Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 6954

Refleksi HUT ke 49, Fachry Ali: Musuh Besar LP3ES adalah Melawan Oligarki

0

Bogordaily.net – Hari ini LP3ES merayakan ulang tahunnya yang ke-49 alias hampir separuh abad. Lembaga yang telah melahirkan banyak intelektual yang menerangi langit Indonesia, menteri hingga presiden ini telah hampir separuh abad mewarnai Indonesia.

Ya, Presiden Abdurrahman Wahid adalah salah satu aktivis dan intelektual yang pernah berkiprah di LP3ES. Lalu ada banyak menteri. Mereka antara lain: Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo, Ketua Dewan Pembina LP3ES pertama yang menjadi Menteri Perdagangan dan kemudian Menristek. Kemudian ada Emil Salim Ketua Dewan Pembina LP3ES kedua yang menjadi Menteri KLH.

Pada salah satu Kabinet Pembangunan, tercatat pula nama Dorodjatun Kuntjorodjakti yang menjadi Menko Ekuin. Ia pernah pula menjadi Ketua Dewan Pembina LP3ES.

Pada level staf LP3ES, tercatat sejumlah nama yang pernah menduduki kursi menteri. Yang pertama adalah Manuel Kaisiepo yang menjadi Menteri Daerah Tertinggal di era Presiden Megawati. Ia putra Papua dari Pulau Biak. Ayahnya pernah menjadi Gubernur Papua yang waktu itu masih bernama Provinsi Irian Jaya. Di LP3ES ia menjadi redaktur Majalah Prisma.

Lalu ada pula mantan staf LP3ES lain yang pernah menjadi menteri. Mereka adalah Adrinof Chaniago (mantan Menteri Perencanaan Pembangunan/Ketua Bappenas), Ferry Mursyidan Baldan (Menteri Pertanahan dan Agraria) dan Rizal Ramli (Menko Kemaritiman).

Lembaga ini dipenuhi tokoh-tokoh pemikir yang sangat berpengaruh di Indonesia: Ismid Hadad, M Dawam Rahardjo, Daniel Dhakidae, Aswab Mahasin, Amir Karamoy. Lalu ada pula: Soedjatmoko, Taufik Abdullah, Nono Anwar Makarim, S. B. Judono, Dorodjatun Kuntjara-Jakti, Arief Budiman, Adnan Bujung Nasution, Harlan Bekti, Jusuf Jonodipuro, Sjahrir, Abdullah Sjarwani, Manuel Kaisiepo, Rustam Ibrahim, Imam Ahmad, Ison Basuni dan lain-lain.

Belakangan, saya juga “melihat” Ignas Kleden, Abdurrahman Wahid, Ong Hok Ham, Farhan Bulkin, Ismed Natsir dan Djohan Effendi serta Vedi Hadiz.

Dia yang tidak tahu sejarah adalah laksana selembar daun yang tidak menyadari bahwa dia hanyalah bagian dari sebatang ranting pada sebuah dahan dari sebuah pohon.

Ungkapan ini tampaknya yang menjadi landasan pemikiran mengapa pada perayaan hari ulang tahun ke-49 ini, LP3ES menghadirkan pendiri LP3ES, Ismid Hadad dan tokoh senior yang juga merupakan intelektual terkemuka Indonesia, Fachry Ali. Keduanya memberikan orasi tentang sejarah kelahiran LP3ES pada 1971, konteks ekonomi politik yang melatarbelakangi kelahirannya, mengisahkan perjalanan peran think tank ini selama Orde Baru dan mencoba merumuskan peran yang tepat untuk hari ini.

Fachry memulai orasinya dengan satu pertanyaan menarik: siapakah tokoh-tokoh yang menghidupi, atau dalam istilah Fachry Ali disebut sebagai konstituen, LP3ES? Mereka adalah metropolitan super sctructur yaitu sekelompok anak muda yang terpelajar, menguasai bahasa asing, mobile dan ingin memberi jarak pada masa lalu.

