Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 7127

Tidak Bisa Terbang, Anisa Bahar Terlunta-lunta di Bandara

0

Bogordaily.net – Pedangdut kondang Anisa Bahar mengaku terlunta-lunta di bandara karena tidak bisa terbang ke tempat tujuannya.

Hal itu diungkapkan di akun Instagramnya, ia menjelaskan ada peraturan baru di bandara yang mengharuskan penumpang menyertakan surat dari pihak RT dan RW. Padahal sebelumnya pemilik Goyang patah-patah ini tak menerima pemberitahuan tersebut.

“Guys, aku terlunta-lunta di bandara dari subuh, karena ada peraturan baru. Sejak tanggal 19 sampai 25, kita itu harus punya surat keterangan dari RT, RW setempat,” tulis @anisa_bahar_new, Sabtu 24 Juli 2021.

Anisa bahar
Anisa Bahar terlunta-lunta di Bandara karena tidak bisa terbang. (istimewa/Bogordaily.net)

“Waktu aku beli kan nggak ada pembicaraan, pengumuman ke sana. Kami nggak tahu dan nggak ada koordinasi secara email atau apapun mengenai persyaratan baru itu,” tambahnya.

Anisa Bahar menuturkan persyaratan dari maskapai yang ditumpanginya hanya menginformasikan, untuk melampirkan hasil tes Covid-19 dan vaksin.

“Peraturannya berubah-ubah seenaknya, semaunya. Kita, masyarakat, rakyat yang jadi korban akan hal ini. Coba gimana?,” ujar ibu Juwita Bahar ini.

Ia juga mengeluhkan sudah membayar mahal untuk tes PCR, namun kenyataannya tidak bisa digunakan.

“Sudah buang-buang uang, setelah sampai di sini, ternyata kami nggak bisa berangkat. Karena Satgas Covidnya tidak mau stempel,” ujarnya.***

Gerakan Tabung Oksigen Untuk Kemanusian (GTOUK)

0

Bogordaily.net – Sampai lewat tengah malam, wa grup Gerakan Tabung Oksigen Untuk Kemanusian (GTOUK) masih berbunyi bersahut sahutan.

Para dokter dan relawan yang bertugas mendata dan menyaring calon peminjam tabung, serta menginfokan bagian distribusi tabung.

Dari apa saja yang harus disiapkan dan titik mana saja yang harus menyiapkan tabung. Mereka semua bekerja tanpa bayaran, bekerja shift shiftan, menyesuaikan jadwal kesibukan masing masing.

“Pak yyy tidak perlu siapkan tabung, pasien no 1xxx tidak jadi pinjam ya. Sudah dapat dari tetangga,”

“Pasien no 12xx , saturasi 70 dok, nafasnya sesak , istrinya telpon sambil menangis , panik. Titik tabung mana yang ready dan terdekat dengan daerah Kemayoran?Perlu segera,”

“12xx, sat 86 – Bekasi – Axxx Pxxccc – 0813xxxxxx – FU (follow up) By dr Ppppp ambil di dr. Rrrr tab. No#59,”

Kira kira begitu, obrolan di grup wa relawan, setiap hari.

Sesekali, diselingi berita baik yang menambah semangat para relawan, copas chattingan dari keluarga pasien yang mengabarkan saturasi oksigen penderita berangsur membaik setelah dipinjamkan tabung oksigen.

Cerita sedihnya pun ada. Keluarga calon peminjam yang setelah mengurus administrasi tiba tiba memberitahu tidak jadi meminjam tabung oksigen, karena yang mau memakai, keburu meninggal.

Drama yang mengharukan? Ada juga. Ada peminjam mengembalikan tabung dan tidak mengambil uang jaminannya. Tapi didonasikan dengan harapan bisa dipakai membantu lebih banyak orang yang membutuhkan. Masih banyak orang baik di negeri ini. Saat kesusahan masih mau membantu orang lain.

Dr Juanli lah, @gerakantabungoksigen.drj yang pada Januari 2021 menginisiasi gerakan peminjaman tabung oksigen ini.

Pada awalnya hanya 21 tabung oksigen yg tersedia, dikumpulkan dari rekan rekan dan sahabat dr Juanli. Ada yang berupa sumbangan, ada juga yang berupa pinjaman.

Juli 2021, jumlah tabung yang tersedia telah mencapai 500 buah, donasi dari berbagai kalangan yang tergerak ikut membantu.

