Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 6869

Akhirnya, Haaland Cetak Gol di Kualifikasi PD 2022

0

Bogordaily.net – Erling Haaland akhirnya mencetak gol di kualifikasi Piala Dunia 2022 saat membantu tim nasional Norwegia mengimbangi Belanda 1-1.

Dalam laga putaran keempat Grup G zona Eropa di Stadion Ulievaal, Oslo, Rabu (1 September 2021) waktu setempat.

Kendati jadi mesin gol di tingkat klub bersama Borussia Dortmund, Haaland relatif tumpul saat membela negaranya.

Hal itu ia patahkan saat membawa Norwegia memimpin atas Belanda pada menit ke-20, dilansir dari Aktual.

Blunder Memphis Depay mengawali gol tersebut saat bola direbut oleh Stefan Strandberg dan dikirimkan ke Haaland yang lolos dari jebakan offside sebelum memperdaya kiper Justin Bijlow.

Namun keunggulan Norwegia raib pada menit ke-36 karena gol Davy Klaassen.

Georginio Wijnaldum mengirim umpan tarik yang gagal dijangkau Depay, beruntung Klaassen turut menerobos ke dalam kotak penalti untuk menjebol gawang tuan rumah.

Haaland sebetulnya punya peluang emas untuk merestorasi keunggulan Norwegia pada menit ke-64.

Setelah menerima umpan Martin Odegaard dan berhadapan satu lawan satu dengan Bijlow, tapi tembakannya malah membentur tiang gawang.

Sebaliknya, Belanda nyaris meraih kemenangan dramatis pada injury time.

Tetapi kiper Andre Hansen mampu melakukan penyelamatan gemilang untuk mencegah bola sontekan Denzel Dumfries melewati garis gawang, memaksa skor 1-1 bertahan hingga peluit bubaran.

Hasil itu membuat posisi kedua tim di klasemen Grup G tak berubah. Sama-sama mengoleksi tujuh poin.

Belanda duduk di posisi kedua berbekal keunggulan selisih gol surplus tujuh, sedangkan Norwegia di peringkat keempat dengan surplus satu, demikian laman resmi UEFA.***

100 persen! Tenaga Kerja Pariwisata Bali Sudah Dapat Vaksinasi Covid-19

0

Bogordaily.net – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa menyampaikan 100 persen tenaga kerja bidang pariwisata di Pulau Dewata sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan program yang kesekian dari rangkaian program yang telah dilaksanakan dalam persiapan pembukaan pariwisata Bali untuk wisatawan internasional,” kata Astawa di Denpasar, dilansir dari infofaktual, Jumat (3 September 2021).

Dia menyebut salah satu cara yang dianggap paling efektif untuk mencegah penularan Covid-19 adalah dengan program vaksinasi untuk membangun kekebalan komunitas di sektor pariwisata.

Program-program sebelumnya seperti penerapan protokol kesehatan di seluruh usaha pariwisata dan verifikasi CHSE atau Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan), Environment (Ramah Lingkungan) di tempat wisata.

Fasilitas pariwisata yang sudah mengantongi sertifikat CHSE sampai saat ini sudah mencapai 1.137 orang.

Kemudian melaksanakan implementasi CHSE di usaha-usaha pariwisata, melaksanakan simulasi di Bandara Ngurah Rai.

Membentuk Zona Hijau juga sudah dilaksanakan serta menyiapkan SOP penanagan wisatawan internasional juga sudah dilakukan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaksana di lapangan, khususnya Tim Task Force Vaksinasi karena telah bekerja dengan maksimal,” ujarnya.

Astawa, pelaksanaan vaksinasi Dinas Pariwisata ini mendapat sanjungan dari Presiden Joko Widodo, Mendagri Tito Karnavian karena pelaksanaannya sangat rapi, tertib dan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Selanjutnya sistem vaksinasi yang telah dilaksanakan dari Februari 2021 ini juga akan diadopsi oleh pemerintah pusat untuk diterapkan di tempat-tempat lain di Indonesia,” tandasnya.***

PLN Perpanjang Program Diskon Tambah Daya Hingga Akhir September

0

Bogordaily.net – PT PLN (Persero) memperpanjang program diskon tambah daya listrik bagi konsumen tegangan rendah satu phasa daya 450 VA dan 900 VA hingga 30 September 2021.

Perpanjangan program yang sedianya berakhir pada 31 Agustus lalu itu diberikan dalam rangka menyambut Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September 2021.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan dengan diskon Super Merdeka Listrik itu, pelanggan untuk semua golongan tarif yang mengajukan permohonan penambahan daya akhir mulai daya 900 VA hingga daya 5.500 VA hanya akan dikenakan tarif tambah daya sebesar Rp202.100.

