Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 7694

Desas Desus Habib Rizieq Kabur dari RS Ummi, Ruhut Sitompul: Aku Kira Bang Jago

BOGOR DAILY – Tersiar kabar di tengah masyarakat yang menyatakan bahwa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) telah kabur dari RS Ummi, Kota Bogor, Jawa Barat.

Sumber dari kepolisian resor Bogor menyebutkan bahwa Habib Rizieq kabur tanpa mau menjelaskan hasil tes swab yang dilakukannya.

Kapolres Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menjelaskan bahwa Habib Rizieq kabur melalui pintu belakang rumah sakit pada pukul 20.50 WIB pada Sabtu 28 November 2020.

“Pihak rumah sakit masih tertutup terkait keberadaan Habib Rizieq,” tuturnya.

Hasil swab test Covid-19 Habib Rizieq dikabarkan sudah keluar. Namun, Habib Rizieq menolak untuk hasilnya dipublikasikan secara luas.

Habib Rizieq dan pihak RS UMMI telah didesak oleh wali kota Bogor, Bima Arya agar membuka data hasil uji swab tersebut dan mengancam akan melaporkan ke pihak Polda Jawa Barat.

Berbagai tanggapan pun datang, termasuk dari Pengacara sekaligus politisi Ruhut Sitompul yang turut mengomentari soal kaburnya Habib Rizieq dari RS Ummi tersebut.

Menurutnya, penolakan Habib Rizieq untuk mempublikasikan hasil swab test Covid-19-nya memiliki makna tertentu.

Hasil Swab Test Covid-19 takut dipublikasikan artinya hasilnya kalau pun ada tes pasti tidak jelas ha ha ha gitu saja kok repot,” tuturnya sebagaimana dikutip dari akun Twitter @ruhutsitompul, Minggu (29/11/2020).

Padahal awalnya, Ruhut Sitompul menilai Habib Rizieq pemberani namun ternyata pentolan FPI tersebut kabur pada malam hari.

Aku kira Bang Jago eh ta’unya Mulut saja yg gede pa’ke kabur lagi malam2 dari RS yg sedang bermasalah, MERDEKA,” ucapnya.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan pihak kepolisian bakal memanggil pihak RS Ummi, tempat Habib Rizieq dirawat.

Pemanggilan itu, ujar Erdi, menyusul adanya laporan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor yang diduga dihalang-halangi oleh pihak RS Ummi saat akan melakukan pemeriksaan Covid-19 kepada Habib Rizieq.

“Kemungkinan pekan depan, karena baru kemarin laporannya, sementara penyidik dari Polresta Bogor itu akan memanggil untuk klarifikasi dulu,” kata Erdi.

Menurut Erdi, pihak Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor itu tengah melakukan fungsi mendeteksi pasien yang diduga kontak erat Covid-19.

Selain itu, menurutnya pihak Satgas juga berupaya untuk mengecek keabsahan hasil swab yang dilakukan kepada Habib Rizieq.

“Dia (Satgas) akan membuktikan, siapa dokter yang merawatnya, apakah dia tersertifikasi, lalu hasil uji labnya itu dikirimkan ke lab mana, nah ini yang dikaji sama Dinkes Bogor,” katanya.

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor melaporkan Direktur Utama dan Manajemen Rumah Sakit Ummi Kota Bogor ke Polresta Bogor Kota dengan dugaan menghambat dan menghalang-halangi tugas Satgas Covid-19 dalam menanggulangi penyebaran penyakit menular.

Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Kedisiplinan Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor Agustiansyah mengatakan, laporan ke Polresta Bogor Kota itu dilakukan setelah menunggu janji yang disampaikan oleh Manajemen Rumah Sakit Ummi tapi tidak kunjungi dipenuhi.

Selain itu, Habib Rizieq sendiri kini dikabarkan sudah pulang dari rumah sakit tersebut sejak Sabtu 28 November 2020 malam.

Tokoh pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu kini sudah berada di kediamannya di Petamburan, Jakarta.

Ini Daftar 15 Proyek Kereta di Tanah Air

BOGOR DAILY- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membangun setidaknya 15 proyek kereta. Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dilansir detikcom, Minggu (29/11/2020), pada peraturan tersebut terdapat beberapa proyek yang sudah ada dalam aturan sebelumnya dan telah berjalan. Tapi, ada proyek yang dirincikan dan benar-benar baru dalam proyek tersebut.