Sebaran tabung yang pada awal mula gerakan hanya ada di Jakarta, kini telah mengcover Jabodetabek, Bandung dan Surabaya.

Tak ambil pusing dengan silang pendapat di media sosial,antara mereka yang percaya dan yang tidak percaya covid 19 itu ada , dr Juanli dan rekan relawan terus bergerak. Siang malam tak kenal lelah, membantu mereka yang memerlukan oksigen.

Dr Juanli dan segenap relawan tentunya tidak ingin gerakan ini terus membesar. Bukan karena sudah lelah atau bosan lalu ingin berhenti.

Dari hati sanubari, para pejuang kemanusiaan ini berharap, tidak ada lagi orang yang perlu meminjam tabung tabung oksigen itu. Dan Indonesia kembali pulih dan sehat seperti sedia kala.***

Positif Covid-19, Pria di Sumut Dianiaya Warga Kampungnya

0

Bogordaily.net – Video seorang pria asal Sumut dianiaya sejumlah orang, viral di media sosial (medsos). Beredar kabar bahwa pria tersebut dianiaya oleh warga kampungnya, Sabtu 24 Juli 2021.

Dalam video tersebut ada sejumlah orang berdiri dan berkerumun di lokasi, ada sebagian dari mereka memegang benda seperti kayu, ada juga yang memegang tali.

Tampak juga seorang pria seperti diseret menggunakan tali. Sementara dari arah belakang pria itu, ada beberapa orang menempelkan kayu di tubuh si pria tersebut.

Peristiwa itu disebut terjadi di Desa Sianipar Bulu Silape, Kecamatan Silaen, Tobasa, Sumatera Utara (Sumut). Diketahui pria yang menjadi korban dalam video tersebut adalah Salamat Sianipar (45).

Saat ini, Salamat adalah warga yang terpapar positif Covid-19. Pihak keluarga pun bakal melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Salah satu keluarga korban, Joshua Lubis, menceritakan soal peristiwa itu. Dia menyebut kejadian itu berawal setelah Salamat terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kalau kurun waktu kejadiannya sudah terkena Covidnya saya kurang tahu. Yang saya tahu, jadi sudah tes. Terus sudah dites, hasilnya keluar positif. Terus tanteku (istrinya) ini negatif dan kedua anaknya negatif. Terus isolasi mandiri mereka di rumah. Omku ini beda kamar sama istri dan anaknya, disuruh dokter karena gejalanya masih ringan,” sebut Joshua dikutip dari detik, Sabtu 24 Juli 2021.

Joshua menyebutkan, setelah di rumah, ada oknum masyarakat tidak senang dan ketakutan setelah Salamat terkena Covid-19. Lalu, dia ditarik paksa dari rumah dan diasingkan ke suatu tempat.

“Terus setelah pulang dari klinik, pas di rumah, sorenya ada masyarakat tidak senang kalau omku ini terkena Covid. Jadi ditarik paksalah dari rumah omku ini oleh masyarakat untuk tidak di rumah,” sebut Joshua.

Ia menuturkan Salamat diasingkan ke suatu tempat. Keesokan harinya, Salamat pun pulang ke rumahnya. Masyarakat yang melihat tidak terima hingga terjadi seperti yang ada di video viral.

“Terus keesokan harinya, omku ini pulang ke rumah. Terus warga melihat lagi kedatangan omku di rumah dan warga tidak terima. Akhirnya terjadilah kejadian seperti di video. Lehernya ditali, tangannya diikat, digebukin,” sebutnya.

Joshua mengaku, setelah kejadian itu, Salamat kabur dan baru dapat siang ini. Dia pun saat ini telah ditangani. Selain itu, Joshua mengaku pihak keluarga sedang melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian setempat.

“Ini lagi dibuat laporan ke pihak kepolisian,” ucap Joshua.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Toba Iptu Bungaran Samosir mengatakan sejauh ini pihaknya belum menerima laporan atas kejadian tersebut.

“Belum ada laporannya,” ucap Iptu Bungaran dimintai konfirmasi.***

Ganjil Genap PPKM Level 4, Kota Bogor Cenderung Sepi

0

Bogordaily.net – Kondisi lalu lintas khususnya di pusat kota terpantau tidak terlalu ramai, bahkan cenderung agak sepi, saat Ganjil Genap kembali diberlakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor di masa PPKM Level 4, Jumat 23 Juli 2021.

