Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7430

Senang Berbagi, Intip Kegiatan Sosial Devi Herlina

0

Bogordaily.net – Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bogor Devi Herlina sangat menyukai kegiatan sosial, pasalnya ia memiliki program Jumat Berbagi, yang dimana ia akan turun langsung memberikan nasi box kepada yang membutuhkan.

“Kegiatan rutin setiap hari jumat, kita berbagi memberikan nasi box kepada warga yang terdampak di masa pandemi Covid-19, kita juga membuka bagi siapa pun yang ingin bersedekah,” ucap Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bogor Devi Herlina.

Ia mengatakan, program Jumat Berbagi dilaksanakan pada setiap hari Jumat dan pada awalnya hanya membagikan 50 nasi box saja.

“Dulu pas awal, kita membagikan sebanyak 50 box doang, tapi Alhamdulillah sekarang bisa sampai 400 nasi box yang di berikan kepada masyarakat di setiap hari Jumat,” katanya.

Ia menambahkan, pembagian nasi box dibagi menjadi dua waktu, yang pertama setelah selesai sholat Jumat, lalu akan dilanjutkan pada malam hari.

Program Jumat Berbagi ini telah ia pegang sendiri dari tahun 2020 dan kebetulan Devi memiliki Resto Online.

“Awalnya karena pademi covid-19 dan kebetulan saya ada resto dulu awalnya online dan temen banyak yang bantu ingin ikut berbagi termasuk beberapa temen artis,” ucap Devi.

Sebelumnya, Devi juga pernah turun bersama Anggota DPRD Kota Bogor Rifki Alaydrus dalam program Jumat Berbagi pada hari Jumat 2 Januari 2021.

Devi Herlina
Jumat Berbagi Kader PAN Kota Bogor Devi Herlina bersama Anggota DPRD Kota Bogor Achmad Rifki Alaydrus pada Jumat 22 Januari 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Kegiatan tersebut berjalan dengan memberikan Paket Makan Siang sebanyak 250 Box untuk masyarakat yang terdampak Covid 19 dan warga yang sedang Isolasi Mandiri di Rangga Mekar, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Walau sibuk sebagai ibu rumah tangga, menurutnya kaum perempuan harus bisa menjadi pemimpin di segala hal. Devi merasa semenjak ia mencalonkan dirinya pada legislatif, walaupun tidak mendapatkan kursi ia tetap dikenal baik oleh masyarakat Kota Bogor.

“Selama saya masih menjadi bagian dari Kota Bogor, saya masih di terima dengan baik oleh masyarakat Kota Bogor, sekarang masyarakat sudah mulai berpikir terbuka bahwa, perempuan pun bisa menjadi seorang pemimpin,” tegasnya.

Ia semakin optimis ketika melihat beberapa contoh seperti wali kota, bupati, atau anggota DPRD Kota Bogor yang dipimpin oleh perempuan.

“Kita sudah banyak kita melihat ada wali kota perempuan, bupati perempuan, menteri perempuan dan anggota DPRD pun ada yang perempuan. Jadi saya optimis bahwa, di Kota Bogor akan mempunyai pemimpin perempuan,” paparnya.

Devi berharap, nantinya dari partai PAN Kota Bogor akan ada seorang pemimpin perempuan di DPRD, atau bahkan menjadi Wali Kota Bogor. Adv

Gathering Rumah Sakit Bina Husada bersama BPJS Ketenagakerjaan.

0

Bogordaily.net- Rumah sakit Bina Husada melakukan gathering bersama BPJS ketanagakerjaan kota Bogor di Cafe Kluwih Sunda yang berada di Jalan Bina Marga I no 12 Baranang siang, Bogor, kamis 25 Maret 2021.

Pada kegiatan pagi ini, guna melakukan Re-branding dari Bina Husada yang telah bergabung dengan Mitra Keluarga serta memberikan beberapa ekslusif benefit dari pelayanan kesehatan terutama untuk trauma center kepada BPJS Ketanagakerjaan kota Bogor.