Untuk proyek yang sudah tercantum dalam aturan sebelumnya seperti Kereta Api Jakarta-Surabaya, Double Track Jawa Selatan, High Speed Railway Jakarta-Bandung, Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi, hingga LRT Sumatera Selatan (Metro Palembang).

Selanjutnya, ada sejumlah proyek yang keterangannya lebih didetilkan dalam Perpres yang baru. Seperti, Jakarta Mass Rapid Transit (MRT) North-South (Bundaran HI-Kota-Ancol Barat), Elevated Inner Loop Line Jatinegara-Tanah Abang-Kemayoran.

Di Perpres 56 Tahun 2018 atau aturan sebelumnya hanya tertulis MRT Jakarta Koridor North-South dan Elevated Loop Line.

Di Perpres 109 ini terdapat beberapa proyek baru. Proyek itu yakni Penyelenggaraan Angkutan Massal Berbasis Rel Wilayah Badung-Buleleng di Provinsi Bali. Kemudian, LRT Jakarta International Stadium-Kelapa gading dan Velodrome-Manggarai. Proyek-proyek ini tidak tampak di Perpres sebelumnya.

Berikut daftar proyek sektor kereta di Perpres 109:

1. Kereta Api Makassar – Parepare (Tahap I dari Pengembangan Jalur Lintas Barat Sulawesi Bagian Selatan)

2. Kereta Api Tebing Tinggi – Kuala Tanjung (mendukung KEK Sei Mangkei, Bagian dari Jaringan Kereta Api Trans Sumatera)

3. Kereta Api Purukcahu – Batanjung melalui Bangkuang

4. Kereta Api Rantau Prapat – Duri-Pekanbaru

5. Kereta Api Akses Bandar Udara Baru Yogyakarta- Kulon Progo

6. Kereta Api Jakarta – Surabaya

7. Double Track Jawa Selatan

8. High Speed Railway Jakarta – Bandung

9. Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi

10. Penyelenggaraan Angkutan Massal Berbasis Rel Wilayah Badung – Buleleng

11. Kereta Api Logistik Lahat – Muara Enim -Prabumulih – Tarahan/ Lampung dan Prabumulih – Kertapati/Palembang

12. Light Rail Transit (LRT) Provinsi Sumatera Selatan (Metro Palembang)

13. Light Rail Transit (LRT) Jakarta International Stadium – Kelapa Gading dan Velodrome -Manggarai

14. Jakarta Mass Rapid Transit (MRT) North -South (Bundaran HI – Kota – Ancol Barat)

15. Elevated Inner Loop Line Jatinegara – Tanah Abang – Kemayoran.

MER-C Sebut Wali Kota Bogor Tidak Beretika Beberkan Kondisi Habib Rizieq ke Publik

0

BOGORDAILY – MER-C menilai Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mendapat perlakuan kurang beretika dari Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, setibanya di Rumah Sakit Ummi Bogor.

Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad mengatakan, hal ini mengganggu pasien lain di rumah sakit tersebut.

“Selain itu, Wali Kota Bogor (Bima Arya) juga tidak beretika dalam mempublikasi kondisi pasien kepada publik, sehingga menimbulkan kesimpangsiuran dan keresahan bagi masyarakat,” kata Sarbini dalam keterangan tertulis, Minggu (29/11/2020).

Sarbini menyebut, Wali Kota Bogor perlu belajar etika kedokteran tentang independensi tenaga medis dalam bekerja dan hak pasien untuk menerima atau menolak atas semua upaya pemeriksaan dan pengobatan yang akan diberikan tanpa adanya intervensi atau tekanan dari pihak mana pun.

“Jangankan dalam situasi normal, di daerah bencana dan peperangan saja, kita selaku tenaga medis wajib menjaga profesionalitas dan menghormati hak-hak pasien,” ucap Sarbini.

Rizieq Shihab, kata Sarbini, telah memercayakan MER-C untuk melakukan pemeriksaan dan pengawalan kesehatan.

“MER-C mengirim Rizieq Shihab untuk beristirahat di RS Ummi,” kata Sarbini.