LP3ES berisi orang-orang muda yang jengah dengan otoriterisme Sukarno dan kebijakannya yang menyebabkan inflasi ekonomi. Sekelompok anak muda ini adalah juga unsur-unsur dari Masyumi dan PSI yang waktu itu diberangus oleh Sukarno. Maka pada mulanya, suasana kebatinan yang melatarbelakangi kelahiran LP3ES adalah perlawanan dan kritik terhadap rezim kekuasaan pada masa itu.

Lebih lanjut Fachry juga menyebut tokoh-tokoh LP3ES sebagai modernizing intellectual yaitu kelompok intelektual yang mau melakukan modernisasi dan melakukan pembangunan. Di sini ada Sumitro, Widjojo Nitisastro dan Emil Salim yang memberikan fondasi bagi kelahiran Orde Baru.

Pada mulanya LP3ES memang mesra dengan Orde Baru. Intelektual LP3ES memberikan blue print bagi ideologi pembangunan Orde Baru. Ide-ide pembangunan ini terefleksi dari topik-topik Prisma, jurnal terbitan LP3ES, yang menjadi kiblat intelektual Indonesia.

Namun seiring waktu, ternyata Orde Baru terbukti berubah menjadi otoriter terutama pada tahun 1980-an dan mulai memberangus kelompok kritis, media dan menggusur kaum miskin demi pembangunan. Sejak saat itu LP3ES berbalik mengambil posisi kritis kepada Orde Baru. Hal ini lagi-lagi terefleksi pada terbitan Prisma pada waktu itu yang mulai menyorot topik-topik yang membela kaum terpinggirkan.

Berangkat dari semua masa lalu itu, maka spirit LP3ES sejak awal adalah: melawan otoriterisme, mewujudkan demokrasi, menciptakan kesejahteraan ekonomi. Itu adalah ruh yang menghidupi LP3ES dulu dan harus tetap di jaga hari ini.

Dalam konteks politik dewasa ini, bagi Fachry Ali, musuh besarnya adalah melawan oligarki yaitu kelompok yang menjadi kelas kapitalis dan penguasa pada masa Orde Baru sebagai kapitalis bentukan negara (state induced capitalism). Merekalah yang telah membajak demokrasi dan bertanggung jawab bagi bobroknya peradaban politik kita hari ini. Ini adalah tugas kesejarahan yang jauh lebih berat yang menjadi tantangan bagi generasi muda LP3ES hari ini.

Ismid Hadad yang datang belakangan memberikan narasinya yang melengkapi Fachry. Jika Fachry bertutur lebih sebagai pengamat, maka Ismid bertutur sepenuhnya sebagai “insider” yang melahirkan dan menjadi legenda hidup Lembaga ini dan masih berada di LP3ES hingga hari ini.

Dia menuturkan bahwa ide mendirikan organisasi LP3ES adalah lebih karena pemikiran sebagai aktivis. Bukan pemikiran filsuf. Karena masa Sukarno tidak ada kebebasan. Ekonomi memburuk. Sukarno diktator. Ismid dan kawan-kawannya menginginkan perubahan.

Melengkapi Fachry, Ismid kembali menerangkan peran LP3ES dalam pembangunan pada masa awal Orde Baru yang melahirkan istilah “Mafia Berkeley”.

Demikian intisari orasi Fachry Ali dan Ismid Hadad yang bisa dibaca sebagai pengantar makalah Fachry Ali yang panjang.***

Kibarkan Sang Merah Putih Kekuatan Dheva Anrimusthi Atlet Parabadminton untuk Mengalahkan Lawan

0

Bogordaily.net – Indonesia tengah merayakan kemerdekaan ke 76, ini menjadi ajang untuk membanggakan Indonesia dimata dunia.

Disisi lain, jelang Paralimpiade Tokyo 2020 para atlet Indonesia akan berlomba membawa merah putih dengan harapan bisa membanggakan tanah air.

Membanggakan Indonesia memang menjadi harapan setiap warga negara termasuk atlet parabadminton nasional yang satu ini.

Dheva Anrimusthi namanya melejit saat Asian Paragames 2018 tatkala menjadi penentu raihan medali emas di nomor beregu putra melawan Malaysia.

