Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 7373

Hj Onas Katakan Paguyuban Kepala Desa Se-Bogor Barat Bukan Tandingan APDESI

0

Bogordaily.net – Hj Onas katakan Paguyuban Kepala Desa (PKD) Se-Bogor Barat bukan tandingan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) pada hari Sabtu, 3 April 2021.

Hal tersebut dikatakan Hj Onas yang merupakan Ketua Paguyuban Kepala Desa Se-Bogor Barat, yang terpilih secara Aklamasi di kediamannya.

Ia dengan santun menuturkan terkait terbuntuknya Paguyuban Kepala Desa Se-Bogor Barat itu bukan sebagai tandingan

“Adanya Peguyuban Kepala Desa Se-Bogor ini bukan tandingan APDESI, tapi kita tetap sebagai Anggota APDESI,” tuturnya dikutip dari kilasberita.

Hj Onas menjelaskan, adanya isu yang beredar diluar sana hanyalah kebohongan.

“Karena diluar sana adanya isu tandingan terbentuknya Kepala Desa Se-Bogor maka kami sebagai ketua dan para pengurus PKD Bogor barat, mengatakan itu hanya isu alias bohong,” jelasnya.

Ia menyatakan, bagaimanapun Kepada Desa Se-Bogor tetap masih menjadi bagian APDESI.

“Kami juga tetap sebagai bagian dari APDESI, karena bagaimanapun terkait pemerintahan Kabupaten Bogor barat belum terwujud, masih terjegal dengan moratorium Presiden Jokowi belum dicabut,”ucapnya

Hj Onas menambahkan dengan terbentuknya Paguyuban Kepala Desa Se-bogor barat ini sebagai pengawalan CPDOB.

“Disini tempat untuk berdiskusi dan bersosialisasi menyikapi usulan Bupati Bogor dan Gubenur Jawa Barat, dalam hal pemekaran atau disebut CPDOB tentunya kepala Desa Se-bogor barat harus punya sikap politik. Karena kita yang langsung bersentuhan dengan warga Masyarakat,”tambahnya.

Sebagai penutup, ia berharap Paguyuban Kepala Desa Se-Bogor Barat dari hasil diskusi dengan rekan-rekan pengurus.

”Tentunya memiliki pandangan yang sama dan harapan yang sama, agar Bupati Bogor dan Gubenur dapat mempersiapkan dari intraskutur di wilayah Barat yang akan jadi CPDOB,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Paguyuban Kepala Desa Se-Bogor Barat akan mempersiapkan pemekaran terkait CPDOB.

“Seperti dunia pendidikan perguruan tinggi universitas negeri, umum belum ada serta akses-akses lainnya masih minim, tentunya hal seperti ini paguyuban kepala Desa Se-bogor barat akan menyampaikan ke bupati, gubenur atau sekaligus ke Presiden dan DPRD Bogor DPRD provinsi dan DPR RI. Itu rencana kedepannya agar mempersiapkan pemekaran untuk menjawab warga masyarakat terkait CPDOB Bogor barat,” tandasnya. Cc

Giliran Sukabumi, Wanita Muda Diciduk Densus 88, Teroris?

Bogordaily.net – Tim Detasemen Khusus (Densus) Mabes Polri menciduk seorang wanita berusia 22 tahun di Kampung Pamoyanan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni membenarkan bahwa Tim Densus 88 mengamankan seorang perempuan berusia 22 tahun.

“Iya benar tadi ada Tim Densus 88 ke rumah warga yang berada di Desa Bojongssawah, Kecamatan Kebonpedes. Dari rumah itu diamankan seorang perempuan berusia sekitar 22 tahun,” ucap AKBP Sumarni.

Dilansir dari Antara, Ketua RT 04, Kampung Pamoyanan, Jujun tidak tahu secara pasti perihal pencidukan yang dilakukan Tim Densus 88 itu.

Namun, rumah milik Anis (60) tahun yang diciduk oleh Densus 88 terkait dugaan terorisme.

