Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 7324

Bantuan Sosial Tunai Dipotong Aparat Desa, Warga Klapanunggal Lapor Polisi

Bogordaily.net – Tati Herawati (62), bersama 7 orang rekannya warga RT01/RW02 Desa Klapanunggal, melapor ke Polres Bogor, Cibinong, karena keberatan terhadap pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST), sebesar Rp300 ribu oleh pihak aparat desa.

Kepada aparat penegah hukum Tati mebeberkan rasa keberatannya, bahwa bantuan yang semestinya ia terima sebesar Rp600 ribu, harus dipotong hingga Rp300 ribu.

“Alasannya buat yang belum kebagian. jadi dipotong Rp300 ribu,” kata Tati, Senin 19 April 2021.

Pada pembagian yang dilakukan dua hari lalu yakni Jumat 16 April 2021. Tati bersama rekannya hanya menerima Rp300 ribu.

Tati menceritakan. Supaya dapat menerima bantuan, ia bersama warga lainnya harus rela antre di atas panggung yang ada di Kantor Pos.

“Kami dikasih uang Rp 600 ribu. Begitu turun dari panggung diarahkan ke ruangan. Uangnya dialihkan jadi Rp 300 ribu,” jelas Tati.

Menurutnya, tindakan itu merupakan pemaksaan. Tidak sepatutnya dilakukan.

Disampaikan Tati, aparat desa berdalih uang potongan itu akan disalurkan kepada yang belum mendapatkan BST.

Ia juga dipaksa untuk menandatangani surat tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“saya digiring ke suatu kelas usai mendapatkan BST sebesar Rp600 ribu. Lalu dipotong dengan menandatangai surat oleh petugas aparatur desa,” katanya.

Kemudian Tati mengatakan, merasa diperlakukan semena-mena oleh para aparatur desa tersebut.

“Kami digiring seperti hewan ke ruangan kelas. Yang menggiring hansipnya ‘bu ke sana dulu’. Sudah masuk ke dalam ditanya ‘ibu uangnya atas nama siapa?’. Terus dia bilang ‘ya udah ibu tanda tangan di sini, uang ibu dialihkan Rp 300 ribu. Jadinya dapat 300 ribu,” Ucapnya.

Tati menuturkan pencairan bulan sebelumnya pada Maret dan April diterima tanpa ada potongan.

Namun dalam pencairan baru-baru ini ia merasa ada potongan paksa.

“Maret, April dapat utuh. Nah ini yang Mei diambil Rp300 ribunya,” paparnya.

Saat ini 8 orang warga Klapanunggal melaporkan kasus ini ke Polres Bogor karena merasa keberatan dengan pemotongan BST tersebut.

“Kami lapor karena keberatan apalagi enggak ada pemberitahuan dari awal. Jika memang akan ada pemotongan bisa diinformasikan sebelumnya dan dengan alasan yang jelas. Nah ini tiba-tiba jadinya kaget,” ungkapnya.***

 

 

Cata! Ini Syarat Mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro sebesar Rp1,2 Juta

Bogordaily – Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp 1,2 juta, bagi pelaku usaha Kota Bogor kembali dibuka oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Bogor.

Bantuan Produktif Usaha Mikro berasal dari Kementerian Koperasi dan UMKM. Pendaftaran telah dibuka sejak awal April hingga 23 April 2021 mendatang secara online.

Kementerian Koperasi dan UMKM memberikan jatah 3 juta orang untuk pelaku usaha di seluruh Indonesia.

Untuk pendaftaran BPUM gelombang yang baru ini diperkirakan pencairannya Mei sampai Juni 2021.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Samson Purba mengatan pendaftaran sudah bisa dilakukan melalui online.

“Para pelaku usaha sudah bisa melakukan pendaftaran secara online melalui link http:bit.ly/bpumkotabogor2021,” ucap Samson.

Pendaftaran yang dilakukan secara online dibuka setiap hari pada pukul 13.00 – 07.00 WIB sampai akhir batas waktu akhir pendaftaran.

Jika ingin mendaftar BPUM harus melengkapi persyaratan sebagai berikut :

– Diantaranya foto copy Kartu keluarga (KK)

– Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)

– Foto copy Nomor Induk Berusaha (NIB)

– Foto copy Surat Keterangan Usaha (SKU)

– Foto saat melakukan kegiatan usaha.

