Monday, 20 April 2026
Home Blog Page 7099

Simak Yuk, Tips untuk Sampaikan Cara Hidup Sehat Kepada Orang Tua

Bogordaily.net – Orang tua adalah sosok yang harus senantiasa dihormati seumur hidup. Sebagai seorang muslim, diperintahkan juga untuk berbakti kepada keduanya.

Menurut Dokter Zaidul Akbar, sepintar dan setinggi apapun anak dalam jabatan pekerjaan, bagi orangtua mereka tetaplah anak yang posisinya selalu di bawah mereka.

“Jadi merunduklah dengan mereka, jangan cari konflik, itu bentuk adab kepada mereka, maka diiyain aja,” ungkap dr. Zaidul seperti dikutip umma dari kanal YouTube Dr Zaidul Akbar Official.

Dokter yang terkenal dengan konsep Jurus Sehat Rasulullah (JSR) itu mencontohkan, jika kini mengurangi nasi putih lalu dianggap tidak sehat dan bisa membuat badan lemas, maka buktikanlah itu tidak terjadi.

“Buktinya saya bisa lari dan vitalitas meningkat, badan lebih baik, dan dengan begitu ibu diam sendiri, jadi dakwahnya dengan perbuatan,” ungkapnya.

Sehingga alih-alih berdebat dengan orang tua tentang pola hidup sehat, maka berikanlah contoh dan bukti dengan perbuatan kita jika pola hidup sehat yang dijalani lebih baik untuk diri sendiri.

“Kita harus tetap baik, bahkan seorang ulama kalau sama orangtua, kalau tidak bersesuaian harus punya strategi menyampaikan,” ungkapnya.

Salah satu strategi menyampaikan ke orang tua adalah dengan memanfaatkan orang ketiga apabila informasi yang disampaikan anak tidak dipercaya orangtua.

Orang ketiga ini contohnya bisa berupa dokter, artis, pemuka adat, dan sebagainya.

Selanjutnya, jika ada dana lebih, maka belikanlah langsung produk sehat, entah itu beras merah, susu, buah, sayur, sari kurma, habatussauda, kunyit, dan lain sebagainya.

“Banyak cara untuk menyampaikan ke orangtua, yang jelas jangan bikin konflik sama mereka bahaya nanti,” pungkas dr. Zaidul.***

Super! Kolaborasi Grab Bersama Emtek Group Dorong Digitalisasi UMKM

Bogordaily.net – Aplikasi super, Grab mengumumkan kolaborasinya bersama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau Emtek Group untuk mendorong percepatan digitalisasi UMKM.

Keduanya akan memanfaatkan jangkauan dan kekuatan ekosistem yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan.

“Pada kolaborasi ini, Grab dan Emtek akan fokus mendorong percepatan digitalisasi dan menciptakan lebih banyak peluang pendapatan bagi jutaan wirausahawan Indonesia,” kata Country Managing Director of Grab Indonesia, Neneng Goenadi, Senin (26 Juli 2021).

Grab

Melalui kolaborasi ini, Neneng menjelaskan, Grab dan Emtek akan menghadirkan layanan digital yang lebih terjangkau demi memberikan kenyamanan untuk masyarakat.

Grab dan Emtek juga akan menjajaki peluang bersama untuk berinvestasi dan membimbing perusahaan startup lokal melalui Kreatif Media Karya (KMK Online) dan Grab Ventures Velocity.

Inisiatif pertama yang digagas kedua perusahaan ini adalah menghadirkan Festival Kota Mapan.

Menurut Neneng, ini adalah program akselerator yang bersifat menyeluruh dan menargetkan UMKM di kota-kota lapis kedua dan ketiga.

Festival Kota Mapan ini akan diselenggarakan pertama kali pada September 2021 di Solo, Jawa Tengah.

Program ini akan menyasar lebih dari 1.000 UMKM. Ribuan pelaku usaha tersebut akan difasilitasi program dukungan terintegrasi, program pelatihan, program kurasi serta solusi teknologi.

Seluruh program itu akan didukung oleh Emtek Group dan Grab seperti Bukalapak, Grabfood, Grabkios dan Grabmart.

