Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 6868

Ditemukan Candi Abad ke 15 di Gunung Klotok

0

Bogordaily.net – Ada banyak peninggalan candi di Indonesia yang hingga kini belum diketahui khalayak umum. Bahkan, beberapa dari candi tersebut tersembunyi di kawasan pegunungan. Salah satunya di Gunung Klotok.

Selain sebagai destinasi wisata alam, di daerah pegunungan atau suatu gunung kerap dijumpai beberapa bangunan yang memiliki nilai sejarah.

Salah satunya, seperti yang terdapat di Gunung Klotok. Gunung yang terletak di wilayah Kediri, Jawa Timur tersebut memiliki sejumlah benda peninggalan sejarah seperti patirtan (sumber mata air) hingga candi.

Bangunan candi tersebut berada di tengah-tengah hutan di area pendakian menuju puncak Gunung Klotok, yang termasuk ke dalam wilayah Kelurahan Pocok, Kecamatan Mojoroto, Kediri.

Untuk mencapai ke sana, perjalanannya cukup melelahkan dengan jalur pendakian yang menanjak.

Candi yang dinamakan sesuai dengan lokasi ditemukannya yakni Candi Klotok itu berada di dekat area wisata Gua Selomangleng, yang juga dikenal sebagai destinasi wisata sejarah di Kota Kediri. Dilansir dari channel Youtube Kuno Brono, Sabtu 4 September 2021, candi tersebut diduga merupakan bangunan peninggalan Kerajaan Kediri.

“Jadi ini adalah candi yang berada di puncak Gunung Klotok. Ini merupakan candi peninggalan kerajaan Kediri yang masih ada sampai sekarang,” ujar sang vlogger menjelaskan. Sementara, menurut literatur lain disebutkan, Candi Klotok tersebut merupakan bangunan yang didirikan pada abad ke – 14.

Karena berada di tengah hutan, bangunan candi tersebut dikelilingi oleh daun dan rerumputan yang menutupi bagian atas candi. Bagian yang tersisa adalah kaki dan pondasi candi yang tersusun dari batu bata merah berukuran jumbo. Adapun ukuran batu tersebut setara dengan 3 jengkal tangan orang dewasa.

Selain itu, dalam bebatuan tersebut tampak relief yang menandakan bangunan tersebut merupakan candi. Arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Nugroho Harjo Lukito mengatakan, candi tersebut saat ini masih dalam tahap ekskavasi atau penggalian ketiga. Proses ekskavasi selanjutnya dari situs yang terdapat di Gunung Klotok ini rencananya akan kembali dilanjutkan tahun depan.

Dewi Perssik Ogah Dicap Pansos Lantaran Temui Saipul Jamil

0

Bogordaily.net – Setelah Saipul Jamil bebas terungkap ternyata kalau mantan istrinya Dewi Perssik belum menjenguk.

Pemilik goyang ngebor ini beralasan bukan dirinya tidak ingin menjenguk Saipul Jamil, namun ia sangat menghargai pasangan yang saat ini ada di hidupnya.

“Kepengen, cuma kan enggak bisa ngomong. Ada beberapa perempuan jadi aku juga enggak enak,” ujarnya dikutip dari kanal YouTube Hitz Infotainment yang dibagikan pada Sabtu, 4 September 2021.

“Aku juga sudah punya suami juga kan,” sambungnya.

Meski telah memiliki pasangan, Dewi Perssik menjelaskan jika sang suami mengizinkan untuk tetap bersilaturahmi dengan Saipul Jamil.

“Alhamdulillah sih, seperti aa mengizinkan. Its oke enggak apa-apa gitu kalau mau seperti saudara, sudah seperti kakak,” jelasnya.

“Cuma kayanya mohon maaf nih aku juga enggak kepengen bilang, paham bukan,” sambungnya.

Dewi Perssik mengungkap jika dirinya tidak ingin kalau harus dicap pansos lantaran bersilaturahmi dengan Saipul Jamil.

“Aku juga enggak pengen dibilang, maaf nebeng dengan adanya,” ungkapnya.

“karena dulu orang-orang mungkin lupa sahabat-sahabatnya, akupun masih datang walaupun aku mantan,” sambungnya.

Menurut Dewi Pessik, status yang dimiliki membuatnya tidak bebas lantaran menghargai keberadaan suami di hidupnya.

“Cuma bedanya karena aku sudah punya suami, apa kata suami kan mbak,” ujarnya.

“Kecuali aku enggak punya pasangan, mungkin aku bisa seenaknya sendiri apalagi pas lagi Covid, PPKM,” sambungnya.