Samson mengatakan jika ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut maka bisa datang ke kantor Donas Koperasi dan UMKM Kota Bogor.

“Kita menggunakan pendaftaran melalui online karena banyak persyaratan, namun untuk penjelasan lebih lanjut bisa datang ke kantor Donas Koperasi dan UMKM Kota Bogor,” ucapnya.

4 Tips Puasa Untuk Penderita Asam Lambung

0

Bogordaily.net – Penderita penyakit asam lambung atau atau Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd), dapat dialami orang yang puasa. Sehingga penderita sakit ini tidak bisa sembarangan menjalani puasa.

Gejala penyakit asam lambung seperti sakit perut dapat menjalar sampai ke dada (heartburn), sering sendawa, mual bahkan sampai muntah jika makan terlalu banyak, atau karena perut yang kosong dan lapar.

Menurut gastroenterologi berbasis di California AS, Peyton Berookim, MD dilansir Live Strong, dalam kondisi perut kosong dan tidak ada makanan yang bisa dicerna oleh lambung sehingga asam lambung bisa naik.

“Saat makanan dicerna dalam perut itu bisa menyerap asam. Namun saat tidak ada yang bisa di cerna, asam lambung menumpuk, memicu sakit perut dan bisa juga asam lambung naik ke kerongkongan,” tutur Peyton Berookim.

“Makanan saat dicerna dalam perut dapat menyerap asam. Saat tidak ada yang dicerna, asam lambung bisa menumpuk, memicu sakit perut, atau asam lambung naik kembali ke kerongkongan,” jelas dia.

Ini dia beberapa tips untuk penderita asam lambung agar tidak cepat kambu saat puasa:

1. Sahur Lebih Awal
Sahur lebih awal disarankan agar makanan yang masuk ke lambung ke kerongkongan karena penderita asam lambung atau gerd tidak boleh kekenyangan.

Tubuh membutuhkan waktu untuk dapat mencerna makanan apalagi jika ingin tidur kembali harus menunggu 1 sampai 2 jam hingga makanan benar-benar turun.

2. Kunyah Makanan Dengan Pelan

Makan terlalu cepat atau terburu-buru tidak baik untuk pencernaan, makan lah pelan-pelan dengan porsi makan secukupnya.

Coba untuk menikmati makanan yang tersaji dan mengunyahnya dengan pelan dan hindari makan sambil mengerjakan kegiatan lain seperti bermain gadget, menonton televisi atau mengerjakan kegiatan lain yang membuat fokus makan terganggu.

3. Hindari makanan pedas, berminyak dan gorengan

Untuk penderita asam lambung diharuskan untuk memilih menu yang tepat untuk dikonsumsi selama puasa. Disarankan untuk menghindari makanan pedas, berminyak serta gorengan.
Karena lemak tidak sehat cenderung lambat dicerna dan bisa memicu asam lambung naik.

4. Minum obat asam lambung
Agar tidak gampang kambuh saat sahur dan berbuka dianjurkan untuk meminum obat asam lambung, konsultasikan kepada dokter obat asam lambung apa yang tepat.
Disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter jika saat puasa asam lambung terasagejala yan cukup parah.***

 

Niat Menentukan Nilai Amalan

0

Bogordaily.net – Niat memang sangat menentukan nilai dari amalan yang dilakukan seseorang. Niat juga menentukan kualitas suatu perbuatan. Dengan niat perbuatan seseorang akan dinilai sebagai ibadah atau hanya kebiasaan belaka.

Nilai Amalan-amalan itu tergantung pada niatnya. Begitu pelajaran dari para guru di madrasah, pesantren, majelis ta’lim dan lainnya, mengutip sabda Baginda Nabi Muhammad SAW.

Dengan niat akan ditentukan nilai amalan seseorang akan mendapatkan ganjaran atau tidak dan seberapa besar ganjaran yang akan ia terima. Begitu pula niat dalam ibadah puasa. mengambil peranan yang cukup penting untuk diperhatikan oleh setiap Muslim yang hendak melakukan ibadah pantang makan dan minum ini.

