Monday, 20 April 2026
Home Blog Page 7097

Pemberlakuan Gage di Tempat Parkir, Ini Kata Dishub

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor juga memberlakukan aturan Ganjil Genap (Gage) di tempat parkir. Aturan mulai berlaku sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

Kasi Parkir Dishub Kota Bogor, Yana, menga­takan, bahwa aturan Gage di tempat parkir tertuang dalam Perwali Kota Bogor Nomor 87 Tahun 2021 Tentang Pengendalian Pandemi Corona Virus Disease 2019 Melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 di Kota Bogor.

“Lewat aturan parkir ganjil genap ini, kendaraan dengan nomor polisi yang sesuai tanggal yang berlaku tetap diperbolehkan untuk parkir,” kata Kasi Parkir Dishub Kota Bogor, Yana saat dihubungi Bogordaily.net, Rabu 28 Juli 2021.

Yana menambahkan, saat ini petugas sudah melakukan sosialisasi dengan pemasangan Banner dan kendaraan wawar di beberapa lokasi parkir. Seperti di area Pasar-pasar.

“Aturan baru ini diharapkan dapat menurunkan mobilitas masyarakat di Kota hujan,” ujarnya.

Dalam awal penerapan, kata Yana, masih banyak temuan di tempat parkir maupun pasar-pasar, kendaraan yang tidak sesuai ganjil-genap.

Maka dari itu pihaknya terus mengimbau masyarakat agar mematuhi. Untuk saat ini belum ada sanksi bagi yang melanggar, hanya saja diberi pengarahan.

Sebagai informasi, Pemkot Bogor telah memberlakukan ganjil genap 24 jam di 17 titik di ruas jalan Kota Bogor. Kebijakan ini berlaku dari 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021.***

Vaksi di Gedung DPRD Kota Bogor Cukup Bawa KTP dan KK

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Polresta Bogor bahu-membahu berupaya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 kepada warga, agar Kota Bogor kembali menyandang Zona Hijau. Kali ini vaksinasi dilakukan di depan Gedung DPRD Kota Bogor di Jalan Pemuda, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

“Supaya masyarakat yang melintas di depan gedung DPRD Kota Bogor, baik yang berkendaraan maupun pejalan kaki bisa mengikuti vaksin di DPRD,” ujar Kapolresta Bogor Kota, Susatyo Purnomo Condro usai melakukan razia vaksin, Rabu 28 Juli 2021.

Susatyo menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin vaksin gratis syaratnya hanya membawa KTP atau KK. Kemudian kalau pun dia tidak bawa minimal bisa di fotokan sama orang rumah nanti di bawa kesini.

“Yang penting data kita bisa masuk karena panggilannya itu person by person, jadi kalo satu hari bisa 1.000 ya kita kejar 1.000, ini kita setiap hari, kami titiknya di basemen gedung DPRD,” jelasnya.

Kemudian, masih kata Susatyo, antusiasme masyarakat cukup luar biasa, masyarakat tadi ada beberapa tukang sayur, beberapa supir angkot, kemudian pengguna roda dua, kalo memang belum vaksin rata-rata mereka siap dan ingin bisa di vaksin.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mangatakan, sekarang itu dari sisi administrasi sudah sangat baik jadi yang penting ada identitas warga, tinggal dimana, nomer kontak dan dia bisa melakukan vaksin. Kota Bogor sudah 30 persen dari 860 ribu.

Di catat dan kemudian ada notifikasi 28 hari dia vaksin dimana, nanti dikoordinasikan juga oleh Lurah.

“Insyaallah stok vaksin terus bertambah, hari ini kita baru mendapatkan tambahan lagi dari vaksin, ada 6000 viel sinovac dan 2000 AstraZeneca jadi saja baru datang AstraZeneca, kita kejar terus sehingga targetnya bisa 10 sampai 15 ribu per-hari,” pungkasnya.***

28 Juli Hari Hepatitis Sedunia : Hepatitis Tidak Bisa Menunggu

Bogordaily.net – Hari ini, 28 Juli adalah hari Hepatitis Sedunia. Banyak orang dari berbagai belahan dunia mengambil aksi peduli terhadap hepatitis.

Hepatitis adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian, bahkan lebih dari satu juta jiwa meninggal setiap tahunnya karena virus ini.

