Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 7032

J-Lo Pakai Lagi Gelang yang Diberikan Ben Affleck 19 Tahun Lalu

0

Bogordaily.net – Tidak hanya Ben Affleck yang menggunakan aksesori sentimental yang diberikan Jennifer Lopez belasan tahun silam. Nyatanya, J.Lo pun masih menyimpan barang pemberian Ben.

Penyanyi 52 tahun itu tampak menggunakan gelang berlian yang memiliki kemiripan dengan perhiasan yang ia gunakan dua dekade lalu.

Gelang yang diduga dari Ben Affleck 19 tahun silam itu datang dari brand Harry Winston, seperti dilansir dari Wolipop.

Di Instagramnya, J.Lo berpose dengan bikini kuning dan tampak mengenakan gelang tersebut. Dalam momen tersebut, J.Lo dan Ben tengah berlibur dalam seminggu terakhir ini.

Bukan satu-satunya simbolis berkilau yang dipakai Jennifer Lopez selama liburan. Senin lalu, J.Lo mengenakan kalung emas dengan bandul ‘BEN’ yang menghias lehernya.

Pada momen ulang tahun tersebut, Ben memberikan kalung mewah seharga Rp 130 juta untuk kekasihnya itu.

Aktor 48 tahun iyu membuat perhiasan khusus untuk kekasihnya di hari paling spesialnya.

Dia mendesain bersama perusahaan perhiasan Foundrae untuk membuat kalung dengan liontin yang memiliki makna mendalam.

“Dengan karya yang dibuat Ben untuk Jennifer, itu dengan jelas mengkomunikasikan cinta mereka, tapi juga pengingat bahwa keduanya telah mengalami perubahan dan bertumbuh,” ujar Beth Bugdaycay, direktur kreatif dari Foundrae, seperti dikutip dari E!***

Wagub DKI : Kasus Meninggal Akibat Covid-19 Paling Banyak di RS

0

Bogordaily.net – Merespons kondisi tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria atau Ariza menyebut jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 terbanyak ada di rumah sakit (RS).

“Yang paling banyak kematian masih di RS daripada saat isoman (isolasi mandiri),” kata Ariza diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (4 Agustus 2021).

Persentase jumlah kematian di RS bahkan lebih dari 70 persen. Sedangkan sisanya terjadi saat melakukan isolasi mandiri.

Meski angka kematian akibat Covid-19 masih tinggi, Ariza memastikan jumlah tersebut sudah jauh menurun dibandingkan saat puncak pandemi.

“Sebelumnya pernah sampai 300 per hari, 200 per hari,” tandas Ariza.***

Raih Pendanaan 3 Bank Internasional, Konstruksi PLTS Terapung Terbesar di Asia Tenggara Dimulai

0

Bogordaily.net – Komitmen PT PLN (Persero) untuk meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk institusi perbankan internasional. Salah satunya, melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata, yang telah mencapai kesepakatan financial close pada Selasa 2 Agustus 2021.

Sindikasi tiga bank internasional yaitu Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), Societe Generale dan Standard Chartered Bank siap mendanai pembangunan PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara ini dengan nilai sekitar USD 140 juta.

Ditargetkan, PLTS berkapasitas 145 MWAc tersebut akan beroperasi komersial (Commercial Operation Date/COD) pada November 2022.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini menyampaikan, pencapaian tahap financial close ini merupakan hasil dukungan penuh PLN sebagai pembeli listrik PLTS Cirata dan PT PJB (Pembangkitan Jawa Bali), selaku induk dari PT PJB Investasi (PJBI) dan Pembangkitan Jawa Bali Masdar Solar Energi (PT PMSE).

Zulkifli pun optimistis pembangkit ramah lingkungan ini bisa beroperasi komersial sesuai jadwal pada akhir 2022.

Kehadiran dari PLTS Terapung Cirata akan menjadi revolusi pengembangan EBT di dalam negeri, mengingat pembangkit listrik ini dapat mengimbangi 214.000 ton emisi karbon dioksida.

Pembangunan proyek strategis nasional yang juga masuk dalam pilar “GREEN” transformasi PLN ini diharapkan dapat berkontribusi, dalam pencapaian target bauran energi baru terbarukan nasional sebesar 23 persen pada 2025.

