Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7428

Ridwan Kamil Ajukan Pemekaran Indramayu Barat dan Bogor Timur

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kembali menambah daftar pengajuan Daerah Otonomi Baru (DOB). DOB yang diajukan yaitu Indramayu Barat dan Bogor Timur. Keduanya berencana disahkan melalui paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat.

Ridwan Kamil menjelaskan, untuk DOB yang sedang dipersiapkan untuk diajukan yaitu Kabupaten Cianjur Selatan.

“Sekarang persiapan Cianjur Selatan, Jumat kita Paripurna adalah Indramayu Barat dan Bogor Timur,” ujar Ridwan Kamil, Kamis 25 Maret 2021.

Seperti diketahui, Ridwan Kamil mempunyai janji politik dalam memenangkan Pilgub Jabar 2018 yaitu membuat 12 DOB. Pada Desember ini telah ditetapkan calon DOB yaitu Kabupaten Bogor Barat, Sukabumi Utara dan Garut Selatan. Yang pertama diusulkan yaitu draft calon DOB Bogor Barat.

Sumber : viva.co.id

Konferensi Pers Di Terpa Hujan dan Petir, Ricky Kurniawan : Alam Menolak

Bogordaily.net – Deputi Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat kubu AHY, Ricky Kurniawan mengunggah cuitan di Twitter menanggapi konferensi pers yang dilakukan oleh kubu Moeldoko yang diterpa hujan serta petir mengatakan alam saja menolak.

Deputy Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat kubu AHY, Ricky Kurniawan mengungah cuitan dalam akun Twitter pribadinya @RicKY_KCh menanggapi konferensi pers kubu Moeldoko pada Kamis 25 Maret 2021.

“Alam saja menolak dengan keberadaan KLB Ilegal ini, masih beruntung tidak disambar petir. kebodohannya mereka akan semakin membuat gerombolan begal politik ini semakin terpojok. Btw Nazarudin knp ga ada ya?,” tulis Ricky Kurniawan @RicKY_KCh.

Ricky pun menyuruh kubu Moeldoko untuk segera tobat sebelum terlambat dan menanyakan keberadaan ketua Partai Demokrat versi kudeta tersebut.

“Tenda Hampir Terbang! Konpers Demokrat KLB Disertai Hujan Deras & Petir. segeralah bertobat dan memohon ampun sebelum terlambat ! Alam dan Manusia saja menolak KLB Ilega tersebut. BTW Moeldoko kemana ya?,” tulis Ricky.

Selain Ricky, warganet kubu AHY di Twitter pun ikut mengunggah cuitan mengomentari konferesi pers tersebut.

“Viral. Detik-detik Petir menyambar lokasi Konpers KLB abal2 saat max sopacua berbicara. Kata orang dahulu jika berbicara disambangi dengan suara petir bergemuruh, tandanya tuhan marah.,” tulis akun @DemokratIsMe14 sambil membagiakn video.

“kirain acara penguburan… semoga tersambar petir semua itu penjahat demokrasi. mungkin maksudnya max itu 2 kader PDIP yg belum tertangkap kpk kali ya,” tulis akun @RaisaTjokrodnta.

“Kemarin kemarin blm ada jumpa pers bogor gak hujan… ehhh hari ini geledek dan hujan deras seakan pertanda alam menolak KLB abal abal,” tulis akun @KiGondrong08.

“Kayak Nggak ada aula hotel atau tempat indoor lagi ya. Atau biar irit cuma sewa tenda bazar,” tulis akun @riswand3238.

Partai Demokrat Kubu Moeldoko menggelar konferensi pers di Wisma Atlet Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada hari ini, Kamis 25 Maret 2021 siang. Dalam acara tersebut membahas perkembangan PD serta isu terkini pasca Kongres Luar Biasa (KLB).

Acara tersebut diadakan di ruang terbuka hanya dengan menggunakan tenda, pada saat acara berlangsung terjadi hujan lebat disertai angin dan petir. ***

Pandangan Mahasiswa Tatakota Mengenai Infrastruktur Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Kota Bogor memiliki pembangunan yang baik. Tentunya hal ini bertujuan untuk membantu kegiatan masyarakat di Kota Bogor. Membantu dalam berbagai hal, seperti tempat kegiatan komunitas di Bogor(Taman) , memperbaiki jalan berlubang di beberapa daerah di Kota Bogor, dan pembangunan tol yang membantu tak hanya di bidang transportasi melainkan merambat ke bidang ekonomi. Beberapa pembangunan ini tidak hanya dapat berakibat bagi daerah Kota Bogor saja, tapi dapat membantu skala nasional. Karena itu rakyat dan pemerintah pusat tentu mendukung apa yang dilakukan oleh pemerintah Kota Bogor.

