Monday, 20 April 2026
Home Blog Page 7098

Resmi! Wadan Lantamal X dan Asops Danlantamal X Dikukuhkan

Bogordaily.net – Komandan Lantamal X, Brigjen TNI (Mar) Feryanto P. Marpaung memimpin acara pengukuhan jabatan strategis di jajaran Lantamal X.

Pejabat yang dikukuhkan ialah Wakil Komandan Lantamal X dan Asisten Operasi Lantamal X bertempat di Aula Samudera Loka Lantamal X, dikutip dari Shootlinenews Selasa (27 Juli 21).

Dua pejabat yang dikukuhkan yaitu Kolonel Laut (P) Nanang Hariono sebagai Wadan Lantamal X dan kolonel Laut (P) I Nyoman Surya Pande.

Dikukuhkan

Dalam amanatnya, Danlantamal X menyampaikan bahwa pengukuhan jabatan pada organisasi di TNI Angkatan Laut, khususnya di Lantamal X merupakan proses alamai yang selaklu terjadi.

Bukan saja diarahkan untuk regenerasi dan kesinambungan kepemimpinan, namun lebih dari itu diharapkan agar organisasi dapat berjalan lebih dinamis dalam menjawab tantangan tugas kedepan.

Sehingga secara komprehensip mampu menghasilkan keluaran yang lebih berkualitas.

Disamping itu, dalam tugas-tugasnya, Wadan Lantamal X sebagai unsur pembantu dan pelaksana utama kebijakan komandan bertugas mengkoordinir kegiatan seluruh eselon staf didalam jajaran Lantamal X.

Serta menjamin keselarasan dan kesederhanaan mekanisme kegiatan bidang penyelenggaran dukungan logistik, administrasi, keamanan laut dan pembinaan potensi maritim maupun kegiatan-kegiatan lainnya.

Sedangkan Asops Danlantamal X adalah unsur staf yang bertugas membantu Komandan Lantamal X dalam merumuskan, menyusun dan menyiapkan kebijakan Komandan Lantamal X di bidang operasional, latihan, kesiapsiagaan dan pengoperasian unsur-unsur kekuatan Lantamal X.

Menyusun juga rencana pengamanan dan menyiapkan program latihan operasi kamla dan operasi pertahanan pangkalan.

Diakhir amanat, Komandan Lantamal X mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada kedua pejabat baru tersebut.

“Kepada seluruh prajurit di jajaran Lantamal X agar memberikan dukungan sepenuhnya kepada pejabat baru, sehingga dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Turut hadir pada pelaksanaan pengukuhan jabatan tersebut, Para Asisten Danlantamal X, Para Dansat/Kadis/Kasatker Lantamal X serta Perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lantamal X.***

AMSI Luncurkan Crisis Center COVID-19

0

Bogordaily.net – Meningkatnya jumlah pasien akibat mutasi virus SAR-CoV-2, termasuk pada pekerja media dan keluarga, menggerakkan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) membentuk AMSI Crisis Center COVID-19. Peluncuran AMSI Crisis Center dilaksanakan pada Selasa, 27 Juli 2021, bersamaan dengan Diskusi Publik “Edukasi Penanganan COVID-19 bagi Pekerja Media”.

Sebagai salah satu sektor esensial yang tidak bisa berhenti saat kondisi bencana, termasuk pandemi COVID-19. Upi Asmaradhana, Koordinator Utama AMSI Crisis Center COVID-19 menyampaikan Tim Crisis Center dibentuk sebagai respon dari meningkatnya jumlah pekerja media yang terpapar COVID-19. “Tim ini akan memberikan edukasi (preventif) pada anggota yang terpapar agar cepat pulih, dengan harapan menurunkan angka fatalitas dan ke depan tidak ada lagi anggota yang terpapar. Ini adalah upaya di tengah keterbatasan kondisi saat ini,” kata Upi.

Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut menambahkan Tim Crisis Center ini berupaya membantu anggota. “Kami ini membantu pekerja media yang bingung saat awal terpapar, baik dari aspek medis, psikologi dan lain-lain sehingga membutuhkan kolaborasi dengan para ahli,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menyampaikan saat membuka sekaligus meluncurkan AMSI Crisis Center COVID-19 menyampaikan, “Pembentukan AMSI Crisis Center ini adalah langkah real. Dewan Pers menyampaikan penghargaan atas upaya untuk meringankan beban (pekerja media) ini,” ujarnya.

Ia menyampaikan saat kondisi turbulensi COVID-19 ini diperlukan upaya-upaya bersama yang tepat sesuai kasus yang dihadapi. “Diperlukan inovasi atau terobosan baru untuk menyelesaikan masalah baru (COVID-19), yang saat ini masih menjadi misteri ini. Perlu pendekatan multisektor, dilakukan bersama-sama didasari empati. AMSI Crisis Center-19 ini adalah bentuk empati,” katanya menambahkan.

Panelis yang diskusi yang hadir dalam diskusi ini adalah dr. Adib Khumaidi, SpOT (Ketua Terpilih PB IDI & Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia), Sani Budiantini Hermawan, S.Psi. (Psikolog Sadari.id), dan dr. Widjanarko Brotosaputro (Direktur Pyridam Farma), dan Dr. dr. Lia G. Partakusuma, Sp.PK, MM, MARS (Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia-PERSI).

Adib Khumaidi saat sesi diskusi yang berlangsung secara virtual ini menyampaikan konsep yang dibuat AMSI sejalan dengan yang akan didorong IDI yaitu penguatan civil society untuk menjaga anggota komunitas dari risiko paparan, sakit dan mengurangi tingkat keparahan dan meninggal. “Dari IDI kami siap mendukung agar pekerja media tetap sehat melalui telemedicine atau konsultasi. Karena virus ini akan terus bermutasi, yang bisa diintervensi adalah lingkungan dan orang-orangnya, dengan membuat aturan (standar operasional prosedure/ SOP) untuk mengurangi risiko paparan,” ujarnya.

Sani Budiantini Hermawan menambahkan menjaga kesehatan mental pekerja media perlu sebagai upaya pencegahan atau terapi untuk pasien COVID-19. “Jika tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan rasa tidak sanggup menghadapi kondisi ini,” ujarnya. Ia menambahkan menjaga kesehatan mental dapat dilakukan oleh profesional atau orang-orang di lingkungannya dengan teknik yang baik.

Sementara Widjanarko Brotosaputro mengingatkan konsumsi obat-obat perlu dilakukan dengan hati-hati sesuai dengan petunjuk dokter dan kondisi pasien. “Termasuk mengkonsumsi vitamin tidak boleh berlebihan, perlu konsultasi dengan dokter atau apoteker. Jangan sampai karena takut COVID-1 kemudian mengkonsumsi obat-obat atau vitamin tanpa memperhatikan peruntukannya atau minum di luar takaran dosis. Apalagi jika mengkonsumsi antibiotik atau antivirus perlu hati-hati,” ujarnya.

Sedangkan Lia G. Partakusuma menyampaikan kehadiran komunitas dalam penanganan COVID-19 sangat diperlukan. “Karena kita tidak bisa sendirian,” ujarnya. Saat ini dari 3084 rumah sakit, 989 rumah sakit ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan COVID-19. Saat ini penambahan tempat tidur dari bulan Mei hingga 25 Juli telah naik tiga kali lipat menjadi 127.045 tempat tidur. “Tapi penambahan fasilitas (ruang isolasi khusus pasien COVID-19), tidak bisa naik cepat sejumlah tempat tidur,” ujarnya.

Ia mengatakan jumlah keterisian tempat tidur mulai naik di berbagai tempat. Karena pasien yang datang ke rumah sakit dalam kondisi berat dan kritis. “Karena itu penting bantuan dari komunitas untuk menekan melalui edukasi 3M untuk memutuskan rantai penularan. AMSI Crisis Center COVID-19 sangat penting, jika diperlukan membentuk command center,” katanya.