Dheva diproyeksikan untuk tampil di nomor tunggal putra SU5 parabadminton Paralimpiade Tokyo 2020, sektor yang memposisikan dirinya di peringkat teratas dunia.

Saat berjuang di lapangan, Dheva dikenal punya semangat juang yang tinggi dan berusaha keluar dari tekanan lawan meski harus bersusah payah.

Bagi atlet asal Kuningan Jawa Barat ini, menaikkan bendera Merah Putih di tiang tertinggi adalah motivasi terbesarnya dalam bertanding.

“Keinginan dan kebanggaan bisa mengibarkan Sang Merah Putih adalah kekuatan utama untuk mengalahkan musuh-musuh di lapangan,” kata Dheva seperti dilansir NPC Indonesia di laman resminya pada Selasa 17 Agustus 2021.***

Baby Talk! Orang Pacaran Saling Manggil Sok Imut

0

Bogordaily.net – Di masa pacaran merupakan momen seseorang mabuk kepayang karena asmara karena tidak sedikit juga mereka yang berkelakuan berlebihan. Bahkan menjadi orang yang bukan semestinya.

Pastinya kamu juga sering melihat atau melakukan sendiri, pasangan yang saling memanggil dengan panggilan sayang dan imut. Mereka pun tidak malu mengumbarnya di tempat umum.

Ternyata, fenomena yang disebut sebagai baby talk ini wajar terjadi kepada siapa aja. Malahan, hal ini ada penjelasannya.

Panggilan seperti beb, tayang, ataupun ndut sekalipun, dianggap imut dan menggemaskan untuk diucapkan kepada pasangan.
Dikutip dari Vice, obrolan imut seperti ini bagi orang dewasa ternyata memiliki efek yang menyenangkan untuk keduanya.
Ternyata, panggilan imut seperti ini dapat membuat chemistry dua sejoli jadi makin rapat. Selain itu, baby talk efektif menghilangkan stres.
Sebagai orang dewasa, kita sering kali merasa kelelahan dan stres berat. Melakukan panggilan imut seperti di atas kepada pasangan dapat meredakan stres tersebut.

Menurut seorang psikiater bernama Dr. Nan Wise, manusia memiliki tujuh sistem emosi dasar, salah satunya yaitu hasrat bermain.

Wise berpendapat bahwa baby talk bisa terjadi kepada orang dewasa karena hasrat bermain ini.

“Kedekatan sosial sangatlah penting bagi kesehatan kita, jadi penggunaan baby talk dengan pasangan adalah cara memfasilitasi hasrat bermain dan menyayangi yang ada dalam diri kita,” ucap Wise.

Selain dapat meredakan stres, sayang-sayangan dengan kata-kata sok imut ini juga dipengaruhi dari orang tua lho, terutama ibu.

Karena pada dasarnya, manusia dikenalkan baby talk pertama kali oleh ibu mereka.

Profesor neuroantropologis dari Florida State University, Dean Falk mengatakan bahwa baby talk telah digunakan di berbagai kebudayaan, oleh ibu-ibu.

“Penggunaan kata-kata macam ini punya peran penting dalam proses pembelajaran bahasapada anak. Kata-kata imut ini juga digunakan untuk mengekspresikan rasa sayang dan memperkuat ikatan antara ibu dan anak,” ucap Falk.

Falk juga mengatakan bahwa pasangan yang melakukan baby talk ini sebenarnya sedang bernostalgia masa kecil mereka.

Selain itu, banyak pakar juga setuju bahwa baby talk sangat efektif membuat dua sejoli makin mesra.

Profesor dari University of Louiseville, Frank Nuessel, mengatakan bahwa baby talk tidak hanya dapat membuat mesra pasangan ataupun melepas stres.

Baby talk juga dapat memberikan ruang bagi orang dewasa untuk mengekspresikan diri dan terhindar dari obrolan yang bosenin.

