Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 7374

Walah, Laporan Data Covid-19 Lambat di Banten Numpuk Sampai 3.000-an


Bogordaily.net –
Laporan data Covid-19 di Provinsi Banten lambat sampai menumpuk 3.000-an menyusul ke pusat, sehingga seperti ada tambahan kasus yang membeludak.

Padahal, menurut Gubernur Banten Wahidin Halim pasien ribuan pasien Covid-19 itu sudah sembuh.

“Memang lambat memasukkan data, pusat kemarin mencoba mensinkronisasi. Kemudian sekarang ketemu di angka 3.000-an. Tapi mereka sudah sembuh,” kata Wahidin kepada wartawan di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Senin, 5 April 2021.

Hanya saja laporan data dari level pelayanan kesehatan paling bawah di kota maupun kabupaten sering terlambat. Bahkan, laporan baru dikirim 3 hari dari pendataan aslinya.

“Yang harusnya dilaporkan hari ini dilaporkan besoknya. Yang harusnya ke pusat hari ini disampaikan ke pusat tiga hari ke depannya. Ini terakumulasi semakin ke sini makin terlambat,” kata dia.

Namun Wahidin Halim meyakinkan, aslinya, jumlah pasien Covid-19 telah lebih banyak yang sembuh dibanding meninggal dunia.

“Substansinya kita sudah menekan angka (kasus Covid-19) itu, angka kematian rendah, angka kesembuhannya tinggi,” tandasnya.

Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Banten hingga Minggu, 4 April 2021 terdapat 43.838 orang pasien positif Covid-19.

Dari jumlah tersebut terdapat 2.164 orang yang masih dirawat, 40.525 orang sembuh dan 1.149 orang meninggal dunia.***

Ade Yasin Malu Jika Kabupaten Bogor Tidak Responsif Gender

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan bahwa ia malu jika Kabupaten Bogor tidak responsif gender pada kegiatan Verifikasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak oleh tim verifikator Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) RI.

Ade Yasin menegaskan bahwa Kabupaten Bogor adalah daerah responsif gender dengan mengutamakan pengarusutamaan gender di semua lini, hal ini diperkuat dengan diraihnya predikat utama Anugerah Prahita Ekapraya tahun 2020.

“Di Kabupaten Bogor isu terkait gender sepertinya sudah tidak ada masalah karena banyak juga kaum perempuan yang memegang posisi di level pimpinan. Kami sudah sangat responsif, karena bupatinya perempuan maka akan sangat malu sekali ketika kita tidak responsif gender,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin di Ballroom Rukun Hotel Dharmawan Park, Kecamatan Babakan Madang, Senin 5 April 2021.

Kemudian Ade menjelaskan, bahwa Kabupaten Bogor banyak prestasi yang sudah ditorehkan kaum perempuan, di Kabupaten Bogor penilaian kinerja perempuan harus berbasiskan prestasi.

Lalu jadi ketika ada satu kesempatan harus bersaing dengan lawan jenisnya, ternyata sebagian besar perempuan mampu mengalahkan lawan jenisnya dan ini merupakan kesempatan bagi perempuan.

“Anggaran di Kabupaten Bogor pun cukup responsif gender. Kita lebih mengutamakan kesetaraan dalam penganggaran, yaitu berupa proses maupun dampak alokasi anggaran pada program dan kegiatan yang bertujuan untuk menurunkan tingkat kesenjangan gender,” katanya.

“Kami, menelah dampak dari belanja anggaran dan menganalisa alokasi anggaran untuk menjawab kebutuhan, kepentingan dan aspirasi perempuan, anak serta kaum difabel, juga tidak luput dari perhatian kami yakni lansia,” tambahnya.

Lalu melalui program prioritas kami terus mendorong perempuan agar bisa berkiprah dalam dunia politik.

“Butuh komitmen semua pihak agar bisa mendorong kaum perempuan maju dan tentunya bersama-sama berpartisipasi dalam pembangunan, dengan bantuan program dari pemerintah daerah,” ucapnya.