Sebelumnya, Bima Arya menegur keras RS Ummi yang tidak mengetahui adanya kegiatan tes usap (swab) terhadap Rizieq Shihab.

Bima mengatakan, pihak rumah sakit seharusnya mengetahui siapa saja orang yang datang atau berkunjung.

“Kami tegur. Rumah sakit ini kan punya sistem, masa nggak tahu ada orang yang datang. Bisa di-swab tapi tidak diketahui. Saya, Kapolres, Dandim, masuk dicek, masa tim medis dari luar masuk untuk swab tidak ketahuan,” ucap Bima, Sabtu (28/11/2020).

 MER-C menilai Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mendapat perlakuan kurang beretika dari Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, setibanya di Rumah Sakit Ummi Bogor.

Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad mengatakan, hal ini mengganggu pasien lain di rumah sakit tersebut.

“Selain itu, Wali Kota Bogor (Bima Arya) juga tidak beretika dalam mempublikasi kondisi pasien kepada publik, sehingga menimbulkan kesimpangsiuran dan keresahan bagi masyarakat,” kata Sarbini dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/11/2020).

 

Pasang Tarif Rp2,8-5,6 Juta, Klinik Medis Ini Buka Layanan Tes Keperawanan

0

BOGOR DAILY- Klinik medis di Inggris menuai kontroversi karena menyediakan layanan tes keperawanan. Tes tersebut melibatkan pemeriksaan untuk memastikan selaput dara masih utuh atau tidak.
Berbagai layanan tes keperawanan itu disediakan dengan harga antara 150-300 pound atau sekitar Rp 2,8 juta hingga Rp 5,6 juta.

Invetigasi yang dilakukan BBC Newsbeat and 100 Women mengidentifikasi 12 klinik dan menyelidiki 16 di antaranya. Sebanyak 7 klinik terkonfirmasi memberikan layanan tes keperawanan, dan beberapa yang lain tidak mengklarifikasi.

Klinik-klinik tersebut juga menyediakan layanan operasi memperbaiki selaput dara seharga Rp 28 juta hingga Rp 56 juta. Data National Health Service menunjukkan ada 59 tindakan yang dilakukan dalam 5 tahun terakhir.

Seorang wanita yang dibantu Karma Nirvana menceritakan kisahnya. Karma Nirvana adalah badan amal yang mendukung korban pelecehan dan pernikahan paksa atas nama kehormatan.

“Saya memiliki hubungan yang emosional dan abusif dengan orang tua yang menginginkan saya untuk menjalani pernikahan paksa,” katanya, dikutip dari BBC.

“Satu hari, seorang tetua dalam komunitas melihat saya keluar dengan teman dan mengatakannya pada ibu bahwa salah seorang di antaranya adalah pacar saya. Ada banyak rumor di komunitas tentang itu,” lanjutnya.

Wanita ini lalu diancam tes keperawanan oleh orang tuanya. Orang tua kedua belah pihak menginginkan tes untuk membuktikan keperawanan agar pernikahan bisa dijalankan.

“Saya sangat takut dan tidak begitu paham apa artinya. Saya merasa kabur adalah satu-satunya pilihan, dan itu yang saya lakukan,” kisahnya.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) dan perserikatan bangsa-bangsa (PBB) menyebutnya sebagai pelanggaran hak asasi manusia dan memintanya untuk dilarang. Para pakar juga menyebutnya tidak ilmiah dan menjurus pada pelecehan.

SUMBER: Detik health

Jumlah Pengangguran di Tanah RI Tembus 9,7 Juta

BOGOR DAILY- – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 9,7 juta orang di Indonesia menganggur. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, jumlah pengangguran tersebut meningkat akibat dampak dari pandemi COVID-19.

” Data BPS menunjukkan bahwa pada bulan Agustus 2020 ada sekitar 138 juta angkatan kerja, yang terdiri dari 128 juta penduduk yang bekerja dan 9,7 juta penganggur dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) mencapai 7,07%. Ada kenaikan jumlah penganggur dan TPT yang signifikan, ini akibat dampak pandemi,” ungkap Ida dalam webinar Kompas Talks dengan Kagama, Sabtu (28/11/2020).