Kutip dari laman NU, beberapa pengertian pentingnya niat puasa. Terlebih bila puasa yang akan dilakukan adalah puasa wajib, lebih-lebih puasa wajib Bulan Ramadan, maka niat menjadi sangat vital dalam menentukan sah dan tidaknya puasa yang dijalani.

Dalam madzhab Imam Syafi’i niat puasa wajib harus dilakukan pada malam hari, yakni waktu setelah terbenamnya matahari (maghrib) sampai dengan sebelum terbitnya fajar shadiq (belum masuk waktu shalat subuh).

Berdasarkan sabda Rasulullah SAW (Lihat: Hasan Sulaiman Nuri dan Alwi Abas al-Maliki, Ibanatul Ahkam fii Syarhi Bulughil Maram, juz 2, hal. 376):

مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

“Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari maka tak ada puasa baginya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Nasai, Tirmidzi, dan Ibnu Majah.

Kemudian untuk puasa wajib, termasuk puasa bulan Ramadan, niat yang demikian itu harus dilakukan setiap malam karena puasa dalam tiap-tiap harinya adalah satu ibadah tersendiri.

Dengan demikian bila seseorang lupa belum berniat pada malam hari maka puasa pada siang harinya dianggap tidak sah.

Menurut Syekh Nawawi al-Bantani, hukum fiqih tetap mewajibkan orang tersebut berpuasa pada hari itu meskipun sudah jelas puasanya tersebut tidak sah.

Tidak berhenti sampai di situ, orang tersebut juga harus mengganti (mengqadla) puasa hari tersebut di hari lain di luar bulan Ramadlan. Barangkali inilah yang dimaksud dengan “kerugian” sebagaimana disebut di atas.

Hanya karena teledor dan lalai dalam memperhatikan niat seseorang harus tetap berpuasa, namun puasanya itu dianggap tidak sah dan harus melakukan puasa ulang untuk menggantinya.

Terlebih bila melihat dari sisi kemuliaan bulan Ramadhan maka jelas puasa sehari yang dilakukan di bulan Ramadhan jauh lebih bernilai dari pada puasa yang dilakukan di luar bulan Ramadhan.

Ini juga menjadikan orang yang lupa niat semakin mengalami kerugian yang lebih besar. Imam Qalyubi dalam kitab Hasyiyah¬-nya menyampaikan satu solusi sebagai langkah kehati-hatian.

Bahwa agar puasanya orang yang lupa berniat pada malam harinya tetap sah maka dianjurkan pada malam pertama bulan Ramadhan untuk berniat akan berpuasa Ramadhan satu bulan penuh.

Bila ini dilakukan maka seandainya seseorang lupa berniat pada malam tertentu puasanya akan tetap dianggap sah dan tidak ada kewajiban untuk menggantinya.

Niat yang demikian itu dapat dilakukan dengan merujuk pada apa yang diajarkan oleh Imam Maliki (Syihabuddin al-Qalyubi,Hasyiyataa Qalyubi wa ‘Umairah [Kairo: Darul Hadis, 2014], juz 2, hal. 129).

Namun demikian Imam Maliki juga memberi syarat, niat berpuasa untuk satu bulan penuh itu berlaku bila puasanya tidak terputus. Bila puasanya terputus karena sakit, haid atau perjalanan maka wajib berniat kembali untuk hari-hari yang tersisa (Hasan Sulaiman Nuri dan Alwi Abas al-Maliki, hal. 377).

Adalah sebuah kenikmatan yang besar bagi kaum Muslimin di Indonesia di mana para ulamanya membudayakan niat berpuasa bersama-sama pada setiap malam hari seusai shalat tarawih berjama’aah di masjid-masjid dan mushala-mushala.

Kiranya perlu dibudayakan pula niat berpuasa sebulan penuh secara bersama-sama pada malam pertama bulan Ramadhan sebagai langkah kehati-hatian sebagaimana diajarkan oleh Imam Maliki di atas.***

 

UMKM Digital Produktif Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi

0

Bogordaily.netMenteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pemerintah akan fokus meningkatkan UMKM dalam ekosistem digital, dengan memanfaatkan meningkatnya aktivitas belanja secara online dimasa pandemi Covid-19.

Dengan adanya BRIncubator UMKM Brilian, menurutnya program ini sangat baik bagi UMKM kuliner untuk bertransformasi, masuk dalam ekositem digital, serta bersaing di pasar global.

