Wednesday, 22 April 2026
Home Blog Page 7537

Pada 17 Agustus 2021, Indonesia Ditargetkan Bebas Covid-19

0

Bogordaily.net Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menyampaikan menargetkan Indonesia terbebas dari virus Covid-19 pada 17 Agustus 2021, tepat dihari kemerdekaan RI.

Upaya tersebut dilakukan salah satunya dengan meningkatkan jumlah masyarakat yang divaksinasi.

Doni Monardo mengatakan target Indonesia bisa bebas corona pada 17 Agustus 2021 bisa tercapai, jika pemerintah mengambil kebijakan yang tepat dan diikuti dengan kepatuhan masyarakat.

Kemudian Pemerintah daerah harus ikut melibatkan masyarakat mencari terbaik untuk menangani pandemi Covid-19.

Sementara ini dalam upaya menekan penyebaran virus Covid-19 adalah dengan meningkatkan jumlah masyarakat yang divaksinasi.

Sejauh ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin untuk PT Bio Farma pengguna darurat atau Emergency Use Authorization pada vaksin Sinovac.

Beralasan pemberian izin terpisah pada vaksin yang sebelumnya, sebab ada perbedaan tempat produksi dan perubahan kemasan vaksin, yang sebelumnya single dose menjadi multiple dose, ini lebih efisien dan efektif.

Hingga saat ini pemerintah pusat juga menggalakan pembuatan vaksin produksi dalam negri, yang awalnya mendatangkan vaksin dari luar.

Sementara itu di Rumah Sakit Kariadi Semarang, Jawa Tengah telah melakukan uji klinis Vaksinasi tahap dua yang di beri nama vaksin nusantara.

Vaksin ini menurut rencana juga bisa disuntikkan kepada pasien dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Lalu vaksin nusantara dikembangkan di Universitas Diponegoro bersama dengan perusahaan asal Amerika Serikat, AIVITA Biomedical.***

HMI Kota Bogor Tolak Kebijakan Ganjil-Genap Diperpanjang

0

Bogordaily.net Himpunan Mhasiswa Islam (HMI) Kota Bogor menolak Surat Edaran No 440/753 Huk Ham, tentang Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro, dan Pembentukan Posko Penangan Tingkat Kelurahan, dalam Rangka Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Kota Bogor, diperpanjang.

Dalam SE poin C memuat, aturan ganjil genap di Kota Bogor yang dalam aturan ini dibuat untuk pencegahan mobilitas masyarakat agar, kasus Covid-19 di Kota Bogor mengalami penurunan.

Segala kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah Kota, semata – mata untuk penurunan angka kasus covid-19 agar Kota Bogor kembali zona hijau.

Pada dua pekan terakhir, pemberlakuan ganjil genap ini cukup efektif dalam mengurangi volume kendaraan, tetapi apakah penurunan itu akan berdampak baik terhadap perekonomian, dan penurunan Covid-19 di kota bogor ?

Karena di Provinsi DKI Jakarta, ganjil genap ini adalah upaya Pemprov DKI untuk mengurangi kemacetan.

Bahkan di masa Covid-19 ini Pemprov DKI Jakarta tidak memberlakukan ganjil genap, khawatir ada penambahan kloster baru yaitu kloster angkutan umum, karena dengan berlakunya ganjil genap orang akan menggunakan angkutan umum untuk bepergian.

Padahal, kalau kita merujuk pada Pergub Jabar No 48 Tahun 2020 tentang pedoman PSBMK, pada bagian ketiga di Pasal 8 poin b terkait pelaksanaan.

Dijelaskan untuk sterilisasi lokasi PSBM termasuk fasos dan fasum, dan mengurangi mobilitas kendaraan orang akan menggunakan fasilitas umum sebagai gantinya, dan ini berakibat rentannya terjadi kloster baru.

Dilihat dari aspek ekonomi, kebijakan ganjil genap ini merupakan pembatasan aktifitas, dan mobilitas masyarakat yang berada di dalam dan luar wilayah Kota Bogor.

Agar tidak terjadi kerumunan dan ini salah satu indicator penurunan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro maupun makro.

Yang dimana, berkurangnya transaksi jual beli dan berkurangnya perputaran perekonomian di Kota Bogor.

Sehingga, mengakibatkan menurunnya omset penjualan dan omset pemasukan masyarakat Kota Bogor.

Tentu kebijakan ini sangat kontra produktif dengan program prioritas Pemerintah Kota Bogor yaitu, pemulihan ekonomi.

