Thursday, 14 May 2026
Home Blog Page 8015

Viral Video Ngajengkang dari Angkot, Ibu Berkerudung Nyaris Terlindas Sepeda Motor

0

BOGOR DAILY – Insiden di jalanan yang melibatkan ibu-ibu naik motor kerap menjadi bahan kegemasan banyak orang. Mulai dari sen kanan belok kiri, hingga melaju pelan tapi berada di lajur tengah.

Tapi kali ini, sebuah video pendek tentang ibu-ibu di jalanan berhasil membuat kaget warganet meski ibu tersebut tidak sedang naik motor.

Video singkat berdurasi delapan detik itu mendadak viral di media sosial Twitter setelah diunggah oleh akun @txtdaribogor.

“Ngajengkang,” tulis @txtdaribogor menerangkan momen terjatuhnya ibu-ibu berbaju pink tersebut, Selasa (08/09/2020).

Dalam video yang dilengkapi watermark @mr.novembeer itu, seorang pengendara motor sedang melaju di jalanan yang terlihat ramai lancar.

Sambil merekam perjalanannya, pengendara itu berjalan di belakang sebuah angkot berwarna hijau.

Karena berada di lajur sebelah kanan, pengendara motor mencoba mendahului angkot tersebut melalui lajur kiri yang terlihat kosong.

Tepat pada saat motor berada di posisi belakang angkot bagian kiri, seorang ibu tiba-tiba jatuh menghambur ke badan jalan lewat pintu angkot yang dibiarkan terbuka.

Nampak pula kepala ibu-ibu tersebut terbentur kerasnya jalan aspal.

Spontan, si pengendara motor terkejut dan mendadak menghentikan kendaraan yang dibawanya. (*)

Bosan di Darat, Dua Kelompok Ini Tawuran di Laut Berantemnya sambil Berenang

0

BOGOR DAILY – Entah karena bosan di laut dua kelompok ini malah tawuran di laut. Aksi mereka terekam video dan viral di media sosial.

Aksi tawuran itu terjadi di perairan Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko mengatakan, pihaknya juga mengetahui informasi tersebut dari media sosial. Polres Metro Jakarta Utara dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan menyelidiki kasus tersebut.

“Nanti kita tangani bersama apakah itu wilayah kita atau KP3 (Polres Pelabuhan Tanjung Priok), sedang selidiki bersama,” kata Kombes Sudjarwoko saat dihubungi detikcom, Rabu (9/9/2020).

Sudjarwoko mengaku, pihaknya rutin melakukan patroli di lokasi rawan, termasuk di wilayah perairan yang tergolong baru. Patroli akan ditingkatkan untuk mencegah kejadian terulang.

“Patroli bersama sudah sering kita lakukan. Dengan adanya kasus ini kita lebih intens melakukan patroli,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sudjarwoko mengatakan, pihaknya belum menerima informasi apakah ada korban terkait kejadian itu.

“Korban sudah kita dalami, belum ada,” imbuhnya.

Dalam video viral yang beredar, tampak dua kelompok berhadap-hadapan. Mereka membaWa senjata tajam dan saling menyerang sambil berenang.

Sebelumnya, kejadian serupa pernah terjadi pada tanggal 10 Agustus 2020 lalu. Saat itu polisi membubarkan aksi tawuran tersebut.

“Jadi tim sudah mengecek ke TKP bahwa memang betul tanggal 10 Agustus lalu sekitar menjelang Magrib itu kejadiannya,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP David Kanitero saat dihubungi detikcom, Kamis (13/8/2020).

David mengatakan, secara administratif, lokasi kejadian masuk wilayah Cilincing. Namun, karena Polsek Kalibaru yang terdekat ke TKP, sehingga saat itu Polsek Kalibaru yang mengamankan kejadian tersebut. (*)

Ratna List Duet Bareng Rektor IPB Nyanyikan Lagu ‘Misteri Cinta’

0

BOGOR DAILY – Ratna Listy artis atau penyayi yang sering menyanyikan lagu keroncong turut tapil di acara malam Puncak Kreatif Bogor Sport and Tourism di gedung Auditorium Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Rabu (9/9/2020).

