Friday, 15 May 2026
Home Blog Page 8027

Timnas U-19 Sudah Intip Kekuatan Kroasia, Bisa Siapkan Strategi Jitu?

0

BOGORDAILY – Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi uji coba kedua melawan Kroasia. Skuad asuhan Shin Tae-yong disebut sudah mempelajari kekuatan lawan.

Timnas U-19 akan berjumpa Kroasia di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Selasa (8/9) malam WIB. Laga ini akan disiarkan oleh Mola TV pada pukul 20.30 WIB, bisa disaksikan lewat link ini.

Pertandingan ini jadi yang kedua, pada laga sebelumnya Timnas bertemu Bulgaria. Mereka kalah telak 0-3 pada laga pertama Garuda Muda di International U-19 Friendly Tournament 2020.

Dalam persiapannya, tim pelatih Timnas U-19 Indonesia mengatakan telah mempelajari kekuatan lawan. Pada laga sebelumnya, Kroasia telah mengantongi dua kemenangan atas Bulgaria (3-2) dan Arab Saudi (4-3).

“Sejauh ini kami dari tim pelatih sudah mempelajari kekuatan Kroasia dari dua pertandingan awal melawan Bulgaria dan Arab Saudi,” kata asisten pelatih Nova Arianto saat dihubungi pewarta Senin (7/9/2020).

Menyoal susunan pemain, Nova mengatakan tak akan ada perubahan. Pada laga melawan Kroasia, timnas masih tak menggunakan Jack Brown dan Mohammad Kanu karena cedera.

“Untuk pemain, sekarang tidak ada yang cedera. Kecuali dua pemain kemarin Kanu dan Jack yang masih belum pulih dari cedera usai berlatih keras,” ujar eks pemain Persib Bandung ini.

Diketahui, uji coba ini sebagai bagian dari persiapan Timnas Indonesia U-19 menuju Piala Asia U-19 di Uzbekistan, Oktober mendatang. Pada prosesnya, ajang itu berpeluang ditunda karena pandemi virus Corona.

Gawat! Survei Dinkes: Hanya 15 Persen Warga Kota Bogor yang Percaya Corona

0

BOGOR DAILY- Virus corona telah menjadi pandemi dan sudah 6 bulan menjangkiti Indonesia. Namun, masih banyak warga yang tak percaya bahwa corona benar-benar ada.

Inisiator platform edukasi COVID-19 @pandemictalks, Firdza Radiany, mencontohkan masih banyaknya warga Kota Bogor yang menganggap corona hoaks. Ia menyebut berdasarkan survei Dinas Kesehatan Kota Bogor, hanya sebesar 15 persen warga yang mempercayai bahwa corona benar-benar ada.

“Ini agak mengkhawatirkan, survei Dinkes Kota Bogor menyebutkan hanya 15 persen warga Bogor yang percaya COVID-19 itu ada. Selebihnya itu ragu-ragu dan tidak percaya,” ujar Firdza dalam diskusi bertajuk ‘Klaster Keluarga dan Cara Menanganinya’ yang digelar Satgas Penanganan COVID-19 pada Senin (7/9).

Akibatnya, kata Firdza, penyebaran corona di Kota Bogor kian masif setiap harinya.
Adapun saat ini Kota Bogor menjadi zona merah atau risiko tinggi penularan corona dengan jumlah total kasus positif sebanyak 756 pasien. Dari jumlah itu, 459 orang di antaranya sembuh dan 33 meninggal dunia.

Firdza menyebut, penularan corona di Kota Bogor mayoritas berasal dari keluarga sebanyak 48 klaster.

“Jadi penyebab utama total kasus di Bogor ini 34,7 persen dari klaster keluarga ternyata. Dianalisa oleh tim Bogor ternyata ini aktivitas keluar masuk Kota Bogor. Mostly (mayoritas) yang terdampak adalah lansia dan anak-anak,” ucapnya.

