Tuesday, 7 April 2026
Home Blog Page 7342

PPJ Sidak Pasar, Harga Cabai Jablay Naik

0

Bogordaily.net – Jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPJ) bersama Kapolresta Bogor Kota dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sidak pasar, harga cabai jablay naik.

Sidak pasar ini PPJ, Kapolresta dan Disperindag meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Bogor, pada Senin 12 April 2021.

Menurut Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor Muzakkir, Pasar Bogor merupakan salah satu sentra sembako terbesar di Kota Bogor.

“Ini perlu ada pengawasan guna melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok. Sebab, umumnya kebutuhan pokok di pasar menjelang ramadhan pasti meningkat,” kata Muzakkir.

Dari pengecekan hari ini, kata Muzakkir, kondisi masih stabil dan stok kebutuhan masyarakat Kota Bogor khususnya masih tercukupi.

Seperti harga minyak goreng, beras kentang, dan daging masih stabil. Adapun yang mengalami sedikit kenaikan harga daging ayam per kilo gram kisaran Rp 38 ribu sampai Rp 40 ribu.

“Untuk harga jenis cabai, cabai jablai naik mendekati Rp 80 ribu, sementara harga cabai keriting, cabe hijau, rawit masih relatif stabil,” ujar Direksi Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir.

Sementara, Kapolresta Bogor Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, selain meninjau stok dan harga kebutuhan pokok, pihaknya selaku aparat penegak hukum memberikan imbauan kepada para pedagang, agar tidak menimbun dalam berjualan di bulan ramadhan.

“Kita berikan masukan dan warning ke para pedagang di Pasar, agar tidak ada yang menimbun kebutuhan pokok. Walaupun luasan kios di Pasar Bogor ini tidak signifikan untuk menimbun, tapi kami mewanti-wanti,” katanya.

Dilokasi Pasar, Kapolresta Bogor berserta jajaran Direksi Perumda PPJ juga Diseprindag selain mengawasi, mengecek harga bahan pokok.

“Saya tegaskan, jangan nimbun-nimbun, itu kecurangan dalam berdagang. Dan kami akan terus monitoring selama bulan Ramadan,” tambahnya.

Kemudian Kapolresta juga mensosialisasikan kepada para pedagang dan pengunjung pasar di Kota Bogor untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, di masa pandemi covid-19 berlangsung. Adv

Sikap Fraksi PAN DPRD Jabar Terkait Penyelanggaraan Musrenbang Pemprov Jabar

0

Bogordaily – Laporan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja terkait penyelenggaraan Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Tahun 2021 untuk Penyusunan RKPD Pemprov Jabar Tahun 2022 berlangsung di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Senin 12 April 2021, telah selesai.

Pada penyelenggaraan Musrenbang Pemprov Jabar kali ini, terdapat rekapitulasi usulan kegiatan dalam proses perencanaan pembangunan pada 2022, mencapai 8.797 kegiatan.

Adapun rinciannya sebagai berikut, usulan hibah/bantuan sosial 3.503 kegiatan, usulan pokok pikiran DPRD 4.484 kegiatan, usulan kabupaten/kota 810 kegiatan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi PAN DPRD Jabar, Supono mengatakan bahwa siklus politik anggaran harus diikuti. Namun semua pihak, harus melihat ketika masih ada ruang di lapangan disebabkan karena masih banyak usulan dari masyarakat yang belum terakomodir.

“Usulan baik dari masyarakat ataupun yang lewat anggota dewan ini harus ada ruang. Bilamana ada usulan yang tertinggal harus bisa diakomodir,” kata Supono.

Supono juga menyinggung mengenai pandemi Covid-19, yang mendera Jawa Barat. Hal itu menciptakan perubahan proses percepatan pembangunan tanah pasundan.

