Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 7031

Gegara NIK Ganda, Pensiunan Polisi Ngak Bisa Divaksin

Bogordaily.net – Siswadi warga Komplek Griya Salak Asri merasa heran, karena dirinya tidak terdaftad dalam pelaksanaan vaksinasi di Desa Cinangka Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Usut punya usut ternyata, saat NIK diinput yang muncul nama orang lain.

Sebelumnya, Siswadi sempat datang kelokasi vaksinasi yang digelar di desanya. Namun namany tidak pernah dipanggil pihak panitia. Niat Siswadi mendapat vaksin batal.

“Saya daftar melalui RT dan saat datang kekantor desa Cinangka ternyata data saya tidak ada, malah nama orang yang muncul,” ujar Siswandi .

Mengetahui hal itu, Siswadi merasa kecewa. Ditengah gencarnya himbauan pemerintah untuk melakukan vaksinasi, kendala administrasi yang terjadi membuat dirinya gigit jari.

“Tentu kecewa, saya sudah berkali kali mendaftar untuk vaksin tapi tidak bisa karena alasan NIK Ganda,” katanya.

Menanggapi Hal itu Ketua RT setempat Wildan Hidayat ( 43) mengatan, setelah mengecek ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan ternyata data warga tersebut benar.

“Saya sudah berkordinasi langsung dengan kepala dinas dan jajaran Kabid dan kasi didinas kependudukan dan catatan sipil , Cibinong Bogor , dan jawaban dari disdukcapil adalah ,data sudah benar dan nik itu dari pertama dibuat tidak adakan berubah ” kata Wildan.

 

Ketahuan Dech! Agnez Mo Pacari Model, Siapa Tuh?

0

Bogordaily.net – Kabar bahagia datang penyanyi top tanah air Agnez Mo. Pelantun Matahariku itu dikabarkan pacaran dengan Model Adam Rosyadi.

Awalnya Agnez Mo membagikan foto kebersamaan dirinya bersama keluarga di Instagram pribadinya.

Kemudian salah satu netizen mengaku deg-degan apabila melihat sosok Adam dalam foto tersebut. Tampaknya sang netizen tak percaya Agnez dan Adam memiliki hubungan spesial.

“Pas nge-slide deg-degan juga takut ada foto botak di akhir,” tulis seorang netizen seperti dikutip, Rabu 4 Agustus 2021.

Rupanya Agnez membalas pesan sang netizen. Dia justru secara blak-blakan mengaku Adam Rosyadi sebagai kekasihnya saat ini. “Kenapa mesti deg-degan, He’s my boyfriend dan kamu tahu itu. Kamu juga harus bahagia untuk aku,” kata Agnez.

Tak sedikit netizen lain yang ikut bereaksi atas respon Agnez. Beberapa dari mereka tak menyangka penyanyi go internasional itu akan mengakuinya. Sementara yang lain ikut bahagia akhirnya kabar pacaran mereka resmi dikonfirmasi Agnez.

“Gimana rasanya dibales langsung sama kak Agnez langsung mheehehehe,” kata netizen.
“Yess, kamu bahagia, aku juga bahagia,” ungkap yang lain.

“Akhirnya terkonfirmasi secara official kalau Queen Mo dan bro botak pacaran,” sahut netizen lain.

Hubungan antara Agnez Mo dan Adam Rosyadi memang sudah lama terendus. Pria berkepala plontos itu juga menjadi model dalam lagu terbaru sang penyanyi, F Y Love Song pada April silam.***

Camat Tanahsareal Tegaskan Semua Warga Pasti Divaksin

0

Bogordaily.net – Upaya menekan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat Kecamatan Tanah Sareal. Warga yang datang sempat khaawatir tidak kebagian vaksin, namun pemerintah memastikan jika semua warga akan mendapat vaksinasi.