Program layanan ini diluncurkan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang beraktivitas secara penuh dari rumah akibat pembatasan aktivitas karena pandemi covid-19. Selain itu, program ini juga untuk mendukung kegiatan industri yang terkait dengan golongan tarif dalam program ini.

“Semoga program ini mampu mendorong industri untuk meningkatkan produksinya, kita beri kesempatan untuk lebih berkembang lagi,” kata Bob dalam keterangan resmi Sabtu (4/9).

Program ini berlaku bagi pendaftar yang sudah melakukan pembayaran sejak 14 Juli 2021 hingga 30 September 2021. Keringanan biaya tambah daya diberikan bagi pelanggan yang memiliki aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh pada fitur PlayStore dan App Store ponsel pelanggan.

“Layanan ini hanya kami lakukan melalui PLN Mobile, tidak dibuka pada channel lain,” ujarnya.

Bob berharap, dengan semangat Hari Pelanggan Nasional, pelanggan mendapatkan kemerdekaan dalam memilih layanan terbaik PLN sesuai kebutuhan. Terlebih memilih opsi daya yang memberi pasokan listrik yang andal bagi pelanggan.

“Apalagi di masa pandemi, kebutuhan layanan listrik yang prima semakin dibutuhkan karena banyak yang melakukan pekerjaan dari rumah,” jelasnya.

 

Pastikan Balita Dapat Vaksin Dasar Lengkap, Aktifkan Posyandu Kembali

0

Bogordaily.net – Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Imran Agus Nurali mengatakan, kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) berkurang sejak pandemi Covid-19 sehingga harus diaktifkan kembali.

“Saat ini terdata ada 292 ribu lebih Posyandu. Yang aktif itu hanya 21 persen dan kita harapkan tahun ini bisa meningkat sesuai dengan jumlahnya,” kata Imran dalam konferensi pers daring di Jakarta, dilansir dari Aktual.

Menurut Imran, pengaktifan kembali kegiatan Posyandu sangat penting untuk memastikan balita mendapatkan vaksinasi dasar lengkap, memantau tumbuh kembang anak, hingga pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil.

Imran menambahkan, pelayanan Posyandu juga harus melakukan modifikasi agar tidak terjadi kerumunan atau hal-hal lain yang dapat menjadi sarana penularan virus Covid-19.

“Kami sudah buatkan pedomannya. Disesuaikan dengan wilayahnya apakah zona merah atau zona hijau. Bisa online atau janjian kunjungan ke rumah, nanti kader akan datang,” ujar Imran.

“Kalau ada pertemuan di Posyandu bisa dilakukan beberapa kloter sehingga tidak berkumpul. Setiap keluarga juga harus bawa kain sendiri untuk penimbangan, karena selama ini kan penimbangan pakai kain yang sama yang sudah disediakan,” lanjutnya.

Nantinya, kegiatan Posyandu diharapkan tak hanya menjangkau bayi, balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan layanan Keluarga Berencana (KB), tapi melayani seluruh siklus usia termasuk remaja, usia produktif, hingga lansia.

“Kita harapkan seluruh siklus kehidupan bisa ditangani dalam kegiatan posyandu, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 18 tahun 2018 bahwa semua masyarakat harus punya akses untuk pelayanan dasar,” kata Imran.

“Pada usia produktif itu dalam rangka upaya kesehatan kerja, kemudian yang lansia biasanya pengukuran tekanan darah, berat badan, diabetes,” tambahnya.

Tak hanya itu, Imran mengungkapkan bahwa setelah melakukan evaluasi, ada beberapa usulan agar Posyandu dijadikan wadah untuk aktivitas ketahanan pangan.

Melalui hal itu, keluarga memiliki lahan bersama untuk menanam tanaman termasuk apotek hidup hingga sayur-sayuran yang baik untuk untuk kesehatan.

“Sudah saya saksikan ini sudah dilaksanakan oleh komunitas di Lampung yang bagian dari posyandu,” ujarnya.***

Polisi Temukan Sabu Lima Koper di Apartemen Mewah Cikini

0

Bogordaily.net – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menyita lima paket besar narkotika jenis sabu, di sebuah apartemen mewah di kawasan Cikini Jakarta Pusat, Jumat 3 September 2021, malam.

Sabu itu disita setelah ditemukan dalam penggeledahan, yang berangkat dari pengembangan jaringan narkoba internasional asal Iran di Karawaci, Tangerang.