Selain itu, BPS juga mencatat 29,12 juta penduduk Indonesia dengan usia kerja memang terdampak pandemi Corona.

“Hal ini tentu menambah beban di sektor ketenagakerjaan. Selain itu, ada tambahan 2- 2,5 juta angkatan kerja baru yang masuk ke pasar kerja setiap tahunnya,” jelas Ida.

Masih dari sisi pekerja, Ida juga membeberkan persoalan kompetensi dan produktivitas pekerja Indonesia jika dibandingkan dengan negara tetangga.

“Data menunjukkan produktivitas pekerja Indonesia masih tertinggal. Menurut data ILO (International Labour Organization/Organisasi Buruh Internasional) tingkat pertumbuhan output tahunan pekerja kita masih rendah bahkan di bawah rata-rata negara dengan penghasilan menengah bawah. Tingkat produktivitas pekerja kita juga di bawah negara pesaing kita seperti Vietnam,” ungkapnya.

Adapun penyebab dari persoalan kompetensi itu ialah latar belakang pekerja Indonesia yang sebagian besar masih berpendidikan SMP ke bawah.

“Masih besarnya persentase pekerja dengan pendidikan SMP ke bawah mengakibatkan banyak pekerja yang masih memiliki skill atau kompetensi rendah. Meskipun ada sedikit angin segar untuk masa depan apabila kita melihat pada profil pemuda berumur 16-30 tahun yang bekerja, di mana sudah lebih dari 60% yang berpendidikan SMA ke atas,” ujarnya.

Tak sampai di situ, dampak lain dari pandemi Corona ialah mempersempit ketersediaan lapangan pekerjaan. Selain itu, menurut Ida persoalan ketersediaan lapangan pekerjaan ini juga diakibatkan oleh iklim berusaha di Indonesia yang tak bersahabat.

“Di tengah besarnya kebutuhan terhadap penciptaan lapangan kerja, kita menghadapi tantangan bahwa iklim penciptaan lapangan kerja baru masih belum bersahabat. Data menunjukkan peringkat Kemudahan Berusaha saat ini berada di peringkat 73, bahkan kalau kita lihat lebih detail lagi dalam indeks tersebut, misalnya dalam aspek mendirikan usaha, peringkat kita masih 140, jauh di bawah negara-negara pesaing kita,” pungkasnya.

Sumber: Detik Finance

Minta Hasil Swab Tes Habib Rizieq, Bima Arya Diserang Warganet

BOGOR DAILY- Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor melaporkan manajemen Rumah Sakit Ummi ke Polresta Bogor Kota. Laporan dilakukan karena RS Ummi dianggap menutup-nutupi soal tes swab Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang dirawat di RS tersebut.

Sontak hal tersebut mendapat tanggapan miring dari sejumlah penggiat media sosial. Soalnya Wali Kota Bogor selaku Ketua Satgas terkesan mengorek-ngorek “cela” Habib Rizieq.

Setidaknya komentar datang dari FPI sendiri pada akun @Kabar_FPI, Sabtu 28 November 2020.”Andai IB HRS ke RS Ummi menggunakan Taxi, Perusahaan Taxi bisa di Polisikan. Krn tidak diberitahu brp tarifnya. Andai IB HRS beli makan pakai Grabfood atau Gofood, mrk jg bisa di Polisikan. Krn tidak diberitahu menu apa yg dipesan HRS. HRS yg dirawat, Lu yg sakit!,” cuitnya.

Pegiat media sosial Mustofa Nahrawardaya pun ikut berkomentar.”Segini amat pejabat muda. Jangan tanyakan dari Parpol apa ya. Malu saya,” cuitnya pada akun @TofaTofa_id.

“Hei @BimaAryaS ..kamu pengen benget sih tau rekam medis orang. Saya jg pengen tau donk alasan kamu minta Penangguhan Penahanan anak buah kamu yg jd Tersangka Korupsi?,” cuit @dusrimulya·

Tak sedikit pula netizen yang menceramahi Bima Arya soal rekam medik pasien.

