Thursday, 7 May 2026
Home Blog Page 7950

Gara-gara Ini, Timo Werner Sempat Ragu Gabung Chelsea

0

BOGORDAILY – Timo Werner mengaku sempat ragu untuk gabung Chelsea. Ada satu kekalahan Chelsea yang membuat Werner menimbang-nimbang transfer ke London Barat.

Werner pindah ke Chelsea pada bursa transfer musim panas ini. Striker asal Jerman itu ditransfer dari RB Leipzig dengan banderol 48 juta paun.

Chelsea bukan satu-satunya tim yang berminat kepada Werner. Pemain berusia 24 tahun itu juga sempat dikaitkan dengan Liverpool.

Meski pada akhirnya memilih Chelsea, Werner mengaku sempat ragu. Keraguan itu muncul setelah melihat Chelsea dikalahkan Bayern Munich di babak 16 besar Liga Champions.

Kala itu, Chelsea kalah 0-3 saat menjamu Bayern di Stamford Bridge pada pertandingan leg pertama. Saat gantian tandang ke Allianz Arena, tim arahan Frank Lampard itu kembali menelan kekalahan, kali ini dengan skor 1-4.

“Bohong kalau saya bilang tidak begitu. Kekalahan 0-3 Chelsea di laga kandang di leg pertama melawan Bayern tak mendukung untuk ke London,” ujar Werner kepada BILD seperti dilansir Mirror.

“Saya harus katakan itu secara terbuka, karena bersama Leipzig, kami selalu bermain sangat bagus dan melewati laga ketat melawan Bayern.”

Meski demikian, Werner menilai kekalahan dari Bayern seperti berkah tersembunyi untuk Chelsea. The Blues menyadari banyak yang masih harus dibenahi.

Chelsea kemudian belanja besar di bursa transfer musim panas ini. Selain mendatangkan Werner, Chelsea juga merekrut Hakim Ziyech, Kai Havertz, Thiago Silva, Ben Chilwell.

“Dengan Bayern menunjukkan Chelsea titik lemahnya, klub bisa mengusahakan kepingan puzzle agar bisa mengejar ketinggalan dari Bayern sang juara Liga Champions. Itulah yang dilakukan Chelsea,” kata Timo Werner.

Dituntut 3 Tahun Bui, Lucinta Luna Keukeuh Tak Bersalah Atas Kasus Narkoba

0

BOGORDAILY – Sidang kasus narkoba Lucinta Luna kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Dalam sidang ini beragendakan duplik dari Lucinta yang sebelumnya dituntut tiga tahun penjara.

Lantaran proses sidang belum menemui vonis, pihak Lucinta Luna belum lega. Hal itu diungkapkan pengacara Lucinta Luna, AAFS, usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (23/9/2020).

Memang tim kuasa hukum Lucinta Luna berkeyakinan bahwa kliennya tak bersalah lantaran narkoba jenis ekstasi. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum menuntut Lucinta Luna selama tiga tahun penjara, dalam sidang sebelumnya.

“Belum lega, kan baru pembacaan duplik, pembacaan duplik tanggapan dari replik Jaksa Penuntut Umum yang kemarin. Jadi bahwa kemarin kami prinsipnya berkeyakinan bahwa Lucinta Luna tidak bersalah atas dakwaan dan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum,” kata AAFS.

Memang diungkapkan AAFS, Lucinta Luna negatif ekstasi dan benzo dari tes urine di BNN (Badan Narkotika Nasional) dan barang haram itu bukan milik Lucinta Luna. Sehingga pihak pengacara yakin Lucinta Luna tak bersalah.

“Karena pada saat penangkapan, ekstasi tersebut tidak dalam penguasaan saudara terdakwa Lucinta Luna dan hasil tes urine dari BNN juga hasilnya semua negatif, negatif ekstasi, negatif benzo dan itu yang harus dijadikan acuan,” bebernya.

