Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 7437

Hari Jadi ke-40, PDAM Tirta Kahuripan Bertekad Lebih Profesional dan Berkeadaban

Bogordaily.netPada Hari Jadi ke-40 tahun ini, PDAM Tirta Kahuripan mengusung tema Tingkatkan Perumda Air Minum yang Profesional dan Berkeadaban.

Pada kesempatan itu Bupati Bogor Ade Yasin, menandangani prasasti sekaligus gunting pita sebagai simbol peresmian dibangunnya mesjid masjid Maul Hayat yang berada di Lingkungan PDAM Tirta Kahuripan.

Bupati juga memberikan penghargaan berupa pemberian hadiah umroh kepada Dewan Pengawas masa Bhakti 2018-2021 beserta 15 pegawai PDAM Tirta Pakuan.

“Ada juga pemberian bantuan pendidikan bagi anak karyawan yang masih aktif maupun yang sudah purnabakti,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Kahuripan, Hasanudin Tahir.

Hasanudin mengatakan, di usia yang 40 tahun, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor telah melayani masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Sebagai bentuk terimakasih kepada pelanggan. PDAM Tirta Kahuripan, memberikan program bebas bea balik nama dan diskon Sambung Baru 40% selama periode 23 Maret – 23 April 2021.

Program pelayanan berlaku untuk seluruh wilayah Cabang Pelayanan Leuwiliang, Ciomas, Kedung Halang, Parung Panjang, Cileungsi, Ciawi, Cibinong dan Jonggol.

“Progam diskon Sambung Baru 40% diberikan kepada calon pelanggan yang wilayahnya telah memiliki jaringan perpipaan,” jelasnya.

Selain itu, PDAM Tirta Kahuripan telah melayani 25 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor dengan cakupan layanan wilayah administrasi sebesar 24,92 % dengan jumlah pelanggan sebanyak 182.048.

Hasanudin berharap, di hari jadi ke-40 ini, PDAM Tirta Kahuripan bisa menjadi landasan bagi perusahaan untuk dapat menuju tingkat yang lebih baik dalam berbagai aspek.

“Kehadiran Tirta Kahuripan semakin memberikan nilai lebih bagi masyarakat Kabupaten Bogor, serta mendapatkan dukungan dari para pemangku kebijakan dan kepentingan sehingga menjadi PDAM termaju dan terbaik di Indonesia,” ucapnya.

Ia mengingatkan, selama 40 tahun, PDAM Tirta Kahuripan di 1999 pernah meraih predikat “Baik” berdasarkan Keputusan Menteri dalam Negeri Nomor 47 tahun 1999 dan predikat “Sehat” berdasarkan penilaian kinerja BPPSPAM di tahun 2020. ADV

9 Tahun Mangkrak, Revitalisasi Terminal Baranangsiang Dilanjutkan Jadi TOD

Bogordaily.net – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sepakat melanjutkan revitalisasi Terminal Baranangsiang yang telah sembilan tahun mangkrak, dimulai dengan izin mendirikan bangunan (IMB).

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemhub), rapat koordinasi dengan Pemkot Bogor terkait dengan rencana pembangunan Terminal Tipe A Baranangsiang, Selasa 23 Maret 2021

Rencananya, terminal yang berada di tengah Kota Bogor itu akan dibangun menjadi kawasan berorientasi Transit Oriented Development (TOD).

Direktur Prasarana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemhub, Edi Nursalam mengatakan, pengembangan terminal tersebut sempat tertunda sejak 2012.

Seharusnya pengembangan kawasan terminal dilakukan oleh PT Pancakarya Grahatama Indonesia (PGI), tetapi karena ada hal lain yang tak memungkinkan untuk dibangun, sehingga rencana untuk menata Terminal Baranangsiang belum terealisasi.

“Kita minta dukungan Pemerintah Kota Bogor untuk tindak lanjut pembangunan terminal Baranangsiang. Kita akan mulai lagi, kaitannya dengan pemda,” ujar Direktur Prasarana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemhub, Edi Nursalam.