Pelaksanaan vaksinasi massal tersebut dilaksanakan di dua tempat, yakni SMP Negeri 5 Kota Bogor, Jalan Dadali dan SMP Negeri 16, Kelurahan Kayumanis, Kota Bogor.

Saat memonitor pelaksanaan Vaksinasi massal di SMP Negeri 5 Kota Bogor, Camat Tanah Sareal, Sahib Khan, menjelaskan pemerintah menargetkan 1300 orang untuk divaksin.

Vaksin per-hari meliputi Kelurahan Tanah Sareal, Kebon Pedes, Kedung Waringin, Kedung Badak, Kedung Jaya, Sukaresmi dan Sukadamai.

Sedangkan Vaksinasi massal yang dilaksanakan di SMP Negeri 16 Kota Bogor, sambung Sahib Khan, dengan target 700 vaksin per-hari meliputi Kelurahan Kayumanis, Kencana, Cibadak dan Mekarwangi.

“Saya menghimbau kepada warga Kecamatan Tanah Sareal untuk aktif mendaftar melalui Ketua RT/RW,” imbuhnya.

Ia menyampaikan masyarakat diminta supaya tenang, karena pemerintah terus mengupayakan ketersediaan vaksin.

“Jangan khawatir, bagi yanhg belum divaksin hari ini bisa pada vaksinasi berikutnya,” ujar Sahibkhan.

Sahib Khan menyampaikan, masyarakat harus di vaksin supaya target pencapaian herad imunity di kota Bogor sebera tercapai. Vaksinasi dapat meningkatkan imun tubuh.

“Kalau semua warga Tanah Sareal sudah di vaksin, insyaallah bisa menekan penyebaran Covid-19 ini,” pungkasnya.

Masyarakat Kecamatan Tanahsareal sangat antusias dalam mengikuti vaksinasi. Terbukti setiap hari peserta vaksin membludak. Bahkan kerap kali jumlah dosis vaksin yang tersedia mengalami kekurangan.

 

Heboh Penemuan Mayat Anak Tanpa Baju di Semak-semak

0

Bogordaily.net – Ditemukannya mayat anak laki-laki tanpa baju membuat heboh warga Kampung Pondok Dua, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin 2 Agustus 2021.

Aparatur Desa Pantai Harapan Jaya, Sopian (50) menjelaskan mayat anak laki-laki tersebut ditemukan warga, tersangkut di semak-semak dekat dengan bantaran anak sungai CBL yang berada di Kampung Pondok Dua.

”Jadi awalnya ada warga yang nemuin terus saya ke lokasi dan lihat korban mengambang,” katanya dikutip dari Inews, Selasa 3 Agustus 2021.

Jika dilihat dari kondisinya korban diperkirakan telah meninggal tiga hari sebelum ditemukan. Sopian mengatakan mayat tersebut bukan warga sekitar lokasi penemuan.

Kepala Kepolisian Sektor Muaragembong, Iptu Taufik Hidayat mengatakan setelah mendapatkan laporan, petugas langsung diterjunkan ke lokasi. Dari hasil identifikasi sementara, korban diperkirakan berusia kurang lebih 10 tahun.

“Kita temukan korban tanpa busana. Tidak ada identitasnya,” katanya.

Guna kepentingan penyelidikan, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk menjalani visum dan kasus ini masih dalam pendalaman polisi.***

Baru 16 Persen, Kapolri Kritik Keras Tingkat Vaksinasi di Bogor

BOGORDAILY- Angka vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor, terbilang masih rendah. Hal ini mendapat kritik keras dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hal itu diungkapkan Kapolri saat meninjau pelaksanaan vaksin massal di Kampus IPB Bogor, Selasa (3/8). Menurut dia penting bagi wilayah penyangga ibu kota untuk mempercepat proses vaksinasi.

“Di wilayah Bogor yang menjadi penyangga ibu kota menjadi sangat penting untuk segera digarap dengan cepat karena angkanya masih sekitar 16 persen sehingga butuh akselerasi,” kata Listyo dalam keterangan tertulis.

