Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7429

Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Kota Bogor Stabil

0

Bogordaily.net – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Bogor telah melakukan pemantauan harga terhadap bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadan. Hasilnya, belum ditemukan kenaikan harga yang signifikan dan sejauh ini masih dipandang stabil.

“Sejauh ini belum ada lonjakan, untuk sembilan bahan pokok yang wajib dipantau Disperindag. Masih landai, masih normal,” kata Kadisperindag Kota Bogor, Ganjar Gunawan, dikonfirmasi, Kamis (25/3/2021).

Ganjar menambahkan, hanya ada kenaikan harga beberapa komoditi di wilayah Kota Bogor seperti cabai. Karena produksi cabai dipengaruhi oleh cuaca.

“Kemarin sempat ramai cabai, cabai ini kan didatangkan dari luar, dari Jatim, hasil survei kita. Di sana juga kalau cabe termasuk komoditi tergantung pada cuaca dan sebenarnya tidak masuk dalam area sembilan bahan pokok kalau cabai,” jelas Ganjar.

Meski begitu, saat ini harga cabai sudah perlahan turun di angka Rp105 ribu per kilogram. Dari sempat menyentuh harga tertinggi Rp140 ribu kilogram.

“Tapi sekarang sudah mulai turun Rp105 ribu di pasaran. Normalnya di angka Rp70 ribuan itu cabai jablay ya. Terus telor sempet naik sekarang normal lagi kemudian ada info juga garam,” bebernya.

Di sisi lain, untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok saat bulan Ramadan atau jelang Hari Raya Idul Fitri, lanjut Ganjar, pihaknya akan menggelar operasi pasar. Nantinya, akan digelar di sejumlah titik yang memang membutuhkan.

“(Operasi pasar) pasti akan dilaksanakan mungkin saat Ramadan satu minggu sebelum Hari Raya kita siapkan seperti tahun-tahun kemarin ada 3 atau 4 komoditi. Kita kerja sama dengan Camat,” tutupnya.

Sumber : idxchannel.com

Dahsyat! Ternyata Bawang Putih Punya 4 Manfaat Jika Ditaruh di Bawah Bantal

0

Bogordaily.net – bawang putih memang dikenal sebagai bumbu dapur yang punya banyak manfaat seperti melawan sel kanker, mendetoksifikasi tubuh dan mengurangi lemak tubuh.

Ternyata bawang putih tak cuma bisa membuat masakan jadi enak. Tapi juga bisa diletakkan di bawah bantal untuk berbagai manfaat.

Berikut 4 manfaat taruh bawang putih di bawah bantal :

1. Mengusir serangga

Semua orang pasti pernah merasa ketakutan jika sesuatu yang merayap di tubuh ketika sedang tidur, maka ini saat yang tepat menaruh bawang putih di bawah bantal.

Sebab, bawang putih beracun bagi serangga, terutama nyamuk, jadi nyamuk tak akan berani dekat-dekat dan mengganggu saat tidur.

2. Membuat tidur lebih nyenyak

Bawang putih mengandung vitamin B1, yang dikenal membantu melawan gangguan tidur.
Manfaat taruh bawang putih bawah bantal juga berdampak positif pada sistem saraf sehingga dapat menenangkan pikiran.

Buktikan sendiri manfaat taruh bawang putih bawah bantal ini agar kesehatan makin terjaga.

3. Meredakan hidung tersumbat

Bawang putih memiliki aroma yang menyengat, memiliki aroma menyengat ini akan membantu melegakan hidung tersumbat.

Hal ini disebabkan oleh kandungan antibiotik kuat yang disebut allicin, sebab, aroma ini akan menguap dari bawang putih untuk melawan kuman dan infeksi.

4. Meningkatkan sistem kekebalan

Bawang putih memiliki kemampuan untuk menghancurkan semua jenis bakteri jahat, karena memiliki sifat antibakteri yang sangat kuat.

Jika meletakkan bawang putih di bawah bantal menjadi praktik rutin, mungkin akan merasa lebih terjaga di pagi hari dan jarang jatuh sakit.***

Sosok Penerang Kota Bogor Mahpud, Meminta Keadilan

0

Bogordaily.net – Bapak mahpud merupakan sosok juru arah dari setiap mata angin bagi pengendara roda dua maupun empat, yang sudah tak asing lagi di Kota Bogor.

