Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 7663

Ini Nasib Bansos Pasca Mensos Ditahan

BOGOR DAILY- Menteri Sosial Juliari Batubara terseret pusaran kasus korupsi dana bantuan sosial atau bansos COVID-19. Juliari bersama dengan beberapa jajarannya sudah dicap sebagai tersangka dan menyerahkan diri ke KPK.
Selama pandemi, memang sejumlah program bansos Kemensos masuk dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Lalu dengan masalah yang menimpa Juliari, apakah program ini terhambat?

Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras menegaskan pihaknya akan tetap menyelesaikan semua program yang sudah terjadwal di tahun 2021. Termasuk salah satunya adalah penyaluran dana bansos.

“Kemensos akan tetap bekerja keras melaksanakan dan menyelesaikan semua program yang reguler maupun yang khusus, dari sisa kegiatan kami di 2020 yang akan berakhir,” ujar Hartono dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube, Minggu (6/12/2020).

Bahkan, dia menegaskan pihaknya juga sudah menyiapkan penyaluran dana bansos lanjutan di tahun 2021. Hartono mengatakan penyaluran bansos di tahun depan akan langsung dimulai pada bulan Januari.

“Kami sudah siapkan pelaksanaan program 2021 yang harus kami salurkan dan lakukan di bulan Januari 2021 nanti. Ada program yang berkaitan dengan bansos dan program lainnya,” ujar Hartono.

Khusus dana bansos di tahun 2020, Hartono menjelaskan hingga hari ini seluruh program bansos khusus Corona yang disalurkan Kemensos penyalurannya sudah mencapai 98%.

Total dana bansos yang disalurkan Kemensos, menurut Hartono jumlahnya mencapai Rp 128,78 triliun.

“Sementara untuk jumlah anggaran yang masuk untuk skema perlindungan sosial dari kemensos sebesar 128,78 triliun dan realisasinya 98%,” ungkap Hartono.
Dari catatan detikcom Kemensos, diamanahkan enam program bansos khusus Corona. Keenam program bansos itu meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), program kartu sembako/BPNT, dan program bansos sembako Jabodetabek.

Kemudian ada program bansos tunai non Jabodetabek, program beras bagi Kelompok Penerima Manfaat (KPM) PKH dan bansos tunai bagi KPM program kartu sembako/BPNT Non PKH.

Hartono menambahkan, saat ini total anggaran Kemensos sebesar Rp 134 triliun dan realisasinya lebih dari 97,2%.

Sementara itu, pemerintah langsung bergerak cepat untuk mengisi kekosongan pemimpin di Kemensos. Presiden Joko Widodo sudah memberikan mandat kepada Menko PMK Muhadjir Effendy untuk menjadi Menteri Sosial Ad Interim.

Seperti diketahui, KPK menerangkan korupsi terjadi pada program bansos berbentuk paket sembako dengan nilai kurang lebih Rp 5,9 triliun. Di dalamnya ada total 272 kontrak dan dilaksanakan sebanyak 2 periode.

Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan Juliari menunjuk Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW)sebagai pejabat pembuat komitmen dalam proyek bansos COVID-19 dengan cara penunjukan langsung rekanan. Di dalamnya, disebut ada kongkalikong penentuan fee untuk tiap paket bansos yang disalurkan.

Firli mengatakan, untuk fee tiap paket Bansos disepakati oleh Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebesar Rp 10 ribu per paket sembako dari nilai Rp 300 ribu per paket bantuan sosial. Keduanya melakukan kontrak pekerjaan dengan suplier yang salah satunya PT RPI yang diduga milik Matheus Joko Santoso.

“Selanjutnya, MJS dan AW pada bulan Mei sampai dengan November 2020 dibuatkan kontrak pekerjaan dengan beberapa suplier sebagai rekanan yang di antaranya AIM, HS dan juga PT RPI yang diduga milik MJS,” papar Firli dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, dini hari tadi.

Bila dilihat dari bentuk bansosnya, diketahui Kemensos melakukan penyaluran bansos sembako di kawasan Jabodetabek. Besarannya Rp 600 ribu per bulan, dibagi dalam dua paket sebesar Rp 300 ribu yang dibagikan per dua minggu sekali.

Bentuknya berupa paket yang berisi sembako yang terdiri dari kebutuhan sehari-hari untuk masyarakat. Dari data Kemensos, per 3 Desember bansos jenis ini penyalurannya sudah mencapai 99,30% dari target.