Tahun lalu, lanjut Ade, Kabupaten Bogor meraih predikat utama Anugerah Parahita Ekapraya, prestasi tersebut adalah buah kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh elemen secara pentahelix yakni pemerintah, komunitas atau masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media.

“Semoga apa yang kita lakukan tentang gender ini mencapai keadilan kesetaraan gender untuk perempuan dan anak di Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Ade berharap, mudah-mudahan tahun ini bisa kembali mendapatkan kepercayaan untuk meraih penghargaan pada predikat mentor. Setidaknya ada peningkatan di setiap tahunnya.

“Cukup wajar kalau kita ingin meraih predikat mentor karena kita lihat peran aktif masyarakat, organisasi perempuan, kemudian lembaga yang ada senantiasa berpihak kepada kesetaraan gender,” ungkapnya. Adv

Indoor Boulder Climbing Gym Terbesar Indonesia Ada di Boxies 123

0

Bogordaily.net – Warga Kota Bogor tak perlu lagi jauh-jauh mencari tempat latihan di alam terbuka, karena Indoor Boulder Climbing Gym terbesar di Indonesia ada di Boxies 123 Mall loh!

Humas Boxies 123 Mall, Arny R. Khadidjah mengatakan, sarana olahraga dalam ruangan ini hadir dengan fasilitas yang sangat lengkap dan sudah sangat aman bagi semua kalangan.

Arny juga mengklaim bahwa sarana panjat tebing itu menjadi satu-satunya di Kota Bogor dan menjadi indoor wall climbing terbesar di Indonesia yang bersebelahan langsung dengan XXI.

Sarana panjat tebing itu meliputi berbagai jalur, seperti Lead Wall, Speed Wall, Bouldering dan Fun Wall. Tak hanya bisa dinikmati oleh para orang dewasa, Indoor Boulder Climbing Gym juga aman untuk anak-anak.

“Boulder Climbing Gym ini nantinya akan dilengkapi dengan store khusus untuk peralatan panjat tebing seperti Carabiner, Harness, Tali, Belay, dan lainnya. Sebagai pelengkap sarana rekreasi kami akan menyediakan Boulder Cafe, sebagai ruang tunggu ataupun hangout yang cozy baik untuk sebelum ataupun setelah bermain,” ujar Humas Boxies 123 Mall, Arny R. Khadidjah saat ditemui Bogordaily.net pada Senin 5 April 2021.

Indoor Boulder Cliimbing Gym
Suasana Indoor Boulder Climbing Gym terbesar di Indonesia hanya di Boxies 123 Mall. (Ibnu/Bogordaily.net)

Pada kesempatan yang sama, Instruktur Boulder Climbing Gym, Ruli Syamsuri mengatakan di indoor climbing ini memiliki peralatan yang lumayan lengkap, serta mempunyai beberapa jalur.

“Ada Fun Climbing, Speed, Lead dan Boulder,” kata Instruktur Boulder Climbing Gym, Ruli saat ditemui Bogordaily.net pada Senin 5 April 2021.

Kemudian Ruli menjelaskan, untuk usia tidak membatasi, hanya saja untuk anak-anak yang di bawah usia 5 tahun harus ada pendamping dari orang tuanya.

Selanjutnya, harga tiket untuk bermain di Indoor Boulder Climbing di weekday yaitu Rp 100 ribu, kemudian di weekend Rp 125 ribu, lalu ada harga paket member Rp 600 ribu sebulan.

Untuk pengujung yang datang untuk panjat Ruli mengatakan harus melihat situasi pengunjung, jika normal tidak ada batasan, tetapi jika suasana ramai pasti akan di batasi, karena harus mengikuti protokol kesehatan.

Kemudian Ruli meengatakan, ada Fum Climbing untuk trek jalur manjat yang sering di minati untuk anak-anak.

“Karena Fun Climbing dindingnya banyak karakter bermacam-macam, seperti gambar pemadam kebakaran, puzzel dan ada bentuk yang bergambar virus corona,” ungkapnya. Cc

Pastikan Stok Pangan Jelang Ramadhan, PPJ Gelar Operasi Pasar

0

Bogordaily.net – Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Muzakkir melakukan operasi pasar ke Pasar Sukasari, untuk memastikan stok pangan jelang Ramadhan.

