Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 7822

Viral, “Doa Mantan Terkabul”, Pesta Resepsi Diterjang Badai

0

BOGOR DAILY – Netizen kembali heboh. Baru-bari ini sebuah video viral di media sosial. Pesta resepsi pernikahan berantakan di terjang badai.

Ya, itu adalah fenomena alam La Nina, dimana hujan disertai badai kencang. Pernikahan yang sedang berlangsung pun jadi tak karuan.

Kejadian itu terjadian itu terjadi di Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut).

Peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial (Medsos). Dalam video yang beredar, terlihat angin memporak-porandakan tenda tempat acara pesta resepsi.

Musibah itu terjadi pada Minggu Siang (18/10) sekitar pukul 13:00 Wita, di Desa Vahuta, Kecamatan Bintauna, Bolmut.

Videonya beredar itupun dikomentari beragam para netizen.

“doa mantan terkobul…” ujar seorang netizen.

Pesta resepsi pernikahan ini menjadi perbincangan di media sosial (Medsos) karena diwarnai bencana tenda roboh dan angin badai. Musibah itu terjadi pada Minggu (18/10/2020) sekitar pukul 13:00, bahkan nyaris menelan korban Wakil Bupati yang hadir memenuhi undangan.

Hingga berita ini diturunkan, video robohnya tenda acara resepsi pernikahan sudah dibagikan ribuan netizen.(*)

Virgil Van Dijk Cedera Panjang, Liverpool Bisa Apa?

0

BOGORDAILY – Virgil van Dijk harus menjalani operasi lutut setelah kakinya disikat kiper Everton, Jordan Pickford. Itu jadi kerugian besar buat Liverpool.

Insiden itu terjadi dalam laga derby Merseyside dalam lanjutan Liga Inggris di Goodison Park, pada Sabtu (17/10/2020) malam WIB. Van Dijk yang tengah berusaha menyambar bola di area penalti Everton kemudian ditabrak oleh Pickford.

Sempat dapat perawatan di lapangan, Van Dijk pada akhirnya tidak dapat melanjutkan pertandingan. Dia terpaksa ditarik keluar di menit ke-12 dan digantikan oleh Joe Gomez.

Laga itu sendiri berjalan imbang 2-2. Everton sementara masih di puncak Klasemen Liga Inggris dengan 13 poin dari 5 kali main. Liverpool di peringkat ketiga dengan 10 poin.

Kembali soal Virgil van Dijk, bek tengah asal Belanda itu harus naik ke meja operasi. Itu dikarenakan, ligamen lututnya robek.

“Liverpool bisa mengonfirmasi Virgil van Dijk akan menjalani operasi pada cedera lutut yang dialami di laga hari Sabtu melawan Everton yang berakhir 202,” demikian bunyi pernyataan Liverpool di situs resminya.

“Ligamen lutut si bek tengah rusak menyusul insiden yang melibatkan kiper Everton Jordan Pickford setelah enam menit di Goodison Park.”

Liverpool tak menjelaskan secara rinci berapa lama Van Dijk harus menepi akibat operasi lutut yang harus dijalani. Namun, proses pemulihan usai operasi ACL biasanya memakan waktu berbulan-bulan.

Liverpool's Virgil van Dijk, top left, is tackled by Everton's goalkeeper Jordan Pickford, center, before leaving the match injured during the English Premier League soccer match between Everton and Liverpool at Goodison Park stadium, in Liverpool, England, Saturday, Oct. 17, 2020. (Peter Byrne/Pool via AP)Virgil van Dijk alami cedera serius

Eks bek tengah Liverpool, Jamie Carragher berkomentar atas hal tersebut. Baginya, The Reds akan rugi besar saat kehilangan Virgil van Dijk.

“Dia adalah pemain penting untuk meraih gelar Liga Inggris musim lalu dan juga Liga Champions. Sekarang van Dijk cedera, Liverpool bisa apa?” terangnya seperti dilansir Sky Sports.

“Maka, persaingan gelar juara akan makin terbuka lebar. Liverpool akan lebih sulit mempertahankan titel,” lanjutnya.

Jamie Carragher menyebut, Liverpool juga harus segera belanja pemain baru tepatnya bek tengah baru di bursa transfer musim dingin pada Januari nanti. Demi bisa, menggantikan peran Virgil van Dijk dulu.