“Karena itu ada beberapa usulan yang belum terakomodir, maka harus dibicarakan agar ada ruang untuk mengakomodir itu semua, sekarang sudah proses, nanti ada cek dan rechek di Bappeda maupun OPD yang ada dan terkait,” tutup Supono. (Adv)

Viral Lagi Aksi Koboi, Kini Kejadian di Bandung dan Sudah Ditangkap Polisi, Begini Kisahnya

Bogordaily.net – Viral di media sosial kedapatan melakukan aksi koboi dalam rekaman kamera pengawas (CCTV) , Ervin Renindhita (33) dibekuk polisi.

Dalam video itu, Ervin nampak menembakkan senjata mirip dengan pistol jenis Glock ke udara.

Aksi koboi jalanan versi Ervin itu terjadi di Pasar Induk Caringin, Kota Bandung , Sabtu 9 April 2021 malam.

Bergerak cepat, kurang dari 24 jam, unit Reskrim Polsek Babakan Ciparay dibantu tim Resmob Satreskrim Polrestabes Bandung membekuk Ervin.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang mengungkap Ervin yang menjadi koboi jalanan teenyata berprofesi sebagai pedagang dan pemilik salah satu kios di Pasar Induk Caringin.

Menurut Adanan, ia menggunakan pistol air gun yang dibelinya secara online. Bukan hanya pistol, polisi juga mengamankan beberapa butir peluru gotri serta dua kartu bertuliskan anggota Perbakin.

“Kita masih mintai keterangan yang bersangkutan untuk mendalami motif,” katanya dikutip Bogordaily.net dari Sindonews, Senin, 12 April 2021.

Polisi pun memberi kesempatan kepada Adnan untuk berhadapan dengan wartawan, tetapi ia hanya menunduk.

“Itu saya beli kurang lebih Rp3 juta. Sepaket dengan kartu. Saya tidak ada niatan untuk melukai seseorang. Saya mengaku salah,” ungkap Ervin.***

Bupati Bogor Segera Terbitkan Surat Edaran 12 Aturan Pembatasan Aktivitas Masyarakat Selama Ramadan 2021

Bogordaily.net – Jelang Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, Bupati Bogor Ade Yasin segera menerbitkan surat edaran 12 aturan terbaru pembatasan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ibadah.

Ade Yasin akan fokus pada berlakukan pembatasan beberapa kegiatan masyarakat saat Bulan Suci Ramadhan tahun 2021.

Itu dilakukan sebagai upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di bulan puasa Ramadan.

Pertama, pembatasan kegiatan di masjid dan mushola hanya dapat dilakukan salat fardu, dan Salat Tarawih, sementara iti’kaf di masjid belum bisa dilakukan.

Kemudian yang kedua, buka puasa bersama di kantor atau perusahan boleh dilakukan dengan jumlah 50 persen dari kapasitas ruangan.

Lalu yang ketiga, Jam operasional restoran dibuka dari pukul 14.00-21.00 WIB, untuk sahur dari pukul 02.00-04.30 WIB.

Hal keempat, tempat hiburan seperti tempat hiburan malam (THM), spa, panti pijat ditutup selama Bula Ramadan.

Sementara keenam, kegiatan fitness masih diperbolehkan sesuai jam buka.

“Surat edaran baru sedang kita revisi dan akan segera kami tetapkan untuk kemudian kita pedomani,” kata Ade Yasin saat Rapat Koordinasi Kebijakan Penanganan Covid-19 untuk menghadapi Bulan Suci Ramadhan di Sekretariat Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Senin, 12 April 2021.

Rinciannya, kata Ade Yasin, di dalamnya mengatur kaitan Salat Tarawih boleh dilakukan seperti biasa selama Bulan Ramadan dengan menerapkan protokol kesehatan jarak satu meter antar jamaah.

Dengan syarat, harus dilaksanakan penyemprotan disinfektan. Kemudian sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan dirumah masing-masing bersama keluarga.

“Kami belum membolehkan itikaf karena itikaf itu lebih waktunya lama lebih dari 3 jam ini rawan penularan Covid 19” ujar Ade.

Tambah Ade menyatakan, yang kesepuluh berkaitan dengan pelaksanaan Salat Sunah Idul Fitri dapat dilaksanakan terbatas di tiap RT dan RW saja.

