Monday, 20 April 2026
Home Blog Page 7100

Peneliti Cina Sebut Antibodi Vaksin Sinovac Hanya Bertahan 6 Bulan

0

Bogordaily.net – Peneliti Cina sebut Antibodi Covid-19 yang dihasilkan oleh vaksin Sinovac setelah pemberian dosis kedua, turun setelah enam bulan pada sebagian besar penerima. Namun suntikan ketiga dapat menguatkan kembali antibodi.

Penelitian dilakukan di Cina dengan mengambil sampel darah dari orang dewasa sehat berusia antara 18-59. Hasil penelitian diterbitkan pada hari Minggu lalu, 25 Juli 2021.

Tim peneliti membagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama dan kedua masing-masing 50 peserta yang sudah divaksin dua kali.

Hasilnya, 16,9 persen dan 35,2 persen dari kelompok pertama dan kedua yang masih memiliki tingkat antibodi penawar di atas ambang batas enam bulan. Sementara kelompok ketiga diikuti 540 peserta yang diberikan dosis ketiga atau plasebo.

Peserta yang diberi dosis pada ketiga enam bulan berikutnya, tingkat antibodi naik 3-5 kali lipat.

Studi dilakukan oleh para peneliti di otoritas pengendalian penyakit di provinsi Jiangsu, Sinovac, dan institusi di Cina lainnya.

Para peneliti memperingatkan bahwa penelitian ini tidak menguji efek antibodi terhadap varian yang lebih menular.

Selain itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menilai durasi antibodi setelah suntikan ketiga.

Selain Sinovac, tim di Korea Selatan juga meneliti kombinasi vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer.

Vaksin AstraZeneca diberikan pada suntikan pertama dan Pfizer untuk suntikan kedua. Hasilnya antibodi naik hingga enam kali lipat melawan Covid-19.

Penelitian ini melibatkan 499 pekerja medis. Sebanyak 100 orang telah menerima dosis campuran dan 200 orang menerima dua dosis suntikan Pfizer-BioNTech. Sedangkan sisanya mendapatkan dua suntikan AstraZeneca.

Hasilnya menunjukkan vaksin campuran menghasilkan antibodi penetralisir serupa dengan yang ditemukan di kelompok penerima dua suntikan vaksin Pfizer.***

Kota Bogor Fokus Tangani Kasus Covid-19 Sekaligus di Hulu dan Hilir, Apa Saja?

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor memfokuskan penanganan kasus Covid-19 di daerah itu yang kasus positifnya masih tinggi dengan penguatan penanganan pada dua sisi, yakni hulu dan hilir.

Wali Kota Bogor Bima Arya di Kota Bogor, Rabu, 28 Juli 2021 mengatakan penanganan di hilir memfokuskan pengawasan warga terpapar Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Untuk pengawasan warga yang sedang menjalani isoman, Pemerintah Kota Bogor juga telah membangun sistem, yakni pengawasan dilakukan oleh petugas dari puskesmas, Satgas COVID-19 tingkat RW, serta relawan pemuda. Mereka diawasi aparat wilayah, yakni lurah dan camat.

“Fokus langkah pertama adalah monitoring warga yang tengah menjalani isoman. Saya meminta laporan dari lapangan apa saja hambatan dan persoalan yang dihadapi para relawan,” katanya.

Bima Arya menyatakan para relawan pemuda agar benar-benar fokus pada aspek kesehatan warga positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

“Jangan sampai kecolongan ada warga isoman yang meninggal dunia. Jadi harus dimonitor terus, dipastikan jangan ada perburukan kondisi,” katanya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya dari enam kecamatan di Kota Bogor, sejak 3 Juli lalu hingga saat ini, 99 warga terpapar COVID-19, meninggal dunia saat menjalani isoman di rumahnya.

“Berdasarkan laporan tersebut, dari jumlah 99 orang yang meninggal dunia, 85 persen di antaranya belum divaksin, berusia di atas 50 tahun, dan memiliki komorbid,” katanya.

Bima mengingatkan relawan pemuda, jika ada warga isoman yang memiliki kriteria tersebut agar langsung berkoordinasi dengan lurah, camat, dan puskesmas.

“Warga dengan kondisi tersebut, tidak boleh menjalani isoman di rumah, tapi harus diupayakan di rawat di rumah sakit atau pusat isolasi,” katanya.