Dengan statusnya yang tidak diperjelas oleh stake holder Kota Bogor, ia senantiasa berjibaku bekerja keras semata-mata tuk bisa menghidupi kehidupannya demi anak serta isterinya.

Penghasilan yang tidak layak, bukan ukuran baginya untuk memilih terus berjuang ditengah pandemi Covid-19.

Bahkan, Mahpud pernah diberitakan secara hoax bahwa dirinya telah meninggal dunia.

Mahfud (49) telah mengalami sakit parah sejak bulan September 2020, sehingga ia harus menjalani rawat inap dan rawat jalan sebulan terakhir ini.

Dari keterpurukannya itu, ada sekelompok anak muda yang berinisiatif untuk membantunya, dengan cara menggandeng lembaga donasi ternama yakni, Yayasan Kita Bisa Indonesia.

Alhasil donasi tersebut telah terkumpul mencapai kurang lebih Rp 431 juta dan uang itu sepenuhnya diperuntukan bagi pengobatan, dan kebutuhan sehari-harinya Mahpud dan keluarganya.

Dengan adanya donasi tersebut, bagi bapak mahpud dan keluarga hal itu merupakan secercah harapan, untuk menjalani kehidupannya ke depan.

Namun semangat itu tidak sesuai harapan. Pasalnya, donasi yang terkumpul hampir setengah milyar itu, tidak sepenuhnya sampai ke tangan Mahpud.

Pihak yayasan hanya menyerahkan sebagian donasi itu ke Mahpud sebesar kurang lebih Rp 30 juta rupiah.

Seketika Mahpud dan keluarga tertunduk lesu, karena biaya 30 juta hanya habis untuk pengobatan jalannya, belum beli obat dan kebutuhan sehari-harinya.

Karena disaat sakit selama 4 bulan lebih lamanya, Mahpud tidak ada pemasukan sama sekali.

Dari dasar itulah, Mahpud dan keluarga meminta keadilan hukum ke Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners, guna menuntut keadilan.

“Ini merupakan tindakan tidak manusiawi. Karena bagaimanapun klien kami merupakan subjek penerima manfaat dari sumbangan yang terkumpul melalui yayasan tersebut, kami meminta keadilan!” kata Anggi Triana Ismail SH, Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners.

Seharusnya, yayasan dapat menyerahkan semuanya hak nya Mahpud guna kebutuhan pengobatan dan kebutuhan sehari-harinya.

“Tanpa memberikan penjelasan yang konkrit dari yayasan kepada pak mahpud, jelas ini dugaan perbuatan yang bersifat melawan hukum (onrechtmatige daad),” tegas Anggi.

Sesuai dengan UU No. 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang / Barang, jelas pemanfaatannya semata untuk kesejahteraan bagi yang membutuhkan.

“Sudah jatuh tertimpa tangga pula klien kita ini. Sudah tak bisa di tolerir lagi, kami akan sikapi dengan tegas yayasan ini yang diduga telah melakukan perbuatan yang bersifat melawan hukum,” kata Anggi.

“Logika nya kalau membantu ya ringankan kondisi klien kami, jangan memberikan beban yang semakin berat. Bukannya sembuh, bisa mati klien kami. Kami akan buat perhitungan kepada yayasan ini,” tegasnya. Cc

Makin Galak, Kemenhub Potong 10 Truk ODOL di Bogor

0

Bogordaily.net – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi, kembali melakukan pemotongan truk Over Dimension Over Loading (ODOL), Rabu (24/3/2021).

Tidak tanggung-tanggung, kali ini ada 10 unit truk ODOL yang dinormalisasi. Semuaanya merupakan truk hasil penindakan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Kemang, UPPKB Balonggandu, dan UPPKB Losarang.

Budi mengatakan, proses pemotongan guna menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan kerusakan jalan akiabt ODOL. Penertiban juga sudah rutin dilakukan sejak 2018 untuk mewujudkan Zero ODOL Nasional di 2023.

“Program ini dilakukan pemerintah sebagai aksi keprihatinan maraknya pelanggaran muatan dan dimensi kendaraan di jalan raya, yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan maupun kerusakan jalan, dan dapat mengganggu pergerakan perekonomian nasional,” ucap Budi dalam keterangan resminya, Rabu (24/3/2021).

Budi menegaskan, transportasi merupakan urat nadi perekonomian. Jika transportasi terganggu, maka perekonomian nasional juga akan terganggu.