Begitu pun di sector pariwisata, yang berpengaruh terhadap perekonomian Kota Bogor. Mobilitas masyarakat itu meningkat pada hari libur sabtu dan minggu, yang seharusnya bisa dimanfaatkan peluang ini, jadi terhambat karena adanya ganjil genap.

Sehingga, para wisatawan tidak bisa memasuki wilayah Kota Bogor yang kendaraannya tidak sesuai dengan ganjil genap.

Padahal untuk menekan kasus Covid-19, mulai dari tahapan pemetaan sampai pelaksanaan itu sudah di atur dalam Pergub Jabar No 48 Tahun 2020 Pasal 3, 8 dan 11.

Tentang PSBM serta Perwali No 110 Tahun 2020 Pasal 5,6, 8-12 Tentang PSBMK. Dan di Pasal 12 poin 5 Perwali No 110 Tahun 2020 Tentang PSBMK itu di jelaskan

“Orang yang berasal dari luar wilayah PSBMK di larang memasuki wilayah PSBMK,” ujar Direktur Utama Lapmi HMI Rizky Maulana, dalam keterangan persnya.

Ketua HMI Cabang Bogor itu mengeskan, jika Pemerintah Kota Bogor melaksanakan pencegahan secara benar, dan maksimal dengan apa yang tertuang dan di jabarkan di dalam aturan tersebut, tanpa melakukan ganjil genap pun bisa mengurangi mobilitas dan kerumunan masyarakat.

Secara empiris pun fakta di lapangan yang terjadi kendaraan tetap bisa masuk wilayah Kota Bogor. Ini hanya perlu keseriusan dalam menindak sesuai dengan aturan yang sudah ada.

Maka atas dasar itu lah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor, menolak diberlakukan, dan di perpanjangnya, Ganjil Genap di Kota Bogor dengan beberapa catatan yaitu :

1. Kebijakan ganjil genap kurang tepat dan kurang relevan dalam penanganan kasus Covid-19 di Kota Bogor. Karena penanganan Covid-19 sudah di jabarkan dalam Pergub Jabar No 48 Tahun 2020 Tentang PSBM dan Perwali No 110 Tahun 2020 Tentang PSBMK, sehingga tidak perlu adanya Ganjil Genap.

2. Ganjil Genap lebih tepatnya untuk kasus kemacetan di Kota Bogor, karena bisa mengurangi volume kendaraan, tentu jika perekonomian telah pulih seperti biasa.

3. Kebijakan ganjil genap sangat kontraproduktif dengan program, 5 prioritas Pemerintah Kota Bogor yaitu, pemulihan perekonomian Kota Bogor.

Dengan beberapa catatan itu kami menyarankan/mengusulkan agar Pemerintah melakukan :

1. Melakukan evaluasi total dan menyeluruh serta melibatkan elemen masyarakat dalam penanganan Covid-19 sesuai Pergub No 48 Tahun 2020 Pasal 15 Tentang PSBM dan Perwali No 110 Tahun 2020 Pasal 16 Tentang PSBMK.

2. Pemerintah Mencabut Point C Nomor 4, dalam Surat Edaran No 449/753 Huk.Ham Tentang PSBMK.

3. Pemerintah memaksimalkan kinerja Satgas Covid-19 sesuai yang tertuang dalam Pergub Jabar No 48 Tahun 2020 Pasal 3,4,6,7,8,9,11,12,13. Tentang PSBM dan Perwali No 110 Tahun 2020 Pasal 5,6,8,9,10,12 Tentang PSBMK.

4. Pemerintah Kota Bogor memaksimalkan tim pelaksana yang tertuang dalam, Perwali No 110 Tahun 2020 Pasal 14 Tentang PSBMK.

5. Memberikan informasi dan transparansi data Covid-19 beserta by name dan by adress, agar masyarakat dapat mengantisipasi penyebaran serta membantu masyarakat dalam penyembuhan.***

Tragis! Pria Muda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pakansari Bogor

0

Bogordaily.netTragis, pria muda AJ, 24 (Th) ditemukan meninggal dunia di sebuah kontrakan di daerah Kampung Cikempong kelurahan Pakansari kecamatan Cibinong kabupaten Bogor pada Rabu 17 Februari 2021.

Kejadian tragis itu  tersebut diketahui saat saksi saudara AM (26 Th) yang merupakan teman korban sekaligus penjaga sekitar kontrakan tersebut, akan menengok korban pada Pukul 00.30 WIB. Namun, pintu dalam keadaan terkunci.

Saksi AM yang memiliki kunci serep mencoba masuk dan tanpa diduga mendapati Korban AJ sudah dalam keadaan gantung diri di pintu kamar mandi menggunakan Syal kain.