Acara yang bertemakan ‘Bogor Bangkit Indonesia Maju’ itu, Ratna Listy tampil bernyani bersama Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Arif Satria.

Duet Ratna Listy dan Rektor IPB itu mempersembahkan lagu ‘Misteri Cinta’ berjudul ‘kalau cinta berlabuh di Dramaga’.

Penampilan artis yang sering muncul di program Bedah Rumah itu dan Rektor IPB membuat peserta terkesima.

Pada duet itu, Ratna Listy menyanyi diiringi langsung oleh alunan gitar yang dimainkan oleh Prof Arif Satria.

Tidak hanya Ratna Listy dan Prof Arif Satria saja yang hadir di pentas tersebut juga ada artis dan presenter yakni Shanaz Haque dan Gustav Aulia Conten Creator, Putra Ausa yang merupakan film maker.

Untuk diketahui, dalam acara Malam Puncak Kreatif ini akan diumumkan siapa saja yang menjadi juara dalam lomba-lomba yang digelar sejak Agustus 2020 lalu. (Andi)

Atris dan penyanyi Ratna Listy saat berduet dengan Rektor IPB Prof Arif Satria di acara Malam Puncak Kreatif Bogor, di gedung Setda Kab. Bogor. Foto : Andi/Bogordaily.net

Ultah, Rizal Ramli Doakan SBY Terus Membantu Demokrasi Indonesia Menjadi Amanah

0

BOGOR DAILY – Presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini, Rabu (9/9/2020) merayakan peringatan rulang tahun yang ke-71.

Ucapan ulang tahun disampaikan berbagai pihak, salah satunya dari ekonom senior Rizal Ramli.

Dia mendoakan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat selalu sehat dan senantiasa diberkati Tuhan Yang Maha Esa. Rizal Ramli juga berharap SBY ikut mengubah demokrasi di Indonesia.

“Selamat ulang tahun ke 71 Mas Susilo Bambang Yudhoyo. Semoga Mas selalu sehat dan diberkati oleh Tuhan YME. Semoga Mas ikut membantu mengubah demokrasi Indonesia menjadi amanah dan good governance,” tulis Rizal melalui akun Twitternya, @RamliRizal, Rabu (9/9/2020).

Dalam beberapa pernyataan dan unggahan, Rizal selalu menyebut sosok Susilo Bambang Yudhoyono sebagai pemimpin yang bijaksana dalam konteks menghadapi kritik dari rakyat.

Hal ini disampaikan tokoh kelahiran Padang, Sumatera Barat itu lewat akun Twitternya, Selasa (26/5/2020), merespons cuitan pemilik akun @panca66 terkait video pernyataan SBY di Purwakarta dua tahun lalu.

“Mas @SBYudhoyono wise. Kelakuan-kelakuan otoriter itu yang dulu kita lawan dan akan kita lawan terus,” cuit @RamliRizal.

Dalam video tersebut, SBY mengingatkan bahayanya membungkam kritik dari masyarakat. Dia juga mengingatkan agar pemerintah tidak boleh cepat marah.

“Rakyat tak boleh bicara, mulutnya diplester, itu malah berbahaya. Poin saya, janganlah pemerintah ini alergi, cepat marah, kemudian tidak boleh ada warga negara yang melakukan kritik atau bicara yang tidak menyenangkan kepada pemerintah atau pemimpin kita,” ucap SBY di video itu. (*)

Bogor Senior Hospital Gelar Yoga untuk Cegah Laju Pandemi

0

BOGOR DAILY – Melakukan segala aktivitas semasa pandemi perlu bener-bener memperhatikan standart protokol kesehatan yang baik dan benar. Sejak masa pandemi pun, semua kebiasaan masyarakat pada umumnya berubah, termasuk dalam melakukan frekuensi aktivitas olahraga.

Dengan ditetapkannya Bogor sebagai zona masif penyebaran Pandemi, peningkatan kasus positif Covid 19 yang terus meningkat setiap harinya. Mungkin Hal ini diduga karena masih banyak masyarakat yang tidak menjalakan protokoler Covid 19.