Dari 17 total titik checkpoint, ada 10 tim yang bertugas, termasuk di Terminal Baranangsiang menjadi titik pertama peninjauan yang dilakukan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Di TMC Baranangsiang, Bima Arya dan Kapolresta Bogor Kota melihat kondisi lalu lintas di Kota Bogor. Adapun titik lain yang ditinjau adalah Simpang Lodaya I, Simpang Tugu Narkoba dan Simpang Taman Air Mancur.

Dari 10 tim yang bertugas, ada dua tim di antaranya mengatur di sentra-sentra pasar agar warga tidak berbelanja secara berbarengan di hari yang sama.

Menurut Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, berdasarkan evaluasi penerapan PPKM Darurat yang berakhir pada 20 Juli lalu, Kota Bogor dalam dua pekan terakhir masuk dalam zona hitam mobilitas.

Langkah penyekatan di batas kota dilakukan, namun kondisi lalu lintas di dalam kota masih cukup padat. Karena itu kata Kapolresta, penerapan Ganjil Genap Level 4 diharapkan menjadi salah satu langkah antisipasi, dalam mengurangi mobilitas warga yang akan berbelanja setelah menerima bantuan dari pemerintah.

“Ini kami lakukan karena Kota Bogor saat ini memasuki zona merah. Semoga langkah yang kami laksanakan dapat memberikan dampak penurunan mobilitas warga dan juga penurunan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor,” katanya di checkpoint Baranangsiang, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Menurutnya, menjelang akhir pekan ditambah masyarakat yang akan berbelanja setelah menerima bantuan, dibutuhkan pengaturan agar masyarakat yang ingin berbelanja bisa secara bergantian sesuai nomor kendaraan yang dimiliki.

Selain itu langkah ini juga untuk mengakomodir masyarakat luar kota, yang ingin masuk ke Kota Bogor

“Jadi kami tidak melarang untuk berbelanja, namun kami ingin mengatur agar tidak terjadi kerumunan,” tegasnya.

Pengaturan yang dilakukan ini kata dia, tidak terlepas dari karakteristik Kota Bogor yang berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor dan menjadi perlintasan mobilitas kendaraan.

Dengan pengaturan ini diharapkan penerapan protokol kesehatan, pengurangan mobilitas warga tetap terjaga dan ekonomi tidak terlalu terganggu bagi masyarakat, yang saat ini sudah mulai kembali bergeliat melalui bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah.

Bima Arya dan Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro beserta rombongan juga memantau kondisi Pasar Kebon Kembang. Dalam peninjauan itu, Bima Arya sempat berdialog dengan beberapa pedagang di pasar yang di masa PPKM ini tidak dapat berjualan selama sebulan lebih.

“Nanti kita atur sama pak Kasatpol PP, Dirut Pasar. Kita siang ini bagiin sembako dulu ya,” katanya.

Salah satu pedagang Pasar Blok B2, Kebon Kembang, Susak mengaku selama ini terdampak Covid-19, termasuk pemberlakuan PPKM, sehingga tidak bisa menjajakan dagangannya.

“Saya sebulan lebih tidak berdagang lantaran tempat ini tidak boleh berdagang,” ujar pedagang pakaian ini.

Dalam penerapan Ganjil Genap ini ada pengecualian bagi kendaraan, seperti membawa orang sakit, damkar, ambulance/mobil jenazah, tenaga kesehatan, kendaraan dinas TNI/Polri, angkutan umum, angkutan online, angkutan logistik/sembako dan kondisi darurat lainnya.

Peninjauan tersebut juga didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo dan Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syah serta jajaran Polresta Bogor Kota.***

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Cerah Berawan

0

Bogordaily.net – Prakiraan cuaca di Jaodetabek akan cerah berawan menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Sabtu 24 Juli 2021.

Dari keterangan Bmkg.go.id prakiraan cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Tanggerang, Depok serta Bekasi akan cerah sampai cerah berawan dari pagi hari hari sampai malah hingga dini hari.

Wilayah Jakut, Jakpus, Jakbar, Jaksel dan Jaktim pada sore dan malam hari, tidak akan diguyur hujan dan diperkirakan cuaca akan cerah serta berawan.

Kemudian, Bogor, Tanggerang, Depok serta Bekasi dari pagi, siang, sore sampai malam akan cerah berawan, dan dini hari tidak akan hujan melainkan berawan.