Saksi AM yang terkejut melihat kejadian itu pun langsung melaporkannya ke pengelola kontrakan dan kepolisian.

Sat Reskrim Polres Bogor yang menerima laporan adanya gantung diri langsung mendatangi lokasi kejadian untuk di lakukan olah TKP.

“Dari hasil penyelidikan korban AJ diketahui merupakan seorang pedagang,” kata Kasubbag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita.

Selanjutnya Sat Reskrim Polres Bogor pun melakukan evakuasi terhadap korban ke RSUD Cibinong untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas kejadian ini keluarga Korban pun menerima dengan ikhlas,” AKP Ita Puspita lena.

Tidak hanya sekali ini saja tragedi gantung diri terjadi di wilayah Pakansari, pada tahun lalu, tepatnya Jumat 3 April 2020, hal serupa terjadi.

Seorang laki-laki pun bunuh diri dengan cara menggantungkan lehernya di Kawasan Pakansari tepatnya di Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Pada saat itu juga, Dinas Kebakaran Kabupaten Bogor langsung mengevakuasi korban tersebut.

Petugas damkar mengevaluasi dengan Alat Pelindung Diri, karena pada saat itu masih hangat-hangatnya Covid-19 di Kabupaten Bogor.***

Cuit Artikel Hutang Negara, Susi Banjir Kritikan Warganet

0

Bogordaily.net Mantan menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti banjir kritikan dari warganet karena mengunggah sebuah cuitan soal artikel hutang negara.

Artikel yang diunggah Susi pada akun Twitter pribadinya Selasa 16 Februari 2021, tentang sindiran terhadap hutang negara mencapai Rp5.803 Triliun.

Angka tersebut memuat hutang luar negeri Indonesia dimulai dari awal periode kepemimpinan Presiden Jokowi hingga saat ini.

Selain itu, membahas tentang kampanye Presiden Jokowi dalam Pilpres 2014, yang sempat berjanji untuk tidak menambah beban hutang negara dari luar negeri.

Cuitan ini menjadi perbincangan warganet lantaran Susi adalah bagian dari pemerintahan Presiden Jokowi pada periode pertama.

Program yang dijalankan saat mantan Menteri Kelautan itu masih menjabat pun dibiayai oleh utang negara tersebut.

“Ibu juga yg ikut andil membuat membengkak utang Negara, udah tau Negara banyak ko bisa2nya wartawan dibiayaiin keluar Negeri….Bu @susipudjiastuti SEHAT,” tulis akun @PasRudy.

“Ibu dulu pernah kerjasama dgn presiden @jokowi kan ya ..? di Kabinet periode pertamanya . Saat itu Ibu dipercaya dan dimandatkan jd menteri ..Saya meyakini saat itu Ibu tidak melanggar janji,” tulis akun @ghauss_xiao

Warganet pun menuduh Susi mencari sensasi dengan mengunggah tautan artikel tersebut, ada pula yang memberi saran serta masukan.

“Kenapa ibu jadi seperti ini? Cari sensasi? Cari temen? Atau cari cara utk menghilangkan sakit hati?,” tulis @JokoSut22826110.

“Bikin twiit yang bikin cerah dan bikin semangat bisa gak Bu ? Hehe Setidaknya bantu pemerintah agar bisa meredam Covid,” tulis akun @Aliemoen.

Mendapat banyak komentar tidak enak Susi pun membalas nya dengan meminta warganet untuk membaca beritanya terlebih dahulu.

“Baca baca baca .. diulang ulang baca baca sampai ngerti baru maki maki,” tulis Susi.

Pada komentar lain Susi membalas bahwa yang ia bagikan ialah berita positif namun justru menjadi polemik.

“Pak Prastowo, artikel kompas yang saya share itu sangat clear positif, tidak perlu tafsir2. memberi gambaran komprehensif atas pengelolaan utang. Saya share untuk maksud positif. tapi ya sudah,artikel positif saya share justru jadi polemik. Bukan hanya netizen tapi bapak jg viewnya sama,” tutur Susi dalam kolom komentar warganet.

Susi pun mengatakan kalau warganet tersebut mengikuti segala unggahan nya maka akan tahu kapan ia memberikan kritikan baik dengan emoji maupun kata.