Apalagi, kalau warga terpapar COVID-19 tersebut memiliki gejala, maka harus segera dikomunikasikan dengan puskesmas untuk penanganan lebih intensif.

“Jika ada fasilitas isolasi terdekat silakan dibawa ke tempat isolasi. Jika tidak ada, dilakukan monitoring secara intens,” katanya.

Ia mengatakan fokus penanganan di hulu dengan percepatan pelaksanaan vaksinasi, untuk pencegahan COVID-19.

Pemerintah Kota Bogor menargetkan pelaksanaan vaksinasi untuk sekitar 760.000 warga yang menjadi sasaran, untuk dosis pertama bisa tuntas pada September 2021.

Pada upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi tersebut, Pemerintah Kota Bogor terus mengoptimalkan pelaksanaannya dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Semula pelaksanaan vaksinasi Kota Bogor sekitar 5.000 sasaran per hari, kemudian ditingkatkan menjadi 7.000 sasaran, naik menjadi sekitar 10.000 sasaran. “Kita upayakan bisa di atas 10.000 sasaran per hari, untuk mengejar target tuntas pada September,” katanya.

Masya Allah, Ini Fasilitas yang Didapat Anggota DPR Saat Isolasi Mandiri!

0

BOGORDAILY- Anggota DPR kini mendapatkan fasilitas isolasi mandiri di hotel. Sejumlah fasilitas dari program isolasi mandiri bakal didapatkan anggota DPR.

“Iya, saya juga dapat data itu,” kata Sekjen DPR RI Indra Iskandar kepada wartawan, Rabu (28/7/2021).

Indra ditanya soal fasilitas yang didapat anggota DPR dari program isoman.

Berdasarkan data yang diterima detikcom, para anggota DPR yang terpapar COVID-19 wajib terlebih dahulu mengisi pendaftaran isolasi mandiri melalui Google Form. Setelah mendaftar, berdasarkan prosedur, anggota DPR yang terpapar Corona menginformasikan kepada petugas Satuan COVID-19 Setjen DPR melalui WhatsApp/WA.

Para anggota DPR yang terpapar bisa mulai check in isolasi mandiri sejak pukul 14.00 WIB dan check out pada pukul 12.00 WIB. Sejumlah fasilitas mulai dari makan, laundry hingga konsultasi dokter dan PCR tes pada hari ke-7 juga bakal didapatkan oleh para anggota DPR.

Hotel untuk fasilitas karantina atau isolasi mandiri itu selain untuk anggota DPR juga ditujukan bagi tenaga ahli, hingga staf DPR yang terpapar COVID-19. Fasilitas itu disediakan bagi mereka yang terpapar dengan gejala ringan atau tanpa gejala.

“Yang sudah kerja sama sama kita itu, MoU-nya dengan sama Ibis Grogol, satu lagi di Oasis daerah Pasar Senen Atrium,” ujarnya.

Berikut ini fasilitas yang didapatkan oleh para Wakil Rakyat selama isoman di hotel:

  1. Makan tiga kali sehari (pagi, siang, dan malam)
  2. Laundry tiga potong baju per hari
  3. Free Wi-Fi dan parkir
  4. Konsultasi dokter melalui telepon setiap hari (Dr Fahri dari Laboratorium Amelia Clinic dan Prolepsis)
  5. Kunjungan dokter atau perawat 2-3 kali, dapat vitamin
  6. Satu kali tes PCR (di hari ke-7).

 

Sumber: detik

Raja Arab Saudi Akan Hukum Warganya yang Kunjungi Indonesia

0

BOGORDAILY Raja Arab Saudi akan menghukum warga yang bandel dan tetap bepergian ke negara-negara yang masuk daftar merah Covid-19. Warga akan dilarang melakukan perjalanan selama tiga tahun.

Ancaman hukuman yang dilontarkan Raja Arab Saudi diberitakan media lokal Saudi Press Agency (SPA) mengutip sumber kementerian dalam negeri. Ini adalah upaya terbaru negeri Raja Salman untuk mengekang penyebaran virus corona terutama varian Delta.