Setelah adanya pandemi beberapa hal jadi terhambat dan terhenti . Itupun berlaku juga untuk beberapa pembangunan yang dilakukan untuk Kota Bogor. Seperti pembebasan lahan untuk tol Cinere – Serpong yang harus tertunda pada bulan Oktober 2020 lalu.Namun beberapa pemabangunan dan revitalisasi juga ada yang terhambat karena masalah biaya, seperti revitalisasi jembatan otista dan sempur , dan juga penataan GOR Padjajaran. Namun beruntungnya fasilitas olahraga dan atlet di Kota Bogor mendapat bantuan dana dari pemerintah karena akan menjadi tuan rumah Porda Jabar pada tahun 2026 mendatang.

Setelah melihat ini saya penasaran dengan pendapat anak muda asal Kota Bogor mengenai infrastruktur di Kota Bogor. Anak muda yang saya wawancara adalah Sultan mahasiswa di Institut Teknologi Bandung  jurusan Tata Kota dan Hiro mahasiswa Universitas Brawijaya jurusan Tata Kota. Sultan berpendapat “Kurang baik , banyak yang semrawut. Banyak lahan yg tidak sesuai peruntukannya, banyak juga kebijakan yang tidak tegas” Ucapnya saat ditanya mengenai .

Sementara Hiro beranggapan “Saya ada membaca beberapa jurnal berapa literatur dari laham existing di Kota Bogor itu yang sesuai dengan pola ruang yang tercantum di dokumen RTRW tuh sesuai existing sebesar 59,58% dan kondisi 40.42%-nya belum sesuai .Dominasinya di gunakan untuk lahan perumahan dan perdagangan . Hal ini sudah cukup sesuai dengan rencana arahan kota bogor yang daiarahkan pada sekotr pariwisata , perdagangan , perumahan dan juga sarana jasa.Jika di bandingkan dengan rencana pemerintah yang ada itu , masih sepenuhnya sesuai atau dalam proses penyesuasian” jawabnya.

Saat ditanya apakah jalanan di daerah Bogor dan beberapa infrastrukturnya perlu diperbaiki ,Sultan beranggapan kalau beberapa infrastukrtur juga harus diperbaiki , mengingat umur dari beberapa bangunan di Kota Bogor yang sudah tua.

Namun, berbeda dengan Sultan. Hiro beranggapan bahwa tentu banyak rakyat yang berpikir kalau melihat jalan rusak akan perpikir pembangunan tidak merata. Namun jika melihat yang seperti ini menurutnya kita perlu melihat tingkat layanan dan juga harus melihat analisis transportasi . Menurutnya juga jika kita hanya melihat fisiknya itu belum tentu harus diperbaiki. Karena menurutnya ada salah satu perarturan menteri pekerjaan umum terkait kondisi jalan itu ada kondisi baik, sedang , rusak ringan, dan berat. Intinya menurut dia jika ingin melakukan perbaikan , kita membutuhkan beberapa analisis yaitu analisi jaringan , sistem pergerakan , dan juga sistem kegiatan.jika ingin menambah infrastruktur harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat.

Seharusnya isu infrastruktur yang tidak merata sudah tidak ada lagi . Sesuai dengan SDGs No.9 poin 1 yang berisi mengembangkan infrastruktur yang berkualitas, andal, berkelanjutan dan tangguh, termasuk infrastruktur regional dan lintas batas, untuk mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan manusia, dengan fokus pada akses yang terjangkau dan merata bagi semua.

Sumber : kompasiana.com

Jubir Partai Demokrat Kubu Moeldoko : SBY dan AHY Bangun Narasi Menyesatkan

Bogordaily.net – Jubir Partai Demokrat kubu Moeldoko, M Rahmad menuduh bahwa SBY dan AHY membangun narasi menyesatkan.

Hak itu dikatakan Rahmad dalam konferensi pers yang dilakukan di Hambalang Sport Center, Bogor, pada Kamis 25 Maret 2021 pukul 13.00.

Jubir Partai Demokrat kubu Moeldoko, M Rahmad mengatakan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membangun narasi yang menyesatkan.