Managing Director PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek Group), Sutanto Hartono, menambahkan bahwa kedua perusahaan belum membahas lebih lanjut terkait rencana spesifik untuk aksi korporasi lainnya.

“Fokus kita saat ini adalah memastikan bagaimana bisa sejalan. Untuk itu kita fokus ke UMKM,” kata Sutanto.

Sutanto menjelaskan, Emtek belum lama ini menyelesaikan proses investasi di PT Grab Teknologi Indonesia yang mengelola GrabCar, GrabBike, GrabFood, GrabMart, Layanan Grosir, GrabFresh, Grab for Business, GrabHealth dan Indonesia Bus Marketplace.

Emiten berkode saham EMTK ini telah menginvestasikan dana hingga total 375 juta dolar AS ke PT Grab Teknologi Indonesia, atau setara Rp 5,36 triliun.

Pada 30 Juni 2021, Emtek menyuntik dana segar ke perusahaan yang bermarkas di Singapura tersebut senilai Rp 3,08 triliun.

Sutanto mengatakan, dengan investasi ini EMTK dan Grab Indonesia dapat menjalin kerja sama yang lebih strategis.

“Sinergi yang terbentuk akan membuka kesempatan dari kedua entitas untuk dapat mengeksplorasi bisnis di ekosistem digital lainnya yang dapat digarap secara bersama,” kata Sutanto.***

Musik Haram Lurr?? Pegimane Menurut Kalieen…

0

Bogordaily.net – Beberapa waktu lalu, ramai soal potongan video Uki eks NOAH yang menilai langkahnya menjadi musisi salah. Ada juga pernyataannya yang menganggap musik haram.

Setelah video Uki eks NOAh jadi perbincangan, Gus Miftah memberikan penjelasan pendek soal musik yang diharamkan dalam Islam. Dilihat dalam unggahan Instagramnya, Gus Miftah tengah mendengarkan suara terompet yang dimainkan Rio Sidik.

Dalam video tersebut, Gus Miftah mengutip kalimat penyair sufi, Jalaludin Rumi soal musik. Adapun ungkapan soal musik yang dinilai haram oleh Islam.

“Menurut Jalaluddin Rumi, musik yang diharamkan dalam Islam itu adalah ketika suara piring ketemu dengan sendok, dimainkan oleh orang kaya dan didengarkan oleh orang kelaparan. Itulah musik yang diharamkan dalam Islam,” kata Gus Miftah.

Pemilik Pesantren Ora Aji itu menyisipkan pesan. Jangan sampai hal yang dikatakan oleh Jalaludin Rumi itu terjadi di tengah masa pandemi COVID-19 ini.

“Musim pandemi seperti ini jangan sampai ada orang miskin yang hanya bisa mendengarkan suara piring dan sendok tanpa bisa menikmati isinya. Yuk, berbagi!” tutup Gus Miftah.

Dalam channel YouTube Belajar Sunnah, Uki awalnya bicara soal penyesalannya dalam hidup. Uki eks NOAH mengaku tak bangga mempunyai banyak penggemar saat masih menjadi anak band.

Dari situlah Uki ikut menganggap musik itu haram dan profesinya dulu menjadi pintu maksiat.

Sumber: detik

Astaga! 25 Ribu Warteg di Jabodetabek Bangkrut

0

Bogordaily.net – Selama pandemi virus Corona (COVID-19) sebanyak 25 ribu warteg bangkrut. Jumlah itu separuh dari total 50 ribu warteg yang sebelumnya diperkirakan eksis di Jabodetabek.

“Di warteg ada lebih dari 25 ribu (yang gulung tikar),” kata Ketua Umum Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni kepada detikcom, Rabu 28 Juli 2021.

Dia menjelaskan bahwa pada umumnya pengusaha warteg berasal dari Tegal, Brebes dan sekitarnya. Sebelum pandemi, rumah-rumah mereka di kampung halaman kosong karena ditinggalkan untuk mencari nafkah di Jakarta dan sekitarnya.

Rumah-rumah yang kosong itu kata dia sekarang sudah hampir penuh karena para pengusaha warteg yang bangkrut pulang ke kampung halamannya.