Hal tersebut diungkapkan Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Danang Setiyo dalam keterangan tertulis, Sabtu 4 September 2021.

Setelah mendapat informasi, kata dia, kepolisian langsung melakukan penggeledahan di lokasi kejadian.

“Kami mendapatkan informasi bahwa pelaku masih menyimpan barang terlarang narkoba tersebut di sebuah apartemen mewah dikawasan cikini Jakarta Pusat ” kata Kompol Danang.

Danang memaparkan, pihaknya kembali menemukan narkotika jenis sabu dalam penggeledahan tersebut. Lima paket sabu itu disimpan dalam lemari milik pelaku.

“Kami amankan narkoba jenis sabu sebanyak 5 paket besar di dalam koper yang disembunyikan dalam lemari pelaku,” papar dia.

Atas hal itu, kepolisian terus melakukan pendalaman terkait hasil ungkap pabrik narkoba jaringan internasional tersebut.

“Akan kami dalami hingga tuntas terkait sindikat jaringan internasional narkoba asal Iran.”

Sebelumnya, unit tim khusus dari Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin oleh AKP Supriyatin membongkar pabrik narkoba jenis sabu di sebuah perumahan mewah di karawaci Tangerang.

Dari pengungkapan tersebut petugas mengamankan dua tersangka warga negara asing asal Iran.

 

Pandemic Fatigue, Dapat Dihindari dan Disembuhkan dengan Cara Sederhana

0

Bogordaily.net – Sebagian masyarakat Indonesia saat ini tengah mengalami sebuah kondisi yang disebut dengan istilah pandemic Sebagian masyarakat Indonesia saat ini tengah mengalami sebuah kondisi yang disebut dengan istilah pandemic fatigue.

Secara garis besar, pandemic fatigue adalah kondisi ketika seseorang lelah akan ketidakpastian kapan berakhirnya pandemi Covid-19.

Kondisi tersebut memicu terjadinya ketidakpatuhan dan demotivasi. Masyarakat menjadi lebih cuek dan apatis dalam menerapkan protokol kesehatan.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kelelahan akan pandemi merupakan hal yang wajar dan sangat manusiawi. Namun bila dibiarkan terus menerus, dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak lebih besar seperti peningkatan kasus positif dan angka kematian yang signifikan.

Untuk mengantisipasi hal ini, Kepala Divisi Psikiatri Forensik RSCM sekaligus Ketua Prodi Spesial Kedokteran Jiwa FKUI, dr. Natalia Widiasih Raharjanti, Sp.KJ(K), MPdKed, mengatakan pandemic fatigue bisa dihindari.

Pandemi fatigue juga bisa disembuhkan dengan beberapa cara sederhana. Langkah pertama adalah dengan mengetahui gejalanya.

“Perlu kita kenali dulu, apakah kita ada tanda-tanda kelelahan. Bisa dilihat dari tingkat emosi kita. Apalah mudah sensitif, mudah marah, kita menjadi apatis dan lain sebagainya,” terang dr. Natalia dalam webinar bersama BNPB, yang dilansir dari okezone.

Begitu muncul gejala-gejala tersebut, dr. Natalia menganjurkan untuk langsung beristirihat, jangan melakukan kegiatan apapun. Cara paling sederhana dan ampuh adalah tidur.

Namun terkadang, ada kalanya seseorang berada dalam kondisi fight (melawan) or flight (menghindar). Jika sudah demikian, biasanya mereka akan kesulitan untuk tidur atau beristirahat.

“Maka dari itu, kita harus belajar teknik relaksasi. Tipe relaksasi orang beda-beda. Ada yang yoga, ada yang harus menyalurkan energinya dengan melakukan kegiatan seperti thai boxing atau nonton film horror. Intinya temukan cara supaya kita bisa rileks,” kata dr. Natalia.

“Dari situ, kita bisa mengenali diri kita dan mengetahui apa sumber kecemasan kita. Misalnya apakah karena kita suka membaca informasi-informasi di media sosial. Jika benar, mulailah melatih pikiran untuk tetap positif,” timpalnya.

Tak kalah penting, dr. Natalia juga menyarankan masyarakat untuk mulai mempelajari kebutuhan dan perilaku orang-orang di sekitarnya seperti rekan kerja atau anggota keluarga.