Tidak boleh dilaksanakan di lapangan besar karena masih dalam kondisi pandemi Covid—19 dan vaksinasi belum menyeluruh dilakukan di Kabupaten Bogor.

“Kita harus menjaga protokol kesehatan dan dilaksanakan sesuai PPKM Mikro. Jadi untuk pelaksanaan Sholat Idul Fitri dilaksanakan di masing-masing wilayah dengan tidak mendatangkan warga dari luar wilayah tersebut, dan diawasi langsung oleh Satgas dari masing-masing Kecamatan,” tegas Bupati.

Menurut Ade Yasin, hal kesebelas dibahas juga tentang mudik, mudik tidak dapat dilaksanakan masyarakat Kabupaten Bogor.

Khusus ASN sudah ada aturannya dari Menpan RB dengan aturan yang lebih ketat, aturannya jika ASN mudik akan kena sanksi.

Sedangkan untuk masyarakat sebaiknya tidak melaksanakan mudik mulai tgl 6-17 Mei 2021 mendatang.

“Tidak hanya Kabupaten Bogor ke keluar kota, tapi didalam kota juga tidak dianjurkan mudik ke Kabupaten Bogor, ini untuk menghindari meningkatnya wabah Covid-19 setelah lebaran,” ungkap Ade.

Selanjutnya, Ade Yasin mengungungkapkan bahwa, yang keduabelas selama Bulan Ramadhan berdasarkan Fatwa MUI Nomor 13 tahun 2021 tentang hukum vaksinasi saat berpuasa.

Hasil ketetapan ormas Islam lainnya untuk vaksinasi Covid19 diperbolehkan di Bulan Ramadhan.

“Kami himbau untuk pengumpulan Zakat, Infak dan Shodaqoh baik dari Baznas atau dari ZIS sebaiknya dilakukan door to door kerumah-rumah untuk menghindari kerumunan,” ungkapnya.***

Rizal Ramli Minta Megawati Turun Tangan Atas Utang Negara

0

Bogordaily.net – Pakar Ekonom Senior Indonesia dr Rizal Ramli minta Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk segera turun tangan dalam mengatasi jumlah utang  negara yang kian menumpuk di saat negeri ini dipimpin oleh petugas partainya.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh tokoh nasional, DR. Rizal Ramli yang berharap semangat Megawati untuk anti utang kembali timbul.

Megawati diminta oleh Rizal Ramli (RR) kembali kritis soal utang negara seperti di era SBY.

Di mana pada tahun 2009, Megawati menyebut pemerintah sudah mabuk utang. Gara-garanya, utang bertambah Rp 100 hingga 200 triliun per tahun.

Padahal di era Jokowi, utang bertambah ratusan triliun hanya dalam hitungan bulan.

“Mbak Mega, ini utang sudah ugal-ugalan, sudah masuk perangkap utang (debt trap),” ujar Rizal Ramli kepada Megawati dikutip dari rmol, pada Senin 12 Maret 2021.

Menko Perekonomian era Gus Dur ini mengingatkan bahwa jerat utang yang tinggi bisa membuat bangsa tidak lagi mandiri dan dapat dikendalikan asing.

Hal ini, menurut RR bertentangan dengan konsep Trisakti dan prinsip kemandirian yang diajarkan Bung Karno.

“Banyak cara-cara alternatif untuk mengurangi utang. Tapi kalau tidak mau dan tidak mampu, harus ada cara lain,” tutupnya. Adv

Sah! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada Esok Hari, Selasa, 13 April 2021

Bogordaily.net – Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada Selasa, 13 April 2021 berdasarkan hasil sidang isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Yaqut Choli.

Sidang isbat digelar di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 12 April 2021 pada pukul 16.40 WIB

Sidang isbat kali ini dihadiri MUI, Komisi VIII, perwakilan ormas, LAPAN, BMKG dan lainnya serta dilakukan secara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dipimpin oleh Menag Yaqut Choli akhirnya pengumuman sidang isbat telah di umumkan secara langsung di media masa.