“Nah sekarang ini dalam kondisi pandemi ini penuh, hampir separuhnya lebih mereka rumah-rumah (terisi). Artinya kan kita menghitung ‘wah berarti yang pulang kampung itu sekitar 50an (persen),” tuturnya.

Pihaknya memperkirakan total warteg yang ada sebelum pandemi COVID-19 mencapai 50 ribu warteg.

“Kalau bahasa saya kan orang-orang warteg ini punya warteg itu ada yang satu, ada dua, ada tiga kan. Jadi jumlah warteg itu sampai 50.000,” tambah Mukroni.***

Pelayanan Pajak Daerah Online

 

Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) sebagai salah satu Perangkat Daerah di Kabupaten Bogor yang berfungsi sebagai penunjang urusan pemerintahan di bidang pendapatan daerah terus berupaya dalam peningkatan pelayanan pajak daerah, salah satunyadengan berinovasi melaksanakan pelayanan pajak daerah secara online yang dilaksanakan oleh Bappenda Kabupaten Bogor.

Dengan diberlakukannya Keputusan Bupati Bogor Nomor: 443/355/Kpts/Per-UU/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif melalui PPKM Darurat di Kabupaten Bogor mulai 3-20 Juli 2021 yang kemudian diperpanjang tentunya Bappenda Kabupaten Bogor terus berupaya melaksanakanpelayanan pajak daerah dengan tetap memperhatikan upaya dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019(COVID-19),untuk memudahkan dalam pelaksanaan pelayanan pajak daerah, wajib pajak dapat menggunakan dan mengakses  fitur layanan pajak online tersebut melalui website https://bappenda.bogorkab.go.id/ , yang terdiri dari :

 

Pelayanan Pajak Daerah secara online tersebut, disusun sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, dalam pelaksanaan penyelenggaraan pelayanan terhadap wajib pajak dengan mengutamakan protokol kesehatan,sehingga wajib pajak dengan praktis dimana saja dan kapan saja dapat mendaftar dan memperoleh pelayanan yang diselenggarakan oleh Bappenda Kabupaten Bogor.

Fitur pelayanan pajak daerah secara online yang dilaksanakan oleh Bappenda Kabupaten Bogor, dengan penjelasan sebagai berikut:

  • ANTREAN ONLINE

Aplikasi Antrean Online dapat memudahkan wajib pajak di Kabupaten Bogor dalam mengurus administrasi pelayanan PBB P2 dan BPHTB. Antrean Online ini, merupakan salah satu upaya Bappenda Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi perpajakan daerah, dan diharapkan dengan peningkatan kualitas pelayanan dapat meningkatkan kepuasan Wajib Pajak dan meningkatkan penerimaan pajak daerah.

  • E SPPT ONLINE/PBB ONLINE

Merupakan aplikasi layanan registrasi SPPT Online dalam pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Bogor, yang mencakup menu :

  1. Login PBB Online;
  2. Registrasi;
  3. Formulir SPOP (Surat Pemberitahuan Objek Pajak);
  4. Formulir LSPOP (Lampiran Surat Pemberitahuan Objek Pajak);
  5. Petunjuk Penggunaan Aplikasi.

Aplikasi untuk melakukan pendaftaran menjadi wajib pajak online, dilengkapi dengan fitur informasi tagihan PBB dan cek status berkas pelayanan. Wajib pajak yang sudah mendaftar dan disetujui oleh Bappenda Kab.Bogor, akan diberikan user dan password yang dikirim melalui email, untuk selanjutnya dapat digunakan untuk mengakses aplikasi Pelayanan PBB Online Kabupaten Bogor.

  • BPHTB ONLINE

Pelayanan BPHTB online merupakan aplikasi pelayanan pemberkasan, pengambilan, dan informasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan

  • E SPTPD ONLINE

E SPTPD online merupakan aplikasi pelayanan pajak daerah yang diperuntukan untuk membantu para wajib pajak dalam melaporkan Kewajiban Pajak Daerahnya secara online dan dapat dilakukan di mana saja selama terkoneksi dengan internet.

