Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 7705

Estetika Hingga Pertahankan Heritage

0

BOGOR DAILY-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal mengintegrasikan Stasiun Bogor dengan Alun Alun Kota Bogor. Saat ini masih dalam proses pembanguan dan Pemkot sudah menyiapkan empat alternatif desain bakal rencana integrasi Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota Bogor. Dari desain yang sudah ada sebelumnya, ada banyak perbedaan yang terjadi.

Sehingga Pemkot menyiapkan kembali desain baru. Pertama adanya underpass, tidak menggunakan underpass, lalu desain tidak menggunakan underpass namun ada rerouting yang diatur, lalu rencana keempat adalah menggunakan flyover. Keempat rencana itu yang harus disamakan kembali presespsinya.

“Secepatnya kita MoU tentang penanganan kawasan terintegrasi di sekitar Stasiun Bogor. Pemkot dan Dirjen Perkeretaapian nanti akan melakukan konsolidasi internal dulu,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Hanafi.

Meski begitu, Hanafi memastikan, konsep yang ada nanti tak meninggalkan kesan heritage yang sudah melekat di kawasan itu. Hanya tinggal menyesuaikan program Dirjen Perkeretaapian yang juga sedang membangun rel ganda (double track) Bogor-Sukabumi.

Begitupun soal skema pembiayaan. Dalam rapat lanjutan, Pemkot juga mengundang pihak terkait lainnya. Baik dari tingkat pusat dan provinsi.

“Tadi ada dari Bapenas, PT KCI, PT KAI, Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dirjen Perkeretaaapian, Balai Besar Jawa Barat, Jakarta dan Banten. Jadi lengkap semua,” jelas Hanafi lagi.

Namun yang jelas, konsep yang ada tidak meninggalkan sejarah yang ada di kawasan Stasiun Bogor. Apalagi disana, didominasi bangunan cagar budaya. Sehingga hal itu tidak boleh hilang.

“Jadi harus terintegrasi, kita sudah bertemu dan samakan persepsi. Semua lembaga yang di Dirjen Perhubungan kita libatkan. Supaya sama – sama bekerja dan bekerjasama,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Kota Bogor Rudi Mashudi menegaskan  rencana integrasi Stasiun Bogor ini membutuhkan koordinasi banyak pihak, mulai dari Bapenas, Dirjen Perhubungan, Balai Perkeretaapian Jawa Barat hingga Balai Perkeretaapian Jakarta-Banten.

“Kita kan sedang mau bangun Alun-Alun hingga Masjid Agung terintegrasi Stasiun Bogor, kita sih berharap ini masuk PSN, jadi biaya bisa dari pusat,” katanya.

Sejauh ini, pada  rapat terakhir membahas empat alternatif pembangunan dalam integrasi kawasan Stasiun Bogor ini, dari sisi perencanaan dan teknis.

“Alternatif pertama, kita buat underpass di Jalan Kapten Muslihat. Untuk menghindari perlintasan sebidang kereta. Kedua, ditutup pas jalur rel-nya. Dibuat frontage jalan antar (jalan) Muslihat dan Paledang,” ujarnya.

“Ketiga ditutup. Jalan Kapten Muslihat dari Jalan Dewi Sartika ke depan kantor PLN, dibuat plaza besar. Dibuat pertigaan lah di (Jalan) Mayor Oking. Keempat dibuat fly over disitu. Ada satu alternatif lagi tapi kita belum respon,” ucap Mantan kabid Perizinan Pemanfaatan Ruang DPMPTSP Kota Bogor.

Dalam rapat terakhir tersebut, kata dia, disampaikan plus minus dari berbagai alternatif itu.

Pemkot sendiri berharap agar integrasi kawasan ini tidak banyak merubah lingkungan dan tetap mengacu pembangunan berkelanjutan. Tidak merubah estetika stasiun dan rencana Alun-Alun Kota Bogor.

Ia mengakui, dari berbagai alternatif, yang paling memungkinkan buat Kota Bogor yakni opsi ketiga membangun plaza besar untuk integrasi stasiun.

Selain tidak banyak merubah lingkungan dan estetika kawasan, biaya pembangunannya pun diperkirakan lebih terjangkau.

“Misal underpass, kendalanya ada utilitas, perlu nebang pohon. Sama seperti kalau buat Fly Over juga begitu. Secara estetika nggak bagus disitu. Kalau plaza nggak terlalu banyak pembangunan. Tapi memang tugas kita untuk merekayasa lalu lintasnya (karena ditutup jadi plaza),” jelas Rudi.

