Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 7793

Feby Febiola Kabarkan Tak Ada Lagi Sel Kanker Aktif di Tubuhnya

0

BOGORDAILY – Feby Febiola kali ini membawa kabar bahagia. Setelah menjalani enam kali kemoterapi, Feby Febiola mengabarkan sudah tidak ada lagi sel kanker yang aktif di dalam tubuhnya.

Hal tersebut dikabarkan Feby Febiola dalam Instagram miliknya. Ia pun sangat bersyukur akan tersebut dan mengatakan ini adalah perjuangan yang sangat berat.

“Sebuah perjalanan yg tidak mudah..Akhirnya setelah menjalani chemotherapy selama 6X hasil tumor marker aku menunjukkan hasil yg luar biasa..semuanya dibawah rata rata..artinya tidak ada sel yg aktif lagi..,” buka Feby Febiola dalam Instagram miliknya.

Feby Febiola pun mengucapkan terima kasih atas doa yang sudah diberikan kepadanya dari banyak orang yang mendukungnya selama ini.

“Makasih buat doanya teman teman, makasih juga sudah kasih kata kata dukungan, aku doakan yg baik baik juga yg terjadi dengan kalian..,” sambungnya lagi.

Dalam kesempatan itu, Feby Febiola juga menyampaikan ucapan tetap semangat kepada kalian semua yang sedang menjalankan kemoterapi.

“Buat kalian yg masih dalam perjalanan chemoterapy..TETAP SEMANGAT..Tuhan tidak pernah berjanji langit akan selalu cerah, tapi Dia berjanji akan selalu menyertai seumur hidup kita..,” lanjut Feby Febiola.

Unggahan itu langsung mendapatkan banyak respons positif dari sahabat dan juga netizen. Banyak yang mengatakan jika Feby Febiola adalah sosok yang kuat.

“Sis ur test has became testimony to Glorify ou God’s name,” ungkap Melaney Ricardo.

“Alhamdulillah saya ikut senang perjuangan Feby macu sy tuk smangat menghadapi operasi canser yg ke dua nanti,” lanjut akun arim***.

“Ikut bahagia Febiii.. semoga sehat dan semakin sehat yaaa,” ungkap Ine Febriyanti.

“Puji Tuhan Tetap Sehat dear Tuhan Yesus Selalu Menyertai,” jelas akun ber***.

Feby Febiola diketahui mengidap kanker ovarium stadium 1C. Ia pun sampai menggunduli kepalanya saat menjalankan kemoterapi.

Brisia Jodie Berlanjut Mengalami Teror Mistis

0

BOGORDAILY – Brisia Jodie belum usai mengalami teror mistis. Kejadian ganjil kembali menghampirinya.

Hal itu diungkapkan Brisia Jodie lewat Instagram Story miliknya. Ia mengungkapkan mendengar suara ledakan di rumahnya.

Anehnya, ledakan itu hanya suara mengagetkan yang ia dengar. Saat dicek asal ledakan itu berbunyi, tidak ada bekas apa pun yang ia temukan.

Tak hanya sampai di situ saja, Brisia Jodie juga kehadiran kucing hitam di kediamannya. Ia pun berkonsultasi dengan salah seorang kerabat jauhnya tentang hal ini.

Brisia Jodie mengunggah percakapannya dengan seseorang yang ia panggil Mbak Irma itu di Instagram.

“Ada orang jauh yang ngiri sm Jodi,” tutur kerabat Jodie.

“Saran K Irma, tabur pandan jgn dipotong di area belakang rmh Jodi, krn dia msk dr belakang. Pasti Jodi blakangan liat kucing hitam, nah itu yang jalani,” imbuh sang kerabat.

“Ini yg aku tepuk tangan. Mba Irma, udh kuangggep kakak sendiri. Aku gapernah ketemu udh 4 tahun, jarang kontakan juga. Mb Irma tinggal di Bima NTB. Dan bnr2 gatau rmhku dmn, tp pernyataan dia sangat tepat bgtt,” ucap Brisia Jodie.

Brisia Jodie tak menampik terawangan kerabatnya juga tentang kucing hitam. Kucing berwarna hitam itu sering mencoba masuk ke dalam rumahnya.