Ini Titik Banjir Akibat Luapan Sungai Ciliwung

BOGOR DAILY- – Sungai Ciliwung meluap akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta. Akibatnya, 34 RT di Jakarta tergenang banjir.”34 RT (tergenang),” ujar Kapusdatin BPBD DKI Jakarta M Insaf dalam keterangannya, Senin (7/12/2020).

Data tersebut di-update per pukul 06.00 WIB. BPBD mencatat tidak ada warga yang mengungsi akibat genangan banjir ini.

“(Banjir disebabkan) curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung,” jelas BPBD DKI.

Sebanyak 34 RT yang terdampak berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Berikut data lengkap sebaran RT yang tergenang air:

1. Jakarta Selatan (4 RT)
– Kelurahan Pejaten Timur
Ketinggian 10 – 30 cm : 3 RT
Ketinggian 31 – 40 cm : 1 RT
Penyebab : Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

2. Jakarta Timur (30 RT)
– Kelurahan Kampung Melayu
Ketinggian 10 – 30 cm : 4 RT
Ketinggian 31 – 60 cm : 10 RT
Ketinggian 61- 80 cm : 4 RT
Penyebab : curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

– Kelurahan Bidara Cina
Ketinggian 10 – 20 cm : 7 RT
Penyebab : Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

– Kelurahan Cawang
Ketinggian 10 – 30 cm : 2 RT
Ketinggian 31 – 60 cm : 3 RT
Penyebab : Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

Sehari, 14 Bencana Terjadi di Bogor

0

BOGOR DAILY- Tercatat ada 14 kejadian bencana di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, dalam sehari, pada Minggu, 6 Desember 2020. Insiden tersebut mulai dari angin kencang, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

“Iya, data yang saya terima dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) ada 14 kejadian di tujuh kecamatan sampai sore tadi,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin, di Cibinong, Bogor.

Dia menjelaskan 14 bencana itu terjadi di 10 desa yang berlokasi di tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Cileungsi, Sukajaya, Citeureup, Cisarua, Caringin, Cigombong, dan Cibungbulang.

Peristiwa angin kencang terjadi di Desa Gandoang, Cileuksa, Hambalang, Srogol dan Cimanggu Satu. Kemudian peristiwa tanah longsor terjadi di Desa Harkatjaya, Cileuksa, Tugu Utara, Tugu Selatan, Cimande, dan Cimande Hilir.

Selanjutnya peristiwa pohon tumbang terjadi di Desa Tugu Selatan, tepatnya di Perkebunan Gunung Mas. Kejadian pohon tumbang tersebut terbilang paling parah dibanding bencana lainnya, pasalnya menyebabkan banyak korban.

“Menimpa beberapa karyawan pemetik teh PTPN VIII Gunung Mas. Tiga orang luka serius dan tujuh orang luka ringan telah mendapat pertolongan pertama oleh pihak PTPN VIII Gunung Mas,” jelas Ade.

Dampak dari bencana lainnya yaitu 12 unit hunian sementara (huntara) korban bencana di Desa Cileuksa atapnya rusak akibat angin kencang. Kemudian satu unit rumah di Desa Gandoang rusak yang juga disapu angin kencang.

Deretan Link Drakor Subtitle Indonesia Terbaik, Klik Langsung Nonton!

BOGOR DAILY – Nonton drama korea kini bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Hal ini tentu saja berkat banyaknya situs online yang menyediakan koleksi drama korea.

Tak hanya melalui ponsel, kamu juga bisa menonton drama korea subtitle Indonesia melalui komputer bahkan disambungkan dengan perangkat televisi.

Jadi kamu bisa nonton drama korea subtitle Indonesia ramai-ramai bersama sahabat atau pun keluargamu.

Sepuluh link nonton drama korea subtitle Indonesia dengan kualitas terbaik untuk pengalaman menonton yang tak terlupakan.

1. Tubi TV

Link nonton drama korea subtitle Indonesia yang bisa kamu coba, pertama adalah Tubi TV. Tubi TV menawarkan banyak film dan acara TV secara gratis.

Kamu bisa kunjungi https://tubitv.com/ untuk nonton drama korea subtitle Indonesia favoritmu.

