Friday, 1 May 2026
Home Blog Page 7865

Menyepi di Bali, Artis Raline Syah Belajar Salat lagi

0

BOGOR DAILY- Raline Shah selama beberapa bulan terakhir ternyata menghabiskan waktu sendiri di Bali. Hal itu dilakukannya sebagai sebuah metode self-healing.
Terungkap juga bahwa ternyata Raline Shah rutin melakukan meditasi. Dari hal itulah dia kemudian mengaku lebih mengenal diri sendiri dan mengerti soal arti hidup.

Pembicaraan mendalam soal keyakinan dan perjalanan spiritualnya di Bali dikisahkan Raline Shah dalam video YouTube Daniel Mananta Network. Daniel Mananta yang adalah teman dekat Raline Shah sejak 15 tahun lalu berbincang soal hal yang teramat filosofis.

Dalam pembicaraan itu, Raline Shah mengungkapkan bahwa dirinya sengaja menyepi dan menyendiri di Bali. Hal itu dilakukannya untuk detoks diri tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental.

Diceritakan Raline, dirinya sudah cukup lama di Bali. Selama pandemi Corona ini, aktris pemeran 99 Cahaya di Langit Eropa itu ternyata sudah ada di sana.

“Secara fisik aku lagi detoks, secara mental aku belajar banyak. Terus aku ada waktu juga di sini, Ramadan di sini sendiri, puasa sendiri, buka puasa sendiri, salat sendiri,” kata Raline seperti dilihat di YouTube Daniel Mananta Network pada Sabtu (10/10/2020).

Meluangkan waktu untuk menikmati kesendirian membuat Raline Shah menjadi sosok yang berbeda. Selain lebih kenal dengan dirinya sendiri, dia juga menjadi lebih dekat dengan Tuhan. Hal itu diberitahukan Raline kepada Daniel lewat pernyataan bahwa dia kini kembali belajar Salat.

“(Aku) belajar salat lagi. Ya bukan belajar salat, karena dari kecil aku sudah belajar salat, sudah hapal banget ritualnya, cuma gue nggak tahu what is the meaning all these times,” katanya.

“Intinya adalah, salat, berdoa dengan cara kita sendiri. Yang penting kita mengingat Allah, mengingat adanya Tuhan. Dan ketika kamu ingat itu, kamu tahu kamu nggak sendiri dan kamu bisa menyembuhkan diri kamu sendiri,” lanjut Raline Shah.

Raline Shah juga bercerita soal pengalamannya dalam mendaki Gunung Kilimanjaro di Afrika. Sebuah pengalaman yang juga disebutnya sebagai sesuatu yang spiritual. Dalam konten video bersama Daniel Mananta itu, Raline Shah terbuka sekali soal pandangannya terhadap hidup dan self-love. Juga soal hubungannya yang tidak terlalu dekat dengan sang ayah.

“Belum pernah (bicara dari hati ke hati ke ayah), tapi aku pernah bicara ke dia lewat surat-surat. Yang kemudian aku bakar. Aku nggak butuh itu (kirim suratnya), karena itu buatku, sebenarnya. Apa pun yang butuh aku sampaikan ke dia itu bukan buat dia. Ayahku orang yang wonderful, tapi sedikit keras kepala. Tapi aku tahu dia mencintaiku,” kata Raline Shah.

Soal jodoh pun jadi satu topik yang dibahas. Raline Shah sempat membongkar gaya pacarannya yang unik di masa lalu. Yaitu kerap memperlakukan kekasihnya seperti hewan peliharaan. Hal itu diakui Raline karena dia terbiasa merawat hewan-hewan yang pada akhirnya terbawa ke urusan asmara.

Korban Tewas di Banjir Ciganjur Ternyata Lagi Hamil

0

BOGOR DAILY-  Banjir yang melanda wilayah Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) menelan korban jiwa. Seorang ibu hamil dinyatakan meninggal dunia.

Informasi adanya korban meninggal dunia disampaikan oleh Lurah Ciganjur, Hifzillah, Sabtu (10/10/2020). Korban meninggal dunia adalah seorang perempuan berusia sekitar 45 tahun. Korban dievakuasi ke RS Marinir.

“1 meninggal (dibawa ke) RS Marinir. Korban meninggal jenis kelamin perempuan, usia sekitar 45 tahun,” kata Hizfillah.

Selain itu, ada 2 korban lain yang dievakuasi ke RS Ali Sibroh Malisi, Jaksel. Kedua korban juga berjenis kelamin perempuan.