“Mau tak mau Liverpool harus belanja bek tengah nanti,” tutupnya.

Menperin Optimis UU Cipta Kerja Dorong Reindustrialisasi

BOGORDAILY – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai UU Cipta Kerja akan mampu mendorong reindustrialisasi di Indonesia. Melalui penerapan omnibus law tersebut, kontribusi manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional ditargetkan mencapai 25 persen dalam beberapa tahun ke depan.

“Dalam memacu reindustrialisasi di Tanah Air, kami juga fokus untuk pendalaman struktur industri dan penerapan peta jalan Making Indonesia 4.0. Hingga kini, kontribusi manufaktur ke PDB masih terbesar dibandingkan sektor ekonomi lainnya,” kata Agus dalam pernyataannya, Senin (19/10).

Bukti nyata peran penting sektor industri sebagai motor penggerak utama bagi perekonomian nasional, yakni tercermin dari sumbangsihnya yang tertinggi pada struktur PDB nasional pada triwulan II tahun 2020 dengan mencapai 19,87 persen. “Kami akan terus melakukan berbagai upaya strategis agar industri manufaktur tetap berproduksi dan berdaya saing di tengah pandemi Covid-19,” ujar Menperin.

Guna menjaga kinerja sektor industri di dalam negeri, pemerintah berkomitmen untuk memberikan stimulus atau insentif yang dibutuhkan saat ini. Misalnya memberikan fleksibilitas bagi dunia usaha untuk beroperasi, dengan diterbitkannya Izin Operasional Mobilitas dan Kegiatan Industri (IOMKI) pada masa sekarang di tengah kondisi pandemi.

Melalui aktivitas industri, pemerintah optimistis pemulihan ekonomi nasional dapat diakselerasi secara simultan dengan penanganan pandemi Covid-19. Apalagi, selama ini kegiatan industri memberikan efek yang luas bagi sektor perekonomian. “Artinya, kami mendorong aktivitas sektor industri juga harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat,” tegasnya.

Agus menyampaikan, rancangan UU Ciptaker telah dinanti oleh para pelaku industri dan investor, baik yang berasal dari domestik maupun asing. “Saat kami melakukan kunjungan kerja di beberapa negara, para pelaku industri dan investor asing menyambut baik adanya pembahasan omnibus law. Tentunya apabila investasi ini terealisasi, akan membuka lapangan kerja yang cukup banyak,” paparnya.

Investasi Manufaktur

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), daftar investasi di sektor manufaktur sepanjang tahun 2019-2023 mencapai Rp 1.048 triliun, yang terbagi dalam beberapa subsektor. “Kami yakin, dengan adanya omnibus law, posisi wait and see tidak ada lagi dan akan mempercepat realisasi dari komitmen investasi yang sudah disampaikan ke BKPM,” tandasnya.

Selain mendorong pertumbuhan industri manufaktur, tujuan utama UU Ciptaker adalah membuka lapangan kerja sesuai dengan namanya. “Industri manufaktur dan tenaga kerja adalah saudara kembar. Sebab, tumbuhnya sektor industri manufaktur pasti akan membawa nilai posiitif bagi penyerapan tenaga kerja. Jadi, ini sisi positif UU Ciptaker di mata kami,” ungkapnya.

Di samping itu, diterbitkannya UU Ciptaker sebagai salah satu wujud nyata dari tekad pemerintah untuk mewujudkan iklim usaha yang lebih kondusif. Melalui pengesahan UU Ciptaker tersebut, diharapkan masyarakat mendapatkan berbagai macam kemudahan dalam menjalankan usahanya, terutama bagi mereka yang berada di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bahkan, peningkatan kesejahteraan dan perlindungan pekerja juga menjadi fokus dalam omnibus law tersebut.

Kemudian, pekerja akan mendapatkan jaminan kesejahteraan yang sesuai dengan keahlian mereka, serta bisa memperoleh Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan yang mendukung mereka untuk kembali ke dunia kerja.

Untuk itu, implementasi UU anyar ini diyakini dapat menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi secara maksimal, karena setiap 1 persen pertumbuhan ekonomi dapat membuka peluang sekitar 300.000-350.000 lapangan kerja baru.