“Kalau bapak mengikuti tweet2 saya .. bapak akan tahu kapan saya berikan caption kritik baik dg emoji maupun kata.. dan kapan saya sebetulnya endorse atau mempertanyakan.. atau just sharing untk notifikasi follower saya.. bahwa ini need a note, or noted or harus jadi perhatian,” ujarnya.***

Hasil Reses Kesatu Tahun Sidang 2020 DPRD Terima 2.016 Permohonan Warga

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor kebanjiran aspirasi, tercatat ada sebanyak 2.016 permohonan dari warga disampaikan kepada DPRD Kota Bogor. Penyampaian permohonan ini dilakukan warga ketika Anggota DPRD melakukan reses di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing pada Senin 14 Desember sampai dengan Rabu 16 Desember 2020 lalu.

Hal itu terungkap pada penyampaian laporan Hasil Reses Kesatu Tahun Sidang 2020 Anggota DPRD Kota Bogor yang dibacakan Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Eka Wardhana, S.I.P. pada Rapat Paripurna , dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin, SH. Pada Rabu 6 Januari 2021 lalu.

Laporan hasil reses Anggota DPRD Kota Bogor setebal 48 halaman tersebut berisi permintaan warga. Permohonan itu pada umumnya tentang permintaan pembangunan fisik diwilayah dan permintaan upaya peningkatan kesejahteraan warga masyarakat. Pembangunan fisik tersebut tersebar di 68 enam wilayah Kelurahan ( 6 Kecamatan) se Kota Bogor.

Memang kegiatan reses anggota DPRD merupakan bentuk tanggungjawab kepada konstituen dengan tujuan menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi masyarakat yang disampaikan ketika masa reses ini diteruskan untuk menjadi pokok-pokok pikiran DPRD dan selanjutnya menjadi sebuah kebijakan publik yang tercantum dalam APBD.

permohonan

Kegiatan reses ini dilakukan anggota DPRD Kota Bogor di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing, sebagaimana telah diamanatkan oleh Undang-Undang. Anggota DPRD Kota Bogor telah selesai melaksanakan Reses Masa Sidang Kesatu Tahun Sidang 2020 sesuai Rencana Kerja DPRD Kota Bogor.

Kegiatan reses kali ini dipergunakan oleh anggota DPRD secara perorangan dalam mengunjungi daerah pemilihan masing-masing. Hal ini dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat agar dapat ditingkatkan hubungan sinergis antara Wakil Rakyat dengan pemilihnya, sehingga tetap terpelihara komunikasi serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, ungkap Eka Wardhana.

“Pada reses ini, dipergunakan pula oleh para anggota DPRD Kota Bogor untuk mensosialisasikan kinerja DPRD selama satu masa sidang, baik kinerja dalam bidang Legislasi, Anggaran, Pengawasan maupun bidang Kelembagaan DPRD,” katanya.

Menurut Eka Wardhana, kegiatan reses ini dilakukan dalam dua tahapan, yakni tahap pertama melakukan dialog secara langsung dengan masyarakat sesuai dengan daerah pemilihan, baik secara perorangan maupun berkelompok dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat dan mensosialisasikan kinerja DPRD.

Kedua menginventarisir hasil reses dan mengkaji pokok-pokok masalah serta melaporkan kegiatan reses ini kepada Pimpinan DPRD yang disampaikan dalam Rapat Paripurna untuk ditindak lanjuti, baik oleh eksekutif maupun oleh legislatif.

Pada Kesempatan itu, Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Eka Wardhana, SIP. mengatakan bahwa kompilasi hasil Reses ke Satu Tahun Sidang 2020 ini dapat dijadikan bahan dalam menentukan perencanaan pembangunan dengan memperhatikan skala prioritas pembangunan di Kota Bogor.

Pada kesempatan itu pula, Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Eka Wardhana atas nama seluruh Anggota DPRD Kota Bogor menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Bogor, Sekretaris Daerah Kota Bogor beserta jajaran Pemerintahan Kota Bogor, khususnya para Camat dan Lurah, pengusrus LPM, Pengurus RW dan RT serta tokoh masyarakat di Kota Bogor atas bantuannya sehingga terselenggaranya kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Bogor berjalan dengan baik.

permohonan

Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh lapisan warga masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pembangunan di Kota Bogor.
Rekapitulasi permohonan warga tersebut untuk Daerah Pemilihan (Dapil) I Kecamatan Bogor Tengah dan Bogor Timur tercatat ada sebanyak 244 permohonan, yaitu Pemohonan Perbaikan Saluran Air dan Turap penahan longsor sebanyak 48 titik tersebar di beberapa wilayah Kelurahan di Kecataman Bogor Timur dan Bogor Tengah.