“Keberhasilan pengembangan proyek ini, ke depannya diharapkan akan mendorong proyek-proyek terobosan di bidang EBT dengan harga yang kompetitif,” ungkap Zulkifli.

Diketahui, harga tenaga listrik dari PLTS ini cukup kompetitif, yakni sebesar USD 5,8 Cent / kilowatt hour (kWh).

Adapun, PLTS Terapung Cirata akan dijalankan oleh PMSE Pembangkitan Jawa Bali Masdar Solar Energi (PMSE), yang merupakan Project Company hasil bentukan dari konsorsium cucu usaha PLN, yaitu PJBI dengan porsi saham 51 persen dengan perusahaan asal Uni Emirat Arab, Masdar dengan porsi saham 49 persen.

Selain dari sisi pengembangan EBT, PLTS Terapung yang ditargetkan bisa menghasilkan energi 245 juta kWh per tahunnya ini, memegang peranan penting dalam elektrifikasi dan sisi pengembangan Sumber Daya Manusia.

Pembangkit yang menempati area seluas kurang lebih 200 hektare di Waduk Cirata ini akan memasok listrik untuk 50.000 rumah, serta menyerap tenaga kerja hingga 800 orang.

Direktur Utama PT PJB Gong Matua Hasibuan, menyampaikan rasa bangganya atas kerja keras dari PJBI dan Masdar yang berkolaborasi dengan sangat baik. Sehingga proses pendanaan atas proyek ini didapatkan dalam waktu yang tepat.

Dia juga menyampaikan rasa terima kasih untuk para stakeholder yang telah mendukung proyek ini, khususnya kepada kementerian terkait, pemerintah daerah setempat dan seluruh pihak yang telah terlibat.

“Kami optimistis sinergi yang sangat baik bersama para stakeholder dapat terus ditingkatkan, sehingga proyek ini mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam pengembangan bisnis EBT di Indonesia,” ujar Gong Matua Hasibuan.

Dia berharap, kehadiran proyek ini dapat menjadi pionir dan mampu menyulut pengembangan PLTS Terapung, yang dapat dikembangkan di waduk lain di wilayah Indonesia.

Sejak penandatanganan kontrak jual beli listrik Power Purchase Agreement/PPA pada 12 Januari 2020 lalu, Proyek PLTS Apung terbesar di Asia Tenggara ini terus memperoleh dukungan dari berbagai stakeholder.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pahala Nugraha Mansury mengatakan, sebagai proyek strategis nasional, PLTS Terapung Cirata diharapkan dapat menjadi percontohan untuk pengembangan pembangkit EBT di daerah lain.

Agar Indonesia dapat mencapai target bauran EBT 23 persen di 2025, serta mendukung upaya pengurangan emisi secara signifikan.

Selain kerja sama internasional, PLTS Terapung Cirata ini merupakan kerja sama pendirian perusahaan patungan antara BUMN Indonesia, PLN, dengan perusahaan milik negara Uni Emirat Arab, Masdar.

“Proyek ini semoga dapat menjadi pondasi dalam memperkuat kerja sama di antara kedua negara. Selain diharapkan dapat memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar dengan menciptakan lapangan kerja maupun mengangkat ekonomi regional. PLTS Terapung Cirata diharapkan dapat menjadi pembelajaran, transfer teknologi dalam pengembangan EBT, dari salah satu global leader pembangkit EBT dari Uni Emirat Arab,” ungkap Pahala.

Selain proyek ini, masih cukup banyak proyek strategis yang dikembangkan oleh PLN dalam hal pengembangan EBT, termasuk upaya untuk melakukan perubahan pembangkit berbahan bakar fosil ke EBT.

Tidak lupa, Pahala berharap setelah proses ini, implementasi ke depan lancar, sehingga stakeholder bisa melihat PLTS Terapung Cirata sebagai proyek strategis nasional yang dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya.

Turut hadir dalam acara Deklarasi Financial Close, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Imam Soejoedi, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman.