“Karena kalau tes rambut bisa tiga bulan ke belakang mungkin bisa lebih dan itu sama saja dong kasihan banyak orang yang dari dulu pemakai sekarang udah nggak makai ternyata di rambutnya masih positif di penjarain saja semua orang tuh, nggak bisa begitu,” pungkasnya.

Untuk sidang putusan Lucinta Luna sendiri akan digelar dalam agenda selanjutnya. Lucinta sebelumnya memang minta dibebaskan terkait kasus narkoba.

Sekadar diketahui, Lucinta Luna ditangkap polisi di apartemennya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 11 September 2020. Ia diamankan bersama kekasihnya, Abash, pada pukul 01.30 WIB dini hari, oleh Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti narkoba jenis ekstasi, tramadol, hingga riklona. Saat dites urine, Lucinta Luna juga dinyatakan positif benzodiazepin yang masuk golongan psikotropika.

Menteri Basuki Ingin Infrastruktur Masa Depan Bisa Menangkal Risiko Bencana

0

BOGORDAILY – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya teknologi infrastruktur di masa depan untuk beradaptasi dengan bencana tak terduga, seperti pandemi virus corona. Hal itu diungkapkannya dalam lokakarya virtual, Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Indonesia Karya Anak Bangsa.

“Pada tahun 2020 ini kita menghadapi situasi yang tidak terduga sebelumnya, yaitu pandemi Covid-19. Pada Agustus 2020 yang lalu, saya menekankan pentingnya perencanaan dan perancangan yang baru untuk memastikan sistem publik dan swasta yang tangguh dalam menghadapi risiko bencana di masa depan. Khususnya yang terkait dengan air dan pandemi Covid-19,” kata Basuki, , Kamis (24/9).

“Mengambil pelajaran dari pandemi Covid-19 ini, tampaknya di masa depan kita perlu memiliki pengetahuan dan teknologi untuk infrastruktur yang memiliki daya tahan terhadap multiple disaster,” imbuhnya.

Menurut dia, teknologi konstruksi tahan gempa dan mitigasi bencana sebenarnya telah banyak dihasilkan oleh akademisi, peneliti dan praktisi dari berbagai instansi di Tanah Air.

Desain teknologi itu disebutnya telah banyak diimplementasikan dalam pembangunan infrastruktur berskala kecil dan besar. Namun sayangnya, hal tersebut belum banyak diketahui oleh masyarakat dan pelaku industri konstruksi.

“Teknologi tersebut telah digunakan pada infrastruktur, baik skala kecil, menengah hingga besar atau megastruktur, seperti jembatan bentang panjang, bendungan, dan gedung-gedung pencakar langit. Namun teknologi tersebut masih belum banyak diketahui masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Batal Nikah?

0

BOGORDAILY – Pasangan artis Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar sebelumnya sudah gembar-gembor akan melakukan pernikahan di tahun ini. Namun rencana itu gagal terwujud.

Atta Halilintar mengaku hingga kini kedua orang tua dan adik adiknya masih terjebak lockdown karena pandemi Corona di Malaysia sampai akhir tahun ini. Oleh karena itu Atta Halilintar memutuskan pernikahan akan ditunda.

“Ya yang pasti sampai sekarang ya orang tua aku di-lockdown sampai tanggal 31 akhir tahun ya kemungkinan jadinya tahun depan. Semoga nggak ada halangan,” kata Atta Halilintar di HUT ke-17 Insert di Gedung Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2020) malam.

Atta Halilintar tidak bisa membayangkan menggelar pernikahan tanpa kehadiran keluarganya. Minimal, menurutnya, ada orang tua yang menyaksikan momen sakral tersebut.

“Karena kalau aku tuh nggak tahu ya kalau nikah nggak ada orang tua, nggak ada adik adikku. Kalau sendiri gimana ya orang kan kalau di hari pernikahan itu paling nggak mama papa gue ada di sampingku gitu bertemu,” beber Atta.