“2 (korban) dibawa RS Sibroh, perempuan usia 50 tahun dan 48 tahun,” ujarnya.

Camat Jagakarsa, Alamsyah, mengungkap korban yang meninggal dunia itu tengah dalam kondisi hamil. Alamsyah pada Sabtu (10/10) malam turun langsung mengecek lokasi banjir di Ciganjur.

“Ada 1 yang meninggal dunia, yaitu sekitar umur 40 tahun, seorang perempuan yang kebetulan sedang hamil,” kata Alamsyah saat ditemui di lokasi banjir Ciganjur.

Jenazah korban pun telah dievakuasi. Alamsyah menyebut korban dibawa ke rumah duka.”Saat ini sedang di rumah duka,” ujarnya.

Banjir di Ciganjur merendam ratusan rumah. Sebanyak kurang lebih 100 warga pun harus mengungsi ke posko pengungsian terdekat.

“Jumlah yang terendam rumahnya ada sekitar 300 rumah, kemudian untuk warga yang ada di rumah sebagian sudah diungsikan pada posko yang terdekat, kemudian juga ada ke keluarga terdekat juga,” jelasnya.

Ruhyat Nugraha Siap Kawal Pemekaran Bogor Barat

BOGOR DAILY- Karang Taruna Kabupaten Bogor menggelar diskusi persiapan pemekaran Bogor Barat bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat serta Komite Pemekaran Bogor Barat. Dalam diskusi ini, jajaran DPRD Provinsi Jawa Barat ini turut mendukung terealisasinya pemekaran Bogor Barat.

“Kami beserta jajaran DPRD Provinsi Jawa Barat terus mendorong untuk pemekaran ini karena masih ada penjaringan aspirasi untuk melengkapi di sidang Paripurna nanti pada 30 Oktober agar DOB (Daerah Otonomi Baru) segera mendapatkan kejelasan,” ujarnya, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi V, Ruhyat Nugraha.

Menurutnya, proses pemekaran saat ini tinggal menunggu pencabutan moratorium DOB.  Karena warga Bogor Barat hampir frustasi menunggu kejelasannya.

” Saya ingatkan kembali, Ibu Kota masih di Cigudeg. Namun, berhubungan Bogbar banyak bencana, maka kita masih kaji untuk dipindahkan ke Rumpin, tapi untuk saat ini masih di Cigudeg,” Ia menambahkan.

Ketua Komite Pemekaran Pembentukan Bogor Barat, Yana Nurheryana memantapkan, Bogor Barat akan lebih maju ketimbang daerah lain di Kabupaten Bogor ketika sudah dimekarkan karena ada banyak potensi yang dapat berkembang di Bogor Barat.

” Semua musti dipersiapkan matang-matang, begitupun peran masyarakat Bogor Barat sangat dibutuhkan agar Pemkab terus mendorong mempercepat DOB Bogor Barat,” Ucapnya.

Bahkan, ia memperkuat dengan membandingkan Kabupaten Pangandaran yang menjadi salah satu Kabupaten luar biasa yang baru dimekarkan, artinya dengan begitu Bogor Barat akan lebih maju jika jadi dimekarkan.

“Tentu dengan pemekaran Bogor Barat akan lebih maju dengan Kabupaten lain dari sektor wisata hingga sektor yang lainnya, ditambah perbatasan provinsi Jawa barat dengan Banten sangatlah dekat jadi investasi akan cepat masuk,” Tegasnya.

Senada dengan yang diungkapkan oleh Ruhyat Nugraha dan Yana Nurheryana, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Irvan Darajat menambahkan soal pentingnya memahami tujuan adanya DOB. Ini mengingat jumlah penduduk di Kabupaten Bogor cukup tinggi..

“Saat ini, pak Nugraha sebagai tim Pansus, dan rekomendasi agar didorong secepatnya. Memang moratorium belum dicabut, namun ada strategi lain, yaitu banyaknya jumlah penduduk Kabupaten Bogor menjadi salah satu acuannya,” Ucapnya.

Irvan Darajat mengaku dirinya akan mengajak diskusi juga di Wilayah Dapil 4 karena sebelum menunggu pemekaran harus merancang divisi pemekaran dan investasi untuk persiapan infrastruktur nantinya.

“Saya mengajak sama-sama berjuang untuk Bogor Barat ke depannya, khususnya dalam merealisasikan BOD terlebih dahulu agar segera terealisasikan,” Ucapnya.  (Egi)

Video Banjir Ciganjur Jaksel, 1 Warga Tewas

0

BOGOR DAILY – Banjir melanda wilayah Kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan (Jaksel). Seorang warga dinyatakan meninggal dunia akibat banjir tersebut.

