Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 7541

Warganet Geger Rp111 Juta Donasi Bencana Dibawa Kabur

0

Bogordaily.net Warganet geger uang donasi bencana di Kalimantan sebesar Rp111 Juta yang harusnya sampai pada 30 Januari 2022, dibawa kabur oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Berawal dari akun twitter @bbycaraa yang membuat tweet untuk membongkar dan menjelaskan uang donasi yang dibawa kabur pelaku berinisial (M).

“Rasanya mau ngespill orang yang megang uang bantuan, tapi pas ditanyain kejelasan ngilang dan sekarang deact acc. spill jangan?!,” tulis akun @bbycaraa 14 Desember 2021.

Banyaknya akun lain yang ingin tahu dan membalas tweet tersebut, akhirnya terungkap kronologis hilangnya uang donasi Rp111 juta itu.

“Awal mulanya si (M) ngajak buat ngadain donasi, untuk beberapa wilayah yang lagi kena musibah. Ketika anak2 udah setuju akhirnya dibikinlah panitia yang bakal ngurus donasi, tapi balik lagi yang jadi ketua donasi dan megang uang donasi ya si (M) ini,” jelasnya.

Setelah menyetujui pembentukan panitia, dibuatlah flyer donasi tersebut dan mendapatkan donasi total Rp111 juta rupiah.

“Pas si (M) ngupdate jumlah donasi di grup yang ke kumpul ada berapa, dia bilang dana dari dia 82 juta, dan pokoknya kalo diitung sampe hari terakhir itu dana donasi semuanya ada 111 juta. Tapi kita belom tau disitu dana dari mana aja masuknya,” terangnya.

Setelah dana terkumpul, (M) merencanakan teknis pembagian donasi yang akan dibantu oleh 5 temannya di Kalimantan Tengah, dan sudah memesan tiket 29 Januari jalur darat laut.

“Sebelum dia berangkat, salah satu panitia udah sempet ngingetin buat minta LPJ dokumentasi, dan dia mengiyakan, tapi nyatanya gak ada bukti,” jelasnya.

Ada hal yang mengganjal, tambah skun @bbycaraa 14 menulis, pelaku (M) berangkat tanggal 29 Januari dan tanggal 30 masih berada dirumahnya.

“(M) bilang digrup berangkat ke kalimantan tanggal 29 dini hari, tapi chat ke gue tanggal 30 dini hari, dan dia ngepap kamarnya gitu karena lagi ngomongin dekor kamar. Dan juga tanggal 29 gue belom masuk grup donasi itu ya, jadi gue baru masuk grup ini tanggal 4 Februari,” paparnya.

Selama diperjalanan pelaku (M) mengaku bahwa ia sakit dan membutuhkan oxygen.

“Setelah beberapa hari gak ada kabar digrup selain dia bilang kalo di tengah laut susah sinyal, akhirnya si (M) ini ngechat salah satu anak grup dan bilang dia nanyain RS gitu katanya dia butuh oxy karena penyakitnya kambuh,” ungkapnya.

Akun @bbycaraa 14 melanjutkan, tanggal 1 Februari, pelaku (M) mengaku tidak kuat dan kembali ke semarang. Dan donasi diserahkan ke 5 temannya.

“Dan sampe akhirnya tanggal 1 Februari malemnya, dia bilang kalo dia mau balik ke semarang duluan, dengan alasan urgent banget, dan semuanya bakalan diurus sama temen2nya,”lanjutnya.

Semua panitia tidak curiga, sampai pada akhirnya banyak donatur yang menanyakan perkembangan donasinya. Dan (M) selalu mengelak jika ditanya bukti dokumentasi.

“Karena dipertanyakan terus digrup masalah bukti dokumentasi dan RAB nya, akhirnya dia jawab gini. TAPIIIII, sampe sekarang ga dikasih juga, dan itu chat terakhir dia di grup ampe sekarang bener2 ga ada kabar sama sekali. ditelfon ga diangkat, di chat gadibales padahal ceklis 2,”paparnya.

Setelah ramai menjadi perbincangan, pelaku (M) ternyata pernah terlibat kasus lain seperti, fake giveaway, penggelapan uang dan masih banyak lagi.

Sampai saat ini, korban dan donatur telah melaporkan kasus ini kepihak yang berwajib, dan pelaku (M) masih dalam pencarian.***

Banjir dan Longsor, #PrayForNganjuk Tren Iringi Puluhan Orang Hilang

0

Bogordaily.net – Puluhan orang warga Desa Ngentos, Kecamatan Ngentos, Kabupaten Ngajuk dilaporkan hilang saat daerahnya dilanda banjir dan longsor pada Minggu malam 14 Februari 2021.