“RS itu ada Hak dan Kewajiban thd Pasien… Dan ada UU Rumahsakit dimana kewajiban RS adalah tidak boleh memberikan Data rekam medik Pasien tanpa persetujuan Pasien… Ngerti gak kamu Om @BimaAryaS ???,” ujar @LisaAmartatara3·

Seorang dokter pun menjelaskan medical record itu dokumen rahasia pasien sehingga tak perlu mempolisikan. “Data setiap.orang yang di.swab dan hasilmya ada di All Record….dinkes.terkait bisa buka datanya..gak.perlu tanya RS apalg sampe.mempolisikan…krn medical.record itiu dokumen rahasia pasien,” cuit @dr_yurika.

Beredar kabar pihak keluarga Habib Rizieq menolak untuk menjalani tes swab. Kabar tersebut lalu ditanggapi serius oleh Wali Kota Bogor Bima Arya dengan mendatangi langsung RS Ummi. “Saya mendapat laporan dari Tim Dinas Kesehatan yang tadi sore datang ke RS UMMI, untuk membicarakan soal tes swab kepada Habib Rizieq,” katanya, Jumat 27 November dikutip dari Antara.

Hingga kemudian, Satgas Covid-19 Kota Bogor mengadukan RS Ummi ke Polresta Bogor Kota. Satgas Covid-19 Kota Bogor menganggap RS Ummi menutup-nutupi ihwal tes swab Habib Rizieq Shihab.

Mengutip dari Hukumonline.com soal sanksi hukum bagi mereka yang menyebarluaskan data pribadi pasien Covid, ada sejumlah catatan penting sesuai Undang-undang Nomor 44 Tahun 2019 tentang Rumah Sakit.

Rumah sakit dapat menolak mengungkapkan segala informasi kepada publik yang berkaitan dengan rahasia kedokteran.[3]

Kemudian, dalam Pasal 48 ayat (1) Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran (“UU 29/2004”) disebutkan setiap dokter atau dokter gigi dalam melaksanakan praktik kedokteran wajib menyimpan rahasia kedokteran.

“Selain itu, dokter atau dokter gigi dalam melaksanakan praktik kedokteran mempunyai kewajiban merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang pasien, bahkan juga setelah pasien itu meninggal dunia,”demikian bunyi ulasan yang dimuat di hukumonline.com

Subhanallah… Tiga Tahun Dikubur, Jasad Kiai Ini Masih Utuh

BOGOR DAILY- Jasad kiai di Sampang diketahui masih utuh meski sudah dikebumikan sejak 3 tahun lalu. Berikut ini cerita lengkapnya. Jasad yang dimaksud yakni jasad KH Ahmad Baidowi. Ia merupakan seorang kiai di Dusun Banbalang, Desa Batoporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura.

Makam Kiai Baidowi ambruk akibat guyuran hujan deras pada Senin (23/11). Anaknya, KH Sufyan Ahmad lalu berupaya memperbaikinya.

“Pertamanya Hari Senin kemarin hujan luar biasa deras, tiba-tiba para santri itu tepat jam 12 siang salat berjemaah. Setelah turun, para santri melihat kuburan orang tua itu dan melapor jika asta (makamnya) kiai ambruk,” kata Kiai Sufyan saat dihubungi detikcom, Jumat (27/11/2020).

Lalu, Kiai Sufyan dan santrinya memperbaiki makam dengan bantuan masyarakat sekitar. Kiai Sufyan mengaku cukup terkejut saat melihat jenazah orang tuanya masih utuh. Bahkan, rambut Kiai Baidowi juga ditemukan masih ada.

“Terus diperbaiki sama santri, kemudian banyak masyarakat yang datang saat itu. Karena itu amblesnya dalam. Oleh saya disuruh perbaiki sampai ke dalam. Ternyata di dalamnya, pembatas antara mayit itu ternyata patah semua. Tapi alhamdulillah mayitnya tidak berubah, masih utuh,” ungkapnya.

Namun Kiai Sufyan tidak memperkenankan orang lain masuk ke liang lahad dan memegang jenazah. Proses perbaikan makam Kiai Baidowi dilakukan dengan mengganti kain kafannya dengan yang baru. Tetapi tanpa memindahkan mayat dan mengubah posisi mayat.

“Terus mayit tidak disentuh santri atau masyarakat. Memang tidak saya perbolehkan. Saya minta posisinya jangan diubah, jadi seperti yang ada,” paparnya.