“Di depan rmhku anehnya, ada kucing 8 selalu nongkrong dpn rmh. +kucing hitamnya 3. Kebayang ga banyak bgt kucing dirmhku itu aneh bgtt. Di depan pintuku persis. Dan yg item sering bgt mau coba masukk,” urai Jodie lagi.

Ini bukan kejadian pertama yang ia alami. Brisia Jodie sudah pernah mengalami kejadian ganjil serupa yakni menerima ‘kiriman’ berupa paku, tanah kuburan hingga lebam di sebagian tubuhnya.

Meski begitu, Brisia Jodie enggan menuduh siapa pelakunya.

“Ada paku, tapi nggak apa-apa. Nggak mau sudzon sama siapa pun. Aku percaya hal gelap nggak bisa masuk ke kita, karena aku kan beriman,” kata Brisa Jodie saat ditemui si kawasan Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Budi Doremi Menyalip BLACKPINK di Tangga Lagu Spotify

0

BOGORDAILY – Layanan musik streaming Spotify kembali merilis tangga lagu 10 lagu teratas dengan pendengar terbanyak di November 2020. Bila pada bulan-bulan sebelumnya BLACKPINK merajai tangga lagu Indonesia, di bulan ini posisi tersebut disalip oleh Budi Doremi.

Melalui siaran pers yang diterima detikcom, data tangga lagu bulan ini diambil pada periode 30 Oktober hingga 5 November 2020.

Lewat lagu berjudul Melukis Senja, Budi Doremi berhasil menempati posisi pertama di bulan ini dengan diputar sebanyak 11 juta kali hingga 11 November 2020.

Di posisi kedua ada Ardhito dengan lagu Sudah, Dynamite dari BTS mendapatkan posisi ketiga di tangga lagu tersebut, di bawahnya diikuti oleh Rizky Febian dengan lagu Cuek.

Sedangkan Heather dari Conan Gray mendapat urutan ke lima. Diikuti oleh Claira dengan Sofia, BLACKPINK dengan Lovesick Girls, Ariana Grande dengan positions, Lewis Calpadi dengan Before You Go, dan kolaborasi BLACKPINK dan Selena Gomez yang memperoleh posisi ke-10.

Meski Budi Doremi memperoleh peringkat pertama di tangga lagu Spotify bulan ini, akan tetapi Lewis Capaldi adalah artis dalam tangga lagu dengan jumlah pemutaran lagu terbanyak.

Before You Go telah diputar 671 juta kali sejak rilis hingga 11 November 2020. Lagu itu juga bertahan di Top 10 Spotify Charts Indonesia sejak Juli 2020.

Melukis senja milik Budi Doremi adalah lagu yang mengenai seseorang yang ingin menemani kekasihnya melalui masa sulit.

Lagu itu telah satu bulan berada di tangga lagu Top 10 Spotify Charts Indonesia.

Sebelum Melukis Senja, Budi Doremi telah lebih dulu dikenal dengan sejumlah lagu, mulai dari Doremi, 123456, Satu Hari yang Cerah, hingga Tolong.

Sergio Ramos Sudah Menolak Kontrak Baru dari Real Madrid?

0

BOGORDAILY – Ada kabar Sergio Ramos sudah menolak tawaran kontrak baru dari Real Madrid. Kabarnya lagi, itu tak lepas dari sosok presiden El Real, Florentino Perez.

Menurut Diario Gol, hubungan Sergio Ramos dengan Florentino Perez memang tak mulus-mulus amat. Kini, sekalipun Perez sudah memberi lampu hijau perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun, Ramos masih belum bisa diyakinkan untuk menerima.

Padahal, merujuk data Transfermartk, kontrak kapten Real Madrid itu akan habis pada 30 Juni 2021. Data yang sama menyebut kali terakhir Sergio Ramos memperpanjang kontraknya adalah pada 17 Agustus 2015.

Sergio Ramos sendiri sebenarnya disebut masih sangat ingin bertahan di Real Madrid. Salah satu alasannya adalah karena ingin mengakhiri karier di klub tersebut dan tercatat sebagai salah satu kapten ikonik El Real seperti Raul Gonzalez dan Iker Casillas.

Pemain bertahan 34 tahun itu pun sadar bahwa dirinya adalah pemain yang sangat populer di kalangan para suporter Real Madrid. Sergio Ramos enggan mengecewakan para suporter.