2. Viu

Viu juga bisa menjadi pilihanmu untuk menonton drama korea subtitle Indonesia secara gratis. Hanya dengan membuat akun, kamu dapat menikmati keuntungan akses gratis selama satu bulan.

Harga berlangganannya pun masih terjangkau, hanya dengan Rp30.000 per bulan. Langsung saja kunjungi linknya berikut ini https://www.viu.com/ott/id/id/all.

3. Viki

Viki juga tak kalah dari situs-situs lainnya. Tersedia beragam drama terbaik dari Korea, China, dan lainnya.

Untuk menikmatinya, kamu akan dikenakan biaya langganan berkisar dari Rp13.000 hingga Rp65.000 per bulannya. Silakan akses linknya berikut ini https://www.viki.com/.

4. DramaQu

DramaQu juga bisa kamu akses untuk nonton drama korea dari yang terbaru hingga terlawas.

Kamu bisa menonton drama korea kesukaanmu dengan mengunjungi link berikut https://dramaqu.website/.

5. Netflix

Layanan streaming digital Netflix juga dapat menjadi opsi untuk menonton drama korea subtitle Indonesia. Kamu juga dapat menikmati layanan gratis nonton selama 30 hari jika mendaftar sebagai pengguna baru.

Selanjutnya, biaya yang dikenakan untuk menonton drama korea subtitle Indonesia berkisar dari Rp54.000 hingga Rp186.000 per bulan. Silakan kunjungi https://www.netflix.com/id-en/ untuk menonton.

6. Maxstream

Link nonton drama korea subtitle Indonesia lainnya adalah Maxstream. Tak hanya drama korea, kamu juga bisa menonton banyak film terbaru bahkan kartun.

Untuk menonton drama korea subtitle Indonesia favoritmu, langsung saja klik link berikut ini https://maxstream.tv/home.

7. Genflix

Genflix juga bisa kamu jadikan pilihan untuk nonton drama korea subtitle Indonesia. Tak hanya drama korea, film Indonesia dan Hollywood juga bisa kamu akses di sini.

Kalau kamu tertarik, kamu bisa kunjungi https://genflix.co.id/ untuk nonton drama korea favoritmu.

8. OnDemand Korea

Link nonton drama korea subtitle Indonesia lainnya adalah OnDemand Korea. Kamu bisa berlangganan mulai dari Rp150.000 per bulannya.

Silakan kunjungi link berikut ini untuk nonton drama korea pilihanmu https://www.ondemandkorea.com/.

9. Vidio

Link nonton drama korea subtitle Indonesia bisa juga kamu akses melalui https://www.vidio.com/. Tak hanya drama korea, kamu juga bisa nonton berbagai drama menarik dari Thailand, Indonesia, Jepang dan China.

Biaya yang ditawarkan juga bervariasi, mulai dari Rp29.000 hingga Rp299.000 per bulannya.

10. Hulu

Link nonton drama korea subtitle Indonesia lainnya yang bisa kamu pilih adalah Hulu. Hulu menyediakan film legal meski tidak sepenuhnya gratis.

Agar dapat mengakses seluruh drama korea dengan berlangganan mulai dari Rp90.000 per bulannya. Langsung saja kunjungi linknya berikut ini https://www.hulu.com/welcome.

Itu dia sepuluh link nonton drama korea subtitle Indonesia yang bisa kamu tonton. Selamat mencoba!

Hasto Kristiyanto : Ibu Mega Selalu Mengarahkan, Tertib Hukum dan Jangan Korupsi

BOGOR DAILY – PDI Perjuangan mendukung sepenuhnya berbagai langkah pemberantasan korupsi, termasuk dalam bentuk operasi tangkap tangan (OTT) yang secara simultan dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Partai menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung. Hukum adalah jalan peradaban untuk menegakkan keadilan dan kebenaran. Siapapun wajib bekerja sama dengan upaya yang dilakukan oleh KPK,” ucap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Minggu (6/12/2020).

Atas beberapa kejadian OTT dan pengembangan kasusnya dimana ikut menimpa salah satu kadernya, Mensos Juliari Batubara, Hasto menegaskan bahwa PDIP secara terus-menerus mengingatkan para kadernya untuk selalu menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kekuasaan, apalagi melakukan korupsi.

“Kami selalu tegaskan bahwa kekuasaan itu untuk rakyat. Partai melarang segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan, termasuk korupsi. Kalau sudah menyangkut hal tersebut,” terangnya.

“Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati selalu memberikan arahan kepada kadernya yang punya jabatan politik untuk tidak melakukan penyalahgunaan kekuasan, tidak korupsi. Tertib hukum adalah wajib bagi wajah pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi,” tambah Hasto.

PDI Perjuangan mengambil pelajaran yang sangat berharga dari berbagai peristiwa OTT tersebut, dan mereka terus membangun sistem pencegahan korupsi secara sistemik dan dengan penegakan disiplin agar berbagai kejadian yang ada benar-benar menciptakan efek jera.

“Seluruh anggota dan kader partai agar benar-benar mengambil pelajaran dari apa yang terjadi,” pungkasnya.

1,2 Juta Vaksin Corona Sudah Tiba di Indonesia, 1,8 juta Lagi Menyusul

BOGOR DAILY – Pemerintah Indonesia menerima 1,2 juta vaksin Corona. Vaksin itu tiba melalui bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

“Saya ingin menyampaikan satu kabar baik bahwa hari ini pemerintah sudah menerima 1,2 juta dosis covid-19. Vaksin ini buatan Sinovac,” ujar Presiden Joko Widodo dalam live streaming di akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (6/12/2020).

Vaksin itu sudah melalui uji klinis. Uji klinis itu dilakukan di Bandung Jawa Barat.

“Kita juga masih mengupayakan 1,8 juta dosis yang tiba di awal Januari,” tutur Jokowi.

Vaksin itu dibawa dengan pesawat Beoing 777-300ER. Pesawat mendarat di Bandara Soekarrno-Hatta sekitar pukul 21.30 WIB.

Melalui Kemenkes, pemerintah telah menetapkan enam vaksin virus Corona COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia. Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9860 Tahun 2020.

“Menetapkan jenis vaksin Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinovac Biotech Ltd, sebagai jenis vaksin COVID-19 yang dapat digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi di Indonesia,” tulis keputusan tersebut, dikutip pada Minggu (6/12/2020).

Nantinya, sejumlah vaksin COVID-19 ini baru bisa digunakan setelah mendapat izin edar atau persetujuan penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Keputusan tersebut telah ditandatangani oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto pada 3 Desember 2020. Selain itu, Menkes juga dapat mengubah daftar jenis vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional.

Rizal Ramli: Kekusaan Ditumpuk, Kemampuan Selesaikan Masalah Semakin Nihil

0

BOGORDAILY – Draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Reformasi, Pengembangan, dan Penguatan Sektor Keuangan yang diusulkan Komisi XI DPR telah diterima Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (Baleg DPR) RI).

Beleid RUU Reformasi, Pengembangan, dan Penguatan Sektor Keuangan tersebut nantinya akan menjadi sebuah produk hukum Omnibus Law Sektor Keuangan. Direncanakan, pemerintah juga memiliki usulan serupa terkait sektor finansial. Namun, sampai saat ini draf usulan baru datang dari Komisi XI DPR.

Dalam merancang draf RUU Omnibus Law Sektor Keuangan, dari naskah akademik yang disampaikan, diketahui Komisi XI telah melakukan evaluasi dan analisis terhadap 8 produk Undang-Undang (UU). Salah satunya adalah UU Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencegahan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK).

UU tentang PPKSK mengatur jalannya tugas dan wewenang dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Komisi XI DPR memandang, penting untuk memperhatikan terkait keanggotaan KSSK, tugas, dan wewenang KSSK, dan pertukaran data dan informasi.

Seperti diketahui, KSSK beranggotakan Menteri Keuangan sebagai ketua merangkap anggota, Gubernur Bank Indonesia (BI) sebagai anggota, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai anggota dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai anggota.

KSSK bertugas melakukan koordinasi dalam rangka pemantauan dan pemeliharaan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK), melakukan penanganan krisis sistem keuangan, dan melakukan penanganan permasalahan Bank Sistemik, baik dalam kondisi SSK normal maupun kondisi krisis sistem keuangan.

Di dalam pengambilan keputusan, KSSK melakukannya secara musyawarah mufakat. Namun bila kesepakatan tidak tercapai, maka Menteri Keuangan memiliki kekuasaan yang besar sebagai pengambil keputusan terakhir di rapat KSSK.

