang amburadul.
“Gaji, tunjangan dan dana pensiunan anggota DPR ini terlihat sebagai praktik tata kelola keuangan yang tidak didasarkan pada kebutuhan, urgensi, efektivitas dan efisiensi,” sebutnya.
Selain itu, Lucius juga mempersoalkan dana reses dan aspirasi yang didapat anggota DPR. Sebab, menurutnya, tidak ada hasil nyata yang ditunjukkan oleh anggota DPR.
“Tunjangan reses dan serap aspirasi misalnya, dianggarkan cukup besar per masing-masing anggota tanpa kita pernah ditunjukkan hasil nyata aspirasi yang diserap dan bagaimana aspirasi-aspirasi itu diperjuangkan,” papar Lucius.
“Dari hasil kinerja DPR kita mengetahui bahwa produktivitas DPR dalam melaksanakan fungsi pokok mereka sangat rendah, dan dari situ kita bisa melihat betapa sia-sianya anggaran untuk serap aspirasi jika akhirnya hasil yang bisa ditunjukkan DPR Sebagai bukti pelaksanaan tugas mereka sangat buruk,” sambung dia.
Kembali ke dana pensiun anggota DPR. Lucius menilai fasilitas tersebut tidak adil jika dibandingkan dengan para aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja puluhan tahun. Karena itu, Formappi berharap DPR menghapus kebijakan dan pensiun ini.
“Begitu pula dengan dana pensiun. Jabatan anggota yang hanya 5 tahun lalu diganjar dengan pensiun seumur hidup rasanya nggak adil saja bagi ASN yang bekerja puluhan tahun. Saya kira menghapusnya akan menjadi satu kenangan indah dari DPR Demi menunjukkan kepedulian mereka pada efektivitas anggaran negara,” pungkasnya.
Bogordaily.net– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar, mengungkapkan bahwa pihaknya memantau sebanyak 399 grup atau kanal di media sosial yang terkait dengan konten radikalisme dan terorisme per Agustus 2021.
Menurutnya, mayoritas grup atau kanal yang dipantau berada di aplikasi Telegram. Aplikasi lain seperti Facebook dan WhatsApp turut dipantau BNPT.
“Menangkal konten radikalisme terorisme, dalam pelaksanaan penangkalan ini kita terutama fokus di empat platform media sosial. Pertama Telegram, WhatsApp, Facebook, dan Tantan,” ucap Boy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (15/9
“Per Agustus 2021 terdapat 399 grup maupun kanal media sosial yang dipantau dan Telegram menempati jumlah tertinggi dengan mencapai 135 grup kanal,” imbuhnya.
Ia menerangkan, pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Polri dalam melakukan upaya penghapusan grup atau kanal terkait radikalisme dan terorisme tersebut.
“Proses take down atau katakanlah langkah-langkah hukum kami kerja sama dengan aparat hukum terkait. Kalau berkaitan dengan platform kami bekerja sama dengan Ditjen Aptika Kominfo. Sedangkan yang berkaitan dengan cyber crime, tentunya bersama dengan unsur-unsur penegak hukum di Polri,” ujar mantan Kapolda Papua tersebut.
Berangkat dari itu, Boy berharap konten intoleran dan radikalisme tidak menjadi acuan masyarakat. Ia meminta publik melirik konten yang lebih bermanfaat.
“Konten-konten Indonesia harmoni yang akan menjadi informasi yang diserap oleh masyarakat kita,” ucapnya.***
Bogordaily.net – Pasca terjadi longsoran, warga tammpak Kampung Jatinunggal dan Ciatar Desa Cipinang Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, mengalami krisis air bersih akibat sumber mata air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari, hilang tegerus longsor.
Warga Kampung Ciater Ciatar Rumpin Alda mengatakan, sulitnya mendapatkan air bersih sudah dirasakan warga sejak bencana longsor pertama pada Agustus 2021. Longsor telah menggerus sumber mata air yang ada di desa mereka.
Menurut Alda, kini warga terpaksa harus mencari air ke kampung lain yang masih memiliki mata airnya. Belakangan untuk mendapatlan air bersih, warga dibantu BPBD Kabupaten Bogor.
“Setiap kali ada bantuan dari BPBD warga selau buru-buru memwa galon supaya kebagiab air dari BPBD Kabupaten Bogor,”kata Alda
Warga Kampung Ciatar Basri alias Kubil (48), yang menjadi korban longsor, memohon supaya bantuan air bersih dapat dikirm setiap hari.
“Saya memohon kalau bisa bantuan iar bersih dikirm setiap hari, karena warga di sini benar-benar kesulitan mendapat air bersih,” pintanya.