AMSI Crisis Center COVID-19 dipimpin Koordinator Utama yaitu Upi Asmaradhana (CEO KGI Network), dengan melibatkan pengurus AMSI pusat dan daerah, serta para ahli di bidangnya masing-masing seperti: dokter, psikolog, agamawan dll. Kalangan dokter yang telah menyatakan kesediaannya yaitu: dr. Tonang Dwi Ardyanto, SpPK, PhD (Direktur RS Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta), dr. Khoirul Hadi, SpKK (Dokter spesialis di Solo dan sekaligus penyintas COVID-19), dr. Adib Khumaidi, SpOT. (Ketua Terpilih PB IDI & Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia), dr. Mahesa Paranadipa Maikel, MH (Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi IDI & Ketua Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia), dr. Ulul Albab, SpOG. (Sekjen POGI JAYA).

Kalangan psikolog yang menyatakan mendukung tim ini adalah Susatyo Yuwono, S.Psi., M.Si. (Ketua HIMPSI Solo), Tim Psikolog Sadari.id, Elok Farida Husnawati, S.Psi. (HRD PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT). Sedangkan dari kelompok swasta yang bersedia memberikan dukungan adalah Pyridam Farma, dan jaringan Siloam Hospitals Group. “Saat ini Tim Crisis Center terus menjajaki kerja sama dengan pihak-pihak lainnya,” kata Upi Asmaradhana, Koordinator Utama AMSI Crisis Center COVID-19. *

Kantah Kota Bogor Ikuti Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran 2021

0

Bogordaily.net – Kantor Pertanahan Kota Bogor mengikuti Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L) Pagu anggaran tahun 2021, Kamis 22 Juli 2021.

RKA KL tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Video Conference dihadiri oleh Kepala Biro dan Kepala Pusat di lingkungan Sekertaris Jendral, Para Sekertaris Jenderal, Para Kepala Kantor Wilayah Seluruh Indonesia juga Kepala Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional.

“Refocusing dan realokasi rencana anggaran ini dalam rangka penanganan kesehatan dan perlindungan sosial kepada masyarakat, sebagai dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat,” ucap Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Yulia Jaya Nirmawati.

Yulia Jaya Nirmawati juga meyakini bahwa refocusing dan realokasi rencana anggaran ini tidak akan menurunkan kinerja jajaran Kementerian ATR/BPN, baik dalam melayani masyarakat maupun menyelesaikan program strategis nasional.

Lalu, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Kementerian ATR/BPN, Agust Yulian menjelaskan bahwa refocusing ini sejalan dengan Surat Kementerian Keuangan Nomor S-629/MK.02/2021 perihal Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga TA 2021 Tahap IV.

Kementerian ATR/BPN kemudian melakukan refocusing tahap IV sebesar Rp236.885.744.000,00.

Anggaran tersebut berasal dari anggaran Rupiah Murni, dengan tetap melakukan pengamanan untuk tetap dijalankan pada anggaran dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Hingga saat ini sudah terjadi empat kali refocusing anggaran, hal tersebut dilakukan terutama untuk membantu program vaksinasi. Kemudian terjadi lonjakan jumlah yang tertular karena adanya varian virus baru dan pergerakan masyarakat di saat libur bersama, sehingga dibutuhkan biaya perawatan untuk masyarakat yang isolasi mandiri termasuk pemberian vitamin serta PPKM yang membatasi pergerakan masyarakat padahal banyak masyarakat yang harus bekerja. Maka akhirnya pemerintah memutuskan penguatan sosial dengan bantuan sosial, dan banyak program pemerintah lainnya untuk membantu di dalamnya,” ujar Agust Yulian yang juga sebagai Plh. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama.

“Belanja yang berpotensi untuk dilakukan refocusing adalah belanja honorarium, perjalanan dinas, paket meeting, belanja barang dan jasa yang jumlahnya bertahap, bantuan pembangunan gedung yang belum dikontrakkan, pengadaan kendaraan, dan anggaran untuk kegiatan yang belum dikontrakkan yang tidak mungkin akan selesai pada tahun ini,” tambah Agust Yulian.