“Jangan pernah diam saja. Kita harus aktif. Harus kita pelajari kebutuhan mereka apa, sehingga kita bisa berkomunikasi dengan cara yang benar. Sekarang ini kita harus benar-benar aware dengan orang-orang di sekitar agar bisa saling support. Sehingga mereka merasa masih dilibatkan, karena pada dasarnya manusia itu makhluk sosial,” tandasnya.***

Seorang Pesepeda Tewas di KM 0 Puncak Bogor

0

Bogordaily.net – Seorang pesepeda meninggal dunia usai terjatuh ke sebuah saluran air di KM 0, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat 3 September 2021, pagi.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata mengatakan bahwa kecelakaan tunggal itu terjadi di jalan turunan. Korban hilang kendali hingga kemudian terjatuh dan meninggal dunia.

“Kondisi jalan menurun, tergelincir kemudian hilang kendali sehingga terjatuh ke kanan jalan lalu untuk korban terjatuh ke dalam saluran air dan sepeda road bike berada di trotoar,” kata Dicky saat dihubungi, Sabtu 4 September 2021.

Dia menerangkan kecelakaan itu diduga karena ketidak hati-hatian pengendara sepeda saat menapaki jalanan menurun. Korban disebut tak dapat mengendalikan laju sepeda hingga terjatuh.

Selain itu, kata dia, jalur yang menurun diduga membuat korban gagal mengerem hingga terjatuh.

Padahal, menurut polisi sepeda yang digunakan laik jalan. Serta kondisi jalur yang dilalui oleh korban dengan kondisi baik.

“Berdasarkan keterangan di TKP dari saksi-saksi dan terdapat tidak hati- hatinya pengendali Sepeda Road Bike pada saat jalan menurun, sehingga terjadi kecelakaan,” jelas dia.

Dicky menjelaskan, kecelakaan itu terjadi dengan cepat. Saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) hendak menolong dan membawanya ke rumah sakit, namun nyawa korban tak terselamatkan.

 

Tunggu dulu, Setelah Sembuh Covid-19 Jangan dulu Operasi Elektif

0

Bogordaily.net – Para ahli medis berusaha menentukan kapan waktu aman bagi mereka untuk menjalani operasi elektif yakni operasi yang terencana.

Kekhawatiran dokter saat ini bukan saja adanya komplikasi pernapasan dari anestesi.

Dokter terus mempelajari implikasi Covid-19 untuk operasi mengingat penyakit akibat infeksi SARS-CoV-2 itu dapat memengaruhi banyak organ dan sistem tubuh.

Sebuah studi dalam jurnal Anesthesia membandingkan tingkat kematian dalam 30 hari setelah operasi pada pasien yang memiliki infeksi Covid-19 dan pada mereka yang tidak.

Studi tersebut mengungkap bahwa menunggu selama setidaknya tujuh minggu setelah infeksi Covid-19. Sebelum menjalani operasi dapat mengurangi risiko kematian.

Hal ini dibandingkan orang yang tidak terinfeksi.  Penelitian itu menyarankan pasien dengan gejala Covid-19 yang berkepanjangan harus menunggu lebih lama.

Hanya saja, panduan semacam itu mungkin terbatas penggunaannya dengan virus yang efeknya pada tiap pasien sangat tidak dapat diprediksi.

“Kita tahu bahwa Covid-19 memiliki efek yang bertahan lama, bahkan pada orang yang memiliki penyakit yang relatif ringan,” kata Prof. Dr. Don Goldmann dari Harvard Medical School sekaligus kepala ilmiah emeritus di Institute for Healthcare Improvement, dilansir dari NBC.

“Kami tidak tahu mengapa demikian. Tetapi masuk akal untuk berasumsi, ketika kita memutuskan berapa lama pasien harus menunggu sebelum menjalani operasi elektif, mengingat pernapasannya atau sistem lain mungkin masih terpengaruh,” kata Goldmann.

Studi yang diterbitkan pada bulan Maret lalu meneliti tingkat kematian 30 hari pasca operasi lebih dari 140 ribu pasien di 116 negara yang menjalani operasi elektif atau darurat pada bulan Oktober.

Para peneliti menemukan bahwa pasien yang menjalani operasi dalam waktu dua minggu setelah diagnosis Covid-19 mereka memiliki tingkat kematian yang disesuaikan 4,1 persen pada 30 hari.

Angka tersebut menurun menjadi 3,9 persen pada mereka yang didiagnosis tiga hingga empat minggu sebelum operasi.

Angkanya turun lagi menjadi 3,6 persen pada mereka yang menjalani operasi lima hingga enam pekan setelah diagnosis mereka.