Meski tidak menemui secara langsung, Dewi Perssik mengungkap akan menolong Saipul Jamil secara finansial.

“Seandainya membantu lewat keuangan juga enggak banyak, tapi setidaknya kau ingat gitu loh,” jelasnya.

“Aku sih tidak minta balasan itu, cuma tidak ada di hati untuk nebeng itu enggak ada,” pungkasnya.

Lebih jauh sebagai mantan istri dirinya turut berbahagia dengan bebasnya mantan suaminya tersebut.

“Mudah-mudahan diberi kelancaran, karena memang kan semua pasti intinya kita harus memberikan doa yang baik untuk orang lain,” ujarnya.

“Supaya yang baik itu juga buat kita sendiri,” sambungnya.

Dewi Perssik berharap jika Saipul Jamil dapat melupakan masa lalunya dan menjalani kehidupan baru yang lebih baik.

“Jadi aku sih berharap mudah-mudahan mas Saipul bisa membuka lembaran baru,” jelasnya.

“Menutup masa lalu yang pahit dan banyak rezekinya,” sambungnya.

Dijelaskan oleh Dewi Perssik, setelah keluar dari penjara Saipul Jamil diharapkan dapat mengembangkan kembali kemampuan yang dimilikinya.

“Bisa diberi tempat untuk bisa mengembangkan skill-nya dan dikelilingi oleh orang-orang yang tulus, yang baik,” harapnya.***

Hindari Ganjil Genap Puncak, Santai ke Bree Coffee and Kitchen aja !

0

Bogordaily.net – Bree Coffee and Kitchen menjadi alternatif tujuan utama weekend pada pekan pertama bulan September 2021 ini. Dengan diterapkannya ganjil genap pada ruas jalan raya Puncak, membuat Bree Coffee and Kitchen memberikan berbagai macam promo terbaiknya pada weekend ini.

Dengan suasana yang sejuk dan view pegunungan yang menawan, membuat Bree Coffee and Kitchen tidak kalah dengan tempat-tempat wisata kuliner di Puncak Bogor.

“Ya, kami memberikan kenyamanan bagi anda yang ingin wisata kuliner, bersantai bersama keluarga dengan udara yang sejuk dan segar. Ditambah pemandangan pegunungan yang tidak kalah dari jalur Puncak Bogor,” ungkap Theo, Operational Manager Bree Coffee and Kitchen.

Bree Coffee and Kitchen terletak di Jalan Raya Cijeruk, Kabupaten Bogor. Adapun beberapa menu seputar kopi yang bisa kalian pesan meliputi, Es Koi Gula Aren, Es Kopi Susu, dan Es Kopi Panda. Aneka minuman segar lainnya seperti jus dan olahan teh, juga tak kalah recomendednya teruntuk yang kurang suka kopi. Seperti Mix Berry Yoghurt atau Bree Lechy Dragon.

Tak kalah lezatnya, makanan berat pun dapat kalian pesan di Bree Coffee and Kitchen seperti Sop Buntut, Iga Bakar Madu, Ayam Bakar Kalasan, Rice Bowl atau cemilan seperti Pisang goreng, Singkong Goreng, sampai pasta ala-ala Western. Tak lupa makanan penutup seperti Cake pun juga ada dengan varian Red Velvet ataupun Tiramissu.

“Untuk informasi dan reservasi kalian bisa hubungi langsung nomor 0812-8047-3591. Siapkan waktu anda, gas langsung ke Bree Coffee and Kitchen,” pungkas Theo dengan semangat.*** ADV.

Eben Burgerkill Dimakamkan dengan Dihadiri Rekan-Rekan Anak Band Metal

0

Bogordaily.net – Eben Burgerkill dimakamkan di halaman rumahnya di Bandung, Jawa Barat, Sabtu 4 September 2021. Pemakaman gitaris Burgerkill itu dilakukan dengan penuh haru. Proses pemakaman Eben juga disiarkan secara langsung melalui Instagram Burgerkill, @burgerkillofficial.

Seperti dilansir dari Kapanlagi.com, proses pemakaman dihadiri oleh keluarga dan juga rekan-rekan Eben yang kebanyakan dari kalangan musisi. Mulai dari Arian 13 (Seringai), Gebeg (Taring), Ricky Siahaan (Seringai), Eddi Brokoli, Man (Jasad), dan masih banyak lagi.

Selesai disolatkan di rumah, jenazah Eben langsung dimakamkan di halaman rumahnya. Istri Eben, Anggi Pratiwi yang ikut menyaksikan proses pemakaman berusaha tegar ketika melihat sang suami dikebumikan.