Lebih lanjut, Agust Yulian menambahkan jika proses refocusing hingga saat ini masih terus berjalan. Rekapitulasi belanja menurut program memiliki batas sampai dengan tanggal 26 Juli 2021.

Kemudian masing-masing satuan kerja di Kementerian ATR/BPN akan menyampaikan usul revisi anggaran sesuai ketentuan dalam PMK Nomor: 208/PMK.02/2020 tentang Tata Cara Revisi Anggaran TA 2021, sampai dengan tanggal 2 Agustus 2021.

Penetapan batas waktu ini untuk memastikan bahwa anggaran pemerintah dapat segera digunakan untuk, menangani hal-hal yang sifatnya darurat tersebut di atas.

Diharapkan dengan adanya refocusing anggaran tahap IV dan penajaman prioritas ini, dapat membantu seluruh masyarakat di berbagai sektor.

“Kita selalu berharap yang terbaik dan pandemi ini dapat dilewati, dalam hal ini pemerintah akan terus bekerja keras melindungi masyarakat melalui penanganan Covid-19 dari sisi kesehatan serta dampak sosial dari pemberlakuan PPKM,” pungkas Agust Yulian. Adv

Oknum Anggota TNI Pembunuh Jurnalis Dijerat Hukuman Mati

0

Bogordaily.net – Kasus kekerasan terhadap jurnalis yang dilakukan oknum TNI di Medan, Sumatera Utara semakin jelas. Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin mengatakan, ada empat oknum TNI yang terlibat kasus penembakan yang merenggut nyawa Mara Salem Harahap alias Marsal (42) menjadi empat orang.

Keempat oknum TNI tersebut berinisial Praka AS, Serda DE, Koptu PMP, dan Sertu LS. Mereka dipersangkakan dengan Pasal berlapis, yaitu Pasal 355 KUHPidana dan UU Darurat nomor 12 tahun 1951.

“Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal Pasal 355 Ayat 1 dan 2 kitab undang-undang hukum pidana tentang penganiayaan berat dengan rencana terlebih dahulu pasal ini diancam paling lama 12 tahun. Perbuatan ini mengakibatkan kematian maka ancaman hukuman 15 tahun Junto Pasal 55 ayat 1 e,” katanya, Selasa 27 Juli 2021 kemarin.

Para tersangka dijerat Pasal 1 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang penyalahgunaan senjata api dan amunisi ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau ancaman hukuman penjara sementara 20 tahun.

Namun, saat ditanyai alasan tersangka tidak dijerat dengan pasal pembunuhan, ia mengaku bahwa dari proses penyidikan tersangka AS awalnya hanya ingin memberikan pelajaran terhadap korban.

“Dalam proses penyidikan dilakukan dengan melihat fakta, bukti, dan keterangan saksi-saksi, maka penyidik melihat faktor mensrea, ini sikap batin dan niatan dalam diri tersangka adalah untuk memberikan pelajaran dan bukan untuk membunuh sama yang dijelaskan bapak Kapolda arah sasaran itu paha tapi karena mengenai urat nadi besar sehingga pendarahan tidak bisa terhenti,” katanya.

Terkait pemecatan keempat tersangka ini nantinya akan dipecat dari TNI, Pangdam menjawab pihaknya masih menunggu hasil pengadilan militer.

“Kemungkinan besok (Rabu 28 Juli 2021) akan diserahkan ke Orditur Militer termasuk serah terima tersangka dan barang bukti. Kita sudah siap melimpahkan ini ke Orditur Militer maka kita serahkan terhadap otoritas pengadilan militer nantinya, kita sama sama menunggu keputusan sidang nanfinya, kita kawal bersama sama,” pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, jurnalis yang juga Pemred media online itu tewas ditembak di Jalan Huta VII, Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Malinggas, Kabupaten Simalungun, Jum’at 18 Juni 2021.

