Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 6963

Sore Ini Harga Acuan Tertinggi Tes RT-PCR COVID-19 Ditentukan

0

Bogordaily.net – Kementerian Kesehatan akan menggelar konferensi pers terkait harga acuan tertinggi tes RT-PCR COVID-19. Agenda ini mengacu pada permintan Presiden Joko Widodo terkait harga tes PCR di Indonesia.

“Iya pasti akan tindak lanjuti sesuai arahan Presiden,” kata juru bicara vaksinasi Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi, saat dihubungi detikcom, Senin 16 Agustus 2021.

Jokowi sebelumnya meminta agar Kementerian Kesehatan menurunkan harga acuan tes PCR ke kisaran Rp 450-500 ribu. Ia juga meminta agar laboratorium dapat memaksimalkan periode tunggu hasil tes swab maksimal 1×24 jam

Keputusan ini diambil Jokowi setelah banyak yang membandingkan harga PCR di Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan beberapa negara lain.

“Saya minta agar tes PCR ini berada di kisaran antara Rp 450.000 sampai dengan Rp 550.000,” kata Jokowi, dalam sebuah video yang diunggah laman Sekretariat Presiden, Minggu 15 Agustus 2021.

Berapa sih harga tes PCR yang berlaku sebelumnya?
Kemenkes telah menetapkan batas tertinggi pemeriksaan RT-PCR yakni Rp 900 ribu. Harga ini berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan PCR atas permintaan sendiri atau mandiri.

Penetapan standar tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR dilakukan dengan mempertimbangkan komponen jasa pelayanan, komponen bahan habis pakai dan reagen, komponen biaya administrasi, dan komponen lainnya.

Namun batasan tarif tertinggi itu tidak berlaku untuk kegiatan penelusuran kontak atau rujukan kasus COVID-19 ke rumah sakit yang penyelenggaraannya mendapatkan bantuan pemeriksaan RT-PCR dari pemerintah atau merupakan bagian dari penjaminan pembiayaan pasien COVID-19.

 

 

Amanda Manopo Akui Saat Ini Masa-masa Terberat Baginya. Ada Apa Ya?

0

Bogordaily.net – Sejak kehilangan ibunya, Amanda Manopo melalui hari-hari tanpa ada penopang dari sang bunda, hal itu yang membuat dirinya sangat berat melalui hari hari di syuting Ikatan Cinta.

Seolah kehilangan penopang hidup, Amanda Manopo merasa kehilangan sang ibu membuat syuting Ikatan Cinta terasa berat.

“Sekarang syuting udah masuk 9 bulan, tinggal melahirkan, tapi akhir-akhir yang paling berat buat gue saat mamah pergi,” beber Amanda Manopo.

Pasalnya, dari 9 bulan syuting Ikatan Cinta, Amanda Manopo pernah tidak pulang hingga 3 bulan lamanya.

Selain takut menularkan Covid-19 kepada ibunda nya, Amanda Manopo juga tengah berjuang meningkatkan perekonomian keluarga.

“Karena gue bukan terlahir dari keluarga kaya raya, keluarga gue benar-benar merintis, bokap gue kerja, kakak gue juga kerja buat menghidupi keluarga kecil kita, gue dulu bahkan pernah terlilit hutang,” beber Amanda Manopo.

Hal itu karena Amanda Manopo merasa punya tanggung jawab yang besar bagi keluarganya. Diakui Amanda Manopo, dia lahir bukan dari keluarga kaya raya.

Melainkan, keluarga yang dibangun oleh kerja keras dirinya, ayah Amanda Manopo dan sang kakak, Angelica Manopo.

Hal itu yang menjadi alasan Amanda Manopo bekerja keras dan tak pulang selama 3 bulan lamanya.***

Rafathar Ulang Tahun Ke-6, Bukan Balita Lagi

0

Bogordaily.net – Putra Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rafathar Malik Ahmad baru saja berulang tahun yang ke-6 pada Minggu (15 Agustus 2021).

Lewat postingan Instagramnya, Raffi Ahmad menuliskan ucapan khusus untuk putra tercintanya itu.

“Selamat Ulang Tahun Rafathar Malik Ahmad,

Raffi
Selamat Ulang Tahun Rafathar Malik Ahmad.(Istimewa/Bogordaily.net)

Anakku sayang,” katanya mengawali caption.

Raffi berdoa agar anaknya bisa terus tumbuh menjadi pribadi yang sholeh.

“Panjang umurnya, sehat selalu, murah rezeki dan menjadi anak soleh ya… Doa Papa dan Mama selalu Doa yang terbaik untuk Aa,” ungkapnya.