Tabur Bunga
Selain itu, para personel Burgerkill yang hadir dalam proses pemakaman Eben, seperti Agung, Ramdan, dan Putra begitu sedih atas kepergian sang gitaris. Di saat menaburkan bunga di atas pusara Eben, personel Burgerkill berkali-kali mengusap air mata.

Setelah personel Burgerkill menaburkan bunga, rekan-rekan Eben yang hadir juga menghampiri pusara gitaris tiga anak tersebut. Mulai dari Rahmat alias Gebeg, drummer dari band Taring. Gebeg langsung menangis ketika berada di samping pusara sahabatnya tersebut.

 

Kesedihan
Diketahui, Gegeg menjadi salah satu orang yang begitu dekat dengan Eben. Bersama Eben, dia menghadirkan sebuah program Extreme Moshpit di YouTube. Sebuah acara yang membahas musik-musik cadas.

Sambil mencium pusara, tak banyak kata yang diucapkan Gebeg. Dia mendoakan untuk sahabatnya tersebut. Hampir sama dengan Gebeg, Arian 13 vokalis Seringai juga begitu sedih atas kepergian Eben. Apalagi, persahabatan Eben dan Arian sudah berjalan selama 25 tahun.

Slayer Merah
Tak banyak ucapakan kata-kata yang dilontarkan Arian ketika berada di samping pusara Eben. Sebelum meninggalkan makam Eben, Arian sempat mengikat slayer berwarna merah di papan tulisan nama sahabatnya tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Eben Burgerkill meninggal dunia pada Jumat (3/9/2021). Eben meninggal disaat melakukan proses syuting untuk sebuah acara. Pada saat itu, Eben sempat pingsan dan dilarikan ke rumah sakit Bungsu Bandung.

Ini Kata Ayah Lesty Kejora Setelah Anaknya Sah Menikah

0

Bogordaily.net – Lesty Kejora dan Rizky Billar sudah resmi menjadi sepasang suami istri dan menjalani kehidupan baru bersama sang suami dan tinggal bersama Rizky Billar.

Ayah Lesty Kejora, Endang Mulyana mengatakan kalau hal tersebut sudah menjadi kewajiban seorang istri untuk mengikuti suami.

“Teteh kan punya kewajiban. Mau rela, mau enggak, ya ngikutin suami,” jelas Endang yang dilansir dari kumparan.

Sebagai orang tua, Endang mengaku sudah mempersiapkan diri akan hal ini.

Ia sadar bahwa anaknya pasti akan menikah dan hidup dengan lelaki pilihannya.

Endang mengungkapkan kalau dirinya sama sekali tidak merasa kehilangan.

“Enggak merasa kehilangan yang seperti apa karena dari sananya saya sudah siap. Namanya punya anak cewek pasti ikut suami,” ungkapnya.

Endang sendiri tidak memaksakan Lesty harus tinggal dengan siapa setelah menikah.

Sebab menurutnya, sang putri sudah memiliki pilihan sendiri terkait hal ini.

“Kalau keinginan tinggal bersama ada, tapi saya enggak bisa memaksakan. Terserah mereka mau tinggal sama saya di rumah, apa di rumahnya saja,” terangnya.

Endang hanya berpesan kepada Rizky Billar, agar ia jangan sampai menyakiti hati putri kesayangannya itu.

“Saya paling titip saja, titip si dedek. Mereka kan masih muda juga. Orang tua wiridnya jangan sampai disakiti,” pintanya.***

Taliban Lepas Tembakan ke Udara Rayakan Kemanangan, 17 Orang Tewas

0

Bogordaily.net – Setidaknya 17 orang tewas ketika anggota Taliban melepaskan tembakan ke udara untuk merayakan kemenangan setelah mengklaim berhasil merebut satu-satunya daerah Afghanistan yang belum ditaklukkan, Lembah Pansjhir.

Kantor berita Shamshad dan Tolo melaporkan bahwa belasan orang itu tewas saat Taliban melepaskan “tembakan ke udara” di Kabul. Selain itu, 41 orang lainnya juga terluka dalam insiden tersebut.

Tak hanya di Kabul, setidaknya 14 orang lainnya juga terluka karena para anggota Taliban di Provinsi Nangarhar melepaskan tembakan perayaan serupa.

Juru bicara utama Taliban, Zabihullah Mujahid, pun mengimbau para anggotanya untuk tidak merayakan kemenangan dengan melepaskan tembakan.