“keputusan dari keputusan sidang isbat tadi, bahwa 1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada pada Selasa, 13 April 2021,” Yaqut Choli.

Sidang isbat sebelumnya dimulai dengan penjelasan mengenai posisi hilal di akhir bulan Syakban oleh Kemenag.

Lalu setelah itu sidang digelar secara tertutup. Tamu undangan mendengarkan laporan dari tim rukyat. Selanjutnya, ormas Islam dan tamu undangan lainnya berdiskusi bersama Kemenag untuk menetapkan 1 Ramadhan 1442 Hijriah.

Tenang, Partamina Pastikan BBM dan LPG Aman pada Ramadan 2021

Bogordaily.net – Memasuki Bulan Suci Ramadhan 2021, PT Pertamina (Persero) memastikan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied petroleum gas (LPG) aman di wilayah Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Unit Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan dalam keterangan tertulis yang diterima Bogordaily.net, Senin, 12 April 2021.

Eko memastikan kesiapan pasokan BBM, LPG, dan avtur di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Meskipun ada larangan mudik, Pertamina tetap mengerahkan tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) untuk memonitor penyaluran energi.

Agar berjalan dengan lancar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Jawa Bagian Barat.

“Meskipun ada larangan mudik, kami memastikan stok BBM, LPG, dan avtur di terminal BBM maupun di Depot Pengisian Pesawat Udara saat ini berada dalam kondisi aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terutama pada bulan Ramadhan ini. Pertamina juga telah menyiapkan stategi penyaluran apabila sewaktu-waktu dibutuhkan tambahan pasokan,” jelasnya.

Bagi wilayah Jawa Bagian Barat, pasokan BBM dan LPG di wilayah Jabodetabek disalurkan dari Integrated Terminal Jakarta.

Sementara di wilayah Banten berada di Fuel Terminal Tanjung Gerem dan LPG Terminal Tanjung Sekong.

Kemudian di wilayah Jawa Barat berada di Fuel Terminal Ujung Berung, Fuel Terminal Cikampek, Fuel Terminal Padalarang, Fuel Terminal Tasikmalaya, Integrated Terminal Balongan, dan Fasilitas LPG Cirebon.

Sedangkan untuk pasokan avtur disalurkan dari Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Soekarno Hatta, DPPU Halim Perdanakusuma, DPPU Pondok Cabe, DPPU Kertajati Majalengka dan DPPU Husein Satranegara.

Eko menambahkan, Pertamina juga turut menyiagakan 1538 SPBU, 141 Pertashop, 1318 agen LPG PSO, dan lebih dari 33 ribu pangkalan LPG PSO.

Lembaga penyalur tersebut tetap siaga beroperasi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan BBM dan LPG.

Selain itu Eko mengatakan, masyarakat juga bisa mendapatkan LPG non subsidi seperti Bright Gas dan Elpiji 12 Kg di outlet seperti minimarket modern.

Ada juga di sejumlah SPBU, maupun melalui layanan pesan antar Pertamina Delivery Service (PDS).

“Kami turut menghimbau masyarakat yang tergolong mampu menggunakan LPG non subsidi seperti Bright Gas 5,5 Kg, Bright Gas 12 kg, dan Elpiji 12 Kg. Sehingga penggunaaan LPG 3 Kg benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Eko juga turut menghimbau agar masyarakat selalu cermat dalam memperhatikan keamanan dalam menggunakan produk LPG saat memasak untuk sahur dan berbuka puasa.

“Kami himbau ketika bangun tidur menyiapkan sahur, pastikan tidak ada bau khas LPG. Jika tercium bau gas LPG, jangan langsung menyalakan api. Buka dulu pintu atau jendela agar bau khas LPG tidak terkumpul di ruangan. Pastikan kondisi dapur memiliki ventilasi yang cukup, dan selalu periksa aksesoris LPG seperti regulator dan selang terawat dengan baik serta berstandar SNI,” jelasnya.***

Taushiyah Badan Musyawarah Ulama dan Umat Islam (Bamuuis)

0

Bogordaily.net – Menyambut Ramadhan 1442 H/ 2021 M, Dewan Pimpinan Pusat Bamuuis Drs. KH. Saeful Bahri, MA berikan taushiyah.

