Monday, 20 April 2026
Home Blog Page 7096

Kantah Kota Bogor Ikuti Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran 2021

0

Bogordaily.net – Kantor Pertanahan Kota Bogor mengikuti Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) Pagu anggaran tahun 2021, Kamis 22 Juli 2021.

RKA KL tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Video Conference dihadiri oleh Kepala Biro dan Kepala Pusat di lingkungan Sekertaris Jendral, Para Sekertaris Jenderal, Para Kepala Kantor Wilayah Seluruh Indonesia juga Kepala Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional.

“Refocusing dan realokasi rencana anggaran ini dalam rangka penanganan kesehatan dan perlindungan sosial kepada masyarakat, sebagai dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat,” ucap Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Yulia Jaya Nirmawati.

Yulia Jaya Nirmawati juga meyakini bahwa refocusing dan realokasi rencana anggaran ini tidak akan menurunkan kinerja jajaran Kementerian ATR/BPN, baik dalam melayani masyarakat maupun menyelesaikan program strategis nasional.

Lalu, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Kementerian ATR/BPN, Agust Yulian menjelaskan bahwa refocusing ini sejalan dengan Surat Kementerian Keuangan Nomor S-629/MK.02/2021 perihal Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga TA 2021 Tahap IV.

Kementerian ATR/BPN kemudian melakukan refocusing tahap IV sebesar Rp236.885.744.000,00.

Anggaran tersebut berasal dari anggaran Rupiah Murni, dengan tetap melakukan pengamanan untuk tetap dijalankan pada anggaran dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Hingga saat ini sudah terjadi empat kali refocusing anggaran, hal tersebut dilakukan terutama untuk membantu program vaksinasi. Kemudian terjadi lonjakan jumlah yang tertular karena adanya varian virus baru dan pergerakan masyarakat di saat libur bersama, sehingga dibutuhkan biaya perawatan untuk masyarakat yang isolasi mandiri termasuk pemberian vitamin serta PPKM yang membatasi pergerakan masyarakat padahal banyak masyarakat yang harus bekerja. Maka akhirnya pemerintah memutuskan penguatan sosial dengan bantuan sosial, dan banyak program pemerintah lainnya untuk membantu di dalamnya,” ujar Agust Yulian yang juga sebagai Plh. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama.

“Belanja yang berpotensi untuk dilakukan refocusing adalah belanja honorarium, perjalanan dinas, paket meeting, belanja barang dan jasa yang jumlahnya bertahap, bantuan pembangunan gedung yang belum dikontrakkan, pengadaan kendaraan, dan anggaran untuk kegiatan yang belum dikontrakkan yang tidak mungkin akan selesai pada tahun ini,” tambah Agust Yulian.

Lebih lanjut, Agust Yulian menambahkan jika proses refocusing hingga saat ini masih terus berjalan. Rekapitulasi belanja menurut program memiliki batas sampai dengan tanggal 26 Juli 2021.

Kemudian masing-masing satuan kerja di Kementerian ATR/BPN akan menyampaikan usul revisi anggaran sesuai ketentuan dalam PMK Nomor: 208/PMK.02/2020 tentang Tata Cara Revisi Anggaran TA 2021, sampai dengan tanggal 2 Agustus 2021.

Penetapan batas waktu ini untuk memastikan bahwa anggaran pemerintah dapat segera digunakan untuk, menangani hal-hal yang sifatnya darurat tersebut di atas.

Diharapkan dengan adanya refocusing anggaran tahap IV dan penajaman prioritas ini, dapat membantu seluruh masyarakat di berbagai sektor.

“Kita selalu berharap yang terbaik dan pandemi ini dapat dilewati, dalam hal ini pemerintah akan terus bekerja keras melindungi masyarakat melalui penanganan Covid-19 dari sisi kesehatan serta dampak sosial dari pemberlakuan PPKM,” pungkas Agust Yulian. Adv

Oknum Anggota TNI Pembunuh Jurnalis Dijerat Hukuman Mati

0

Bogordaily.net – Kasus kekerasan terhadap jurnalis yang dilakukan oknum TNI di Medan, Sumatera Utara semakin jelas. Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin mengatakan, ada empat oknum TNI yang terlibat kasus penembakan yang merenggut nyawa Mara Salem Harahap alias Marsal (42) menjadi empat orang.