Pasien yang operasinya terjadi setidaknya tujuh pekan setelah diagnosis Covid-19 memiliki tingkat kematian 1,5 persen.

Namun, bahkan setelah tujuh minggu, pasien yang masih memiliki gejala Covid-19 dua kali lebih mungkin meninggal setelah operasi, daripada orang yang gejalanya telah sirna atau yang tidak pernah memiliki gejala.***

Harga Anjlok, Ketua DPRD Kota Bogor Bantu Petani Cabai

0

Bogordaily.net – Para petani kembali mendapatkan ujian. Pasalnya harga cabai musim ini menukik sangat tajam, bahkan sudah balik modal saja sudah beryukur.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Trisnanto membantu dengan cara memborong cabai tersebut.

Dengan tangannya sendiri, Atang menyortir cabai-cabai yang telah dibelinya tersebut, untuk memastikan kualitas yang baik dan layak dikonsumsi.

Petani
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Trisnanto membagikan cabai kepada UMKM Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)

Dalam unggahannya, Atang mengatakan kegiatan ini diusung bersama Senior IPB dan Kementrian Pertanian (Kementan) serta beberapa sahabat yang turut andil.

“Bersama beberapa sahabat, turut serta dalam program sosial beli cabai petani yg dikoordinir oleh senior IPB. Membeli cabai petani jawa yang diinisiasi oleh pegawai Kementan,” tulisnya.

Lalu cabai yang telah di sortir dibagikan kepada sahabat-sahabat warga Bogor, para pejuang keluarga yang berdagang makanan melalui warung kaki lima ataupun pelaku UMKM di sekitar Kantor PKS. Adv

Waduh! Rizky Billar Sebut Lesti Kejora Anak Madrasah

0

Bogordaily.net – Pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora telah resmi menikah selama kurang lebih 2 minggu.

Sebagaimana diketahui jika Rizky Billar dan Lesti Kejora menikah pada Kamis, 19 Agustus 2021 yang digelar secara meriah.

Namun, belum lama menikah, beredar video Rizky Billar meledek Lesti Kejora dikarenakan suatu hal.

Tingkah Rizky Billar itu dilihat dari kanal YouTube Seleb Oncam News pada Sabtu, 4 September 2021.

Pada tayangan tersebut terlihat Lesti Kejora tengah duduk memakai kerudung putih sambil memakan sesuatu.

Melihat Lesti Kejora, Rizky Billar pun meledek dengan menyebut istrinya itu sebagai anak madrasah.

“Adek, dari madrasah mana, adek? Mana bundanya? Kok jam segini masih berkeliaran,” kata Rizky Billar merekam Lesti Kejora.

Ditanya seperti itu, Lesti Kejora pun menunjuk ibunda Rizky Billar yang duduk tak jauh dari dirinya.

“Bukan itu mah ibu saya. Salim dulu sama om nih. Hmm, anak baik,” ucap Rizky Billar menyodorkan tangannya.

“Yang pinter ya belajarnya ya, ngajinya ya, udah juz berapa sekarang?” tanya Rizky Billar.

“Juz amma,” jawab Lesti Kejora.

Melihat putranya meledek Lesti Kejora, reaksi ibunda Rizky Billar pun terekam kamera.

Terlihat, ibunda Rizky Billar hanya tertawa melihat interaksi putra dan menantunya tanpa melakukan apapun.

Di tengah kabar bahagia pernikahannya dengan Rizky Billar, Lesti Kejora justru diterpa isu kurang menyenangkan.

Lesti Kejora dituding telah hamil duluan sebelum menikah karena perutnya terlihat buncit pada foto yang diambil.

Menanggapi isu tersebut, Indra Bekti hingga Ayah Rizky Billar, Daniel Eddy angkat suara yang mengatakan jika tudingan itu tak benar.

“Ya nggaklah, nggak mungkin apa namanya, hamil, nggak,” jelas Indra Bekti soal isu Lesti Kejora hamil duluan.

Pasalnya, dia bertugas sebagai host sehingga otomatis berada di sekitar Lesti Kejora dan tak melihat gelagat orang hamil di istri Rizky Billar itu.

“Ya begitu (netizen) mungkin lihat yang ada, apa ya? Ini apa namanya? Jail aja kali tuh, netizen boleh ngomong apa terserah, yang mungkin nggak. Lesti itu nggak ada hamil-hamil,” ungkap Indra Bekti.

Adapun Ayah Rizky Billar mengatakan jika putranya dan Lesti Kejora merupakan sosok taat agama sehingga tak mungkin hal tersebut terjadi.***