Menurutnya, BPTJ akan merevisi izin mendirikan bangunan (IMB) yang lama sekaligus tata ruangnya, Terminal Baranangsiang merupakan bagian dari kawasan TOD.

“BPTJ akan menata kawasan itu, dan Terminal Baranangsiang jadi bagian kawasan itu,” katanya.

Ia menambahkan, meski ada perubahan IMB, fungsi Baranangsiang tetap sama, hanya saja, bagian kawasan TOD bakal terintegrasi dengan kawasan komersial.

Selain itu, BTPJ akan memperluas radius kawasan tersebut minimal 400 meter untuk menunjang pengembangan Terminal Baranangsiang.

Nanti penambahan lahan itu berkaitan dengan rencana keberadaan light rail transit (LRT) dan trem di terminal itu.

Meski demikian, rencana pengembangan Terminal Baranangsiang hingga kini masih berproses.

“Beberapa hal kita lanjutkan, beberapa hal juga dari awal lagi. Masalah waktu kali ya, kan sudah berlangsung sembilan tahun,”ungkapnya.***

Keadaan Terburuk Sejak 2017, Kebakaran Lahap Ribuan Lahan Pengungsian Rohingya di Bangladesh

Bogordaily.net – Kebakaran besar  menghanguskan ribuan hektar lahan pengungsian Etnis Rohingya di Ukhia, Cox’s Bazaar Bangladesh pada Senin, 22 Maret 2021.

Api berkobar dan membakar Kamp pengungsian terjadi selama kurang lebih 8 jam.

Data terakhir disebutkan bahwa 15 orang dinyatakan tewas, 400 orang hilang. 550 luka – luka dan lebih dari 20 ribu pengungsi lainnya terpaksa harus meninggalkan Kamp Pengungsian yang telah hangus terbakar.

Menurut seorang warga setempat, Mohammad Yasin yang membantu memadamkan kebakaran. Kejadian ini adalah yang terburuk yang pernah ia lihat sejak tahu 2017.

Diketahui bahwa sejak awal tahun 2021, sudah terjadi tiga kali kebakaran yang menghanguskan rumah para pemgungsi serta empat sekolah untuk anak – anak belajar.

Sejak 2017 mereka mengungsi di Kamp Pengungsian hidup mereka sudah sulit.

Mereka tidak diakui keberadaannya, dibayang-bayangi pembantaian dan hanya bisa bergantung pada bantuan kemanusiaan.

Pejabat Bangladesh saat ini sedang menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

Lebih dari seribu orang Palang Merah serta dibantu relawan bekerja sama dengan layanan pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api.

Tersebar di empat bagian kamp yang menampung sekitar 124.000 orang. ***

Derby Jawa Timur Jilid 1 Piala Menpora 2021 Dihujani Hadiah Penalti Dari Wasit

0

Bogordaily.net – Lanjutan babak penyisihan grup Piala Menpora 2021 kembali digelar dan banyak mempertemukan tim-tim kuat.

Hari ini, Selasa, 23 Maret 2021 ada pertandingan menarik yang terjadi pada Grup C.

Laga tersebut mempertemukan dua tim raksasa asal Jawa Timur yakni Persebaya Surabaya berhadapan dengan Persik Kediri.

Ini merupakan partai derby Jawa Timur pertama yang berlangsung pada Grup C yang berisikan 3 tim yang berasal dari Jawa Timur yakni Persebaya, Persik, dan Persela serta 1 tim lain yaitu PSS Sleman.

Pada laga ini kedua tim bermain sangat baik dalam melakukan serangan-serangan pada babak pertama.

Akan tetapi lini belakang dan penjaga gawang Persebaya dan Persik tampil sama-sama baik sehingga tidak ada gol tercipta pada babak pertama.

Memasuki Babak kedua, kedua tim kembali sama-sama menaikan tempo permainan mereka, saling serang dan melepaskan tendangan ke gawang.

Gol pertama pada pertandingan ini tercipta di menit ke 62 yang dicetak Persik Kediri melalui tendangan penalti keras dari pemain mereka yakni Andri Ibo.