Keempat oknum TNI tersebut berinisial Praka AS, Serda DE, Koptu PMP, dan Sertu LS. Mereka dipersangkakan dengan Pasal berlapis, yaitu Pasal 355 KUHPidana dan UU Darurat nomor 12 tahun 1951.

“Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal Pasal 355 Ayat 1 dan 2 kitab undang-undang hukum pidana tentang penganiayaan berat dengan rencana terlebih dahulu pasal ini diancam paling lama 12 tahun. Perbuatan ini mengakibatkan kematian maka ancaman hukuman 15 tahun Junto Pasal 55 ayat 1 e,” katanya, Selasa 27 Juli 2021 kemarin.

Para tersangka dijerat Pasal 1 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang penyalahgunaan senjata api dan amunisi ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau ancaman hukuman penjara sementara 20 tahun.

Namun, saat ditanyai alasan tersangka tidak dijerat dengan pasal pembunuhan, ia mengaku bahwa dari proses penyidikan tersangka AS awalnya hanya ingin memberikan pelajaran terhadap korban.

“Dalam proses penyidikan dilakukan dengan melihat fakta, bukti, dan keterangan saksi-saksi, maka penyidik melihat faktor mensrea, ini sikap batin dan niatan dalam diri tersangka adalah untuk memberikan pelajaran dan bukan untuk membunuh sama yang dijelaskan bapak Kapolda arah sasaran itu paha tapi karena mengenai urat nadi besar sehingga pendarahan tidak bisa terhenti,” katanya.

Terkait pemecatan keempat tersangka ini nantinya akan dipecat dari TNI, Pangdam menjawab pihaknya masih menunggu hasil pengadilan militer.

“Kemungkinan besok (Rabu 28 Juli 2021) akan diserahkan ke Orditur Militer termasuk serah terima tersangka dan barang bukti. Kita sudah siap melimpahkan ini ke Orditur Militer maka kita serahkan terhadap otoritas pengadilan militer nantinya, kita sama sama menunggu keputusan sidang nanfinya, kita kawal bersama sama,” pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, jurnalis yang juga Pemred media online itu tewas ditembak di Jalan Huta VII, Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Malinggas, Kabupaten Simalungun, Jum’at 18 Juni 2021.

Pembunuhan diotaki pemilik tempat hiburan malam Ferari Bar dan Resto berinisial S (57). Saat menjalankan aksinya S memerintahkan karyawanya Y (31) dan AS . Dia juga memberi uang untuk membeli senjata sebesar Rp 15 juta.

Selama bekerja sebagai jurnalis, Marsal Harahap kerap kali menulis berita penyelewengan dana, korupsi hingga adanya pelanggaran hiburan malam di medan.

Jika PPKM Diperpanjang Lagi, Banyak Maskapai PHK Besar-besaran

0

Bogordaily.net – Menurut banyak maskapai, diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 oleh pemerintah menjadi tantangan besar.

Pengamat penerbangan Alvin Lie bahkan memperkirakan akan ada banyak maskapai yang gulung tikar jika PPKM diperpanjang lagi.

“Gulung tikar semua itu. Hati ini saja, teman-teman arlines sudah menyatakan kalau diperpanjang lagi, mereka sudah siap PHK (pemutusan hubungan kerja) besar-besaran juga,” ujar Alvin dikutip dari RMOL pada Selasa 27 Juli 2021.

Alvin mengatakan, insentif yang diberikan oleh pemerintah kepada sektor penerbangan tidak memiliki dampak besar. Retribusi yang diberlakukan pada akhir tahun hanya diberikan selama tiga bulan.

Sejauh ini, banyak maskapai penerbangan juga telah melakukan kebijakan pengurangan karyawan, termasuk Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air, hingga AirAsia.