“Benar (tanah longsor). Kami masih lakukan pencarian,” kata Koordinator Tagana Nganjuk, Aris Trio Effendi, dilansir dari Antara, Senin 15 Februari 2021 dini hari.

Kejadian tersebut berawal dari hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada pukul 18.30 WIB. Tidak hanya orang hilang, akibat banjir ini pun 14 orang lainnya dilaporkan luka-luka.

Akibat banjir dan longsor tersebut, warganet banjiri hastag Twitter #PrayForNgajuk untuk mendoakan dan menolong masyarakat Nganjuk yang terdampak banjir tersebut.

“Berdoa dengan khidmat untuk seluruh warga yang terdampak musibah Banjir di Ngajuk Jawa Timur.
Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua dan memberkahi hidup kita dengan kesabaran.
#PrayForNganjuk,” cuitan akun Twitter Nahdatul Ulama.

Selain mendoakan, warganet juga bahu membahu mengakak menggalang donasi online untuk korban bencana Ngajuk.

“Bagi yang ingin berdonasi untuk korban bencana di Nganjuk bisa dititipkan disini
https://kitabisa.com/bantukorbanbanjirdanlongsor?utm_source=socialsharing_donor_web_null&utm_medium=share_campaign_copas&utm_campaign=share_detail_campaign
inshaAllah amanah,” kata akun Twitter @akuceliakumeong.

Dalam Galang donasi online tersebut, sudah terkumpul Rp4.312.723 sedari 15 Februari 2021 lalu.

Kabupaten Nganjuk adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro di utara, Kabupaten Jombang di timur, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Ponorogo di selatan, serta Kabupaten Madiun di barat.

Pada zaman Kerajaan Medang, Nganjuk dikenal dengan nama Anjuk Ladang yaitu Tanah kemenangan. Nganjuk juga dikenal dengan julukan Kota Angin.***

Kasus Covid-19 Turun 41,7 Persen, Bima Arya Yakin Ganjil Genap Berkontribusi

0

Bogordaily.net Wali Kota Bogor, Bima Arya meyakini ganjil genap berkontribusi terhadap penurunan 41,7 persen angka kasus positif Covid-19 di daerahnya.

“Apa penyebab penurunannya, mari kita yakini penyebabnya adalah semua langkah dari hulu ke hilir yang hingga sekarang kita ikhtiarkan,” ucap Wali Kota Bogor, Bima Arya saat penandatangan nota kesepahaman penegakkan hukum protokol kesehatan di Aula Mako Polresta Kota Bogor, Senin 15 Februari 2021.

Menurutnya, kebijakan ganjil genap berkontribusi terhadap penurunan kasus Covid-29, karena mengurangi aktivitas di luar rumah masyarakat.

“Kebijakan penerapan Ganjil-Genap dalam rangka mengurangi mobilitas warga sangat memberikan kontribusi menurunnya kasus Covid-19, data dan angka menunjukkan mulai mobilitas warga, laju kendaraan berkurang hingga kepadatan lalu lintas berkurang di Kota Bogor,” kata Bima Arya.

Selain itu, Bima Arya juga percaya penerapan PPKM Mikro juga memberikan kontribusi, mulai pengawasan lebih ketat di wilayah, evaluasi sistem zonasi yang selama ini diterapkan hingga sinergi tiga pilar dengan seluruh elemen masyarakat.

“Izinkan saya untuk menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan sinergi semua pihak di Kota Bogor, ini menjadi model bagi langkah pemerintah daerah dan kami mendapatkan apresiasi, ke depan ini harus terus di akselerasikan,” ungkapnya.

Bima Arya menyampaikan dalam kurun waktu dekat Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) akan menambah regulasi dengan memberlakukan perda ketertiban umum (Tibum), untuk aspek penegakkan hukum dalam penegakkan hukum protokol kesehatan.

Hal itu agar ada landasan hukum yang kuat dan lebih tegas menggantikan landasan yang selama ini di gunakan yaitu peraturan Wali Kota atau perwali.