Tema Hari Hepatitis Sedunia tahun ini adalah “Hepatitis Tidak Bisa Menunggu”, untuk menyampaikan seruan urgensi sebagai upaya membebaskan masyarakat dunia dari hepatitis pada 2030.

28 Juli

Ada lima jenis hepatitis yang dikenal di dunia yakni A, B, C, D dan E. Kelima virus tersebut memiliki sejumlah perbedaan dalam penyebaran dan masalah kesehatan yang dihasilkannya.

Untuk lebih mengetahui tentang virus hepatitis, berikut ini adalah penjelasan mengenai jenis, penyebab, gejala dan pengobatan.

Mengutip laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada Rabu (28 Juli 2021) dikutip dari Republika.

Hepatitis A

Hepatitis A adalah infeksi hati yang dapat dicegah dengan vaksin yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). HAV ditemukan dalam tinja dan darah orang yang terinfeksi.Hepatitis A sangat menular.

Ini menyebar ketika seseorang tanpa sadar menelan virus, bahkan dalam jumlah mikroskopis melalui kontak pribadi yang dekat dengan orang yang terinfeksi atau juga melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Gejala hepatitis A dapat bertahan hingga 2 bulan termasuk kelelahan, mual, sakit perut, dan penyakit kuning.

Hepatitis A kebanyakan tidak akan menjadi penyakit jangka panjang. Cara terbaik untuk mencegah hepatitis A adalah dengan mendapatkan vaksinasi.

Hepatitis B

Ini adalah infeksi hati yang dapat dicegah dengan vaksin yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Hepatitis B menyebar ketika darah, air mani, atau cairan tubuh lain dari orang yang terinfeksi virus masuk ke tubuh orang yang tidak terinfeksi.

Hal ini bisa terjadi melalui kontak seksual, berbagi jarum suntik, alat suntik, atau dari ibu ke bayi saat lahir. Tidak semua orang yang baru terinfeksi HBV memiliki gejala.

Tetapi bagi mereka yang mengalaminya, gejalanya bisa berupa kelelahan, nafsu makan buruk, sakit perut, mual, dan penyakit kuning.

Bagi sebagian besar orang, hepatitis B adalah penyakit jangka pendek. Namun bisa juga menjadi infeksi kronis jangka panjang yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Bahkan mengancam jiwa seperti sirosis atau kanker hati.Risiko infeksi kronis terkait dengan usia saat terinfeksi.

Sekitar 90 persen bayi dengan hepatitis B terus berkembang menjadi infeksi kronis, sedangkan orang dewasa yang terkena hepatitis B hanya 2-6 persen yang menjadi infeksi kronis.

Dengan cara terbaik untuk mencegah hepatitis B tersebut adalah dengan mendapatkan vaksinasi.

Hepatitis C

Ini adalah infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis C (HCV). Hepatitis C menyebar melalui kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi.

Saat ini, kebanyakan orang terinfeksi virus hepatitis C dengan berbagi jarum suntik atau peralatan lain yang digunakan untuk menyiapkan dan menyuntikkan narkoba.

Untuk beberapa orang hepatitis C adalah penyakit jangka pendek, namun bagi yang lainnya akan menjadi infeksi kronis jangka panjang.

Hepatitis C kronis dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang serius, bahkan mengancam jiwa seperti sirosis dan kanker hati.

Orang dengan hepatitis C kronis kebanyakan tidak memiliki gejala dan tidak merasa sakit. Jika gejala muncul, seringkali merupakan tanda penyakit hati lanjut.

Tidak ada vaksinasi untuk hepatitis C. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah hanya dengan menghindari perilaku yang dapat menyebarkan penyakit.

Terutama penggunaan narkoba jarum suntik.Melakukan tes hepatitis C sangatlah penting, karena perawatan dini dapat menyembuhkan pasien dalam 8 sampai 12 minggu.

Hepatitis D

Hepatitis D juga dikenal sebagai “hepatitis delta” yang merupakan infeksi hati oleh virus hepatitis D (HDV). Hepatitis D hanya terjadi pada orang yang juga terinfeksi virus hepatitis B.

Hepatitis D menyebar ketika darah atau cairan tubuh lain dari orang yang terinfeksi virus masuk ke tubuh seseorang yang tidak terinfeksi.

Hepatitis D bisa menjadi infeksi akut jangka pendek atau menjadi infeksi kronis jangka panjang.

Hepatitis D dapat menyebabkan gejala parah dan penyakit serius yang dapat menyebabkan kerusakan hati seumur hidup dan bahkan kematian.