33 Pelanggar Terzaring Giat Razia Masker Pemdes Cicadas

BOGOR DAILY – Pemerintah Desa Cicadas dibantu Muspika Ciampea menggelar razia masker di depan Perumahan Araya (19/10/20)untuk memutus tali rantai penyebaran virus covid 19 di lingkungan pedesaan.

Sedikitnya ada 33 orang yang kedapatan melanggar karena tidak menggunakan masker.

Kepala Desa Cicadas Ujang Yani mengatakan, para pelamggar diberi sanksi di antaranya, push up, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membaca butir-butir pancasila.

“Kami melakukan ini agar warga punya kesadaran tentangbprotokol kesehatan, ” ungkap Ujang.

Menurutnya, langkah ini penting untuk terus dilakukan demi memutus penyebaran virus corona.

“Kami nggak pernah bosan mengimbau warga agar memakai masker saat keluar rumah dan jangan lupa cuci tangan, demi menjaga kesehatan di dalam keluarga,”tandasnya (gib)

Witan Sulaeman dan Elkan Baggott Dipastikan berabung Timnas U-19 Lebih Lama

0

BOGORDAILY – Witan Sulaeman dan Elkan Baggott masih akan bersama Timnas Indonesia U-19 lebih lama. Kedua pemain masih bisa tampil dua kali melawan Bosnia-Herzegovina.

Baik Witan dan Elkan baru akan meninggalkan Timnas U-19 pada 24 Oktober mendatang untuk memenuhi panggilan klubnya masing-masing. Witan adalah anggota FK Radnik Surdulica, sementara Elkan bermain di klub Ipswich Town.

Sebelumnya, Pelatih Timnas U-19 Shin Tae-yong menyatakan bahwa Witan akan memainkan laga terakhirnya di Kroasia kontra Makedonia Utara 14 Oktober lalu. Sementara Elkan dikabarkan sebelumnya akan meninggalkan Timnas U-19 pada 23 Oktober.

“Untuk Witan Sulaeman dan Elkan Baggott masih berada disini sampai dengan tanggal 24 Oktober nanti,” kata Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri dikutip dari laman PSSI.

“Kepastian ini setelah klub mereka (FK Radnik Surdulica dan Ipswich Town) memberikan konfirmasi ke PSSI,” ujarnya menambahkan.

Dengan kepastian ini, kedua pemain berarti masih bisa tampil dalam dua pertandingan Timnas U-19 lagi. Garuda Muda akan menghadapi Bosnia-Herzegovina dalam rentang waktu itu tepatnya pada 20 dan 23 Oktober.

Timnas U-19 cuma kehilangan Witan dan Elkan pada uji coba terakhir tanggal 26 Oktober. Belum bisa dipastikan siapa lawannya, namun PSSI mengindikasikan Hajduk Split U-19.

“Kemungkinan besar Witan dan Elkan masih bisa bertanding di dua laga uji coba melawan Bosnia-Herzegovina sebagai laga terakhirnya,” tutur Indra Sjafri.

Pemkot Bogor Ditawari Proyek Daur Ulang Minyak Jelantah

0

BOGOR DAILY- – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendapat tawaran kerja sama dari PT Marubeni Indonesia dalam pemanfaatan pengolahan limbah minyak jelantah.

Perusahaan asal Jepang tersebut optimistis pemanfaatan minyak jelantah untuk produksi Biodiesel ini bisa menjadikan proyek percontohan bagi daerah-daerah lainnya.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, melakukan pengolahan limbah yang baik tentu akan menimbulkan ekosistem yang baik.

Meski begitu, kata dia, Kota Bogor sudah pernah memiliki pengalaman dalam pemanfaatan limbah dari minyak jelantah yang dijadikan bahan bakar. Namun, kala itu sempat tersendat oleh pasokan bahan dari minyak jelantah itu sendiri, sehingga tidak seimbang antara kebutuhan dan produksi.

“Tapi kelemahannya adalah kelangsungan proses pengelolaan yang kalau menurut saya tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah. Jadi artinya ini kan sebuah siklus proses produksi, meskipun bahan dasarnya adalah limbah B3 jelantah,” ujar Dedie.