Merujuk pada data Kementerian Kesehatan dalam website vaksin.kemkes.go.id, Kabupaten Bogor sejauh ini sudah menyunting vaksin dosis pertama untuk 548.108 orang. Jumlah itu menyumbang 1,45 persen dari target vaksinasi di tingkat provinsi.

Sementara, Kota Bogor tercatat telah menyuntik 300.869 vaksin dosis pertama dengan 0,79 persen dari target vaksin provinsi.

Jenderal bintang empat itu berharap agar proses vaksinasi di wilayah tersebut dapat terus meningkat tiap harinya. Menurutnya, momentum kemerdekaan Indonesia dapat dimanfaatkan untuk akselerasi vaksinasi itu.

Listyo mengingatkan agar masyarakat tak takut-takut lagi untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Dia menekankan, vaksin untuk kebaikan bersama.

“Saya imbau vaksinasi dalam rangka meningkatkan imunitas saudara-saudara dalam menghadapi Covid. Oleh karena itu jangan ragu vaksin karena di semua negara melaksanakan itu,” ujar mantan ajudan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Selain vaksin, Listyo juga meminta agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Hal itu untuk mencegah penularan virus.

Dia menyatakan, akselerasi vaksin dan kepatuhan prokes nantinya dapat berdampak pada penurunan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah itu. Sehingga, masyarakat akan dapat lebih fleksibel untuk berkegiatan.

“Dampaknya aktivitas ekonomi meningkat dan pertumbuhan ekonomi meningkat. Ayo kita berbondong-bondong melaksanakan vaksin dan tetap memakai masker,” ucapnya.

Polri setidaknya mengerahkan stok 5 ribu vaksin jenis Sinovac untuk dilakukan di Kampus IPB Bogor hari ini. Mereka menyasar masyarakat umum, mahasiswa dan pegawai kampus untuk dapat divaksin. Kegiatan itu masih akan berlangsung hingga 4 Agustus 2021. (cnn)

 

Eka Wardhana: Patuhi Kebijakan Perpanjangan PPKM Level 4

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua lll DPRD Kota Bogor, Eka Wardhana mendukung dengan perpanjangan masa PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021. Hal itu disampaikan Eka, usai mengikuti rapat evaluasi PPKM di Balaikota Bogor, Selasa 3 Agustus 2021.

Eka mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Bogor agar menaati serta mematuhi aturan yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam pelaksanaan PPKM Level 4.

“Ini merupakan upaya dan ikhtiar pemerintah pusat dan daerah untuk menekan angka penyebaran. Sehingga saya harap masyarakat mau bersama-sama menaati dan mematuhi aturan yang ada. Isnyaallah Kota Bogor akan semakin baik,” kata Wakil Ketua lll DPRD Kota Bogor, Eka Wardhana.

Aturan yang ditegaskan oleh Eka di antaranya yakni, untuk warga senantiasi mematuhi penerapan sistem Ganjil-genap serta tidak melakukan makan ditempat di rumah makan atau kedai.

“Untuk para pemilik cafe dan resto agar tetap melayani sesuai dengan jam berlaku yang sudah ditetapkan. Utamakan makanan yang dibeli dibawa pulang,” ujarnya.

Disampaikan Eka, pasca ditetapkannya Perpanjangan PPKM Level 4, angka penyebaran Covid-19 di Kota Bogor mengalami penurunan. Namun angka kematian masih belum menunjukkan penurunan.

“Kami siap untuk berkolaborasi bersama Pemkot Bogor untuk menekan angka kematian secara maksimal. Pemenuhan ketersediaan oksigen, obat-obatan dan ruang rawat akan menjadi prioritas,” jelasnya.

Selain itu, Eka mengajak seluruh masyarakat Kota Bogor agar mengikuti vaksinasi yang saat ini tengah dilaksanakan di Gedung DPRD Kota Bogor.