Menurut Lurah Ciganjur, Hizfillah, Sabtu (10/10/2020), korban meninggal dunia adalah seorang perempuan berusia sekitar 45 tahun. Korban kini dievakuasi ke RS Marinir.

“1 meninggal (dibawa ke) RS Marinir. Korban meninggal jenis kelamin perempuan, usia sekitar 45 tahun,” kata Hizfillah.

Selain itu, ada 2 korban lain yang dievakuasi ke RS Ali Sibroh Malisi, Jaksel. Kedua korban juga berjenis kelamin perempuan.

“2 (korban) dibawa RS Sibroh, perempuan usia 50 tahun dan 48 tahun,” ujarnya.

Sebanyak 300 rumah terendam banjir hingga setinggi 120 cm di wilayah Ciganjur. Sementara itu, 100 orang dievakuasi dari lokasi banjir Ciganjur.

“Jumlah bangunan kurang lebih 300 rumah, jumlah yang dievakuasi 100 orang,” ungkap Hizfillah. (*)

Pria Ini Bunuh Diri Lompat di Jembatan RPH Sindangbarang tapi Ngga Mati, Kakinya Patah Mukanya Bengep

0

BOGOR DAILY – Jembatan RPH Sindangbarang geger. Seorang pria melopat mencoba bunuh diri, tapi tidak mati. Nyawanya masih selamat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Priyatna Syamsah menceritakan kronologi aksi percobaan bunuh diri yang nekat dilakukan seorang pria asal Jakarta berinisial CGM (31).

Priyatna mengatakan, warga Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, itu nekat mencoba bunuh diri dengan loncat dari jembatan Rumah Potong Hewan di Sindang Barang, Kota Bogor.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/10/2020) sekitar pukul 09.30 WIB.

Beruntung nyawa korban masih selamat. Pria itu hanya mengalami patah tulang bagian kaki, serta robek bibir bawah dan dagu.

“Kita berhasil menyelamatkan korban pada pukul 10.30 WIB, dan langsung dilarikan ke RSUD Kota Bogor untuk ditangani langsung,” katanya kepada wartawan, Sabtu (10/10/2020).

Priyatna menceritakan kronologi CGM nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan meloncat dari jembatan RPH Kota Bogor.

Berdasarkan keterangan saksi mata, korban sebelumnya berjalan kaki dari kontrakannya di Ciherang Kidul, Kampung Sawah.

Pikirannya saat itu tengah kalut setelah cekcok dengan istrinya.

“Informasinya bertengkar dengan istrinya, berangkat dari kontrakan lalu mencoba melakukan aksi percobaan diri. Alhamdulillah tidak meninggal,” jelasnya.

Dalam proses evakuasi korban, BPBD turut dibantu relawan, pihak kepolisian dan masyarakat sekitar.

“Korban langsung digotong dari bawah jembatan dibantu tim relawan, kepolisian dan masyarakat sekitar. Satu jam baru bisa dievakuasi, saat ini sudah di RSUD Kota Bogor,” ujarnya. (*)

Saat Kreator Tiktok Bergerak Tolak UU Cipta Kerja. “Abang DPR dari Partai Kuning, Revisi Yah”

BOGOR DAILY – Jelang akhir pekan viral banyak perempuan yang mengaku sebagai cewek simpanan anggota DPR. Mereka memberikan testimoni di TikTok.

Mereka disebut selingkuhan anggota dewan. Mereka berlomba-lomba membongkar kebusukan para wakil rakyat ini.

Dalam tuntutannya mereka mengancam jika UU Cipta Kerja tidak dicabut mereka akan membongkar perselingkuhan yang selama ini kepada istri dan rakyat.

Salah satu yang mengancam adalah akun TikTok @grey.ovirza. Dia tak segan menyebut inisial nama dan partai anggota dewan yang pernah memiliki hubungan spesial dengannya.

Sejumlah Creators TikTok atau pengguna TikTok mengancam membuka simpanan wanita dan pria anggota DPR yang sudah beristri dan bersuami.

Sejumlah Creators TikTok atau pengguna TikTok mengancam membuka simpanan wanita dan pria anggota DPR yang sudah beristri dan bersuami.

“Abang DPR dari partai kuning kesayangan aku, revisi omnibus law nya atau aku aduin ke istri abang,” tulis akun @grey.ovirza.

Wanita tersebut juga membagikan bukti chat dan bukti transfer.