Diharapkan dengan adanya pelayanan online sebagaimana dimaksud, dapat meningkatkan kualitas pelayanan administrasi perpajakan daerah, dan meningkatkan kepuasan Wajib Pajak terutama sebagai salah satu bentuk dalam penyelenggaraan pelayanan pajak daerah di masa Pandemi COVID-19 dan PPKM Darurat di Kabupaten Bogor.setelah memperoleh informasi pelayanan pajak daerah online wajib pajak dapat melanjutkan pembayaran ditempat yang sudah direkomendasikan yaitu UPT Bappenda, Bank BRI, Bank BJB, PT. Pos Indonesia, Alfamart, Indomart, Tokopedia dan Bukalapak.

Peneliti Cina Sebut Antibodi Vaksin Sinovac Hanya Bertahan 6 Bulan

0

Bogordaily.net – Peneliti Cina sebut Antibodi Covid-19 yang dihasilkan oleh vaksin Sinovac setelah pemberian dosis kedua, turun setelah enam bulan pada sebagian besar penerima. Namun suntikan ketiga dapat menguatkan kembali antibodi.

Penelitian dilakukan di Cina dengan mengambil sampel darah dari orang dewasa sehat berusia antara 18-59. Hasil penelitian diterbitkan pada hari Minggu lalu, 25 Juli 2021.

Tim peneliti membagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama dan kedua masing-masing 50 peserta yang sudah divaksin dua kali.

Hasilnya, 16,9 persen dan 35,2 persen dari kelompok pertama dan kedua yang masih memiliki tingkat antibodi penawar di atas ambang batas enam bulan. Sementara kelompok ketiga diikuti 540 peserta yang diberikan dosis ketiga atau plasebo.

Peserta yang diberi dosis pada ketiga enam bulan berikutnya, tingkat antibodi naik 3-5 kali lipat.

Studi dilakukan oleh para peneliti di otoritas pengendalian penyakit di provinsi Jiangsu, Sinovac, dan institusi di Cina lainnya.

Para peneliti memperingatkan bahwa penelitian ini tidak menguji efek antibodi terhadap varian yang lebih menular.

Selain itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menilai durasi antibodi setelah suntikan ketiga.

Selain Sinovac, tim di Korea Selatan juga meneliti kombinasi vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer.

Vaksin AstraZeneca diberikan pada suntikan pertama dan Pfizer untuk suntikan kedua. Hasilnya antibodi naik hingga enam kali lipat melawan Covid-19.

Penelitian ini melibatkan 499 pekerja medis. Sebanyak 100 orang telah menerima dosis campuran dan 200 orang menerima dua dosis suntikan Pfizer-BioNTech. Sedangkan sisanya mendapatkan dua suntikan AstraZeneca.

Hasilnya menunjukkan vaksin campuran menghasilkan antibodi penetralisir serupa dengan yang ditemukan di kelompok penerima dua suntikan vaksin Pfizer.***

Kota Bogor Fokus Tangani Kasus Covid-19 Sekaligus di Hulu dan Hilir, Apa Saja?

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor memfokuskan penanganan kasus Covid-19 di daerah itu yang kasus positifnya masih tinggi dengan penguatan penanganan pada dua sisi, yakni hulu dan hilir.

Wali Kota Bogor Bima Arya di Kota Bogor, Rabu, 28 Juli 2021 mengatakan penanganan di hilir memfokuskan pengawasan warga terpapar Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Untuk pengawasan warga yang sedang menjalani isoman, Pemerintah Kota Bogor juga telah membangun sistem, yakni pengawasan dilakukan oleh petugas dari puskesmas, Satgas COVID-19 tingkat RW, serta relawan pemuda. Mereka diawasi aparat wilayah, yakni lurah dan camat.

“Fokus langkah pertama adalah monitoring warga yang tengah menjalani isoman. Saya meminta laporan dari lapangan apa saja hambatan dan persoalan yang dihadapi para relawan,” katanya.

Bima Arya menyatakan para relawan pemuda agar benar-benar fokus pada aspek kesehatan warga positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

“Jangan sampai kecolongan ada warga isoman yang meninggal dunia. Jadi harus dimonitor terus, dipastikan jangan ada perburukan kondisi,” katanya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari enam kecamatan di Kota Bogor, sejak 3 Juli lalu hingga saat ini, 99 warga terpapar COVID-19, meninggal dunia saat menjalani isoman di rumahnya.