Untuk itu, Firdza menyatakan sebaiknya para orang tua dan anak-anak di rumah saja. Selain itu, setiap rumah harus memperhatikan prinsip ventilasi-durasi-jarak dalam mencegah penularan.

“Ventilasi di rumah itu harus lancar sirkulasi udaranya, udaranya bisa dibuka, jendela bisa dibuka. Durasi, sediakan kamar terpisah jika ada anggota keluarga yang harus bekerja di luar rumah, kurangi interaksinya dengan anggota yang rentan. Misal di rumah ada kamar lebih dari satu, si bapak dan ibu yang bekerja di luar ini harus diisolasi, dalam ruang terpisah,” ucapnya.

“Jarak, jika ada yang bekerja di luar, diharapkan dimungkinkan menjaga social distancing menggunakan masker bahkan di dalam rumah,” tutupnya.

Sumber: Kumparan.com

Presiden Jokowi Membentuk Tim Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19. Dalam Keppres bernomor 18/2020 tersebut, tim tersebut selanjutnya disebut tim pengembangan vaksin Covid-19 dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Pembentukan tim ini bertujuan untuk melakukan percepatan pengembangan vaksin Covid-19 di Indonesia. Kemudian, mewujudkan ketahanan nasional dan kemandirian bangsa dalam pengembangan vaksin Covid-l9

“Meningkatkan sinergi penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta invensi dan inovasi, produksi, distribusi, dan penggunaan dan/atau pemanfaatan vaksin Covid-19 antara pemerintah dengan kelembagaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta sumber daya ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengembangan vaksin Covid-19,” bunyi pasal 3 ayat dikutip merdeka.com, Selasa (8/9).

Selanjutnya, melakukan penyiapan, pendayagunaan dan peningkatan kapasitas, serta kemampuan nasional dalam pengembangan vaksin Covid-19.

Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 terdiri dari Pengarah, Penanggung Jawab, dan Pelaksana Harian. Tim ini diketuai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, sebagai anggota ada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

Sementara itu penanggung jawab tim pengembangan vaksin yaitu diketuai Menteri Ristek dan Teknologi/Kepala BRIN, wakil ketua I Menteri Kesehatan dan Wakil Ketua II Menteri BUMN.

“Ketua Penanggung Jawab Tim Pengembangan Vaksin Covid-l9 menyusun dan menyampaikan laporan kepada Presiden dan Pengarah Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 paling sedikit 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan,” dalam pasal 13.

Lalu pada pasal 14 dijelaskan, pendanaan yang diperlukan untuk kegiatan Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Lalu pada pasal 15, tim pengembangan vaksin melaksanakan tugas sejak Keputusan Presiden ditetapkan yaitu 3 September 2020 hingga 31 Desember 2021. Selanjutnya, setelah berakhir, tugas kegiatan tim pengembangan vaksin jadi tanggung jawab badan riset dan inovasi nasional.

BPS: Kemiskinan di Kabupaten Bogor Diprediksi Melonjak

0

BOGOR DAILY – Angka kemiskinan di Kabupaten Bogor sempat menyentuh di angka 9,54 persen, kemudian mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor menunjukan angka kemiskinan per tahun 2013 menyentuh 9,54 persen.

Namun, sejak dari tahun 2013 kemarin sampai 2019 sempat mengalami penurunan sampai 6,6 persen.

“Tahun 2019 sempat menyentuh 6,66 persen,” kata Kasi Statistik Sosial BPS Kabupaten Bogor, Ujang Jaelani, Selasa (8/9/2020).

Menurut pria disapa Ujang, imbas dari pandemi Covid-19 d prediksi akan mengalami kenaikan. Bahkan BPS tersendiri memprediksi akan cukup tinggi.

Sebab, akibat pandemi Covid-19, banyak perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang secara otomatis akan menambah daftar jumlah pengangguran.

“Angka pengangguran diprediksi naik cukup tinggi dari angka 9,06 persen di tahun 2019 lalu. Dan ini juga dilihat dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sementara ini di triwulan II minus 5,32 dan Provinsi Jawa Barat di angka minus 5,98,” tandasnya.