Benefit-benefit yang telah disampaikan guna memperkuat trauma center Bina Husada dengan program program BPJS sehingga bisa bersinergi bersama kepada seluruh karyawan dan tenaga kerja yang ada di kota Bogor bisa terlayani dengan baik di Bina Husada of member Mitra Keluarga.

“Beberapa benefit yang diberikan antara lain yaitu memberikan free antar jemput ambulance dan pelayanan secara internal seperti upgrade kamar perawatan” ujar Direktur Bina Husada member of Mitra Keluarga dr.Dina Hanum.

Di waktu yang bersamaan, dari pihak Otocare pun turut hadir dalam acara gathering yang dilakukan oleh rumah sakit Bina Husada.

Direktur pengembangan bisnis dari PT.Otocare Indonesia Fidyanto anggar mengatakan Otocare menjadi pihak ketiga atau partner dari BPJS untuk memberikan bantuan yang telah di cover oleh PT.Jamsostek, dan kamu ditunjuk untuk menangani peserta kecelakaan kerja yang membutuhkan alat yang kami buat, untuk seluruh Indonesia.

“Alat-alat yang dibuat oleh PT. Otocare Indonesia merupaka alat yang berbasis internasional berupa kaki palsu, tangan palsu, dan juga alat-alat ortopedi eksternal” ucap Direktur pengembangan bisnis PT. Otocare Indonesia Fidyanto Anggar. ***

Memperingati HUT Perumda Tirta Pakuan, Direksi Bagikan Paket Sembako ke Pelanggaan

0

BOGOR DAILY – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor jajaran direksi membagikan paket sembilan bahan pokok (sembako) ke pelanggaan kurang mampu serta masyarakat yang membutuhkan. Pembagian sembako pertama kali dilakukan di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal Rabu (24/3/2021) siang.

Diketahui pada HUT Perumda Tirta Pakuan, selain pembagian sembako jajaran direksi juga melakukan kegiatan Wednesday Water Walker di Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal. Ada beberapa keluhan warga yang harus dicek serta diberikan solusinya.

“Dimasa pandemi Covid-19 Kota Bogor ini, apa yang akan dikerjakan atau digelar untuk memperingati HUT Tirta Pakuan Kota Bogor yang ke 44. Masa saya harus memanggil dangdutan, kan tidak lucu karena tengah prihatin. Karena itu dimasa saat ini mencari solusi terbaik untuk masyarakat Kota Bogor yang kesusahan. Salah satunya meringankan pelanggaan kami yang terdampak,” ungkap Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan kepada wartawan.

Kiky Saputri Sindir Sule, Nathalie Holsche Angkat Bicara

0

Bogordaily.net- Komika Kiky Saputri diduga sindir Sule dalam salah satu obrolannya dengan Denny Sumargo. Di YouTube Denny Sumargo, Kiky Saputri bercerita mengenai artis yang enggan ia roasting.

Kiky Saputri tidak menyebutkan nama si artis. Kiky hanya mengatakan, artis tersebut adalah pemandu acara sebuah program televisi.

Saat itu Kiky Saputri diundang untuk meroasting pembawa acara sebuah program televisi. Ada dua pembawa acara di program tersebut.

Kiky Saputri bercerita sudah menyiapkan materinya. Namun saat syuting hendak dimulai tiba-tiba tim kreatif meminta Kiky tidak meroasting satu pembawa acara program televisi tersebut.

“Wah, masalahnya ada dua host tuh. Dia ini yang nggak mau diroasting punggawanya di situ,” ucap kiky Saputri. Dikutip dari suaralampungid

Netizen menduga  Kiky Saputri sindir Sule. Karena Kiky waktu itu sempat diundang di acara Ini Talkshow tetapi hanya meroasting Andre Taulany saja sementara Sule tidak diroasting.