Saat operasi pasar, Muzakkir berkeliling ke setiap pedagang, mulai dari pedagang sayur, sembako hingga pedagang daging.

“Iya kita sudah berkeliling ke pasar-pasar, dan sekarang kita keliling Pasar Sukasari melihat pasokan stok bahan pangan, Alhamdulillah dari beberapa kios yang didatangin, seperti sayur, beras, gula daging dan lainnya, alhmdulillah masih aman,” ujar Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Muzakkir, pada Senin 5 April 2021.

Kemudian Muzakkir menuturkan, distribusi bahan pangan ke pedagang pasar Kota Bogor, yang dikelola oleh Perumda Pasar Pakuan Jaya aman hingga bulan Ramadhan.

Meski belum mengalami kenaikan yang signifikan untuk kunjungan pasar di masa Pandemi Covid-19, namun dibanding jumlah pengunjung diawal pandemi kunjungan pasar saat ini sudah mengalami kenaikan.

Meski demikian, dengan adanya vaksinasi untuk pedagang pasar membuat pembeli semakin aman dan nyaman untuk berbelanja di pasar tradisional.

“Daya beli masyarakat sempat mengalami penurunan, tapi ketika ada program vaksinasi ini sedikit-sedikit mulai ada kenaikan,” tuturnya.

Saat meninjau pasar Muzakkir menjelaskan, harga di Pasar Sukasari dalam satu minggu menjelang puasa Ramadhan, mulai turun harga.

“Untuk cabai merah menurun dibanding kemarin Rp 120 ribu hingga Rp 140 ribu sekarang sekitar Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu,” jelasnya.

Mengalami penurunan yang signifikan, Muzakkir menjelaskan untuk harga sayur dan cabai di pasar yang dikelola oleh Prumda PPJ masih stabil.

“Secara umum cukup stabil, karena kan stabilitas itu kan ikut harga pasar itu sendiri, secara umun harga di pasar di Kota Bogor ini dengan di kota kota lain sama ya,” katanya.

Kemudian untuk harga cabai, beras dan bahan pokok lainnya masih stabil.

Secara umum tidak ada kenaikan ataupun terjadi penurunan yang signigikan yang membuat harga anjlok. Adv

Buron 1 Tahun Kasus Suap Kontrak Tambang, Samin Tan Ditangkap KPK


Bogordaily.net –
Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) mengkap pengusaha Samin Tan yang buron selama 1 tahun atas kasus suap kontrak usaha tambang kepada Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.

Samin diduga menyuap Eni sebesar Rp5 miliar lantaran ingin memuluskan terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).

Terminasi PKP2B yang dimaksud antara PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

PT AKT adalah anak perusahaan PT Borneo Lumbung Energi dan Metal yang dimiliki Samin.

Atas kasus suap itu, Samin disangka melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.\

“Benar hari ini, tim penyidik KPK herhasil menangkap DPO KPK atas nama SMT ( Samin Tan) di wilayah Jakarta,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Senin, 5 Maret 2021.

Ali Fikri mengatakan saat ini Sain telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk melaksanakan proses hukum.

“Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut,” tulisnya.

Ia menjabarkan kronologis Samin menjadi buron atau daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus suap kontrak tambang tersebut.

Pertama, pada Senin, 2 Maret 2020 Samin Tan tidak datang dan alasannya pun diterima KPK patut dan wajar.

Lalu KPK kembali mengirim surat panggilan kedua untuk pemeriksaan pada Kamis, 5 Maret 2020.

Tetapi Samin Tan tidak memenuhi panggilan dan mengirim surat dengan alasan sakit dan menyatakan akan hadir pada Senin, 9 Maret 2020.

“Namun pada 9 Maret 2020, tersangka SMT kembali meminta penundaan pemeriksaan dengan alasan sakit dan butuh istirahat selama 14 hari dan melampirkan surat keterangan dokter,” ujar Ali.