Meski begitu, ia memastikan belum ada keputusan pasti soal opsi mana yang dipilih. Opsi-opsi tersebut dibagikan ke para stakeholder untuk ditindak lanjut.

“Apalagi kita kan nanti ada alun-alun, Masjid Agung. Kita berharap ini masuk PSN dengan biaya dari pusat. Paling realistis plaza seperti depan balai kota, tempat orang jalan kaki. Akan lebih banyak untuk pelajan kaki dan Ruang Terbuka Hijau (RTH),” tutupnya. (**)

Tempat Wisata Patuhi Prokes, Reaktif Dibawah 10 Persen

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menargetkan 3000 sampel tes rapid untuk wisatawan yang menghabiskan waktu liburan panjang di akhir Oktober lalu. Dari jumlah itu, Dinkes Kota Bogor mendapatkan 290 sampel dan dari jumlah itu, 10 orang reaktif Covid-19.  “Ratusan sampel itu diambil di lokasi Terminal Baranangsiang, Stasiun Bogor, wisata The Jungle, dan Kebun Raya Bogor (KRB),” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Di Kota Bogor selama liburan panjang pada akhir Oktober lalu tidak begitu banyak wisatawan yang datang. Sepinya tempat wisata ini terlihat dari jumlah jumlah sampel yang diambil meleset dari yang ditargetkan 150 sampel per hari.  Para wisatawan khususnya dari luar Bogor ini wajib melalukan tes rapid baik di terminal, stasiun dan tempat wisata sendiri. “Di Stasiun Bogor, cuma 40 sampai 60-an yang dites per/hari. Ekspektasi kita banyak yang masuk Bogor, ternyata nggak juga. Di Terminal Baranangsiang juga nggak ramai,” kata Retno.

Dari sisi kepatuhan, rata-rata pengunjung wisata atau tempat wisata hampir semuanya patuh protokol kesehatan (Prokes). Seperti menjaga menggunakan masker, juga rata-rata tempat lokasi wisata menyediakan fasilitas mencuci tangan. “Yang kita ambil ini hanya sampel, dari jumlah sekitar 150 sampel hanya 10 orang yang reaktif masih di bawah 10 persen, artinya lebih baik. Karena secara umum para wisatawan ini, patuh menggunakan masker,” paparnya.

Salah satu pengunjung Kebun Raya Bogor (KRB),  Wijaya (36) asal Kota Depok mengatakan bersyukur hasilnya non reaktif Covid-19. “Alhamdulillah, hasilnya negatif. Kami sekeluarga tiga orang hasilnya negatif. Ya, untuk memastikan bahwa kita sehat juga menghindari penularan ke orang lain,” kata Wijaya.

Ia mengaku, telah melakukan tes cepat sebanyak tiga kali, rutin setiap bulan. Baik itu tes gratis atau tes mandiri. “Mobilitas keseharian saya memang tinggi jadi memang perlu untuk mengetahui kondisi kesehatan,” paparnya.

Beberapa tempat lokasi wisata mengalami lonjakan pengunjung wisata pada musim liburan panjang. Humas KRB, Galendra Jaya mengatakan masa liburan panjang selama lima hari di akhir Oktober lalu, jumlah kunjungan wisata di KRB mengalami peningkatan dibanding libur nasional lainnya atau akhir pekan.

 

Kata dia, setiap akhir pekan atau libur nasional jumlah pengunjung KRB hanya mencapai 2.000 orang. Sementara, pada libur panjang selama lima hari ini rata-rata per hari di atas 2.000 pengunjung. Namun pengunjung KRB lebih banyak wisatawan lokal.

“Paling ramai pada Kamis (28/10), jumlah pengunjung mencapai 5.012 orang, sedangkan rata-rata Rabu, Jumat, Sabtu dan Minggu di atas 2.000 hingga 3.000 pengunjung,” papar Galendra.

Pun mengalami peningkatan, sekitar 30 persen, angka 5.000 itu masih jauh dibanding jumlah pengunjung sebelum masa pandemi sekitar 10.000 hingga 12.000 wisatawan per hari. Baik itu, libur nasional atau akhir pekan.