Sementara Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, langkah yang akan dilakukan Pemkab Bogor sendiri yakni dengan dilakukannya lelang jabatan dua dinas, yakni Dinas Sosial dan Tenaga Kerja. Hal tersebut diharapkan bisa mengatasi lonjakan yang nanti di prediksi akan meningkat.

“Saya ingin penanganan orang miskin lebih baik,” singkatnya. (Andi).

Tambal APBD, Pemprov Jabar Ngutang sampai Rp4 Triliun

0

BOGOR DAILY- Anggota Badan Anggaran (Bangar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat (Jabar) Daddy Rohanady mengatakan mulai anggaran perubahan 2020 akan ada nomenklatur baru dalam Anggaran Pendapatan dan Pembelanjaan Daerah (APBD) Jabar selama10 tahun.

Sebab, kata dia, Pemprov Jabar akan melakukan pinjaman daerah sebesar Rp 4 Triliun dari sebuah perusahaan Plat Merah yang dikelola Kementrian Keuangan, PT Sarana Multi Infra Struktur (PT SMI) Jakarta.

“Total pinjaman Rp 4 triliun. Adapun rinciannya: Rp.1,9 triliun untuk di APBD Perubahan tahun 2020 dan sebesar Rp 2,1 triliun untuk APBD Murni tahun 2021,” ucap Daddy saat dihubungi di Bandung, Senin (7/9).

Menurutnya, dana tersebut semestinya digunakan Pemprov Jabar dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan sudah mendapat rekomendasi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI.

Daddy mengaku, dirinya menjadi salah satu perwakilan Badan Anggaran DPRD Jabar yang bertemu Direktur Utama PT SMI, Edwin Syahruzad di Jakarta, Senin (31/8) lalu

Saat disinggung mengenai bunga pinjaman tersebut, ia mengatakan tidak ada suku bunga. Namun atas pinjaman tersebut Pemprov Jabar dikenakan biaya provisi dan administrasi.

“Interest ratenya (suku bunga) nol (0) persen dengan tenor (jangka waktu), 10 tahun. Atas pinjaman tersebut, Pemprov Jabar dikenakan biaya provisi 1% (= Rp 40 miliar). Sedangkan biaya administrasi sebesar 0,815% (= Rp 7,4 miliar),” ungkapanya.

Dewan dari dapil Jabar 12 (Cirebon-Indramayu) itu menerangkan, terkait masa jabatan Gubernur Ridwan Kamil berakhir pada tahun 2023. Namun tenor pinjaman 10 tahun. Dirinya mewanti-wanti atas hutanng warisan itu. Sebab, hutang tersebut akan menjadi beban APBD dan warga Jawa Barat.

“Kita sudah dengar beliau ingin ke atas (nyapres 2024). Kalau dia naik, berarti Gubernur dan DPRD Jabar berikutnya beserta seluruh masyarakat Jabar dapat warisan utang yang harus dilunasi dan menjadi beban APBD Jabar,” terangnya.

Dijelaskannya, program pemulihan ekonomi nasional lewat PT SMI sendiri dipayungi PP No. 43 tahun 2020. Program dan kegiatannya diharapkan adalah yang menunjang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Itu sesuai dengan namanya. Namun, pilihannya diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing wilayah. Ini bakal jadi nomenklatur baru dalam struktur APBD Provinsi Jawa Barat selama 10 tahun ke depan. Selain ‘Pinjaman Daerah’, akan ada ‘Pengembalian Pinjaman Daerah’,” cetusnya.

“Semoga semua membawa manfaat untuk seluruh masyarakat dan menaikkan kembali Indeks Pembangunan Manusia, khususnya Laju Pertumbuhan Ekonomi yang terpuruk akibat Covid-19,” pungkasnya.