Tidak menunggu lama, Pada 10 Maret 2020, KPK akhirnya menerbitkan surat perintah penangkapan atas Samin Tan.

“KPK melakukan pencarian terhadap tersangka SMT ke beberapa tempat antara lain dua rumah sakit di Jakarta, apartemen milik tersangka di kawasan Jakarta Selatan, dan beberapa hotel di Jakarta Selatan. Namun hingga saat ini keberadaan SMT belum diketahui,” kata Ali.

Lebih kurang sebulan dari itu tepatnya pada Jumat, 17 April 2020, KPK kemudian memasukkan Samin ke dalam DPO dan menyurati Kepolisian Republik Indonesia (Polri).***

Tidak Main-Main, Sekolah di Bogor Wajib Lakukan Ini untuk Bisa PTM Juli 2021

Bogordaily.net – Pemberlakuan Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Bogor tidak main-main, pemerintah setempat mewajibkan sekolah memastikan semua pengajar dan staff telah melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Kewajiban PTM berlaku bagi 4.212 sekolah mulai jengjang sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA) pada Bulan Juli 2021.

“Kalau untuk bulan Juli, wajib semua sekolah melakukan PTM dengan catatan vaksin sudah semua guru dan tenaga kerja divaksin,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Atis Tardiana kepada wartawan, Senin, 5 April 2021..

Dalam pemberlakuan PTM itu, sekolah tidak bisa lagi beralasan untuk menolak melakukan PTM, karena setiap sekolah wajib mengisi daftar periksa ke Kemendikbud.

“Kemudian sekolah masuk ke data periksa Kemendikbud, disitu ada 11 item. Kalau sekolah sudah jawab ya semua, berarti secara teknis sekolah siap melaksanakan protokol kesehatan,” jelasnya.

Di dalamnya, sambung Atis, berisikan kesiapan sekolah untuk melakukan PTM dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Intinya, prokes sudah menjadi kewajiban karena kewajiban sekolah itu wajib mengisi data periksa, lalu data periksa itu adalah data kesiapan sekolah secara administrasi, prokes dan sarpras sudah siap,” ucapnya.

Meskipun begitu, kata Atis, Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan pengecualian bagi siswa untuk mengikuti wajib yang diberlakukan bagi 4.212 sekolah di daerahnya pada Bulan Juli 2021.

Pengecualian tersebut berlaku bagi siswa yang tidak diberikan izin oleh orang tuanya atas dimulainya PTM yang masih di berada pada masa Pandemi Covid-19.

Namun, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Atis Tardiana menekankan kewajiban sekolah melakukan PTM tidak bergantung kepada bersedia atau tidaknya siswa ke sekolah.

“Kalau PTM itu wajib, masalah siswa tidak mau datang, lain halnya siswa tidak wajib mengikuti PTM apabila orang tuanya tidak mengizinkan,”ungkapnya.

PTM diberlakukan bagi sekolah Dasar (SD) hingga Tingkat Menengah Atas (SMA) diwajibkan melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).***

Ternyata, Sudah Ada 4 Fakta Penemuan Benda Mencurigakan di Depok

Bogordaily.net – Warga Depok digegerkan dengan penemuan benda mencurigakan bertuliskan FPI Munarman . Benda tersebut ditemukan di dekat warung di Jalan Raya Grogol Limo, Depok.

Munarman sendiri meminta untuk tidak memfitnah dirinya tentang dugaan terkait namanya di dalam bungkusan.

Ada 4 fakta terkait penemuan benda mencurigakan yang bertuliskan FPI Munarman.

1. Ditemukan didekat warung

Benda mencurigakan bertuliskan FPI Munarman didalam tas plastik warna hitam ditemukan pada pukul 20.00 WIB persis dibelakang warung.

Lalu kemudian pemilik warung tersebut sempat memindahkan barang itu sekitar lima meter ke belakang warung.

2. Langsung di cek oleh tim gegana

Setelah pemilik warung menemukan barang mencurigakan tersebut dekat tempat usahanya lalu kemudian melapor ke polsek setempat.