“SBY dan AHY melalui corong-corong juru bicaranya telah membangun narasi yang menyesatkan,” ucap Rahmad.

Ia pun menyebutkan beberapa narasi menyesatkan yang dibuat oleh SBY dan AHY.
“antara lain menuduh pemerintahan Presiden Jokowi atau istana terlibat; menuduh Bapak Moeldoko membeli Partai Demokrat sehingga SBY menyampaikan dalam keterangannya bahwa Partai Demokrat not for sale; menuduh kudeta terhadap Partai yang dilakukan orang luar; dan tuduhan-tuduhan lainnya yang sama sekali tidak berdasar,” tutur M Rahmat.

Ia pun mengatakan bahwa SBY dan AHY telah playing victim dan merasa menjadi pihak terzolimi.

“SBY dan AHY juga telah memainkan playing victim, seakan-akan menjadi pihak yang terzalimi dan mencitrakan diri kepada masyarakat luas bahwa Demokrat dan demokrasi harus diselamatkan,” kata M Rahmad.

Rahmad mengatakan bahwa pernyataan yang beredar telah menimbulkan kegaduhan dan keresahan bagi masyarakat.

“Pernyataan dan cara-cara yang tidak bertanggung jawab tersebut sungguh telah menimbulkan kegaduhan dan keresahan di tengah tengah masyarakat, di saat kita dan pemerintahan Bapak Presiden Jokowi sedang bersungguh-sungguh dalam mengatasi pandemi COVID-19 dan sedang berusaha membangun kembali sendi-sendi perekonomian nasional,” ujar Rahmad.

Selaku Juru bicara ia mewakili Partai Demokrat kubu Moeldoko untuk meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkan.

“Kami atas nama Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia dan kepada pemerintahan Bapak Presiden Jokowi atas kegaduhan dan keresahan yang semestinya tidak perlu terjadi,” ucap Rahmad. ***

Hari Ini, 16 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac Akan Tiba di Indonesia

0

Bogordaily.net – Kedatangan vaksin Covid-19 tahap ketujuh dijadwalkan tiba hari ini, Kamis (25/3/2021) di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 11.48 WIB. Berdasarkan undangan konferensi pers dari Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menyebutkan, vaksin Covid-19 yang akan datang hari ini adalah CoronaVac dari Sinovac tahap keenam sebanyak 16 juta dosis, termasuk 1,5 juta overfilled dalam bentuk bulk atau bahan baku.

Kedatangan vaksin ini disambut oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante S. Harbuwono yang akan disiarkan langsung di Youtube Sekretariat Presiden https://www.youtube.com/c/SekretariatPresiden. Sementara untuk acara konferensi pers dari KPCPEN bertemakan “Vaksin Datang Lagi, Pemerintah Percepat Vaksinasi” digelar secara daring, Kamis ( 25/3/2021) pukul 14.00 WIB.

Berikut rincian vaksin yang sudah diterima Indonesia meliputi vaksin Sinovac dan Astrazeneca:

Pertama, 1,2 juta dosis Sinovac bentuk jadi pada 6 Desember 2020.

Kedua, 1,8 juta dosis Sinovac bentuk jadi pada 31 Desember 2020.

Ketiga, 16,5 juta dosis Sinovac dengan rincian 15 juta bulk/bahan baku ditambah 1,5 juta overfill atau setengah jadi pada 12 Januari 2021.

Keempat, 11 juta dosis Sinovac 10 juta bulk/bahan baku ditambah 1 juta overfill atau setengah jadi pada 2 Februari 2021.

Kelima, 10 juta dosis Sinovac bulk atau bahan baku pada 2 Maret 2021.

Keenam, 1,1 juta dosis Astrazeneca pada 8 Maret 2021.

Sumber : beritasatu.com

Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Kota Bogor Stabil

0

Bogordaily.net – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Bogor telah melakukan pemantauan harga terhadap bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadan. Hasilnya, belum ditemukan kenaikan harga yang signifikan dan sejauh ini masih dipandang stabil.

“Sejauh ini belum ada lonjakan, untuk sembilan bahan pokok yang wajib dipantau Disperindag. Masih landai, masih normal,” kata Kadisperindag Kota Bogor, Ganjar Gunawan, dikonfirmasi, Kamis (25/3/2021).