Selain diketahui masih utuh setelah 3 tahun dikebumikan, jasadnya juga tercium wangi. Sufyan juga menceritakan jika makam abahnya sempat tergenang air akibat hujan deras. Namun, air tersebut juga tidak mengeluarkan bau.

“Biasanya kan ada bau seperti kayak busuk, tapi ini enggak. Posisinya juga masih seperti semula. Karena (di dalam liang lahad) airnya masih banyak, kan biasanya airnya bau. Tapi itu enggak,” sambungnya.

Kepada detikcom, Kiai Sufyan menceritakan bahwa orang tuanya bukanlah kiai besar. Kiai Baidowi dikenal sebagai kiai yang senantiasa memberikan ajaran agama di kampungnya.

“Orang tua saya biasa-biasa saja. Cuma dalam kesehariannya bergaul dengan masyarakat. Biasanya orang tua saya setiap hari dan malam bermasyarakat mengajari orang mengaji, ngajar agama dan apa yang dibutuhkan masyarakat,” kata Kiai Sufyan saat dihubungi detikcom, Jumat (27/11/2020).

Kiai Sufyan menyebut, orang tuanya merupakan sosok yang senantiasa ikhlas dan jujur dalam mengajarkan agama Islam pada masyarakat. Abahnya juga tidak pernah pamrih dalam berjuang menegakkan agama.

“Waktu meninggalnya Hari Senin jam 6 sore, itu Abah saya meninggal dengan mengucapkan allahu akbar dengan bibir tersenyum. Mengucapkan allahu akbar sendiri langsung meninggal,” pungkasnya.

Ekspor Benih Lobster Disetop Lagi

BOGOR DAILY- Ekspor benih lobster telah dihentikan sementara oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pengusaha pun protes dan meminta kembali dibuka.

Pemberhentian sementara ekspor benih lobster tertuang dalam Surat Edaran Nomor B. 22891/DJPTPI.130/XI/2020. Surat tertanggal 26 November ini diteken Plt Dirjen Perikanan Tangkap Muhammad Zaini. Pemberhentian sementara ekspor benih lobster merupakan keputusan mendadak yang diambil pemerintah, setelah KPK menetapkan status tersangka kepada Edhy Prabowo dalam kasus dugaan suap terkait ekspor benih lobster.

Ketua Asosiasi Budi Daya Ikan Laut Indonesia (Abilindo) Wajan Sudja, mengatakan, pemberhentian sementara itu menyebabkan ekspor yang telah berjalan menjadi macet. “Sementara ekspor macet,” ungkap Wajan.

Ia pun meminta pemerintah mempertimbangkan untuk menerbitkan kembali izin ekspor benih bening lobster (BBL). “Untuk diketahui, lobster itu tidak masuk dalam Appendix dan dua, atau Convention on International Trade in Endangered species (CITES),” imbuh Wajan.

“Benih lobster jangan diregulasi karena lobster tidak terancam punah. Samakan saja seperti komoditas lain seperti tuna, cumi, dan lain-lain” sambungnya.

Sementara itu, menurut Pengamat Perikanan Institut Pertanian Bogor (IPB) Suhana, ekspor benih lobster sebaiknya dihentikan secara permanen. Pasalnya, Indonesia hanya menguntungkan Vietnam.

“Vietnam merupakan negara pesaing Indonesia dalam pasar lobster konsumsi di pasar internasional. KKP perlu belajar dari kebijakan 5 tahun terakhir, bahwa ketika benih lobster dilarang ekspor, nilai ekspor Indonesia naik sangat tinggi, Vietnam justru kebalikannya, nilai ekspornya terus menurun. Tapi sekarang sangat menyedihkan, Vietnam semakin kuasai pasar lobster internasional, karena pasokan benih dari Indonesia,” terang Suhana.

Mending Ekspor Benih Lobster, atau Budidaya?

Ketua Komite Perikanan dan Kelautan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Anton J Supit mengatakan, jika pemerintah akan menghentikan ekspor benur dan mengubahnya ke produk besar atau hasil budidaya, para pengusaha membutuhkan bantuan teknologi. Hal ini dilakukan untuk mendalami budidaya ekspor benih lobster yang lebih efisien.