UEFA Nations League: Italia Berhasil Bungkam Belanda 1-0

0

BOGORDAILY – Italia pulang dengan angka penuh dari lawatan ke Belanda di lanjutan UEFA Nations League. Gol Nicolo Barella memenangkan Gli Azzurri 1-0.

Italia bertandang ke markas Belanda di Johann Cruyff Arena, Selasa (8/9/2020) dini hari WIB, dalam lanjutan pertandingan Grup 1 Liga A UEFA Nations League. Tim besutan Roberto Mancini itu memulai dengan percaya diri dan mengendalikan pertandingan.

Setelah sejumlah kesempatan terbuang, Italia berhasil mencetak gol di menit pertama injury time babak pertama. Umpan silang Ciro Immobile disambar sundulan Barella.

Italia sempat mempertahankan kontrol di awal babak kedua, tapi kemudian Belanda merespons dan mengambil alih permainan. Meski demikian, tak ada gol yang berhasil diciptakan Memphis Depay dkk.

Dengan kemenangan ini, Italia memimpin Grup 1 berbekal empat poin dari dua pertandingan. Belanda ada di posisi dua, mengumpulkan dua poin yang sama dengan Polandia. Bosnia and Herzegovina di urutan terbawah karena baru mengumpulkan satu poin.

Jalannya Pertandingan

Italia menebar ancaman serius di menit ke-12 melalui aksi Nicolo Barella. Sepakannya membentur Joel Veltman dan meluncur sedikit di atas mistar gawang Belanda.

Peluang bagus kembali didapatkan Italia lima menit berselang, ketika Leonardo Spinazzola merangsek dan melewati sejumlah pemain. Ia lantas mengirimkan umpan silang yang disambar Nicolo Zaniolo dengan tendangan gunting, tapi bola masih melambung.

Italia terus memegang kendali permainan. Sepakan mendatar Immobile menyambut umpan Lorenzo Insigne masih tipis saja ke samping kanan gawang.

Percobaan pertama Belanda tercipta di menit ke-32, kala tembakan Georginio Wijnaldum mengarah ke gawang. Percobaannya masih mudah dihentikan oleh Gianluigi Donnarumma.

Dua menit kemudian Italia merespons melalui aksi Insigne. Tusukannya dari kiri diakhiri sepakan melengkung yang hanya melesat tipis saja ke kanan gawang.

Kerja sama apik Italia pada prosesnya membuahkan gol di masa injury time babak pertama. Di sisi kiri, Insigne menyodorkan bola ke Immobile, yang meneruskannya dengan umpan silang.

Barella menyambar umpan itu dengan sundulan, membawa Italia menutup paruh pertama unggul 1-0 atas Belanda.

Italia melanjutkan tekanan di babak kedua dan sudah menebar ancaman berbahaya ke Belanda pada menit ke-53. Umpan cerdik Barella diterima Insigne dan coba diselesaikan dengan tembakan ke arah gawang. Kali ini kiper Belanda Jasper Cillessen sigap menepis bola.

Belanda balas mengancam dua menit kemudian. Umpan terobosan Memphis Depay diteruskan Wijnaldum ke Donny van de Beek. Tembakan gelandang baru Manchester United itu dihalau oleh Gianluigi Donnarumma.

Tembakan Memphis Depay dari luar kotak penalti di menit ke-61 masih jauh dari sasaran. Sedangkan peluang Italia dari Moise Kean enam menit kemudian berakhir melebar ke kanan gawang.

Belanda mulai lebih banyak menguasai bola dan mencoba mengejar ketertinggalan. Tapi sejumlah skema serangan gagal diselesaikan dengan sempurna.

Belanda mendapatkan kesempatan dari tendangan bebas di menit ke-84. Depay mengirimkan umpan lambung dan disambar oleh Luuk de Jong. Belum cukup untuk membahayakan gawang Italia.

Belanda mendapatkan kans bagus di menit ke-91. Umpan silang Martin de Roon dari kanan mengarah ke Depay yang tak terkawal di tiang jauh.