“Produk UMKM kuliner Indonesia sangat beragam dan kreatif. Hal ini didukung hasil pertanian Indonesia yang sangat kaya,” ujar MenkopUKM Teten, saat membuka secara virtual pada kegiatan BRIncubator UMKM Brilian yang diselenggarakan PT Ucoach Djivasrana Grahasada, Senin 19 April 2021.

Oleh karena itu, bagi Teten, peran Ucoach dan BRI sangat strategis untuk dapat mendampingi para UMKM, meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, manajemen usaha yang baik, serta digitalisasi.

“Kami di Kemenkop UKM juga tengah memperkuat KUMKM,” katanya.

Lanjutnya, dalam peningkatan kapasitas UMKM dilaksanakan melalui penguatan database, peningkatan kualitas SDM, pengembangan Kawasan/klaster terpadu UMKM.

“Namun, kita harus terus optimis, berbagai survei menunjukkan adanya indikasi perbaikan belanja masyarakat di awal 2021. UMKM digital produktif merupakan kunci pemulihan ekonomi,” katanya.

Berdasarkan data BPS, pandemi Covid-19 menyebabkan konsumsi rumah tangga untuk makanan dan minuman selain restoran terkontraksi 1,39 persen sepanjang tahun 2020. Sedangkan penyedia restoran dan hotel mengalami kontraksi sebesar 7,98 persen.

Lalu berdasarkan hasil survei World Bank 2021 menunjukkan bahwa 59,2 persen responden bermata pencaharian wiraswasta dan 74,1 persen mengandalkan penjualan online sebagai pendapatan utama.

Namun, 51 persen di antaranya adalah reseller. Produsen baru mencapai 11 persen.

“Hal ini menjadi fokus kita bagaimana meningkatkan UMKM produsen dalam ekosistem digital,” ungkapnya.

Sementara itu, Teten menyampaikan dalam perluasan pasar dilaksanakan melalui Kampanye Bangga Buatan Indonesia (BBI), onboarding platform pengadaan barang dan jasa (LKPP, PaDI), Live Shopping, Sistem Informasi Ekspor UMKM, hingga penyediaan ruang 30 persen infrastruktur publik bagi UMKM.

Sedangkan dalam pengembangan kewirausahaan, pemerintah tengah menyusun Rancangan Perpres Pengembangan Kewirausahaan Nasional sekaligus turunan dari UU Cipta Kerja dan PP no 7/2021.

“Kami sebagai koordinator mengorkestrasi berbagai pihak terkait secara terintegrasi untuk mencapai target wirausaha muda mapan dengan inovasi, teknologi, berkelanjutan dan menciptakan lapangan kerja,” jelasnya.

Terlebih lagi, data Survei Angkatan Kerja Nasional atau Sakernas BPS, menunjukkan bahwa dampak pandemi Covid 19 meningkatkan jumlah pekerja informal sebesar 1,18 juta atau 2,62 persen dibandingkan tahun 2019.

Sedangkan rasio kewirausahaan di Indonesia saat ini sebesar 3,47 persen (relatif rendah dibandingkan Thailand 4,26 persen, Malaysia 4,74 persen, Singapura 8,76 persen).

“Kewirausahaan menjadi solusi untuk menyerap pekerja informal,” tandasnya.***

 

 

Saat Ceramah, Ustad Zacky Mendadak Pingsan

Bogordaily.net – Ustad Zacky Mirza tiba-tiba pingsan saat sedang ceramah di Pekanbaru, Riau pada Senin 19 April 2021. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Pangkalan Kerinci.

Detik-detik pingsannya Ustad Zacky Mirza terekam dalam video yang beredar di media sosial.

Kabar ini dikonfirmasi oleh sahabat serta tim management nya. Diperkirakan Ustad Zacky Mirza mengalami kelelahan.

Lalu lewat unggahan Instagram Story Ustad Zacky, sang istri Shinta Tanjung, meminta doa untuk ustad Zacky.

“Assalamualaikum, mohon doa semuanya untuk Ustaz Zacky Mirza yang baru saja ceramah di Pekanbaru,” katanya.

Dari unggahan video tersebut, ustad Zacky nampak terbaring lemah dengan selang infus di tangannya.