Di sisi lain, suporter Real Madrid juga dikabarkan tak habis pikir kenapa Florentino Perez belum juga memberikan kontrak baru sesuai yang diinginkan oleh Sergio Ramos.

Apalagi belum adanya kontrak baru memunculkan tanda tanya, atau minimal spekulasi, mengenai masa depan mantan pemain Sevilla tersebut yang kabarnya juga sudah mengundang lirikan dari sejumlah klub lain.

Paling tidak saat ini ada klub kaya raya Prancis, Paris Saint-Germain, yang digadang-gadang terus memantau perkembangan situasi Sergio Ramos di Real Madrid.

Selain itu, Sergio Ramos juga dilaporkan menarik minat dari klub Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat. David Beckham, mantan rekan satu timnya di Real Madrid, kabarnya mulai berusaha menggoda Ramos pindah ke Inter Miami.

Dengan situasi ruang ganti Real Madrid yang belakangan dapat sejumlah sorotan, makin kencanglah spekulasi masa depan Sergio Ramos di Santiago Bernabeu.

Biadab, Mayat Bayi Laki-laki Dibuang Membusuk di Got Kampung Keramat

BOGOR DAILY – Warga Kampung Kramat, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, geger dengan penemuan mayat bayi laki-laki pada Kamis (12/11/2020). Mayat Bayi itu ditemukan di selokan dekat pemancingan di RT 02/RW 02 Kampung Kramat.

Warga Kampung Kramat yang menemukan pertama kali jenazah bayi tersebut adalah Yani (49). Yani (49), mengatakan, jenazah bayi itu itu ditemukan di selokan dengan kondisi terbungkus baju.

“Bayinya dibungkus dengan baju kemeja warna agak gelap begitu. Jenis kelaminnya laki-laki,” ujar Yani, Kamis (12/10/2020).

Menurut dia, bayi itu sepertinya sudah berumur sekira 1-2 bulan. “Bayinya sudah cukup besar,” jelasnya.

Yani menemukan bayi itu saat dia membuka pintu gerbang rumah pada pukul 06.30 WIB tadi.

Setelah membuka gembok, dia mencium ada bau tidak sedap. Lalu dia menengok ke selokan dan menemukan ada bungkusan yang dikerubungi lalat.

Lalu Yani mengecek bungkusan itu dan menemukan bayi di dalamnya. Kondisi mayat bayi menyedihkan.

“Waktu bungkusan dibuka, bayinya sudah tidak bernyawa dan mengeluarkan bau tidak sedap,” jelasnya.

Setelah memastikan isi bungkusan itu mayat bayi, Yani lalu memanggil tetangga dan melaporkan kejadian ini ke ketua RT dan RW.

Ketua RT 02/RW 02 kemudian melaporkan peristiwa ini ke polisi.

“Tadi polisi datang sekira jam 08.00 WIB. Mereka memeriksa tempat penemuan bayi dan membawa jenazah bayi dengan mobil ambulans,” tutur Yani.

Sutiono (30), pemilik pemancingan di Kampung Kramat, mengaku tidak ada yang mencurigakan dari kejadian di sekitar lokasi penemuan mayat bayi itu.

“Bayi itu dibuang persis di selokan belakang rumah saya. Kalau dibuang masih hidup, pasti saya dengar tangisannya. Tapi sepertinya diletakkan di situ setelah dibunuh,” paparnya.

Dia menambahkan lokasi di sekitar penemuan mayat bayi itu selalu ramai.

“Di sini motor selalu lalu lalang. Bahkan tadi malam pemancing masih ramai sampai pukul 03.00 WIB,” ujar Sutiono.

Dia memperkirakan mayat bayi itu dibuang saat subuh tadi.

“Tadi saat ditemukan masih putih warna kulitnya, tapi jam 08.00 WIB tadi sudah membiru dan agak berbau,” tutur Sutiono.

Kanit Reskrim Polsek Cibinong Yunli Pangestu membenarkan temuan ini.

“Benar, ada penemuan mayat bayi tadi pagi pukul 05.30 WIB di Kampung Kramat, Cibinong,” kata Yunli.