Depay coba menyambut bola dengan tendangan salto, namun malah gagal mengarah ke gawang. Tendangannya memantul ke tanah dan meluncur ke atas gawang.

Gantian Italia yang nyaris bikin gol tak lama kemudian. Moise Kean merebut bola di depan kotak penalti Belanda dan dalam posisi bebas menghadapi kiper. Ia sudah melewati Cillessen, hanya saja sepakannya justru melebar.

Hingga pertandingan usai, tak ada lagi gol tercipta.

Susunan pemain:

Belanda: Cillessen; Hateboer (Dumfries 70), Veltman, van Dijk, Ake (L De Jong 82); De Roon, van de Beek (Bergwijn 57), F De Jong; Wijnaldum, Depay, Promes

Italia: G Donnarumma; D’Ambrosio, Bonucci, Chiellini, Spinazzola; Barella, Jorginho, Locatelli (Cristante 82); Zaniolo (Kean 42), Immobile, Insigne (Chiesa 90)

5 Arahan Jokowi agar Waspada 3 Klaster Corona

BOGORDAILY – Presiden Jokowi mewanti-wanti munculnya klaster kantor, klaster keluarga dan klaster Pilkada di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Penyebaran virus di tiga klaster itu harus diwaspadai.

Instruksi terbaru itu disampaikan Jokowi saat Sidang Kabinet Paripurna untuk Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi Tahun 2021, Senin (7/9/2020). Jokowi meminta jajarannya fokus pada penanganan corona. Sebab, menurut dia, kunci agar ekonomi menjadi baik adalah kesehatan yang baik.

Berikut 5 arahan waspadai 3 klaster Corona:

Hati-hati Klaster Kantor, Keluarga dan Pilkada

Jokowi menaruh perhatian terhadap 3 klaster Corona saat ini. Jokowi meminta jajarannya fokus dalam penanganan 3 klaster tersebut.

“Hati-hati, perlu saya sampaikan, hati-hati yang namanya klaster kantor. Kedua, klaster keluarga hati-hati. Yang terakhir juga klaster Pilkada hati-hati ini,” ucap Jokowi.

Selama ini, pemerintah lebih fokus terhadap penyebaran di tempat umum dan melupakan penanganan di klaster terkecil.

“Karena yang selalu kita kejar-kejar adalah tempat umum, tempat-tempat publik. Tapi kita lupa sekarang kita harus hati-hati di klaster-klaster yang tadi kita sampaikan,” ujarnya.

Menurut Jokowi, masyarakat sekarang merasa sudah menjalankan protokol kesehatan di luar rumah atau kantor. Namun, protokol itu dilupakan ketika di dalam rumah atau kantor.

Secara khusus, Jokowi juga menyoroti klaster Pilkada yang pendaftarannya dibuka pada 4-6 September 2020 kemarin. Seperti diketahui, sejumlah pasangan calon masih saja menimbulkan kerumuman saat mendaftar padahal sudah dilarang.

Penanganan COVID Baik, Ekonomi Membaik

Jokowi menjelaskan penanganan Corona yang baik akan berbanding lurus dengan pemulihan ekonomi,

“Bahwa kunci dari ekonomi kita agar baik, adalah kesehatan yang baik. Kesehatan yang baik menjadikan ekonomi kita baik. Artinya fokus kita tetap nomor satu adalah kesehatan, adalah penanganan COVID,” kata Jokowi.

Jokowi memerintahkan jajarannya menjadikan penanganan Corona sebagai prioritas. Urusan ekonomi akan mengikuti seiring dengan optimalnya penanganan Corona.

“Karena memang kuncinya ada di sini. sehingga sekali lagi, saya perintahkan jajaran Komite Penanganan COVID dan Pemulihan Ekonomi (Nasional), Menteri Kesehatan, dan juga TNI/Polri betul-betul urusan penanganan COVID itu betul-betul menjadi fokus kita. Ekonomi akan mengikuti,” ujar Jokowi.