Selain Jabodetabek, di wilayah Jawa Barat seperti Bandung, Banjar, Ciamis Cianjur, Cibinong, Cikarang, Cimahi, Cipanas, Cirebon, Cisarua, Gadog, Garut, Indramayu, Kawarang dan sekitarnya akan cerah berawan.***

Alhamdllh, di Kelurahan Kedung Waringin Warga Pendatang Tetap Dapat Bantuan

Bogordaily.net – Seorang warga pendatang di Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal menjerit di media sosial. Melalui akun instagram @Joanita_Ary, ia telah mengontrak ketua RT 01/RW15 Kelurahan Kedung Waringin untuk meminta bantuan. Namun karena bukan warga  setempat, ia tidak pernah mendapatkan bantuan berupa sembako ataupun dalam bentuk uang.

@Joanita_Ary, juga menuliskan bahwa dirinya merasa kesal dengan sikap RT yang dinilai tidak bisa membantu dan tidak diberi solusi.

“@Kecamatantanahsareal di RT01/RW15, kami pengontrak dari awal pandemi tidak mendapatkan bantuan sosial apapun. Saya sudah ke RT, kata RT, KK saya bukan KK Kedung Waringin mohon arahan nya,” tulis akun @joanita_ary, panjang lebar.

Mengetahui akun @joanita_ary, tanpa pikir dua kali Lurah Kedung Waringin Adhi Bagus Indrawan bergegas menuju kediaman @joanita_ary, untuk menyerahkan bantuan sembako.

Dari video yang beredar di WhatsApp, tampak Adhi Bagus Indrawan mengenakan kaos tangan pajang bercela jeas, ditemani satafnya menyurusi rumah petak menuju kediaman @joanita_ary, membawa kantong plastik berwana merah berisi sejumlah barang kebutuhan pokok.

Tiba dikediaman @joanita_ary, Adhi Bagus Indrawan, langsung menyerahkan bantuan. Dengan rasa gembira @joanita_ary meneriba bantuan, tak ketinggalan ucapan terimakasih pun ia lontarkan.

Kepada bogordaily.net, Adhi Bagus Indrawan menyampaikan, saat mengetahui kondisi warganya yang perlu bantuan, ia langsung bergegas menuju kediaman ibu Ary, dengan membawa sembako.

“Alhamdulillah stok sembako di Kelurahan Kedung Waringin masih ada. Sembako tersebut untuk warga yang tengah menjalani isoman maupun yang terdampak PPKM Level 4” katanya di ujung telfon.

Sebetulnya, kata Adhi Bagus Indrawan, jika warga yang terdampak sebaiknya lapor ke RT atau  langsung ke Kelurahan pasti akab dibantu.

“Pasti akan dibantu,” katanya singkat.

Ia menceritakan setiap hari dirinya melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi warganya yang tengah menjalani Isoman atau warga lain yang terdampak Covid-19, dalam keadaan baik .

“Setiap hari saya keliling mantau kondisi warga di wilayah Kedung Waringin. Berkomunikasi dengan RT/RW juga warga,” ucapnya.

Supaya kejadian ini tidak terulang kembali, ia meminta kepada RT/RW supaya mendata kembali warga yang sedang menjalani Isoman serta terdampak Covid-19 dan yang sedang menjalani Isoman.

“Nantinya data tersebut akan kita ajukan ke Satgas Covid-19 Kota Bogor dengan melampirkan KTP dan KK atau pun Surat Domisili untuk mendapatkan bantuan sembako dari Posko Logistik PPKM Darurat,” pungkasnya.***

Tak Satu Pun Beri Gelar untuk MU, Kenapa Kontrak Solskjaer Diperpanjang ?

0

Bogordaily.net – Manchester United resmi memberikan kontrak baru untuk manajer Ole Gunnar Solskjaer. Fakta menarik dari keputusan ini, Solskjaer belum memberikan satu pun gelar juara untuk Setan Merah.

Bagi United, Solskjaer adalah sosok yang spesial. Jauh sebelum ditunjuk sebagai manajer, Solskjaer adalah pemain yang loyal. Dia salah satu anak didik andalan Sir Alex Ferguson untuk meraih banyak gelar juara.

Setelah pensiun, Solskjaer lalu melanjutkan karir sebagai manajer. Solskjaer sempat gagal di Cardiff City pada 2014, tapi meraih kesuksesan bersama Molde. United memanggil Solskjaer pada Desember 2018, menggantikan Jose Mourinho.