Juga Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, serta Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab H.E., Husin Bagis. Adv

Ekspor Kerajinan ke Mancanegara, Desa Gn. Menyan Ikuti Lomba KRL

Bogordaily.net – Camat Pamijahan Imam Mahmudi Beserta jajarannya menyambangi Desa Gn. Menyan Kecamatan Pamijahan. Desa tersebut merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Pamijahan yang mengikuti Lomba Kampung Ramah Lingkungan (KRL).

Imam Mahmudi mengungkapkan, ada enam desa yang akan disertakan dalam lomba KRL tingkat Kabupaten Bogor. Rencananya lomba akan dihelat pada Agustus 2021. Namun akibat Pandemi berkepanjangan, belum ada kepastian kapan diselenggarakan. Meskipun begitu semua desa yang ikut tetap mempersiapkan diri.

“Perlunya kesadaran masyarakat serta pemerintahan desa menjaga kampung tetap bersih dan ramah lingkungan. Namun perlu juga ditingkatkannya usaha kecil menengah dan mengali potensi ekonomi di wilayah pedesaan, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya disela menyantap makanan produk warga desa.

Sementara itu Kepala Desa Gn.Menyan Wiwin Komalasari, menjelaskan desanya baru pertama kali mengikuti lomba KRL. Diskuinya, supaya bisa meraih juara, menurutnya masih banyak sektor di Desa Gn Menyan yang perlu perbaikan. Karena itu, ia melanjutkan, dukungan pihak kecamatan akan sangat membantu.

“Kehadiran pemerintah kecamatan menjadi penyemangat kami untuk meraih yang terbaik,” katanya.

Ia menambahkan, potensi Desa Gn. Menyan di bisang pertanian dan kerajinan masih sangat memungkinkan untuk digali sehingga lebih bernilai. Sektor pertanian dan kerajinan diharapkan dapat menjadi produk unggulan.

Prouk yang ada di dua sektor itu, lanjut Wiwin, harus lebih dikembangkan lagi supaya dapat bersaing di pasaran. Saat ini sejumlah produk sudah dijual secara ekpor ke mancanegara.

“Besar harapan kami pemerintah daerah maupun pusat memberikan dukungan penuh dalam membangun perekonomian warga desa gunung menyan,” papar Wiwin.

Khutbah Jumat Diusulkan Hanya 15 Menit, Angka Covid-19 Masih Tinggi

0

Bogordaily.net – Wadah Silaturrahim Khotib Indonesia (Wasathi) mengusulkan agar durasi khutbah Shalat Jumat paling lama 15 menit. Sehingga ibadah tetap bisa berjalan di tengah pandemi Covid-19.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Arif Fahrudin mengaku mendukung usulan tersebut. Dukungan juga diberikan oleh Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

“Menyambut baik dan mendukung usulan Wasathi bahwa pada masa pandemi Covid-19 ini pada prinsipnya khutbah shalat Jumat itu cukup yang simpel dan pendek. Maksimal banget waktunya 15 menit,” katanya seperti dikutip dari Republika, Rabu (4 Agustus 2021).

Kiai Arif menjelaskan, dengan durasi khutbah yang pendek dan simpel, tetapi tetap memenuhi rukun-rukun Shalat Jumat.

Akan meminimalisasi kerumunan yang berlama-lama. Itu menjadi upaya teknis untuk menghindari potensi penularan Covid-19.

Selain itu, durasi khutbah Shalat Jumat yang tidak terlalu lama juga sesuai dengan sunah Nabi Muhammad SAW.

Menurut ilmu fikih, durasi khutbah itu pendek, sementara Shalat Jumatnya yang lama.

“Itu sunah dalam khutbah Shalat Jumat menurut Rasulullah SAW seperti itu,” ujarnya.

Kiai Arif yang juga pembina Wasathi mengingatkan para khatib agar pada masa pandemi Covid-19 ini melakukan khutbah yang singkat dan langsung menyampaikan pesan utamanya.

Meski demikian, para khatib harus tetap memenuhi rukun-rukun khutbah Shalat Jumat.

Sementara, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan, usulan khutbah Jumat selama 15 menit memang sesuai dengan hadis.

“Khutbah Jumat memang harus singkat. Panjangnya sama dengan shalat. Di banyak negara, khutbah juga sangat singkat,” katanya.

Saat ini, Mu’ti mengungkapkan, sudah banyak masjid yang khutbahnya hanya 10 menit atau maksimal 15-20 menit.