Sementara itu Petugas BPBD Kabupaten Bogor Hayat, membenarkan jika warga di dua Kampung terdiri dari Kampung Jatinunggal dan Ciatar yang terdampak bencana longsor, mengalami kekurangan air.
Bahkan sampai saat ini pihak BPBD Kabupaten Bogor selalu mengirimkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki BPBD.
“Kita selalu menyalurkan bantuan air bersih disana karena mereka kekurangan air bersih paska wilayah sini diterjang longsor,”pungkasnya.
SIRCLO menandatangani surat penawaran (letter of offer) dari Sinar Mas Land untuk menempati gedung terbaru di kawasan Digital Hub BSD City yang akan beroperasi mulai tahun 2024. Kebutuhan ruang tersebut sesuai dengan ekspansi bisnis SIRCLO yang semakin besar.
Bogordaily.net – SIRCLO akan jadi tenant pertama di gedung terbaru pada kawasan Digital Hub BSD City. Gedung tersebut berada di atas lahan seluas 2 hektare serta didesain sebagai bangunan komersial dan akan mulai beroperasi pada tahun 2024 mendatang. Perusahaan digital dan kreatif akan menikmati lingkungan yang hijau, desain futuristik, serta ragam fasilitas teknologi.
(kiri-kanan) Mulyawan Gani (Chief of Digital Business – Sinar Mas Land), Irawan Harahap (Chief Digital Technology Ecosystem & Development – Sinar Mas Land), Avelyn P. Santiago (Asset Management Office Division Head – Sinar Mas Land), Brian Marshal (CEO SIRCLO), Hendrawan Kartika (CFO SIRCLO) dan Herry Santoso (Chief Executive Controller – Sinar Mas Land) dalam acara penandatanganan surat penawaran antara SIRCLO dan Sinar Mas Land.
Komitmen ini diresmikan melalui penandatanganan surat penawaran (Letter of Offer) oleh Avelyn P. Santiago (Asset Management Office Division Head – Sinar Mas Land) dan (Brian Marshal – CEO SIRCLO) pada hari Senin, 6 September 2021. SIRCLO merupakan sebuah perusahaan solusi e-commerce dari tanah air yang berdiri sejak 2013. Layanan utama mereka adalah platform pembuatan toko daring serta e-commerce enabler dari hulu ke hilir (end-to-end) bagi bisnis yang ingin mengembangkan penjualan ke ranah online. SIRCLO telah berkantor di BSD City sejak tahun 2018, dimulai dari menempati ruang usaha seluas 822 m2 di MyRepublic Plaza (GOP 6) dan kini merelokasi ke ruang kantor yang lebih besar yakni 2.000 m2 di Traveloka Campus (GOP 1). Seiring dengan berkembang pesatnya bisnis perusahaan, SIRCLO memutuskan untuk menempati gedung baru di Digital Hub sebagai kantor pusat.
Founder dan CEO SIRCLO, Brian Marshal menyatakan, “Ekspansi ini dilakukan sesuai kebutuhan bisnis SIRCLO yang berkembang pesat. Kami merasa puas atas sarana, infrastruktur, pelayanan serta dukungan yang diberikan Sinar Mas Land selama beberapa tahun ke belakang, sehingga berencana untuk terus memusatkan operasional perusahaan di BSD City. Ke depannya SIRCLO akan berkantor di gedung terbaru pada kawasan Digital Hub.”
Chief Digital Technology Ecosystem & Development – Sinar Mas Land, Irawan Harahap menambahkan, “Terima kasih atas kepercayaan SIRCLO untuk terus mengambil bagian di ekosistem Digital Hub dan berkantor di BSD City. Kami bangga dapat memfasilitasi SIRCLO dan menyaksikan bisnisnya dapat bertumbuh dengan pesat. Ini membuktikan bahwa ekonomi digital terus bertumbuh sehingga kebutuhan perkantoran pun meningkat dan kami berharap bisa menelurkan startup unicorn di Digital Hub yang merupakan sentral ekonomi digital. Semoga kerja sama ini dapat membantu SIRCLO berkembang dan dapat melayani masyarakat yang lebih luas.”
SIRCLO merupakan salah satu perusahaan digital dan kreatif yang akan menikmati lingkungan Digital Hub yang berdesain futuristik, serta ragam fasilitas teknologi.
Digital Hub BSD City adalah sebuah kawasan seluas 25 hektare yang ditujukan bagi komunitas, institusi pendidikan, startup hingga perusahaan multinasional yang bergerak di bidang industri digital dan kreatif.
Bogordaily.net – Makanan khas Papua Papeda ternyata merupakan kuliner yang memiliki sejarah tertua di Indonesia. Bayangkan saja makanan terbuat dari sagu itu ada sejak jaman prasejarah.
Hal itu terungkap berdasarkan temuan gerabah dan alat batu tokok sagu di situs arkeologi di kawasan Danau Sentani, Papua.