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah jadi pengantin Jawa

Sementara itu, saat disinggung sudah sejauh apa persiapkan pernikahannya, Atta Halilintar menyebut memang belum jauh. Lagi-lagi, ia mengaku terkendala dengan pandemi.

“Ya kita nggak bisa mempersiapkan apa-apa kalau sekarang ya emang jalannya banyak yang terhambat. Mama papaku nggak bisa pulang, adik-adikku juga pada di sana, cuma satu orang doang di sini,” ungkapnya.

Namun dia tetap mengambil hikmah dengan tertundanya pernikahan tersebut. Ia menyebut momen ini bisa digunakan untuk lebih mengenal dan serius lagi dengan Aurel Hermansyah.

“Ya mungkin kita ambil sisi baiknya menjadi pelajaran buat kita berdua agar menjadi lebih dewasa lagi. Semoga kita melanjutkan hubungan yang sangat-sangat serius sebenarnya sekarang udah sangat serius. Sangat serius kita udah saling mengerti satu sama lain, bisa saling belajar,” beber Atta Halilintar.

Di akhir, hubungan asmaranya dengan Aurel Hermansyah disebut Atta Halilintar juga tak lepas dari masalah. Namun Atta Halilintar berusaha cuek menanggapi hal tersebut.

“Cara menghadapi ya aku nggak usah dibaca, nggak usah dipeduliin, nggak usah ditanggapi, juga jadi diri sendiri aja deh dan juga terus bekerja aja,” pungkasnya.

Transfer Pemain Asing ‘Dadakan’ Membuat Bos Persib Geleng-geleng Kepala

0

BOGORDAILY – Langkah PSSI yang membuka bursa transfer pemain membuat bos Persib Bandung Teddy Tjahjono geleng-geleng kepala. Apalagi, hal itu ditolak banyak klub.

Hasil voting manager meeting klub Shopee Liga 1 di Hotel Sheraton Kota Bandung, 21 September, seperti dianggap angin lalu. Delapan klub, termasuk Persib menolak regulasi tersebut. Sementara, tujuh klub lain setuju dan tiga klub lainnya bersikap netral.

“Ini berarti bahwa mayoritas klub menolak regulasi pendaftaran pemain asing di dalam meeting tersebut, dan PT LIB akan membawa hasil voting ini ke PSSI. Jadi PSSI seharusnya mendengar masukan dari mayoritas klub berdasarkan hasil voting,” ucap Teddy saat dihubungi wartawan, Rabu (23/8/2020).

PSSI membuka jendela transfer bagi pemain asing telah dibuka sejak 21 September-18 Oktober, otoritas sepakbola tertinggi nasional itu mengaku telah mengantongi lampu hijau dari FIFA.

Walau begitu, ungkap Teddy, Persib tak akan mengajukan protes terkait langkah PSSI tersebut. “Kami tunggu respons dari LIB secara resmi atas hasil manager meeting kemarin. Saya berharap PSSI dan PT LIB mendengar mayoritas suara klub,” katanya.

Sementara itu Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts melayangkan pernyataan yang lebih keras, terkait jendela transfer pada awal paruh musim pertama Shopee Liga 1.

“Skandal yang terang-terangan. Ini semuanya tidak logis, sekali lagi. Dari informasi yang saya dapat, ada tiga klub yang mencoba mengorganisir ‘transfer window Eropa’ dan tiga tim ini adalah tim yang mendapat pemain Brasil yang mana semua sudah tahu tentang mereka,” ujar Robert dalam telekonferensi.

“Jadi tidak ada transparansi dan tidak ada yang tahu apa yang sedang terjadi. Ketika melakukan voting pada pertemuan terakhir di Bandung hari Senin lalu, ada 8 klub dari 18 tidak setuju (adanya penambahan pemain asing). 7 tim memilih setuju dan 3 tim netral. Di situasi logis dalam voting, ketika suara terbanyak memenangkan voting, maka seharusnya tidak ada transfer window (sebelum Liga 1 2020),” imbuhnya.