Pembunuhan diotaki pemilik tempat hiburan malam Ferari Bar dan Resto berinisial S (57). Saat menjalankan aksinya S memerintahkan karyawanya Y (31) dan AS . Dia juga memberi uang untuk membeli senjata sebesar Rp 15 juta.

Selama bekerja sebagai jurnalis, Marsal Harahap kerap kali menulis berita penyelewengan dana, korupsi hingga adanya pelanggaran hiburan malam di medan.

Jika PPKM Diperpanjang Lagi, Banyak Maskapai PHK Besar-besaran

0

Bogordaily.net – Menurut banyak maskapai, diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 oleh pemerintah menjadi tantangan besar.

Pengamat penerbangan Alvin Lie bahkan memperkirakan akan ada banyak maskapai yang gulung tikar jika PPKM diperpanjang lagi.

“Gulung tikar semua itu. Hati ini saja, teman-teman arlines sudah menyatakan kalau diperpanjang lagi, mereka sudah siap PHK (pemutusan hubungan kerja) besar-besaran juga,” ujar Alvin dikutip dari RMOL pada Selasa 27 Juli 2021.

Alvin mengatakan, insentif yang diberikan oleh pemerintah kepada sektor penerbangan tidak memiliki dampak besar. Retribusi yang diberlakukan pada akhir tahun hanya diberikan selama tiga bulan.

Sejauh ini, banyak maskapai penerbangan juga telah melakukan kebijakan pengurangan karyawan, termasuk Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air, hingga AirAsia.

Selain itu, ia juga menyoroti kebijakan pemerintah saat ini yang menurutnya seakan melarang orang naik pesawat. Alvin menilai, ada diskriminasi kebijakan terkait transportasi udara dengan transportasi lainnya.

Berdasarkan kebijakan pemerintah, penumpang pesawat diwajibkan menggunakan hasil tes Covid-19 PCR, sementara tes antigen tidak lagi diakui.

Padahal, tes antigen masih menjadi standar pemerintah, bahkan digunakan untuk transportasi darat dan air.

“Yang saya pertanyakan, kenapa hanya penerbangan? Kenapa darat, laut, penyeberangan tidak wajib PCR?,” tanyanya.

“Kenapa tes antigen untuk udara tidak diakui? Kalau memang antigen tidak diakui, pemerintah jangan masukkan antigen ke dalam status testing dong,” tuturnya.

Alvin menyebut, kebijakan ini sangat menghambat sektor penerbangan. Lantaran tes PCR membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu 6-8 jam. Sehingga mereka yang akan melakukan perjalanan mendesak akan kesulitan.

Selain itu, harga tes PCR juga lebih mahal, sekitar Rp 700-900 ribu. Bahkan jika dibandingkan dengan tiket beberapa rute penerbangan, harga tes PCR lebih mahal.

“Sangat mungkin jumlah penumpang merosot, terutama rute-rute jarak pendek, di bawah dua jam yang harga tiketnya juga kan di bawah Rp 1 juta,” pungkasnya.***

Simak Yuk, Tips untuk Sampaikan Cara Hidup Sehat Kepada Orang Tua

Bogordaily.net – Orang tua adalah sosok yang harus senantiasa dihormati seumur hidup. Sebagai seorang muslim, diperintahkan juga untuk berbakti kepada keduanya.

Menurut Dokter Zaidul Akbar, sepintar dan setinggi apapun anak dalam jabatan pekerjaan, bagi orangtua mereka tetaplah anak yang posisinya selalu di bawah mereka.

“Jadi merunduklah dengan mereka, jangan cari konflik, itu bentuk adab kepada mereka, maka diiyain aja,” ungkap dr. Zaidul seperti dikutip umma dari kanal YouTube Dr Zaidul Akbar Official.

Dokter yang terkenal dengan konsep Jurus Sehat Rasulullah (JSR) itu mencontohkan, jika kini mengurangi nasi putih lalu dianggap tidak sehat dan bisa membuat badan lemas, maka buktikanlah itu tidak terjadi.