“Landasan hukum ada, pasukan ada dan semangat ada, Insya Allah kita akan mampu melakukan upaya terbaik, konsistensi dan akselerasi menjadi kunci, semoga semua, mulai dari tingkat di lapangan hingga pimpinan di atas tetap konsisten, karena ini bagian yang paling sulit,” katanya.***

Keren, Musrenbang Kecamatan Bogor Tengah Bahas Naturalisasi Ciliwung

Bogordaily.netMusyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Tengah tahun 2021 digelar secara virtual yang diikuti 11 Kelurahan se Bogor Tengah Minggu 14 Februari 2021.

Musrenbang dibuka oleh Wali Kota  Bogor Bima Arya untuk mendengarkan paparan Camat Bogor Tengah Abdul Wahid.

Wahid memaparkan  penataan yang pertama ialah bantaran sungai Ciliwung di wilayah Kelurahan Sempur, dan Babakan Pasar melalui program Naturalisasi Sungai Ciliwung.

“Program ini harus  dilakukan melalui pendekatan dengan masyarakat setempat yang melibatkan lintas sektoral karena dampak dari program ini tidak hanya bagi Kota Bogor tetapi juga warga Jakarta, ” kata Wahid dalam paparannya melalui tayangan video.

Selanjutnya, kata dia, mengatasi salah satu problema klasik di wilayah Bogor Tengah, kata Wahid, adalah keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang banyak menempati area – area publik seperti trotoar dan jalur hijau.

Upaya yang dilakukan Kecamatan Bogor Tengah adalah merelokasi para pedagang.  Seperti di kawasan Jalan Malabar dan relokasi PKL di Jalan Pengadilan.

“Relokasi PKL di kawasan ini selain untuk memfungsikan kembali trotoar dan jalur hijau juga untuk normalisasi saluran air atau drainese yang selama ini tersumbat karena tertutup oleh PKL.

Kemudian musrenbang kecamatan, sambungnya, menyelesaikan pekerjaan rumah mengenai program bedah Kampung,  pada tahun 2021.Bedah Kampung difokuskan di Kelurahan Babakan Pasar.

Menurut Wahid, dengan potensi dan modal yang dimiliki Kelurahan Babakan Pasar banyak hal yang bisa dilakukan dan dikolaborasikan.

Modal yang dimiliki Babakan Pasar sangat luar biasa, dekat Istana Presiden, aksesnya bagus dan memiliki modal sosial warga yang ada sejak dulu serta modal lokasi.

“InsyaAllah akan kita maksimalkan untuk merealisasikan program bedah kampung di Babakan Pasar, “ucapnya.

Dikatakannya pula, Kelurahan Babakan Pasar rencananya akan dibuat jogging trek dari Kampung Labirin di RW.10 RW. 9 hingga jembatan RW.4 di Pulo Geulis.

Tak hanya itu  juga ada program benah Kampung di Kampung Padabeunghar dengan nama Kampung Bambu.

Di Bogor Tengah juga sudah  ada Kampung Merdeka Belajar di Kebon Manggis Paledang.

Pada tahun ini rencananya juga akan dibangun Kampung Tematik di Kelurahan Babakan

“Jadi, InsyaAllah Kampung Tematik di Bogor Tengan akan bertambah. Sebelumnya sudah ada di Kelurahan Kebon Kelapa Jalan Kepatihan, dan Kampung Labirin di Kelurahan Babakan Pasar, “paparnya.

Selajutnya, kata Camat Wahid, ditengah pandemi COVID-19 salah.satu inovasi diluncurkan oleh Kelurahan Babakan yaitu BASIPA (Babakan Siaga Pangan) yang bertujuannya untuk ketahanan pangan.***

Tak Kenal Waktu, Bupati Bogor Maksimalkan Rakor Hingga Malam Hari

0

Bogordaily.net Bupati Bogor, Ade Yasin maksimalkan rapat koordinasi (Rakor) kesiapsiagaan bencana tahun 2021 hingga malam hari di Aula Bappenda, Senin 15 Februari 2021.

Dalam rapat tersebut, Ade Yasin meminta penangananan bencana, baik bencana alam dan non alam di Kabupaten Bogor, melalui optimalisasi mitigasi bencana. Mitigasi bencana ini bertujuan untuk mencegah supaya tidak terjadi bencana dan memperkecil resiko dari bencana.

“Untuk itu saya selalu tekankan ketika pengagaran tahun 2021 baik ke TAPD maupun dinas terkait mitigasi bencana itu harus menjadi perioritas. Karena dalam mitigasi tidak semua orang bisa melakukan, kalau pasca bencana semua orang bisa melakukan. Membantu apapun baik tenaga, materi dan lainnya,” jelas Ade Yasin saat ditemui wartawan usai rapat kesiapsiagaan bencana di Bappenda, Senin 15 Februari 2021.