Lima menit berselang giliran Persebaya yang mendapatkan hadiah penalti dari wasit setelah pemainnya dilanggar oleh pemain belakang persik di area kotak penalti.

Samsul Arif yang maju sebagai eksekutor penalti pun tidak menyianyiakan kesempatan, dan mampu merubah kedudukan menjadi 1-1.

Tenpo permainan semakin tinggi setelah kedudukan menjadi imbang, kedua tim pun melakukan pergantian pemain guna menambah daya gedor kedua tim.

Di menit ke 70 anak asuh Aji Santoso kembali mendapat hadiah penalti.

Samsul Arif lagi-lagi menjadi eksekutor tendangan penalti kedua ini dan kembali tendangannya tidak mampu dibendung kiper Persik Kediri Dikri Yusron.

Hingga laga usai tidak ada penambahan gol, kemenangan menjadi milik Persebaya Surabaya dengan Skor akhir 2-1.

Hasil ini membuat Persebaya sementara memimpin klasemen Grup C Piala Menpora 2021 dengan mengemas 3 poin.***

Jadwal Vaksin Kedua di Jabar Mundur, Ini Penjelasan Ridwan Kamil

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan soal mundurnya jadwal pelaksanaan vaksin kedua yang lebih dari dua pekan sejak penyuntikan pertama.

Ridwan menjelaskan, pemunduran jadwal itu merupakan keputusan medis.

Emil, sapaan akrabnya, berkata hal itu disebabkan perbedaan jenis vaksin yang disuntikkan kepada setiap orang.

“Ikuti saja sesuai panggilan itu pasti keputusan medis. Karena merek vaksin beda-beda, tumbuhnya antibodi juga beda-beda. Ada yang tumbuh 14 hari sudah ada, ada yang tumbuhnya 28 hari juga ada,” ucap Emil di Bandung, Selasa 23 Maret 2021.

Emil pun meminta revisi jadwal itu tak membuat masyarakat bingung. Sebab, keputusan tersebut sudah dibuat melalui pertimbangan medis.

“Contoh akan ada perintah dari WHO disuntiknya tiga kali untuk vaksin tertentu itu namanya booster. Dua kali antibodinya ada, tapi supaya panjang ada suntikan ketiga satu tahun setelahnya. Ini kan baru wacana di dunia ada teori begitu, jangan kaget kalau ada perubahan yang penting divaksinnya. Karena tidak mungkin pemerintah memutuskan hal yang tidak ilmiah,” jelas Emil.

Revisi jadwal suntik vaksin itu dialami sejumlah masyarakat yang sudah melaksanakan suntik vaksin pertama pada pekan lalu. Berkaca pada fenomena sebelumnya, vaksin kedua diberikan dalam waktu dua pekan. Namun kini sejumlah warga mendapat pemberitahuan lewat pesan singkat, vaksin kedua dilakukan 30 hari setelah vaksin pertama.

Dani (30), warga Sukajadi Kota Bandung mengatakan, ia sudah menjalani suntik vaksin pertama pada tanggal 18 Maret 2021. Lalu, pada 20 Maret ia mendapat pesan singkat jika jadwal vaksin kedua akan berlangsung pada 1 April 2021. Namun, pada 22 Maret 2021, ia mendapat pesan singkat yang isinya revisi jadwal vaksin kedua yang dilakukan 15 April 2021.

“Jadi saya dua kali dapat SMS, yang terakhir itu revisi jadwal vaksin kedua. Saya ada teman juga yang divaksin sepekan sebelum saya, jadwal vaksin keduanya berjarak dua pekan. Kalau saya hampir sebulan,” ucap Dani.

Ia mengaku tak mempersoalkan hal tersebut. Ia pun akan ikut jadwal yang diberikan pemerintah.

“Ya, nggak apa-apa sih. Cuma kan kalau orang lain dua minggu kok saya sebulan jaraknya. Saya ikuti saja aturan pemerintah,” jelasnya.