“Dari sisi jumlah pengunjung juga memang kita membatasi, saat ini KRB tidak lagi menerima acara-acara yang mengundang ratusan orang,” tutupnya. (*/dka)

 

GRAFIS

 

Perjalanan Rapid Kota Bogor selama Libur Panjang

Rabu (28/10) Terminal Baranangsiang

50 sampel dan 1 orang reaktif

Kamis (29/10) Terminal Baranangsiang

100 sampel, dan seluruhnya non reaktif

Jumat (30/10) Stasiun Bogor

50 sampel dan 5 orang reaktif

Sabtu (31//10) The Jungle

50 Sampel dan 4 orang reaktif

Minggu (1/11) Kebun Raya Bogor

40 sampel dan seluruhnya non reaktif

Total 290 sampel

Reaktif 10 orang

Era Kekinian, Seni dan Bebas Berekspresi Jadi Kebutuhan Masyarakat

BOGOR DAILY- Membangun manusia Indonesia seutuhnya, memerlukan keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan nonfisik. Pendiri Republik ini juga sudah mengisyaratkan tentang perlunya nation and character building. Demikian pula kata-kata bijak itu; bahwa dengan agama hidup menjadi berguna dan terarah, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan seni hidup menjadi indah. Karena itulah kesenian sudah seharusnya disikapi dengan semestinya serta dipahami dengan sewajarnya, sebagaimana posisi agama dan ilmu.

Bahwasanya melestarikan, mengembangkan dan memelihara kesenian bukan semata-mata tugas pemerintah. Peranan masyarakat sudah selayaknya dilibatkan sejak tahap perancangan, tahap pelaksanaan hingga tahap penilaian. Pemerintah dan masyarakat perlu berjalan seiring dan saling melengkapi sehingga kesenian betul-betul dapat diperlakukan sebagaimana yang menjadi kebutuhan kalangan seniman, pekerja seni dan seluruh pihak yang terkait dengan kesenian, bahkan juga masyarakat penikmat kesenian.

Oleh karenanya pemerintah perlu didampingi oleh sebuah lembaga yang bertindak sebagai pemikir dan konseptor strategi kebijakan dalam pembinaan dan pengembangan kesenian, diluar institusi yang berada dalam hirarki pemerintah sendiri.

Kabupaten Bogor dengan penduduk hamper 6 juta jiwa merupakan kabupaten terpadat di Indonesia, merupakan asset terbesar sebagai modal untuk berkembangnya sumber daya yang bisa bersaing di era Milenial saat ini. Kebutuhan akan seni dan berekspresi saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, terlihat dari besarnya masyarakat mengekspresikan melalui media social, seperti Vlog, tiktok, Youtube dan sebagainya. Pada intinya semua itu merupakan hiburan yang membuat kita merasa senang.

Namun penyaluran bakat dan kemampuan dalam mengekspresikan diri kadang terkendala oleh kurangnya apresiasi dari pemerintah karena tidak ada wadah yang dapat menyalurkan minat dan bakat tersebut. Dalam kerangka seperti itulah Dewan Kesenian Kabupaten Bogor harus hadir untuk menjembatani katifitas tersebut.

Lembaga ini merupakan mitra kerja Pemerintah khususnya di Kabupaten Bogor yang bertugas ikut merumuskan arah kebijakan guna mendukung pembangunan dalam bidang pengembangan kesenian yang tercermin dalam bentuk kegiatan seni yang terdiri dari para seniman, budayawan dan pemikir seni. Karena dalam lingkup Dewan Kesenian harus bisa merngkul semua elemen seni diantaranya, seni sastra, seni Tari, seni rupa (perupa dan pelukis) Seni Musik konvensional (band, marawis, Gambus dll) maupun Tradisional (tarawangsa, karinding calempung), lingkung seni (topeng, Kliningan, Wayang golek, Reog, dll.)

Di Kabupaten Bogor sangat kaya akan kesenian dan kebudayaan, maka dari itu potensi besar untuk dapat dikembangkan menuju Kabupaten Bogor sebagai sport City and Tourism sebagai cita cita Panca Karsa Bupati Bogor saat ini. Tentunya perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat yang dapat menguatkan jati diri sebagai orang Bogor dan menjadi tuan rumah dinegeri sendiri.

Bogor, 26 November 2020

E. Bambang Somantri
Pemerhati Kesenian
Tinggal di Kabupaten Bogor

Ilmu Komunikasi Undip Latih Guru SMP Public Speaking

BOGOR DAILY- Tim Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro kembali melaksanakan agenda tahunan berupa pelatihan public speaking di kalangan guru SMP di Kota Semarang. Pelatihan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro, terutama pada sesama tenaga pendidik yakni guru SMP di Kota Semarang. Pelatihan public speaking kali ini diadakan di SMP Cinde Semarang.

