Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 6964

Lelang Koleksi Pribadi, Bima Arya Bantu Anak Yatim Terdampak Covid-19

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya berhasil mengumpulkan Rp53.750.000 dari hasil lelang koleksi pribadi. Seluruh dana dari kegiatan lelang didonasikan untuk membantu biaya pendidikan dan kebutuhan anak-anak yatim piatu, yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19.

Sebanyak 46 koleksi pribadi Bima Arya terdiri jam, busana batik, kemeja, jaket, tas, sepatu, hingga sepeda dilelang secara daring melalui akun instagram @bimaaryasugiaryo.

Sepeda lipat menjadi barang dengan nilai tertinggi dan laku terjual hingga Rp6,5 juta. Ada juga barang-barang lainnya yang memiliki cerita tersendiri bagi Bima Arya. Ada jaket yang dikenakan saat blusukan dengan Presiden Joko Widodo, hingga batik khas Bogor yang dipakai saat mengikuti beragam pertemuan, baik di dalam maupun luar negeri.

“Donasi yang terkumpul dari lelang Rp 53 juta. Ini merupakan solidaritas warga Bogor. Mereka antusias. Batik-batik ada yang laku Rp500 ribu bahkan hingga Rp 1 juta. Ada juga jaket kampanye yang mengantarkan saya menjadi wali kota, ada jaket yang mendampingi Pak Jokowi terjual Rp2 juta, ada juga baju saat umrah. Agak sedih juga melepasnya, tapi ikhlas untuk bantu anak yatim,” kata Bima Arya.

Donasi lelang koleksi pribadi ini, kata Bima, untuk membantu anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19.

“Alhamdulillah dan terima kasih kepada yang sudah bergabung dalam lelang. Kita akan salurkan bersama-sama Temanco dan Salamaid untuk membantu anak yatim piatu. Kita koordinasikan juga dengan camat, lurah dan dinas terkait untuk pendataannya, dikumpulkan juga dengan donasi lainnya untuk memastikan anak-anak yatim piatu di Kota Bogor kita perhatikan pendidikannya, kesehatannya dan semuanya. Semoga Allah ridhoi, semoga berkah untuk semua,” tandasnya.

Heboh! Wanita Ini Beli Sosis Ayam Berlogo Kepala Babi

0

Bogordaily.net – Heboh seorang wanita dibuat ragu saat membeli sosis daging ayam tetapi logo kemasannya bergambar babi. Begini klarifikasi pemilik toko.
Lewat sebuah video di TikTok @sakiraformoza94 (04/08) seorang wanita menceritakan pengalamannya saat membeli sosis. Wanita tersebut merupakan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di Taiwan.

Ada hal yang membuatnya janggal saat membeli sosis di toko online bernama Hoki Shop Taiwan. Sosis yang dibeli itu disebutkan terbuat dari daging ayam. Namun, kemasannya terdapat gambar kepala babi.

“Mudah-mudahan ini 100% daging ayam. Aku sedikit ragu soalnya bungkusannya ada gambar kepala babi,” tulisnya dalam caption di video.

Ia menceritakan bahwa sosis tersebut ia beli setelah melihat toko online Hoki Shop Taiwan mempromosikan dagangannya lewat TikTok. Yang membuat yakin untuk membeli sosis itu karena dipromosikan oleh wanita berhijab.

“Padahal yang promosiin mbak-mbak berhijab lho. Tapi pas dipromosiin dibalik (kemasannya), kita mana tau di kemasannya ada gambar babi,” tulisnya.

Lebih lanjut, wanita itu menyebutkan bahwa sosis tersebut dibeli dengan harga 910 NT atau setara dengan Rp 470.000. Saat mengetahui bahwa ada gambar babinya, ia langsung menanyakan kepada temannya.

“Aku nanya sama temen, tolong tanyain sama majikan kamu ini ada tulisan apa. Katanya ini daging babi, tapi si mbak-mbak yang promosiin pake hijab itu dia bilangnya ini daging ayam. Makanya aku beli. Taunya pas beli kena zonk, ya Allah ya Rabb,” tulisnya.

Sebelumnya wanita itu juga sempat menanyakan kepada pihak Hoki Shop Taiwan apakah produk sosis tersebut berasal dari Indonesia? Awalnya pihak toko mengatakan demikian. Namun, pernyataan itu berubah setelah videonya viral.

Sementara gambar kepala babi yang terdapat pada kemasan sosisnya merupakan logo dari perusahaan yang memproduksi sosis.