“Kalau kita mau memelihara itu di sini, tolong bantu teknologi kepada nelayan,” imbuhnya.

Secara keseluruhan, ia menilai baik ekspor benih lobster maupun budidaya, pemerintah harus mengambil sikap untuk memberikan pemahaman lengkap kepada publik. Ia berpendapat, kebijakan yang dibuat dengan transparansi meski ditentang banyak orang, menurutnya akan memberikan hasil yang baik di masa mendatang.

“Misalnya, kita akan membuka izin ekspor benur sekian ratus juta ekor. Nah kita mulailah ini, siapa yang mampu memberikan kontribusi terbesar ke republik? Artinya jangan seperti sekarang, bayarannya hanya berapa rupiah. Kan kalau sekarang itu semua dilakukan transparansi, nggak ada yang bakal protes, tetapi ada dasar yang kuat,” urai Anton.

Kembali ke Wajan, menurutnya ada tantangan besar untuk budidaya lobster. Ia mencontohkan, Vietnam sukses budidaya lobster karena teknologinya mumpuni.

“Belum lagi biaya budidaya di Vietnam lebih rendah karena sudah berpengalaman beberapa dekade dan menguasai teknologi pembesarannya,” tutur Wajan.

Selain itu, lobster di Vietnam pun punya pasar yang menjanjikan.”Tentunya perlu tahapan beberapa dekade untuk mengembangkan usaha budidaya lobster karena tidak bisa instan. Tantangannya adalah untuk bersaing dengan Vietnam yang diuntungkan secara geografis bertetangga dengan pasar lobster di Guang Dong, China, sehingga ongkos kirimnya lewat jalan darat akan jauh lebih rendah dibanding dari Indonesia yang harus membayar ongkos kirim dengan pesawat,” ungkap Wajan.

Di sisi lain, Suhana berpendapat bahwa KKP punya PR mengembangkan sumber pembenihan (hatchery) lobster terlebih dahulu untuk mendorong budidaya.

“Kembangkan hatchery lobster terlebih dahulu, supaya benihnya tidak tergantung alam seperti saat ini. Ingat bahwa Indonesia punya pengalaman kehilangan benih bandeng di alam pada tahun 1970-an karena dieksploitasi sejak benihnya. Alhamdulilah benih bandeng sekarang sudah disuplai dari hatchery, jadi tidak tergantung pasokan alam lagi,” jelasnya.

Caranya mengembangkan hatchery ialah mendukung riset melalui pendanaan kepada balai budidaya.

“Dukungan dana riset untuk kembangkan hatchery perlu ditingkatkan. Balai budidaya air laut yang dimiliki KKP harus fokus kembangkan hatchery benih lobster,” pungkas

Video ‘Pengajian Lonte’ Gus Miftah jadi Viral, Ternyata Isinya Dipotong-potong

BOGOR DAILY- Gus Miftah sempat kembali jadi bahan perbincangan di dunia maya pada awal pekan kemarin karena postingan pernyataannya soal ‘pengajian dengan lonte’ viral. Seperti apa?
Akun Instagram @maklambeturah mengunggah tangkapan layar

Awalnya, kicauan Twitter @ustadzmaaher_ yang menyinggung soal dakwah Gus Miftah di dunia malam sempat ramai mendapat respons dari netizen.

“Kata Gus Miftah, Pengajian Yang Paling Menyenangkan Adalah Pengajian Dengan Lonte.

Berarti Gus Miftah ini Kyai Pecinta Lonte ?? #seriusnanya,” tulis akun itu, 22 November 2020, seperti dilansir detikcom, Senin (23/11).

Dilansir detik.com, akun Twitter @ustadzmaaher_, akun tersebut memang mengunggah potongan video terkait dakwah Gus Miftah. Potongan video itu berisi perbincangan Gus Miftah dalam acara talk show yang membahas dakwah di lokalisasi. Selain itu juga potongan dakwah Gus Miftah yang menyinggung pengajian dengan lonte.