“Berdasarkan laporan tersebut, dari jumlah 99 orang yang meninggal dunia, 85 persen di antaranya belum divaksin, berusia di atas 50 tahun, dan memiliki komorbid,” katanya.

Bima mengingatkan relawan pemuda, jika ada warga isoman yang memiliki kriteria tersebut agar langsung berkoordinasi dengan lurah, camat, dan puskesmas.

“Warga dengan kondisi tersebut, tidak boleh menjalani isoman di rumah, tapi harus diupayakan di rawat di rumah sakit atau pusat isolasi,” katanya.

Apalagi, kalau warga terpapar COVID-19 tersebut memiliki gejala, maka harus segera dikomunikasikan dengan puskesmas untuk penanganan lebih intensif.

“Jika ada fasilitas isolasi terdekat silakan dibawa ke tempat isolasi. Jika tidak ada, dilakukan monitoring secara intens,” katanya.

Ia mengatakan fokus penanganan di hulu dengan percepatan pelaksanaan vaksinasi, untuk pencegahan COVID-19.

Pemerintah Kota Bogor menargetkan pelaksanaan vaksinasi untuk sekitar 760.000 warga yang menjadi sasaran, untuk dosis pertama bisa tuntas pada September 2021.

Pada upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi tersebut, Pemerintah Kota Bogor terus mengoptimalkan pelaksanaannya dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Semula pelaksanaan vaksinasi Kota Bogor sekitar 5.000 sasaran per hari, kemudian ditingkatkan menjadi 7.000 sasaran, naik menjadi sekitar 10.000 sasaran. “Kita upayakan bisa di atas 10.000 sasaran per hari, untuk mengejar target tuntas pada September,” katanya.

Masya Allah, Ini Fasilitas yang Didapat Anggota DPR Saat Isolasi Mandiri!

0

BOGORDAILY- Anggota DPR kini mendapatkan fasilitas isolasi mandiri di hotel. Sejumlah fasilitas dari program isolasi mandiri bakal didapatkan anggota DPR.

“Iya, saya juga dapat data itu,” kata Sekjen DPR RI Indra Iskandar kepada wartawan, Rabu (28/7/2021).

Indra ditanya soal fasilitas yang didapat anggota DPR dari program isoman.

Berdasarkan data yang diterima detikcom, para anggota DPR yang terpapar COVID-19 wajib terlebih dahulu mengisi pendaftaran isolasi mandiri melalui Google Form. Setelah mendaftar, berdasarkan prosedur, anggota DPR yang terpapar Corona menginformasikan kepada petugas Satuan COVID-19 Setjen DPR melalui WhatsApp/WA.

Para anggota DPR yang terpapar bisa mulai check in isolasi mandiri sejak pukul 14.00 WIB dan check out pada pukul 12.00 WIB. Sejumlah fasilitas mulai dari makan, laundry hingga konsultasi dokter dan PCR tes pada hari ke-7 juga bakal didapatkan oleh para anggota DPR.

Hotel untuk fasilitas karantina atau isolasi mandiri itu selain untuk anggota DPR juga ditujukan bagi tenaga ahli, hingga staf DPR yang terpapar COVID-19. Fasilitas itu disediakan bagi mereka yang terpapar dengan gejala ringan atau tanpa gejala.

“Yang sudah kerja sama sama kita itu, MoU-nya dengan sama Ibis Grogol, satu lagi di Oasis daerah Pasar Senen Atrium,” ujarnya.

Berikut ini fasilitas yang didapatkan oleh para Wakil Rakyat selama isoman di hotel:

  1. Makan tiga kali sehari (pagi, siang, dan malam)
  2. Laundry tiga potong baju per hari
  3. Free Wi-Fi dan parkir
  4. Konsultasi dokter melalui telepon setiap hari (Dr Fahri dari Laboratorium Amelia Clinic dan Prolepsis)
  5. Kunjungan dokter atau perawat 2-3 kali, dapat vitamin
  6. Satu kali tes PCR (di hari ke-7).

 

Sumber: detik

Raja Arab Saudi Akan Hukum Warganya yang Kunjungi Indonesia

0

BOGORDAILY Raja Arab Saudi akan menghukum warga yang bandel dan tetap bepergian ke negara-negara yang masuk daftar merah Covid-19. Warga akan dilarang melakukan perjalanan selama tiga tahun.