Namun, ia berpendapat, jika alasan durasi khutbah dibatasi supaya jemaah tidak mengantuk, itu tidak tepat.

“Jadi, konteks khutbah Jumat singkat bukan karena jemaah mengantuk. Khutbah singkat adalah tuntunan sunah Nabi,” kata Mu’ti.

Dalam pandangan Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PBNU KH Mahbub Maafi Ramdhan, seorang khatib shalat Jumat harus mengerti keadaan jamaahnya.

Di kota-kota besar, yang jemaahnya adalah para pekerja, memang sebaiknya khutbah Jumat maksimal 15 menit.

“Khutbahnya nggak usah panjang-panjang. Namun, memang kadang-kadang yang (khutbahnya) nggak fokus dan ke mana-mana. Itu yang jadi problem sebenarnya. Makanya saya sepakat itu, 15 menit sudah termasuk shalat Jumat,” ujarnya.

Dalil yang disampaikan khatib Jumat, menurut Kiai Mahbub, pun cukup satu ayat Alquran atau satu hadis. “Daripada panjang lebar ke mana-mana, jadi pusing orang itu. Saya sendiri kalau khutbah itu paling sembilan menit atau 10 menit,” ujarnya.

Di wilayah perdesaan pun, Kiai Mahbub melanjutkan, khutbah dan shalat Jumat biasanya dilakukan dalam durasi yang lebih pendek daripada di kota-kota besar.

Ini karena tokoh agama atau kiai setempat memahami keadaan warga setempat.

“Ada yang lagi jemur baju, jemur padi. Kiai tahu situasi dan kondisi, kan nggak semua jamaah itu sama,” ujarnya.

Usulan soal khutbah maksimal 15 menit itu disampaikan Pengasuh Ma’had Arrohimiyah Cengkareng, Jakarta Barat, KH Ishom El Saha, dalam Sarasehan Khatib Moderat secara virtual, Minggu (1 Agustus 2021).

Menurutnya selain masih pandemi, durasi khutbah Jumat terkadang menimbulkan persoalan di masyarakat industri karena para jemaah yang umumnya pekerja perlu segera kembali bekerja.

Untuk itu, alanglah bijaknya khatib ketika menyampaikan khutbah tidak lama-lama dan cukup 15 menit dalam dua kali khutbah.***

Innalillahi, Ibunda Irwansyah Meninggal Dunia 

0

Bogordaily.net – Kabar duka cita datang dari Irwansyah. Sang Ibunya, Herlianah dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (4 Agustus 2021).

Almarhum menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani perawatan intensif pasca terpapar Covid-19.

Berita meninggalnya ibunda Irwansyah diinformasikan oleh sang sahabat, Arie Untung lewat postingan Instagramnya.

Suami Fenita Arie itu mengunggah foto almarhumah dengan Irwansyah.

“Innalillahi Wa InnaIlaihi Roji’uun.. Allahumaghfirlaha Warhamha Wa’afihi Wa’fuanha. Husnul Khotimah, Insya Allah,” tulis Arie Untung di keterangan caption.

Arie Untung mengatakan jika dirinya sempat bertemu dengan mendiang ibunda Irwansyah belum lama ini dan masih sehat.

“Turut berduka ya ji @irwansyah_15 Qadarullah 2 bulan yang lalu ketemu beliau masih sehat sambil gendong ukasya,” ungkap Arie Untung.

Bagi Arie Untung, orangtua Irwansyah merupakan pasangan yang romantis.

Ia tidak menyangka kalau ibunda sahabatnya itu akan menyusul suaminya yang telah lebih dulu meninggal dunia pada 8 Juli 2021.

“Bokap nyokap pasangan romantis nggak mau dipisahin lama. Mereka langsung mau buru-buru ketemuan lagi di jannah. Aamiin ya Rabbal Alamiin,” pungkasnya.***

Karang Taruna Gadungan Palak Warteg untuk Sumbangan 17 Agustusan

0

Bogordaily.net – Warteg di kawasan Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi korban pungutan liar (pungli). Pelaku meminta uang dengan mengatasnamakan Karang Taruna.