Walaupun sedang dalam kondisi pandemi Covid-19, segala protokol kesehatan tetap dipatuhi dan diterapkan dengan baik seperti mencuci tangan, pengecekan suhutubuh, menggunakan hand sanitizer, dan tentunya social distancing . Pada kali ini, materi mengenai public speaking disampaikan oleh dosen Ilmu Komunikasi yakni Dr. Adi Nugroho, M.Si, Agus Naryoso, S.Sos, M.Si, dan Arifa S.Sos, M.Ikom.

Pelatihan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP Cinde Semarang,Muh. Syaeful Pratiknyo, S.Pd dan kemudian disambung oleh Dr. Adi Nugroho, M.Si selaku ketua penyelenggara Pelatihan public speaking.

“Pelatihan public speaking ini dimaksudkan agar Bapak Ibu guru sekalian nanti mampu memiliki kemampuan public speaking yang baik agar informasi yang disampaikan kepada publiknya, dalam hal ini yang paling utama dan sering yaitu para murid, orang tua, dan masyarakat di sekitar lingkungan sekolah dapat diterima dengan baik. Selain itu sisipkanlah sedikit humor saat sedang mengajar agar kegiatan belajar mengajar menjadi interaktif”, ujar Dr. Adi Nugroho, M.Si dalam sambutan sekaligus penyampaian materi pertama dari pelatihan
ini.

Kemudian materi selanjutnya disampaikan oleh Arifa S.Sos, M.Ikom yang membahas tentang ‘well prepare” yang harus dilakukan guru sebelum mengajar muridnya. Mempelajari karakteristik murid dari segi demografis, geografis, dan psikografis merupakan salah satu cara agar dapat dengan mudah menyesuaikan gaya penyampaian materi pembelajaran. Selain itu menggunakan teknologi masa kini seperti media sosial tiktok juga dapat menjadi terobosan penting di masa pandemi Covid-19.

Pada materi yang ke tiga dan juga yang terakhir, Agus Naryoso, S.Sos, M.Si berkesempatan untuk menyampaikan beberapa hal mengenai cara melatih public speaking yang tanpa disadari bisa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari seperti rapat RT maupun RW. Selain itu audience juga diberikan tips dan trik untuk membuat suasana belajar mengajar menjadi fun dengan cara memperhatikan gesture tubuh saat sedang mengajar, tidak menggunakan robot voice dan dog talker dalam menyampaikan materi kepada murid, melainkan dengan storytelling yang bertujuan untuk menarik perhatian murid agar mau
mengikuti pelajaran sampai akhir.

Kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan sesi praktek dan tanya jawab oleh audience, juga
sesi foto bersama di SMP Cinde Semarang. Acara ini berlangsung dengan kondusif serta serta
interaktif yang dihadiri oleh 14 guru SMP di Kota Semarang yang berasal dari berbagai SMP
di Kota Semarang seperti SMPN 8 Semarang, SMPN 39 Semarang, dan SMP Cinde Semarang.

Yuk Ngobrol Seru Lewat Streaming Youtube di KAFELOAJA Channel, Pukul 16:00 WIB

BOGOR DAILY- KAFELOAJA On the Air terus eksis mengudara. Di episode ke 10 kali ini, KAFELOAJA menghadirkan sejumlah pembicara yang pakar di bidangnya.

Topik yang dibahas pun beragam sesuai narasumber yang dihadirkan. Di antaranya Ketua Perhimpunan Orangtua Penderita Thalasemia (POPTI) herna Juniarti, Owner Sandra Cake, Sandra Therick, Owner Sangar Seni Ayundi Sri Lestari.

Mereka diundang langsung di KAFELOAJA yang berlokasi di Jalan KH TB M falaq, Bogor Barat. ” Sore ini kami kembali buat episode sepuluh. Temen temen bisa ikut gabung di KAFELOAJA channel pukul 16:00 wib, “ungkap Owner KAFELOAJA Hans Utama

Tak ketinggalan, ada grup musik Katapel yang namanya sempat mengharumkan Kota Bogor sebagai Penyaji Terbaik 1 Musikalisasi dalam south Borneo Art Festival serta Cukil Kaladhien Art Shop yang digawangi Adi Pamungkas alias Adi Gimbal.