Raffi menyebut kalau anaknya kini sudah bukan anak kecil lagi. Hal ini lantaran sebentar lagi Rafathar akan memiliki adik baru.

“Insyallah sebentar lagi Rafathar mau punya adik … 6 tahun ❤️ Gak kerasa ya Rafathar udah bukan Balita lagi … We Love You So Much 😘 #rafathar,” pungkasnya.***

Keok dari Tottenham, Son Heung-min Jadi Momok Bagi Man City

0

Bogordaily.net – Naas betul nasib Manchester City. Juara bertahan Liga Inggris ini harus takluk di pekan pembuka dari Tottenham Hotspur. Kendati tidak diperkut Harry Kane, kehadiran Son Heung-min di lini serang jadi momok yang menakutkan bagi Citizens.

City menghadapi Tottenham di Tottenham Hotspur stadium, Minggu 15 Agustus 2021 malam WIB. Seperti biasa, City menguasai jalannya pertandingan.

Tapi, City kesulitan menembus pertahanan Tottenham sepanjang pertandingan dan tidak punya banyak peluang bersih. Tottenham yang banyak ditekan malah mampu menjebol gawang Ederson di menit ke-52 lewat serangan balik.

Son yang menuntaskannya lewat sepakan dari luar kotak penalti yang tak kuasa dihalau Ederson. City akhirnya kalah 0-1 dan ini sudah pasti bukan start bagus untuk juara bertahan.

Sementara, Tottenham membuktikan kalau mereka tetap berbahaya tanpa adanya Harry Kane. Sebab, Tottenham masih punya Son yang juga sama tajamnya seperti Kane.

Apalagi Son baru saja mempertajam rekor golnya saat menghadapi City. Dengan satu golnya ini, Son sudah mencetak tujuh gol saat menghadapi City, cuma kalah dari Jamie Vardy yang bikin sembilan gol dan unggul satu gol dari Mohamed Salah.

Son pun jadi momok untuk City-nya Guardiola karena dari tiga lawatan terakhir ke Tottenham Hotspur stadium, dia selalu bikin gol dan Manchester biru kalah.

“Manchester City saat ini adalah tim terbaik di dunia. Kami berusaha untuk merebut tiga poin dan ini berarti besar untuk kami,” ujar Son seperti dikutip Sky Sports.

“Sepakbola adalah soal fans. Kami bermain untuk mereka. Saya sangat menikmati pertandingan ini,” sambungnya.

Son Heung-min kini sudah mencetak 71 gol di Premier League, unggul satu gol dari legenda Manchester United Eric Cantona.***

 

Apa yang Terjadi di Alam Kubur, Ketika Kematian itu Datang?

0

Bogordaily.net – Tidak ada yang tahu kapan maut akan menjemput, semua itu merupakan rahasia illahi. Namun yang pasti kematian pasti akan datang, entah cepat atau lambat.

Bila saatnya tiba, maka tak sedetikpun dapat ditunda atau sedetikpun dimajukan.

Saat ajal menjemput, sebagai kewajiban Muslim terhadap Muslim lainnya adalah mengurus jenazah hingga menguburkannya.

Alam kubur inilah menjadi titik akhir keluarga, teman, sahabat dan pengantar lainnya mengurus dan membawa jenazah.

Setelah itu mereka akan meninggalkan lahan pemakaman. Lantas bagaimana situasi selanjutnya?

Ustadz Ali Hasan Bawazier pun menuliskannya dalam akun Instagram pribadinya @alihasanbawazier.official sebagai berikut.

Ketika pemakaman salah satu jenazah, sejenak setelah liang kubur ditutup dan ditinggalkan di sisi kubur, ada yang menangis, ada yang sedang bersedih, dan ada yang tidak peduli.

Namun di dalam kubur; ada yang sedang berkata, “Tuhanku Allah, agamaku Islam, dan Nabiku Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam..

Juga ada yang sedang berkata, “Haah .. haah .. aku tidak tahu!”

Di sisi kubur ada yang sedang merapikan penutupan tanah kuburan, seakan mereka khawatir sang jenazah akan keluar lagi!

Dan di dalam kubur ada yang sedang berkata, “Wahai Tuhanku, segerakan kiamat!”

Juga ada yang berkata, “Wahai Tuhanku, izinkan aku kembali ke dunia, agar aku bisa beramal shalih!”

Di sisi kubur, ada yang sedang membersihkan dirinya dari tanah, dan menyeka peluh karena terik matahari, juga ada yang jenuh dari rangkaian ritual pemakaman..