Permohonan perbaikan jalan lingkungan sebanyak sebanyak 35 titik, Pembangunan Infrastruktur (fasilitas umum) sebanyak 35 titik. Permohonan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) sebanyak 99 unit rumah dan sebanyak 62 permohonan lain-lain seperti permohonan permintaan gerobak sampah, bantuan kenaikan BOP RT, RW, pengadaan Taman Bacaan, pengadaan Hydran air, Bantuan Tenaga Pengjar terutama pengajian anak-anak, Penggunaan Kartu BPJS, dan bantuan untuk kegiatan kempemudaan serta puluhan permohonan lainnya.

Untuk Daerah Pelimilihan II Kecamatan Bogor Utara tercatat sebanyak 387 permohonan yaitu ; permohonan Perbaikan Saluran Air dan perbaikan Turap penahan longsor sebanyak 39 titik tersebar di 8 wilayah kelurahan. Perbaikan jalan lingkungan sebanyak 36 titik, Pembangunan Infrastruktur sebanyak 51 titik, Permohonan Perbaikan Rumah Tidak Layah Huni sebanyak 59 unit rumah dan Lain-lain permintaan terkait peningkatan kesejahteraan warga di Kecamatan Bogor utara sebanyak 66 permintaan. Sedangkan permohonan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni tercatat sebanyak 67 unit rumah milik keluarga kurang mampu.

Sementara itu untuk Daerah Pemilihan III Kecamatan Bogor Selatan, tercata ada sebanyak 388 permohonan yaitu ; Perbaikan Saluran Air dan pembuatan Turap penahan longsor sebanyak 40 titik tersebar di 16 wilayah kelurahan di Bogor Selatan, permohnan perbaikan jalan sebanyak 33 titik, permintaan pembangunan infrastruktur sebanyak 47 titik, permintaan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 179 unit rumah dan Lain-lain permohonan sebanyak 89 pada umunya terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan Daerah Pemilihan IV Kecamatan Bogor Barat tercatat sebanyak 389 permohonan yaitu, permohonan perbaikan Saluran Air dan perbaikan turap penahan longsor sebanyak 84 titik tersebar di 16 wilayah kelurahan di Bogor Barat, permintaan Perbaikan jalan lingkungan sebanyak 63 titik, permohonan Pembangunan infrastruktur sebanyak 77 titik, permohonan perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 112 unit rumah dan permintaan lain-lain sebanyak 48 permohonan, antara lain permohonan pemasangan CCTV, kenaikan BOP RT RW dan bantuan sarana Pos Yandu.

Sedangkan permintaan warga di Daerah Pemilihan V Kecamatan Tanah Sareal tercatat sebanyak 608 permohonan yaitu ; Perbaikan saluran air dan perbaikan Turap penahan longsor sebanyak 83 titik tersebar di 11 wilayah kelurahan di Kecamatan Tanah Sareal. Permohonan perbaikan jalan lingkungan sebanyak 69 titik, permohnan pembangunan infrastruktur sebanyak 95 permintaan, permintaan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 337 unit rumah. Dan lain-lain sebanyak 24 permintaan, pada umumnya terkait test swab gratis, penebusan ijazah yang masih ditahan pihak Sekolah, pembangunan fasos fasum dan permohonan lainnya. ***

Segera Cek Data Pendaftar SNMPTN Tahun 2021 Disini

1

Bogordaily.netHari ketiga dibukannya pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) memberikan data terbaru.

Akun Instagram resmi  LTMPT @ltmptofficial mengunggah data terbaru tanggal 16 Februari 2021 pukul 22.30 WIB.

Dari hari pertama, sudah terdata pendaftar sebanyak 355.114 siswa yang masuk ke akun (Login).

145.530 siswa yang telah memilih jurusan (prodi), dan 167 siswa mengunggah portofolio sesuai jurusannya.

Selama dua hari, total siswa yang telah melakukan finalisasi yaitu sebanyak 101.495.

LTMPT menuliskan agar siswa secepatnya melakukan finalisasi.

“Imbauan Siswa Eligible untuk segera melakukan finalisasi karena Pendaftaran SNMPTN akan ditutup 9 hari lagi,” tulis akun @ltmptofficial pada Rabu, 17 Februari 2021.

LTMPT juga menyeru agar siswa melakukan pengisian data melalui laptop.

BACA JUGA: Dimulai Hari Ini, Simak 7 Cara Pendaftaran SNMPTN Tahun 2021

“Kami merekomendasikan untuk siswa menggunakan perangkat laptop, atau komputer saat melakukan pendaftaran, guna menghindari kesalahan pengisian data,” tulis lembaga tersebut lebih lanjut.

Ia menambahkan, saat pengisian data diharuskan koneksi internet yang memadai.