“Siapapun yang terbukti terlibat akan dikenakan pertanggungjawaban hukum dan hukuman yang berat, sekembalinya mereka. Dan, akan dilarang bepergian tiga tahun,” kata pejabat itu, dikutip Reuters, Rabu (28/7/2021).

Sebelumnya Arab Saudi melarang warganya melakukan perjalanan dan transit di sejumlah negara. RI termasuk di dalamnya bersama Afganistan, Argentina, Brasil, Mesir, Ethiopia, India, Lebanon, Pakistan, Afrika Selatan, Turki, Vietnam dan Uni Emirat Arab.

“Kementerian Dalam Negeri menekankan bahwa warga negara masih dilarang bepergian secara langsung atau melalui negara yang belum mengendalikan pandemi atau di mana jenis baru (varian Delta) telah menyebar,” kata pejabat itu.

Negara dengan populasi 30 juta jiwa itu mencatat 1.379 kasus baru Covid-19 kemarin. Sehingga totalnya menjadi 520.774 kasus.

Ada total 8.189 kematian sejak pandemi mewabah. Saat ini, infeksi harian di Arab Saudi terkendali alias turun dari puncak di atas 4.000 pada Juni 2020 menjadi di bawah angka 100 sejak Januari.

 

Sumber: cnbc

Dunia Usaha Lesu di Tengah Pandemi, Tapi Tidak untuk Usaha Ini

0

Bogordaily.net – Boleh jadi pandemi Covid-19 yang masih melanda saat ini membuat dunia usaha ikut sakit. Namun ternyata wabah yang mendera dunia saat ini membawa keberuntungan bagi perajin batu nisan.

Hal itu terbukti dari naiknya penjualan batu nisan hingga dua kali lipat sejak pandemi COVID-19. Para pembuat nisan di Pasuruan mengaku sejak sebulan ini menerima banyak pesanan.

Mohammad Ali (55) salah satunya. Pembuat nisan di Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, mengatakan kenaikan pesanan nisan terasa sejak bulan Juni 2021, saat dunia usaha mengalami kelesuan. Ali menerima pesanan dari sejumlah toko langganan.

“Kenaikan pesanan sudah terjadi sejak sebulan lalu. Biasanya sehari laku 5 sekarang 10 pasang,” kata Ali, Rabu 28 Juli 2021.

Pria yang sudah 10 tahun menggeluti usaha pembuatan nisan ini mengaku kewalahan karena banyaknya pesanan. Sehari dia hanya mampu membuat 10 pasang nisan. Sementara permintaan toko lebih banyak.

“Kemampuan saya membuat nisan hanya 10 perhari. Toko-toko kadang minta 15 hingga 20 nisan,” jelasnya.

Pembuat nisan banjir order (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)

Apalagi, jelas Ali, proses pembuatan nisan relatif lama. Pengerjaan nisan yang terbuat dari pasir dan semen ini memakan waktu sekitar 4 jam. Sementara pengeringan dilakukan sekitar 2 hari.

“Pengeringannya yang lama,” ungkapnya.

Sementara Ali mengaku menjual sepasang nisan Rp 40 ribu. Dan dalam sehari dia bisa mengantongi omzet Rp 400 ribu dengan keuntungan Rp 200 – Rp 250 ribu dari 10 nisan.

Sedangkan Supardi (64), pembuat nisan lainnya mengakui hal yang sama. Penjualan nisannya naik justru beberapa bulan terakhir. “Setiap hari, saya menjual 10-15 pasang nisan,” kata warga Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo.

Berbeda dengan Ali, Supardi tidak menjual nisan ke toko. Warga langsung membeli nisan ke rumahnya. “Saya jual Rp 40 ribu per pasang,” kata pria yang baru menggeluti pembuatan nisan sejak 6 bulan lalu.***

Pendaftaran CPNS 2021 Diperpanjang Loh! Cek Ketentuannya

0

Bogordaily.net – Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menerima arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), untuk memperpanjang pengadaan PPPK Guru di Papua dan Papua Barat hingga 31 Juli 2021.

Pendaftaran seleksi calon aparatur sipil negara seperti CPNS 2021 dan PPPK Guru maupun non-Guru belum ditutup sepenuhnya per 26 Juli 2021.

Alhasil, jumlah pelamar yang telah berhasil menyelesaikan proses pendaftaran hingga Selasa 27 Juli sore masih terus bertambah menjadi 4.030.182 orang.