Dan di dalam kubur yang cuma seukuran dua kali satu meter ini; dengan selembar kain kafan, bola-bola tanah penyangga tubuh dan amal, serta doa-doa baik yang menyertainya.

Di sisi kubur, tidak selang seperempat jam, tempat itu sudah kembali sepi dan hening, pengantar telah pergi.

Namun di dalam kubur, sangat gaduh. Ada yang sedang berada dalam kenikmatan dan melihat bakal tempat tinggalnya di surga..

Sedang lainnya sedang melolong-lolong karena himpitan kubur, ketakutan yang tak terbayangkan!!

Di sisi kubur, manusia bergegas kembali ke rumah ber AC, mobil ber AC, atau masjid berpendingin, untuk menyelamatkan diri mereka dari terik panas matahari.

Di dalam kubur, mereka mendengar jejak kaki kerabat dan orang-orang yang dicintainya.

Ada yang yang berada di tempat yang sangat terang dan lapang, sambutan, penghormatan dan kasih sayang dari Ar Rab Ar Rahiim.

Namun ada yang sedang remuk tulang belulangnya, rusuk bertemu rusuk, penderitaan, panas, melanjutkan kesusah payahannya di alam kubur.

“Di mana kita akan tinggal, di tempat penuh kenikmatan atau dalam penderitaan azab menyengsarakan ?”

“Untuk hari inilah, semestinya kita beramal, mempersiapkan diri!” ***

Pemkot Bogor Menangkan Dua Gugatan Aset, Mapancas Angkat Topi

0
Bogordaily.net – Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor Apresiasi Pemerintah Kota Bogor yang telah memenangkan dua perkara gugatan aset yaitu, aset berupa tanah dan bangunan di Plaza Bogor yang digugat senilai Rp. 345 Miliyar dan aset berupa pengelolaan Pasar Induk Teknik Umum (TU) Kemang yang ditaksir kehilangan potensi PAD sejak tahun 2007 senilai Rp. 150 Miliyar.
“Kami apresiasi dengan apa yang telah Pemkot Bogor raih untuk pengamanan dan penyelamatan aset daerah. Tinggal segera dibentuk landasan hukumnya agar kekosongan pengelolaannya tidak dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab” Kata Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor, Fatholloh Fawait saat ditemui di sekretariatnya, Senin 16 Agustus 2021.
Menurut Sihol sapaan akrabnya, ini adalah langkah awal Pemkot dalam menata dan menginventarisasi kembali aset negara yang digunakan pihak ketiga dengan tanpa hak yang sah.
Namun, kata Ketua Mapancas Kota Bogor ini, Pemkot Bogor jangan terlalu larut dengan keberhasilan ini, karena masih banyak aset negara yang juga harus diselamatkan.
Sebagaimana Hak Pengelolaan Lahan pada tahun 1990, lalu ada pelepasan Hak pada 07 Januari 1992 dengan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Madya dengan nomor 539/SK.02.02/lim/1992jo, dengan berita acara tanggal 25 Mei 1993 dengan nomor 539.5/BA.03/pemb, seluas 234.710 meter persegi kepada PT. Triyosa Mustika.
“Jangan lupa gugatan aset di menteng, 23 hektar lebih digunakan pihak lain  selama bertahun-tahun, pajak menunggak, pemkot dapat apa?” cetusnya.
Pihaknya meminta Pemkot dapat segera mengambil alih seperti dua aset sebelumnya. Menurutnya potensi kerugian negara selama ini hingga triliunan.
Jangan sampai ada kesan praktek persekongkolan jahat yang menyebabkan Pemkot lalai atas amanah yang diberikan Kementerian Kesehatan selaku pengguna barang hingga tanah negara berpotensi diselewengkan dan dihilangkan.
“Kami tidak akan bosan untuk mengawal dengan aksi dan advokasi.” pungkasnya.***

Presiden Jokowi : Harga Tes PCR Maksimal Rp550 Ribu

Bogordaily.net – Harga tes polymerase chain reaction (PCR) di Indonesia menuai polemik. Banyak yang mengeluhkan harganya yang terlalu mahal dibandingkan dengan tes PCR di negara lainnya.

Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo angkat bicara. Ia meminta agar harga maksimal tes PCR untuk mendeteksi Covid-19 sebesar Rp550 ribu. Selain itu hasilnya agar dapat diketahui maksimal 1×24 jam.

“Saya sudah berbicara dengan menteri kesehatan mengenai hal ini, saya minta agar biaya tes PCR ini berada di kisaran antara Rp 450 ribu sampai Rp 550 ribu,” kata Presiden Jokowi seperti dikutip dari Republika, Senin (16 Agustus 2021).