Ganjar menambahkan, hanya ada kenaikan harga beberapa komoditi di wilayah Kota Bogor seperti cabai. Karena produksi cabai dipengaruhi oleh cuaca.

“Kemarin sempat ramai cabai, cabai ini kan didatangkan dari luar, dari Jatim, hasil survei kita. Di sana juga kalau cabe termasuk komoditi tergantung pada cuaca dan sebenarnya tidak masuk dalam area sembilan bahan pokok kalau cabai,” jelas Ganjar.

Meski begitu, saat ini harga cabai sudah perlahan turun di angka Rp105 ribu per kilogram. Dari sempat menyentuh harga tertinggi Rp140 ribu kilogram.

“Tapi sekarang sudah mulai turun Rp105 ribu di pasaran. Normalnya di angka Rp70 ribuan itu cabai jablay ya. Terus telor sempet naik sekarang normal lagi kemudian ada info juga garam,” bebernya.

Di sisi lain, untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok saat bulan Ramadan atau jelang Hari Raya Idul Fitri, lanjut Ganjar, pihaknya akan menggelar operasi pasar. Nantinya, akan digelar di sejumlah titik yang memang membutuhkan.

“(Operasi pasar) pasti akan dilaksanakan mungkin saat Ramadan satu minggu sebelum Hari Raya kita siapkan seperti tahun-tahun kemarin ada 3 atau 4 komoditi. Kita kerja sama dengan Camat,” tutupnya.

Sumber : idxchannel.com

Dahsyat! Ternyata Bawang Putih Punya 4 Manfaat Jika Ditaruh di Bawah Bantal

0

Bogordaily.net – bawang putih memang dikenal sebagai bumbu dapur yang punya banyak manfaat seperti melawan sel kanker, mendetoksifikasi tubuh dan mengurangi lemak tubuh.

Ternyata bawang putih tak cuma bisa membuat masakan jadi enak. Tapi juga bisa diletakkan di bawah bantal untuk berbagai manfaat.

Berikut 4 manfaat taruh bawang putih di bawah bantal :

1. Mengusir serangga

Semua orang pasti pernah merasa ketakutan jika sesuatu yang merayap di tubuh ketika sedang tidur, maka ini saat yang tepat menaruh bawang putih di bawah bantal.

Sebab, bawang putih beracun bagi serangga, terutama nyamuk, jadi nyamuk tak akan berani dekat-dekat dan mengganggu saat tidur.

2. Membuat tidur lebih nyenyak

Bawang putih mengandung vitamin B1, yang dikenal membantu melawan gangguan tidur.
Manfaat taruh bawang putih bawah bantal juga berdampak positif pada sistem saraf sehingga dapat menenangkan pikiran.

Buktikan sendiri manfaat taruh bawang putih bawah bantal ini agar kesehatan makin terjaga.

3. Meredakan hidung tersumbat

Bawang putih memiliki aroma yang menyengat, memiliki aroma menyengat ini akan membantu melegakan hidung tersumbat.

Hal ini disebabkan oleh kandungan antibiotik kuat yang disebut allicin, sebab, aroma ini akan menguap dari bawang putih untuk melawan kuman dan infeksi.

4. Meningkatkan sistem kekebalan

Bawang putih memiliki kemampuan untuk menghancurkan semua jenis bakteri jahat, karena memiliki sifat antibakteri yang sangat kuat.

Jika meletakkan bawang putih di bawah bantal menjadi praktik rutin, mungkin akan merasa lebih terjaga di pagi hari dan jarang jatuh sakit.***

Sosok Penerang Kota Bogor Mahpud, Meminta Keadilan

0

Bogordaily.net – Bapak mahpud merupakan sosok juru arah dari setiap mata angin bagi pengendara roda dua maupun empat, yang sudah tak asing lagi di Kota Bogor.

Dengan statusnya yang tidak diperjelas oleh stake holder Kota Bogor, ia senantiasa berjibaku bekerja keras semata-mata tuk bisa menghidupi kehidupannya demi anak serta isterinya.

Penghasilan yang tidak layak, bukan ukuran baginya untuk memilih terus berjuang ditengah pandemi Covid-19.

Bahkan, Mahpud pernah diberitakan secara hoax bahwa dirinya telah meninggal dunia.

Mahfud (49) telah mengalami sakit parah sejak bulan September 2020, sehingga ia harus menjalani rawat inap dan rawat jalan sebulan terakhir ini.