Orang dapat terinfeksi virus hepatitis B dan hepatitis D secara bersamaan atau dikenal sebagai “koinfeksi”.

Terkena hepatitis D setelah pertama kali terinfeksi virus hepatitis B atau dikenal sebagai “superinfeksi”.

Tidak ada vaksin untuk mencegah hepatitis D. Namun, pencegahan hepatitis B dengan vaksin hepatitis B juga melindungi terhadap infeksi hepatitis D.

Hepatitis E

Ini merupakan infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis E (HEV). HEV ditemukan dalam tinja orang yang terinfeksi.

Hepatitis E menyebar ketika seseorang tanpa sadar menelan virus, bahkan dalam jumlah mikroskopis.

Di negara berkembang, orang paling sering terkena hepatitis E dari air minum yang terkontaminasi feses dari orang yang terinfeksi virus.

Di Amerika Serikat dan negara maju lainnya di mana hepatitis E jarang terjadi, seseorang bisa menderita sakit hepatitis E setelah makan daging babi mentah atau setengah matang, daging rusa, daging babi hutan, atau kerang.

Dulu, sebagian besar kasus di negara maju melibatkan orang yang baru saja bepergian ke negara-negara di mana hepatitis E biasa terjadi.

Gejala hepatitis E dapat mencakup kelelahan, nafsu makan yang buruk, sakit perut, mual, dan penyakit kuning.

Namun, banyak orang dengan hepatitis E, terutama anak kecil, tidak menunjukkan gejala.

Kecuali untuk hepatitis E kronis yang terjadi pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Kebanyakan orang akan pulih sepenuhnya dari penyakit tanpa komplikasi. Tidak ada vaksin untuk hepatitis E saat ini.***

Enak Ya! Anggota DPR Isoman di Hotel Mewah

Bogordaily.net – Ditengah banyaknya masyarakat yang isoman dengan serba keterbatasan, tiba-tiba prilaku yang tidak mencerminkan rasa keadilan masyarakat muncul dari wakil rakyat di senayan. Dimana pemerintah melalui Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyediakan fasilitas isolasi mandiri bagi anggota dewan.

Mereka para anggota dewan yang divonis positif Covid-19 diinapkan di sebuah hotel. Hal itu diketahui dari surat nomor SJ/09596/SETJEN DPR RI/DA/07/2021 yang diteken oleh Sekretaris Jenderal Indra Iskandar pada Kamis 26 Juli 2021.

“Bersama ini kami sampaikan dengan hormat, bahwa Sekretariat Jenderal DPR RI bekerja sama dengan beberapa hotel, menyediakan fasilitas karantina/isolasi mandiri bagi anggota DPR RI yang terkonfirmasi positif Covid-19 baik yang tanpa gejala (OTG) maupun gejala ringan dengan isolasi mandiri di hotel,” demikian petikan bunyi surat tersebut seperti dikutip, Senin 27 Juli 2021.

Dua hotel tersebut adalah Hotel Ibis Budget Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dan Hotel Oasis Atrium Senen, Jakarta Pusat.

Hotel Oasis Amir Jakarta Pusat adalah hotel mewah dikawasan Senen yang berada di lokasi strategis. Hotel ini dijadikan tempat isoman Anggota DPR RI.(Istimewa/Bogordaily.net)

Adanya surat tersebut dibenarkan oleh Sekjen DPR, Indra Iskandar.

“Jadi itu hotel yang kerja sama dengan kami itu di Ibis Grogol dan Oasis di Atrium Senen, kita sudah lakukan MoU tapi tentu kami berdoa ya tidak pernah digunakan tentunya, ini kan untuk prepare saja sebetulnya,” kata Indra.

Indra menuturkan, fasilitas hotel disiapkan mengingat tingginya aktivitas anggota DPR di daerah pemilihan maupun kegiatan politik masing-masing yang membuat mereka berpotensi terpapar Covid-19.

Indra menuturkan, anggota DPR memang dapat melakukan isolasi mandiri di rumah jabatan mereka. Namun, hal itu rupanya menimbulkan keluhan dari tetangga.

“Tetangga-tetangganya banyak yang complain karena ada anak-anak kecil mereka yang takut keluar rumah sekarang karena mengkhawatirkan airborne dan macam-macam lah gitu ya akibat penularan pandemi ini,” ujar Indra.