Selain itu, ia juga menyoroti kebijakan pemerintah saat ini yang menurutnya seakan melarang orang naik pesawat. Alvin menilai, ada diskriminasi kebijakan terkait transportasi udara dengan transportasi lainnya.

Berdasarkan kebijakan pemerintah, penumpang pesawat diwajibkan menggunakan hasil tes Covid-19 PCR, sementara tes antigen tidak lagi diakui.

Padahal, tes antigen masih menjadi standar pemerintah, bahkan digunakan untuk transportasi darat dan air.

“Yang saya pertanyakan, kenapa hanya penerbangan? Kenapa darat, laut, penyeberangan tidak wajib PCR?,” tanyanya.

“Kenapa tes antigen untuk udara tidak diakui? Kalau memang antigen tidak diakui, pemerintah jangan masukkan antigen ke dalam status testing dong,” tuturnya.

Alvin menyebut, kebijakan ini sangat menghambat sektor penerbangan. Lantaran tes PCR membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu 6-8 jam. Sehingga mereka yang akan melakukan perjalanan mendesak akan kesulitan.

Selain itu, harga tes PCR juga lebih mahal, sekitar Rp 700-900 ribu. Bahkan jika dibandingkan dengan tiket beberapa rute penerbangan, harga tes PCR lebih mahal.

“Sangat mungkin jumlah penumpang merosot, terutama rute-rute jarak pendek, di bawah dua jam yang harga tiketnya juga kan di bawah Rp 1 juta,” pungkasnya.***

Simak Yuk, Tips untuk Sampaikan Cara Hidup Sehat Kepada Orang Tua

Bogordaily.net – Orang tua adalah sosok yang harus senantiasa dihormati seumur hidup. Sebagai seorang muslim, diperintahkan juga untuk berbakti kepada keduanya.

Menurut Dokter Zaidul Akbar, sepintar dan setinggi apapun anak dalam jabatan pekerjaan, bagi orangtua mereka tetaplah anak yang posisinya selalu di bawah mereka.

“Jadi merunduklah dengan mereka, jangan cari konflik, itu bentuk adab kepada mereka, maka diiyain aja,” ungkap dr. Zaidul seperti dikutip umma dari kanal YouTube Dr Zaidul Akbar Official.

Dokter yang terkenal dengan konsep Jurus Sehat Rasulullah (JSR) itu mencontohkan, jika kini mengurangi nasi putih lalu dianggap tidak sehat dan bisa membuat badan lemas, maka buktikanlah itu tidak terjadi.

“Buktinya saya bisa lari dan vitalitas meningkat, badan lebih baik, dan dengan begitu ibu diam sendiri, jadi dakwahnya dengan perbuatan,” ungkapnya.

Sehingga alih-alih berdebat dengan orang tua tentang pola hidup sehat, maka berikanlah contoh dan bukti dengan perbuatan kita jika pola hidup sehat yang dijalani lebih baik untuk diri sendiri.

“Kita harus tetap baik, bahkan seorang ulama kalau sama orangtua, kalau tidak bersesuaian harus punya strategi menyampaikan,” ungkapnya.

Salah satu strategi menyampaikan ke orang tua adalah dengan memanfaatkan orang ketiga apabila informasi yang disampaikan anak tidak dipercaya orangtua.

Orang ketiga ini contohnya bisa berupa dokter, artis, pemuka adat, dan sebagainya.

Selanjutnya, jika ada dana lebih, maka belikanlah langsung produk sehat, entah itu beras merah, susu, buah, sayur, sari kurma, habatussauda, kunyit, dan lain sebagainya.

“Banyak cara untuk menyampaikan ke orangtua, yang jelas jangan bikin konflik sama mereka bahaya nanti,” pungkas dr. Zaidul.***

Super! Kolaborasi Grab Bersama Emtek Group Dorong Digitalisasi UMKM

Bogordaily.net – Aplikasi super, Grab mengumumkan kolaborasinya bersama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau Emtek Group untuk mendorong percepatan digitalisasi UMKM.