“Salam dari betina kesayanganmu yang turun demo,” katanya di akhir video.

Tidak hanya Grey Oviza akun TikTok lainnya pun mengunggah video yang sama.

Sejumlah Creators TikTok atau pengguna TikTok mengancam membuka simpanan wanita dan pria anggota DPR yang sudah beristri dan bersuami.

Sejumlah Creators TikTok atau pengguna TikTok mengancam membuka simpanan wanita dan pria anggota DPR yang sudah beristri dan bersuami.

“Halo Pak DPR (berinisial N) yang terhormat! masih ingat sama aku dong pasti?” tulis akun dianaross93.

Akun tersebut juga membagikan bukti chat bersama seorang anggota DPR yang mengajaknya bertemu di sebuah hotel. Tidak hanya itu, wanita pembuat video juga mengungkapkan jika kerap diajak belanja oleh anggota DPR tersebut. (*)

Dukun Sakti Masuk jadi Nakes di UU Cipta Kerja, Netizen Heboh!

BOGOR DAILY – Setelah gelombang aksi besar-besaran demo tolak UU Cipta Kerja, kini netizen ribut soal draft UU itu.

Apa yang diributkan?

Viral di media sosial sebaran draft yang disebut-sebut versi final UU Cipta Kerja ini mencantumkan paranormal dan dukun bayi dalam kategori jasa pelayanan kesehatan medis.

Pembahasan tentang dukun sakti alias paranormal. Bahasan itu ada pada ayat 3. Berikut isi potongan draf yang disebut-sebut versi final UU Cipta Kerja:

Jasa pelayanan kesehatan medis meliputi:
jasa dokter umum, dokter spesialis, dan dokter gigi;
jasa dokter hewan;
jasa ahli kesehatan seperti ahli akupunktur, ahli gigi, ahli gizi, dan ahli fisioterapi;
jasa kebidanan dan dukun bayi;
jasa paramedis dan perawat;
jasa rumah sakit, rumah bersalin, klinik kesehatan laboratorium kesehatan, dan sanatorium;
jasa psikolog dan psikiater; dan jasa pengobatan alternatif, termasuk yang dilakukan oleh paranormal.

Diskusi tentang hal ini antara lain diunggah salah satu akun Twitter @coll*********. Sejumlah netizen ikut merespons hal ini.

“Besok mok les perdukunan aja ya nakkk,” cuit Sheil***5.

“Haaa? Yaampun kalah sama dukun dan paranormal, gini banget weyyy dikira kuliah farmasi enteng kali yakkk pen tereak WOEEE,” sebut netizen lain. (*)

Viral Plang Arah Menuju Jepang, Ternyata Ada di Indonesia. Ini Faktanya!

0

BOGOR DAILY – Rame meme pindah negara saat demo tolak UU Cipta Kerja, kini muncul arah petunjuk jalan menuju Jepang.

Foto plang petunjuk jalan ke arah Jepang dan Kota Semarang viral dan ramai dibicarakan di media sosial.

Fakta atau Hoax?

Foto tersebut diunggah oleh akun Twitter @sosmedkeras. Foto tersebut menunjukkan petunjuk arah menuju ke arah Jepang dan Semarang dengan keterangan, “Otw pindah ke Jepang, kalian kapan.”

Unggahan tersebut pun mendapatkan komentar yang beragam. Mereka penasaran keinginan untuk pergi ke Jepang yang ada di Jawa Tengah itu.

“Ini plang dimana anjir, pengen ke sana dah wkwk,” tulis akun @sem.

“Bendino aku ning umah mu lewat Jepang lip, Jepang dengan kearifan kota Kudus,” tulis akun @surindih.

“Jepang di sebelah mananya poncol,” tulis akun @sickgarette.

“Itu mah Desa Jepang di Kudus, Kudus ada desa yang satu namanya Jepang yang 1 lagi namanya Japan,” tulis akun @shk.

Ternyata benar adanya. Petunjuk jalan itu berada di Jalan Patimura turut Desa Loram Wetan Jati, Kabupetan Kudus, Jawa Tengah.

Di situ ada petunjuk arah untuk menuju ke Kota Kudus dan Kota Semarang. Sedangkan petunjuk jalan lain menuju ke Jepang.

Sekretaris Desa Jepang, Ngadiman, menjelaskan tentang petunjuk arah Desa Jepang yang berada di pertigaan jalan Desa Loram Wetan. Dia menjelaskan, di Desa Jepang terdapat tiga dukuh.