“Salah satu alasannya adalah untuk menciptakan skenario role-playing sehingga semua peserta percakapan bisa dengan bebas mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka dalam kerangka yang nyaman. Baby talk juga memberikan semacam kemerdekaan dari batasan-batasan yang kerap ada dalam peran sebagai manusia dewasa,” ucap Frank Nuessel.***

 

 

 

Zaskia Adya Mecca Sampaikan Maaf Pada Tetangga, Anak-anak Selalu Heboh di Rumah

0

Bogordaily.net- Zaskia Adya Mecca dan keluarga kecilnya memutuskan untuk menetap di Jogja selama pandemi Covid-19.

Anak-anaknya sangat senang bisa tinggal di Jogja. Hal ini dikarenakan mereka memiliki halaman yang luas dan bisa lebih dekat dengan alam.

Belakangan ini, anak-anaknya kerap menyetel musik dengan volume keras, khawatir suaranya mengganggu orang sekitar, Zaskia Adya Mecca mengeceknya sendiri.

“Ya Allah, ini kalau anak saya dengerin lagu… ini saya lagi dari rumah tetangga ya, jelas amat suaranya. Tetanggaku baik-baik amat,” kata Zaskia di postingan Instagram Story.

Zaskia Adya Mecca lalu meminta maaf pada tetangganya apabila perilaku anak-anaknya justru mengganggu mereka.

“Suara rumahku terdengar jarak 4 rumah, tadi pas mampir ku minta maaf, malah pada bilang ‘Gapapa malah seneng rame dan suara anak-anak jadi tau kalau pada sehat’ Masya Allah,” ungkapnya.***

Lagu Berjudul Merah Putih Diliris Iwan Fals untuk Rayakan Kemerdekaan

0

Bogordaily.net – Dengan usia karir yang panjang, berbagai pengalaman kerja jelas sudah pernah mampir ke dalam perjalanan Iwan Fals.

Tapi, menggali pengalaman baru nan segar selalu jadi upaya penting untuk mempertahankan energi tinggi guna terus berkarya.

Tepat di hari kemerdekaan Indonesia ke-76 yakni pada 17 Agustus 2021, Iwan Fals merilis lagu berjudul Merah Putih.

Lagu ini merupakan single kedua dari album penuh terbaru yang sedang dipersiapkan.

Seperti judulnya yang lantang, Merah Putih bercerita tentang bagaimana kita merayakan kemerdekaan Indonesia seperti sekarang ini.

“Indonesia, ya Indonesia, Merah Putih, Pancasila, NKRI dengan segala macam sejarahnya, baik yang modern atau masa lalu. Setiap Senin nyanyi Indonesia Raya di sekolahan. Terus kalau dalam kejuaraan menang, bangga setengah mati. Tanpa bisa dijelaskan kenapa bangga. Lalu kalau diledekin marah, juga sedih kok kita gini-gini aja. Padahal sudah merdeka, tapi masih banyak yang belum percaya kalau kita sudah merdeka. Ya, Indonesia di antara itu,” katanya melalui keterangan tertulis.

Bagi Iwan Fals, Indonesia itu selalu hidup, dan juga selalu dipotret dalam bingkai harapan.

“Indonesia terus bergerak, terus berproses. Ibaratnya, jadi proses gabungan dari melodi dan syair kalau dalam konteks musik,” jelasnya.

Lagu Merah Putih sendiri menampilkan bunyi-bunyi andalan Iwan Fals, sesuatu yang sangat diakrabi oleh publik bergenerasi.

Vokal penuh usaha menukik tajam ke nada-nada tinggi, suara harmonika khas yang jadi kuncian di beberapa hits legendaris dan larik-larik kontemplatif yang sarat makna.

Meski begitu, ada satu tambahan penting yang jadi kebaruannya yang mana untuk pertama kalinya Iwan Fals merekam karya dengan instrumen utama piano.

“Sebenarnya piano sudah ada sejak dulu, tapi paling di konser-konser, bukan di rekaman. Pernah main sama Iwang Noorsaid, Bagus AA. Kalau langsung rekam, ya baru ini,” ungkapnya.