Sumber : kompas.com

Pedestrian Pakansari Banjir, PUPR Ancam Hentikan Pembayaran

Bogordaily.net – Proyek Pedestrian kembali membuat masalah, Mega Proyek yang berada di Jalan Ediyoso Martadipura menuju stadion Pakansari banjir kembali, Selasa 23 Maret 2021.

Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Adriawan mengaku kesal kepada PT. Vanca Utama Perkasa yang tak juga menyelesaikan pekerjaannya.

Lantaran awal mula banjir di awal Maret 2021 terjadi di proyek tersebut, pihak PUPR sudah menegur untuk segera memperbaiki saluran penyebab banjir itu.

“Saya sudah ngomong pas awal banjir itu, tapi belum juga dilakukan, cuman dibersihkan doang salurannya,” ujar Adriawan, Selasa 23 Maret 2021.

Adriawan berkata, untuk segera dilakukan perbaikan di lubang penyebab banjir tersebut, kalau tidak pihak PURP mengancam untuk tidak membayar sisa bayaran.

“Besok kita pinta untuk mulai dibongkar saluran atasnya, itu kan belum dibayar baru 60% makanya saya bilang kalau itu ga dibenerin juga, saya tidak akan bayar dulu sisanya,” tegasnya.

Lanjut Adriawan, ia meminta lubang saluran drainase tidak hanya diperbesar lubangnya, namun dibuatkan kembali lubang-lubang baru karena jarak antara lubang drainase terlalu jaraknya.

“Terus didekatkan saluran lubangnya jangan 10 meter jaraknya, itu terlalu jauh, Saya minta jangan sampai sejauh itu,” tuturnya.

Adriawan mengatakan, Selain lubang drainase, dia juga meminta kepada untuk merapikan kembali lantai-lantai pedestrian yang rusak akibat tidak bisa menahan beban kendaraan.

“Saya tadi agak keras, saya gak mau tau besok harus mulai pengerjaan. kalo kaya gini kan jadi pikiran setiap hujan, takut banjir,” ucapnya.

Seperti diketahui, titik banjir tersebut berada tepat di proyek besar senilai Rp23,8 miliar yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dalam sebulan sudah 2 kali banjir menyerbu proyek tersebut.***

Tim Indonesia Gagal Berlaga di All England, Moeldoko: Pemerintah Akan Evaluasi

0

Bogordaily.net – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut, pemerintah akan mengevaluasi penarikan paksa tim bulu tangkis Indonesia dari turnamen All England 2021.

Ia tak ingin peristiwa serupa terulang.

Hal ini disampaikan Moeldoko saat menerima audiensi daring dengan para diaspora atau warga negara Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat, Selasa (23/3/2021).

“Hal-hal seperti ini akan dievaluasi pemerintah. Jangan sampai terjadi lagi,” kata Moeldoko melalui keterangan tertulis.

Moeldoko yang pernah diusung menjadi Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) ini mengaku menyayangkan dan ikut prihatin terhadap nasib tim bulu tangkis Tanah Air

Menurut dia, turnamen ini sejatinya sangat berkaitan dengan kebanggan sebuah negara.

“Apalagi Indonesia sudah beberapa kali merajai ajang All England,” ujar dia.

Tim Bulu Tangkis Indonesia dipaksa mundur dari turnamen bergengsi All England 2021 yang digelar di Birmingham, Inggris.

Otoritas Kesehatan Inggris (NHS) mengharuskan para anggota Tim Bulu Tangkis Indonesia melakukan isolasi mandiri karena satu pesawat dengan seorang pasien positif Covid-19 saat perjalanan dari Istanbul ke Birmingham.

Kebijakan tersebut membuat tim Indonesia bertanya-tanya. Sebab, mereka sudah dinyatakan negatif Covid-19 saat tiba di Inggris.

Bahkan, para anggota tim Indonesia juga sudah divaksin sebelum berangkat ke Inggris.

Para anggota tim Indonesia pun merasa mendapat perlakuan tidak adil.

Situasi ini membuat KBRI London turun tangan. Setelah melakukan negosiasi, tim Indonesia diizinkan pulang lebih cepat dan tidak perlu menjalani karantina hingga 23 Maret.