“Sekali lagi, kalau penanganan COVID baik, kalau kesehatan baik, ekonominya juga akan membaik,” kata Jokowi.

Menkes Atasi Ketimpangan Jumlah Testing

Jokowi ingin agar Kementerian Kesehatan mengatasi masalah ketimpangan jumlah tes antardaerah.

“Saya minta untuk urusan tes ini Kementerian Kesehatan saya minta dibuat desain perencanaan yang betul-betul yang baik, jangan sampai yang saya lihat, provinsi, ada provinsi yang sudah melakukan testingnya tinggi sekali, tapi ada provinsi yang testingnya masih rendah sekali,” kata Jokowi.

Kementerian Kesehatan diperintahkannya membuat desain perencanaan yang komprehensif, meliputi jumlah minimal laboratorium di suatu provinsi dan jumlah reagen yang harus terdistribusi.

Selain itu, Jokowi menekankan pentingnya jejaring laboratorium satu dengan laboratorium lainnya. Fungsi jejaring lab ini adalah untuk mengefektifkan tes COVID-19.

“Dan, strategi jejaring lab ini penting, bukan berdasarkan wilayah adminisitrasi tapi sekali lagi desain untuk perencanaan harus betul-betul ada dan disiapkan,” kata Jokowi.

Mendagri-Polri Tegas soal Protokol Kesehatan

Jokowi meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk tegas dalam hal penerapan protokol kesehatan di setiap tahapan Pilkada 2020.

“Saya minta Pak Mendagri urusan yang berkaitan dengan klaster Pilkada ini betul-betul ditegasi, untuk diberikan ketegasan betul,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta Polri untuk ikut mengawasi penerapan protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada 2020. Mengingat, penerapan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI No 10 Tahun 2020.

“Polri juga berikan ketegasan mengenai ini, aturan main di Pilkada. Karena jelas di PKPU-nya sudah jelas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi meminta Mendagri hingga Bawaslu untuk tegas terhadap calon kepala daerah yang tak melanggar PKPU No 10 Tahun 2020. Dia meminta peringatan keras tak segan untuk diberikan.

“Jadi ketegasan agar Mendagri nanti dengan Bawaslu agar betul-betul ini diberikan peringatan keras,” kata Jokowi.

Jangan Sampai COVID Belum Ditangani, Kita Restart Ekonomi

Jokowi mengingatkan urusan Corona harus tertangani dengan baik. Jangan sampai, kata Jokowi, pemulihan ekonomi dilakukan tanpa penanganan COVID-19 yang serius.

“Terakhir masalah kesehatan harus ini tertangani harus betul-betul tertangani dengan baik, masalah kesehatan ini harus betul-betul tertangani dengan baik karena memang kita ingin secepat-cepatnya restart di bidang ekonomi. Jangan sampai kita urusan kesehatan, urusan COVID ini belum tertangani dengan baik kita sudah menstarter, restart di bidang ekonomi ini juga sangat berbahaya,” kata Jokowi

Jokowi menegaskan urusan kesehatan tetap yang paling utama. Menurut Jokowi, urusan kesehatan yang ditangani dengan baik akan berdampak signifikan terhadap urusan ekonomi.

Gara gara Kirim Paket ke Istana Bogor, Kaesang Bakal Marahi Ibunya

0

BOGOR DAILY- Kaesang Pangarep lagi-lagi bikin heboh jagat dunia Twitter. Setelah sebelumnya ia berhasil membuat penipu online shop ketakutan. Kini, masalah paketan yang dikirim ke Istana Bogor, turut dipermasalahkan oleh salah satu warganet.

Akun Twitter @kafiradikalis, turut mengomentari cuitan putra Presiden Jokowi itu, yang menceritakan uangnya dikembalikan oleh si penipu olshop. Akun Twitter yang mengaku pembela buruh tersebut, menyoroti paketan yang dipesan Kaesang, alamatnya ditujukan ke Istana Bogor.