“Ya, Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19, Bogor Senior Hospital dan Bogor Women Club yang diketuai Ibu Dewi Puspasari didukung oleh Sebamed mengadakan Zoom Yoga sebagai cara untuk melawan Covid-19.” Ungkap Titik Renggo Winarni, Marketing Manager Bogor Senior Hospital.

Ibu yang akrab di sapa Titik itu pun kembali menjelaskan bahwa Olahraga yoga bisa membangun ‘perisai pelindung’ kekebalan tubuh terhadap Covid-19.

“Acara ini akan berlangsung pada hari Sabtu esok (12/09/2020). Acara dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting. Start dari jam 10 pagi sampai jam 11.30 siang.” Jelas Titik.

Bagi yang ingin gabung dalam kegiatan ini bisa langsung untuk menghubungi nomor 0818 897 564. Ada giveaway untuk kamu yang ikut dalam acara ini yaitu Travel Pack dari Sebamed.

“Yuk siapkan waktu anda, ikuti Yoga Class ini, sehat dan bugar untuk semua.” Pungkasnya.

(Red-BDN).

Tentang Nicholas Saputra dan Kisah Cinta Pertamanya saat SMA

0

BOGORDAILY – Nicholas Saputra jadi perbincangan di Twitter. Hal ini ternyata berkaitan dengan tulisan seorang wanita di blog ‘A Daily Journal by Yanie’. Bahkan, terungkap pula kisah cinta Nicholas saat SMA.

Di blog tersebut penulis menuliskan dirinya sebagai teman sekelas Nicholas Saputra saat kelas 1 SMA kala bersekolah di SMAN 8 Jakarta.

Cerita tentang Nicholas Saputra ini ditulis pada April 2016. Persis ketika sekuel film Ada Apa Dengan Cinta dirilis. Penulis menceritakan tentang sosok Nicholas Saputra dan beberapa wanita cantik yang pernah dipacarinya.

“Tahun pertama SMA aku sekelas dengan Nicholas, dia itu orangnya suka ngobrol dan berteman dengan banyak orang meskipun dia adalah cowok populer yang banyak disukai cewek,” tulisnya.

Diceritakan oleh penulis, Nicholas Saputra memiliki kisah cinta pertama dengan wanita yang disebutkan namanya Lily. “Di tahun kedua SMA, Nicholas menjalin kasih dengan seorang gadis bernama Lily. Mereka bergabung di paduan suara, Nicholas Saputra kelihatan mencintai wanita ini,” tulisnya.

Penulis juga menceritakan saat paduan suara di Bandung, Lily demam dan flu. Nicholas pun membawakannya banyak obat dan terlihat sangat khawatir.

Unggahan cerita ini membuat banyak netizen berkomentar tentang bintang film AADC ini. “Nicholas adalah Rangga di dunia nyata,” tulis salah satu netizen.

Dan pemilik akun Twitter @cybrtrck menyebutkan, “Nicholas Saputra benar-benar Keanu Reeves dari Indonesia, huh.”

“Memiliki kepribadian yang manis dan baik hati, tidak heran banyak orang yang naksir dia. Membaca kehidupannya di SMA, wow aku tidak pernah mengira dia semanis itu,” tulis @aimedetous saat berkomentar tentang Nicholas Saputra zaman SMA.

Denda Pelanggar PSBB di Kabupaten Bogor Capai Rp 245 Juta

BOGOR DAILY – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Agus Ridhallah menyebutkan, hasil penjaringan razia masker yang dilakukan Satpol PP sampai saat ini sudah terkumpul sebanyak Rp245 juta.

Ratusan juta itu terkumpul dari hasil jejaring razia puluhan ribu pelanggar penggunaan masker, dan perusahaan yang melanggar penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Per kemarin (saat rapat evaluasi) sudah terkumpul sebanyak Rp245 juta,” ujarnya, saat ditemui pada acara malam puncak kreatif Bogor Sport and Tourism di gedung Auditorium Setda Kab. Bogor, Rabu (9/9/2020).