Pemotongan ODOL, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi(KEMENHUB)

Karena itu, dampak dari pelanggaran ODOL semakin dirasakan. Guna mewujudkan hal tersebut, maka seluruh UPPKB yang berada di bawah pembinaan Ditjen Perhubungan Darat telah melakukan langkah–langkah penertiban.

“Mulai dengan pengetatan pemeriksaan atas kendaraan angkutan barang yang melintas di jalan nasional, normalisasi, transfer muatan, E-Tilang, hingga penindakan melalui tahap P21,” kata Budi.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IX Provinsi Jawa Barat Denny Michels Adlan, mengatakan dari hasil rekapitulasi yang dilakukan pada 2020, telah terdapat puluhan ribu ODOL yang ditindak.

Razia ODOL di Tol Jakarta-Cikampek jelang Nataru 2020-2021(Jasa Marga)

Total penindakan angkutan barang di seluruh UPPKB BPTD Wilayah IX Provinsi Jawa Barat sebanyak 63.770 kendaraan, dan di UPPKB Kemang selama 2020 sebanyak 18.616 kendaraan atau 29 pesen dari total keseluruhan penindakan Jawa Barat.

“Hal ini secara nasional menempatkan UPPKB Kemang sebagai peringkat ke 1 UPPKB yang aktif melakukan penindakan transfer muatan kendaraan angkutan barang,” ujar Deny.

Pada 2021, BPTD Wilayah IX Provinsi Jawa Barat telah melakukan penindakan sebanyak 32.960 kendaraan dan di UPPKB Kemang sebanyak 5.500 kendaraan.

Dengan hasil tersebut, UPPKB Kemang menempati posisi ke tiga terbanyak kegiatan transfer muatan. Hal itu juga menjadikan BPTD Wilayah IX Provinsi Jawa Barat sebagai BPTD dengan peringkat pertama dalam realisasi denda E-Tilang selama periode 1 Januari-20 Februari 2021.

Pemotongan ODOL, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.(KEMENHUB)

Proses pemotongan ODOL juga sudah dilakukan dari 10 perusahaan. Secara total, jumlah kendaraan yang telah dinormalisasi sebanyak 22 unit, dan telah dilakukan proses uji berkala di Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB).

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Dari Kepolisian, Pemerintah Daerah, pihak Karoseri, dan masyarakat yang memiliki kesadaran pentingnya kegiatan penindakan pelanggaran ODOL ini,” ujar Denny.

Sumber : kompas.com

Polisi Cari Petunjuk Lacak Jejak Pembobol 3 Rumah di Bojong Gede

0

Bogordaily.net – Tiga unit rumah di Tajur Halang, Bojong Gede, Bogor, dibobol maling hanya dalam satu malam. Polisi kini masih menyelidiki kasus pencurian yang salah satunya diketahui rumah salah seorang wartawan.

“Namanya pencurian itu kan perlu waktu. Ya kita masih lidik,” kata Kapolsek Bojong Gede Kompol Supriyadi saat dihubungi detikcom, Rabu (24/3/2021).

Supriyadi mengatakan tidak ada CCTV yang terpasang di daerah perumahan tersebut. Kini pihaknya masih berupaya mencari saksi yang bisa dimintai keterangan.

“Kasus tetap kita lidik atau kita tangani, artinya kita lihat ternyata enggak ada CCTV juga di daerah situ, salah satu petunjuk kita kan di situ. Pemilik rumah aja enggak tahu. Kita mempelajari dulu, cek TKP, siapa kira-kira orang yang melihat, mengetahui, kan gitu,” jelas Supriyadi.

Selasa kemarin (23/3), polisi sudah menurunkan anjing pelacak untuk mencari jejak pelaku. Dari hasil pelacakan itu, pelaku diduga lebih dari satu orang.

Soal jumlah pelaku ini, Supriyadi juga memiliki analisis yang sama. Namun, menurutnya, hal ini masih sebatas dugaan.

“Ya pasti lah, enggak mungkin ngambil segitu banyak barang hanya sendiri. Sebenarnya kan masih dugaan-dugaan,” ujarnya.

“Jadi intinya masih lidik lah, kita akan lidik terus. Sampai siapa tahu ada petunjuk, kalau ada petunjuk yang terang kita minimal ada gambaran, ini orang mana, orang mana,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, 3 rumah di Tajur Halang, Bojong Gede, Bogor, dibobol maling pada Selasa (23/3) dini hari. Pelaku membobol rumah para korban dengan mencongkel pintu dan jendela.