Postingan itu pada Senin (23/11) lalu terpantau di-retweet sebanyak 297 kali dan di-like 1.200 akun. Sedangkan saat ini postingan itu sudah di-retweet 562 kali dan disukai 1.400 akun. Tangkapan layar postingan itu kembali diposting oleh akun Instagram @maklambeturah. Seperti dilihat detikcom, Senin (23/11), akun Instagram tersebut mengunggah foto tangkapan layar kicauan Twitter @ustadzmaaher_ dan menuliskan caption:

Astaghfirullah bang Soni

Eehhh. ediit dulu jadinya Mak… @gusmiftah

#teamgusmiftah

Gus Miftah telah angkat bicara terkait unggahan akun Instagram @maklambeturah dan akun Twitter @ustadzmaaher_ tersebut.

“Posting-an video pengajian saya diedit, silakan itu hak dia. Kalau maklambeturah itu kan memviralkan, ya terima kasih saya jadi viral lagi,” kata Gus Miftah saat dihubungi detikcom, Senin (23/11)

Gus Miftah mengaku tak mengenal dan belum pernah bertemu dengan pemilik akun Instagram maklambeturah maupun akun Twitter @ustadzmaaher_. Namun, Gus Miftah mengaku pernah mendoakan seseorang bernama Ustaz Maaher.

“Saya tidak kenal, belum pernah ketemu. Tapi saya pernah mendoakan Ustaz Maaher ketika beliau sakit. Waktu itu diajak Ustaz Yusuf Mansur mendoakan beliau yang sedang sakit,” ujar Gus Miftah.

Gus Miftah atau KH Miftah Maulana Habiburrahman dikenal sebagai pendakwah di tempat hiburan malam. Pemilik dan pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, DIY, itu sudah belasan tahun dakwah di tempat hiburan malam. Aktivitas dakwah Gus Miftah di tempat hiburan malam itu pun pernah menuai kontroversi.

Terkait isi video dalam kicauan @ustadzmaaher_, Gus Miftah menyebut bahasa yang dia gunakan dalam pengajian adalah guyonan dan sindiran.

“Video saya akhirnya dipotong, di-posting ulang, ya tanya sama mereka (apa alasannya). Hari ini saya kasih tanggapan di akun Instagram saya, (kata-kata yang dipakai di pengajian) itu guyon, sarkas, sindiran. Kalau kemudian dipotong, ya silakan nggak papa,” katanya.

“Saya melayangkan undangan terbuka, santri saya di lokalisasi dan klub malam juga mengundang, kalau dia mau ngaji di lokalisasi, klub malam, silakan. Nanti kalau butuh tiket pesawat, hotel, akomodasi, saya fasilitasi semua,” ujar Gus Miftah.

“Biar tahu sebenarnya pengajian di lokalisasi itu seperti apa,” imbuhnya

Tiga Jenderal Terkuat Gantikan Posisi Kapolri Idham Azis

BOGOR DAILY- Pucuk pimpinan Polri akan segera berganti, setelah Jenderal Idham Azis memasuki masa pensiun, akhir Januari 2021.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai ada tiga nama jenderal yang berpeluang kuat menggantikan Idham Aziz.

“Dari info yang ada di sekitar istana yang dianggap kuat ada tiga calon Kapolri, yakni Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar,” kata Ujang kepada Okezone, Sabtu (28/11/2020).

Menurut Ujang, ketiga nama tersebut hanya tinggal menunggu pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Hanya tinggal tingkat kenyamanan dan chemistry dengan Jokowi saja. Ketiganya memenuhi syarat dan ketiganya memiliki kedekatan dengan Jokowi,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti membeberkan sejumlah persoalan yang harus dibenahi Polri. Ray mengatakan, ada dua hal yang harus dibenahi. Pertama persoalan reformasi struktur.

“Struktur itu berkaitan dengan jabatan-jataban yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan penegakan hukum dan ketertiban masyarakat,” kata Ray Rangkuti kepada Okezone, Sabtu

Kedua berkaitan dengan kultur sikap profesionalisme kepolisian. Menurutnya persoalan kultur harus benar-benar menjadi perhatian kapolri baru. Pasalnya, kemampuan polisi dalam mengayomi, penegakan hukum dan ketertiban semakin ditantang.

“Berbagai penanganan polisi, khususnya terkait dengan aksi-aksi massa yang berhubungan dengan kebijakan pejabat politik cenderung kurang profesional, begitu juga dengan penegakan hukum atas sikap kritis masyarakat,” ujar Ray.