Keduanya akan memanfaatkan jangkauan dan kekuatan ekosistem yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan.

“Pada kolaborasi ini, Grab dan Emtek akan fokus mendorong percepatan digitalisasi dan menciptakan lebih banyak peluang pendapatan bagi jutaan wirausahawan Indonesia,” kata Country Managing Director of Grab Indonesia, Neneng Goenadi, Senin (26 Juli 2021).

Grab

Melalui kolaborasi ini, Neneng menjelaskan, Grab dan Emtek akan menghadirkan layanan digital yang lebih terjangkau demi memberikan kenyamanan untuk masyarakat.

Grab dan Emtek juga akan menjajaki peluang bersama untuk berinvestasi dan membimbing perusahaan startup lokal melalui Kreatif Media Karya (KMK Online) dan Grab Ventures Velocity.

Inisiatif pertama yang digagas kedua perusahaan ini adalah menghadirkan Festival Kota Mapan.

Menurut Neneng, ini adalah program akselerator yang bersifat menyeluruh dan menargetkan UMKM di kota-kota lapis kedua dan ketiga.

Festival Kota Mapan ini akan diselenggarakan pertama kali pada September 2021 di Solo, Jawa Tengah.

Program ini akan menyasar lebih dari 1.000 UMKM. Ribuan pelaku usaha tersebut akan difasilitasi program dukungan terintegrasi, program pelatihan, program kurasi serta solusi teknologi.

Seluruh program itu akan didukung oleh Emtek Group dan Grab seperti Bukalapak, Grabfood, Grabkios dan Grabmart.

Managing Director PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek Group), Sutanto Hartono, menambahkan bahwa kedua perusahaan belum membahas lebih lanjut terkait rencana spesifik untuk aksi korporasi lainnya.

“Fokus kita saat ini adalah memastikan bagaimana bisa sejalan. Untuk itu kita fokus ke UMKM,” kata Sutanto.

Sutanto menjelaskan, Emtek belum lama ini menyelesaikan proses investasi di PT Grab Teknologi Indonesia yang mengelola GrabCar, GrabBike, GrabFood, GrabMart, Layanan Grosir, GrabFresh, Grab for Business, GrabHealth dan Indonesia Bus Marketplace.

Emiten berkode saham EMTK ini telah menginvestasikan dana hingga total 375 juta dolar AS ke PT Grab Teknologi Indonesia, atau setara Rp 5,36 triliun.

Pada 30 Juni 2021, Emtek menyuntik dana segar ke perusahaan yang bermarkas di Singapura tersebut senilai Rp 3,08 triliun.

Sutanto mengatakan, dengan investasi ini EMTK dan Grab Indonesia dapat menjalin kerja sama yang lebih strategis.

“Sinergi yang terbentuk akan membuka kesempatan dari kedua entitas untuk dapat mengeksplorasi bisnis di ekosistem digital lainnya yang dapat digarap secara bersama,” kata Sutanto.***

Musik Haram Lurr?? Pegimane Menurut Kalieen…

0

Bogordaily.net – Beberapa waktu lalu, ramai soal potongan video Uki eks NOAH yang menilai langkahnya menjadi musisi salah. Ada juga pernyataannya yang menganggap musik haram.

Setelah video Uki eks NOAh jadi perbincangan, Gus Miftah memberikan penjelasan pendek soal musik yang diharamkan dalam Islam. Dilihat dalam unggahan Instagramnya, Gus Miftah tengah mendengarkan suara terompet yang dimainkan Rio Sidik.

Dalam video tersebut, Gus Miftah mengutip kalimat penyair sufi, Jalaludin Rumi soal musik. Adapun ungkapan soal musik yang dinilai haram oleh Islam.

“Menurut Jalaluddin Rumi, musik yang diharamkan dalam Islam itu adalah ketika suara piring ketemu dengan sendok, dimainkan oleh orang kaya dan didengarkan oleh orang kelaparan. Itulah musik yang diharamkan dalam Islam,” kata Gus Miftah.