Menurut Agus Ridho, hasil penjaringan pelanggar PSBB satu perusahaan dari Rp5 juta sampai Rp10 juta dan ada juga yang di tipiringkan.

“Pelanggar satu perusahaan ada lima juta ada juga yang di tipiring. Semua uang itu masuk ke kas daerah nantinya langsung,” tukasnya.

Sebelumnya, Agus Ridhallah mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Satpol PP Kota Bogor melakukan razia gabungan penggunaan masker serentak di tujuh lokasi perbatasan kabupaten dan Kota Bogor saat ini.

Agus Ridho menjelaskan, tujuh titik lokasi yang berbatasan ini meliputi Kecamatan Sukaraja, Babakanmadang, Ciawi, Ciomas, Dramaga dan Kemang dan melibatkan beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Muspika.

“Hari ini kita memulai terlebih dahulu, untuk Kota mungkin Menyusul Besok,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini orang nomor satu di Satpol PP Kabupaten Bogor ini mengharaokan, dapat menekan penyebaran Covid-19 dengan cara memperketat disiplin masyarakat terkait protokol kesehatan.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat terjalin kerjasama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor dalam Penanganan Covid-19,” tukasnya. (Andi)

Kebakaran di Megamendung-Puncak, Pabrik Kembang Goyang Ludes

BOGOR DAILY – Akibat kompor gas bocor satu rumah di RT01/02, Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor hangus terbakar, Rabu (9/9/2020).

Informasi yang didapat Bogordaily.net, rumah yang hangus terbakar itu milik H. Nunung merupakan warga Sukamahi.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Unit Pemadam Kebakaran Sektor Ciawi, Nendri membenarkan, bahwa ada satu rumah di Kecamatan Megamendung yang hangus terbakar.

“Iya betul, rumah milik Bapak H. Nunung,” katanya ketika dihubungi.

Menurutnya, tim Pemadam Kebakaran sektor Unit Ciawi berhasil memadamkan api pada pukul 17:30 WIB dengan mengerahkan regu dua satu unit Damkar.

“Api sudah berhasil di padamkan, kegiatan pemadaman berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Masih kata Nendri, rumah yang hangus itu hanya bagian dapurnya saja.

“Dapurnya ke bakar, itu katanya tempat pembuatan produksi kembang goyang,” tukasnya. (Andi)

Patung Kapten Muslihat Akan Dipindahkan ke Depan Museum Perjuangan

0

BOGOR DAILY – Patung Kapten Muslihat Masih berdiri kokoh diantara bangunan eks Taman Topi yang kini sudah rata dengan tanah.

Patung yang memiliki tinggi lebih dari tiga meter tersebut tegak berdiri menghadap ke arah Jalan Kapten Muslihat.

Sejak adanya rencana pembangunan Alun-alun Kota Bogor patung Kapten Muslihat menjadi salah satu ikon yang menjadi perbincangan.

Kepala Bidang Pertamanan, Penerangan Jalan Umum dan Dekorasi pada Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Bogor, Feby Darmawan, mengatakan bahwa sejak awal Patung Kapten Muslihat memang dipertahankan.

Namun keberadaan patung Kapten Muslihat tersebut nantinya akan dipindahkan untuk diletakan di Museum Perjuangan

“Rencananya akan dipasang di depan plaza Museum Perjuangan,” katanya.

Saat ini pihaknya juga sudah melakukan kordinasi dengan pihak museum.

Ia berharap pemindahan patung tersebut dapat direalisasikan pada saat pembangunan Alun Alun di tahun mendatang.

Feby mengatakan bahwa pemindahan patung Kapten Muslihat ke Museum Perjuangan merupakan hasil pembahasan dalam Focus Group Disscusion (FGD) yang digelar akhir 2019 lalu.

“Saat FGD terakhir tahun 2019 dengan para budayawan dan steakholder lain, saat ekspos didepan pak wali meminta patung Kapten Muslihat tidak dihancurkan, solusinya, kami usulkan pemindahan di beberapa museum, dan dipilih Museum Perjuangan, ini juga hasil koordinasi dengan Disparbud (Dinas Pariwisata dan Budaya),” ucapnya.