Akun Twitter tersebut tidak terima kalau Kaesang menggunakan Istana Bogor sebagai alamat untuk mengirim paket, karena menurutnya, Istana Bogor bukanlah rumah Kaesang.

“Alamatnya ditulis istana Bogor. Dipikir @kaesangp bahwa istana Bogor adalah rumah dia. Nggak tahu malu…Pantes aja abangnya @Chilli_Pari ga tau malu daftar cawalkot selagi bapaknya (@jokowi) berkuasa. Bangsa ini pernah punya Hoegeng tapi kalian ludahi warisannya,” tulis @kafiradikalis di Twitter.

Atas komentar tersebut, bukannya marah, Kaesang malah meminta maaf. Adik dari Gibran Rakabuming itu turut menjelaskan alasannya mengapa dia tidak mengirimkan paket tersebut ke rumah pribadinya.

“Mohon maaf pak tapi kalo saya kirim ke rumah saya pribadi gak ada orang karena gak ada yang nempatin,” kata @kaesangsp.

Tidak hanya itu, Kaesang turut menyindir warganet tersebut dengan mengatakan, dia baru tahu kalau dia tidak boleh menggunakan alamat Istana Negara untuk mengirim paket. Lucunya, pria 25 tahun itu berjanji akan memarahi ibunya juga, yang tidak lain adalah Ibu Iriana Joko Widodo.

“Maaf pak saya baru tau kalo saya gak boleh kirim paketan ke Istana Bogor. Lain kali saya marahin ibu saya karena beliau sering kirim kerupuk dari solo ke Istana Bogor,” lanjut Kaesang.

Atas kejadian ini, warganet malah berbondong-bondong membela Kaesang. Melalui kolom komentar, warga +62 memberikan pendapat yang beragam.

“Padahal mah kalo gasuka gausa mampir ke tweetnya ya, ribet amat pake ngritik orng segala. padahal gue yakin kalo dia tinggal di istana juga pasti dia ngegofood tiap hari trus distoryin biar ditanya ‘kamu kirimnya ke alamat istana? anzayyy’,” ujar warganet.

“Gua ga lagi belain siapa-siapa tapi kok cuitan dia sama detail profilnya rada ga nyambung ye 🙂 dah ah, pusing gua diem aja,” kata yang lain heran.

Pool Therapy/Hydrotherapy/Terapi Air di Bogor Senior Hospital

0

Bogor Daily – Memberikan sarana penunjang medis yang terdepan rasanya perlu kita semua acungkan jempol untuk Bogor Senior Hospital. Dalam rangka mengembangkan dan berinovasi dalam memberikan pelayanan Rehabilitasi Medis untuk memenuhi kebutuhan pasiennya, Bogor Senior Hospital menyediakan layanan Hydrotherapy bagi pasien Rehabilitasi Medis.

Melalui keterangan resmi yang disampaikan oleh Satria Balarga selaku Fisiotherapys Bogor Senior Hospital. Pria tersebut menjelaskan fungsi dan teknik khusus Rehabilitasi Medis dengan Hydrotherapy yang bisa anda dapatkan di Bogor Senior Hospital.

“Hydrotherapy merupakan salah satu metode dalam dunia Fisiotherapy yang memanfaatkan sifat-sifat fisika air untuk terapeutik melalui aktivitas yang dirancang secara spesifik dan dilakukan oleh tenaga professional yang telah memiliki klasifikasi atau kompetensi tertentu.” ungkap Satria.

Ditambahkan menurut Satria, Terapi ini diberikan di dalam air hangat dengan suhu antara 28 sampai 30 derajat celcius. Penggunaan air pada Hydrotherapy dapat berfungsi meringankan rasa nyeri, meningkatkan relaksasi pada otot dan sendi, memperluas jangkauan gerak sendi.

“Ya tentu, Dengan adanya tekanan dari air yang melawan gaya gravitasi membantu pasien untuk melatih ototnya dengan beban minimal pada sendi yang ditujukan untuk mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut, gerakan otot lebih maksimal, lebih bebas, latihan terasa lebih ringan, sehingga sangat efektif untuk menguatkan otot. Selain air, juga ada alat bantu atau peraga yang disediakan dalam layanan Hydrotherapy di Bogor Senior Hospital.” Papar Satria.