Bamuuis juga menyampaikan hal-hal yaitu Menyerukan kepada Umat Islam agar memasuki bulan Ramadhan dengan penuh keimanan, ketaqwaan, senantiasa mengharap ridha Allah SWT dalam suasana hati yang khusyu.

Kemudian tenang dan damai serta mengembangkan sikap toleransi (tasamuh) dalam menjalankan agama, tidak terjebak dalam pertentangan dan perselisihan termasuk perbedaan faham keagamaan.

“Dalam menjalankan protokol kesehatan serta menghindarkan diri dari perbuatan yang sia-sia (tabdzir) dan pemborosab (israaf) yang mendatangkan kemudharatan bagi diri sendiri dan orang lain,” ucap Drs. KH. Saeful Bahri, MA.

Lalu, mengajak semua pihak untuk senantiasa menjaga kekhidmatan bulan Ramadhan, dengan tidak memancing hal-hal yang dikhawatirkan dapat
menimbulkan gejolak dan reaksi negatif di masyarakat, baik dalam ucapan, tindakan maupun tulisan dan konten di media main streem, media sosial dan lainnya.

“Untuk itu, diharapkan kepada semua pihak baik masyarakat maupun aparat penegak hukum untuk bersama-sama mengendalikan diri dan arif dalam menangani berbagai persoalan di masyarakat,” jelasnya.

Selanjutnya, mengajak seluruh Organisasi dan Lembaga Keagamaan Islam, utamanya lembaga Pendidikan untuk menyiapkan dan mengisi Bulan Ramadhan, dengan konten keagamaan yang penuh keberkahan, kemulyaan, bulan pengendaluan diri dan introspeksi serta tarbiyah bagi remaja, anak-anak dan keluarga seiring terbatasnya ruang publik di masa Pandemi.

“Bulan Ramadhan adalah bulan ibadah dan bulan amal, oleh karena itu, dihimbau kepada para aghniya, dermawan dan pengusaha untuk
meningkatkan kesalehan sosial dengan membantu sesama,” ungkapnya.

Seperti kaum dhuafa, fakir miskin, anak terlantar, yatim piatu, serta masyarakat yang terdampak Covid-19, melalui penyaluran bantuan sosial, baik berupa zakat, infak, shodaqoh maupun amal sosial lainnya.

“Dalam rangka menggelorakan amal sosial ini,
Komisi Ukhuwah MUI mengajak BUMN maupun Swasta, Nasional maupun Asing, untuk merealisasikan CSR (Corporate Social Responsibility) dan Program Bina Lingkungan,” paparnya.

Hal ini untuk membangun tatanan sosial kehidupan
masyarakat sebagai refleksi dari nilai saling kasih sayang antar sesama (ruhama-u bainahum) dan tolong menolong dalam kebajikan dan taqwa (at
ta’awun ala al birri wa at taqwa) dengan menggelorakan semangat
kedermawanan sosial menuju tatanan masyarakat bangsa yang berkesejahteraan.

“Dengan taushiyah ini, bamuuis mengajak kepada semua fihak untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan taubat, mohon ampun kepada Allah SWT, agar kita semua menjadi manusia yang bersih, bertaqwa, terbebas dari noda dan dosa,” harapnya.

Seraya bertawakal dan berlindung diri agar terhindar dari bencana, petaka serta segera mengangkat wabah Pandemi Covid-19, hilang dari permukaan bumi. Adv

Menjelang Ramadhan, Mapancas Minta BPJPH dan LPPOM MUI Gencar Informasikan Produk Halal

0

Bogordaily.net – Menjelang bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor, meminta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI untuk lebih gencar informasikan dan mengawasi jaminan kehalalan produk yang masuk dan beredar di Indonesia.