Papeda dimasak menggunakan wadah gerabah, tradisi gerabah di Papua mulai dikenal sejak masa prasejarah sekitar 3.000 tahun yang lalu. Pengetahuan penggunaan gerabah dan teknologi pembuatan gerabah diperkenalkan oleh orang berbahasa Austronesia.
Sekitar 3.000 tahun yang lalu budaya gerabah ini diperkenalkan di daerah pesisir utara Papua dan pulau-pulau di lepas pantai Papua.
Seperti diketahui pohon sagu hanya tumbuh di dataran rendah Papua. Budaya papeda di papua hanya dikenal di daerah pesisir Papua dan pulau-pulau lepas pantai Papua.
Pati sagu menjadi bahan utama pembuatan papeda. Sagu bersama pisang, keladi, kelapa, sukun dan tebu merupakan bahan makanan yang dikonsumsi sejak masa prasejarah di Papua.
Di Papua, hingga saat ini, budaya kuliner papeda hanya dikenal di pesisir utara Papua, pesisir Kepala Burung Papua dan pulau-pulau lepas pantai Papua. Papeda tidak dikenal di wilayah pegunungan Papua dan pesisir selatan Papua.
Papeda merupakan kuliner khas Papua berbahan pati sagu. Terdapat dua jenis papeda yaitu papeda panas dan papeda bungkus.
Kuliner papeda panas sepintas mirip bubur, pembuatannya yaitu pati sagu diberi perasan air jeruk nipis kemudian disiram dengan air mendidih. Papeda panas dinikmati dengan lauk ikan kuah kuning dan sayur tumisan daun pepaya.
Papeda bungkus, papeda ini dibungkus menggunakan daun fotofe atau forofe (sejenis daun pisang-pisangan).
Pembuatan papeda bungkus yaitu papeda panas diambil secukupnya kemudian dibungkus dalam daun fotofe. Selanjutnya didiamkan beberapa saat hingga papeda menjadi dingin, kemudian baru dapat dinikmati.(dtk)
Bogordaily.net – Sebanyak 3 ribu orang positif Corona terdeteksi berkeliaran di sejumlah tempat umum termasuk mal, transportasi umum hingga restoran. Mereka terdeteksi di PeduliLingkungan.
Dokter sekaligus influencer kesehatan dr Tirta Mandira Hudhi mengatakan, hal itu terjadi mungkin karena ketidaksesuaian kriteria dari orang yang positif Corona di PeduliLingkungan. Terlebih kriteria sembuh Corona awal disebutkan masih bisa positif melalui hasil RT PCR
“Pada waktu itu kita mengatakan orang yang CT valuenya positif tapi sudah selesai isoman itu dinyatakan sembuh. Kemenkes mengatakan orang yang sembuh itu masih bisa positif CT valuenya,” katanya dalam diskusi daring bersama Kata Data, Rabu 15 September 2021.
Lebih jauh dirinya tak bisa dipungkiri jika banyak orang yang vaksin karena tujuan bepergian atau jalan-jalan.
“Tapi hari ini bilang 3 ribu positif masih bisa jalan-jalan. Ini yg harus kita garisbawahi, apakah orang ini positif tapi sudah selesai isoman atau yang kabur dari isoman,” sambungnya.
Sebelumnya disebutkan sebanyak 3.830 orang terdeteksi positif COVID-19 tapi masih jalan-jalan. Mereka yang terdeteksi itu berkeliaran ke berbagai tempat mulai dari mal, bandara, hingga restoran.
Tentang status warna dalam aplikasi PeduliLindungi, seperti dikutip dari laman covid19.go.id, warna merah digunakan untuk menandai bahwa warga akan dilarang masuk pusat perbelanjaan. Mereka juga dianjurkan untuk segera melakukan vaksinasi.
Hijau menunjukan seseorang dapat melakukan aktivitasnya di ruang publik. Lalu warna oranye berarti seseorang diizinkan masuk areal public atau mal dengan menyesuaikan kebijakan pengelola tempat, serta akan dilakukan tes lanjutan.
Sementara warna hitam digunakan untuk menandai pasien positif virus corona atau kontak erat.(dtk)
Bogordaily.net – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar Lepas Sambut para mahasiswa pertukaran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2021-2022 pada Rabu, 15 September 2021.
Diketahui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan salah satu program pemerintah, dimana bertujuan untuk mengeksplor mempelajari keberagaman nusantara, berteman dengan mahasiswa dari berbagai daerah.
Kegiatan yang dilakukan secara virtual ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dari salah satu mahasiswa UIKA Bogor, lalu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Selanjutnya adapun sambutan dari Penanggung Jawab Program MBKM Universitas UIKA, Erick Yudapratama.