Kemudian, Ade Yasin melanjutkan, kolaborasi, koordinasi dan sinergi menjadi hal penting yang harus dilakukan antar dinas terkait, terutama dalam melakukan penanganan bencana di Kabupaten Bogor baik bencana alam dan non alam serta perbaikan pelayanan kedaruratan bencana.

“Setelah saya pelajari ternyata semua dinas menjadi bagian dari penanganan bencana. Tidak hanya mitigasi bencana juga dalam penanganan dampak bencana. Saya juga minta aktifkan kembali Desa Tangguh Bencana (Destana), semua harus bersinergi mempersiapkan semuanya,” tegasnya.

Selain itu, ia meneruskan, berdasarkan informasi dari BMKG potensi bencana biasanya terjadi di bulan Desember dan Januari, tetapi efek dari badai la nina mengakibatkan perubahan kondisi sehingga diprediksi potensi bencana bisa bisa berlangsung hingga bulan maret dan april mendatang.

“Persoalan bencana memang kita tidak hapal kapan dan dimana. Tetapi ketika sudah ada peringatan kita harus siap-siap. Untuk melakukan penanganan bencana alam yg terbaik, terlebih di tahun 2021 ini ada 13 Kecamatan yang kerap terjadi bencana alam kecil. Ini bisa menjadi besar kalau tidak ada upaya pencegahan bencana. Itulah pentingnya mitigasi bencana,” tutup Ade Yasin.

MUA Hits Asal Bogor Iwwan Haroun, Kini Buka Bisnis Kuliner

0

Bogordaily.netSetelah sukses menjadi Make Up Artist (MUA), Iwwan Haroun kini buka bisnis kuliner yang bernama Mamang Prabu Siliwangi di Bogor pada Kamis, 11 Februari 2021.

Terkena dampak pandemi, Iwwan mengaku Job Make Up, ataupun Gallery wedding, tidak mendukung pemasukan. Makadari itu, ia membuka bisnis kuliner khas Kota Bogor.

“Kenapa saya memilih kuliner, karena di masa pandemi ini orang lebih memilih mengeluarkan uangnya untuk makan. Dan bisnis kuliner itu merupakan hal yang sangat menjanjikan,”kata Make Up Artis Iwwan Haroun saat dihubungi Bogordaily.net pada Kamis, 11 Februari 2021.

Dari sekian banyak kuliner di nusantara, Iwwan memilih Ketupat Sayur khas Bogor yang biasa dimakan oleh keluarganya saat lebaran idul fitri.

“Biasanya, keluarga saya maka pas lebaran aja, makanya saya ingin ketupat sayur itu bisa ditemukan di hari – hari biasa gitu, dan harganya juga ramah di kantong,”jelasnya.

Berawal dari sang ibunda yang mencoba menjual ketupat sayur di depan rumahnya, ternyata hal tersebut mendapatkan respon positif disaat pandemi ini.

“Pas mama saya mulai berjualan, responnya sangat bagus. Makanya saya inisiatif untuk membuka kedai ketupat sayur ini,”ungkapnya.

Mua hits asal Bogor ini mempunyai alasan kenapa ketupat sayurnya dinamakan Mamang Prabu Siliwangi.

MUA
Ketupat sayur Mamang Prabu Siliwangi. (Istimewa/Bogordaily.net).

“Nama mamang prabu siliwangi diambil dari kata mamang, untuk panggilan orang dagang. Lalu, prabu artinya laki laki, dan siliwangi karna berlokasi di Jalan Siliwangi,”katanya.

Walapun panjang, Iwwan merasa nama Mamang Prabu Siliwangi, sangat easy listening dan gampang diingat oleh siapapun.

Mempunyai ciri khas, Iwwan merasa mampu bersaing dengan ketupat sayur lainnya.

“Kebetulan tinggal di Bogor, ciri khasnya lebih ke ketupat sayur sunda dan memiliki banyak topping seperti, telur, ayam, bahkan ada juga yang request rendang, beda banget kan dari yang lainnya?,”jelasnya.

Selain ketupat sayur, Iwwan mengatakan bahwa Mamang Prabu Siliwangi memiliki ketupat bumbu kacang.

“Ada juga varian lainnya yaitu ketupat bumbu kacang, tapi beda ya dengan bumbu doclang yang lebih halus gitu,”ungkapnya.