“Terkait video yang telah beredar, sosis itu sebenarnya daging ayam asli. Akan tetapi ada logo babi disebabkan itu oleh produsen yang memproduksi sosis tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, mereka juga menjelaskan mengenai tulisan komposisi di kemasan sosis terdapat tulisan babi itu dikarenakan adanya kesalahan dari pihak produsen dalam hal memproduksinya.

“Kami juga menghubungi pihak terkait dah mereka menyatakan bahwa sosis tersebut asli ayam bukan babi,” jelasnya.

Di kemasan sosis tersebut juga tidak terdapat logo halal. Pihak mereka mengatakan bahwa hal tersebut lantaran produk sosisnya merupakan hasil produksi dari produsen yang berasal dari Taiwan.

“Untuk logo halal, mungkin karena produsen asal Taiwan jadi mereka tidak menyertakan logo tersebut,” tuturnya.

Hoki Shop Taiwan sendiri merupakan toko kelontong yang menjual produknya secara online. Toko tersebut dikelola oleh orang Indonesia yang menetap di Taiwan. Karenanya produk yang ditawarkan semuanya berasal dari Taiwan.

“Target kita pun orang Taiwan juga atau TKI/WNI yang berada di Taiwan,” ujarnya.***

Supaya Cepat Divaksin, Naik Bus Uncal

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan Kota Bogor menyediakan Bus Listrik, Bus Sekolah dan Bus Uncal, sebagai sarana untuk mobilitas masyarakat yang akan melaksanakan Vaksinasi di sejumlah sentra vaksin Kota Bogor.

Titik awal pemberangkatan Bus di UPTD Terminal Merdeka. Bus mulai dioperasikan pada Senin 16 Agustus 2021 pukul 07:30 WIB sampai pukul 16:00 WIB.

Bus Listrik dan Bus Sekolah akan melintasi wilayah Kecamatan Bogor Selatan seperti Jalur Boxies, Jalur Ekalokasari, Jalur Tajur, Jalur Wangun, Jalur Ciawi dan Jalur Rancamaya.

Kemudian Bus Uncal yang melewati Jalur Kecamatan Bogor Tengah ada dua unit Bus. Jalur yang dilintasi seperti Jalur Djuanda, Jalur Denpom, Jalur Sempur, Jalur Taman Kencana, Jalur Telkom, Jalur Padjajaran, Jalur Tugu Kujang, Jalur Botani, Jalut Otista dan Jalur BTM.

Selanjutnya di Jalur yang dilintasi dua unit Bus Uncal di Kecamatan Bogor Timur meliputi Jalur Barangsiang, Jalur Tugu Kujang, Jalur Otista, Jalur Suryakencana Jalur Sukasari, Jalur Polsek Bogor Timur dan Jalur Puri Begawan.

Dan yang terakhir dua unit Bus Sekolah kecil akan melintasi Jalur wilayah Kecamatan Bogor Utara seperti, Jalur Jambu Dua, Jalur Talang, Jalur Vila Bogor Indah, Jalur Ciparigi, Jalur Pomad dan Jalur Kedung Halang.***

Kesal, Istri Laporkan Suami yang Mengurungnya di Dalam Ruko

0

Bogordaily.net – Di masa pandemi Covid-19 memang telah membuat sebagian orang dilanda kekhawatiran yang berlebihan.

Berbagai hal pun dilakukan demi bisa menjaga diri sendiri dan keluarga agar tidak terjangkit virus tersebut, seperti dilansir dari detik.

Seperti yang dilakukan seorang pria yang satu ini. Namun, rupanya upaya sang pria justru dinilai terlalu berlebihan hingga sang istri melaporkannya ke pihak berwajib.

Seperti dikutip dari Siakap Keli, karena infeksi Covid-19 yang tengah melonjak di Thailand, seorang pria asal Malaysia nekat mengurung istrinya dan kedua anaknya.

Wanita yang berasal dari Thailand dan dua anaknya dikurung di dalam ruko. Bukan tanpa sebab, hal itu dimaksudkan agar istri dan anaknya tidak tertular Covid-19.

Istri dan kedua anaknya itu dikurung selama hampir seminggu di dalam sebuah ruko berlantai dua yang mereka huni di Hatyai, Songkhla, Thailand Selatan.

Kabarnya sang pria tidak mengizinkan istri dan dua anaknya pergi ke luar rumah agar tak tertular Covid-19 .