“Benar itu petunjuk arah menuju desa kami, Desa Jepang termasuk di wilayah Kecamatan Mejobo,” ujar Ngadiman di Balai Desa Jepang, Jumat (9/10).

“Desa Jepang terdapat tiga dukuh. Yakni Jepang, Pendem Kulon, dan Pendem Wetan,” lanjutnya. (*)

Brand Murah dan Fashionable Banget Sekarang Ada di Two Tie Dye Shop

BOGOR DAILY – Two Tie Dye Shop adalah akun penjual kaos tie dye tangan panjang, tangan pendek, dan masker tie dye dengan sistem PO (Pre-order).

Akbar, owner Two Atie Day Shop, beserta dua orang rekannya menjual kaos mulai dari kaos anak-anak umur 1-11 tahun hingga kaos orang dewasa.

Harga yang ia cantumkan sangat murah, dari mulai 25.000 hingga 75.000 paling mahal dengan produknya yang modis dan kekinian.

“Harga jual untuk ukuran anak-anak kita jual mulai dari Rp25.000. untuk orang dewasa ukuran S/M/L tangan pendek Rp45.000 tapi untuk tangan panjang hanya ditambah Rp5000 saja, jadi Rp50.000 untuk tangan panjang. Untuk ukuran XL-XXXXL berbeda harganya, namun harga maksimal yang kita berikan hanya Rp75.000 saja,” ucapnya.

Selain itu, untuk membuat pelanggan nyaman memakai kaos yang mereka pesan, Akbar menyediakan berbagai motif kaos Tie Dye untuk para pembeli pilih sesuai keinginan mereka dengan pengejaran paling lama 7 hari.

Bukan hanya kaos saja yang ditawarkan, dalam masa pandemi seperti ini, Akbar beserta tim menawarkan masker dengan motif tie dye dengan harga murah yakni Rp10.000.

“Bukan hanya kaos Tie Dye, Pada masa pandemi ini,
Saya pun menambah item lain yaitu masker dengan design yang unik dan berbeda dari masker yang dijual dipasaran. Selain motif unik fungsi masker ini jga dapat mencegah penyebaran virus covid 19. Tentunya dengan harga jual yang murah hanya Rp10.000 untuk masker Tie Dye,” jelas dia.

Menurut Akbar, ide usaha kaos motif dan kekinian ini sudah ada sebelum adanya Covid-19 dengan berawal hanya menjual produk kaos saja. Namun, usaha tersebut baru terlaksana di masa pandemi dengan penghasilan lebih dari sebelumnya karena motif-motif yang ditawarkan sangat menarik pembeli.

“Sebetulnya ide usaha ini sudah ada sebelum masa pandemi. Awalnya memang hanya menjual produk kaos saja karena saya berfikir untuk mencari penghasilan tambahan, selain itu mengaplikasikan kreatifitas pada kaos yang saya jual. Selanjutnya, saya create beberapa motif model Tie Dye dibuat semenarik mungkin,agar calon pembeli tertarik untuk membelinya” jelas Akbar.

Sementara itu, dalam hanya waktu 3 Minggu saja, Akbar beserta rekannya sudah menjual produknya sebanyak kurang lebih 75 Pcs.(egi)

Menkeu Teken Subsidi Bunga KPR

0

BOGOR DAILY- Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merelaksasi ketentuan subsidi bunga untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 138/PMK.05/2020 yang merupakan perubahan PMK 85/PMK.05/2020 tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga Atau Subsidi Bunga Margin Dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Beleid ini mulai berlaku per tanggal 28 September 2020. Aturan itu pun sudah ditandatangani oleh Menteri Keuangan.

“Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ini dapat terserap,” tulis aturan, di Jakarta, Jumat (2/10/2020).

Dalam aturan itu, ada beberapa poin ketentuan yaitu mengatur debitur KPR hingga tipe 70 dan debitur KKB yang menggunakan kendaraannya untuk usaha produktif bisa mendapatkan subsidi bunga.

Nantinya, debitur lembaga penyalur program kredit pemerintah yang berbentuk BLU menjadi dasar pemberian subsidi bunga/subsidi margin merupakan data yang diberikan Kemenkop UKM.

Lalu aturna ketiga yakni, dalam hal pelaksanaan pemberian subsidi bunga atau subsidi margin dilakukan BLU melalui Koperasi sebagai lembaga linkage BLU atau koperasi yang bekerja sama dengan BLU, koperasi memberitahukan debitur yang berhak menerima subsidi bunga/subsidi margin.(fbn)

(rzy)