Merah Putih sendiri direkam secara live. Dalam prosesnya pun hanya melibatkan pemain piano Otta Tarega dan Iwan Fals sendiri. Adapun lagunya sendiri diproduseri oleh Rambu Cikal dan Lafa Pratomo.

“Karena kami hanya berdua, jadi lebih lebar, lebih banyak bisa berbuat. Banyak yang kosong frekuensinya, bisa saling isi. Kita lebih bebas berkomunikasi, lebih merdeka,” terangnya.

Bercerita tentang Indonesia, jelas bukan aktivitas yang asing untuk Iwan Fals. Ia merekam zaman, merekam perjalanan yang terus bergerak ke masa depan.

Seperti itupun, lirik Merah Putih berkisah untuk kita semua. Dengan segala dinamikanya, lewat lagu ini, ia mengajak kita semua untuk bersikap.

“Ayo deh kita harmonis, jangan saling ganggu. Sadar bahwa kita semua ditunggu kematian. Tapi, jangan nyerah. Kita gembira aja menunggu itu datang sambil terus produktif. Karena kita punya generasi berikutnya. Kita jelasin, ‘Eh, jangan jadi pengecut. Elo gagah, kita bisa hadapin semuanya.’ Dan hidup itu kayak ngelempar gelas ke ubin; Pecahannya kita nggak pernah tahu ke mana itu. Seninya di situ,” tutupnya.***

Pesona Cewek Virgo Sanggup Bikin Cowok Jatuh Hati!

0

Bogordaily.net – Virgo adalah tanda zodiak yang disematkan pada mereka-mereka yang lahir pada 23 Agustus sampai 22 September.

Secara keseluruhan, mereka dikenal sebagai pribadi yang teliti dan perfeksionis.

Lantas, gimana sih karakter mereka saat dikaitkan dengan soal asmara? Katanya mereka punya sifat yang bisa bikin cowok jatuh hati, emang iya?

Virgo memang dikenal sebagai sosok yang cermat dan teliti. Mereka pun senang menganalisis sesuatu.

Rupanya, hal ini pula yang membuat mereka menjadi sosok yang lebih suka mendengarkan pasangannya berbicara.

Mereka senang jika dipilih menjadi tempat bercerita, apalagi jika dimintai solusi ataupun pendapat.

Virgo diam-diam menyimpan aura yang lembut. Itulah sebabnya, cewek-cewek berzodiak Virgo biasanya memiliki sisi keibuan.

Perasaan mereka cukup sensitif terutama menyangkut mereka-mereka yang dianggap sosok penting dalam hidupnya.

Jadi, kalau Virgo udah sayang banget nih, perhatian pasti tercurah bagi orang yang disayanginya.

Masih berkaitan dengan sifat sebelumnya, rasa sensitif yang mereka miliki membentuk membentuk mereka jadi sosok yang sebenarnya nggak tegaan.

Maka, Virgo rela mengesampingkan apa yang dilakukannya untuk bisa membantu orang-orang terdekatnya.

Virgo juga identik dengan karakter yang perfeksionis. Nggak cuma berkaitan dengan pekerjaan.

Soal asmara pun Virgo termasuk orang yang nggak mau melakukan hal setengah-setengah.

Saat Virgo berhasil menemukan sosok yang tepat untuk menjadi pasangannya, ia akan melakukan segala cara untuk membuat sang kekasih selalu nyaman.

Bahkan nih, dia juga berusaha untuk membuat kehadirannya bisa membahagiakan sang pasangan.***

 

Begini, Pesona Perempuan Sederhana di Mata Pria

0

Bogordaily.net – Setiap perempuan punya pesona masing-masing yang membuat dirinya tampak menarik di mata siapa saja.

Tidak melulu soal fisik tetapi juga dalam hal karakter dan kepribadian yang cantik luar dalam.

Nah, bagi perempuan yang terbiasa hidup sederhana, ini hal yang menarik darinya di mata pria, seperti dilansir womantalk.

Punya gaya hidup sederhana membuat pesona perempuan tampak mandiri dan tidak macam-macam.

Tanpa perlu tampil berlebihan atau boros, perempuan yang hidup sederhana terbiasa mengatur hidupnya dengan apa yang dimiliki.