Salah satu korban adalah wartawan bernama Afut Syafril. Afut mengetahui rumahnya kemalingan setelah mendapati ponselnya hilang.

“Nah, pas saya bangun, saya merasa kok HP saya kok enggak ada gitu, hilang. Kita cari juga, pas kita cari, ada jejak kaki juga (di rumah),” kata Afut saat dihubungi detikcom, Rabu (24/3).

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Bojong Gede. Hingga saat ini polisi masih menyelidiki kasus pembobolan rumah ini.

Sumber : detik.com

Ini Pesan DPS Peringati Hari Tuberkulosis Sedunia

0

Bogordaily.net – Ini pesan Anggota Komisi IV, Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bogor Devie P Sultani, pada peringatan hari Tuberkulosis (TBC) Sedunia yang jatuh setiap tanggal 24 Maret.

Devie P Sultani yang memiliki sapaan DPS menyatakan bahwa, penyakit menular ini sebetulnya bisa diantisipasi sewaktu kecil, seperti tindakan penguapan, tetapi banyak juga penyakit bawaan.

“Cuma dengan penanganan hari ini harusnya tidak lagi menjadi suatu penyakit aib, dulu kan penyakit TBC seperti aib karena penyakit menular, kalau sekarang sudah ada rumah sakit khusus yang menangani pasien TBC di Cisarua,” ucap politisi NasDem itu dikutip dari Mediabogor pada Rabu 24 Maret 2021.

Selain itu, dalam dunia medis sekarang sudah ada rumah sakit yang konsen kepada pengobatan Tuberkulosis, sehingga bisa mengobati pasiennya dengan baik.

“Untuk pasien TBC juga pasti tahu penangannya seperti apa,” ucap DPS salah seorang anggota Komisi IV bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia berpesan pada hari Tuberkulosis tahun ini, agar masyarakat tidak menjauhi pasien TBC.

“Kita tidak perlu jauhi penderita TBC, marilah sama-sama kita saling jaga, dan dia juga harus lebih terbuka untuk melakukan pemeriksaan rutinnya,” ungkapnya.

Devie juga berkata bahwa semua penyakit diberikan oleh Allah SWT, termasuk TBC.

“Tetap semangat karena penyakit ini karunia dari Allah, kalau kita ketemu temen yang punya penyakit TBC jangan dijauhi,” imbuhnya. Adv

Pohon Tumbang Menimpa Mobil Hingga Ringsek di Puncak Bogor

Bogordaily.net – Hujan deras membuat sebuah pohon besar tumbang dan menimpa kendaraan roda 4 di ruas Jalan Raya Puncak Bogor, Kamis 25 Maret 2021.

Satu unit mobil Daihatsu Ayla warna oranye tertimpa pohon tumbang tepatnya di Puncak Pass perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Cianjur, Jawa Barat.

Dalam video tampak terlihat mobil Daihatsu Agya warna oranye tertimpa pohon besar sedang dievakuasi petugas.

Kemudian terlihat juga ada anggota BPBD Cianjur dan kepolisian turut membantu mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa mobil tersebut.

Selanjutnya dalam video itu, terlihat akses jalan puncak dari arah Cianjur maupun dari Bogor tertutup akibat pohon tumbang yang menimpa mobil.

Hingga berita ini diterbitkan, Bogordaily.net belum mendapat keterangan lebih dari pihak kepolisian mengenai peristiwa tersebut.***

Tak Terima Dibilang Perusak Demokrat Max Sopacua : Kubu AHY tidak Tahu Sejarah

Bogordaily.net – Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua, tidak terima dibilang perusak sejarah dan menuduh balik kubu AHY yang tidak punya hati dan tidak tahu sejarah Demokrat.

Dalam konferensi pers yang dilakukan di Hambalang Sport Center, Bogor, pada Kamis 25 Maret 2021 pukul 13.00. Max Sopacua mengatakan ia ingin menyampai kan kepada semua bahwa kubu AHY tidak Punya hati dan tidak tahu sejarah Demokrat.

“Saya ingin menyampaikan teman-teman. Kami para senior disebut oleh orang teman-teman AHY di antaranya Yansen Sitindaon yang harap sebagai perusak partai Demokrat. Ini manusia yang tidak punya hati dan tidak tahu sejarah Demokrat.,” ucap Max.
Max pun mengatakan bahwa jika tahu akan sejarah partainya maka kubu AHY tidak akan bilang kubu Moeldoko perusak Partai Demokrat.