Setelah dilakukan oleh TKP, lanjutnya, bayi dibawa ke RSUD Ciawi untuk otopsi.

“Saat kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini,” pungkasnya.

Pria Asal Kota Bogor Nekat Loncat dari Atas Fly Over Cibinong

BOGOR DAILY – Seorang pria nekat mencoba mengakhir hidup dengan meloncat dari fly over Cibinong, KElurahan Pabuaran, KEcamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (12/11/2020).

Pria ini diketahui pria asal Kota Bogor itu nekat loncat dari atas fly over dengan ketinggian sekitar 10 meter sekitar pukul 06.25 WIB.

Video amatir beberapa saat setelah kejadian ini juga tersebar di media sosial dan WhatsApp.

Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli Pangestu membenarkan kejadian tersebut dan korban diketahui berinisial JA asal Bogor.

“Inisial JA usia 31 tahun, mahasiswa,” kata AKP Yunli.

Pasca loncatdari atas fly over, JA berhasil selamat namun diduga mengalami patah tulang.

Polisi dibantu warga langsung mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil patroli polisi pasca kejadian.

Yunli menjelasakan bahwa berdasarkan pengakuan keluarga, pria tersebut nekat mencoba bunuh diri dengan loncat dari fly over diduga karena masalah keluarga.

“Sudah ada keluarganya, alasannya masalah keluarga,” kata Yunli Pangestu.

 

Ardhito Pramono hingga Isyana Sarasvati Borong Nominasi di AMI Awards 2020

0

BOGORDAILY – 2020 tampaknya menjadi tahun keberuntungan bagi Ardhito Pramono. Selain filmnya yang berjudul Story of Kale (When Someone’s in Love) baru saja rilis dan mencuri perhatian, musisi berkaca mata itu juga memborong nominasi di ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020.

Total ada lima nominasi yang diperoleh Ardhito Pramono dari ajang tersebut. Nominasi itu diperoleh Ardhito Pramono dalam kategori Artis Jazz Kontemporer Terbaik, Artis Solo Pria/Wanita Urban Terbaik, Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik, Karya Produksi Terbaik Terbaik, Produser Rekaman Terbaik, dan Tim Produksi Suara Terbaik.

Empat dari lima nominasi itu diperoleh Ardhito Pramono lewat lagu Fine Today yang merupakan soundtrack dari film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini.

Sedangkan lagu Trash Talkin’ dari mini album Craziest Thing Happened in My Backyard memperoleh satu nominasi untuk kategori Artis Solo Pria/Wanita Urban Terbaik.

Selain Ardhito Pramono, Isyana Sarasvati yang pada tahun lalu bernaung di label yang sama dengannya, Sony Music Indonesia, juga memperoleh empat nominasi.

Nominasi yang diperoleh Isyana Sarasvati adalah untuk kategori Artis Solo Wanita Pop Terbaik dan Pencipta Lagu Pop Terbaik untuk lagu Untuk Hati yang Terluka, Karya Produksi Progressive Terbaik untuk lagu Sikap Duniawi, dan Album Terbaik Terbaik untuk Lexicon.

Begitu pula rilisan dari Sony Music Indonesia lainnya, yakni Marcello Tahitoe memperoleh tiga nominasi untuk kategori Artis Solo Pria/Wanita Rock/Instrumentalia Rock Terbaik, Album Rock Terbaik, Tim Produksi Suara Terbaik.

Judika memperoleh dua nominasi dengan Artis Solo Pria Pop Terbaik dan Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik. Selain itu, Cantika Abigail dan Audrey Tapiheru sama-sama memperoleh nominasi dalam kategori yang sama yakni Artis Solo Pria/Wanita Soul/R&B Terbaik.

Begitu pula Gamaliel dan Rendy Pandugo yang memperoleh nominasi untuk kategori yang sama, yakni Artis Solo Pria/Wanita Urban Terbaik.

Malam penganugerahan AMI Awards 2020 akan berlangsung pada 27 November 2020. Tahun ini, ada 53 kategori yang dilombakan.

Jumlah musisi yang mendaftarkan karyanya ke ajang tersebut di tahun ini melonjak drastis hingga menginjak prosentase hampir 50% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Bila pada 2019 komite AMI Awards menerima 1.973 karya, di tahun ini, ada 2.971 karya yang didaftar dan harus dikurasi juri sebelum akhirnya dinyatakan masuk nominasi. Jumlah itu bahkan menjadi jumlah pendaftar terbanyak selama AMI Awards berlangsung.