Bila jendela transfer ini dibuka sekarang, ujar Robert, maka dalam kurun waktu tiga bulan ke depan akan dilakukan transfer pemain kembali pada Desember mendatang.

“Dan ketika musim baru dimulai, yang belum tahu kapan dimulainya tahun depan, akan ada transfer window lagi (awal musim). Dalam kata lain, dalam kurun waktu tiga bulan dari sekarang akan ada dua transfer window di sepakbola Indonesia dan itu sangat tidak logis. Jika beberapa orang di Indonesia mendadak mengambil keputusan membuka transfer window yang mana mayoritas tidak setuju dengan itu saat voting, saya menyerahkan opini kepada semua orang untuk mempertanyakan apa yang sedang terjadi dalam hal pengambilan keputusan di sepakbola Indonesia,” kata pelatih Persib asal Belanda itu.

Kemendagri Mencatat, Anak-anak di 9 Provinsi Ini Banyak Tak Kantongi Akta Kelahiran

0

BOGORDAILY – Pemerintah menempatkan target cakupan kepemilikan akta kelahiran sebagai prioritas nasional. Presiden Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015–2019 menetapkan target kepemilikan akta kelahiran yaitu 75 persen pada tahun 2015, 77,5 persen pada tahun 2016, 80 persen pada tahun 2017, 82,5 persen pada 2018, dan 85 persen pada 2019.

Dalam laporan Kinerja Direktorat Pencatatan Sipil (Capil), Direktur Capil, Christina Lilik Sudarijati menyampaikan sampai dengan 30 Agustus 2020 lalu, progres kepemilikan piagam lahir nasional sudah mencapai 92,85 persen atau melampaui target RPJMN. Artinya, dari 79.964.264 jumlah anak Indonesia rentang usia 0-18 tahun, sebanyak 74.244.858 jiwa sudah memiliki sertifikat kelahiran.

“Kalau mencermati target RPJMN, maka cakupan kepemilikan akta kelahiran sudah memenuhi target yang ditetapkan,” kata Christina dalam laporannya kepada Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh pada rapat internal virtual melalui aplikasi Zoom dengan para Eselon II, III dan IV serta pegawai Ditjen Dukcapil di Jakarta, Rabu (23/9).

Christina menyebutkan dari 34 provinsi, hanya tinggal 9 provinsi saja yang masih berwarna merah alias belum memenuhi target cakupan akta kelahiran. Atau dengan kata lain 9 provinsi tersebut masih di bawah 92 persen. Adapun 9 provinsi itu ialah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Maluku, Maluku Utara serta Papua dan Papua Barat.

Sementara itu, Dirjen Zudan dalam arahannya memerintahkan Direktorat Capil segera bersurat kepada 9 kepala daerah provinsi tersebut untuk mengingatkan kembali beberapa hal yang harus dilakukan agar target cakupan akta kelahiran dapat terpenuhi. “Yang paling rendah cakupan akta kelahirannya adalah Provinsi Papua 46,99 persen,” kata Dirjen Dukcapil.

Dirjen Zudan juga meminta dibuatkan surat yang ditandatangani oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian untuk ditujukan kepada 9 gubernur provinsi yang dimaksud. Surat tersebut berintikan agar gubernur segera melakukan langkah proaktif agar target cakupan akta kelahiran dapat terpenuhi.

“Langkah proaktif yang dimaksud antara lain dengan mendorong para bupati dan walikota melakukan pemberian akta kelahiran secara massal melalui jenjang-jenjang sekolah PAUD, TK, SD, SMP. Sekaligus di sana memberikan Kartu Identitas Anak (KIA),” kata Dirjen Zudan. Dukcapil.

Upaya Mengoptimalkan Pelaksanaan PJJ

0

BOGOR DAILY- Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menghadapi banyak permasalahan. Mulai dari ketidakmampuan orangtua siswa membeli gadget dan paket data sampai dengan soal kelemahan sinyal. Juga kebingungan sejumlah guru menyiapkan materi belajar.