Saat ini, kata Eka, Gedung DPRD Kota Bogor sudah menjadi sentra vaksinasi bagi masyarakat. Kegiatan vaksinasi berlangsung hingga akhir bulan Agustus.

“Kami dari DPRD siap berkolaborasi dengan Polri-TNI dan Dinkes untuk mensukseskan program vaksinasi,” pungkasnya.***

Simak Yuk! Ini yang Dituntut Raiden Soedjono Gugat Cerai Tyas Mirasih

0

Bogordaily.net – Ada dua poin yang dituntut dari Raiden Soedjono menggungat cerai Tyas Mirasih. Yaitu bercerai dengan Tyas Mirasih dan harta gono gini.

“Suami dari Mirasih Tyas Endah tersebut yaitu Raden Muhamad Soedjono Bin Hasan M Soedjono mengajukan permohonan cerai talak dan pembagian harta bersama,” kata Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Taslimah, saat ditemui di kantornya, Jumat 4 Agustus 2021.

“Jadi ada dua jenis perkara secara akumulasi, secara talak dan pembagian harta bersama,” lanjutnya.

Gugatan cerai itu terdaftar dengan nomor perkara 2663/PDT.G/2021/PA.JS. Raiden Soedjono mendaftarkannya pada hari Selasa tanggal 3 Agustus 2021, yang diwakili oleh kuasa hukumnya.

“Sebagai pemohon dalam hal ini memberikan kuasa kepada Dave Advitama S.H., M.H., C.L.A , Bernard Jungjungan, S.H., M.H, Pantas Manalu, S.H, sebagai kuasa hukum dari suami Mirasih Tyas Endah Binti Sirman Widiatmo,” kata Taslimah.

Seperti diketahui, Tyas Mirasih menikah dengan Raiden Soedjono pada tanggal 8 Juli 2017. Empat tahun bersama, keduanya kini memilih untuk berpisah. Dari pernikahan itu keduanya belum dikaruniai momongan.

Tyas Mirasih sebelumnya baru sembuh dari virus COVID-19. Hal ini disampaikan Tyas Mirasih lewat Instagram miliknya. Dalam postingannya, Tyas Mirasih menunjukkan hasil swab yang sudah negatif COVID-19.

“ALHAMDULILLAH YA ALLAH! Hasil swab PCR aku di @ilab_id tadi pagi udah keluar dan aku sudah Negatif guys!!!!! Yesss kemaren memang aku bilang tidak perlu PCR lagi ngga papa setelah isoman 14 hari, tapi karena aku mau kembali kerja jadi aku perlu surat keterangan negatif,” tulis Tyas Mirasih dalam Instagram miliknya.

Dalam postingannya, Tyas Mirasih memberikan semangat dan doa terbaik kepada semua orang yang saat ini sedang melawan virus tersebut.

“Buat kalian semua pejuang negatif harus tetep semangat dan yakin ya semua akan cepet kembali pulih dan sehat lagi. Semangattttttt!!!” paparnya lagi.***

Satgas: Tidak Benar Vaksin Sebabkan Kematian dan Munculkan Varian Baru

Bogordaily.net – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melakukan klarifikasi terhadap informasi hoaks terkait vaksin covid-19.

Dimana beredar unggahan di media sosial yang menyebutkan bahwa pemenang hadiah nobel sekaligus virolog Luc Montagnier menyatakan orang yang divaksinasi akan mati dalam 2 tahun.

“Terkait pernyataan Luc Montagnier yang menyatakan semua orang yang divaksinasi akan mati dalam 2 tahun adalah tidak benar. Kutipan itu secara keliru dikaitkan Montagnier dalam meme berita palsu yang telah beredar secara luas,” katanya dalam konferensi persnya, seperti dilansir dari Okezone Selasa (3 Agustus 2021).

Wiku juga mengatakan bahwa informasi yang menyebutkan vaksinasi bisa memunculkan varian baru covid-19 adalah hoaks.