Kini, Solskjaer mendapat kontrak baru hingga 2024 dan opsi perpanjangan selama satu tahun.

Solskjaer mendapatkan kontrak secara permanen sebagai manajer United pada Maret 2019. Sebelum itu, statusnya hanya manajer interim. Menariknya, sejak saat itu, belum ada gelar yang diraih Solskjaer bersama United.

Musim 2020/2021 lalu, Solskjaer sejatinya punya peluang meraih trofi pertamanya bersama United. Namun, Setan Merah kalah dari Villarreal pada laga final Liga Europa. United kalah pada babak adu penalti.

United juga harus menjadi nomor dua di Premier League. Mereka tertinggal cukup jauh dari Man City.

Capaian Solskjaer sebagai manajer, sejauh ini, kontras dengan capaian sebagai pemain. Solskjaer punya banyak gelar bersama United, termasuk enam gelar juara Premier League dan satu trofi Liga Champions musim 1998/1999 yang ikonik.

Solskjaer belum mampu meraih satu pun gelar juara bersama United. Namun, capaian Setan Merah bersama Solskjaer dari musim ke musim nampak menanjak dan makin meyakinkan.

Sejak awal, manajer 48 tahun itu mendapat dukungan penuh dari direksi klub. Para pemain yang menjadi bidikan Solskjaer hampir semuanya mampu didatangkan. Paling baru adalah Jadon Sancho yang dilirik Solskjaer sejak musim lalu.

Sebelum itu, Solskjaer juga mendapatkan jasa Harry Maguire, pemain yang sempat diinginkan Jose Mourinho ketika menjabat manajer United. Solskjaer juga dibelikan Bruno Fernandes dan Aaron Wan-Bissaka, dengan harga yang tidak murah.

Dikutip dari Manchester Evening News, Solskjaer kini sudah membelanjakan 392 juta pounds untuk pemain baru. Jumlah itu berada pada kisaran Rp7,8 miliar.

Solskjaer memang belum memberi gelar juara untuk United. Dia juga telah menghabiskan banyak uang. Namun, ada alasan penting di balik keputusan United memberi kontrak baru pada pria asal Norwegia.

Solskjaer kini sedang membangun masa depan United. Skuad Setan Merah dihuni pemain dengan usia emas dan ambisi besar. Hanya satu pemain di atas 30 tahun yang masuk starting XI yakni Edinson Cavani.

“Hasilnya semakin terlihat selama dua musim terakhir dan kami semua menantikan untuk melihat tim yang menarik ini berkembang lebih jauh di tahun-tahun mendatang,” kata Ed Woodward, Wakil Ketua Eksekutif Manchester United.

“Kami semua siap untuk mengambil langkah selanjutnya dalam perjalanan kami. Manchester United ingin memenangkan trofi terbesar dan terbaik dan itulah yang kami semua perjuangkan,” ucap Solksjaer.***

Puluhan Warga Isoman Desa Cadarngampar Dapat Sembako dari Bupati Ade Yasin

Bogordaily.net – Puluhan warga Isoman Desa Cadasngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor terima bantuan sosial sembako dari Bupati Ade Yasin. Pemberian bantuan sembako diserahkan secara simbolis kepada Babinsa Cadasngampar, Jumat 23 Juli 2021.

” Hari ini giliran warga Cadasngampar yang sedang menjalani Isoman dapat bantuan dari Bupati Bogor, ada 12 paket bantuan sembako untuk warga Isoman, sebelumnya beberapa desa lain di Sukaraja juga mendapat bantuan. Jumlahnya berbeda setiap desa, tergantung data dari yang diterima,” ujar Camat Sukaraja Makmun Nawawi.

Sementara itu, Babinsa Cadasngampar, Serda Sunarman selaku Satgas Covid tingkat desa yang juga mewakili kepala desa untuk menerima bantuan secara simbolis menjelaskan agar warga yang sedang Isoman tetap tenang di rumah, jangan stres, jaga imunitas tubuh, serta patuhi prokes saat Isoman.

” Tetap tenang di rumah buat warga yang sedang Isoman, bantuan dari Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah oleh Satgas Covid desa segera disalurkan, tetap jaga prokes saat Isoman,” jelas Sunarman.