Tes PCR merupakan satu metode pemeriksaan virus SARS CoV-2 dengan mendeteksi DNA virus. WHO juga merekomendasikan metode tes PCR untuk mendeteksi Covid-19.

“Selain itu saya minta juga agar tes PCR bisa diketahui hasilnya dalam waktu maksimal 1×24 jam, kita butuh kecepatan,” ucapnya.

Jokowi berharap dengan rentang harga tersebut maka tes Covid-19 akan semakin banyak.

“Salah satu cara untuk memperbanyak testing adalah dengan menurunkan harga tes PCR,” ujar

Sebelumnya Kementerian Kesehatan lewat surat edaran nomor HK. 02.02/I/3713/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) tertanggal 5 Oktober 2020 menetapkan batasan tarif tertinggi RT-PCR termasuk pengambilan swab adalah Rp900 ribu.

Batasan tarif tersebut berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan RT-PCR atas permintaan sendiri/mandiri.

Sedangkan batasan harga tes rapid antigen tertinggi sebesar Rp250 ribu untuk Pulau Jawa dan Rp275 ribu untuk luar Pulau Jawa.

Namun, media India Today pada Kamis (12 Agustus 2021) mengungkapkan pemerintah India menetapkan harga tes PCR adalah sebesar 500 rupee atau setara Rp96 ribu.

Sedangkan berdasarkan Skytrax Rating selaku lembaga konsultan layanan penerbangan yang berbasis di Inggris menunjukkan bahwa harga tes PCR di bandara India juga paling murah yaitu di Bandara Mumbai adalah 8 dolar AS atau sekitar Rp 127.320.

Sementara tarif tertinggi tes PCR adalah tes di Bandara Internasional Kansai di Jepang di mana harganya adalah 404 dolar AS atau sekitar Rp 5,6 juta.***

Jelang Kemerdekaan, Rifki Alaydrus Ingatkan Hal Ini

Bogordaily.net – Jelang Kemerdekaan bangsa Indonesia diingatkan pada dasar negara Pancasila. Sila ke 3 berbunyi Persatuan Indonesia, menjadi dasar yang dapat menyatukan jiwa serta raga untuk berjuang bersama, melawan pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Achmad Rifki Alaydrus dalam menyikapi refleksi kemerddekaan RI yang ke 76.

“Kita kuat dan terus berjuang sampai titik darah penghabisan. Seperti halnya, para pejuang kemerdekaan RI dengan semangat 45 nya, 76 tahun lalu,” terang Rifki Alaydrus, Senin 16 Agustus 2021.

Diingatkan Rifki Alaydrus, meredam keganasan pandemi Covid-19 tidak bisa hanya dilakukan pemerintah saja. Upaya tersebut merupakan tanggung jawab kolektif seluruh anak bangsa.

Jelang Kemerdekaan

“Pemerintah tidak bisa berjuang sendiri. dikondisi sekarang diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” terang Rifki Alaydrus.

Rifki Alaydrus menuturkan semboyang Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh, yang menjadi tema kemerdekaan HUT RI ke 76, menjadi daya ungkit yang menjadikan abangsa Indonesia tangguh memperjuangkan pertumbuhana disemua sektor kehidupan masyarakat.

“Insya Allah dengan kita bersama sama akan bisa mewujudkan nya,” ucapnya.

Saat ini kata Rifki Alaydrus, pemerintah meluncurkan sejumlah program bantuan sosial untuk masyarakat tidak mampu. Seperti BLT, UMKM, PKH, dan BST. Semuanya cair pada Agustus 2021.

“Masih ada beberapa bantuan yang akan dibagikan pemerintah pada bulan ini. Sekarang tinggal masyarakat memanfaatkan program-program bantuan tersebut,” Rifki Alaydrus.

Rifki Alaydrus mengingatkan supaya masyarakat penerima manfaat bisa berlaku bijak membelanjakan bantuan tersebut.

Ratu Anandita : Penting! Mengenal Karakter Pasangan Hidup

0

Bogordaily.net – Baru-baru ini, Ratu Anandita membagikan postingan di akun Instagramnya tentang seberapa jauh kita mengenal pasangan hidup atau lebih tepatnya suami. Ini dia penjelasannya!

“Seberapa kenal sih sama pasangan hidup kita? Walaupun udah ngerasa tauuu..

masih adaaaa aja berantem nya yaaa hihihi,” tanya Ratu Anandita.