Terkait masalah ini  Nathalie Holscher, istri Sule angkat bicara melalui Insta Story nya Nathalie Holscher menyinggung mengenai mbak-mbak Roasting.

Nathalie Holscher menyeut Sule sepertinya kini siap diroasting Kiky Saputri. Walau tak menyebut nama, namun sepertinya yang dimaksud Nathalie untuk Kiky Saputri.

Roasting tersebut sepertinya akan dilakukan Kiky Saputri di podcast Sule. Namun momen tersebut masih menunggu kesiapan Kiky, yang saat ini sedang sakit.

Menutup unggahannya, Nathalie Holscher mendoakan calon bintang tamu Sule tersebut.

Konpres di Wisma Atlet Hambalang, Max Sopacua: Proyek Inilah yang Merontokkan Elektabilitas Partai Demokrat

Bogordaily.netPartai Demokrat kubu Moeldoko menggelar konferensi pers di Hambalang Sport Center, Bogor, pada Kamis 25 Maret 2021 pukul 13.00. Dalam acara tersebut Max Sopacua menjelaskan alasan dipilihnya lokasi tersebut yang sudah membuat rontoknya elektabilitas Partai Demokrat.

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat dan Anggota DPR RI 2 Periode Berturut-turut, Max Sopacua dalam konferensi pers di Hambalang Sport Center siang ini mengungkapkan alasan dipilihnya tempat tersebut.

“Tapi kenapa kita buat di sini? Subtansinya apa? Tempat inilah, proyek inilah yang merontokkan elektabilitas Partai Demokrat ketika peristiwa-peristiwa itu terjadi,” ucap Max Sopacua.

Max Sopacua pun mengatakan bahwa dalam kasus korupsi Hambalang ini beberapa orang yang terlibat sudah dimasukan ke penjara, namun beberapa orang tidak tersentuh hukum padahal menikmati hasil korupsi tersebut.

“Dan yang paling penting, sebagian kawan-kawan kami yang terlibat sudah menderita sudah dimasukkan ke tempat-tempat yang harus mereka masuki karena kesalahan. Tetapi, ada yang tidak tersentuh hukum. Yang juga menikmati dari sini tidak tersentuh hukum sampai hari ini belum, semoga segera ya,” ucap Max Sopacua.

Ia pun mengatakan bahwa untuk yang belum tersentuh hukum, kubu Moeldoko akan membuka awal pertama terjadinya masalah tersebut.

“Jika tidak, belum tersentuh hukum sampai hari ini. Nah di sinilah kami ingin membuka, bahwa inilah Hambalang, awal pertama terjadinya masalah besar yang terjadi bagi partai Demokrat,” ujar Max.

Diketahui bahwa Kompleks Hambalang Sport Center yang mana tempat konferensi pers dadakan oleh Demokrat kubu Moeldoko, pernah menjadi mega proyek pada era Presiden SBY.

Mega proyek ini ditujukan untuk menjadi Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sarana Olahraga Nasional (P3SON), tetapi ternyata proyek tersebut mangkrak di tengah jalan akibat tersandung korupsi.

Proyek tersebut ditaksirkan dialiri anggaran seberar 2,5 triliun untuk menbangun fasilitas seperti masjid, asrama dan lapangan sepakbola di tanah seluas 32 hektare (Ha).

Belum selesai pembangunan Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) mencurigai adanya korupsi yang dilakukan oleh beberapa pihak selama masa pengerjaannya.

KPK menangkap dan menetapkan beberapa orang tersangka, tiga diantaranya adalah politikus dari Partai Demokrat , Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Mantan Anggota DPR dari Partai Demokrat Angelina Sondakh dan Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. ***

Di Tengah Hujan Deras dan Petir, Max Sopacua Sentil Keterlibatan ‘Ibas’ Soal Korupsi Hambalang?

Bogordaily.net – Hujan Deras disetai petir tidak nembuat Max Sopacua kendur mejalankan tekadnya menyentil keterlibatan ‘Ibas’ dalam kasus korupsi Proyek Wisma Atlet Hambalang yang hingga kini mangkrak.