Seorang karyawan warteg bernama Windy menceritakan peristiwa itu terjadi pada Minggu 1 Agustus 2021 malam. Saat itu datang seorang perempuan dan seorang laki-laki berboncengan kemudian berhenti di dekat warteg.

“Waktu hari Minggu malem Senin jam 7 malem ada cewek sama cowok ke sini naik motor,” kata Windy, Rabu 4 Agustus 2021.

Windy mengatakan si pria menunggu di depan pintu warteg, sementara si perempuan masuk. Windy menyebut perempuan itu menggunakan jaket dan celana sobek dengan wajah tertutup masker dan topi.

“Yang cowok berdiri depan pintu, yang cewek ke sini (masuk ke dalam warteg) pakai topi, pakai jaket, pakai celana robek-robek, pakai masker,” ujarnya.

Uang Lomba 17 Agustusan
Perempuan itu lalu meminta uang Rp 35 ribu secara paksa dengan dalih sumbangan kegiatan lomba 17 Agustus. Perempuan itu kemudian menyuruh Windy menelepon pemilik warung bernama Septi. Sebab, Windy tidak berani memberikan uang yang diminta.

“Terus minta uang Rp 35 ribu, katanya disuruh sama RT sini dimintain buat 17-an. Dia maksa, posisi saya sama si mbak (pegawai warteg satu lagi) di sini, si ibu (Septi) lagi keluar, terus mintanya maksa,” tuturnya.

“Terus saya disuruh telepon (Bu Septi), suruh minta uang Rp 35 ribu itu, tapi nggak saya kasih karena saya nggak berani,” sambungnya.

Setelah menelepon Septi, Windy tidak memberikan uang yang diminta perempuan tersebut. Si perempuan kemudian mengancam akan melaporkan ke RT setempat karena tidak diberi uang yang diminta.

“Kata si ibu, jangan dikasih, itu nggak bener. Terus dia gini, ‘Ya udah kalau nggak mau kasih, nanti saya laporin ke Pak RT’. Tapi sampai sekarang dia nggak laporan ke Pak RT,” ujar Windy sambil menirukan percakapan.

 

Wulan Guritno Tampil Seksi Berbikini, Netizen: Buka Dong Tante

0

Bogordaily.net – Wulan Guritno kembali bikin netizen gaduh, saat dirinya umbar foto seksi berbikini. Penasaran kan sama potretnya?

Diintip Bogordaily.net dari Instagram wulanguritno, artis cantik 40 tahun ini sedang berada di pantai. Ada tiga foto seksi yang diunggahnya.

Body Wulan Guritno nampak kencang dan awet muda. Kulitnya bersinar saat panas-panasan di bawah terik matahari.

Wulan juga senang bisa menghabiskan liburan di Bali. Apalagi ia bisa menikmati keindahan surga dunia di masa PPKM ini.

“Beautiful beach, blue clear water, white sand, the sun & good food.. couldn’t ask for more..,” ungkapnya.

Netizen mana yang tak gaduh melihat pose seksi Wulan Guritno di pantai. Penasaran dong apa saja komentar mereka?

“Glowing bgt….awet muda gak berubah dr dlu…,”
“Ayumu tenanan, ora editan,” kata oyt165.

“MILF bangettt,” tambah mariomorganx

“Terkadang yang janda lebih menggoda dari pada yang gadis 😂😂,” ungkap paonbenzenon.

“@ade_zaenudin_b16 Mamah muda bem,” kata nasrulfadlilanakbar19

“Buka Dong Tante,”vinoalkahfi

Simak Yuk, Hukum Melakukan Program Bayi Tabung Menurut Ajaran Islam

0

Bogordaily.net – Saat ini, banyak pasangan suami istri melakukan program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF).

Bayi tabung kini menjadi salah satu bentuk ikhtiar mereka untuk mendapatkan keturunan, khususnya yang sudah lama menikah tapi tak kunjung memiliki anak

Program bayi tabung bisa dibilang masih menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat awam. Bahkan ada yang menganggap bahwa hukumnya haram. Namun, benarkah begitu?

Lalu, bagaimana sih sebenarnya hukum bayi tabung menurut ajaran Islam?

Program bayi tabung sendiri boleh dilakukan jika pasangan suami istri memang sulit untuk mendapatkan keturunan.