-Adapun manfaat Hydrotherapy untuk kondisi yang sering dikonsultasikan adalah sebagai berikut -:

1. Nyeri punggung Bawah (Low Back Pain).
2. Nyeri Punggung Atas (Uppe Back Pain).
3. Nyeri Leher (Cervical Pain).
4. Nyeri Panggul dan Lutut.
5. Rematik.
6. Cedera/ Gangguan pada tangan.
7. Cedera/ Gangguan akibat kerja.
8. Cedera/ Gangguan akibat Olahraga.
9. Pasca Operasi: Hip Replacement, Knee Replacement, Amputasi dan Pasca Operasi Lainnya.
10. Pasca Operasi pada Tulang Belakang.
11. Pasca Stroke.
12. Kelemahan Akibat Sindrome Dekondisi.
13. Kelemahan Fungsi Gerak Akibat Usia Lanjut.
14. Permasalan pada Otot, Tulang dan Saraf lainnya.

-Prosedur ini tidak disarankan bagi pasien yang memiliki kondisi medis seperti –

1.Gagal jantung, nyeri dada angin, gangguan irama jantung yang berat.
2. Tekanan darah tidak stabil.
3. Penyakit susunan saraf pusat dan saraf tepi fase akut.
4. Penyakit pembuluh darah tepi yang berat.
5. Bahaya pendarahan Demam.
6. Penyakit ginjal berat.
7. Gangguan pernafasan, infeksi, TBC paru.
8. Penyakit/Infeksi yang ditularkan melalui air dan udara.
9. Infeksi kulit dan luka terbuka.
10. Infeksi dan penyakit kelamin.
11. Tidak bisa menahan buang air kecil/buang air besar.
12.Sedang menstruasi.
13. Riwayat kejang/epilepsi.
14. Gangguan mental yang berat.
15. Vertigo.
16. Kesulitan berkomunikasi verbal.
17. Kesulitan menelan.
18. Kecenderungan muntah.
19. Kesulitan naik turun tangga karena berbagai sebab.

“Dengan keterangan diatas, tentu kami terus buktikan untuk memberikan yang terbaik bagi semua elemen masyarakat, percayakan pelayanan kesehatan anda tentu di Bogor Senior Hospital.” Pungkasnya.

(Red-BDN).

Kasus Positif di Kota Bogor Masih Bertambah Sebanyak 23

0

BOGOR DAILY – Walaupun Kota Bogor kali ini berstatus zona oranye atau wilayah dengan resiko sedang penyebaran Covid-19. Namun, penambahan kasus virus korona masih terus bertambah.

Data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor menunjukan, pada Senin (7/9/2020) kemarin kasus positif baru di Kota Bogor kembali bertambah sebanyak 23 orang.

Dari 23 kasus baru itu, sebanyak delapan orang merupakan klaster keluarga, delapan orang belum diketahui klasternya, empat orang klaster dari luar daerah (Dua Jakarta, Satu Yogyakarta, dan satu lagi Medan), dan tiga orang non klaster.

“Kemarin (7/9/2020) kembali ada penambahan kasus baru sebanyak 23 orang. Tapi alhamdulillah saat ini Kota Bogor berubah menjadi status zona oranye,” kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim, Selasa (8/9/2020).

Dedie menyebutkan, dari 23 orang kasus positif Covid-19 baru itu diantaranya 12 perempuan dan 11 laki-laki. “12 orang perempuan dan 11 orang laki-laki,” ucap Dedie.

Data yang dihimpun, total kasus Covid-19 di Kota Bogor sebanyak 756 orang dengan rincian, 33 meninggal, 459 pasien dinyatakan sembuh, 264 masih menjalani isolasi di rumah sakit rujukan. (Andi).