Selain mendapatkan lebih banyak pendaftar, AMI Awards juga menambahkan dan mengganti sejumlah kategori sesuai dengan kondisi terkini dan karya-karya baru di industri musik Tanah Air.

Posyandu Anggrek Bukan Hanya Terapkan 3M, Kini Ditambah Jadi 5M

BOGOR DAILY – Kelompok Kerja (Pokja) Posyandu Anggrek Ciapus, Kabupaten Bogor, melakukan pertemuan evaluasi rutin sambil melakukan sosialisasi pentingnya protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19, Kamis (12/112020).

Ketua Posyandu Anggrek, Sudarsih mengatakan, awalnya penerapan protokol kesehatan dengan 3M, yaitu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak.

Kini, sambutnya, dengan kesadaran sendiri, pihaknya menambahkan standar protokol kesehatan dengan dua poin, diantaranya Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan dan Menjaga serta Meningkatkan Daya Tahan Tubuh (5M).

“5M itu tambahan dari 3M, sekarang ditambah yang 2M, menjauhi kerumunan dan melindungi diri,” jelas dia.

Di tempat sama, hadir juga Kepala Desa Ciapus, Pendi. Dalam kesempatan itu, Pendi sangat mengapresiasi apa yang dilakukan pengurus Posyandu Anggrek.

Dia juga meminta agar ibu-ibu kader mengembangkan potensi diri. Dia berjanji akan mengakomodir apapun kreatifitas yang dibuat oleh wanita-wanita pengurus posyandu.

“Nanti, bagi ibu-ibu kader yang punya keterlampilan seperti kerajinan, membuat kue atau lainnya, akan disediakan tempat atau wadah untuk pemasarannya,” ucap dia.

Upaya Satgas Menekan Angka Kematian Pasien COVID-19 di Indonesia

BOGORDAILY – Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan Indonesia masih memiliki catatan angka kematian akibat COVID-19 yang cukup tinggi. Per 8 November 2020, angka kematian karena COVID-19 Indonesia sebesar 3,33%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia sebesar 2,47%.

“Bahkan angka di Indonesia masih cukup tinggi dibandingkan negara di kawasan Asia, Amerika dan Eropa. Untuk Asia Tenggara saja Indonesia masih yang tertinggi,” ungkap Wiku dalam keterangan tertulis, Kamis (12/11/2020).

Dibandingkan Singapura (0,04%), Malaysia (0,71%), Thailand (1,5%), Filipina (2%) dan Myanmar (2,31%). Negara lain di Asia seperti Jepang (1,68%) juga lebih rendah dari Indonesia. Untuk Eropa dan Amerika seperti Swiss (1,26%), Jerman (1,69%), Perancis (2,26%), Amerika Serikat (2,34%) dan Belgia (2,6%).

Menurut Prof Wiku, masih tingginya angka kasus meninggal ini harus menjadi perhatian semua pihak. Ia mengatakan harusnya Indonesia belajar dari negara-negara yang menekan angka kematiannya. Pemerintah katanya akan terus meningkatkan 3T (testing, tracing dan treatment) untuk menekan angka kematian.

Peningkatan 3T ini merupakan langkah penting untuk memastikan mereka yang positif COVID-19 dan kontak terdekatnya dapat dideteksi secara dini, sekaligus memastikan penanganan yang diberikan lebih cepat sehingga meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian.

“Penting untuk diingat bahwa upaya meningkatkan 3T merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Pemerintah daerah segera koordinasikan ke pemerintah pusat jika menemui kendala dalam 3T. Masyarakat jangan takut memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” pesan Prof Wiku.

Keberhasilan penanganan COVID-19 di Indonesia juga dapat menurunkan angka kasus meninggal secara global. Selain upaya 3T yang akan terus ditingkatkan pemerintah, masyarakat juga harus bekerja sama menekan angka kasus COVID-19 di Indonesia dengan cara #ingatpesanibu untuk selalu melakukan 3M yaitu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan dan #cucitanganpakaisabun sesuai imbauan #satgascovid19.