Pemilik Pesantren Ora Aji itu menyisipkan pesan. Jangan sampai hal yang dikatakan oleh Jalaludin Rumi itu terjadi di tengah masa pandemi COVID-19 ini.

“Musim pandemi seperti ini jangan sampai ada orang miskin yang hanya bisa mendengarkan suara piring dan sendok tanpa bisa menikmati isinya. Yuk, berbagi!” tutup Gus Miftah.

Dalam channel YouTube Belajar Sunnah, Uki awalnya bicara soal penyesalannya dalam hidup. Uki eks NOAH mengaku tak bangga mempunyai banyak penggemar saat masih menjadi anak band.

Dari situlah Uki ikut menganggap musik itu haram dan profesinya dulu menjadi pintu maksiat.

Sumber: detik

Astaga! 25 Ribu Warteg di Jabodetabek Bangkrut

0

Bogordaily.net – Selama pandemi virus Corona (COVID-19) sebanyak 25 ribu warteg bangkrut. Jumlah itu separuh dari total 50 ribu warteg yang sebelumnya diperkirakan eksis di Jabodetabek.

“Di warteg ada lebih dari 25 ribu (yang gulung tikar),” kata Ketua Umum Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni kepada detikcom, Rabu 28 Juli 2021.

Dia menjelaskan bahwa pada umumnya pengusaha warteg berasal dari Tegal, Brebes dan sekitarnya. Sebelum pandemi, rumah-rumah mereka di kampung halaman kosong karena ditinggalkan untuk mencari nafkah di Jakarta dan sekitarnya.

Rumah-rumah yang kosong itu kata dia sekarang sudah hampir penuh karena para pengusaha warteg yang bangkrut pulang ke kampung halamannya.

“Nah sekarang ini dalam kondisi pandemi ini penuh, hampir separuhnya lebih mereka rumah-rumah (terisi). Artinya kan kita menghitung ‘wah berarti yang pulang kampung itu sekitar 50an (persen),” tuturnya.

Pihaknya memperkirakan total warteg yang ada sebelum pandemi COVID-19 mencapai 50 ribu warteg.

“Kalau bahasa saya kan orang-orang warteg ini punya warteg itu ada yang satu, ada dua, ada tiga kan. Jadi jumlah warteg itu sampai 50.000,” tambah Mukroni.***

Pelayanan Pajak Daerah Online

 

Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) sebagai salah satu Perangkat Daerah di Kabupaten Bogor yang berfungsi sebagai penunjang urusan pemerintahan di bidang pendapatan daerah terus berupaya dalam peningkatan pelayanan pajak daerah, salah satunyadengan berinovasi melaksanakan pelayanan pajak daerah secara online yang dilaksanakan oleh Bappenda Kabupaten Bogor.

Dengan diberlakukannya Keputusan Bupati Bogor Nomor: 443/355/Kpts/Per-UU/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif melalui PPKM Darurat di Kabupaten Bogor mulai 3-20 Juli 2021 yang kemudian diperpanjang tentunya Bappenda Kabupaten Bogor terus berupaya melaksanakanpelayanan pajak daerah dengan tetap memperhatikan upaya dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019(COVID-19),untuk memudahkan dalam pelaksanaan pelayanan pajak daerah, wajib pajak dapat menggunakan dan mengakses  fitur layanan pajak online tersebut melalui website https://bappenda.bogorkab.go.id/ , yang terdiri dari :

 

Pelayanan Pajak Daerah secara online tersebut, disusun sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, dalam pelaksanaan penyelenggaraan pelayanan terhadap wajib pajak dengan mengutamakan protokol kesehatan,sehingga wajib pajak dengan praktis dimana saja dan kapan saja dapat mendaftar dan memperoleh pelayanan yang diselenggarakan oleh Bappenda Kabupaten Bogor.