“Buktinya saya bisa lari dan vitalitas meningkat, badan lebih baik, dan dengan begitu ibu diam sendiri, jadi dakwahnya dengan perbuatan,” ungkapnya.

Sehingga alih-alih berdebat dengan orang tua tentang pola hidup sehat, maka berikanlah contoh dan bukti dengan perbuatan kita jika pola hidup sehat yang dijalani lebih baik untuk diri sendiri.

“Kita harus tetap baik, bahkan seorang ulama kalau sama orangtua, kalau tidak bersesuaian harus punya strategi menyampaikan,” ungkapnya.

Salah satu strategi menyampaikan ke orang tua adalah dengan memanfaatkan orang ketiga apabila informasi yang disampaikan anak tidak dipercaya orangtua.

Orang ketiga ini contohnya bisa berupa dokter, artis, pemuka adat, dan sebagainya.

Selanjutnya, jika ada dana lebih, maka belikanlah langsung produk sehat, entah itu beras merah, susu, buah, sayur, sari kurma, habatussauda, kunyit, dan lain sebagainya.

“Banyak cara untuk menyampaikan ke orangtua, yang jelas jangan bikin konflik sama mereka bahaya nanti,” pungkas dr. Zaidul.***

Super! Kolaborasi Grab Bersama Emtek Group Dorong Digitalisasi UMKM

Bogordaily.net – Aplikasi super, Grab mengumumkan kolaborasinya bersama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau Emtek Group untuk mendorong percepatan digitalisasi UMKM.

Keduanya akan memanfaatkan jangkauan dan kekuatan ekosistem yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan.

“Pada kolaborasi ini, Grab dan Emtek akan fokus mendorong percepatan digitalisasi dan menciptakan lebih banyak peluang pendapatan bagi jutaan wirausahawan Indonesia,” kata Country Managing Director of Grab Indonesia, Neneng Goenadi, Senin (26 Juli 2021).

Grab

Melalui kolaborasi ini, Neneng menjelaskan, Grab dan Emtek akan menghadirkan layanan digital yang lebih terjangkau demi memberikan kenyamanan untuk masyarakat.

Grab dan Emtek juga akan menjajaki peluang bersama untuk berinvestasi dan membimbing perusahaan startup lokal melalui Kreatif Media Karya (KMK Online) dan Grab Ventures Velocity.

Inisiatif pertama yang digagas kedua perusahaan ini adalah menghadirkan Festival Kota Mapan.

Menurut Neneng, ini adalah program akselerator yang bersifat menyeluruh dan menargetkan UMKM di kota-kota lapis kedua dan ketiga.

Festival Kota Mapan ini akan diselenggarakan pertama kali pada September 2021 di Solo, Jawa Tengah.

Program ini akan menyasar lebih dari 1.000 UMKM. Ribuan pelaku usaha tersebut akan difasilitasi program dukungan terintegrasi, program pelatihan, program kurasi serta solusi teknologi.

Seluruh program itu akan didukung oleh Emtek Group dan Grab seperti Bukalapak, Grabfood, Grabkios dan Grabmart.

Managing Director PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek Group), Sutanto Hartono, menambahkan bahwa kedua perusahaan belum membahas lebih lanjut terkait rencana spesifik untuk aksi korporasi lainnya.

“Fokus kita saat ini adalah memastikan bagaimana bisa sejalan. Untuk itu kita fokus ke UMKM,” kata Sutanto.

Sutanto menjelaskan, Emtek belum lama ini menyelesaikan proses investasi di PT Grab Teknologi Indonesia yang mengelola GrabCar, GrabBike, GrabFood, GrabMart, Layanan Grosir, GrabFresh, Grab for Business, GrabHealth dan Indonesia Bus Marketplace.

Emiten berkode saham EMTK ini telah menginvestasikan dana hingga total 375 juta dolar AS ke PT Grab Teknologi Indonesia, atau setara Rp 5,36 triliun.