Indra mengklaim, fasilitas tersebut sudah sesuai dengan surat Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor S-369/PB/2020 dan S-308/PB/2020.

“Ada salah satu poinnya menyebutkan dalam hal tidak tersedia mess atau asrama atau wisma, kementerian/lembaga atau satker dapat menggunakan penginapan atau sejenisnya dengan mempertimbangkan efisiensi dan ketersediaan dana dan tenaga,” kata dia.

Selain untuk anggota DPR, fasilitas tersebut juga dapat diakses oleh aparatur sipil negara dan tenaga ahli di lingkungan DPR dengan biaya ditanggung negara.

“Tapi tidak dengan keluarga ya yang ditanggung,” kata Indra.

Indra berharap, dengan adanya fasilitas itu, maka orang-orang yang bekerja di lingkungan DPR dapat menjalani isolasi mandiri dengan baik.

“Pertama terkontrol. Kedua, kita ingin ada perhatian mereka yang positif ini ada perhatian visit dokternya, ada vitaminnya,” ujar Indra.***

 

Kenali, Cegah, dan Obati Hepatitis bersama RSIA Nuraida Bogor

0

Bogordaily.net – Diperingatinya Hari Hepatitis Sedunia tanggal 28 Juli 2021, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Nuraida Bogor, membagikan edukasi kepada Sahabat Nuraida.

Perilaku Hidup Bersih & Sehat (PHBS) merupakan salah satu hal yang sederhana dapat kita lakukan dalam mencegah penyakit Hepatitis atau penyakit kuning.

Hepatitis adalah sebuah penyakit yang menyebabkan peradangan pada hati, terbagi menjadi dua kategori, yaitu hepatitis akut dan hepatitis kronis.

Peradangan hati karena penyakit ini memiliki kemungkinan menjadi fibrosis atau jaringan parut, sirosis, hingga kanker hati.

Penyebab paling umum yang menyebabkan hepatitis yaitu virus. Namun, infeksi hati atau liver juga dapat terjadi karena zat beracun dan juga penyakit autoimun.

Lalu penyebab lainnya yaitu mononukleosis infeksiosa, demam kuning, dan infeksi sitomegalovirus.

Virus yang menyebabkan hepatitis terbagi menjadi lima, yaitu A, B, C, D, dan E. Kelimanya harus mendapat perhatian khusus, karena beban penyakit yang dibawanya dan potensi yang menyebabkan wabah dan epidemi, serta dapat menyebabkan kematian.

Selain itu, jenis B dan C dapat menyebabkan penyakit kronis kepada jutaan orang dan yang menjadi penyebab umum sirosis atau pengerasan dan kanker hati.

Hepatitis ditandai dengan munculnya gejala berupa demam, nyeri sendi, nyeri perut kanan, dan penyakit kuning, serta bersifat akut (cepat dan tiba-tiba) maupun kronis (perlahan dan bertahap).

Jika tidak ditangani dengan baik, hepatitis dapat menimbulkan komplikasi, seperti gagal hati, sirosis, atau kanker hati (hepatocellular carcinoma).

Pengobatan secepatnya perlu dilakukan untuk mencegah perkembangan virus dan komplikasi, jika urine berwarna gelap serta mata serta kulit berubah menjadi kekuningan.

Pada ibu hamil virus B dan E memiliki resiko tinggi terhadap penularan terhadap janinnya. Oleh karena itu segera lakukan konsultasi kehamilan bunda pada dokter kandungan di RSIA Nuraida Bogor.

KIPPA di RSIA Nuraida pertama dan satu-satunya yang memiliki dokter konsultan kesuburan yang ada di Kota Bogor.

Klinik Ingin Program Punya Anak (KIPPA) Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Nuraida, solusi terpadu pengobatan kesuburan yang tepat sasaran.

KIPPA merupakan sebuah ikhtiar RSIA Nuraida dalam melayani dengan cara medis dari asuhan dr. Lukman Hakim Muchsin, SpOG-KFER.

Dapatkan informasi lebih lanjut hubungi call center 0251-8368-866, jika emergency hubungi 0251-836-8107. Info terupdate bisa cek di instagram @rsianuraida. Adv

Tak Terbendung, Ganda Putri Indonesia Juarai Grup A Olimpiade Tokyo 2020

Bogordaily.net – Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil keluar sebagai juara grup A Ganda putri Olimpiade Tokyo 2020. Setelah di laga terakhir yang berlangsung Selasa (27 Juli 2021).