Penjajakan kerja sama dengan perusahaan swasta itu, menurutnya akan kembali di detailkan dan dibahas lebih jauh bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor.

Namun begitu, perusahaan tersebut masih harus mencari sumber-sumber pasokan minyak jelantah yang akan dimanfaatkan untuk biodiesel di Kota Bogor nantinya.

Saat ini, lanjut Dedie, DLH sudah memiliki modal dalam mengelola seperti Bank Sampah Berbasis Aparatur (Basiba). Namun limbah yang dikelola oleh Basiba ini hanya meliputi plastik, kertas dan logam.

“Hampir ada 300-an titik Basiba. Nah yang sekarang ini kan hanya plastik, kertas, logam, yang punya manfaat. Ternyata ada lagi satu potensi, yaitu jelantah. Jadi tinggal ditambah,” ucapnya.

Seharusnya, lebih jauh Dedie mengatakan, saat ini Pemkot sudah memiliki pengolahan limbah katering. Menurut dia, jika hal itu dikelola dengan baik, tentunya akan bisa menjadi sumber-sumber pasokan tetap untuk dimanfaatkan menjadi biodiesel.

Selain limbah katering, bisa juga limbah dimanfaatkan minyak jelantah dari perumahan teratur, rusunawa, hotel, industri, restoran atau kafe. Tempat tersebut nantinya bisa menjadi potensi besar untuk pasokan bahan baku, jika kerja sama itu terjalin.

“Jadi memang sebetulnya ada, tinggal bagaimana kita benar-benar nanti kedepan ini dikonsepkan dengan baik. Dan kemudian direalisasikan tentu dengan sebuah komitmen bersama,” tegasnya

Buntut Turis Asing Menurun, Devisa Indonesia Anjlok Rp 213 Triliun

BOGOR DAILY- Pandemi virus Corona memberikan pukulan yang telak pada dunia pariwisata Indonesia. Indonesia pun diperkirakan kehilangan devisa sebesar Rp 213 triliun lebih karena penurunan jumlah wisatawan mancanegara.

“Indonesia diperkirakan kehilangan devisa sebesar 14,5-15,8 miliar dolar AS (sekitar Rp 213 triliun sampai Rp 232 triliun) karena adanya penurunan kunjungan wisatawan mancanegara. Keterpurukan ini dikarenakan sektor pariwisata sangat mengandalkan pergerakan manusia,” kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo dalam acara “Bincang Maya Tourism Industry Post COVID-19: Survival and Revival Strategy”, seperti dikutip, Senin (19/10/2020).

Angela menekankan pentingnya berbagai upaya atau program sinergi yang tengah dan akan dilaksanakan pihaknya untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia yang terdampak pandemi COVID-19.

Baca juga: Sikapi Wabah Corona, Kemenparekraf Dorong Wisata Domestik
Angela mengatakan pandemi COVID-19 yang terjadi di seluruh dunia, khususnya di Indonesia membuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terpuruk. Menurut data Organisasi Wisata Dunia (UNWTO), sejak Januari hingga Juni 2020 pariwisata dunia kehilangan 440 juta turis.

Oleh karena itu, Angela menuturkan pihaknya mengeluarkan berbagai kebijakan dan bantuan untuk membantu para pelaku pariwisata yang terdampak oleh pandemi ini. Di antaranya dengan membantu likuiditas usaha melalui fasilitasi relaksasi fiskal, pemanfaatan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk mendukung akses permodalan, insentif listrik berupa relaksasi tarif minimum listrik, dan pemanfaatan hotel sebagai lokasi isolasi mandiri dan untuk tenaga kesehatan.

“Sementara untuk ketahanan pekerja pariwisata, kami melihat ada urgensi untuk mendistribusikan bantuan langsung karena banyak pekerja yang dirumahkan bahkan mengalami PHK. Jadi kami sudah memfasilitasi bantuan sosial bagi pekerja pariwisata bersama Kementerian Sosial dan ini terus berjalan, fasilitasi kartu prakerja dengan Kementerian Koordinator Perekonomian, serta akses pengurangan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan, di samping itu Kemenparekraf juga mendistribusikan bantuan pangan darurat langsung ke pelaku pariwisata,” jelas Angela.