Perempuan yang tahu apa yang ia inginkan selalu menarik di mata pria. Karakter ini pun dimiliki oleh perempuan yang hidup sederhana.

Ia fokus pada apa cita-cita yang ingin ia wujudkan, sehingga tak merasa insecure pada hal-hal yang tak dimilikinya.

Tak ada orang yang betah berlama-lama dengan orang yang terlalu sering mengeluh.

Perempuan yang hidup sederhana pun cenderung menerima kekurangan dalam hidupnya, sambil tetap berusaha memperbaiki hal-hal yang bisa ia perbaiki.

Jadi ia tak mudah mengeluh dan meratapi nasibnya pada orang-orang di sekitarnya.

Terbiasa hidup sederhana membuat seseorang lebih menghargai orang lain. Perempuan yang sederhana menarik di mata pria karena terkesan rendah hati dan supel.

Sehingga lebih terbuka para orang yang baru dikenalnya tanpa menghakimi penampilan orang tersebut.

Uang memang bisa memberi kita lebih banyak pilihan, tetapi sebenarnya kita tak selalu butuh banyak uang untuk bisa menikmati hidup.

Perempuan yang terbiasa hidup sederhana pun tahu hal ini, dan tahu cara menikmati hal-hal sederhana dalam hidup, misalnya kebersamaan dengan orang-orang terkasih.***

Semangat Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 76.

0

Bogordaily.net – Kelompok Tani Kampung Ramah Lingkungan Mutiara Bogor Raya, Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor, melakukan berbagai kegiatan menyambut HUT ke 76 RI.

Kegiatan tersebut mulai dari bersih-bersih lingkungan, pemasangan bendera dan puncaknya melakukan penghormatan bendera pada tgl 17 Agustus 2021.

Penghormatan bendera Merah Putih, dilakukan di tempat pebenihan lele milik Kelompok Tani Kampung Ramah Lingkungan Mutiara Bogor Raya.

“Kepada sang saka merah putih hormaaaaaat grak!,” pekik salah seorang anggota Kelompok Tani Kampung Ramah Lingkungan Mutiara Bogor Raya, Selasa 17 Agustus 2021.

Di tengah- tengah pandemi ini kita tetap harus bersyukur, kompak, semangat pantang menyerah untuk terus maju bersama dalam menempuh jalan penuh tantangan.

Semoga Indonesia diusia yang ke 76 akan tetap Tangguh dan Tumbuh.

Carlo Ancelotti Ngarep Ronaldo Kembali ke Madrid

0

Bogordaily.net – Ada rumor bahwa Carlo Ancelotti bakal senang sekali jika saja Cristiano Ronaldo balik ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini.

Sejauh ini El Real sudah menggaet David Alaba secara free transfer, tapi kabarnya Ancelotti masih mengharapkan rekrutan baru di sisa waktu bursa transfer musim panas.

Bahkan menurut Edu Aguirre-nya El Chiringuito, yang disebut Marca sebagai salah satu rekan dekat Cristiano Ronaldo, Carlo Ancelotti akan sangat gembira jika pemain asal Portugal itu bersedia balik ke Madrid.

Bahkan diklaim pula bahwa Carlo Ancelotti sudah membuka pembicaraan awal kepada pihak perwakilan Cristiano Ronaldo mengenai kemungkinan kembalinya CR7 ke Real Madrid.

Carlo Ancelotti dan Cristiano Ronaldo sudah pernah bekerja di Real Madrid. Ronaldo sendiri membuat tak kurang dari 450 gol dan 132 assist dalam 438 penampilan selama sembilan tahun membela Los Blancos.

Saat ini Ronaldo masih terikat kontrak dengan Juventus sampai dengan 30 Juni 2022. Tapi masa depan pemain 36 tahun itu kini sedang santer dispekulasikan, dengan bursa transfer musim panas masih tersisa sekitar dua pekan lagi.