“Pengambilan keputusan KSSK dilakukan dalam rapat KSSK secara musyawarah mufakat,” tulis Pasal 38 ayat (3), draf RUU Omnibus Law Sektor Keuangan, seperti dikutip CNBC Indonesia, Senin (30/11/2020).

“Dalam hal musyawarah untuk mufakat sebagaimana di maksud pada ayat (3) tidak tercapai, Menteri sebagai Ketua KSSK mengambil keputusan atas nama KSSK,” bunyi dari bleid Pasal 38 ayat (4).

Bertambahnya kekuasaan Menteri Keuangan tersebut dikritik ekonom senior Dr. Rizal Ramli. Mantan Menko Perekonomian itu mengatakan, kekuasaan semakin bertumpuk, tapi kemampuan menyelesaikan masalah malah semakin minim bahkan nihil.

“Ironi yg semakin menjadi-jadi. Kekuasaan semakin ditumpuk, tapi kemampuan untuk selesaikan masalah semakin nihil 😄Angka2pun banyak ‘bluffing’ atau bohongnya. Mau kemana ?? Omnibus Law Keuangan,” ujarnya melalui Twitter pribadinya, @RamliRizal yang diunggah beberapa waktu lalu.

Di aturan sebelumnya, pengambilan keputusan dilakukan oleh Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Dewan Komisioner Jasa Keuangan (OJK). Sementara Ketua DK LPS berhak menyampaikan pendapat dalam rapat KSSK, tapi tidak berhak memberikan suara dalam pengambilan keputusan.

Pun ketika dalam rapat KSSK berdasarkan musyawarah tidak tercapai mufakat, usulan keputusan yang diajukan oleh KSSK dinyatakan ditolak. Usulan keputusan yang dinyatakan ditolak dapat diajukan kembali dalam rapat KSSK paling lambat 1×24 jam.

Melalui Omnibus Law Sektor Keuangan ini, artinya keputusan final KSSK ada di tangan Menteri Keuangan. Sementara Gubernur BI, Ketua Dewan Komisioner OJK, dan Ketua Dewan Komisioner LPS sebatas anggota KSSK.

Beberapa tugas dan kewangan Menteri Keuangan bertambah lewat adanya Omnibus Law Sektor Keuangan. Banyak hal, Menteri Keuangan juga akan `ikut campur` mengenai kinerja anggaran dan operasional OJK dan LPS.

Di dalam Omnibus Law Sektor Keuangan yang diusulkan oleh Komisi XI DPR juga dijelaskan, Menkeu berwenang untuk melakukan penilaian anggaran OJK sebelum diajukan kepada DPR. Sebelumnya, OJK bisa langsung meminta persetujuan dari DPR. Hal tersebut tertuang di dalam Pasal 63.

Menteri Keuangan juga memiliki peran dalam menentukan anggota Dewan Pengawas (Dewas) BI dan Dewas OJK.

Dalam Pasal 74 ayat (4), disebutkan Anggota Dewan Pengawas BI dan Dewan Pengawas OJK masing-masing dipilih dengan 4 orang anggota dipilih DPR, 4 orang anggota dipilih oleh Presiden atas usulan Menteri, dan satu orang anggota dipilih oleh Presiden atas usulan menteri yang berasal dari perwakilan industri perbankan untuk anggota Dewas BI dan perwakilan industri perbankan, pasar modal, dan/atau industri keuangan non Bank untuk Dewas OJK.

Tugas dan kewenangan Menteri Keuangan lainnya, di dalam Omnibus Law Sektor Keuangan, yakni memberikan persetujuan terhadap rencana kerja dan anggaran tahunan LPS.

 

 

Dibui Pakai Baju Tahanan, Ustaz Maaher Nangis

BOGOR DAILY-Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menahan Ustadz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata di Rutan Bareskrim sejak Jumat hingga 20 hari kedepan.

Ustadz Maaher adalah tersangka dalam kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Di media sosial beredar foto Ustadz Maaher di penjara sontak hal ini menjadi hujatan nitizen. Mereka menyebut, Maaher At Thuwailibi tak lagi gahar.

“Nada bicaranya tak lagi keras, berapi-api. Dia menjadi lembut, terkendali dan selama hampir satu jam wawancara, sedikitnya empat kali terisak,” kata Alexandre Sudrajat yang posting melalui akun facebooknya, Minggu (6/12/2020).

