Saturday, 16 May 2026
Home Blog Page 8062

Lima Remaja Tenggelam di Sungai Cisadane, 2 Tewas

BOGOR DAILY – Lima warga Bogor, Jawa Barat tenggelam saat bermain di Sungai Cisadane pada Sabtu (29/8/2020). Akibatnya 2 korban perempuan Ilmi dan Wati terbawa arus deras sungai.

Ketua RW, Nurul Ahyar mengatakan tiga korban lain selamat bernama Rara, Arda dan Ilmam. Mereka awalnya terpeleset sehingga tenggelam di Sungai Cisadane.

“Saat kejadian ada lima orang warga, dimana 2 perempuan dan 3 laki-laki sedang bermain di Sungai Cisadane,” ucap Nurul di Bogor, Sabtu (29/8/2020) malam.

Menurut dia, temannya saat menolong korban perempuan, namun malah terbawa arus sungai. Hingga saat ini 2 korban belum ditemukan.

Kendala petugas gabungan yaitu lokasi yang gelap. Petugas terpaksa menghentikan pencarian korban.

“Saat ini belum ditemukan 2 orang peremuan, 3 pria kondisi di rumah ketua RT,” kata dia.

Rencananya pencarian korban akan kembali dilakukan petugas pada Minggu (30/8/2020).

Sebelum Bursa Transfer Ditutup, Chelsea Bersiap Datangkan Tiga Pemain

0

London – Chelsea belum berhenti belanja pemain. Sebelum Oktober nanti bursa transfer musim panas ditutup, The Blues akan datangkan tiga pemain lagi.
Chelsea begitu jor-joran belanja di bursa transfer kali ini.

Di lini serang, sudah ada Timo Werner dari RB Leipzig dan Hakim Ziyech dari Ajax Amsterdam yang mendarat di Stamford Bridge.

Di lini belakang, ada dua pemain baru. Mereka adalah Malang Sarr dari Nice, Xavier Mbuyamba dari akademi Barcelona, dan teranyar Thiago Silva dari Paris Saint-Germain (PSG).

Dilansir dari Daily Star, Chelsea belum puas belanja pemain. Mereka masih ingin terus mendatangkan pemain baru sebelum bursa transfer musim panas ini akan ditutup pada 5 Oktober mendatang.

Diyakini, masih ada tiga pemain yang bakal diburu klub asal London tersebut. Ketiga pemainnya akan mengisi pos di lini serang, lini tengah, dan di posisi penjaga gawang.

Dari lini serang, ada Kai Havertz. Kabarnya, Chelsea sedikit lagi akan mendapatkan tanda tangan pemain asal Bayer Leverkusen tersebut yang begitu bersinar di Bundesliga musim lalu.

Di lini tengah, Chelsea masih ngebet mendatangkan Declan Rice. Pemain West Ham United itu bukanlah sosok asing di Chelsea, karena dulu pernah bermain di tim akademinya.

Sedangkan di posisi penjaga gawang, sudah ada banyak nama yang jadi incaran.

Pelaku Penyerangan Polsek Ciracas Diduga Oknum TNI, 6 Anggota Diperiksa

BOGIR DAILY-Polisi Militer Kodam Jaya telah memeriksa sejumlah oknum TNI yang diduga terlibat dalam aksi perusakan Polsek Ciracas di Jakarta Timur.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyatakan pihaknya melakukan penyelidikan terhadap enam personel TNI terkait pengerusakan hingga pembakaran yang terjadi di Polsek Ciracas, Jakarta Timur.

“Ada saat ini enam orang masih dalam penyelidikan dari Pomdam Jaya,” tutur Dudung saat konferensi pers, Sabtu (29/8/2020).

Menurut Dudung, pihaknya masih mencari terduga pelaku lainnya.

“Kemungkinan besar dari laporan Dandim kepada saya ada sekitar 100-an orang yang melakukan aksi tersebut. Kalau enam tidak mungkin, ini sedang kita lacak,” kata Dudung seperti dilansir detik.com, Sabtu (29/8/2020).

Dudung mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, belum dipastikan ada keterlibatan warga sipil dalam aksi perusakan tersebut.

Hasil keterangan sementara yang dihimpun dari sembilan saksi kalangan masyarakat sipil, kata Dudung, kejadian ini terkait kecelakaan tunggal yang dialami Prada MI.

Dia menegaskan tak ada insiden pengeroyokan yang dialami Prada MI.

“Hal terpenting ada rekaman CCTV yang bersangkutan kecelakaan tunggal tidak ada pengeroyokan dan ada rekaman CCTV,” ujarnya.

Dudung memastikan pelaku perusakan Polsek Ciracas dan sejumlah fasilitas publik di Jakarta Timur akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku di TNI. Perintah itu diterimanya langsung dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Saya dapat perintah dari Panglima TNI agar pelaku ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku di TNI,” ungkap Dudung.

Saat ini Prada MI masih dalam perawatan tim medis meski proses penyelidikan tetap dilakukan Pomdam Jaya.

Peristiwa penyerangan Polsek Ciracas terjadi pada dini hari tadi. Sejumlah kendaraan dan bangunan di Polsek Ciracas dirusak hingga dibakar. Dilaporkan ada tiga orang terluka dalam penyerangan tersebut, di mana dua di antaranya dirawat di RS.

Danpuspom TNI Mayjen Eddy Rate Muis menyebut hingga Sabtu (29/8/20) malam, ada 10 saksi yang diperiksa. Dia tidak merinci siapa siapa saja kesepuluh orang tersebut. Namun, yang jelas, menurutnya, saksi itu adalah orang yang mengetahui kejadian penyerangan Polsek Ciracas.