Max Sopacua yang kini menjadi Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Sedang Simatera Utara bergebu-gebu meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyedilikan kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang.

Hal itu diungkapkan Max Sopacua saat konferensi pers di Wisma Atlet Hambalang Bogor, Kamis, 24 Maret 2021.

Di sana, Menyindir Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menerima uang hasil korupsi, Max meminta KPK segera mengusut sampai ke elit politik Partai Demokrat saat itu, yang tidak tersentuh hukum.

“Perlu dilanjutkan sesuai dengan statemen-statemen kemudian ada saksi-saksi tentang siapa saja yang menikmati Hambalang ini,” katanya.

Max Sopacua pun meminta keadilan bagi teman-temannya yang telah menangung derita jeruji besi kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang tetapi masih ada yang berpangku tangan saja sebagai raja.

“Jangan biarkan orang-orang menderita, jangan biarkan orang berpangku tangan malah sebagai Raja di Partai Demokrat,” ujarnya.

Diketahui, Kasus Korupsi Wisma Atlet Hambalang yang mengeliat sejak 2011 menyeret kader terbaik Partai Demokrat.

Yaitu Andi Mallarangeng, Nazaruddin, Anas Urbaningrum, Angelina Sondak dihukum dengan dakwaan megakorupsi wisma atlet Hambalang.

Kasus tersebut sempat diserempat para pengamat dan berbagai kalangan tentang dugaan keterlibatan Ibas. Namun hingga kini, belum ada lembaga negara yang mencoba menyentuh anak bungsu Prediden RI ke-6, SBY itu.***

Program Return to Work (RTW) BPJS Ketanagakerjaan

0

Bogordaily.net- Kegiatan program Return to Work BPJS Ketenagakerjaan bersama rumah sakit Bina Husada di Cafe Kluwih Sunda yang berada di Jalan Bina Marga I no 12 Baranang siang, Bogor pada Kamis, 25 Maret 2021.

Return to Work merupakan kegiatan untuk melayani serta memfasilitasi tenaga kerja yang mengalami resiko dalam bekerja untuk bisa bekerja kembali dengan program Return to Work ini sendiri.

Bpjs Ketenagakerjaan pada hari ini bekerja sama dengan rumah sakit Bina Husada, jamsostek Bogor Kota, dan juga Otocare untuk meningkatkan pelayanan program ini terutama di kota Bogor sendiri.

“Program RTW ini selain Bina Husada, sudah bekerja sama hampir di seluruh rumah sakit di Bogor” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota  Mias Muchtar.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota Mias Muchtar megatakan, dalam program ini memberikan layanan untuk tenaga kerja yang mengalami kecelakaan dalam bekerja serta menyebabkan hilangnya fungsi anatomi tubuh kita apakah perlu alat bantu atau harus di ganti merupakan suatu tujuan dari program Return to Work ini.

Program ini tidak ada batasan dalam penanganan , segala bentuk kecelakaan kerja kerja dari yang ringan hingga yang berat penanganan nya.

“Pekerja di kota Bogor yang sudah terlindungi oleh BPJS Ketanagakerjaan sekitar 160 ribu tenaga kerja” ucap Mias Muchtar.

Terkait masalah covid, pekerja yang terkena covid di tempat bekerja dalam penyembuhan nya merupakan tanggung jawab Negara bukan BPJS Ketenagakerjaan, akan tetapi untuk pekerja medis rumah sakit yang terkena covid-19 menjadi tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan. ***

Bergebu-Gebu, Max Sopacua Ungkap Alasan Wisma Atlet Hambalang Tempat Konferensi Pers Kubu KLB Demokrat

Bogordaily.net – Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua begitu bergebu-gebu membeberkan alasan mengapa memilih lokasi Wisma Atlet Hambalang yang mangkrak menjadi lokasi konferensi pers kubu KLB Partai Demokrat, Kamis, 24 Maret 2021.