Pada 30 Juni 2021, Emtek menyuntik dana segar ke perusahaan yang bermarkas di Singapura tersebut senilai Rp 3,08 triliun.

Sutanto mengatakan, dengan investasi ini EMTK dan Grab Indonesia dapat menjalin kerja sama yang lebih strategis.

“Sinergi yang terbentuk akan membuka kesempatan dari kedua entitas untuk dapat mengeksplorasi bisnis di ekosistem digital lainnya yang dapat digarap secara bersama,” kata Sutanto.***

Musik Haram Lurr?? Pegimane Menurut Kalieen…

0

Bogordaily.net – Beberapa waktu lalu, ramai soal potongan video Uki eks NOAH yang menilai langkahnya menjadi musisi salah. Ada juga pernyataannya yang menganggap musik haram.

Setelah video Uki eks NOAh jadi perbincangan, Gus Miftah memberikan penjelasan pendek soal musik yang diharamkan dalam Islam. Dilihat dalam unggahan Instagramnya, Gus Miftah tengah mendengarkan suara terompet yang dimainkan Rio Sidik.

Dalam video tersebut, Gus Miftah mengutip kalimat penyair sufi, Jalaludin Rumi soal musik. Adapun ungkapan soal musik yang dinilai haram oleh Islam.

“Menurut Jalaluddin Rumi, musik yang diharamkan dalam Islam itu adalah ketika suara piring ketemu dengan sendok, dimainkan oleh orang kaya dan didengarkan oleh orang kelaparan. Itulah musik yang diharamkan dalam Islam,” kata Gus Miftah.

Pemilik Pesantren Ora Aji itu menyisipkan pesan. Jangan sampai hal yang dikatakan oleh Jalaludin Rumi itu terjadi di tengah masa pandemi COVID-19 ini.

“Musim pandemi seperti ini jangan sampai ada orang miskin yang hanya bisa mendengarkan suara piring dan sendok tanpa bisa menikmati isinya. Yuk, berbagi!” tutup Gus Miftah.

Dalam channel YouTube Belajar Sunnah, Uki awalnya bicara soal penyesalannya dalam hidup. Uki eks NOAH mengaku tak bangga mempunyai banyak penggemar saat masih menjadi anak band.

Dari situlah Uki ikut menganggap musik itu haram dan profesinya dulu menjadi pintu maksiat.

Sumber: detik

Astaga! 25 Ribu Warteg di Jabodetabek Bangkrut

0

Bogordaily.net – Selama pandemi virus Corona (COVID-19) sebanyak 25 ribu warteg bangkrut. Jumlah itu separuh dari total 50 ribu warteg yang sebelumnya diperkirakan eksis di Jabodetabek.

“Di warteg ada lebih dari 25 ribu (yang gulung tikar),” kata Ketua Umum Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni kepada detikcom, Rabu 28 Juli 2021.

Dia menjelaskan bahwa pada umumnya pengusaha warteg berasal dari Tegal, Brebes dan sekitarnya. Sebelum pandemi, rumah-rumah mereka di kampung halaman kosong karena ditinggalkan untuk mencari nafkah di Jakarta dan sekitarnya.

Rumah-rumah yang kosong itu kata dia sekarang sudah hampir penuh karena para pengusaha warteg yang bangkrut pulang ke kampung halamannya.

“Nah sekarang ini dalam kondisi pandemi ini penuh, hampir separuhnya lebih mereka rumah-rumah (terisi). Artinya kan kita menghitung ‘wah berarti yang pulang kampung itu sekitar 50an (persen),” tuturnya.

Pihaknya memperkirakan total warteg yang ada sebelum pandemi COVID-19 mencapai 50 ribu warteg.

“Kalau bahasa saya kan orang-orang warteg ini punya warteg itu ada yang satu, ada dua, ada tiga kan. Jadi jumlah warteg itu sampai 50.000,” tambah Mukroni.***

Pelayanan Pajak Daerah Online

 

Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) sebagai salah satu Perangkat Daerah di Kabupaten Bogor yang berfungsi sebagai penunjang urusan pemerintahan di bidang pendapatan daerah terus berupaya dalam peningkatan pelayanan pajak daerah, salah satunyadengan berinovasi melaksanakan pelayanan pajak daerah secara online yang dilaksanakan oleh Bappenda Kabupaten Bogor.