Sang istri pun meminta doa kepada masyarakat untuk kesembuhan suaminya.

“Mohon doa Al Fatihah untuk suami saya,” ucap Shinta Tanjung sambil memperlihatkan infus di tangan suaminya.

Diunggahan lain, dalam akun Instagram in Ustad Zacky Mirza, @leoleak__, ustad Zacky terlihat masih mengucapkan tahlil walau sulit untuk melakukannya.

“Mohon kesembuhan untuk guru kita, Ustaz Zacky Mirza,” tulis keterangan akun tersebut pada Senin 19 April 2021.

Diketahui Ustad Zacky tiba – tiba saja pingsan saat sedang ceramah di Pekanbaru, Riau, ia sempat memejamkan matanya sambil membaca kalimat tahlil beberapa kali dan sempat terputus – putus yang kemudian dilanjutkan kembali.

Lalu Ustad Zacky Mirza memegang meja dan tiba-tiba kesadarannya hilang, ia pun hampir terjatuh dari kursi tempanya sedang berceramah.

Melihat hal tersebut, orang-orang disekitar langsung sigap untuk memegangi tubuh Ustad Zacky agar tidak jatuh ke lantai.***

 

Pekerja Diperbolehkan Mudik, Jika Dalam Kondisi Darurat

0

Bogordaily.net – Pekerja diperbolehkan mudik bila dalam kondisi darurat, hal itu dikatakan oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah.

Sebelumnya, ia menghimbau pekerja swasta dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk tidak mudik lebaran tahun 2021.

Larangan mudik ini tencantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor M/7/K.04/IV/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah bagi Pekerja dan PMI dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

“Mengimbau kepada pekerja swasta dan PMI untuk tidak melakukan perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah pada tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021,” himbau Ida saat siaran pers, pada Minggu 18 April 2021.

Dikeluarkannya SE ditujukan guna mencegah dan memutus mata rantai Covid-19 yang berpotensi meningkat karena mobilitas masyarakat, khususnya pekerja swasta dan PMI.

Namun mudik tetap diperbolehkan untuk pekerja yang dalam kondisi darurat yakni mudik karena keluarga sakit.

Bahkan kondisi hamil yang didampingi satu orang anggota keluarga, anggota keluarga meninggal dunia, atau kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

Untuk pekerja yang memiliki kebutuhan mendesak, diwajibkan untuk memiliki surat izin keluar masuk (SIKM). Ada beberapa kriteria SIKM yaitu :

  • Pegawai swasta melampirkan print out surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan, yang dilengkapi tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik pimpinan perusahaan, serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
  • PMI melampirkan surat izin tertulis dari Atase Ketenagakerjaan atau Staf Teknis Ketenagakerjaan, dan pejabat dinas luar negeri yang ditunjuk oleh Kepala Perwakilan Republik Indonesia.
  • Harus dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari dari Atase Ketenagakerjaan atau Staf Teknis Ketenagakerjaan, dan pejabat dinas luar negeri.

    Untuk pekerja sektor informal atau mayarakat harus melampirkan print out surat izin tertulis, dari kepala desa atau lurah yang dilengkapi tanda tangan basah kepala desa atau lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

  • SIKM hanya berlaku secara individual dan untuk satu kali perjalanan pergi-pulang lintas kota/kabupaten/provinsi/negara, dan dimiliki oleh pelaku perjalanan yang berusia 17 tahun. ***