“Live streaming inibakan diandu Danny Boy sebagai host nya, “kata ujar Hans yang kegiatannya juga didukung Bogordaily.net

So guys! Tunggu apa lagi Pantengin terus youtube KAFELOAJA Channel pukul 16:00 Wib dan dapatkan pengalaman dan cerita serunya.

Pantjoran PIK, Surga Kuliner Non Halal Baru di Jakarta Utara

0

BOGOR DAILY – Pantjoran PIK, surga kuliner non halal baru di Jakarta Utara.

39 resto legendaris ini layaknya magnet, membuat orang orang dari mana mana mendatanginya.

Berkumpul di satu tempat di tengah tengah pulau hasil reklamasi yang dinamakan Golf Island , pusat jajanan bernuansa Pecinan tempo dulu ini selalu ramai, walaupun belum 1 bulan resmi dibuka. Pantjoran PIK namanya.

n
Kamis selepas jam makan siang menjelang sore, tempat ini sudah ramai dikunjungi. Seorang pegawai Bakmi Ajung Singkawang berkata, ” sebaiknya hindari ke sini hari sabtu dan minggu, ramai sekali, jalan saja susah. ”

Nama Pantjoran mengingatkan pada sebuah tempat di daerah Glodok, Jakarta Barat. Nama yang sudah tidak asing lagi buat para pecinta kuliner non halal.


Wong Fu Kie, resto Hakka tertua di Jakarta ( sejak tahun 1925), dan Kopi Es Takie (1927), 2 nama resto legendaris di Pantjoran Glodok, turut membuka gerai di Pantjoran PIK.

Ada pula Sate Babi Bawah Pohon yang terkenal ramai di Bali. Ada Bakmi Ajung Singkawang. Pokoknya penggemar kuliner non halal akan sangat dimanjakan di sana.

Jangan lupa, Ponggol Nasi Lemak asal Singapura juga menjadi daya tarik untuk datang ke sana.

Ads 2 akses jembatan untuk masuk ke pulau reklamasi ini. Satu di sebelah selatan dari Pantai Indah Kapuk ( PIK) di Jakarta Utara. Dan jembatan di sebelah barat akan membawa kita ke PIK 2 yang masuk wilayah Tangerang, Banten.

Berikut daftar food tenant yang sudah buka di Pantjoran PIK.

1. Kopi Lay
2. Lontong Sinar Pagi
3. Kwetiau 28 Aho
4. Kari Lam
5. Ponggol Nasi Lemak
6. Wong Fu Kie
7. Pin Grocery
8. May Star
9. Kopi Es Tak Kie
10. Es Pluit Acen
11. Xiao La Guo
12.Jiak Po
13. Kuotie 22 Sunny Sanjaya
14. Liang Crispy Roll
15. Bakmi Ajong Singkawang
16. Wee Nam Kee
17. Chen Chu Fang
18. Mipolo & Yenpao
19. Nasi Campur & Kari ASAN 333
20. Baso Ahui
21. Namy House Vegetarian
22. Bihun Bebek 75
23. Pig Me Up
24. Mie Babat Bakut Encek Sukabumi
25. Soto Udang Medan Akwang
26. Woo Yoo
27. Harum Segar
28. Bonrich Porridge House
29. Toko Buah Asan
30. Duragan
31. Thai Ancient
32. Istana Pasir
33. Fish Village
34. YU-I Kitchen
35. Chi Chong Fan Pluit Sakti
36. Bakmi Gading Permai
37. Lee Ong’s Tea
38. Zhang Jia
39. Holywings

Jhony Pinot
Tinggal di Bogor

Karangan Bunga Semoga Sembuh Habib Rizieq Penuhi Halaman RS Ummi

BOGOR DAILY-Bogor – Habib Rizieq Syihab saat ini tengah menjalani perawatan di RS UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat. Sejumlah karangan bunga bertuliskan lekas sembuh berjejer di depan rumah sakit.

Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 07.30 WIB, setidaknya ada 15 karangan bunga yang berjejer. Karangan bunga itu berada di depan lobi rumah sakit. Namun ada juga yang ditaruh di dekat area parkir.

Karangan bunga itu datang dari para simpatisan Habib Rizieq. Pesan yang tertulis di karangan bunga adalah dukungan kepada Habib Rizieq agar segera pulih dan sehat.