Dengan begitu, Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama BKN Paryono mengatakan, update pendaftar CPNS 2021 masih akan terus dilakukan hingga akhir bulan ini.

Sebab proses pengadaan PPPK Guru masih berlaku untuk seluruh instansi daerah yang berada di Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Kedua provinsi dibawahnya banyak kabupaten dan kota. Tapi hanya Papua dan Papua Barat saja, itu pun untuk PPPK Guru,” jelas Paryono dikutip dari Liputan6, Selasa 27 Juli 2021.

Menurut catatan BKN dari portal SSCASN, total pendaftar CPNS dan PPPK Guru serta non-Guru mencapai 4.030.182 orang.

Jumlah itu lebih banyak dari laporan Menteri PANTB Tjahjo Kumolo, yang mempublikasikan total pelamar yang telah menyelesaikan proses pendaftaran (submit) sebanyak 4.030.090 orang.

Adapun total pendaftar CPNS 2021 sebenarnya mencapai 4.543.158 orang. Namun tidak semuanya melakukan submit hingga sah mengajukan pendaftaran via akun SSCASN.***

Presiden Resmi Luncurkan Fondasi Baru Bagi Aparatur Sipil Negara

0

Bogordaily.net – Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan fondasi baru berupa nilai-nilai dasar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Presiden menegaskan bahwa setiap ASN harus memegang teguh satu nilai dasar dan semboyan yang sama.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, saya luncurkan core values ASN ‘Berakhlak’ dan employer branding ASN ‘Bangga Melayani Bangsa’,” ucap Presiden saat menyampaikan sambutannya pada acara Peluncuran Core Values dan Employer Branding ASN secara virtual pada Selasa, 27 Juli 2021.

Sejak lama setiap pemerintah daerah memiliki nilai dan semboyan sendiri sesuai dengan kekhasan daerah masing-masing.

Menurut Presiden, hal tersebut memang memperkaya keberagaman daerah di Indonesia, tetapi lebih baik apabila seluruh ASN baik pegawai pusat maupun daerah mempunyai nilai dasar yang sama.

“ASN yang berprofesi sebagai dosen, guru, jaksa, dokter, perawat, analis kebijakan, sebagai administrator, juga petugas Satpol PP seharusnya mempunyai nilai dasar yang sama. Bahkan pegawai BUMN dan pegawai-pegawai yang lain juga sebaiknya mempunyai proposisi nilai rujukan yang sama,” lanjutnya.

Di samping itu, Presiden meminta ASN untuk memiliki orientasi serupa dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Presiden mengatakan, ASN telah dilengkapi dengan kewenangan dan sumber daya yang diberikan negara untuk dapat melaksanakan hal tersebut.

“Otoritas dan sumber daya ini harus digunakan secara akuntabel dengan loyalitas tinggi kepada pemerintah, bangsa, dan negara, serta menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis,” tambah Presiden.

Selanjutnya, Presiden juga meminta ASN untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan di tengah era disrupsi teknologi.

Kepala Negara juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan kolaborasi baik lintas sektor maupun lintas disiplin.

“Sebab banyak sekali masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh satu dinas, oleh satu daerah, oleh satu kementerian atau lembaga, maupun oleh satu keahlian, dan satu disiplin ilmu. Kolaborasi lintas organisasi, lintas daerah, lintas ilmu, lintas profesi menjadi sangat penting. Semua masalah selalu lintas sektor dan lintas disiplin,” jelas Kepala Negara.

Presiden pun mengingatkan kepada seluruh ASN untuk terus bekerja sama dan menghindari adanya ego sektoral.

“Saat ini dunia menjadi serba hybrid, serba kolaboratif. Tidak boleh lagi ada ego, baik ego sektor, ego daerah, dan ego ilmu,” tandasnya.

Untuk diketahui, nilai-nilai ASN “Berakhlak” merupakan akronim dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Bersamaan dengan itu, para ASN di Indonesia juga memiliki employer branding #BanggaMelayaniBangsa.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa, pemerintah terus mendorong terciptanya birokrasi yang dinamis dengan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, efisien dan cepat dalam mengambil keputusan.

Menurutnya, peluncuran ini merupakan momentum untuk mengakselerasi transformasi ASN di seluruh Indonesia.