Sumber : kompas.com

Telan Rp23,8 Miliar, Jalan Menuju Stadion Pakansari Terendam Banjir

Bogordaily.net – Hujan lebat di Cibinong membuat akses jalan menuju Stadion Pakansari tergenang banjir.

Genangan air ini cukup tinggi, nyaris selutut orang dewasa dan air juga meluap hingga ke pedestrian.

Pada Selasa, 23 Maret 2021 sekitar pukul 13.00 WIB di Cibinong Kabupaten Bogor turun hujan yang cukup lebat.

Beberapa pengendara roda 2 terlihat banyak yang memilih menepi bahkan putar balik karena mereka khawatir jika motor yang mereka kendarai bisa mogok terendam air.

Padahal Jalan Ediyoso Martadipura yang menjadi akses menuju Stadion Pakansari ini memiliki pedestrian yang nilai proyek pengerjaannya hingga menelan biaya sekitar Rp23,8 Miliar. Proyek tersebut baru selesai belum lama ini.***

Pria di Bogor Nekat Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Tetangga

0

Bogordaily.net – Jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota, berhasil mengamankan pelaku tindak pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, di Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah.

Wakapolres Bogor Kota AKBP Arsal Sahban mengatakan, pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur tersebut bernama Anta Suparta alias Abah.

Pria berusia 46 tahun tersebut melancarkan aksi bejatnya kepada seorang anak perempuan berinisial APH berusia 10 tahun, yang tak bukan merupakan tetangga sendiri.

Modus yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksi bejatnya tersebut yakni dengan mengiming-imingi korban sejumlah uang sebesar Rp10 ribu, untuk jajan sehari-hari.

“Pada Minggu (7/3) sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku sedang duduk di pelataran rumah. Saat itu iya melihat korban sedang berjalan, dan memanggilnya sambil mengiming-imingi uang,” katanya, Selasa (23/3).

Saat korban terpengaruh oleh rayuan Abah, ia langsung membawa korban ke pinggir Sungai Cisadane, di Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah.

Saat tiba dipinggir sungai, pelaku langsung melakukan aksi bejatnya.

Sumber : ayobogor.com

Minta Sidang Tatap Muka, Rizieq: Insya Allah Saya Akan Ikuti dengan Tertib

0

Bogordaily.net – Mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengaku akan mengikuti sidang tatap muka secara tertib apabila sidang digelar secara tatap muka atau offline.

Rizieq merupakan terdakwa kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung serta kasus hasil tes swab RS Ummi Bogor yang mengikuti sidang secara virtual dari Bareskrim Polri.

“Kalau ini bisa dilakukan (sidang offline), Insya Allah, saya bersama pengacara akan mengikuti sidang dengan tertib,” kata Rizieq dalam sidang pembacaan eksepsi, Selasa (23/3/2021), dikutip dari YouTube PN Jakarta Timur.

Rizieq juga akan mengimbau masyarakat untuk tidak menimbulkan kerumunan apabila sidang digelar tatap muka.

“Kami akan melakukan imbauan-imbauan kepada masyarakat untuk kita bersama-sama menjaga, jangan sampai terjadi klaster baru karena penanggulangan Covid-19 merupakan tanggung jawab kita bersama,” kata dia.

Rizieq pun memohon kepada majelis hakim agar ke depannya sidang dapat digelar secara langsung.

Menurut Rizieq, kemaslahatannya sebagai terdakwa harus menjadi pertimbangan utama bagi majelis hakim dan jaksa penuntut umum.

“Karena apa pun yang terjadi di persidangan ini, dari mulai saat ini sampai vonis nanti, itu saya selaku terdakwa yang akan menanggungnya dan yang akan menjalaninya,” ujar Rizieq.

Sikap Rizieq dan kuasa hukumnya yang menolak sidang secara offline sudah muncul sejak sidang perdana pada Selasa (17/3/2021) lalu.

Bahkan, saat itu Rizieq dan kuasa hukumnya mennyatakan walk out atau meninggalkan ruang sidang karena keberatan dengan sidang yang digelar virtual.

Sumber : kompas.com