Mendapat laporan benda mencurigakan langsung ditindaklanjuti oleh tim Gegana untuk memeriksa benda mencurigakan tersebut.

3. Polisi dan tim gegana masih menyelidiki

Benda mencurigakan bertuliskan FPI Munarman didalam tas plastik warna hitam masih dilakukan proses pemeriksaan dan penyelidikan oleh Polres Metro Depok dan Gegana.

Polisi mengatakan, pihaknya baru akan menjelaskan isi dari benda tersebut ketika pemeriksaan telah selesai dilakukan.

4. Munarman membantah bukan dirinya yang melakukan

Mantan Juru Bicara (Jubir) Front Pembela Islam (FPI) Munarman membantah keras namanya dikaitkan dengan bungkusan kaleng yang mencurigakan di belakang warung di Depok.

Meskipun bungkusan yang berisi kaleng, magasin dan peluru itu bertuliskan ‘FPI Munarman’ saat ditemukan pemilik warung di Limo, Depok pada Minggu, 4 April 2021 malam.

“Goblok sekali kalau ada orang mau meneror lalu menuliskan namanya sendiri. Ketololan macam apa lagi yang dipertontonkan kepada rakyat di negeri ini,” kata Munarman dikutip Bogordaily.net dari Kompas.com, Senin, 5 April 2021. ***

Bulan Juli 2021, PTM Wajib Mulai SD sampai SMA di Kabupaten Bogor

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor mewajibkan Pembelajaran tatap muka (PTM) mulai jenjang sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA) pada Bulan Juli 2021.

Total ada 4.212 sekolah yang terdata Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor dari SD sampai SMA sederat.

Dalam pemberlakuan PTM itu, sekolah tidak bisa lagi beralasan untuk menolak melakukan PTM, karena setiap sekolah wajib mengisi daftar periksa ke Kemendikbud.

“Kemudian sekolah masuk ke data periksa Kemendikbud, disitu ada 11 item. Kalau sekolah sudah jawab ya semua, berarti secara teknis sekolah siap melaksanakan protokol kesehatan,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Atis Tardiana kepada wartawan, Senin, 5 April 2021.

Di dalamnya, sambung Atis, berisikan kesiapan sekolah untuk melakukan PTM dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Intinya, prokes sudah menjadi kewajiban karena kewajiban sekolah itu wajib mengisi data periksa, lalu data periksa itu adalah data kesiapan sekolah secara administrasi, prokes dan sarpras sudah siap,” ucapnya.

Meskipun begitu, kata Atis, Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan pengecualian bagi siswa untuk mengikuti wajib yang diberlakukan bagi 4.212 sekolah di daerahnya pada Bulan Juli 2021.

Pengecualian tersebut berlaku bagi siswa yang tidak diberikan izin oleh orang tuanya atas dimulainya PTM yang masih di berada pada masa Pandemi Covid-19.

Namun, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Atis Tardiana menekankan kewajiban sekolah melakukan PTM tidak bergantung kepada bersedia atau tidaknya siswa ke sekolah.

“Kalau PTM itu wajib, masalah siswa tidak mau datang, lain halnya siswa tidak wajib mengikuti PTM apabila orang tuanya tidak mengizinkan,”ungkapnya.

PTM diberlakukan bagi sekolah Dasar (SD) hingga Tingkat Menengah Atas (SMA) diwajibkan melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Dengan catatan, kata dia, seluruh pengajar dan staf yang akan melaksanakan PTM telah melakukan vaksinasi.

“Kalau untuk bulan Juli, wajib semua sekolah melakukan PTM dengan catatan vaksin sudah semua guru dan tenaga kerja divaksin,” kata Atis, Senin 5 April 2021.***

Sekolah di Kabupaten Bogor Wajib PTM Bulan Juli 2021, Ada Pengecualian Bagi Siswa!

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan pengecualian bagi siswa untuk mengikuti wajib Pembelajaran tatap muka (PTM) yang diberlakukan bagi 4.212 sekolah di daerahnya pada Bulan Juli 2021.