Sementara Real Madrid juga sedang santer dikait-kaitkan dengan megabintang asal Prancis, Kylian Mbappe. Kontrak Mbappe di Paris Saint-Germain tinggal menyisakan 12 bulan lagi, tapi El Real kabarnya berambisi menggaetnya musim panas ini.***

Doa Bersama Lintas Agama di Kota Bogor Peringati Kemerdekaan RI ke-76

0

Bogordaily.net – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor menggelar doa bersama lintas agama, yang secara langsung dipimpin enam tokoh agama di Kota Bogor.

Doa bersama yang diinisiasi Festival Merah Putih (FMP) merupakan salah satu rangkaian dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-76 di Kota Bogor, yang berbeda dengan daerah lain dan dilaksanakan di salah satu ikon Kota Bogor, yakni di Tugu Kujang, Selasa 17 Agustus 2021.

Pembacaan doa bersama untuk keutuhan dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diawali oleh perwakilan MUI Kota Bogor, KH. Fu’ad Fitri Fahrurozi.

Selanjutnya Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK) serta koordinator Kemasyarakatan keuskupan Bogor, Romo Mikael Endro Susanto.

Kemudian, Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Kota Bogor, Torang Panenti Panjaitan, Parisada Hindu Bogor, Ketut Suta Arnawa, Majelis Buddhayana Indonesia Kota Bogor, Romo Cunda Jugiarta Supandi dan terakhir dari Majelis Agama Khonghucu Bogor, Js. Andri Harsono.

Penghargaan dan apresiasi disampaikan Wali Kota Bogor, Bima Arya bagi Bogor Sahabat (Bobat) dan Festival Merah Putih yang terus menguatkan kebersamaan dan kebangsaan di Kota Bogor.

“Hari ini situasinya sangat membaik, ini tentunya karena ikhtiar semua pihak, mari kita genapkan ikhtiar kita dengan doa yang senantiasa kita panjatkan. Mari kita memohon kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh lisan kita disatukan dengan perbuatan kita, agar garuda merah putih yang menancap di atribut betul-betul melekat di dada dan tergambar dalam setiap langkah serta perbuatan kita. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa memudahkan semua ikhtiar kita dan menguatkan kebangsaan dan kebersamaan kita,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Danrem 061 Suryakencana, Brigjen TNI Achmad Fauzi atas pelaksanaan doa bersama lintas agama. Kepada semua warga Kota Bogor, Danrem menyampaikan pesan untuk bersatu padu untuk Indonesia yang lebih baik.

“Mari kita tingkatkan semangat dan keyakinan, karena ada harapan yang lebih menantang ke depan. Yang jelas pandemi ini harus kita hadapi dan keadaan sudah semakin membaik, melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya,” ajaknya.

Kegiatan yang dimaksud Danrem adalah mendukung percepatan vaksinasi nasional. Vaksinasi di Kota Bogor saat ini baru mencapai 50 persen, karena itu dibutuhkan usaha yang lebih maksimal dan perjuangan yang lebih keras lagi.

“Diharapkan 50 persen sisanya bisa selesai pada akhir September 2021,” jelasnya.

Dia menegaskan, wabah Covid-19 ini nyata dan pandemi ini tugas bersama untuk dihadapi dan ditangani. Karenanya tugas ini harus dilakukan bersama-sama.

“Ciptakan situasi yang lebih baik, saling menjaga dan saling melindungi dengan melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin baik dan benar,” tutur Danrem.

Ketua Panitia FMP Teuku Anwar menuturkan, Kota Bogor menjunjung toleransi umat beragama. Karena itulah di momen HUT Kemerdekaan ini, sebagai rangkaian kegiatan dari Festival Merah Putih 2021 digelar doa bersama.

“Harapannya agar Kota dan Warga Bogor selalu diberikan berkah selamat, terhindar dari bencana apapun dan segera terbebas dari Pandemi Covid-19,” harapnya.

Selain doa bersama, acara yang dihadiri Wali Kota Bogor, Danrem 061/SK, Ketua DPRD Kota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Dandim 0606 Kota Bogor ini juga dilakukan Pembacaan Ikrar Kebangsaan Generasi Muda Kota Bogor.***