“Kami Minta BPJPH dan LPPOM MUI lebih gencar lagi menjamin kehalalan produk yang masuk dan beredar di Indonesia,” kata Ketua DPD Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor, Fatholloh Fawait.

Menurut ketua DPD Mahasiswa Pancasila Kota Bogor ini, negara berkewajiban memberikan pelindungan dan jaminan tentang kehalalan produk yang dikonsumsi.

Atau yang digunakan masyarakat untuk menjamin setiap pemeluk agama dapat beribadah dan menjalankan ajaran agamanya masing-masing, sebagaimana yang diamanahkan Undang-undang 34 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) .

“Menurut UU tersebut, Kementerian Agama melalui BPJPH dan MUI bertanggung jawab dalam kepastian halalnya sebuah Produk. Jadi kami minta lembaga terkait menjalankan amanah UU JPH secara komprehensif,” sambungnya

Pasalnya menurut sihol, sapaan akrabnya, masih banyak produk yang beredar di Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dimana produk yang benar halal wajib mencantumkan keterangan halal. dan yang tidak halal pun wajib mencantumkan tidak halal.

“Berangkat dari pasal 26 UU JPH, Kami menduga masih ada produk yang belum bersertifikat Halal dan juga tidak memencantumkan keterangan tidak halal.” ucapnya

Maka pihaknya mengajak masyarakat bersama-sama pemerintah lebih aktif lagi mengawasi, dan mensosialisasikan jaminan untuk menyambut bulan suci ramadhan. Adv

Menghitung Jam Menuju Ramadan 2021, Harga Ayam dan Daging Sapi di Bogor Dipastikan Normal

Bogordaily.net – Kepala Kepolisian Resor (Polres) Bogor Kota Kombes Pol Susatyo memastikan harga daging ayam dan daging sapi segar di pasar wilayah hukumnya menjelang Ramadan 2021 yang diperkirakan jatuh pada Selasa, 13 April 2021, masih normal.

Hal itu dikatakannya saat mengadakan insfeksi dadakan (sidak) ke Pasar Bogor mengenai harga bahan pokok dan protokol kesehatan pengunjung maupun pedagadang menjelang Ramadan, Senin, 12 April 2021 siang.

“Tapi secara umum harga ayam, harga daging masih relatif normal ya,” katanya kepada wartawan di Pasar Bogor.

Kombes Pol Susatyo menyampaikan hanya harga cabai rawit merah besar atau biasa disebut ‘cabe jablay’ yang harganya cukup tinggi.

“Hanya mungkin untuk cabai ya, yang agak besar itu harganya agak meningkat,” ujarnya.

Kombes Pol Susatyo berjanji akan melakukan penyelidikan terkait mekanisme pasar jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar.

“Perlu penyelidikan ya, jadi apabila stok harga di luar batas kewajaran, maka kami akan melakukan penyelidikan terkait dengan mekanisme distribusi barang, dimana ini kira-kira mengendapnya. Apakah disengaja, atau memang mekanisme pasar yang memang harganya demikian,” jelasnya.

Kapolres Bogor itu didampingi sejumlah anggotanya juga perwakilan PD Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor mengelilingi sejumlah lapak pedagang, dari sayuran hingga beras.

Menurut Kombes Pol Susatyo, harga bahan pokok di Pasar Bogor relatif masih standar. Pengunjung pun sebagian besar telah menggunakan masker sebagai kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

“Pertama protokol kesehatan, kita lihat tadi, sudah sebagian besar menggunakan masker dan kami juga mengecek harga-harga yang saat ini, menjelang Ramadan tentunya, permintaan itu banyak. Namun demikian kami tadi menyaksikan langsung bahwa harga relatif semua masih standar tidak ada kenaikan,” kata dia.

Seperti diketahui, harga cabai rawit merah besar telah mengalami kenaikan sekitar 3 minggu ini. Harganya melonjak dari Rp45 ribu hingga mencapai Rp130 per kilogramnya.

Menurut kabar dari beberapa pedagang di wilayah Bogor, pasokan cabai tersebut menurun. Akibatnya, harganya melonjak naik hingga kini.***