Laga yang berlangsung di Mushashino Forest Sport Plaza, Tokyo mengalahkan wakil tuan rumah Yuki Fukushima/Sayaka Hirota  24-22, 13-21 dan 21-7 dalam waktu 84 menit, seperti dikutip dari Republika.

Greysia/Apriyani berhasil memenangkan seluruh pertandingan grup A. Dalam dua laga sebelumnya di grup A Ganda putri nomor enam dunia itu berhasil mengalahkan lawan-lawannya.

Laga pertama pada Sabtu (24 Juli 2021) mengalahkan pasangan Malaysia Chow Mei Kuan Lee Meeng Yean 21-14, 21-17  dan juga menundukkan wakil Inggris Raya Chloe Birch/Lauren Smith juga dengan dua gim 21-11, 21-13.

Pertemuan Greysia/Apriyani dengan wakil tuan rumah berlangsung ketat. Pada Separuh gim pertama duel ganda putri ini berlangsung ketat.

Skor kembar kerap terjadi 1-1, 2-2, 3-3. Tiga poin pasangan Indonesia diraih berkat kontrol bola Greysia yang cermat.

Pasangan Jepang sempat memimpin 9-6. Namun kemudian disamakan 10-10. Akhirnya sebuah smash Fukushima kearah badan Apriyani membuat skor 11-10 untuk pasangan Jepang.

Usai jeda permainan masih ketat. Namun Indonesia selalu tertinggal. Barulah saat smash silang Sayaka keluar membawa pasangan Indonesia unggul pertama kalinya 18-17.

Setelah itu kedua pasangan saling berganti game point, akhirnya sebuah lob yang terlalu panjang dari Sayaka menyudahi laga 24-22 untuk keunggulan Greysia/Apriyani.

Meski menang di gim pertama Greysia/Apriyani justru kalah start di gim kedua. Mereka tertinggal 0-4, 1-6, 3-9 dan akhirnya Sebuah lob yang terlalu panjang dari Greysia membuat skor 5-11.

Setelah interval gim dua, pasangan tuan rumah kian dominan memimpin 13-6, 16-10, 18-11, sergapan Apriyani dianggap foul mengakhiri gim kedua 21-13 untuk pasangan Jepang.

Gim ketiga Greysia/Apriyani mengambil alih permainan sejak awal mereka memimpin 4-2, 8-5 hingga pindah posisi lapangan 11-7.

Sembilan angka beruntun diraih pasangan Indonesia karena kesalahan lawan, maupun hasil serangan Greysia membawa match point 20-7.

Akhirnya pengembalian tidak sempurna dari Sayaka menyudahi laga 21-8 untuk kemenangan pasangan Indonesia.***

Sadis! Ketua MUI Labura Meninggal Dunia Dibacok Setelah Menasehati

Bogordaily.net – Kabar duka datang dari MUI Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara. Sang ketua Aminurrasyid Aruan meninggal dunia setelah dibacok oleh AD (35).

Pelaku merupakan warga Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Peristiwa terjadi setelah korban menasihati pelaku.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Parikhesit mengatakan, peristiwa berawal saat korban pergi ke kebun sawit miliknya di lingkungan II, Panjang Bidang, Kelurahan Gunting Saga.

Saat tiba di lokasi, korban bertemu pelaku yang diduga kerap mencuri tandan sawit miliknya.

“Saat itu korban menasihati agar pelaku tidak mengulang perbuatannya. Saat korban pulang dari kebun dan melintas di dekat rumah pelaku, ternyata AD sudah menunggu sambil membawa sebilah parang,” katanya seperti dikutip dari Suara, Rabu (28 Juli 2021).

Pelaku lalu menyerang korban menggunakan parang secara bertubi-tubi. Akibatnya, korban mengalami luka bacok pada tubuh hingga tangan putus dan tewas.

Sedangkan pelaku melarikan diri. Tak lama warga menemukan jasad korban dan melaporkannya ke polisi.

Petugas yang mendapat laporan turun ke lokasi dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit.

Pelaku kemudian ditangkap polisi saat bersembunyi di samping rumah warga.

“Pelaku berhasil diringkus oleh tim gabungan polsek dan polres, dibantu oleh warga setempat,” tukasnya.***

Resmi! Wadan Lantamal X dan Asops Danlantamal X Dikukuhkan

Bogordaily.net – Komandan Lantamal X, Brigjen TNI (Mar) Feryanto P. Marpaung memimpin acara pengukuhan jabatan strategis di jajaran Lantamal X.