Fitur pelayanan pajak daerah secara online yang dilaksanakan oleh Bappenda Kabupaten Bogor, dengan penjelasan sebagai berikut:

  • ANTREAN ONLINE

Aplikasi Antrean Online dapat memudahkan wajib pajak di Kabupaten Bogor dalam mengurus administrasi pelayanan PBB P2 dan BPHTB. Antrean Online ini, merupakan salah satu upaya Bappenda Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi perpajakan daerah, dan diharapkan dengan peningkatan kualitas pelayanan dapat meningkatkan kepuasan Wajib Pajak dan meningkatkan penerimaan pajak daerah.

  • E SPPT ONLINE/PBB ONLINE

Merupakan aplikasi layanan registrasi SPPT Online dalam pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Bogor, yang mencakup menu :

  1. Login PBB Online;
  2. Registrasi;
  3. Formulir SPOP (Surat Pemberitahuan Objek Pajak);
  4. Formulir LSPOP (Lampiran Surat Pemberitahuan Objek Pajak);
  5. Petunjuk Penggunaan Aplikasi.

Aplikasi untuk melakukan pendaftaran menjadi wajib pajak online, dilengkapi dengan fitur informasi tagihan PBB dan cek status berkas pelayanan. Wajib pajak yang sudah mendaftar dan disetujui oleh Bappenda Kab.Bogor, akan diberikan user dan password yang dikirim melalui email, untuk selanjutnya dapat digunakan untuk mengakses aplikasi Pelayanan PBB Online Kabupaten Bogor.

  • BPHTB ONLINE

Pelayanan BPHTB online merupakan aplikasi pelayanan pemberkasan, pengambilan, dan informasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan

  • E SPTPD ONLINE

E SPTPD online merupakan aplikasi pelayanan pajak daerah yang diperuntukan untuk membantu para wajib pajak dalam melaporkan Kewajiban Pajak Daerahnya secara online dan dapat dilakukan di mana saja selama terkoneksi dengan internet.

Diharapkan dengan adanya pelayanan online sebagaimana dimaksud, dapat meningkatkan kualitas pelayanan administrasi perpajakan daerah, dan meningkatkan kepuasan Wajib Pajak terutama sebagai salah satu bentuk dalam penyelenggaraan pelayanan pajak daerah di masa Pandemi COVID-19 dan PPKM Darurat di Kabupaten Bogor.setelah memperoleh informasi pelayanan pajak daerah online wajib pajak dapat melanjutkan pembayaran ditempat yang sudah direkomendasikan yaitu UPT Bappenda, Bank BRI, Bank BJB, PT. Pos Indonesia, Alfamart, Indomart, Tokopedia dan Bukalapak.

Peneliti Cina Sebut Antibodi Vaksin Sinovac Hanya Bertahan 6 Bulan

0

Bogordaily.net – Peneliti Cina sebut Antibodi Covid-19 yang dihasilkan oleh vaksin Sinovac setelah pemberian dosis kedua, turun setelah enam bulan pada sebagian besar penerima. Namun suntikan ketiga dapat menguatkan kembali antibodi.

Penelitian dilakukan di Cina dengan mengambil sampel darah dari orang dewasa sehat berusia antara 18-59. Hasil penelitian diterbitkan pada hari Minggu lalu, 25 Juli 2021.

Tim peneliti membagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama dan kedua masing-masing 50 peserta yang sudah divaksin dua kali.

Hasilnya, 16,9 persen dan 35,2 persen dari kelompok pertama dan kedua yang masih memiliki tingkat antibodi penawar di atas ambang batas enam bulan. Sementara kelompok ketiga diikuti 540 peserta yang diberikan dosis ketiga atau plasebo.

Peserta yang diberi dosis pada ketiga enam bulan berikutnya, tingkat antibodi naik 3-5 kali lipat.

Studi dilakukan oleh para peneliti di otoritas pengendalian penyakit di provinsi Jiangsu, Sinovac, dan institusi di Cina lainnya.

Para peneliti memperingatkan bahwa penelitian ini tidak menguji efek antibodi terhadap varian yang lebih menular.