Jujun mengaku saat tim Densus 88 dan petugas kepolisian datang ia sedang bekerja dan tiba – tiba saja dihubungi oleh ketua RW setempat yang memberikan informasi warganya akan diciduk.

Namun Jujun mengaku belum mendapatka keterangan lebih rinci dari pemilik rumah terkait pencidukan yang dilakukan Tim Densus 88 karena masih belum bisa diajak bicara.

“RA ditangkap saat duduk di tengah rumah. Selama ini kami tidak mencurigai aktivitas yang dilakukan keluarga ini dan untuk suaminya pun bekerja sebagai sales. Dengan kejadian ini tentunya kami terkejut,” ujar Jujun dilansir dari Antara.

Untuk kasus tersebut Jujun mengaku telah mengimbau kepada warga untuk menyerahkan semuanya kepada pihak berwajib.

“Jangan ada pikiran macam – macam kepada keluarga dari perempuan yg diciduk,” katanya.***

Supono Kritik Ridwan Kamil Soal Energi Terbarukan

0

Bogordaily – Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) Ridwan Kamil, yang juga Gubernur Jawa Barat (Jabar) mengatakan bahwa tahun 2021, ADPMET memiliki target agar daerah-daerah penghasil migas dapat mengelola lahan milik Pertamina yang skalanya kecil.

“Kemudian pengambilan pemberian ladang-ladang minyak yang sudah tidak dipakai Pertamina itu diserahkan, dihibahkan ke daerah. Kecil untuk Pertamina, tapi besar untuk daerah,” kata Kang Emil.

Guna mewujudkan target tersebut, Kang Emil berencana membahas pemanfaatan lahan Pertamina berskala kecil oleh daerah dengan Presiden RI Joko Widodo.

Selain itu, ia pun sudah menyampaikan hal tersebut kepada Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama.

“Saya masih melobi di level eksekutif, Bapak Presiden juga berkenan menerima kami lagi. Kita sedang cari waktunya supaya bisa langsung terkait dengan Pertamina,” tuturnya.

“Secara keorganisasian, Komisaris Utama Pertamina, Bapak Ahok (sapaan Basuki). Saya sudah bertemu juga, bahasanya sama,” imbuhnya pada forum Daerah ADPMET di Kota Medan, Rabu 31 Maret 2021.

Menanggapi rencana Ridwan Kamil tersebut, Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Barat, Supono dengan tegas menyatakan kritiknya terhadap Emil terkait migas dan energi terbarukan.

Menurutnya, energi terbarukan adalah kebutuhan dimasa mendatang yang akan dihadapi oleh energi berbasis fosil akan terus berkurang.

Langkah antisipatif tersebut cukup bagus namun, bagaimana bentuk dan produk yang dihasilkan daerah yang perlu jadi fokus.

“Menurut saya bukan mengambil alih kilang-kilang Pertamina yang kecil, itu sama saja bukan energi baru terbarukan, tapi dari alternatif yang ada sehingga menjadi energi yang produktif sehingga ke depan salah satunya bisa menjadi hasil produk salah satunya dari Jawa Barat,” terang Supono.

Legislator asal Kabupaten Bogor ini pun menilai bahwa, Pemprov Jabar sendiri saat ini masih mencari bentuk soal bahan baku energi baru terbarukan.

“Seperti tanaman jarak, umpamanya wilayah-wilayah tandus seperti di bekas galian bahan baku semen sekitar Indocement atau Holcim Kabupaten Bogor, itukan lahan produktifnya tidak ideal, maka itu memungkinkan untuk dijadikan lahan tanaman jarak,” ungkap Supono.

Lanjut, Dirinya menambahkan seperti biogas dan energi panas bumi di Jawa Barat sendiri masih perlu dieksplorasi secara komprehensif dimana hal tersebut penting untuk diversifikasi energi-energi tersebut.