Dari keterpurukannya itu, ada sekelompok anak muda yang berinisiatif untuk membantunya, dengan cara menggandeng lembaga donasi ternama yakni, Yayasan Kita Bisa Indonesia.

Alhasil donasi tersebut telah terkumpul mencapai kurang lebih Rp 431 juta dan uang itu sepenuhnya diperuntukan bagi pengobatan, dan kebutuhan sehari-harinya Mahpud dan keluarganya.

Dengan adanya donasi tersebut, bagi bapak mahpud dan keluarga hal itu merupakan secercah harapan, untuk menjalani kehidupannya ke depan.

Namun semangat itu tidak sesuai harapan. Pasalnya, donasi yang terkumpul hampir setengah milyar itu, tidak sepenuhnya sampai ke tangan Mahpud.

Pihak yayasan hanya menyerahkan sebagian donasi itu ke Mahpud sebesar kurang lebih Rp 30 juta rupiah.

Seketika Mahpud dan keluarga tertunduk lesu, karena biaya 30 juta hanya habis untuk pengobatan jalannya, belum beli obat dan kebutuhan sehari-harinya.

Karena disaat sakit selama 4 bulan lebih lamanya, Mahpud tidak ada pemasukan sama sekali.

Dari dasar itulah, Mahpud dan keluarga meminta keadilan hukum ke Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners, guna menuntut keadilan.

“Ini merupakan tindakan tidak manusiawi. Karena bagaimanapun klien kami merupakan subjek penerima manfaat dari sumbangan yang terkumpul melalui yayasan tersebut, kami meminta keadilan!” kata Anggi Triana Ismail SH, Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners.

Seharusnya, yayasan dapat menyerahkan semuanya hak nya Mahpud guna kebutuhan pengobatan dan kebutuhan sehari-harinya.

“Tanpa memberikan penjelasan yang konkrit dari yayasan kepada pak mahpud, jelas ini dugaan perbuatan yang bersifat melawan hukum (onrechtmatige daad),” tegas Anggi.

Sesuai dengan UU No. 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang / Barang, jelas pemanfaatannya semata untuk kesejahteraan bagi yang membutuhkan.

“Sudah jatuh tertimpa tangga pula klien kita ini. Sudah tak bisa di tolerir lagi, kami akan sikapi dengan tegas yayasan ini yang diduga telah melakukan perbuatan yang bersifat melawan hukum,” kata Anggi.

“Logika nya kalau membantu ya ringankan kondisi klien kami, jangan memberikan beban yang semakin berat. Bukannya sembuh, bisa mati klien kami. Kami akan buat perhitungan kepada yayasan ini,” tegasnya. Cc

Makin Galak, Kemenhub Potong 10 Truk ODOL di Bogor

0

Bogordaily.net – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi, kembali melakukan pemotongan truk Over Dimension Over Loading (ODOL), Rabu (24/3/2021).

Tidak tanggung-tanggung, kali ini ada 10 unit truk ODOL yang dinormalisasi. Semuaanya merupakan truk hasil penindakan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Kemang, UPPKB Balonggandu, dan UPPKB Losarang.

Budi mengatakan, proses pemotongan guna menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan kerusakan jalan akiabt ODOL. Penertiban juga sudah rutin dilakukan sejak 2018 untuk mewujudkan Zero ODOL Nasional di 2023.

“Program ini dilakukan pemerintah sebagai aksi keprihatinan maraknya pelanggaran muatan dan dimensi kendaraan di jalan raya, yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan maupun kerusakan jalan, dan dapat mengganggu pergerakan perekonomian nasional,” ucap Budi dalam keterangan resminya, Rabu (24/3/2021).

Budi menegaskan, transportasi merupakan urat nadi perekonomian. Jika transportasi terganggu, maka perekonomian nasional juga akan terganggu.

Pemotongan ODOL, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi(KEMENHUB)

Karena itu, dampak dari pelanggaran ODOL semakin dirasakan. Guna mewujudkan hal tersebut, maka seluruh UPPKB yang berada di bawah pembinaan Ditjen Perhubungan Darat telah melakukan langkah–langkah penertiban.

“Mulai dengan pengetatan pemeriksaan atas kendaraan angkutan barang yang melintas di jalan nasional, normalisasi, transfer muatan, E-Tilang, hingga penindakan melalui tahap P21,” kata Budi.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IX Provinsi Jawa Barat Denny Michels Adlan, mengatakan dari hasil rekapitulasi yang dilakukan pada 2020, telah terdapat puluhan ribu ODOL yang ditindak.