“Jangan lupa, pastikan juga koneksi yang digunakan dalam kondisi yang stabil ya!,” tambahnya.

Sebelumnya, Ltmpt sudah membuka pendaftaran pada Senin, 15 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.

Semua siswa hanya diberikan waktu 10 hari, untuk menyelesaikan pendaftaran sampai tanggal 24 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.

diberitakan sebelumnya bPendaftaran SNMPTN 2021agi siswa yang akan mengikuti Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 LTMPT sudah membuka Pendaftaran yang sudah dimulai hari ini pada Senin, 15 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.

Ketua Tim Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT) Mohammad Nasih, mengatakan bahwa semua siswa diberikan waktu 10 hari untuk menyelesaikan pendaftaran sampai tanggal 24 Februari 2021.

BACA JUGA: Intip 10 Perguruan Tinggi Negeri Favorit di SNMPTN 2021

“Penerimaan mahasiswa baru di PTN khususnya pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2021, saat ini memasuki tahapan pendaftaran. Jadwal pendaftaran SNMPTN dimulai 15 Februari pukul 15.00 WIB sampai 24 Februari 2021 pukul 15.00 WIB,” kata Mohammad Nasih dikutip dari liputan6 pada Minggu, 14 Februari 2021.***

 

 

Memahami Anugerah Kebudayaan

0

Bogordaily.net – Anugerah Kebudayaan diterima Wali Kota Bogor dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat pada puncak acara Hari Pers Nasional (HPN) 2021 di Jakarta beberapa waktu lalu. Selain Bima Arya, terdapat 9 wali kota dan bupati yang juga menerima anugerah. Kesepuluh pemimpin daerah tersebut dinilai PWI memiliki strategi, kinerja, dan kekuatan masing-masing dalam pemajuan kebudayaan daerahnya, baik sebelum maupun pada saat pandemi covid-19.

“Mereka telah merawat warisan masa lalu, kemudian memanfaatkan, mengembangkan dan melindungi budaya masyarakatnya, dengan berbagai regulasi,” kata Yusuf Susilo Hartono, Ketua Pelaksana Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. Selain itu lanjutnya, mereka dinilai mampu mengembangkan dengan mengemas degan cara masa kini, termasuk di dalamnya menggunakan teknologi dan media sosial. Dengan demikian budaya lokal bisa menyumbangkan warna pada kebudayaan nasional sekaligus global.

Anugerah diberikan setelah panitia yang terdiri dari  para para wartawan senior, penulis, budayawan dan akademisi, serta pekerja seni-budaya, menilai proposal dan video yang diajukan serta presentasi yang disampaikan sebelumnya oleh masing-masing calon penerima anugerah. Penghargaan ini merupakan apresiasi insan pers terhadap para bupati dan wali kota yang peduli terhadap kebudayaan dan literasi media.

Anugerah

Kota Bogor mengajukan proposal berjudul Sahitya Raksa Baraya untuk menyesuaikan tema yang ditetapkan panitia. Sahitya mengandung makna solidaritas atau gotong royong.  Raksa berarti  menjaga, melindungi, menyayangi, memelihara dan Baraya berarti saudara, kerabat atau sesama. Sehingga Sahitya Raksa Baraya dimaknai sebagai solidaritas untuk saling menjaga, memelihara, menyayangi, dan melindungi sesama warga.

Di dalam proposalnya, Bima Arya mengungkapkan antara lain tentang adanya berbagai jenis perayaan yang berlangsung di Kota Bogor yang diperingati masyarakat. Perayaan itu bukanlah sekadar kegiatan kebudayaan, kesenian atau pertunjukan. Namun semua itu adalah warisan nilai-nilai dan semangat kebersamaan dalam keberagaman yang selalu dijaga dari satu masa ke masa. Kebersamaan dalam keberagaman itulah pondasi yang memperkuat Kota Bogor, memperkuat capaian infrastruktur maupun capaian prestasi.

Warisan budaya yang dipelihara, mencakup juga berbagai bentuk seni dan kegiatan budaya yang hidup di masyarakat dengan berbagai jenis kegiatannya. Seperti Helaran Seni Budaya pada puncak peringatan Hari Jadi Bogor. Lomba Kaulinan Tradisional Sunda berupa kegiatan edukatif mengajak anak-anak mengenal dan memainkan berbagai jenis permainan tradisional. Begitupun Rebo Nyunda, yang menjadi upaya melestarikan cara berpakaian Sunda di masyarakat.

anugerah

Selanjutnya Cap Go Meh yang diselenggarakan dengan tajuk Bogor Street Festifal. Tidak hanya menampilkan seni barongsai, melainkan juga berbagai jenis seni pertunjukan dari berbagai daerah. Berikutnya Festival Merah Putih dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, untuk memupuk semangat nasionalisme masyarakat.