Merasa kesal, akhirnya sang istri pun melaporkan tindakan suami yang telah mengunci dirinya dan anak-anaknya di dalam rumah.

Menurut keterangan dari Kapolsek Hatyai, Pol. Kol. Akrawut Taneerat, pria 43 tahun asal Kuala Lumpur itu sedang di Hatyai.

Ia bersama istri dan dua putranya yang berusia lima dan tujuh tahun sejak pandemi Covid-19 merebak pada Maret tahun lalu.

“Istrinya khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, jadi dia mengajukan laporan polisi hari ini dan berharap polisi bisa membantu,” terang Akrawut.

Akrawut juga mengatakan bahwa pria tersebut rupanya menderita gangguan mental.

Karena hal itu, pihak kepolisian pun membujuk sang pria untuk mencari perawatan di rumah sakit.***

Ridwan Muhibi Apresiasi Program Vaksinasi Remaja

Bogordaily.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor mendukung program vaksinasi remaja yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IV Ridwan Muhibi.

Menurutnya program vaksinasi remaja berdampak signifikan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bogor.

“ Peran kami di Komisi IV dalam leading sector pendidikan sangat mendukung terhadap upaya percepatan vaksinasi terhadap remaja,” ujar Ridwan Muhibi kepada Bogordaily.net, ketika ditemui akhir pekan ini.

Politisi muda Partai Golkar ini menyampaikan, dunia pendidikan sangat berharap adanya pembelajaran tatap muka (PTM). Di satu sisi saat ini pembelajaran masih dilakukan secara daring. Meskipun pada kondisi seperti ini banyak permasalahan mengenai sinyal.
“Permasalahannya tentang sinyal blank spot, dalam rangka menghadapi pembelajaran 2021-2022 Bupati sudah mengeluarkan persyaratan untuk dilakukan PTM,” kata Ridwan Muhibi.

Adanya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Jawa – Bali membuat PTM yang seharusnya Juli dilaksanakan harus batal.
“Sangat baik sekali pemerintah daerah, melakukan vaksinasi massal remaja khususnya pelajar. Mudah mudahan vaksin di Kabupaten Bogor terpenuhi,” Kang Bibih sapaan akrabnya.

Lebih jauh diungkapkan, jika nantinya pelajar secara keseluruhan sudah dilakukan vaksinasi, Ridwan Muhibi tetap menyarankan pihak sekolah agar tidak abai terhadap protokol kesehatan.
“Ya kalau PTM kan sudah divaksin, langkah awal  imun tubuh kuat, apakah sudah divaksin aman, kita harus tetap prokes,” imbuh Kang Bibih.

Selanjutnya ia minta harus ada sinergitas antar kecamatan dan puskesmas, disdik serta pihak sekolah untuk melakukan penyuluhan kepada orang tua murid, pasalnya masih ada orang tua murid yang ragu mengenai vaksinasi.

“Kalau saya yang terpenting adalah, tersedianya vaksin buat anak, prokes, melibatkan instrumen lain di puskesmas sehingga jadi animo, misalnya wali murid yang enggan divaksin, harus ada penyuluhan,” pungkasnya.***

Sekedar diketahui sejak awal Agustus ini. Bahkan hari Kamis 12 Agustus 2021 pekan lalu. Bupati Bogor Ade Yasin melakukan pencanangan vaksinasi untuk remaja di Stadion Pakansari Cibinong.***

Di 2021 Transaksi Perdagangan Digital RI Tembus 250 Trilun

0

Bogordaily.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan di tengah masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, ekonomi digital terus mengalami perkembangan. Pada 2021 transaksi perdagangan digitan RI tembus 257 triliun. Hal itu disampaikannya dalam Pidato Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPD dan DPR, Senin 16 Agustus 2021.

Jokowi mengatakan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga tak ketinggalan mulai memanfaatkan teknologi digital. Ia menyebut jumlah UMKM yang masuk dalam perdagangan elektronik terus bertambah.

“Digitalisasi UMKM yang masuk ke aplikasi perdagangan elektronik dan lokapasar jumlahnya terus bertambah. Sampai Agustus tahun ini, sudah lebih dari 14 juta UMKM atau 22% dari total UMKM yang sudah bergabung dengan aplikasi perdagangan elektronik,” kata Jokowi.

Saat ini, kata Jokowi, partisipasi dalam ekonomi digital sangat penting karena potensinya yang sangat besar dan mempermudah UMKM untuk masuk ke rantai pasok global.