Di antaranya ‘MAJU TERUS HABIB’, ‘SEMOGA CEPAT SEMBUH HABIB’ , ‘SEHAT TERUS HABIB’, ‘SEMOGA CEPAT SEMBUH HRS’, ‘KAMI MENDUKUNG HRS’ dan lainnya.

Sementara itu, kondisi RS UMMI Bogor saat ini masih terpantau normal. Belum terlihat keluarga atau kerabat yang datang menjenguk.

Wali Kota Bogor Bima Arya meminta pendukung Habib Rizieq tidak berkumpul dan berkerumun di RS UMMI. Bima Arya berharap pendukung mendoakan dari rumah.

“Jemaah diminta tidak berkumpul atau berkerumun. Cukup mendoakan dari rumah saja,” ujar Bima Arya seperti dilansir detikcom, Jumat (27/11/2020).

Bima Arya juga telah mengunjungi RS UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat. Kunjungannya dalam rangka mengecek kondisi kesehatan Habib Rizieq.

“Saya berkoordinasi dengan pihak RS tentang kondisi kesehatan Habib Rizieq,” ujarnya.

Bima meminta Habib Rizieq segera menjalani tes swab. Permintaan itu sudah ia sampaikan kepada pihak RS UMMI.

“Saya sampaikan lagi agar Habib jalani PCR test. Pihak RS merespons dengan baik dan sudah sampaikan ke pihak keluarga. Saat ini sedang dirundingkan oleh pihak keluarga. Pemkot siap mengirim tim swab besok pagi,” sebut Bima.

RS UMMI menyampaikan kondisi Habib Rizieq Syihab di ruang perawatan. Menurut RS UMMI, Habib Rizieq dalam kondisi baik dan tidak menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator.

“Seperti yang saya sampaikan tadi, beliau alhamdulillah baik dan sehat. Kalau ada yang mengabarkan beliau terpasang ventilator, itu tidak benar,” ucap Direktur Utama (Dirut) RS UMMI Andi Tatat saat dihubungi, Kamis (26/11/2020).

Rizieq dan istrinya diketahui dirawat di RS UMMI sejak kemarin. Rizieq disebut dirawat di ruang perawatan biasa, bukan ICU.

“Di ruangan biasa, di ruangan president suite,” kata Andi soal ruangan tempat Habib Rizieq dirawat.

Pihak RS menyebut kondisi Habib Rizieq dan istrinya tidak kritis. Tetapi pemimpin FPI itu belum bisa dijenguk.

“Cuma memang dari beliau, dari keluarga, tidak menerima tamu siapa pun. Bahkan dari DPP FPI juga tidak diberi perkenankan masuk (menjenguk). Nggak ada, (Rizieq) nggak boleh (dijenguk),” imbuhnya.

Bima Arya Kirim Tim Swab untuk Habib Rizieq

BOGOR DAILY- Wali Kota Bogor Bima Arya mengunjungi RS UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat. Kunjungannya dalam rangka mengecek kondisi kesehatan Habib Rizieq Syihab (HRS). “Saya berkoordinasi dengan pihak RS, tentang kondisi kesehatan Habib Rizieq,” ujar Bima kepada detikcom, Kamis (26/11/2020).

Bima meminta agar Habib Rizieq segera menjalani tes swab. Permintaan itu sudah ia sampaikan ke pihak RS UMMI.

“Saya sampaikan lagi agar Habib jalani PCR test. Pihak RS merespons dengan baik dan sudah sampaikan ke pihak keluarga. Saat ini sedang dirundingkan oleh pihak keluarga,” sebut Bima.

Bima menyebut Pemkot Bogor siap memfasilitasi tes swab Habib Rizieq. “Pemkot siap untuk mengirim team swab besok pagi,” lanjutnya.

Bima memastikan tidak ada kerumunan di lokasi selama Habib Rizieq dirawat di RS UMMI Bogor. Ia meminta warga dan jemaah lainnya untuk tidak berkumpul di RS UMMI. “Jamaah diminta tidak berkumpul atau berkerumun. Cukup mendoakan dari rumah saja,” tuturnya.

Pihak RS UMMI Bogor sudah angkat bicara soal kondisi Habib Rizieq. Habib Rizieq disebut saat ini dirawat di president suite rumah sakit tersebut.