Kenyataan inilah yang juga dilihat Wali Kota Bogor, Bima Arya ketika mengunjungi  beberapa sekolah pada akhir Agustus lalu. Kesimpulannya, kegiatan PJJ tidak bisa berjalan secara maksimal. “Saya melihat langsung kondisi dan persoalan di lapangan seperti apa, dan ini di Kota Bogor, belum berbicara di daerah yang lebih jauh,” katanya. Menurutnya, kondisi seperti ini adalah darurat pendidikan.

Situasi darurat ini diperkirakan masih akan berlangsung cukup lama. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menegaskan, penerapan PJJ memang tidak akan selamanya, karena prioritas pendidikan nasional adalah mengembalikan para siswa ke sekolah dengan cara paling aman. “Tapi karena situasi pandemi yang dinamis, kita tetap harus mengantisipasi dan merencanakan pengoptimalan PJJ, sekalipun PJJ memang tidak ideal bahkan di seluruh dunia, tapi ini realitanya,” ujar Nadiem  pada Rakor Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 secara virtual awal September lalu.

Jadi tidak ada pilihan lain, PJJ harus dioptimalkan. Pemerintah Kota Bogor  pun bertindak sigap. Diantaranya menganggarkan pengadaan koneksi wifi dalam perubahan APBD Kota Bogor 2020. Juga memobilisasi kepedulian warga membantu penyediaan gadget dan program Jaga Asa untuk orang tua asuh di sektor pendidikan. Sedangkan untuk konten pembelajarannya, Pemerintah Kota Bogor menggandeng beberapa pihak untuk memandu para guru menyiapkan konten PJJ.

Senin, 21 September lalu, Program Wifi Publik Gratis di wilayah Kota Bogor akhirnya diluncurkan. Peresmiannya berlangsung di RT 04 / RW 16,  Tegal Gundil dan dihadiri juga oleh Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto. Pada saat  bersamaan, peluncuran serupa dilakukan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A.Rachim yang didampingi beberapa anggota DPRD Kota Bogor di Kelurahan Margajaya. Di tahap pertama, ada 50 titik WiFi Publik yang diresmikan penggunaannya.

“Dengan dukungan teman-teman dari dewan, program ini bisa terwujud. Jadi persoalan akses internet kita coba pecahkan dengan memasang 797 titik akses wifi di seluruh Kota Bogor per RW,” ungkap Bima. Sementara itu menurut Atang, program ini merupakan jawaban atas apa yang menjadi permintaan warga. “Kita sama-sama berpikir bahwa ketika dunia pendidikan hari ini mengalami masalah, maka kita membayangkan sekian tahun yang akan datang, juga akan ada masalah baru jika masalah ini tidak diselesaikan,” katanya.

Disadari, keberadaan wifi gratis bisa saja memunculkan kerumunan, satu hal yang harus dihindari di masa sekarang. Oleh karenanya Bima meminta aparatur wilayah membantu memantau jalannya PJJ di titik-titik yang sudah disediakan jaringan wifi agar tidak terjadi kerumunan. Termasuk saat pelajar mengakses wifi secara bersamaan. “Kita harus pastikan di titik-titik itu semuanya berjalan dengan protokol kesehatan. Anak-anak bisa berkumpul di satu titik dengan protokol kesehatan dan dipandu oleh orangtua,” lanjutnya.

Merespon harapan itu, Hendi, admin pengaturan Wifi Publik di RW.05 Kelurahan Marga Jaya, menyanggupi untuk mengatur penggunaan wifi berdasarkan jam masuk sekolah para siswa. “InsyaAllah dari pagi sekitar jam 07.00 WIB – 18.00 WIB. Jika nanti ada anak-anak yang ingin belajar malam hari, kita ikuti dengan tetap mengawasi dan menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan waktu,” katanya.