Selain itu, Angela juga menjelaskan dari segi ketahanan industri pariwisata, fokus Kemenparekraf/Baparekraf saat ini adalah untuk peningkatan kualitas dari destinasi dan persiapan industri dalam adaptasi kenormalan baru serta pascapandemi COVID-19.

“Sebagai contoh, kami memberikan pelatihan gratis melalui webinar untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pelaku pariwisata. Kedua adalah revitalisasi sarana dan prasarana seperti program pembersihan destinasi pariwisata yang bertujuan untuk peningkatan kualitas dari destinasi pariwisata itu sendiri. Kami juga telah menyusun protokol kesehatan bersama para stakeholders dan Kementerian Kesehatan yang sudah disahkan dalam KMK Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 untuk sektor pariwisata,” katanya.

Dana Hibah Pariwisata Rp 3,3 Triliun
Angela juga mengungkapkan bahwa Kemenparekraf/Baparekraf telah menyiapkan dan segera menyalurkan dana hibah pariwisata sebesar Rp3,3 triliun bagi pelaku usaha pariwisata hotel dan restoran serta pemerintah daerah. 30 persen dari dana hibah ditujukan untuk membantu pemerintah daerah dalam penanganan dampak pandemi COVID-19 di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sementara 70 persen dialokasikan untuk membantu pelaku usaha hotel dan restoran dalam menjalankan operasional kesehariannya, dan dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Selain itu, kami juga telah mengalokasikan lebih dari 119 miliar untuk sertifikasi CHSE secara gratis dengan lembaga independen, yang ditujukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap sektor pariwisata,” tambahnya.

Sementara, untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata Tanah Air, Angela menuturkan pihaknya akan memberdayakan wisatawan nusantara melalui program diskon pariwisata yang rencananya akan diluncurkan pada 2021 atau setelah vaksin COVID-19 rampung. “Diskon pariwisata ini gunanya untuk mendorong paket wisata domestik. Karena di masa pandemi ini, selain faktor kepercayaan masyarakat atas kebersihan destinasi wisata, daya beli masyarakat juga tengah menurun di masa pandemi ini,” ucap Angela.

Masih berkaitan dengan wisata domestik, Angela juga mengungkapkan rencana jangka menengah dan panjang Kemenparekraf/Baparekraf dalam peningkatan spending wisatawan nusantara. “Karena Indonesia merupakan negara dengan populasi besar, kita memiliki peluang di wisata domestik yang masih bisa dimaksimalkan,” jelas Angela.

Minta Kerjaan, Warga Ontrog Proyek Perumahan Panorama Lido

0

Bogordaily.net – Puluhan warga Desa Ciburuy beramai-ramai mendatangi lokasi proyek pembangunan Perumahan Panorama Lido, di Rt 03/04.Sabtu (17/10).Hal tersebut dipicu karena proyek tersebut dinilai oleh warga tidak melibatkan warga dalam proses pembangunannya.

“Kami sebagai warga hanya ingin dilibatkan dalam pengerjaan proyek pembangunan perumahan ini. Masa yang kerja disini warga luar,’kata Dede Awaludin, perwakilan warga ,di tengah aksi unjuk rasa diarea proyek pembangun perumahan Panorama Lido.

Dia juga mengatakan,pihak perusahaan tidak merespon tuntutan warga. “Niat kami hanya ingin beraudensi. Tapi malah tidak ada seorang pun perwakilan. Tapi bila kami tidak di prioritaskan, maka tiap hari akan demo seperti ini,” ancamnya yang diamini oleh warga lainya dilokasi itu.

Padahal,lanjutnya,sudah sering warga bertemu dan berkomunikasi dengan pengembang dengan difasilitasi oleh Rt/Rw setempat.

“Waktu itu RT, RW, Dusun hingga kepala desa melakukan pertemuan bareng perwakilan perusahaan. Bahkan ajuan warga pun sudah disepakati dan pak kades pun menandatangani. Tapi kok sekarang sikapnya seperti ini,”keluhnya.

“Intinya kami minta warga di sini diprioritaskan. Karena kurang direspon, kami terpaksa mendemo. Dalam arti bukan mau rusuh, juga bukan minta uang tapi meminta pekerjaan. Intinya jika tidak juga direspon dengan berat hati kami demo tiap hari dan memblokir jalan,”tegasnya.