Sementara melalui cuplikan video wawancara yang beredar di dunia maya. Para nitizen ramai menghujatnya.

“Kasian juga liat Soni Eranata alias Maaher At-Thuwailibi nangis ditangkap polisi #TapiBoong,” ucap Mohammad Guntur Romli.

Sementara di jagat twitter, @alfonramsey mencuit ‘bercucuran deh air mata klo dah gini, coba kmaren2 klo ngomong kayak gak injek bumi lagi…. Nikmati aja bro MAMAM PENCARIANMU.’

“lah??? kemarenan kaga pake nangis menghina orang. Giliran pake kemeja orange nangis..,” cuit @johan_teruna

Susul Edhy Prabowo, Mensos Juliari Ditahan 24 Desember 2020

BOGOR DAILY- Baru dua pekan lalu Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap, kini giliran Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara (JPB) digelandang KPK. Mensos Juliari Batubara dijadikan tersangka oleh KPK dengan dugaan penyelewengan dana sebesar Rp17 miliar. Dana tersebut merupakan dana bantuan sosial (bansos) Covid-19 Jabodetabek 2020.

Dalam kasus ini, Mensos Juliari Batubara diduga menerima suap tersebut sebagai bagian dari fee pengadaan bansos teresebut.

Selain, Mensos Juliari Batubara, KPK menetapkan empat tersangka lainnya. Yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemensos Matheus Joko Santoso (MJS), Adi Wahyono (AW) yang dihimbau untuk menyerahkan diri serta dari pihak swasta Ardian I M (AIM) dan Harry Sidabuke (HS).

“Para tersangka saat ini dilakukan penahanan rutan selama 20 hari pertama terhitung sejak 5 Desember 2020 sampai dengan 24 Desember 2020,” ujar kata Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK yang dikutip dari Mantra Sukabumi dalam Diduga Menerima Suap Senilai Rp17 Miliar Mensos Juliari Batubara Ditangkap KPK pada Minggu, 6 Desember 2020.

Firli menambahkan bahwa tersangka Matheus ditahan Rutan KPK Cabang Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Ardian di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur Jakarta, dan Harry di Rutan KPK Kavling C1

Pada konstruksi perkara, KPK mengungkapkan bahwa Juliari diduga menerima uang suap sekitar Rp 8,2 miliar dalam pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama. “Diduga diterima fee Rp 12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh MJS kepada JPB melalui AW dengan nilai sekitar Rp 8,2 miliar,” kata Ketua KPK Firli Bahuri saat memimpin konferensi pers, Minggu pukul 01.00 WIB.

Ia melanjutkan, pemberian uang tersebut selanjutnya dikelola oleh EK dan SN yang merupakan orang kepercayaan JPB. Baca juga: Begini Konstruksi Kasus Dugaan Suap Bansos Penanganan Covid-19 yang Menjerat Mensos Juliari Uang tersebut, kata Firli, diduga digunakan untuk membayar berbagai keperluan pribadi JPB.

Selanjutnya, pada periode kedua pelaksanaan bansos sembako, yakni dari Oktober sampai Desember 2020, terkumpul uang sekitar Rp 8,8 miliar. “Itu juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan JPB,” tambah Firli. Dengan demikian, Mensos Juliari menerima uang suap total sekitar Rp 17 miliar yang diduga digunakan untuk keperluan pribadi. Atas dugaan tersebut,

Menko PMK Gantikan Mensos Sementara

0

BOGOR DAILY- – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Sosial (Mensos). Hal ini menyusul ditetapkannya Mensos Juliari P Batubara sebagai tersangka kasus suap bansos oleh KPK

“Untuk sementara saya akan menunjuk Menko PMK menjalankan tugas mensos,” katanya saat konferensi pers, Minggu (6/12/2020).

Presiden Jokowi memastikan akan mendukung proses penegakan hukum yang berjalan di KPK. Dia percaya bahwa KPK akan bekerja secara transparan dan profesional.

“Dan saya tidak akan melindungi yang terlibat korupsi. Dan kita semuanya percaya KPK bekerja secara transparan terbuka baik profesional dan pemerintah akan terus konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” tuturnya.

Mensos Juliari Batubara telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait bansos untuk wilayah Jabodetabek 2020. Seperti diketahui bansos jabodetabek berupa dalam bentuk sembako untuk penanganan dampak covid-19.