“Sekarang kita bicara kenapa pak Darmizal, Pak Rahmat dan kawan-kawan menetapkan konferensi persnya di Hambalang,” awalnya membuka pernyataanya di tenda dengan suasana hujan yang cukup deras dan petir.

Max mengutarakan bahwa konferensi pers kali ini dari kubu KLB Partai Demokrat Deli Serdang bukan sembarangan bisa di tempat makan.

“Ini persoalannya, kalau konferensi pers biasa kita di dapur makanan sunda aja, kalau enggak ya di dapur makanan Ambon kita bisa bikin gitu kan,” ujarnya.

Mantan orang kepercayaan SBY yang pernah duduk di kursi penting di Demokrat itu menyampaikan Wisma Atlet Hambalang memiliki sejarah yang penting tentang kemerosotan partai berlambang Mercy yang pernah menaunginya.

“Tapi kenapa kita buat di sini? Subtansinya apa? Tempat inilah, proyek inilah yang merontokkan elektabilitas Partai Demokrat ketika peristiwa-peristiwa itu terjadi,” lanjutnya.

Menurutnya, proyek Hambalang memberikan kursi pesakitan bagi beberapa kader Demokrat di masa Kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono yang saat itu juga menjabat sebagai Presiden ke-6 Republik Indonesia.

“Dan yang paling penting, sebagian kawan-kawan kami yang terlibat sudah menderita sudah dimasukkan ke tempat-tempat yang harus mereka masuki karena kesalahan,” katanya.

Akan tetapi, ada kader Demokrat yang tidak tersentuh hukum padahal menikmati juga hasil korupsi proyek Hambalang di kubu SBY atau kini dipimpin anaknya Agus Harimurti Yudhoyono.

“Tetapi, ada yang tidak tersentuh hukum. Yang juga menikmati dari sini tidak tersentuh hukum sampai hari ini belum, semoga segera ya,” ungkapnya.

Bhakti Sosial saat Pandemi Covid -19, Ormas Benteng Pajajaran Gelar Khitanan Massal

0

Bogordaily.net – Pandemi Covid -19 yang mewabah di tanah air sejak Maret 2020 lalu, sampai sekarang masih belum berakhir, dan efeknya sangat terasa, terutama bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan ekonomi.

Karena itu, adapun kondisi dan fakta itulah yang menggerakan personil dari organisasi masyarakat (Ormas) Benteng Pajajaran, yang menggelar bhakti sosial berupa khitanan massal dan santunan.

“Alhamdulillah respon masyarakat sangat antusias dan mendukung kegiatan ini, karena memang hampir semua anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, terkena imbas dari pandemi Covid -19,”kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ormas Benteng Pajajaran Doel Samson Sambernyawa kepada Bogordaily.net pada Kamis, 25 Maret 2021.

Aktivis anti korupsi yang tak mengenal rasa takut itu mengatakan, khitanan massal dan santunan kepada anak-anak dari keluarga dhuafa dapat dilaksanakan berkat adanya, dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor berikut jajarannya.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ormas Benteng Pajajaran Doel Samson Sambernyawa menyatakan, terdapat 30 anak yang telah disunat pada tahap pertama.

“Pada tahap pertama ada 30 anak dari keluarga dhuafa yang dikhitan atau sunat. Nah, pelaksanaan sunatan di klinik yang lokasinya di samping Markas Koramil Sukaraja,” ujarnya.

Khitanan massal
Pemberian uang saku dan bingkisan kepada anak yatim dhuafa setelah melakukan khitanan massal pada Rabu, 24 Maret 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Adapun keuntungan atau hadiah yang akan didapatkan anak yatim dhuafa setelah melakukan khitan.

“Setiap anak akan diberikan uang saku, baju koko, peci dan bingkisan makanan,” jelasnya.