Di lingkungan RW.05 terdaftar jumlah siswa sebanyak 30 orang. Diantarnya Aqila Dwi Wangi, siswi kelas IX SMP Yapsida. Ia sudah mencoba wifi tersebut ketika mengikuti PJJ mata pelajaran sejarah di Majelis Ta’lim RT.02 RW.05, Kelurahan Marga Jaya. “Lancar, dan jadi hemat, enggak lagi membebani orang tua. Biasanya sebulan sekali harus mengeluarkan uang Rp 50 – Rp 100 ribu untuk beli kuota,” katanya.

Sejalan dengan program ini, Pemerintah Kota Bogor juga membuat panduan pelaksanaan PJJ dan membantu para guru menyiapkan konten pembelajaran.“Ada kolaborasi antara Pusat Riset Pendidikan Masa Depan dan Kelas Pintar untuk menyusun pedoman dan konten pembelajarannya. Jadi, bukan hanya disiapkan koneksinya saja, tapi kontennya juga kami bantu,” ungkap Bima.

Menurut CEO Kelas Pintar, Fernando Ufie, pihaknya akan memberikan layanan untuk menyediakan konten dari kelas 1 hingga kelas 12. “Sedangkan pedomannya disusun oleh Pusat Riset Pendidikan Masa Depan. Kami saling kolaborasi,” ungkapnya. Menurutnya, konten yang disediakan pada dasarnya tetap berlandaskan pada kurikulum 2013.

“Namun diberikan kebebasan kepada guru dan siswanya untuk bisa menerapkan cara belajarnya seperti apa. Yang berbeda, konten yang disuguhkan akan banyak menampilkan animasi dalam mempelajari sesuatu dan powerpoint karena pada akhirnya esensi dari PJJ adalah pembelajaran yang memandirikan anak,” lanjutnya. Dengan adanya langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor, diharapkan para siswa lebih terbantu dalam mengikuti PJJ. (Advertorial)

Peduli Bencana Cibuntu Sukabumi, BBRP Zona 3  Kabupaten Bogor Turunkan Tim Rescue

BOGOR DAILY- – Banjir bandang yang menerjang kawasan Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Senin (21/9) yang lalu, menyisakan duka mendalam bagi warga yang terdampak bencana alam.

Melihat kondisi yang seperti ini, Barisan Benteng Raya Padjajaran (BBRP) Zona 3 Kabupaten Bogor, berinisiatif membantu warga yang terkena dampak dari bencana alam banjir bandang dengan menerjunkan tim Rescue dari BBRP Zona 3 Kabupaten Bogor. Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan  bantuan sembako serta pakaian layak pakai.

 

Ketua BBRP Zona 3 Kabupaten Bogor, Gembieth menjelaskan, pihaknya membantu warga yang terkena dampak bencana alam, bantuan itu berupa suplay bahan pokok makanan, tenaga bantuan dari tim rescue, dan uang untuk keperluan warga di lokasi bencana yang berada di kampung Cibuntu.

“Hari ini langsung turun ke lokasi membantu masyarakat disana. Tim rescue yang belum lama ini didekrarasikan langsung diterjunkan ke lokasi untuk membatu warga. Dengan turun ke lokasi bencana kita jadi bisa merasakan kessdihan yang dialami masyarakat disini. Kami memberikan bantuan semoga bisa bermanfaat untuk warga,” ujarnya.

Gembieth pun mengatakan, tim rescue BBRP Zona 3 Kabupaten Bogor berada di loaksi bersama relawan lainya, sedang membersihkan sisa banjur bandang kemarin.”Kita tadi dibantu warga sama relawan yang lain membersihkan sisa bekas banjir kemarin,” tambahnya.

Menurut  Gembieth  yang saat ini masih berada di lokasi bencana, dampak yang terparah akibat terjangan banjir bandang adalah di wilayah Kampung Cibuntu RT 04/04, Desa Pasawahan, Kabupaten Sukabumi. Akibat banjir bandang tersebut beberapa bangunan rumah hancur luluhlantah.“Ada beberapa rumah ini yang hancur saya gak tahu ada berapa rumah,” pungkasnya.