“Aparatur harus lebih lincah dan inovatif. Birokrasi digerakkan oleh sumber daya manusia aparatur, karena itu peran aparatur sangat signifikan bagi tercapainya tujuan. Jadi, urgensi pengelolaan sumber daya manusia aparatur harus dipercepat,” kata Tjahjo.***

PDIP Kabupaten Bogor Bakal Bangun Posko Darurat Covid-19 di 40 Kecamatan

Bogordaily.net – Maraknya berita bohong (Hoax) tentang Covid-19 dan masih adanya warga yang ‘terkontaminasi’ atau terprovokasi oleh pihak tak bertanggungjawab, sehingga tak percaya keberadaan Covid-19, menjadi perhatian khusus bagi Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Bogor.

Bahkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap bangsa, PDI Perjuangan wilayah Bumi Tegar Beriman itu langsung menggelar rapat darurat yang intinya membahas penanggulangan Covid-19 serta mengawal kebijakan pemerintah, pada Selasa 27 Juli 2021.

Rapat dilakukan secara virtual dan tatap muka secara terbatas. Untuk virtual rapat diikuti seluruh kader PDI Perjuangan Kabupaten Bogor dan pengurus anak cabang (PAC).

Sedangkan secara tatap muka, hanya diikuti oleh pengurus DPC PDIP Kabupaten Bogor.

Usai rapat, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, H. Bayu Syahjohan menyampaikan, keprihatinannya terhadap pihak yang tidak bertanggungjawab yang telah menyebarkan hoaks serta meracuni masyarakat untuk tidak percaya akan adanya wabah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tersebut.

“Kita akui di Kabupaten Bogor masih banyak masyarakat yang belum percaya dengan wabah ini. Jadi ada dua hal yang akan kita lakukan bersama, yakni memusuhi hoaks dan menyerukan disiplin protokol kesehatan secara ketat yang harus juga kita jaga bersama,” katanya.

Bayu juga menjelaskan, upaya tersebut bukan karena ditunggangi politik atau kelompok. Namun dalam diri kader banteng bermoncong putih ini sudah tertanam cinta terhadap bangsa.

Sehingga dalam hal ini, PDI Perjuangan bergerak atas dasar melindungi rakyat dan menjaga keberlangsungan Negara.

“Kita mencontohkan sebuah kepedulian dalam menjaga bangsa. Situasi dewasa ini tak penting berbicara politik, namun bagaimana kita sebagai bangsa menjaga Negara, menjaga rakyatnya. Itu tujuan utama dalam rapat darurat ini,” ujar Bayu.

Maka dari itu, sambungnya, pada rapat ini PDI Perjuangan sepakat akan membangun sinergitas untuk bergotongroyong dengan semua pihak, khususnya semua struktur partai sampai ke sayap partai dan badan partai.

“Sebagai bukti keseriusan kami, malam ini PDI Perjuangan segera membangun posko darurat Covid-19 PDI Perjuangan di 40 sekretariat PAC yang ada di Kabupaten Bogor, dan di sekretariat DPC juga malam ini akan membangun dapur umum,” ungkapnya.

Bayu juga tak lupa mengajak, bagi seluruh masyarakat Bumi Tegar Beriman agar dapat Gotongroyong.

“Dan pastikan tetangga dan warga di lingkunganmu sekitar aman!,” pesannya dengan semangat.

Masih ditempat sama, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Bambang Gunawan menambahkan, rapat yang agendanya gotongroyong dalam menanggulangi pandemi Covid-19 oleh DPD PDI Perjuangan tingkat Provinsi Jawa Barat juga menghasilkan arahan untuk melakukan kegiatan Posko Darurat Covid-19, dimana PDI Perjuangan akan melaksanakan secara serentak se tingkat Jabar mulai pada Rabu 28 Juli 2021.

“Maka dengan ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor mengundang pengurus dewan pimpinan cabang Kabupaten Bogor, Anggota Fraksi DPRD Kabupaten Bogor, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Dapil Jabar IV), Anggota DPR-RI (Dapil Jabar V), Kepala Badan dan Ketua Sayap Partai se Kabupaten Bogor untuk dapat hadir,” tegasnya.