Pejabat yang dikukuhkan ialah Wakil Komandan Lantamal X dan Asisten Operasi Lantamal X bertempat di Aula Samudera Loka Lantamal X, dikutip dari Shootlinenews Selasa (27 Juli 21).

Dua pejabat yang dikukuhkan yaitu Kolonel Laut (P) Nanang Hariono sebagai Wadan Lantamal X dan kolonel Laut (P) I Nyoman Surya Pande.

Dikukuhkan

Dalam amanatnya, Danlantamal X menyampaikan bahwa pengukuhan jabatan pada organisasi di TNI Angkatan Laut, khususnya di Lantamal X merupakan proses alamai yang selaklu terjadi.

Bukan saja diarahkan untuk regenerasi dan kesinambungan kepemimpinan, namun lebih dari itu diharapkan agar organisasi dapat berjalan lebih dinamis dalam menjawab tantangan tugas kedepan.

Sehingga secara komprehensip mampu menghasilkan keluaran yang lebih berkualitas.

Disamping itu, dalam tugas-tugasnya, Wadan Lantamal X sebagai unsur pembantu dan pelaksana utama kebijakan komandan bertugas mengkoordinir kegiatan seluruh eselon staf didalam jajaran Lantamal X.

Serta menjamin keselarasan dan kesederhanaan mekanisme kegiatan bidang penyelenggaran dukungan logistik, administrasi, keamanan laut dan pembinaan potensi maritim maupun kegiatan-kegiatan lainnya.

Sedangkan Asops Danlantamal X adalah unsur staf yang bertugas membantu Komandan Lantamal X dalam merumuskan, menyusun dan menyiapkan kebijakan Komandan Lantamal X di bidang operasional, latihan, kesiapsiagaan dan pengoperasian unsur-unsur kekuatan Lantamal X.

Menyusun juga rencana pengamanan dan menyiapkan program latihan operasi kamla dan operasi pertahanan pangkalan.

Diakhir amanat, Komandan Lantamal X mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada kedua pejabat baru tersebut.

“Kepada seluruh prajurit di jajaran Lantamal X agar memberikan dukungan sepenuhnya kepada pejabat baru, sehingga dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Turut hadir pada pelaksanaan pengukuhan jabatan tersebut, Para Asisten Danlantamal X, Para Dansat/Kadis/Kasatker Lantamal X serta Perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lantamal X.***

AMSI Luncurkan Crisis Center COVID-19

0

Bogordaily.net – Meningkatnya jumlah pasien akibat mutasi virus SAR-CoV-2, termasuk pada pekerja media dan keluarga, menggerakkan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) membentuk AMSI Crisis Center COVID-19. Peluncuran AMSI Crisis Center dilaksanakan pada Selasa, 27 Juli 2021, bersamaan dengan Diskusi Publik “Edukasi Penanganan COVID-19 bagi Pekerja Media”.

Sebagai salah satu sektor esensial yang tidak bisa berhenti saat kondisi bencana, termasuk pandemi COVID-19. Upi Asmaradhana, Koordinator Utama AMSI Crisis Center COVID-19 menyampaikan Tim Crisis Center dibentuk sebagai respon dari meningkatnya jumlah pekerja media yang terpapar COVID-19. “Tim ini akan memberikan edukasi (preventif) pada anggota yang terpapar agar cepat pulih, dengan harapan menurunkan angka fatalitas dan ke depan tidak ada lagi anggota yang terpapar. Ini adalah upaya di tengah keterbatasan kondisi saat ini,” kata Upi.

Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut menambahkan Tim Crisis Center ini berupaya membantu anggota. “Kami ini membantu pekerja media yang bingung saat awal terpapar, baik dari aspek medis, psikologi dan lain-lain sehingga membutuhkan kolaborasi dengan para ahli,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menyampaikan saat membuka sekaligus meluncurkan AMSI Crisis Center COVID-19 menyampaikan, “Pembentukan AMSI Crisis Center ini adalah langkah real. Dewan Pers menyampaikan penghargaan atas upaya untuk meringankan beban (pekerja media) ini,” ujarnya.