Nantinya, kata Feby, berdasarkan hasil diskusi pihaknya dengan para budayawan, di area Alun Alun itu akan dibuat siluet tokoh-tokoh pahlawan.

“Jadi rencananya setelah terbangun Alun Alun, di tahun selanjutnya kita ingin meyaembarakan untuk tokoh-tokoh pahlawan yang akan tampil di media siluet tersebut,” terangnya. 

Dirjen Kekayaan Negara Dukung Pemkot Bogor Bangun Pusat Pemerintahannya

0

BOGORDAILY -Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Bogor terkait pengelolaan dan pemanfaatan aset bersama, dalam hal ini dibahas juga mengenai tanah hibah 6 hektar dari pemerintah pusat yang ada di Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, dengan kondisi saat ini, Kota Bogor harus pintar memanfaatkan lahan dan memaksimalkan aset yang ada untuk mengurangi persoalan yang ada, seperti penataan transportasi, pelayanan publik, pengembangan wilayah pemukiman, ruang terbuka hijau, dan lainnya.

Memasuki periode kedua, pihaknya  berkomunikasi dengan semua pihak, bagaimana memaksimalkan atau mencari lahan yang memungkinkan untuk kemudian bisa dikelola dan dimanfaatkan maksimal untuk keperluan-keperluan tersebut.
“Kami berkoordinasi dengan Direktur SEG yang mendukung penuh pemanfaatan lahan milik Kementerian Keuangan untuk pengembangan kawasan yang memang selaras dengan master plan yakni sarana wisata, sport tourism dan kawasan Pemerintah terpadu,” ujar Bima, Rabu (9/9/2020).
Bima menuturkan, kurang lebih ada  24 kantor dinas di Kota Bogor yang saat ini tidak layak fungsi karena keterbatasan fisik. Serta masih banyak dinas yang lokasinya terpisah-pisah. Selain itu, di pusat Kota Bogor sudah dikonsep menjadi green city yang tentu saja bebannya harus dikurangi dengan konsep ke depan adalah yang melintas hanya mobil listrik, sepeda, jogging, pejalan kaki dan trem.
“Beban di pusat kota memang harus digeser. Opsi terbaik saat ini di kawasan Tanah Baru dan Katulampa yang sangat memungkinkan. Langkah yang kami ambil sudah agak panjang seperti melakukan penyesuaian di RTRW yang saat ini sedang dalam proses finalisasi di Kementerian Tata Ruang, PTSG diakselerasi untuk proses perizinan serta berkolaborasi dengan PDAM menjadikan air danau Bogor raya sebagai WTP,” jelas Bima.
Bima melanjutkan, pada kesempatan ini Pemerintah Kota Bogor menyampaikan permohonan untuk sekiranya bisa memanfaatkan lahan negara tersebut sebagai perkantoran pelayanan publik terintegrasi. Di masa depan ini suatu kebutuhan mutlak untuk mengantisipasi SDM dan kebutuhan organisasi.
“Hari ini kawasan di Tanah Baru jadi opsi terbaik, bisa terintegrasi dekat dengan MRT, trem tapi juga didesain wisata terintegrasi dan green city,” kata Bima.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata mengatakan, Kota Bogor memang harus ditata agar menjadi kota yang nyaman. Secara keseluruhan pihaknya mendukung ide-ide penataan wilayah dalam hal ini pembangunan perkantoran Kota Bogor, hanya saja pihaknya berharap pembangunan area perkantoran ini bukan hanya suatu proyek mercusuar tetapi fungsinya benar-benar dibutuhkan dan akan memberikan manfaat untuk masyarakat Kota Bogor.
“Ini harus bisa mendatangkan manfaat sosial ekonomi masyarakat yang jauh lebih besar dan bisa berkelanjutan. Ini aktivitas kolaboratif yang harus dikawal bersama dan mudah-mudahan bisa segera diwujudkan,” kata Isa.