“Saya selaku anggota komisi IV DPRD Jawa Barat dalam pengamatan selama ini katakanlah belum ada sebagai alternatif yang ideal dalam proses untuk mencari dan mengoptimalkan apa yang ada sebagai energi terbarukan, menurut saya kita fokuskan saja dan itu kita setuju dan dukung untuk energi baru terbarukan,” tutup Supono, Senin 5 April 2021.***

KWT Ceria Mandiri Kayu Manis Kembali Berhasil Panen 4 kg Bayam dan Kangkung

0

Bogordaily.net – Kelompok Wanita Tani (KWT) Kayu Manis Ceria Mandiri Kecamatan Tanah Sareal, kembali berhasil panen dari hasil penanaman yang telah dilakukan pada sayuran bayam dan kangkung.

Dengan berhasil panen yang kedua ini, menjadikan sebuah peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di sekitar KWT ini sendiri.

Lurah Kayu Manis Hapid mengatakan, hasil penjualan panen ini tidak hanya menjadi sebuah kesejahteraan anggota KWT yang mengelola, tetapi hasil dari panen KWT ini pun menjadi uang kas untuk operasional KWT itu sendiri.

Panen yang telah dihasilkan berupa bayam saat ini sejumlah 35 ikat, atau sekitar 4 kg kurang lebih serta kangkung yang telah dihasilkan berjumlah 20 ikat.

Sayuran yang telah dihasilkan dijual untuk saat ini kepada masyarakat sekitar Kayu Manis saja dengan harga dibawah pasaran.

“Untuk Bayam dan Kangkung kita hanya jual seribu rupiah saja per ikatnya” ujar Hapid selaku lurah Kayu Manis.

Hasil panen yang dijual dibawah harga pasar bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar, dan juga membuat program kepada masyarakat agar senang untuk mengkonsumsi sayuran hijau-hijauan.

Tidak hanya bayam dan kangkung, masih banyak hasil panen lainnya yang dihasilkan oleh KWT ceria mandiri seperti jagung, cabai, cesin, singkong, dan juga tanaman obat keluarga (Toga).

Dalam waktu dekat ini diperkirakan anggota KWT akan memanen tanaman jagung, dan akan dijual dibawah harga pasaran dan juga untuk masyarakat sekitar saja.

Hapid mengatakan, hasil panen yang dijual dengan harga di bawah pasar bertujuan bukan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya, melainkan untuk masyarakat menimba ilmu bercocok tanam serta menjadi suatu silaturahmi dan lebih guyub. Adv

Pemerintah Keluarkan Larangan Mudik Lebaran 2021 , Awas Warganet Bandingkan Dengan Pernikahan Aurel- Atta

Bogordaily.net – Pemerintah resmi akan melakukan larangan mudik lebaran pada tahun ini, membuat warganet membandingkan dengan pernikahan Aurel -Atta.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa keputusan tersebut sudah final dan tidak bisa di ubah lagi.

“Jadi kami tegaskan lagi bahwa keputusan larangan mudik tahun ini sudah final,” tutur Menhub, Budi Karya Sumadi.

Terbitnya larangan tersebut langsung mendapatkan kecaman dari warganet diberbagai media social salah satunya di Twitter.

Banyak warganet yang membandingkan mudik lebaran dengan pernikahan selebriti Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar.

“Bukankan aturan untuk melakukan perjalanan itu sekarang wajib melakukan swab antigen juga ya?dan yang boleh melakukan perjalanan hanya yg negatif?terus apa bedanya dengan pesta pernikahannya si atta?,” tulis warganet.

“Tapi kalau artis bikin hajatan boleh donk, kan rakyat kecil ngga ada suaranya mereka. Sangat ironi di lain sisi kita juga di pertotonkan ketidakadilan,” tulis warganet.

“Tapi misal ada keperluan menjadi saksi pernikahan teman, saudara atau kolega di kampung, boleh ngaaa? Sesuai protokol kesehatan koooooook~,” tulis warganet.