Ia menyampaikan saat kondisi turbulensi COVID-19 ini diperlukan upaya-upaya bersama yang tepat sesuai kasus yang dihadapi. “Diperlukan inovasi atau terobosan baru untuk menyelesaikan masalah baru (COVID-19), yang saat ini masih menjadi misteri ini. Perlu pendekatan multisektor, dilakukan bersama-sama didasari empati. AMSI Crisis Center-19 ini adalah bentuk empati,” katanya menambahkan.

Panelis yang diskusi yang hadir dalam diskusi ini adalah dr. Adib Khumaidi, SpOT (Ketua Terpilih PB IDI & Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia), Sani Budiantini Hermawan, S.Psi. (Psikolog Sadari.id), dan dr. Widjanarko Brotosaputro (Direktur Pyridam Farma), dan Dr. dr. Lia G. Partakusuma, Sp.PK, MM, MARS (Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia-PERSI).

Adib Khumaidi saat sesi diskusi yang berlangsung secara virtual ini menyampaikan konsep yang dibuat AMSI sejalan dengan yang akan didorong IDI yaitu penguatan civil society untuk menjaga anggota komunitas dari risiko paparan, sakit dan mengurangi tingkat keparahan dan meninggal. “Dari IDI kami siap mendukung agar pekerja media tetap sehat melalui telemedicine atau konsultasi. Karena virus ini akan terus bermutasi, yang bisa diintervensi adalah lingkungan dan orang-orangnya, dengan membuat aturan (standar operasional prosedure/ SOP) untuk mengurangi risiko paparan,” ujarnya.

Sani Budiantini Hermawan menambahkan menjaga kesehatan mental pekerja media perlu sebagai upaya pencegahan atau terapi untuk pasien COVID-19. “Jika tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan rasa tidak sanggup menghadapi kondisi ini,” ujarnya. Ia menambahkan menjaga kesehatan mental dapat dilakukan oleh profesional atau orang-orang di lingkungannya dengan teknik yang baik.

Sementara Widjanarko Brotosaputro mengingatkan konsumsi obat-obat perlu dilakukan dengan hati-hati sesuai dengan petunjuk dokter dan kondisi pasien. “Termasuk mengkonsumsi vitamin tidak boleh berlebihan, perlu konsultasi dengan dokter atau apoteker. Jangan sampai karena takut COVID-1 kemudian mengkonsumsi obat-obat atau vitamin tanpa memperhatikan peruntukannya atau minum di luar takaran dosis. Apalagi jika mengkonsumsi antibiotik atau antivirus perlu hati-hati,” ujarnya.

Sedangkan Lia G. Partakusuma menyampaikan kehadiran komunitas dalam penanganan COVID-19 sangat diperlukan. “Karena kita tidak bisa sendirian,” ujarnya. Saat ini dari 3084 rumah sakit, 989 rumah sakit ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan COVID-19. Saat ini penambahan tempat tidur dari bulan Mei hingga 25 Juli telah naik tiga kali lipat menjadi 127.045 tempat tidur. “Tapi penambahan fasilitas (ruang isolasi khusus pasien COVID-19), tidak bisa naik cepat sejumlah tempat tidur,” ujarnya.

Ia mengatakan jumlah keterisian tempat tidur mulai naik di berbagai tempat. Karena pasien yang datang ke rumah sakit dalam kondisi berat dan kritis. “Karena itu penting bantuan dari komunitas untuk menekan melalui edukasi 3M untuk memutuskan rantai penularan. AMSI Crisis Center COVID-19 sangat penting, jika diperlukan membentuk command center,” katanya.

AMSI Crisis Center COVID-19 dipimpin Koordinator Utama yaitu Upi Asmaradhana (CEO KGI Network), dengan melibatkan pengurus AMSI pusat dan daerah, serta para ahli di bidangnya masing-masing seperti: dokter, psikolog, agamawan dll. Kalangan dokter yang telah menyatakan kesediaannya yaitu: dr. Tonang Dwi Ardyanto, SpPK, PhD (Direktur RS Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta), dr. Khoirul Hadi, SpKK (Dokter spesialis di Solo dan sekaligus penyintas COVID-19), dr. Adib Khumaidi, SpOT. (Ketua Terpilih PB IDI & Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia), dr. Mahesa Paranadipa Maikel, MH (Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi IDI & Ketua Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia), dr. Ulul Albab, SpOG. (Sekjen POGI JAYA).