Dengan diberlakukannya Keputusan Bupati Bogor Nomor: 443/355/Kpts/Per-UU/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif melalui PPKM Darurat di Kabupaten Bogor mulai 3-20 Juli 2021 yang kemudian diperpanjang tentunya Bappenda Kabupaten Bogor terus berupaya melaksanakanpelayanan pajak daerah dengan tetap memperhatikan upaya dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019(COVID-19),untuk memudahkan dalam pelaksanaan pelayanan pajak daerah, wajib pajak dapat menggunakan dan mengakses  fitur layanan pajak online tersebut melalui website https://bappenda.bogorkab.go.id/ , yang terdiri dari :

 

Pelayanan Pajak Daerah secara online tersebut, disusun sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran COVID-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, dalam pelaksanaan penyelenggaraan pelayanan terhadap wajib pajak dengan mengutamakan protokol kesehatan,sehingga wajib pajak dengan praktis dimana saja dan kapan saja dapat mendaftar dan memperoleh pelayanan yang diselenggarakan oleh Bappenda Kabupaten Bogor.

Fitur pelayanan pajak daerah secara online yang dilaksanakan oleh Bappenda Kabupaten Bogor, dengan penjelasan sebagai berikut:

  • ANTREAN ONLINE

Aplikasi Antrean Online dapat memudahkan wajib pajak di Kabupaten Bogor dalam mengurus administrasi pelayanan PBB P2 dan BPHTB. Antrean Online ini, merupakan salah satu upaya Bappenda Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi perpajakan daerah, dan diharapkan dengan peningkatan kualitas pelayanan dapat meningkatkan kepuasan Wajib Pajak dan meningkatkan penerimaan pajak daerah.

  • E SPPT ONLINE/PBB ONLINE

Merupakan aplikasi layanan registrasi SPPT Online dalam pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Bogor, yang mencakup menu :

  1. Login PBB Online;
  2. Registrasi;
  3. Formulir SPOP (Surat Pemberitahuan Objek Pajak);
  4. Formulir LSPOP (Lampiran Surat Pemberitahuan Objek Pajak);
  5. Petunjuk Penggunaan Aplikasi.

Aplikasi untuk melakukan pendaftaran menjadi wajib pajak online, dilengkapi dengan fitur informasi tagihan PBB dan cek status berkas pelayanan. Wajib pajak yang sudah mendaftar dan disetujui oleh Bappenda Kab.Bogor, akan diberikan user dan password yang dikirim melalui email, untuk selanjutnya dapat digunakan untuk mengakses aplikasi Pelayanan PBB Online Kabupaten Bogor.

  • BPHTB ONLINE

Pelayanan BPHTB online merupakan aplikasi pelayanan pemberkasan, pengambilan, dan informasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan

  • E SPTPD ONLINE

E SPTPD online merupakan aplikasi pelayanan pajak daerah yang diperuntukan untuk membantu para wajib pajak dalam melaporkan Kewajiban Pajak Daerahnya secara online dan dapat dilakukan di mana saja selama terkoneksi dengan internet.

Diharapkan dengan adanya pelayanan online sebagaimana dimaksud, dapat meningkatkan kualitas pelayanan administrasi perpajakan daerah, dan meningkatkan kepuasan Wajib Pajak terutama sebagai salah satu bentuk dalam penyelenggaraan pelayanan pajak daerah di masa Pandemi COVID-19 dan PPKM Darurat di Kabupaten Bogor.setelah memperoleh informasi pelayanan pajak daerah online wajib pajak dapat melanjutkan pembayaran ditempat yang sudah direkomendasikan yaitu UPT Bappenda, Bank BRI, Bank BJB, PT. Pos Indonesia, Alfamart, Indomart, Tokopedia dan Bukalapak.