“Selain itu pernyataan itu bahwa vaksinasi dapat menyebabkan varian baru virus corona juga tidak benar,” ujarnya.

Dia mengatakan WHO telah menjelaskan bahwa vaksinasi tidak dapat menyebabkan virus corona bermutasi menjadi varian baru. Mutasi terjadi ketika virus memperbanyak diri pada inang hidup.

“Pada vaksin, virus yang dipakai adalah virus yang sudah dimatikan. Virus yang tidak utuh, dan virus yang sudah dirancang sedemikian rupa sehingga tidak mampu memperbanyak diri dalam tubuh,” ungkapnya.

Wiku meminta masyarakat untuk dapat selektif dan bijak dalam memilih dan menyebarkan informasi.

“Dan penting untuk diketahui hoaks dapat mengurangi kepercayaan masy terhadap upaya penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama,” tuturnya.***

OMG! Tyas Mirasih Digugat Cerai

0

Bogordaily.net – Kabar tak sedap datang dari artis cantik Tyas Mirasih. Perempuan yang pernah main dalam Film Air Terjun Pengantin itu digugat cerai oleh suaminya, Raiden Soedjono.

Gugatan cerai tersebut masuk ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Saat dikonfirmasi, Kabar itu dibenarkan oleh Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan Taslimah.

“Untuk kasus Mirasih Tyas Endah Binti Sirman Widiatmo telah diajukan perceraian talak. Jadi yang mengajukan adalah Raden Muhamad Soedjono Bin Hasan M Soedjono sebagai pemohon, karena jenis perkaranya adalah jenis cerai talak,” ujar Taslimah saat ditemui di kantornya, Rabu 4 Agustus 2021.

Gugatan tersebut masuk dengan nomor perkara 2663/PDT.G/2021/PA.JS. Yaitu dengan jenis perkara cerai talak.

Raiden Soedjono mendaftarkan gugatan cerai itu pada tanggal 3 Agustus 2021 melalui ecourt.

“Sebagai pemohon dalam hal ini memberikan kuasa kepada Dave Advitama S.H., M.H., C.L.A , Bernard Jungjungan, S.H., M.H, Pantas Manalu, S.H, sebagai kuasa hukum dari suami Mirasih Tyas Endah Binti Sirman Widiatmo,” kata Taslimah.

Seperti diketahui, Tyas Mirasih menikah dengan Raiden Soedjono pada tanggal 8 Juli 2017. Empat tahun bersama, keduanya kini memilih untuk berpisah.***

Raket Ganda Putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu Tidak Dibawa Pulang, Kenapa ya?

0

Bogordaily.net – Raket dari pasangan Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020 tak ikut pulang ke Indonesia.

Menurut informasi dari Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Rudy Roedyanto, raket bersejarah yang digunakan Greysia/Apriyani tersebut akan diberikan kepada Presiden IOC, Thomas Bach dan bakal dikirim ke Museum Warisan Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Lausanne, Swiss.

Hal tersebut merupakan buntut kesuksesan Greysia/Apriyani meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Pasangan peringkat enam dunia itu mengumandangkan Indonesia Raya usai mengalahkan duo China, Chen Qingchen/Jia Yifan 21-19 dan 21-15, di Musashino Forest Sport Plaza, Senin 2 Agustus 2021.

Pada pertandingan itu sendiri terjadi hal yang tak biasa. Ketika shuttlecock masih bergulir, Greysia dengan cekatan berlari ke pinggir lapangan untuk mengambil raket pengganti.

Prestasi Greysia/Apriyani menjadi raihan medali emas pertama dan terakhir untuk wakil Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Dengan begitu, wakil Merah Putih dipastikan meraih lima medali dengan rincian satu emas, satu perak dan tiga perunggu.

Selain itu, Greysia membukukan namanya sebagai pebulutangkis tertua yang berhasil meraih medali emas di ajang Olimpiade. Dia diketahui meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 di usia 33 tahun lebih 356 hari.***