Lanjut Sunarman, jangan sampai bertambah warga yang tertular covid, patuhi protokol kesehatan agar penyebarannya tidak semakin meluas.***

Hari Ini, Peradi Pergerakan Gelar Rapim Nasional, Ini Agendanya

0

Bogordily.net – Ketua umum Peradi Pergerakan Sugeng Teguh Santoso memimpin Rapat Pimpinan Nasional Persaudaraan Penasihat Hukum Indonesia (Peradi) Pergerakan, yang dihelat di Prim Plaza Hotel Yogjakarta, Sabtu 24 Juli 2021.

Pelaksanaan rapat pimpinan tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar (AD) Peradi pergerakan pasal 22. Langkah konstitusional yang menunjukan DPP Peradi Pergerakan taat AD, sehingga dalam keadaan pandemi dan kelesuan ekonomi, tetap dilaksanakan Rapimnas sebagai sarana konsolidasi organisasi yang sudah memikiki 34 DPC diseluruh Indonesia.

“Rapimnas dihadiri 24 DPC Peradi Pergerakan seluruh Indonesia sehingga kuorum. Rapimnas diselenggarakan secara Online dan juga offline bagi ketua2 DPC yg bisa hadir dilokasi Prime Hotel Plaza Yogjakarta dgn Protokol Kesehatan,” kata Sugeng Teguh Santoso, dalam keterangan persnya yang diterima bogordaily.net.

Rapimnas akan, kata Sugeng Teguh Santoso, memiliki sejumlah agenda meliputi menetapkan ketentuan tentang Pembentukan DPC2 , Pelaksanaan PKPA, syarat2 keanggotaan Peradi Pergerakan, mekanisme dan syarat2 Penyumpahan Advokat, Pelaksanaan UPA dan juga Rekomendasi yang fokus pada 3 hal yang menjadi spirit pembentukan Peradi Pergarakan.

Ketiga hal tersebut antaralain
1. Memastikan NKRI Atas dasar Negara Hukum bukan negara kekuasaan.
2. Terlibat aktif dalam pergumulan masyarakat dlm memperjuangkan hak-haknya dan akses atas keadilan.
3. Mempertahankan dan menegakkan kehormatan profesi advokat dlm segala bentuknya.***

 

Ketua BEM UI Leon Alvinda Tuntut Pencabutan PP Statuta UI

Bogordaily.net – Ketua BEM UI, Leon Alvinda Putra, bersuara soal kebijakan Presiden Jokowi dalam mengesahkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Statuta Universitas Indonesia (UI).

BEM UI sepakat untuk menuntut pencabutan PP Statuta UI yang dapat meloloskan Rektor UI merangkap jabatan komisaris BUMN tersebut. Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat di UI menuntut pencabutan ini.

“Kita bersama-sama mendorong pencabutan statuta ini, jika akan direvisi harus melibatkan seluruh stakeholders UI,” tuturnya dalam diskusi virtual, Sabtu 24 Juli 2021

Selain dinilai tidak mencerminkan nilai UI, penyusunan kebijakan itu sama sekali tidak melibatkan mahasiswa. Padahal, statuta tersebut juga mengatur kepentingan mahasiswa dan keberlangsungan pendidikan di Indonesia.

“Terkait rangkap jabatan jelas, tidak boleh ada rangkapan jabatan oleh rektor, bukan justru hanya diganti jadi direksi. Lalu kami ingin hak mahasiwa untuk bisa dapat akses informasi, misalkan kenaikan biaya UKT karena kami lihat sering ada kenaikan yang tiba-tiba dan tidak melibatkan mahasiswa,” jelasnya.

Kajian rekomendasi yang dibuat oleh BEM UI itu hanya menjadi angin lalu bagi penyusun dan pengesah PP Statuta UI tersebut. Hingga PP Statuta UI disahkan BEM UI tidak diberikan pemberitahuan apa pun.

“Terakhir kabar itu dari MWA (Majelis Wali Amanat) unsur mahasiswa pada tanggal 23 September 2020, kami memberikan syarat ini beserta kajiannya, setelah itu tidak ada kabar sampai ada PP nya keluar,” tuturnya.

Leon menyebut, PP Statuta UI berpotensi menjadi langkah awal mengobrak-abrik kampus di Indonesia.

“Jika ini dibiarkan, universitas-universitas PTN lain di Indonesia tinggal siap-siap menunggu waktu statuta nya diobrak-abrik seperti ini,” tuturnya.***