Pemeliharaan kebudayaan juga termasuk memelihara situs-situs bersejarah seperti berbagai bangunan dan gedung-gedung tua. Kekayaan warisan budaya itu menjadikan Kota Bogor bergabung di dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Pada tahun 2021, Kota Bogor terpilih dan ditetapkan sebagai tuan rumah Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia.

Penataan kawasan Pecinan Jalan Suryakencana yang berumur 3 abad, merupakan bagian dari cara memaknai Bogor sebagai Kota Pusaka. Begitu pula dengan penataan kawasan Empang sebagai Kampung Arab dan kawasan Situs Batu Tulis serta Saung Eling yang mewakili identitas alam dan budaya Sunda.

Dikaitkan dengan kondisi pandemi covid-19 (sesuai syarat dari panitia), kekuatan budaya yang terpelihara dimanfaatkan untuk menekan penyebaran covid-19 dan akibat buruknya. Nilai dan semangat kebersamaan yang masih terpelihara, dimanfaatkan dengan baik. Maka munculah beberapa aksi kebersamaan dalam menanggulangi pandemi berikut pengaruh buruknya.

Diantara aksi itu adalah penyerahan bantuan sosial  untuk 89.696 KK, penyelenggaraan Dapur Umum di kelurahan dan rumah ibadah, bantuan wifi gratis untuk siswa di 797 titik dan program keluarga asuh yang disebut Jaga Asa, berupa bantuan warga untuk 458 keluarga yang tidak lagi mendapat penghasilan sejak terjadi pandemi. Untuk mengurangi beban para pengusaha, Pemerintah Kota Bogor juga memberlakukan penghapusan denda untuk semua jenis pajak.

Penyebaran covid-19 ditangani dengan membentuk Detektif Covid, bekerjasama dengan 1.167 orang. Tim Lacak untuk melacak kontak erat pasien positif  dan 797 orang Tim Pantau untuk memantau kondisi kesehatan pasien positif dan kontak erat yang isolasi mandiri.  Berikutnya Tim Merpati, bekerjasama dengan 219 tokoh agama, dokter dan relawan untuk mengedukasi warga dan publikasi protokol kesehatan, serta Tim Elang bekerjasama dengan 120 orang dari KNPI, HIPMI dan Karang Taruna untuk mengawasi kepatuhan warga terhadap  protokol kesehatan.

Untuk memulihkan perekonomian daerah, Pemerintah Kota Bogor mengembangkan program yang memanfaatkan budaya lokal. Diantaranya Visit Mulyaharja yang merupakan agro edu wisata organik di Mulyaharja, promosi Wisata Alam yang memanfaatkan  alam terbuka untuk  wisata aman seperti Kebun Raya Bogor dan membangun wisata alam baru dengan konsep kampung tematik di Sukaresmi dan Babakan Pasar. Begitupun dengan Bogor Berkebun yang tak lain adalah program urban farming untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari dan membantu masyarakat meningkatkan pendapatannya secara mandiri.

Jadi berpijak pada budaya lokal, Kota Bogor menghadapi pandemi covid-19 dengan semangat saling menjaga, memelihara, menyayangi dan melindungi sesama warga. (Advertorial)

Keren, Bupati Bogor Luncurkan Program Satu Miliar Satu Desa

0

Bogordaily.netBupati Bogor, resmikan peluncuran program Satu Miliar Satu Desa (SAMISADE) di Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor pada Rabu 17 Februari 2021.

Dengan adanya program Satu Miliar Satu Desa tersebut, Ade Yasin berharap Desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor bisa membangun sesuai dengan amanat Kementerian Desa.

“Samisade ini saya rasa penting, karena sesuai amanat tahun 2014 tentang desa. Saat ini bukan lagi membangun desa, tapi desa membangun,” kata Ade Yasin.

Samisade ini, ia meneruskan, merupakan wujud komitmen Pemerintah daerah untuk desa-desa di Kabupaten Bogor.

“Samisade adalah wujud komitmen pemerintah daerah Kabupaten Bogor untuk mendorong desa membangun melalui infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa, pertumbuhan dan perekonomian wilayah,” jelasnya.

Menurutnya, program Samisade ini merupakan langkah tepat untuk membangun masyarakat desa dalam sisi ekonomi melalui padat karya yang ada di program Samisade tersebut.