“Sobat, Piye Pak Presiden @jokowi rakyat dilarang mudik lebaran. Lha tapi para pejabat tinggi negara hadir & berkerumun di pesta pernikahan seorang yg hingga saat ini aku tak mengerti apa prestasinya untuk negara? Apa nilai lebih dari si youtuber yg memaksa para pejabat itu hadir?,” tulis warganet.

Ada juga warganet yang mengatakan mudik lebaran dilarang namun objek wisata masih dibuka.

““sungguh ironis, mudik Lebaran dilarang, objek wisata dibuka seluas luasnya. ga ngerti jalan pikiran pemerintah. asli !,” tulis warganet.
“lebaran d larang pulkam tapi tempat2 wisata jalan trussss hebat bgt indonesia ini,” ucap warganet.

Kemenhub dikabarkan akan segera menerbitkan Peraturan Menhub (Permenhub) Pengendalian Transportasi pada masa Idul Fitri Tahun 2021.

Peraturan ini adalah bentuk dukungan serta tindak lanjut terhadap larangan mudik yang sudah diumumkan pemerintah melalui Menteri Koordinator PMK Muhadjir Effendy.

Larangan mudik lebaran mulai berlaku pada 6-17 Mei 2021, namun baik sebelum ataupun sesudah tanggal tersebut, masyarakat tetap dihimbau untuk tidak pergi atau berkegiatan keluar daerah kecuali dalam keadaan mendesak dan perlu.***

Hore! Palestina Akan Lakukan Pemilihan Legislatif Setelah 15 Tahun

0

Bogordaily.net – Palestina akan melakukan pemilihan legislatif pertama setelah 15 tahun, pejabat setempat telah mengumumkan 36 daftar kandidat yang sudah dusetujui untuk mencalonkan diri.

Pemungutan suara legislatif ini rencananya akan dilaksanakan pada 22 Mei 2021 dilakukan sebelum pemilihan presiden pada 31 Juli 2021 yang mana bagian dari upaya gerakan dominan Palestina – Fatah dan Hamas – untuk meningkatkan dukungan internasional bagi pemerintahan Palestina.

Nama-nama individu di setiap daftar akan dipublikasikan pada hari Selasa, tetapi komisi pemilihan Palestina mengumumkan di situs webnya pada hari Minggu bahwa mereka telah menyetujui semua 36 kandidat.

Gerakan Fatah Presiden Mahmoud Abbas, yang mendominasi Otoritas Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel, bersaing dalam pemilihan, seperti halnya Hamas, yang telah menjalankan blokade Israel di Jalur Gaza sejak 2007.

Fatah menghadapi tantangan dari faksi-faksi pembangkang atau pemberontak termasuk daftar Kebebasan, yang dipimpin oleh Nasser al-Kidwa, keponakan almarhum pemimpin Palestina Yasser Arafat.

Kebebasan telah didukung oleh Marwan Barghouti, seorang pemimpin populer yang menjalani hukuman seumur hidup di Israel karena diduga mengatur serangan mematikan selama Intifada (pemberontakan) Palestina kedua dari 2000-2005.

Mantan kepala keamanan Gaza Abbas, Mohammed Dahlan, yang saat ini berada di pengasingan di Abu Dhabi, juga mendukung daftar penantang.

Mantan perdana menteri Palestina, Salam Fayyad, mantan pejabat Bank Dunia dengan rekam jejak pemberantasan korupsi, mendukung yang lain.

Sementara Fatah dan Hamas telah mencapai kesepakatan agar pemungutan suara berlangsung di Tepi Barat dan Gaza, kemampuan warga Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki untuk memilih tetap tidak pasti.

Israel melarang semua aktivitas politik Palestina di Yerusalem, tetapi para pemimpin Palestina bersikeras pemungutan suara diadakan di timur kota, yang mereka klaim sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan.

Menghadapi pemilihan pertama nya setelah 15 tahun, anak muda Palestina menuntut reformasi dalam pemilihan parlemen dan presiden akhir tahun ini.