Doel Samson tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada dr. Kurniawan, karena telah bersedia bergabung dalam kegiatan bhakti sosial Benteng Pajajaran.

“Terima kasih kepada dr. Kurniawan karena jasanya sangat besar untuk mensukseskan acara bhakti sosial ini. Tanpa beliau, mungkin acara ini tidak dapat berlangsung, tentunya terimakasih juga kepada Korwil Sukaraja, Kang Angga,”katanya.

Ia juga berharap, diadakanya khitanan massal ini, bisa menggerakan hati setiap orang untuk terus melakukan kebaikan.

“Harapan saya, setelah dilaksanakan khitanan massal ini semoga orang-orang yang mampu, dapat tergerak hatinya untuk terus berbagi kepada anak yatim dhuafa,” harapnya. Cc

Almarhum Arbi Sanit Dimata Ketua PBNU Robikin Emhas: Tokoh Berintegritas Ini Tak Beringsut oleh Godaan

Bogordaily.net – Ketua PBNU Robikin Emhas mengenang sosok almarhum Arbi Sanit sebagai tokoh berintegritas yang tak beringsut oleh godaan, tekanan, dan ancaman.

“Ingatan pun melayang saat bersama Mas Arbi dan berbagai komponen berjibaku di masa pendirian dan awal keberadaan KIPP (Komite Independen Pemantau Pemilu) tahun 1996 dan 1997,” ujar Ketua PBNU Robikin Emhas.

“Saat demokrasi dipasung, pers dikungkung dan suara rakyat tak dihitung, tokoh berintegritas ini tak beringsut oleh godaan, tekanan dan ancaman. Saya percaya mas Arbi memilih masa depannya sendiri,” tambahnya.

Robikin mengatakan terkenang dengan salah satu opini Arbi Sanit yang diunggah di laman FB pada 19 Januari 2020.

“Sekarang musim membangkit kerajaan, bukan saja simbolik tapi disertai istana, raja dan ratu, punggawa, dengan pakaiandan upacara resminya, ada yg menanggapi sebagai gejala kultural, ada yang menerima sebagai hak berkumpul dan berorganisasi. Tapi perlu dilihat secara politik,” kata Robikin mengutip status Arbi Sanit.

“Gejala itu membahayakan visi bernegara masyarakat yg gagal dimatangkan oleh penguasa dan pemerintah. Malah kelakuan korup dan gila hormat penguasa membentuk ketidak percayaan politik.” katanya.

Hal yang mengesankan juga adalah tulisan Arbi Sanit selanjutnya yang menyampaikan, “Sekalipun begitu, konsepsi dan institusi negara Indonesia mesti dihormati oleh warga negara.

Tidak etis, tidak pantas dan lazim orang dan kelompok membentuk organisasi dg label kerajaan yg berarti negara. Pembiarannya, membari peluang membentuk kilafah, imperium, kemaharajaan, yang semuanya itu mengacaukan konsepsi bernegara. Maka kelompok dan organisasi pembentuk kerajaan atau negara, perlu ditertibkan istilah, atribut sampai upacara dan tempatnya.”

“Selamat kembali pulang Mas Arbi. Semoga Allah SWT mengampuni segala salah-khilaf Mas Arbi, menerima semua kebajikan yang Mas Arbi lakukan dan membalasnya dengan keuntungan ukhrowi. Demikian halnya, semoga keluarga dan kami semua bisa meneruskan laku baik dalam upaya mewujudkan cita-cita para pendiri NKRI,” ungkap Robikin.

Diketahui, engamat politik Arbi Sanit dikabarkan meninggal dunia pada Kamis 25 Maret 2021 pagi, Arbi Sanit sempat menjalani perawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

“Innalillahi wainnailaihi Rojiun telah meninggal dunia Bapak saya Arbi Sanit di RSCM pukul 07.15 WIB, mohon dibukakan pintu maaf bila Bapak ada salah,” Dikabarkan anaknya Feri Sanit.***