Warga Bogor Tak Pakai Masker Dihukum Berjemur

0

BOGOR DAILY – Puluhan aparat gabungan TNI-Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan menggelar Operasi Yustisi, di Jalan Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (24/9/2020).

Beberapa pelanggar dijemur di jalan sambil memegang papan operasi.

Operasi Yustisi tersebut digelar di samping Mal BTM, mulai pukul 09.00 WIB. Aparat gabungan bersiaga di pinggir jalan sambil memperhatikan setiap para pengendara yang melintas, khususnya bagi yang tidak mengenakan masker.

Tidak hanya pemotor, beberapa sopir angkot yang kedapatan tidak mengenakan masker langsung diberhentikan petugas untuk disidang. Bahkan, penumpang dalam bus umum yang terlihat tidak memakai masker juga turut terjaring petugas.

Setelah didata, para pelanggar diberikan sanksi administrasi dan sanksi sosial. Bagi yang memilih sanksi sosial, mereka dijemur oleh petugas sambil memakai rompi oranye di pinggir jalan. Mereka juga memegang papan imbauan dan informasi.

“Ini untuk mengingatkan kepada warga juga agar disiplin menggunakan masker. Kita juga ingin melanggar merasakan bagaimana jadi petugas di tengah jalan, panas-panasan melakukan operasi seperti ini sekian jam,” kata Kasatpol PP Kota Bogor Agustiansyah.

Hanya saja, pihaknya melihat tingkat pelanggaran terkait penggunaan masker di Kota Bogor sudah cukup berkurang. Hal itu dikarenakan masifnya operasi dan kesadaran masyarakat yang terus tumbuh.

“Ya dengan masif operasi masifnya setiap hari di setiap polsek juga di Kota Bogor gabung dari teman-teman Satpol PP dan TNI-Polri, alhamdulillah angka pelanggaran meburun kita lijat dari data cendrung menurun. Kira-kira turun 30 persen,” ucap Agus.

Atletico Resmi Mengumumkan Transfer Luis Suarez dari Barcelona

0

BOGORDAILY – Atletico Madrid secara resmi mengumumkan kesepakatan transfer Luis Suarez dari Barcelona. Kini Atletico tinggal menuntaskan detail-detail kepindahan.

Suarez tinggal selangkah lagi resmi jadi milik Atletico Madrid. Setelah melalui sejumlah situasi pelik, termasuk kegagalan pindah ke Juventus yang turut membuatnya terjerat kasus tes paspor, Suarez menemui kejelasan pada masa depannya.

Atletico mengumumkan telah menyepakati transfer dengan Barcelona, seperti yang telah diperkirakan sebelumnya. Los Colchoneros sudah lebih dulu memberikan sinyal kuat dengan melepaskan Alvaro Morata ke Juventus, demi memberikan tempat untuk Suarez.

“Atletico de Madrid dan FC Barcelona telah mencapai kesepakatan untuk transfer Luis Suarez,” demikian pernyataan resmi Atletico.

Selanjutnya Suarez tinggal menuntaskan tes medis, sementara klub membereskan urusan kontrak. Penyerang 33 tahun itu akan resmi jadi milik Atletico setelah meneken kontraknya.

Barcelona mengumumkan bahwa transfer Suarez bernilai 6 juta euro. Blaugrana telah mengucapkan perpisahan dan menyiapkan acara pelepasan untuk sang pemain pada Kamis (24/9/2020) ini.

Ini berarti pula bahwa kebersamaan Suarez dengan Barcelona akan berakhir setelah enam musim. Pemain asal Uruguay itu menjadi korban proyek baru Barcelona yang dipimpin Ronald Koeman, yang baru datang musim panas tahun ini.

Kepindahannya ke Atletico kabarnya sempat ditentang oleh Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu. Tapi Bartomeu pada prosesnya melunak dan membiarkan Suarez pergi.