Jokowi menyebut pada 2020 transaksi perdagangan digital Indonesia telah tembus Rp 250 triliun. Ia memperkirakan angka itu akan terus mengalami peningkatan di 2021 ini.

“Tahun 2020, nilai transaksi perdagangan digital Indonesia mencapai lebih dari Rp 253 triliun. Nilai ini diperkirakan akan meningkat menjadi Rp 330,7 triliun di tahun 2021,” jelasnya.

 

Begini Alasan Jokowi Kenakan Baju Adat Suku Badui

0

Bogordaily.net – Pada Sidang Tahunan Bersama MPR RI, DPR RI dan DPD RI 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan baju adat Suku Baduy. Apa alasan Jokowi memakai baju adat Baduy?

Melalui akun Twitter-nya Kantor Staf Presiden, mengungkap bahwa Presiden Jokowi memakai baju adat Suku Baduy, yang berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Jokowi tampak memakai telekung, baju kutung, dan tas selempang. Telekung adalah ikat kepala, kadang disebut ‘koncer’ atau ‘roma’.

Ikat kepala ini merupakan hasil tenun masyarakat Baduy. Kutung adalah baju putih berlengan panjang tanpa kerah, juga disebut ‘jamang sangsang’. Namun, yang dipakai Jokowi adalah baju berwarna biru.

Lantas, apa alasan Jokowi memakai baju adat Baduy? Jokowi ingin memberikan penghormatan dan penghargaan atas nilai-nilai dan adat suku Baduy.

“Presiden @jokowi memilih menggunakan pakaian adat suku Baduy sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan pada keluhuran nilai2 adat dan budaya suku Baduy,” tulis KSP melalui akun Twitter @KSPgoid, Senin (16/8/2021).

Sebagaimana diketahui, Jokowi tiba pada pukul 08.05 WIB hari ini di gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta. Saat tiba, Jokowi disambut musik drum band.

Jokowi tiba mengenakan pakaian adat Baduy. Pakaian adat itu berwarna hitam dan dilengkapi ikat kepala biru.

Jokowi kemudian memasuki gedung Nusantara dikawal ketat Paspampres. Sebelum Jokowi, Wapres Ma’ruf tiba pada pukul 07.21 WIB dan beberapa menit kemudian Ketua DPR Puan Maharani.

Jokowi juga sempat berfoto bersama dengan para pimpinan lembaga negara. Mereka tampak berjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD diselenggarakan secara daring dan luring dengan protokol kesehatan ketat. Ma’ruf Amain akan turut mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pidato kenegaraan Presiden Jokowi itu akan disiarkan secara langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden dan saluran TV nasional. Siaran langsung pidato pertama akan dilaksanakan pada pukul 08.30 WIB, Senin 16 Agustus 2021.

Subsidi Gaji Rp500 Ribu Mulai Dicairkan

0

Bogordaily.net – Subsidi gaji Rp 500.000 akan mulai dicairkan bagi pekerja melalui Bantuan Subsidi Upah (BSU). Bagaimana cara cek subsidi gaji Rp500.000 tersebut?

Disitat dari Suara.com, Bantuan Subsidi Upah merupakan bentuk upaya pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional selama pandemi Covid-19. Cara cek subsidi gaji Rp 500 ribu dapat dilakukan melalui situs bpjsketenagakerjaan.go.id.

Setiap penerima BSU kali ini akan menerima banuan sebesar Rp 500.000 per bulan selama dua bulan yang akan diberikan dalam satu tahap pemberian tunai. Perlu diketahui bahwa nilai ini lebih sedikit dibanding subsidi gaji tahun lalu.

Selain karena adanya batasan nominal gaji yang lebih kecil, BSU kali ini juga hanya berlaku untuk wilayah PPKM Level 4 dan PPKM Level 3. Langsung saja, berikut ini langkah cara cek subsidi gaji Rp 1 juta:

Buka laman resmi BPJS Ketenagakerjaan di https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/bantuan-subsidi-upah.html
Geser halaman ke bawah hingga menemukan bagian ‘Cek Apakah Kamu Termasuk Calon Penerima BSU?”

Isikan data sesuai kolom yang meliputi NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir
Centang kode captcha
Klik “Lanjutkan”

Setelah loading, sistem akan menampilkan apakah Anda termasuk penerima BSU atau bukan

Perlu diingat bahwa terkadang laman bpjsketenagakerjaan.go.id memiliki traffic yang tinggi sehingga sulit diakses. Cobalah lagi beberapa jam kemudian.