Selain itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menilai durasi antibodi setelah suntikan ketiga.

Selain Sinovac, tim di Korea Selatan juga meneliti kombinasi vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer.

Vaksin AstraZeneca diberikan pada suntikan pertama dan Pfizer untuk suntikan kedua. Hasilnya antibodi naik hingga enam kali lipat melawan Covid-19.

Penelitian ini melibatkan 499 pekerja medis. Sebanyak 100 orang telah menerima dosis campuran dan 200 orang menerima dua dosis suntikan Pfizer-BioNTech. Sedangkan sisanya mendapatkan dua suntikan AstraZeneca.

Hasilnya menunjukkan vaksin campuran menghasilkan antibodi penetralisir serupa dengan yang ditemukan di kelompok penerima dua suntikan vaksin Pfizer.***

Kota Bogor Fokus Tangani Kasus Covid-19 Sekaligus di Hulu dan Hilir, Apa Saja?

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor memfokuskan penanganan kasus Covid-19 di daerah itu yang kasus positifnya masih tinggi dengan penguatan penanganan pada dua sisi, yakni hulu dan hilir.

Wali Kota Bogor Bima Arya di Kota Bogor, Rabu, 28 Juli 2021 mengatakan penanganan di hilir memfokuskan pengawasan warga terpapar Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Untuk pengawasan warga yang sedang menjalani isoman, Pemerintah Kota Bogor juga telah membangun sistem, yakni pengawasan dilakukan oleh petugas dari puskesmas, Satgas COVID-19 tingkat RW, serta relawan pemuda. Mereka diawasi aparat wilayah, yakni lurah dan camat.

“Fokus langkah pertama adalah monitoring warga yang tengah menjalani isoman. Saya meminta laporan dari lapangan apa saja hambatan dan persoalan yang dihadapi para relawan,” katanya.

Bima Arya menyatakan para relawan pemuda agar benar-benar fokus pada aspek kesehatan warga positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

“Jangan sampai kecolongan ada warga isoman yang meninggal dunia. Jadi harus dimonitor terus, dipastikan jangan ada perburukan kondisi,” katanya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari enam kecamatan di Kota Bogor, sejak 3 Juli lalu hingga saat ini, 99 warga terpapar COVID-19, meninggal dunia saat menjalani isoman di rumahnya.

“Berdasarkan laporan tersebut, dari jumlah 99 orang yang meninggal dunia, 85 persen di antaranya belum divaksin, berusia di atas 50 tahun, dan memiliki komorbid,” katanya.

Bima mengingatkan relawan pemuda, jika ada warga isoman yang memiliki kriteria tersebut agar langsung berkoordinasi dengan lurah, camat, dan puskesmas.

“Warga dengan kondisi tersebut, tidak boleh menjalani isoman di rumah, tapi harus diupayakan di rawat di rumah sakit atau pusat isolasi,” katanya.

Apalagi, kalau warga terpapar COVID-19 tersebut memiliki gejala, maka harus segera dikomunikasikan dengan puskesmas untuk penanganan lebih intensif.

“Jika ada fasilitas isolasi terdekat silakan dibawa ke tempat isolasi. Jika tidak ada, dilakukan monitoring secara intens,” katanya.

Ia mengatakan fokus penanganan di hulu dengan percepatan pelaksanaan vaksinasi, untuk pencegahan COVID-19.

Pemerintah Kota Bogor menargetkan pelaksanaan vaksinasi untuk sekitar 760.000 warga yang menjadi sasaran, untuk dosis pertama bisa tuntas pada September 2021.

Pada upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi tersebut, Pemerintah Kota Bogor terus mengoptimalkan pelaksanaannya dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Semula pelaksanaan vaksinasi Kota Bogor sekitar 5.000 sasaran per hari, kemudian ditingkatkan menjadi 7.000 sasaran, naik menjadi sekitar 10.000 sasaran. “Kita upayakan bisa di atas 10.000 sasaran per hari, untuk mengejar target tuntas pada September,” katanya.