“Kalau dia tahu sejarah Demokrat, dia tidak akan bilang bahwa kami perusak Demokrat,” ucapnya.

Ia pun mulai membicarakan korupsi hambalang sebagai perusak Demokrat dan ada orang – orang yang menikmati uang tersebut namun tidak tersentuh hukum.

“Kenapa dia tidak bilang bahwa Hambalang perusak Demokrat? Kenapa dia tidak bicara bahwa ada orang-orang yang menikmati uang dari Halambalang ini tidak tersentuh hukum dan bernaung dalam kelompok mereka,” tutur Max.

Max dengan emosi menggebu -gebu mengatakan bahwa Ian Harahap dan Yansen Sitindaon mengatakan kepada publik bahwa kubu Moeldoko adalah perusak Demokrat, ia pun menyindir bahwa kedua orang tersebut tidak punya otak

“Kami yang disebutkan perusak Demokrat. Sodara Ian Harahap dan Sodara Yansen Sitindaon yang menyampaikan ke publik bahwa kami perusak demokrat, kami para senior. Dia tidak punya otak. Dia intelektual tapi otaknya di dengkul,” tutr Max Sopacua.

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu pun mengatakan bahwa dirinya siap berdebat jika pihak kubu AHY masih merasa kubu Moeldoko adalah perusak sejarah.

“Kalau saya dituduh perusak sejarah, saya bilang mari kita berdebat dimana pun untuk menyatakan bahwa kami pelaku-pelaku perusak Partai Demokrat. Terutama kepada orang-orangnya Pak AHY, yaitu sodara Ian Harahap dan Yansen Sitindaon,” ucapnya.

Max pun mengatakan bahwa dirinya adalah pendiri yang berkeliling Indonesia untuk membangkitkan DPD.

“Padahal saya pendiri, saya lakon yang berkeliling-keliling Indonesia untuk membangkit DPD-DPD. Disana itulah, mudah-mudahan teman-teman yang lain pelaku sejarah yang anda temui,” ucap Max.

Dan Max pun mengatakan bahwa mereka akan membuka siapa sebenarnya orang yang berperan awal dalam Partai Demokrat,

“Anda tahu sewaktu-waktu kami akan membuka lagi siapa sebenarnya yang berperan awal dari Partai Demokrat, sebelum ada Partai Dekokrat.,” tutur Max.***

Puluhan ASN Pensiun, Pemkab Bogor Krisis ASN Pendidikan dan Kesehatan

0

Bogordaily.net – Sebanyak 86 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bogor, dipastikan bakal pensiun pada tahun ini. Mulai dari ASN golongan eselon II B hingga eselon IV B.

Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor Nia Kusmardini mengatakan, untuk ASN eselon II tercatat ada dua orang yang akan pensiun, yaitu Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Ronny Sukmana dan Asisten Administrasi Umum Yous Sudrajat.

Untuk eselon III A ada 13 orang yang akan pensiun. Yakni enam sekretaris dinas, tiga orang camat, satu orang Kabag Tata Pemerintahan pada Setda, satu orang Kabag Keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang dan satu wakil direktur pelayanan pada RSUD Ciawi.

Sementara enam orang sekretaris dinas diantaranya adalah Sekretaris Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kardenal, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Atis Tardiana, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Achmad Zaenudin, Sekretariat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ati Iravati Dewi, Sekretaris Dinas Perikanan dan Peternakan Wawan Setiawan Haryono dan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Yanti Gunayanti.

“Lalu untuk tiga orang Camat yang akan pensiun diantaranya adalah Camat Cibungbulang Yudi Nurzaman, Camat Cigombong Minarso dan Camat Rancabungur Ishak Mairu,” katanya.

Dengan banyaknya pejabat yang akan pensiun ini, sambungnya, proses lelang terbuka harus segera dilakukan. Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan kapan lelang terbuka bakal dimulai.

Tak hanya itu wacana perekrutan melalui proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) juga diharapkan bisa menanggulangi kekurangan ASN di Kabupaten Bogor.

“Semoga saja CPNS nanti bisa menutupi kebutuhan ASN di Kabupaten Bogor. Sampai saat ini, kami juga masih menunggu kepastian formasi dan jadwal dari pusat,” ucapnya.