Sudah seminggu mulai berjualan, Iwwan mendapatkan respon positif dari teman dan juga pembeli yang menyukai ketupat sayurnya.

“Diluar ekspektasi aku, mereka sangat support dan mereka benar – benar mendukung. Kadang memberikan kritik dan saran sehingga bisnis aku bisa diterima di masyarakat,” ucap praktisi MUA.

Iwwan mempunyai harapan, agar Mamang Prabu Siliwangi bisa membuka cabang sampak ke luar negeri.

“Harapan untuk kedepanya, agar bisa buka cabang di Bogor, di luar kota, bahkan mungkin bisa keluar negeri,”harapnya.

Selain itu, Iwwan berencana untuk membuat franchise agar ketupatnya mempunyai cabang lainnya dan membuka lapangan pekerjaan.

“Seandainya memang bagus, aku mungkin akan buka franchisenya juga, semoga cepat berkembang, sehingga perekonomian kita juga bisa membaik, bisa membuka lapangan kerja juga buat orang-orang yang mencari pekerjaan,”harapnya.

Berada di Jalan siliwangi No 42 Bogor, Simpang 3 setelah sekolah Mardiyuana, Ketupat Sayur Mamang Prabu Siliwangi buka pukul 16.00 sampai 22.00 WIB selama pandemi atau bisa melalui online di instagram mamang_prabusw dan hubungi nomor 085217776367.

Ramalan Cuaca Bogor: Selasa Ini Hujan Seharian, Waspada di Jam Ini

0

Bogordaily.net – Wilayah Bogor diramalkan masih akan diguyur hujan dengan intensitas ringan pada pagi dan perlu waspada pada jam-jam menjelang sore higga malam hari, Selasa, 16 Februari 2021.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaui situs resminya, bmkg.go.id memprakirakan hujan akan dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Cuaca diawali cerah berawan pada pukul 7.00 WIB hingga hujan mulai datang pada pukul 10.00 WIB.

Hujan rintik diprakirakan berlangsung hingga 4 jam hingga pukul 13.00 WIB.

Kemudian hujan dengan intensitas sedang mulai terjadi pada pukul 16.00 WIB dan turun kembali menjadi ringan pada pukul 19.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Kondisi tersebut diramalkan merata di seluruh wilayah kota dan Kabupaten Bogor, hingga ke kawasan wisata Puncak.

BMKG pun mengimbau masyarakat mewaspadai hujan disertai petir dan kilat yang bisa membahayakan keselamatan diri atas bencana yang mungkin ditimbulkan.***

SatpolPP Kabupaten Bogor Bungkam Ditanya Soal Pesta Rahmat Effendi

0

Bogordaily.netSatuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah mengelak memberikan sanksi kerumunan pada pesta ulang tahun (ultah)  Walikota Bekasi, Rahmat Effendi di Puncak, Cisarua pada 3 Februari 2021, karena camat setempat yang tahu.

“Enggak lah, karena pada saat itu terjadi kerumunan atau tidaknya Pak Camat yang tahu,” kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah saat ditemui wartawan di Bappeda Kabupaten Bogor, Senin 15 Februari 2021.

Agus Ridho meneruskan, Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan Cisarua yang menindak lanjuti pesta yang digelar di vila kawasan Puncak oleh orang nomor satu di Kota Bekasi tersebut.

“Yang datang ke lokasi Ketua Satgas Kecamatan. Setelah didatangi, memang acara ini berhenti. Kalau untuk apanya yang dilanggar yang tahu Pak Camat,” jelasnya.

Terpisah, Camat Cisarua, Deni Humaidi menyebutkan bahwa malam itu ia menerima laporan dari warga terkait perayaan ultah Rahmat Effendi yang berlangsung di Desa Cibeureum, sekitar pukul 21.30 WIB.

“Kebetulan saat itu saya sedang di kantor, maka kita cek kebenarannya. Dalam perjalanan saya kontak Pak Danramil dan Pak Kapolsek untuk ikut,” kata Deni.

Menurut Deni, di lokasi ia meminta kegiatan dihentikan karena Kabupaten Bogor tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyatakat (PPKM) berbasis mikro.

“Kami komunikasi, tidak ada bersitegang. Kami diterima dengan baik, dan manarima saran kami menghentikan kerumunan,” tutupnya.***

Uten Tak Menyangka, Menemukan Fosil Ikan Paus Purbakala

0

Bogordaily.net Warga Pajampangan Desa Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dihebohkan temuan tulang-belulang berukuran besar, yang diduga adalah fosil ikan paus purbakala, Senin 15 Februari 2021.