Di mengatakan kalau dalam menjalin rumah tangga sangat wajar jika kita mengalami fase naik turun.

Sebab Allah pasti akan memberikan cobaan kepada umat-Nya, tidak selalu berjalan mulus.

“Yah begitulah rumah tangga, ngalamin fase naik turun, ujian macem2, gemesh2 nya juga ada tapi insyaAllah banyak bersyukur nya yaaa biar selalu happy,” tuturnya.

Di sisi lain, ia menjelaskan jika setiap pasangan yang menjalankan rumah tangga membutuhkan ilmu. Bahkan sebelum keduanya menikah.

“Tapi Intinyaa, menjalani rumah tangga itu sangat butuh ilmu.. Bahkan dari sebelum nikah. Perempuan harus tau apa peran nya.. Apa kewajiban nya, apa yang laki-laki suka, gak suka, begitu pula sebalik nya.

Kadang kita suka sibuk mikirin Hak…

“Banyak banget nuntut suami tuh harus begini begitu, istri tuh harus bisa ini bisa itu… Tanpa ngaca sebenarnya kita juga udah jadi istri atau suami yang baik belom sih menurut pasangan kita?? Ushikum wa iyya nafsi bitaqwallah,” terangnya panjang lebar.

Ratu Anandita tahu bahwa untuk melewati fase tersebut tidaklah mudah, kita semua tentu harus memahami dulu seperti apa standar sesungguhnya yang sesuai dengan ajaran Allah SWT.

“Alhamdulillah setelah paham itu semua kita mulai belajar apa sihhh Standart yang baik menurut Allah buat kita.. Karena InsyaAllah akan baik juga untuk semua, contekan nya udah ada dari Manusia terbaik sepanjang masa yaang selaluuuu bisa di jadikan contoh dan panutan.. Yaitu Rasulullah Sallalahu A’laihi Wassalam,” paparnya.

Dalam menjalin rumah tangga bersama suaminya, Mario Irwinsyah, Ratu Anandita mengaku jika ia juga sempat mengalami masa sulit.

Namun, semuanya teratasi, karena keduanya sama-sama mau belajar.

“Dulu juga kami lewatin kok masa-masa kayaknya susaahh ngerti satu sama lain. Nah ternyata karena kita gak punya pegangan nya… Kita kurang belajar terutama belajar ilmu sebelum menikah,” pungkasnya.***

Petisi Boikot Tembus 126 Ribu, Ayu Ting Ting Tutupi Kesedihannya

0

Bogordaily.net – Petisi boikot Ayu Ting Ting dari acara TV sudah menyentuh 126 ribu lebih yang menandatanganinya, tak ayal hal itu kian menyudutkan pelantun Goyang Mujaer itu.

Kendati demikian, Ayu Ting Ting tetap tampil ceria saat di TV. Namun, di balik penampilan Ayu Ting Ting yang selalu ceria di TV ternyata adalah kebohongan yang selama ini ditutupinya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ruben Onsu dalam video yang tayang di kanal YouTube TRANS TV Official.

Ruben Onsu mengungkap bahwa keceriaan yang selalu ditunjukkan Ayu Ting Ting saat tampil di TV itu bukan suasana hati yang sebenarnya.

“Dia ceria-ceria di TV itu bohong, suasana hatinya tidak begitu sebenarnya,” kata Ruben dikutip dari kanal YouTube TRANS TV Official pada 15 Agustus 2021.

Ruben Onsu juga mengatakan bahwa kesedihan yang dialami Ayu Ting Ting adalah wajar.

Selain itu, suami Sarwendah itu menambahkan ketika dirinya menelepon Ayu Ting Ting, biduan itu tidak bisa menutupi kesedihannya lagi hingga tangisannya pun pecah.

“Ketika saya telepon itu dia langsung nangis, terus cerita (apa yang sedang terjadi),” terangnya.

Setelah mendengar curhatan hati sahabatnya itu, Ruben Onsu merasa sedih dan sakit hati.

“Saya semakin sakit hati. Pada saat itu, saya bilang ‘lo kan udah biasa dikatain orang, udah biasa diginiin’,” katanya.

Ruben Onsu semakin sedih saat mengetahui putri Ayu Ting Ting, Bilqis yang masih kecil, turut mendapat hujatan dari haters.

“Saya mungkin bukan siapa-siapanya Bilqis, tetapi karena saya mengikuti dari proses kelahirannya, anak ini terlalu banyak cerita,” sambungnya.

Sehingga, ketika Bilqis mendapat hujatan dari haters itu membuat Ruben Onsu merasa terusik juga.***