Hal ini sudah tertera dalam fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun 1979 tentang bayi tabung.

Adapun dalam fatwa tersebut dijelaskan jika bayi tabung yang berasal dari sperma dan sel telur pasangan suami istri yang sah, maka hukumnya mubah atau diperbolehkan.

Namun, program bayi tabung dikatakan haram jika sperma dan sel telur tersebut dititipkan ke rahim wanita lain sebagai sarana.

Untuk lebih lengkap, berikut ini fatwa MUI tentang bayi tabung yang bisa kamu ketahui:

1. Bayi tabung dengan sperma dan ovum dari pasangan suami istri yang sah hukumnya mubah (boleh), sebab hak ini termasuk ikhtiar berdasarkan kaidah-kaidah agama.

2. Bayi tabung dari pasangan suami-istri dengan titipan rahim istri yang lain. Misalnya dari istri kedua dititipkan pada istri pertama.

Hukumnya haram berdasarkan kaidah Sadd az-zari’ah, sebab hal ini akan menimbulkan masalah yang rumit dalam kaitannya dengan masalah warisan.

Khususnya antara anak  dilahirkan dengan ibu yang mempunyai ovum dan ibu yang mengandung kemudian melahirkannya atau sebaliknya.

3. Bayi tabung dari sperma yang dibekukan dari suami yang telah meninggal dunia hukumnya haram berdasarkan kaidah Sadd az-zari’ah, sebab hal ini akan menimbulkan masalah yang pelik, baik dalam kaitannya dengan penentuan nasab maupun dalam kaitannya dengan hal kewarisan.

4. Bayi tabung yang sperma dan ovumnya diambil dari selain pasangan suami istri yang sah hukumnya haram, karena itu statusnya sama dengan hubungan kelamin antar lawan jenis di luar pernikahan yang sah (zina), dan berdasarkan kaidah Sadd az-zari’ah, yaitu untuk menghindarkan terjadinya perbuatan zina sesungguhnya.***

Prancis Ditunggu Slovenia di Semifinal Bola Basket Putra

0

Bogordaily.net – Tim bola basket putra Prancis mencapai semifinal Olimpiade Tokyo 2020 seusai memenangi laga sengit kontra Italia.

Prancis mengalahkan Italia 84-75 dalam babak perempat final di Saitama Super Arena, seperti dilansir dari Republika. Selasa (3 Agustus 2021)

Rudy Gobert kembali memimpin kemenangan Prancis dengan raihan 22 poin dan sembilan rebound. Aksi Gobert diikuti 21 poin dari Evan Fournier, dobel dobel 15 poin dan 14 rebound yang dibukukan Nicolas Batum, serta 10 poin yang dicetak Thomas Heurtel.

Di kubu Italia, Simone Fontecchio mengemas 23 poin, Danilo Gallinari mencetak 21 poin dan 10 rebound, serta Achille Polonara 15 poin, demikian catatan laman resmi Olimpiade.

Italia memberi perlawanan kuat kepada Prancis dan bahkan sempat memimpin 25-20 hingga kuarter pertama berakhir.

Kelengahan terjadi di kubu Italia dalam dua kuarter berikutnya. Ini membuat Prancis menyongsong kuarter pemungkas dengan memiliki keunggulan 64-54.

Italia kembali bangkit di kuarter keempat, bahkan sempat membuat kedudukan imbang 73-73 kala Alessandro Pajola melesakkan tembakan tripoin pada sisa waktu dua menit 35 detik.

Sayangnya, momentum itu tidak pernah berlanjut dan Prancis menjauh lagi jadi 78-73 lewat tripoin Batum dan dua lemparan bebas Gobert pada sisa waktu semenit 14 detik.

Di sisa waktu yang ada, sementara Italia hanya mampu meraih dua poin tambahan lewat lemparan bebas Gallinari. Prancis menambah enam poin lagi untuk mengunci kemenangan 84-75 dan memastikan langkah mereka ke semifinal.

Pada babak semifinal, Prancis sudah ditunggu Slovenia yang sudah lebih dulu menyingkirkan Jerman.

Pertandingan semifinal bola basket dijadwalkan berlangsung pada Kamis (5 Agustus 2021).