“Kami menyebut diri kami generasi yang diabaikan karena kami belum diberi ruang dalam sistem politik untuk berpartisipasi dan suara kami didengar,” kata Salem Barahmeh dari gerakan pemuda Jeel Al-Tajdeed Al-Democraty, atau Generasi untuk Pembaruan Demokratis dikutip dari Al Jazeera ***

Persiapan KWT Kayu Manis Ceria Mandiri Ikuti Lomba Bogor Hejo

0

Bogordaily.net – Kelompok Wanita Tani (KWT) Kayu Manis Ceria Mandiri Kecamatan Tanah Sareal akan mengikuti lomba “Bogor Hejo” yang diikuti oleh 68 kelurahan pada bulan Juni mendatang di Bukit Kayu Manis RT 02 / RW 12.

Pada lomba Bogor Hejo yang akan diikuti nanti, KWT Kayu Manis Ceria Mandiri kini sedang mempersiapkan segala sesuatu yang masih kurang, untuk mencukupinya terutama dalam penghijauan.

Dalam lomba ini, panitia pun sudah terjun ke wilayah untuk meninjau secara langsung serta memverifikasi yang dilakukan oleh tim tingkat kota.

Lurah Kayu Manis mengatakan, dengan adanya lomba ini masyarakat terutama anggota KWT bisa mencintai bercocok tanam dan menjadi sebuah forum silaturahmi.

“Kami mengikuti lomba ini bukan bertujuan jadi juara, melainkan agar KWT kami lebih peduli dengan bercocok tanam, serta menjadi suatu silaturahmi. Kalo masalah juara ya itu hanya bonus atas usaha kami” ujar Lurah Kayu Manis Hapid.

Saat ini KWT Kayu Manis Ceria mandiri tengah mempersiapkan semua yang menjadi indikator dalam perlombaan Bogor Hejo ini.

Ada beberapa tanaman yang telah disiapkan seperti tanaman sayuran, buah-buahan, umbi-umbian yang bisa di konsumsi dari hasil produk KWT itu sendiri, serta persiapan dalam administrasinya.

Hapid pun mengungkapkan, pada lomba yang akan diikuti oleh KWT Kayu Manis ini bukan hanya warga RW 12 saja, melainkan semua RW yang ada di Kayu Manis.

Ia mengatakan, dipilihnya lokasi di RW 12 karena salah satu perumahan yang ada Power Supply (PSU) nya, merupakan anggota KWT dari seluruh RW.

“KWT ceria mandiri ini ada, dan dibentuk untuk seluruh warga Kayu Manis” ucapnya. Adv

Ngotot Puncak 2, Pemerintah Kabupaaten Bogor Tolak Konversi Angkot ke Bus di Puncak

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor ngotot memperjuangkan jalur Puncak 2 untuk mengatasi kemacetan di kawasan wisata daerahnya itu, dibanding menerima bantuan bantuan program Buy The Service (BTS) angkot menjadi bus.

Program Buy The Service (BTS) yang merupakan sistem pembelian pelayanan oleh pemerintah kepada pihak operator angkutan umum diyakini Pemerintah Kabupaten Bogor bukan solusi bagi ekosistem transportasi dan ekonomi di daerahnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Ade Yana mengatakan permasalahan macet bukan dengan cara konversi angkot menjadi bus.

Namun dengan cara pembuatan jalur puncak II untuk memecah konsentrasi kendaraan yang akan menuju Cianjur dan Bandung.

“Jadi malah saya cenderung terlalu resiko karena sama dengan membangunkan macan lagi tidur. solusi kemacetan puncak itu kata Bupati yaitu bangun jalur Puncak II harga matinya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Ade Yana kepada wartawan, Senin 5 April 2021.

Ade Yana menyampaikan dalam program BTS tersebut nantinya sebanyak 556 angkot di wilayah puncak akan digantikan oleh Bus untuk mengatasi kemacetan di jalur Puncak.

“Memang saat ini ada 556 angkot yang beroperasi di puncak. Kalau diganti jadi bus, ibaratnya konversi, nanti akan jadi gejolak lagi di bawah, tiga angkot diganti satu bus, tapi dari tiga supir cuma satu yang jadi supir bus, itu kan masalah,” katanya.