“Dari hasil yang diperoleh, tahun ini kampus UIKA Bogor telah mendapatkan nama-nama yang terpilih dan nantinya akan betukar di belahan Indonesia baik dari Sabang sampai Marauke. Saya ucapkan selamat,” ucapnya.
Erick juga mengungkapkan beberapa nama mahasiswa yang bertukar dan belajar di UIKA Bogor.
“Ini merupakan sebuah kesempatan menarik, yang bisa didapatkan baik dari mahasiswa UIKA Bogor ke luar, juga mahasiswa dari luar ke UIKA untuk belajar dan memilih prodi-prodi serta tentu saja mendapatkan pengalaman kebhinekaan dalam mata kuliah modul nusantara,” paparnya.
Rektor Ibn Khaldun (UIKA) Dr. H. E. Mujahidin, M.Si juga memberi sambutan sekaligus meyambut ramah para mahasiswa yang melakukan pertukaran ke UIKA Bogor.
“Atas nama Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Saya mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa yang akan kuliah di UIKA. Dan untuk mahasiswa UIKA yang mengambil perkuliahan di luar, saya ucapkan selamat jalan semoga semuanya lancar,” ujar Rektor UIKA Bogor, Mujahidin.
Rektor UIKA Bogor, Dr. H. E. Mujahidin, M.Si saat memberikan sambutan Lepas sambut para mahasiswa pertukaran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2021-2022 pada Rabu, 15 September 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)
Lanjutnya, pertukaran pelajaran di UIKA Bogor sudah pernah dilakukan dari dulu, tetapi agak berbeda karena sebelumnya hanya ke luar negeri, belum melakukan ke dalam negeri.
Kata Mujahidin, pembelajaran pertukaran ini akan dilakukan secara online terlebih dahulu, nantinya akan mulai dilaksanakan secara offline pada bulan November mendatang.
“Jika sudah memungkinkan, sudah melakukan offline. Saya akan senang sekali jika para mahasiswa bisa datang kesini melihat kampus Ibn Khaldun Bogor dan berkeliling nanti ke Kota Bogor bersama Ibu Sekda yang akan memperlihatkan Kota yang kami cintai ini,” ujarnya.
Selanjutnya, Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2021-2022 ini, suatu refleksi dari keadaan pandemi Covid-19.
“Program ini merupakan suatu refleksi dari keadaan pandemi, dimana dengan teknologi kalian bisa belajar berselancar dari Sabang ke Marauke,” ucap Sekda Kota Bogor.
“Saya harap dengan pertukaran pelajar ini, setiap individu bisa memperkaya kondisi sosialnya. Bagaimana dengan pemberdayaanya, culture-nya, kekayaan kuliner, alam, dan sebagainya akan menjadi lebih siap di dunia kerja,” ujarnya.
Terakhir, Syarifah memberikan ucapan kepada mahasiswa yang melakukan pertukaran pelajar.
Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah memberikan ucapan kepada para mahasiswa yang melakukan pertukaran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2021-2022 pada Rabu, 15 September 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)
“Saya sangat menyambut baik, jadi saya mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang bertukar ke mana-mana, ini merupakan pengalaman berharga yang akan diingat di hidup kalian pastinya,” ungkapnya.
Turut hadir juga para wakil rektor 1, 2, 3, dan 4. Lalu dosen-dosen, serta dekan, dan perwakilan MBKM UIKA.
Berikut adalah daftar Universitas yang melakukan pertukaran ke UIKA Bogor :
Universitas Teknokrat Indonesia
Universitas Islam Riau
Universitas Bengkulu
Universitas Lampung
Universitas Prima Indonesia
Universitas Negeri Padang
Universitas Mahasaraswati Denpasar
Universitas Syiah Kuala
Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Universitas Jambi
Universitas Katolik St. Thomas
Universitas Muhammadiyah Metro
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Universitas Mahasaraswati Denpasar
Universitas Negeri Medan
Universitas Samudera
Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
Univeritas Katolik Santo Thomas
Universitas Malikussaleh
Lalu, Universitas tujuan dari mahasiswa UIKA Bogor :
Universitas Lambung Mangkurat
Universitas Muhammadiyah Palangka Raya
Universitas Tanjungpura
Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
Universitas Islam Al-azhar
Universitas Mataram
Universitas Muhammadiyah Kupang
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Universitas Tanjungpura
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar Bongaya
Universitas Cokroaminoto Palopo
Universitas Halu Oleo
Universitas Katolik De La Salle
Universitas Muhammadiyah Makassar
Universitas Mulawarman
Universitas Fajar
STMIK Widya Cipta Dharma
Universitas Nusa Cendana
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Universitas Nusa Cendana
Universitas Katolik De La Salle. Adv