“Karena memang kita di pandemi ini kita kesulitan. Semua aparat pemerintah harus kerja ikut tanggung jawab untuk menangani covid-19, dan dengan padat karya yang ada di Samisade, merupakan salah satu jalan untuk pemulihan ekonomi di tingkat desa,” tuturnya.

Sementara itu, program Samisade hanya diterima oleh 349 Desa dari 416 yang lolos verifikasi dan akan segera bisa dipergunakan pada April 2021.

“Target di bulan Maret paling telat April sudah bisa berjalan,” tutup Ade Yasin.

Kini Lagu ‘Drive License’ Olivia Rodrigo, Bertengger di Peringkat 1 Billboard

0

Bogordaily.net Lagu ‘Drive License’ Olivia Rodrigo menempati posisi di peringkat 1 dalam Hot 100 Billboard pada perhitungan minggu kelima ini 13 – 19 Februari 2021.

Hasil penghitugan baru Billboard di seluruh dunia membuat peringkat lagu berdasarkan streaming dan data penjualan dari lebih dari 200 wilayah membawa lagu Drive License, bertengger di peringkat 1 Billboard.

Dilansir dari laman resmi Billboard, Lagu ‘Drive License’ Olivia Rodrigo menjadi lagu terbanyak didengar di dunia untuk minggu kelima.

Drive License berada di posisi nomor 1 di dunia, dalam frame kelima di Billboard Global 200 dan Billboard Global Excl. Grafik AS.

Ini adalah lagu pertama yang berhasil mencapai kedua penghitungan secara bersamaan selama total lima minggu, sejak pemutaran perdana tangga lagu pada September 2020.

Dua tangga lagu global Billboard yang terbaru bertanggal 20 Februari memberi peringkat lagu berdasarkan streaming.

Juga aktivitas penjualan yang diambil dari lebih dari 200 wilayah di seluruh dunia, sebagaimana yang dikumpulkan oleh MRC Data.

Peringkat tangga lagu didasarkan pada gabungkan penonton resmi saja pada tingkat langganan dan layanan musik audio dan video yang didukung iklan.

Selain itu, penjualan unduhan serta gambaran pembelian dari pengecer musik digital.

Layanan lengkap dari seluruh penjuru dunia dengan penjualan dari situs direct-to-consumer (D2C) dikecualikan dari penghitungan.

Memiliki Dominasi 200 Global Terpanjang

‘Drive License’ Olivia Rodrigo bertahan di puncak Billboard Global 200 dengan 78,8 juta streaming.

Jumlah streaming teratas minggu ini turun 12 persen, dan 24.000 terjual atau naik 12 persen di seluruh dunia pada minggu pelacakan 5-11 Februari.

Lagu ini dinyanyikan oleh Olivia Rodrigo penyanyi-penulis lagu dan aktris.

Awalnya dikenal karena perannya di Disney Channel Bizaardvark dan Disney +’s High School Musical: The Musical: The Series, hanya mengklaim tanda Global 200 terpanjang.

Karyanya melampaui urutan tertinggi empat minggu dari Mariah Carey “All I Want for Christmas Is You” (Desember-Januari) dan “Dynamite” BTS (Oktober-Januari). ***

60 Hari Hitung Mundur, 3 Bacaan Doa Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Bogordaily.net Bulan suci Ramadhan telah menghitung hari, alangkah baiknya umat muslim membaca doa untuk menyambut datangnya bulan penuh berkah itu.

Jadwal puasa ramadhan di dalam kalender tahun 2021, dicantumkan jatuh pada bulan April. Masih diperkirakan bulan puasa tahun 2021 atau tanggal 1 Ramadhan 1442 Hijriah, akan jatuh pada 13 April 2021.

Untuk menghitung mundur 60 hari, mari sambut Ramadhan dengan membaca doa – doa. Berikut adalah 3 bacaan doa menyambut bulan suci Ramadhan:

1. Doa agar kita sampai ke bulan Ramadhan

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya : “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah (umur) kami kepada bulan Ramadhan.” (HR. Ahmad).

2. Doa menyambut bulan Ramadhan

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِى رَمَضَانَ

Allaahumma baarik lanaa fii Rajabi wa Sya’baana, wa baarik lanaa fii Romadhoona

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban. serta berkahilah kami dalam bulan Ramadhan.”

3. Doa ketika melihat hilal

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Allahumma ahillahu ‘alaynaa bilyumni wal iimaani wassalaamati wal islaami robbii wa robbukallahu

Artinya: “Ya Allah, perjalankanlah bulan ini kepada kami dengan penuh kebajikan dan iman, serta keselamatan dan Islam. Rabb-ku dan Rabb-mu (bulan) adalah Allah.”.***