Pengecualian tersebut berlaku bagi siswa yang tidak diberikan izin oleh orang tuanya atas dimulainya PTM yang masih di berada pada masa Pandemi Covid-19.

Namun, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Atis Tardiana menekankan kewajiban sekolah melakukan PTM tidak bergantung kepada bersedia atau tidaknya siswa ke sekolah.

“Kalau PTM itu wajib, masalah siswa tidak mau datang, lain halnya siswa tidak wajib mengikuti PTM apabila orang tuanya tidak mengizinkan,” ungkapnya.

PTM diberlakukan bagi sekolah Dasar (SD) hingga Tingkat Menengah Atas (SMA) diwajibkan melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Kalau untuk bulan Juli, wajib semua sekolah melakukan PTM dengan catatan vaksin sudah semua guru dan tenaga kerja divaksin,” kata Atis, Senin 5 April 2021.

Dengan catatan, kata dia, seluruh pengajar dan staf yang akan melaksanakan PTM telah melakukan vaksinasi.

Sekolah tidak bisa lagi beralasan untuk menolak melakukan PTM, karena setiap sekolah wajib mengisi daftar periksa ke Kemendikbud.

“Kemudian sekolah masuk ke data periksa Kemendikbud, disitu ada 11 item. Kalau sekolah sudah jawab ya semua, berarti secara teknis sekolah siap melaksanakan protokol kesehatan,” tambahnya.

Di dalamnya, sambung Atis, berisikan kesiapan sekolah untuk melakukan PTM dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Intinya, prokes sudah menjadi kewajiban karena kewajiban sekolah itu wajib mengisi data periksa, lalu data periksa itu adalah data kesiapan sekolah secara administrasi, prokes dan sarpras sudah siap,” ucapnya.***

Ada Namanya di Bungkusan Kaleng Mencurigakan di Depok, Keras! Bantahan Mantan Jubir FPI Munarman

Bogordaily.net – Mantan Juru Bicara (Jubir) Front Pembela Islam (FPI) Munarman membantah keras namanya dikaitkan dengan bungkusan kaleng yang mencurigakan di belakang warung di Depok.

Meskipun bungkusan yang berisi kaleng, magasin dan peluru itu bertuliskan ‘FPI Munarman’ saat ditemukan pemilik warung di Limo, Depok pada Minggu, 4 April 2021 malam.

“Goblok sekali kalau ada orang mau meneror lalu menuliskan namanya sendiri. Ketololan macam apa lagi yang dipertontonkan kepada rakyat di negeri ini,” kata Munarman dikutip Bogordaily.net dari Kompas.com, Senin, 5 April 2021.

Munarman pun malah meminta untuk tidak memfitnah dirinya tentang dugaan terkait namanya di dalam bungkusan.

“Sudahlah, berhenti memfitnah orang,” imbuhnya.

Ia menolak mengomentari siapa yang diduga berada dibalik penemuan kaleng berisi megasin dan peluru itu. Munarman malah menyinggung tentang kasus penembakan 6 laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 yang belum selesai.

“Pertanggungjawabkan saja enam orang yang dibunuh di KM 50,” kata Munarman.

Sebelumnya, penemuan kaleng mencurigakan terjadi di Depok oleh pemilik warung lantaran terdapat tempelan dengan tulisan ‘FPI Munarman’ membuat heboh, pada Minggu, 4 April 2021 malam.

Benda mencurigakan bertuliskan ‘FPI Munarman’ itu ditemukan di warung, daerah Limo, Kota Depok, Jawa Barat.

“Ditemukan barang mencurigakan persis di belakang warung,” kata Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar kepada wartawan, Senin , 5 April 2021.

Kaget atas penemuan tersebut, pemilik warung kemudian melapor ke polsek setempat yang ditindaklanjuti tim Gegana untuk memeriksa benda mencurigakan tersebut.

“Polsek koordinasi, kemudian saya koordinasi dengan polda, kemudian Tim Gegana sudah mengecek barang mencurigakan tersebut,” ujarnya.***