Razia ODOL di Tol Jakarta-Cikampek jelang Nataru 2020-2021(Jasa Marga)

Total penindakan angkutan barang di seluruh UPPKB BPTD Wilayah IX Provinsi Jawa Barat sebanyak 63.770 kendaraan, dan di UPPKB Kemang selama 2020 sebanyak 18.616 kendaraan atau 29 pesen dari total keseluruhan penindakan Jawa Barat.

“Hal ini secara nasional menempatkan UPPKB Kemang sebagai peringkat ke 1 UPPKB yang aktif melakukan penindakan transfer muatan kendaraan angkutan barang,” ujar Deny.

Pada 2021, BPTD Wilayah IX Provinsi Jawa Barat telah melakukan penindakan sebanyak 32.960 kendaraan dan di UPPKB Kemang sebanyak 5.500 kendaraan.

Dengan hasil tersebut, UPPKB Kemang menempati posisi ke tiga terbanyak kegiatan transfer muatan. Hal itu juga menjadikan BPTD Wilayah IX Provinsi Jawa Barat sebagai BPTD dengan peringkat pertama dalam realisasi denda E-Tilang selama periode 1 Januari-20 Februari 2021.

Pemotongan ODOL, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.(KEMENHUB)

Proses pemotongan ODOL juga sudah dilakukan dari 10 perusahaan. Secara total, jumlah kendaraan yang telah dinormalisasi sebanyak 22 unit, dan telah dilakukan proses uji berkala di Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB).

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Dari Kepolisian, Pemerintah Daerah, pihak Karoseri, dan masyarakat yang memiliki kesadaran pentingnya kegiatan penindakan pelanggaran ODOL ini,” ujar Denny.

Sumber : kompas.com

Polisi Cari Petunjuk Lacak Jejak Pembobol 3 Rumah di Bojong Gede

0

Bogordaily.net – Tiga unit rumah di Tajur Halang, Bojong Gede, Bogor, dibobol maling hanya dalam satu malam. Polisi kini masih menyelidiki kasus pencurian yang salah satunya diketahui rumah salah seorang wartawan.

“Namanya pencurian itu kan perlu waktu. Ya kita masih lidik,” kata Kapolsek Bojong Gede Kompol Supriyadi saat dihubungi detikcom, Rabu (24/3/2021).

Supriyadi mengatakan tidak ada CCTV yang terpasang di daerah perumahan tersebut. Kini pihaknya masih berupaya mencari saksi yang bisa dimintai keterangan.

“Kasus tetap kita lidik atau kita tangani, artinya kita lihat ternyata enggak ada CCTV juga di daerah situ, salah satu petunjuk kita kan di situ. Pemilik rumah aja enggak tahu. Kita mempelajari dulu, cek TKP, siapa kira-kira orang yang melihat, mengetahui, kan gitu,” jelas Supriyadi.

Selasa kemarin (23/3), polisi sudah menurunkan anjing pelacak untuk mencari jejak pelaku. Dari hasil pelacakan itu, pelaku diduga lebih dari satu orang.

Soal jumlah pelaku ini, Supriyadi juga memiliki analisis yang sama. Namun, menurutnya, hal ini masih sebatas dugaan.

“Ya pasti lah, enggak mungkin ngambil segitu banyak barang hanya sendiri. Sebenarnya kan masih dugaan-dugaan,” ujarnya.

“Jadi intinya masih lidik lah, kita akan lidik terus. Sampai siapa tahu ada petunjuk, kalau ada petunjuk yang terang kita minimal ada gambaran, ini orang mana, orang mana,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, 3 rumah di Tajur Halang, Bojong Gede, Bogor, dibobol maling pada Selasa (23/3) dini hari. Pelaku membobol rumah para korban dengan mencongkel pintu dan jendela.

Salah satu korban adalah wartawan bernama Afut Syafril. Afut mengetahui rumahnya kemalingan setelah mendapati ponselnya hilang.

“Nah, pas saya bangun, saya merasa kok HP saya kok enggak ada gitu, hilang. Kita cari juga, pas kita cari, ada jejak kaki juga (di rumah),” kata Afut saat dihubungi detikcom, Rabu (24/3).

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Bojong Gede. Hingga saat ini polisi masih menyelidiki kasus pembobolan rumah ini.

Sumber : detik.com