Kalangan psikolog yang menyatakan mendukung tim ini adalah Susatyo Yuwono, S.Psi., M.Si. (Ketua HIMPSI Solo), Tim Psikolog Sadari.id, Elok Farida Husnawati, S.Psi. (HRD PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT). Sedangkan dari kelompok swasta yang bersedia memberikan dukungan adalah Pyridam Farma, dan jaringan Siloam Hospitals Group. “Saat ini Tim Crisis Center terus menjajaki kerja sama dengan pihak-pihak lainnya,” kata Upi Asmaradhana, Koordinator Utama AMSI Crisis Center COVID-19. *

Kantah Kota Bogor Ikuti Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran 2021

0

Bogordaily.net – Kantor Pertanahan Kota Bogor mengikuti Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) Pagu anggaran tahun 2021, Kamis 22 Juli 2021.

RKA KL tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Video Conference dihadiri oleh Kepala Biro dan Kepala Pusat di lingkungan Sekertaris Jendral, Para Sekertaris Jenderal, Para Kepala Kantor Wilayah Seluruh Indonesia juga Kepala Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional.

“Refocusing dan realokasi rencana anggaran ini dalam rangka penanganan kesehatan dan perlindungan sosial kepada masyarakat, sebagai dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat,” ucap Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Yulia Jaya Nirmawati.

Yulia Jaya Nirmawati juga meyakini bahwa refocusing dan realokasi rencana anggaran ini tidak akan menurunkan kinerja jajaran Kementerian ATR/BPN, baik dalam melayani masyarakat maupun menyelesaikan program strategis nasional.

Lalu, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Kementerian ATR/BPN, Agust Yulian menjelaskan bahwa refocusing ini sejalan dengan Surat Kementerian Keuangan Nomor S-629/MK.02/2021 perihal Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga TA 2021 Tahap IV.

Kementerian ATR/BPN kemudian melakukan refocusing tahap IV sebesar Rp236.885.744.000,00.

Anggaran tersebut berasal dari anggaran Rupiah Murni, dengan tetap melakukan pengamanan untuk tetap dijalankan pada anggaran dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Hingga saat ini sudah terjadi empat kali refocusing anggaran, hal tersebut dilakukan terutama untuk membantu program vaksinasi. Kemudian terjadi lonjakan jumlah yang tertular karena adanya varian virus baru dan pergerakan masyarakat di saat libur bersama, sehingga dibutuhkan biaya perawatan untuk masyarakat yang isolasi mandiri termasuk pemberian vitamin serta PPKM yang membatasi pergerakan masyarakat padahal banyak masyarakat yang harus bekerja. Maka akhirnya pemerintah memutuskan penguatan sosial dengan bantuan sosial, dan banyak program pemerintah lainnya untuk membantu di dalamnya,” ujar Agust Yulian yang juga sebagai Plh. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama.

“Belanja yang berpotensi untuk dilakukan refocusing adalah belanja honorarium, perjalanan dinas, paket meeting, belanja barang dan jasa yang jumlahnya bertahap, bantuan pembangunan gedung yang belum dikontrakkan, pengadaan kendaraan, dan anggaran untuk kegiatan yang belum dikontrakkan yang tidak mungkin akan selesai pada tahun ini,” tambah Agust Yulian.

Lebih lanjut, Agust Yulian menambahkan jika proses refocusing hingga saat ini masih terus berjalan. Rekapitulasi belanja menurut program memiliki batas sampai dengan tanggal 26 Juli 2021.

Kemudian masing-masing satuan kerja di Kementerian ATR/BPN akan menyampaikan usul revisi anggaran sesuai ketentuan dalam PMK Nomor: 208/PMK.02/2020 tentang Tata Cara Revisi Anggaran TA 2021, sampai dengan tanggal 2 Agustus 2021.

Penetapan batas waktu ini untuk memastikan bahwa anggaran pemerintah dapat segera digunakan untuk, menangani hal-hal yang sifatnya darurat tersebut di atas.

Diharapkan dengan adanya refocusing anggaran tahap IV dan penajaman prioritas ini, dapat membantu seluruh masyarakat di berbagai sektor.

“Kita selalu berharap yang terbaik dan pandemi ini dapat dilewati, dalam hal ini pemerintah akan terus bekerja keras melindungi masyarakat melalui penanganan Covid-19 dari sisi kesehatan serta dampak sosial dari pemberlakuan PPKM,” pungkas Agust Yulian. Adv