Selain Indonesia, Ini Negara yang Kemerdekaannya Bulan Agustus

0

Bogordaily.net – Tidak hanya Indonesia yang merayakan hari kemerdekaannya pada bulan ini, ada beberapa negara yang juga merdeka di bulan Agustus.

Meski tak sama di tanggal 17 Agustus, negara-negara ini punya Hari Kemerdekaan dekat dengan tanggal 17. Menariknya, negara-negara ini merdeka di tanggal yang sama yaitu 15 Agustus.

Dilansir dari Hindustan Times, negara yang merdeka di bulan Agustus adalah India. India mengumumkan kemerdekaannya di tanggal 15 Agustus 1947.

Negara selanjutnya adalah Bahrain. Negara yang pernah merasakan pemerintahan kolonial Inggris ini mendeklarasikan kemerdekaannya pada 15 Agustus 1971. Kemerdekaan ini beda dua dekade dari India.

Setelah merdeka, Bahrain meminta PBB untuk melakukan survei penduduk. Setelah itu barulah Inggris mengumumkan penarikan pasukan timur Suez pada awal 1960-an.

Bergeser sedikit, kemerdekaan selanjutnya adalah Korea Utara dan Korea Selatan. Di dua negara ini kemerdekaan adalah Hari Pembebasan Nasional Korea.

Nama ini diberikan karena pada hari itu juga Perang Dunia II berakhir pada tanggal itu. Korea merdeka dari penjajahan Jepang dengan bantuan dari sekutu yang ikut berperang.

Di Korea Selatan, hari kemerdekaan disebut Gwangbokjeol, artinya adalah Hari Cahaya Kembali. Sementara di Korea Utara dikenal dengan nama Chugokhaebangul nal atau Hari Pembebasan Tanah Air.

Selanjutnya adalah Liechtenstein. Ya, negara tanpa hutang, militer dan bandara ini juga merdeka di tanggal 15 Agustus. Hari ini dipilih karena sudah lebih dulu jadi jadi hari libur nasional Bank.

Selain itu, Pangeran yang berkuasa saat itu yaitu Pangeran Franz Josef II lahir pada 16 Agustus. Oleh karena itu, hari libur nasional Liechtenstein diciptakan dengan menggabungkan hari libur nasional dan hari ulang tahun pangeran.

 

Menanti Nasib PPKM di Jawa Bali Malam Ini

0

Bogordaily.net – Jelang pengumuman nasib PPKM di Jawa-Bali yang perakhir Senin 16 Agustus 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur karena tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit (RS) Pulau Jawa mengalami penurunan.

Tak hanya di Pulau Jawa, tingkat BOR secara nasional juga mengalami angka penurunan yang signifikan. Keterisian tempat tidur di sejumlah RS Pulau Jawa ataupun dalam skala nasional itu mengalami penurunan setelah pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam beberapa waktu belakangan.

“Alhamdulillah BOR di Jakarta sudah berada di kisaran 29,4 persen. Di Jawa Barat 32 persen, di Jawa Tengah 38,3 persen, di Jawa Timur 52,3 persen, di Banten 33,4 persen, di Daerah Istimewa Yogyakarta 54,7 persen,” kata Presiden Jokowi melalui akun YouTube Sekretariat Kabinet RI, Minggu (15/8/2021).

“Juga BOR di Wisma Atlet yang juga sudah turun di angka 19,64 persen. Secara nasional, BOR nasional kita berada di angka 48,14 persen,” imbuhnya.

Seiring dengan hal tersebut, Jokowi juga meminta agar vaksinasi Covid-19 harian terus dipercepat. Menurut Presiden, saat ini vaksinasi harian secara nasional telah mencapai 1,6 juta suntikan dalam satu hari pada puncaknya.

Selain itu, Kepala Negara juga meminta untuk dilakukan isolasi terpusat yang memegang peranan penting dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Demikian juga dengan pengetesan dan penelusuran kasus konfirmasi positif Covid-19 yang diminta untuk terus ditingkatkan.

“Seminggu terakhir, saya melihat angka testing kita berkisar di antara 130 ribu sampai 140 ribu dan untuk indikator tracing kita di antara 5 sampai 7. Meskipun ini masih berada di kategori sedang, tetapi saya patut mengapresiasi karena ada peningkatan,” ungkapnya.

“Testing harus terus diperbanyak agar kita mengetahui mereka yang terpapar sehingga segera bisa ditangani dan tidak menularkan kepada orang lain,” pungkasnya. (TIA