Ancaman hukuman yang dilontarkan Raja Arab Saudi diberitakan media lokal Saudi Press Agency (SPA) mengutip sumber kementerian dalam negeri. Ini adalah upaya terbaru negeri Raja Salman untuk mengekang penyebaran virus corona terutama varian Delta.

“Siapapun yang terbukti terlibat akan dikenakan pertanggungjawaban hukum dan hukuman yang berat, sekembalinya mereka. Dan, akan dilarang bepergian tiga tahun,” kata pejabat itu, dikutip Reuters, Rabu (28/7/2021).

Sebelumnya Arab Saudi melarang warganya melakukan perjalanan dan transit di sejumlah negara. RI termasuk di dalamnya bersama Afganistan, Argentina, Brasil, Mesir, Ethiopia, India, Lebanon, Pakistan, Afrika Selatan, Turki, Vietnam dan Uni Emirat Arab.

“Kementerian Dalam Negeri menekankan bahwa warga negara masih dilarang bepergian secara langsung atau melalui negara yang belum mengendalikan pandemi atau di mana jenis baru (varian Delta) telah menyebar,” kata pejabat itu.

Negara dengan populasi 30 juta jiwa itu mencatat 1.379 kasus baru Covid-19 kemarin. Sehingga totalnya menjadi 520.774 kasus.

Ada total 8.189 kematian sejak pandemi mewabah. Saat ini, infeksi harian di Arab Saudi terkendali alias turun dari puncak di atas 4.000 pada Juni 2020 menjadi di bawah angka 100 sejak Januari.

 

Sumber: cnbc

Dunia Usaha Lesu di Tengah Pandemi, Tapi Tidak untuk Usaha Ini

0

Bogordaily.net – Boleh jadi pandemi Covid-19 yang masih melanda saat ini membuat dunia usaha ikut sakit. Namun ternyata wabah yang mendera dunia saat ini membawa keberuntungan bagi perajin batu nisan.

Hal itu terbukti dari naiknya penjualan batu nisan hingga dua kali lipat sejak pandemi COVID-19. Para pembuat nisan di Pasuruan mengaku sejak sebulan ini menerima banyak pesanan.

Mohammad Ali (55) salah satunya. Pembuat nisan di Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, mengatakan kenaikan pesanan nisan terasa sejak bulan Juni 2021, saat dunia usaha mengalami kelesuan. Ali menerima pesanan dari sejumlah toko langganan.

“Kenaikan pesanan sudah terjadi sejak sebulan lalu. Biasanya sehari laku 5 sekarang 10 pasang,” kata Ali, Rabu 28 Juli 2021.

Pria yang sudah 10 tahun menggeluti usaha pembuatan nisan ini mengaku kewalahan karena banyaknya pesanan. Sehari dia hanya mampu membuat 10 pasang nisan. Sementara permintaan toko lebih banyak.

“Kemampuan saya membuat nisan hanya 10 perhari. Toko-toko kadang minta 15 hingga 20 nisan,” jelasnya.

Pembuat nisan banjir order (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)

Apalagi, jelas Ali, proses pembuatan nisan relatif lama. Pengerjaan nisan yang terbuat dari pasir dan semen ini memakan waktu sekitar 4 jam. Sementara pengeringan dilakukan sekitar 2 hari.

“Pengeringannya yang lama,” ungkapnya.

Sementara Ali mengaku menjual sepasang nisan Rp 40 ribu. Dan dalam sehari dia bisa mengantongi omzet Rp 400 ribu dengan keuntungan Rp 200 – Rp 250 ribu dari 10 nisan.

Sedangkan Supardi (64), pembuat nisan lainnya mengakui hal yang sama. Penjualan nisannya naik justru beberapa bulan terakhir. “Setiap hari, saya menjual 10-15 pasang nisan,” kata warga Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo.

Berbeda dengan Ali, Supardi tidak menjual nisan ke toko. Warga langsung membeli nisan ke rumahnya. “Saya jual Rp 40 ribu per pasang,” kata pria yang baru menggeluti pembuatan nisan sejak 6 bulan lalu.***