“Jadi beliau (Habib Rizieq) ke sini, dari hasil screening di tim kami Alhamdulillah, tidak mengarah ke COVID,” kata Direktur Utama RS UMMI Bogor, Andi Tatat, di RS UMMI Bogor, Jalan Empang II No 2, Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (26/11).

sumber: Detik.com

Prostitusi Artis dan Selebgram, Polisi Sita HP dan Kondom

0

BOGOR DAILY- Seorang artis inisial TS dan selebgram inisial MA diamankan polisi di sebuah hotel di Sunter, Jakarta Utara. Keduanya diamankan atas dugaan terlibat kasus prostitusi online.
Keduanya diamankan di sebuah hotel bintang lima di kawasan Sunter, Jakarta Utara pada Selasa (24/11) malam. Keduanya diamankan saat diduga hendak melakukan transaksi jasa prostitusi.

“Selebgram dan artis sinetron, inisial ST (27) dan MA (26),” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko kepada wartawan di Polsek Koja, Jakarta Utara, Kamis (26/11/2020).

Selain ST dan MA, ada satu laki-laki dan perempuan berinisial AC dan AR lainnya yang diamankan. Keduanya adalah muncikari.

“Tiga ceweknya. Dua muncikari, dua saksi,” kata Sudjarwoko.

Sudjarwoko mengatakan mereka diamankan pada Selasa (24/11) malam di sebuah hotel di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sudjarwoko memastikan artis dan selebriti yang diamankan itu masih lajang.

“Belum (berkeluarga). Diamankan Selasa, 24 November 2020, malam ya, jam 20.30 WIB kalau nggak salah,” imbuhnya. Dites Urine Terpisah, Kapolsek Tanjung Priok Kompol Hadi Suripto mengatakan pihaknya telah melakukan tes urine kepada keempat orang tersebut.

“Sudah, sudah (dites urine),” kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Hadi Suripto saat dihubungi detikcom, Kamis (26/11/2020).

Hadi mengatakan, hasil tes urine keduanya negatif narkoba. Polisi juga tidak menemukan adanya narkoba dari keduanya..

“Hasilnya negatif,” imbuhnya.

Sita Handphone dan Kondom

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut. Di antaranya adalah handphone dan alat kontrasepsi.

“Di antaranya handphone ya, sama (alat) kontrasepsi,” kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Hadi Suripto saat dihubungi, Kamis (26/11/2020). Hadi tidak memerinci terkait jumlah alat kontrasepsi yang ditemukan polisi. Hadi juga belum mau membeberkan lebih detail mengenai kronologi kasus itu.

Hadi mengatakan pihaknya akan menjelaskan secara rinci ihwal penangkapan tersebut pada Jumat (27/11) hari ini.

Insentif Guru Mengaji di Kota Bogor Ditambah

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menambah jumlah penerima dan jumlah insentif guru mengaji di tahun anggaran 2021. Jumlah penerima akan bertambah dari 2.600 orang menjadi 2.700 orang.

Sedangkan nominal insentif naik dari Rp 100 ribu per bulan menjadi Rp 150 ribu per bulan. “Ini salah satu perhatian Pemerintah Kota Bogor kepada guru ngaji yang sudah berlangsung beberapa tahun,” ujar Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat menyerahkan insentif tahap II di Aula Kecamatan Bogor Utara, Kamis (26/11).

Pemberian insentif guru mengaji ini merupakan pemberian terakhir di tahun anggaran 2020. Insentif guru mengaji diberikan setiap enam bulan sekali. Selain memberi insentif, nantinya para guru mengaji juga mendapat jaminan kematian dan kecelakaan kerja dari BPJS Ketrnagakerjaan.

“Kami juga memberi peningkatan manfaat dari insentif ini bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan membayar premi Rp 5.400 per bulan, para guru mengaji akan dicover Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja,” ujarnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kota Bogor, Dody Ahdiat mengatakan penambahan jumlah penerima 100 orang ini diakuinya belum memenuhi seluruh potensi guru mengaji dan pengurus masjid di Kota Bogor. Diperkirakan jumlah guru mengaji dan pengurus masjid di Bogor hampir 40 ribu orang.

Apalagi, Pemkot Bogor masih memiliki keterbatasan anggaran. Meski begitu, dia meyakinkan insentif guru ngaji akan terus berkesinambungan dan secara bertahap terus menambah jumlah penerima dan jumlah nominal. “Tahun depan juga kami merancang agar guru mengaji ini bisa diberikan pembekalan materi atau metode pembelajaran dari MUI Kota Bogor,” katanya.