Kemudian persoalan transportasi di Jalan Raya Puncak, menurut Ade Yana, itu sudah baik dan teratur, karena selama ini anak buahnya di Dishub Kabupaten Bogor yang menangani langsung masalah Puncak.

Selanjutnya Ade Yana menjelaskan, penyebab utama dari macetnya jalur puncak adalah tingginya volume kendaraan yang didominasi oleh kendaraan pribadi.

“Namun infrastruktur jalan masih tidak bisa memenuhi kebutuhan kendaraan,” katanya.***

Pimpinan Bank BJB Ajak Anak Muda Ikut Urug Ide di Bogor Leaders Talk

0

Bogordaily.net – Pimpinan Bank BJB Cabang Cibinong, Boy Pandji Soedrajat mengajak para anak muda di Kabupaten Bogor untuk urug ide serta gagasan di event Bogor Leaders Talk, Senin 5 April 2021.

“Hai guys, sekarang ada acara yang keren banget loh, Bogor Leaders Talk, yuk sama-sama kita join,” Kata Pimpinan Bank BJB Cabang Cibinong Boy Pandji.

Kemudian Bogor Leaders Talk ini memberikan kesempatan, untuk sama-sama menuangkan, untuk urug ide bisa mengeksplorasi diri, bagaimana caranya Kabupaten Bogor lebih maju lagi.

Boy Pandji mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor dan Sekda Kabupaten Bogor yang telah membuat suatu event yang sangat berarti dan berguna untuk kelangsungan Kabupaten Bogor.

“Ini nanti kan langsung dilihat, diteliti bahkan bisa diimplementasikan. Siapa sih yang ga bangga nanti ketika ide-idenya di implementasikan di Kabupaten Bogor. Yang pastinya kalian semua the great leaders,” ucapnya.

Sampai hari ini lomba Bogor Leaders Talks yang bertemakan ‘Pancakarsa Dalam Ide dan Gagasan Kaum Muda’ ini terus bergulir dan peserta yang mengirimkan video orasinya terus diterima oleh panitia.

Untuk informasi, lomba Bogor Leaders Talk ini akan berakhir 5 hari lagi. Adv

Walah, Laporan Data Covid-19 Lambat di Banten Numpuk Sampai 3.000-an


Bogordaily.net –
Laporan data Covid-19 di Provinsi Banten lambat sampai menumpuk 3.000-an menyusul ke pusat, sehingga seperti ada tambahan kasus yang membeludak.

Padahal, menurut Gubernur Banten Wahidin Halim pasien ribuan pasien Covid-19 itu sudah sembuh.

“Memang lambat memasukkan data, pusat kemarin mencoba mensinkronisasi. Kemudian sekarang ketemu di angka 3.000-an. Tapi mereka sudah sembuh,” kata Wahidin kepada wartawan di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Senin, 5 April 2021.

Hanya saja laporan data dari level pelayanan kesehatan paling bawah di kota maupun kabupaten sering terlambat. Bahkan, laporan baru dikirim 3 hari dari pendataan aslinya.

“Yang harusnya dilaporkan hari ini dilaporkan besoknya. Yang harusnya ke pusat hari ini disampaikan ke pusat tiga hari ke depannya. Ini terakumulasi semakin ke sini makin terlambat,” kata dia.

Namun Wahidin Halim meyakinkan, aslinya, jumlah pasien Covid-19 telah lebih banyak yang sembuh dibanding meninggal dunia.

“Substansinya kita sudah menekan angka (kasus Covid-19) itu, angka kematian rendah, angka kesembuhannya tinggi,” tandasnya.

Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Banten hingga Minggu, 4 April 2021 terdapat 43.838 orang pasien positif Covid-19.

Dari jumlah tersebut terdapat 2.164 orang yang masih dirawat, 40.525 orang sembuh dan 1.149 orang meninggal dunia.***