“Hindari melepaskan tembakan ke udara dan bersyukurlah saja kepada Tuhan. Peluru dapat melukai warga sipil, jadi jangan menembak jika tak diperlukan,” ujar Mujahid sebagaimana dilansir Reuters.

Taliban memang sedang merayakan kemenangan setelah kelompok itu mengklaim sudah merebut satu-satunya kawasan di Afghanistan yang belum mereka taklukkan, Lembah Panjshir. Namun, pasukan anti-Taliban di Panjshir membantah klaim tersebut.

Jika klaim Taliban ini terbukti, kelompok itu berhasil merengkuh seluruh daerah di Afghanistan setelah pertempuran dalam beberapa bulan belakangan.

Taliban sendiri memang kerap melepaskan tembakan ke udara untuk merayakan kemenangan. Tak lama setelah Amerika Serikat hengkang dari Afghanistan pada awal pekan ini, Taliban juga melepaskan tembakan di berbagai ruas jalan.

Puluhan Warga Keracunan Makanan Pengajian

0

Bogoraily.net – Puluhan warga Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kota Baru, Karawang diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap hidangan pengajian.
Dari pantauan detikcom, ada 11 warga dirawat inap di Puskesmas Kota Baru, sementara dari keterangan warga, belasan warga lainnya tengah dirawat di tempat yang berbeda.

“Ada kurang lebih 60 warga yang ikut pengajian muharaman, dan setahu saya ada juga, warga yang dirawat ada di Rumah Sakit Izza, Rumah Sakit Sentul, Rumah Sakit Thamrin Purwakarta, dan Klinik Safira,” ujar Nurjanah warga yang dirawat inap di Puskesmas Kota Baru, saat diwawancarai, Sabtu 4 September 2021.

Lanjut Nurjanah, kejadian terjadi, usai memakan makanan di pengajian Muharaman, pada Kamis 2 September 2021. Kemudian, Nurjanah merasakan sakit perut, pusing dan mual, tidak selang beberapa jam setelah perawatan di rumah, ia lalu dibawa ke Puskesmas Kota Baru.

“Jadi kejadiannya itu, pas sudah makan makanan dari pengajian muharaman, pas Kamis kemarin, terus saya makan nasi sama lauk pauknya di rumah, jam 2 dini hari, setelah sejam, saya rasakan sakit perut sama mual, dan ingin buang air besar terus sempat dirawat di rumah, terus makin parah, saya langsung dibawa ke Puskesmas,” ungkap Nurjanah.

Dikatakannya, makanan yang dibagikan berupa nasi rames, yang dibungkus daun pisang, terus telur, tempe sama sambel.

“Jadi saya gak ada curiga kalau makanannya basi atau asem, soalnya masih baru, terus saya makan aja,” katanya.

Untuk kondisi terkini, setelah dirawat inap, ia mengakui sudah membaik, dan tidak merasakan sakit perut, mual-mual, dan Buang Air Besar (BAB).

“Sekarang Alhamdulillah, udah baikan, udah gak sakit perut lagi, tapi masih lemas aja,” terangnya.

Sementara itu, dari keterangan Kepala UPTD Puskesmas Kota Baru, Sari Ati Astuti mengungkapkan, ada 11 warga yang dirawat inap, dan 21 warga rawat jalan, dugaan karena keracunan makanan.

“Jadi ada 11 warga yang dirawat inap, dan 21 warga juga ada yang rawat jalan ke sini, untuk gejalanya, mual, muntah, dan diare, sakit perut, keram perut, dan pusing,” kata Sri saat diwawancarai.

Terkait penanganannya, pihaknya melakukan pengobatan simptomatik sesuai gejala yang dirasakan warga.

“Jadi simptomatik, sesuai gejala yang dirasakan warga, kita beri obat yang kita berikan obat anti diare, terus juga cairan oralit untuk warga yang rawat jalan,” terangnya.

“Untuk kondisinya secara umum sudah bagus, tapi paling yang lansia masih lemas karena sering BAB, jadi dehidrasi,” tandasnya.

Hari Kedua Pelaksanaan Gage di Kawasan Puncak Ribuan Kendaraan Diputar Balik

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Hj Ade Yasin beserta Kapolres Bogor AKBP Harun termasuk Wakapolda Jabar Brigjen Pol Eddy S Tambunan memantau pelaksanaan ganjil genap (Gage) di wilayah Kabupaten Bogor Sabtu 4 September 2021.

Ribuan kendaraan yang tidak sesuai aturan ganjil genap di wilayah Kabupaten Bogor dipaksa putar balik.