Terpisah, pihakpemgembang perumahan Panorama Lido,Agry menjelaskan, dari pihak PT tidak keberatan, asal kan sesuai dengan budget anggaran dan speknya. Mengingat kondisi yang dijual adalah rumah subsidi. Dalam waktu dekat perusahaan akan memanggil yang mengajukan.

“Bukan nya kami tidak berkenan, untuk pekerjaan awal kami sudah pernah memberi pekerjaan tapi tidak sampai selesai dikerjakan. Wajar kalo kami kecewa.Kami tidak keberatan kalau warga ingin bergabung,asalkan jangan atas nama warga tapi hanya kepentingan saja,”beber Agri.(ash)

OJK Menilai Pengesahan UU Cipta Kerja Dilakukan di Momentum yang Tepat

BOGORDAILY – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso menilai pengesahan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja dilakukan pada saat yang tepat. Menurut dia, legalisasi kebijakan baru ini bakal menggerakan sektor perekonomian yang lesu akibat pandemi Covid-19, khususnya di bidang investasi dan lapangan kerja.

“Undang-Undang Cipta Kerja sudah disahkan, dan ini adalah momentum yang baik bagaimana para pengusaha bisa mengoptimalkan agar investasi ini cepat berkembang dan cepat direalisasi, dan dengan menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi,” tuturnya dalam pembukaan Capital Market Summit & Expo 2020 secara digital, Senin (19/10).

“Ini adalah momentum yang tepat pada saat ini, bagaimana investasi bisa kami genjot lebih cepat lagi,” tegas Wimboh.

Poin lain yang tak kalah pentingnya, yakni bagaimana pemerintah dan OJK mampu mendorong investasi yang harus bersama-sama diupayakan. Wimboh mengatakan, hal tersebut bisa terwujud jika pemerintah dan pihak otoritas bisa membangunkan optimisme pengusaha di kala pandemi ini.

Wimboh menyatakan, OJK telah melakukan banyak hal agar dari sisi permintaan (demand) bisa tergerak. Perbankan disebutnya tidak bermasalah, dan tinggal bagaimana demand kreditnya bisa diciptakan.

“Demand kredit sangat tergantung daripada demand para masyarakat, aktivitas ekonomi dan sebagainya. Pemerintah sudah melakukan banyak hal berkaitan dengan insentif, agar terjadi demand yang luar biasa melalui spending, termasuk alokasi social benefit kepada masyarakat,” ungkapnya.

“Bagaimana supaya ini bisa cepat (direalisasikan) sehingga mendorong investasi. Ini satu hal yang patut kita cermati bersama agar investasi ini bisa rolling,” tandas Wimboh.

Singapura Incar Batam untuk Proyek Data Center 400 Megawatt

0

BOGOR DAILY- Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kemungkinan kerja sama Indonesia dan Singapura untuk menata Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam, Bintan, Karimun.
Menurutnya, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Singapura Chan Chun Sing sudah menyampaikan keinginannya, termasuk membangun proyek data center dengan kapasitas 400 megawatt.

“Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Singapura melalui Menteri Perindustrian dan Perdagangan Singapura Chan Chun Sing telah menyampaikan bahwa dalam program revitalisasi Batam, Bintan, Karimun menjadi kawasan ekonomi khusus, utamanya untuk digital economy berpotensi untuk pendirian data center,” kata dia dalam Capital Market Summit & Expo 2020 yang diselenggarakan secara virtual, Senin (19/10/2020).

Airlangga menyebutkan nilai investasi yang diperlukan diperkirakan Rp 5 miliar untuk penyediaan data center tersebut.

“Dapat mencapai kapasitas 400 megawatt atau setara dengan investasi Rp 5 miliar,” sebutnya.

Untuk mendukung digital ekonomi di KEK tersebut, Airlangga menjelaskan juga akan didirikan akademi pendidikan yang serupa dengan Google Institut.

“Sebagai pendukungnya juga akan didirikan akademi pendidikan menjadi bagian daripada pengembangan sumber daya manusia, yaitu dengan teknologi center sejenis Google Institut, di Batam, Serpong, dan Bandung yang tentunya akan bekerja dengan institusi pendidikan seperti Institut Teknologi Bandung,” tambahnya.