Lebih lanjut Bambang menuturkan, PDI Perjuangan akan terus bergerak membantu masyarakat, baik dengan mengadakan vaksinasi gratis, pendataan rakyat terpapar dan terdampak Covid-19 untuk dibantu hingga pendampingan program bantuan pemerintah untuk rakyat agar tepat sasaran.

“Kami juga melakukan pesan antar makanan atau obat-obatan, vitamin untuk rakyat yang isolasi mandiri di rumah, pembagian paket sembako untuk rakyat yang terpapar Covid-19 dengan prioritas rakyat yang tidak mampu dan belum mendapatkan bantuan pemerintah,” akunya.

Bambang melanjutkan, bagi sejumlah kader PDI Perjuangan juga akan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu rakyat yang tengah kesulitan diterpa wabah ini.

“Maka kita sangat prihatin dan mengecam keras adanya hoaks tentang Covid-19, termasuk menyayangkan jika ada warga tak percaya akan Covid-19. Sementara tak sedikit saudara kita meregang nyawa akibat wabah ini,” pungkasnya.***

Catat! Ganjil Genap Juga Berlaku di Tempat Parkir

Bogordaily.net – Tidak hanya memberlakukan Ganjil-Genap di jalan raya. Pemerintah Kota Bogor juga memberlakukan aturan tersebut di tempat parkir. Aturan mulai berlaku sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi Dishub Kota Bogor, dijelaskan bahwa aturan parkir ganjil genap ini tertuang dalam Perwali Kota Bogor Nomor 87 Tahun 2021 Tentang Pengendalian Pandemi Corona Virus Disease 2019 Melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 di Kota Bogor.

“Lewat aturan parkir ganjil genap ini, kendaraan dengan nomor polisi yang sesuai tanggal yang berlaku tetap diperbolehkan untuk parkir,” tulis Dishub Kota Bogor.

Dijelaskan pemberlakuan ganjil genap di tempat parkir, dilakukan untuk mendukung kebijakan ganjil genap 24 jam di Kota Bogor. Aturan baru ini diharapkan dapat menurunkan mobilitas masyarakat di Kota Hujan.

Sebagai informasi, Pemkot Bogor telah memberlakukan ganjil genap 24 jam di 17 titik di ruas jalan Kota Bogor. Kebijakan ini berlaku dari 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021.***

Wabup Iwan Ikuti Arahan Gubernur Soal Pengendalian Inflasi Daerah

0

Bogordaily.net – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengikuti arahan Gubernur Jawa Barat mengenai pengendalian inflasi daerah, di Pendopo Bupati, Cibinong, Selasa 27 Juli 2021.

Arahan diberikan secara virtual melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Jawa Barat tahun 2021.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjelaskan, Rakorwil ini adalah upaya menyinergikan program TP2DD dan TPID, melalui pengembangan ekosistem digital di Jawa Barat.

Tujuannya adalah akselerasi ekonomi keuangan digital untuk mendukung stabilitas harga dan terwujudnya visi Jawa Barat, yaitu Juara Lahir dan Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi.

Inflasi
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjelaskan mengenai pengendalian inflasi daerah, Selasa 27 Juli 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Dimana salah satu misinya adalah Jawa Barat Provinsi Digital Melalui Penguatan Sinergi dan Kolaborasi.

“Hari ini kita membahas dua isu yakni digitalisasi ekonomi sebagai daya saing, kedua adalah pengendalian inflasi. Untuk inflasi saya titip 4K, pertama kejangkauan harga, kedua ketersediaan pasokan, ketiga kelancaran distribusi, dan keempat komunikasi yang efektif dalam menyampaikan informasi-informasi kepada masyarakat,” jelas Ridwan Kamil.

Jadi, lanjut Kang Emil, pemerintah daerah ibaratnya di punggungnya ada tiga tas punggung, pertama adalah menyelesaikan kedaruratan, tas punggung kedua meningkatkan vaksinasi, dan tas punggung ketiga adalah pemulihan ekonomi.

“Rakorwil ini membahas tas punggung ketiga yang harus diangkut, yakni bagaimana kita bisa pulih ekonomi. Salah satunya adalah kita harus menyamakan frekuensi antar 27 kota dan kabupaten agar satu pemahaman. Dengan adanya forum ini diharapkan kita terus kompak dan terus berjalan dengan baik,” kata Kang Emil.***