Hingga saat ini Pemkab Bogor masih sangat membutuhkan pegawai untuk melayani masyarakat. Terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan.

Untuk bidang pendidikan, Pemkab Bogor masih sangat kekurangan. Dari 20 ribuan tenaga pendidik yang dibutuhkan, baru terisi 11 ribu. “Artinya kami masih kekurangan 9000 lagi,” singkatnya.

Sementara di sektor kesehatan, Pemkab Bogor membutuhkan sekitar 5.200 orang, namun baru terisi sekitar 1.800 orang. Saat itu, kekurangan sekitar 3.300 orang, bisa ditutupi oleh Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang jumlahnya lebih dari 1.000 orang.

“Harapan kami tentu untuk kekurangan pegawai ini, dapat terpenuhi melalui seleksi ASN nanti. Terutama tenaga pelayanan dasar. Namun kebijakan formasi menjadi kewenangan pemerintah pusat, dengan banyak faktor yang menjadi pertimbangan,” tutupnya.

Sumber : ayobogor.com

Senang Berbagi, Intip Kegiatan Sosial Devi Herlina

0

Bogordaily.net – Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bogor Devi Herlina sangat menyukai kegiatan sosial, pasalnya ia memiliki program Jumat Berbagi, yang dimana ia akan turun langsung memberikan nasi box kepada yang membutuhkan.

“Kegiatan rutin setiap hari jumat, kita berbagi memberikan nasi box kepada warga yang terdampak di masa pandemi Covid-19, kita juga membuka bagi siapa pun yang ingin bersedekah,” ucap Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bogor Devi Herlina.

Ia mengatakan, program Jumat Berbagi dilaksanakan pada setiap hari Jumat dan pada awalnya hanya membagikan 50 nasi box saja.

“Dulu pas awal, kita membagikan sebanyak 50 box doang, tapi Alhamdulillah sekarang bisa sampai 400 nasi box yang di berikan kepada masyarakat di setiap hari Jumat,” katanya.

Ia menambahkan, pembagian nasi box dibagi menjadi dua waktu, yang pertama setelah selesai sholat Jumat, lalu akan dilanjutkan pada malam hari.

Program Jumat Berbagi ini telah ia pegang sendiri dari tahun 2020 dan kebetulan Devi memiliki Resto Online.

“Awalnya karena pademi covid-19 dan kebetulan saya ada resto dulu awalnya online dan temen banyak yang bantu ingin ikut berbagi termasuk beberapa temen artis,” ucap Devi.

Sebelumnya, Devi juga pernah turun bersama Anggota DPRD Kota Bogor Rifki Alaydrus dalam program Jumat Berbagi pada hari Jumat 2 Januari 2021.

Devi Herlina
Jumat Berbagi Kader PAN Kota Bogor Devi Herlina bersama Anggota DPRD Kota Bogor Achmad Rifki Alaydrus pada Jumat 22 Januari 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Kegiatan tersebut berjalan dengan memberikan Paket Makan Siang sebanyak 250 Box untuk masyarakat yang terdampak Covid 19 dan warga yang sedang Isolasi Mandiri di Rangga Mekar, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Walau sibuk sebagai ibu rumah tangga, menurutnya kaum perempuan harus bisa menjadi pemimpin di segala hal. Devi merasa semenjak ia mencalonkan dirinya pada legislatif, walaupun tidak mendapatkan kursi ia tetap dikenal baik oleh masyarakat Kota Bogor.

“Selama saya masih menjadi bagian dari Kota Bogor, saya masih di terima dengan baik oleh masyarakat Kota Bogor, sekarang masyarakat sudah mulai berpikir terbuka bahwa, perempuan pun bisa menjadi seorang pemimpin,” tegasnya.

Ia semakin optimis ketika melihat beberapa contoh seperti wali kota, bupati, atau anggota DPRD Kota Bogor yang dipimpin oleh perempuan.

“Kita sudah banyak kita melihat ada wali kota perempuan, bupati perempuan, menteri perempuan dan anggota DPRD pun ada yang perempuan. Jadi saya optimis bahwa, di Kota Bogor akan mempunyai pemimpin perempuan,” paparnya.

Devi berharap, nantinya dari partai PAN Kota Bogor akan ada seorang pemimpin perempuan di DPRD, atau bahkan menjadi Wali Kota Bogor. Adv