“60% kendaraan berhasil lolos memasuki kawasan Puncak yaitu yang berplat genap, dan dilengkapi juga dengan pemberlakukan penerapan aplikasi pedulilindungi untuk bisa lolos masuk ke hotel, restoran dan tempat wisata konservasi,” ungkap Ade Yasin.

Ade Yasin menilai penerapan ganjil genap cukup efektif dan akan diterapkan selama dua pekan

“Ini baru hari kedua uji coba, kita akan laksanakan selama 2 Minggu setiap jumat sampai minggu. Kemarin hari jumat masih sedikit, jadi tidak terlihat kemacetan dan terkendali karena baru hari pertama, sosialisasi juga barang kali belum signifikan sampai ke masyarakat. Hari ini (Sabtu-red) biasanya ramai, dari pagi semua petugas sudah jaga disini sampai siang ini antrian kendaraan masih panjang,” katanya.***

Resep Kue Sus Vla Susu Keju

0

Bogordaily.net – Kue sus bisa dengan mudah ditemukan seperti dalam acara-acara tertentu seperti pernikahan. Kue sus berbetu bundar yang berisi vla, daging atau mustard. Dari negara asalnya, Prancis, kue sus disebut choux à la crème.

Biasanya kue sus didinginkan dulu di dalam kulkas sebelum dinikmati karena vla yang digunakan biasanya dari susu yang mudah mencair dan agar tidak mudah basi. Mau tahu cara membuat kue sus vla susu keju? Berikut resepnya.

Bahan Adonan:
150 gr mentega
150 gr tepung terigu
200 ml air mineral
3 butir telur
1/2 sdt garam
Vla Keju Susu:
40 gr tepung maizena
40 gr gula pasir
75 gr keju parut
30 gr mentega
1 saset SKM putih
1 bungkus susu bubuk
400 ml air mineral
Secukupnya vanili
Secukupnya garam

Buat vla, masukkan ke dalam panci tepung maizena, gula pasir, skm, susu bubuk, keju yang sudah diparut, garam dan vanili.

Panaskan sambil diaduk-aduk hingga mengental. Masukan mentega. Aduk hingga merata. Sisihkan.

Buat adonan, masukan air, mentega, garam ke dalam teflon. Aduk sebentar, tunggu hingga mendidih.

Setelah mendidih, matikan api kompor. Lalu tuang tepung terigu, aduk hingga tercampur rata. Nyalakan api, aduk lagi hingga kalis.

Masukan adonan ke dalam mangkuk besar, ratakan. Tunggu hingga suhu adonan hangat-hangat kuku.

Setelah sudah cukup hangat, masukan 1 telur lalu aduk hingga rata. Kemudian masukan 1 telur lagi, aduk hingga rata. Lakukan hingga telur habis.

Masukan adonan ke dalam plastik segitiga, gunting ujung plastik.

Lalu, cetak adonan diatas loyang yang sudah dialasi kertas roti.

Oven hingga 15-20 menit dengan api besar. Kecilkan api lalu oven selama 20 menit.

Jika dirasa sudah kecokelatan, matikan api. Lalu keluarkan loyang, tunggu hingga dingin.

Apabila sudah dingin, iris kue sus dengan pisau roti.

Isi kue sus dengan vla dengan menggunakan plastik segitiga dan sajikan.

Agar kue sus lebih nikmat, Sahabat Fimela bisa memasukkannya terlebih dahulu ke dalam kulkas. Selamat mencoba!

Latvia Petik Kemenangan Pertama, Montenegro Imbangi Turki

0

Bogordaily.net –  Dalam pertandingan-pertandingan yang lainnya di Grup G, ternyata Turki dapat diimbangi Montenegro 2-2.

Sementara itu, Latvia berhasil memetik kemenangan pertamanya dengan menundukkan Gibraltar 3-1.

Di Vodafone Park Istanbul, tuan rumah Turki sebetulnya memimpin dua gol lebih dulu berkat sepakan jarak jauh Cengiz Under.

Dan juga sontekan Yusuf Yazici yang sempat dibalas Adam Marusic jelang turun minum.

Kemenangan yang sudah di hadapan mata Turki akhirnya raib pada menit kedelapan injury time.

Saat Risto Radunovic mengkonversi tendangan bebas demi memaksakan skor imbang 2-2.

Di Stadion Daugavas, Vladislavs Gtukovskis mengemas dwigol saat tuan rumah Latvia menundukkan Gibraltar 3-1 untuk raihan tiga poin perdana.

Rangkaian pertandingan selanjutnya di Grup G akan berlangsung pada Selasa (7 September 2021 ) yakni Montenegro vs Latvia, Belanda vs Turki dan Norwegia vs Gibraltar.***