Penemuan fosil tulang tulang ikan paus purbakala itu ditemukan di sebuah lahan proyek tempat pembuatan waterboom.

Peneliti mueseum Geologi Bandung, Oman Abdurahman menyampaikan saat ada kabar penemuan, ia langsung datang ke lokasi dan mengecek temuan tulang tersebut.

Hasilnya dipastikan fosil tulang tersebut memang rangka ikan paus purbakala.

Ukuran tulang rata-rata memiliki panjang 20 cm yang diduga potongan dari rahang ikan yang dikenal ganas itu.Diperkirakan tulang sudah terkubur jutaan tahun yang lalu.

“Ada sebagain tulang yang sudah menjadi batu dan sebagian masih jelas bentuknya, dengan sudah dibekali pengetahuan kami menyimpulkan itu tulang rahang dari ikan paus purbakala,” ujar peneliti mueseum Geologi Bandung, Oman.

Sementara itu, Operator beko, Uten mengatakan awalnya ia menemukan benda mirip batu yang besar dan berwarna putih, yang saat ini sudah di temukan 9 potong batu.

Uten tak menyangka bahwa batu itu adalah tulang rahang paus purbakala, sebelum datang pneliti yang memastikan.

“Beberapa hari saya bekerja di lahan proyek waterboom, sudah menemukan tulang yang di duga tulang fosil, tapi saya tidak tau itu tulang apa, ” ujar Uten

Saat ini ada beberapa tulang yang sudah menjadi batu, kata dia, tim peneliti sudah membawa potongan tulang fosil untuk di teliti lebih lanjut.

Berdasarkan cacatan ilmiah tim Geologi Bandung bahwa di wilayah pajampangan khususnya Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sudah tiga kali di temukan tulang paus purbakala yang serupa.

Awalnya yang pertama dari tahun 2005 yang catatannya sudah di bukukan, lalu tahun 2007 kembali di temukan dengan di teliti oleh pimpinan musium Geologi, dan saat ini di tahun 2021 kembali di temukan tulang fosil.

Tim peneliti Geologi meyakini di wilayah pajampangan dulu nya adalah habitat dari paus purbakala. Sejauh ini, tim peneliti sedang mendalami beberapa penemuan gigi ikan hiu besar Megalodon di beberapa titik tempat di wilayah pajampangan.***

Duh, Hari Ini Kasus Positif Covid-19 Indonesia Bertambah 6.462

0
Bogordaily.net Sejak pertama kali diumumkan pemerintah pada awal Maret 2020, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia ada sebanyak 1.223.930, pada hari ini Senin 15 Februari 2021, kasus positif virus Covid-19 bertambah 6.462.
Total kasus positif 1.032.065 di antaranya yang telah sembuh bertambah 6.792 dan yang meninggal 33.367 bertambah 184, pada kasus aktif menurun pada hari ini 514, sehingga total 158.498 selain itu ada 88.669 pasien suspek.
Melihat data pemerintah pusat Satgas penanganan Covid-19, spesimen yang dites pada hari ini berjumlah 26.378.
sementara itu, pemerintah pusat terus memberikan sosialisasi supaya masyarakat senantiasa mentaati protokol kesehatan.
Meski lebih banyak pasien yang sembuh Covid-19 ketimbang kasus yang meninggal dunia, Pemerintah terus gencar mensosialisasikan.
Pemerintah pusat dan daerah telah melakukan berbagai macam langkah pembatasan kegiatan masyarakat guna menekan penyebaran virus Covid-19.
Seperti dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) lalu Pemberlakuan oembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan PPKM mikro.
Sejauh ini Pemerintah sudah mulai program vaksinasi yang digunakan untuk Nakes terlebih dahulu kemudian baru masyarakat.
Pemerintah menargetkan 181 juta masyarakat yang diberi vaksin virus corona Covid-19 secara bertahap, Program vaksinasi dijalankan demi menciptakan kekebalan kelompok atau ‘herd immunity’.
Kini, Presiden Indonesia Jokowi Widodo, telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Pada pasal 13A ayat (4) ada ancaman sanksi bagi masyarakat sasaran vaksinasi yang melakukan penolakan yang dikategorikan menjadi tiga sanksi.
Sanksi pertama penundaan atau berhenti pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, lalu penundaan atau di hentikannya pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial serta denda.***