Tidak Ada Lagi Kebutuhan, RSL Kota Bogor Di Non Aktifkan

0
Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan karena tidak ada lagi kebutuhannya, Rumah Sakit Lapangan (RSL) akan di non aktifkan.
Sebelumnya, Rumah Sakit Lapangan (RSL) Kota Bogor didirikan karena ada kebutuhan tempat tidur yang sangat tinggi, sekarang ini kasus penularan Covid-19 sudah sangat aman terkendali, dan sudah dibawah rata-rata WHO.
“Semua bisa tercukupi di faskes di rujukan yang ada, Apakah akan diaktifkan lagi? Sangat tergantung dengan kebutuhan itu apakah ada tapi mudah-mudahan tidak ada, karena terkendali,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya, pada Senin 19 April 2021.
Kemudian, Bima menyampaikan mudah-mudahan tidak ada lagi penularan dan aman terkendali.
Bima mengatakan, saat ini pihaknya berkoordinasi dengan BNPB, nanti BNPB yang akan melakukan evaluasi atau assesment.
Lanjut Bima, jadi secara administratif di rujuk oleh Inspektorat, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, atau yang disingkat BPKP, nanti di sampaikan ke BNPB, kemudian BNPB bersama-sama ikut mengkaji.
“Akan tetapi kalau tidak ada kebutuhan tidak akan di lanjutkan. Oleh karena itu, kita akan berantisipasi, jangan sampai gelombang kedua atau lonjakan, kalau terjadi lonjakan tentunya Rumah sakit lapangan akan kembali di butuhkan,” jelasnya.
Selanjutnya, Bima menuturkan kalau di lihat dari efektifitas selama 3 bulan, sangat efektif sangat mengurangi penularan Covid-19.
“Ada 346 yang dirawat di Rumah Sakit  Lapangan, lalu 298 di nyatakan sehat, kemudian sisanya dirujuk, tidak ada yang meninggal di rumah sakit lapangan,” paparnya.
Selanjutnya untuk para tenaga kesehatan (Nakes) akan kembali bertugas di RSUD atau faskes, sedangkan Nakes berstatus kontrak disiagakan.
Lalu Bima berkata, untuk alat-alat kesehatan yang ada di Rumah Sakit Lapangan masih disimpan.
“Alat-alat msih tetep disini, saya bilang semua standby, semua siaga kalau ada panggilan tugas semua nakes kembali bertugas. Kalau situasi naik lagi ini akan aktifasi lagi,” ungkapnya. Adv

Cek Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini

0

Bogordaily.net – Pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1442 Hijriah jatuh pada Senin 13 April 2021, berikut jadwal imsak Bogor, pada hari ini, 19 April 2021 atau 2 Ramadan 1442 Hijriah.

Para muslim perlu mengetahui jadwal imsakiyah, waktu buka puasa dan sholat agar bisa tepat waktu, dalam menjalani ibadah yang telah ditetapkan.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui jadwal imsak dan buka puasa selama Ramadhan 2021, dapat mengakses situs resmi milik Kementrian Agama RI (Kemenag).

Berikut jadwal buka puasa serta jadwal shalat di Kota Bogor.

Kota Bogor waktu imsak pada pukul 04.28 WIB, lalu Subuh pukul 04.38 WIB, lanjut Zuhur pukul 11.56 WIB, kemudian waktu Asar pukul 15.15 WIB, selanjutnya waktu Magrib pukul 17.57 WIB, lalu waktu Isya pukul 19.03 WIB.***

Viral Video Pengeroyokan TNI dan Polri, Satu Tewas

0

Bogordaily.net – Video viral pengeroyokan kepada aparat TNI dan Polri disebuah kafe Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu 18 April 2021.

Korban dari pengeroyokan tersebut berjumlah dua orang yaitu Serdan Dua DB, mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam, sedangkan Bhayangkara Satu YSB tewas.

Korban Bharatu YSB sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan pukul 07.30 WIB.

Namun nyawa Bharatu YSB tidak dapat tertolong akibat kehabisan darah, dan meninggal beberapa menit kemudian yaitu pukul 07.41 WIB.

Sementara untuk Serda DB dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat, dan langsung mendapatkan perawatan intensif akibat luka sabetan senjata tajam  pada lengan kanan dan paha kanan.

Dandim Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana membenarkan nama korban, tetapi belum bisa memastikan kronologi pengeroyokan terhadap TIN dan Polri tersebut.

“Kronologinya masih dalam penyelidikan Polres Jaksel dan Pomdam Jaya karena tadi pagi kita hanya menemukan korban saja,” ucap Ucu kepada wartawan di Jakarta, Minggu 18 April 2021.

Pihak Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Supriyanto yang mendapatkan informasi tentang kejadian tersebut, langsung mendatangi RSPP untuk memastikan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah turut serta mendatangi RSPP pada pukul 09.30 WIB.

Dilansir dari wartakota, pelaku diduga berjumlah tujuh orang, lima diantaranya, diinformasikan sudah tertangkap. ***