“Sampai malam ini (tadi malam) sudah 10 saksi yang sudah diperiksa,” kata Mayjen Eddy saat jumpa pers, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (29/8).

Kelompok Ini Sesalkan Pencabutan Kepmentan Ganja sebagai Tanaman Obat

0

BOGOR DAILY – Regulasi narkotika Indonesia yang teramat ketat memiliki banyak dampak buruk, baik secara sosial, anggaran, hak asasi manusia, serta kesehatan masyarakat.

Hal ini tercermin jelas pada kasus yang menjerat Fidelis Arie pada 2017 lalu di mana ia ditangkap karena mengobati almarhumah istrinya, Yeni Riawati, dengan ekstrak ganja. Proses hukum pada Fidelis justru menghentikan akses Ibu Yeni pada ekstrak ganja yang berujung pada ia meninggal dunia.

Demikian dikemukakan Yohan Misero – Koordinator Advokasi dan Kampanye AKSI dalam rilis yang diterima redaksi Bogordaily.net

Hal serupa, kata dia, terjadi pada Reyndhart Rossy Nahisa Siahaan yang pada tahun ini diproses hukum karena ia membeli dan menguasai ganja untuk dimanfaatkan secara medis untuk dirinya sendiri. Reinhard diproses hukum dan dipidana 10 bulan penjara.

“Rentetan peristiwa ini terjadi karena UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika melarang ganja untuk dimanfaatkan secara medis. Ketika regulasi tidak mewadahi kebutuhan ini, tentunya bisa dipahami ketika kemudian masyarakat mencari jalannya sendiri untuk memenuhi keperluan yang mendesak ini,” katanya.

Maka berkaitan dengan itu, sambung dia, Keputusan Menteri Pertanian No. 104 Tahun 2020 tentang Komoditas Binaan Kementerian Pertanian yang menempatkan ganja (Cannabis sativa) – dan juga kratom (Mitragyna speciosa) – sebagai komoditas tanaman obat adalah angin segar bagi perubahan kebijakan narkotika di Indonesia.

Peristiwa ini memberikan perspektif otoritatif dari sisi Kementerian Pertanian bahwa ganja memang memiliki potensi pemanfaatan secara medis dan dapat menjadi komoditas agrikultur yang patut diperhitungkan. Cara pandang ini yang menjadi dasar berpikir Thailand dalam mengubah kebijakan ganjanya pada 2018 kemarin.

“Sikap Kementerian Pertanian terhadap ganja ini sama sekali bukan langkah mundur dalam upaya meregulasi narkotika di negeri ini. Sebaliknya, Keputusan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, ini harus dipandang sebagai upaya untuk mengarahkan kebijakan narkotika, terkhususnya ganja, ke arah yang lebih mengakomodir kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Kepmentan ini seharusnya menjadi bel pengingat bagi Kemenkes untuk melakukan riset mendalam tentang ganja dan membuatnya dapat diakses oleh pasien yang membutuhkan, bagi BNN dan Polri untuk tidak melanjutkan proses hukum bagi orang yang memanfaatkan narkotika untuk kebutuhan medis, bagi Pemerintah secara umum untuk menyikapi dengan lebih terbuka rekomendasi WHO terkait reklasifikasi ganja dalam sistem hukum narkotika internasional, dan bagi Parlemen untuk segera merevisi UU Narkotika yang berlaku saat ini.

Melihat situasi terkini, kami dari kelompok-kelompok masyarakat sipil – yang terdiri dari AKSI (Aksi Keadilan Indonesi), Drug Policy Reform Banten (DPR), Forum Akar Rumput Indonesia (FARI), Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat (LBHM), Menteng Matraman Community (MMC), Persaudaraan Korban Napza Kepularan Riau (PKN Kepri), Persaudaran Korban Napza Makassar (PKNM), Persaudaraan Korban Napza Bogor (PKN Bogor) dan Womxn Voice – melihat perlu untuk menyampaikan sikap.

“Kami amat menyesalkan sikap Kementerian Pertanian yang akhirnya mencabut Kepmentan tersebut. Kami berharap Kementeran Pertanian tetap pada posisi awalnya dan mempertahankan Kepmentan tersebut. Kami juga sampaikan harapan kami agar Kementerian/Lembaga lain justru berusaha untuk merespon Kepmentan ini dengan sikap yang lebih suportif. Toh, Kepmentan ini tidak serta merta mengubah lanskap regulasi narkotika di Indonesia karena butuh perubahan mendasar di UU Narkotika dan/atau Peraturan Menteri Kesehatan terkait penggolongan. Kepmentan ini justru memberi kesempatan pada Pemerintah untuk melakukan penelitan dan menyiapkan regulasi pasar yang tepat untuk kebijakan ganja medis Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Kami, kata dia, menilai perlunya rujukan data yang tepat dalam perumusan kebijakan apapun, termasuk ganja medis, untuk pemahaman menyeluruh bagi masyarakat. Inkonsistensi kebijakan ini tidak baik mengingat Kementerian/Lembaga ini adalah wujud kekuasaan pilihan masyarakat.

“Kegagalan Indonesia untuk memiliki kebijakan dan/atau industri ganja medis hanya akan merugikan pasien yang membutuhkan, membuat banyak orang lebih memilih negara tetangga untuk turisme medis, serta menghilangkan kesempatan untuk membuka lapangan kerja lebih luas,” pungkasnya. (*)

5 Penyakit yang Dikaitkan Dengan Manfaat Daun Ganja Secara Medis

0

BOGORDAILY – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menetapkan tanaman ganja (Cannabis sativa) sebagai salah satu tanaman obat.

Ketetapan ini dituangkan dalam Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020 tentang Komoditas Binaan Kementerian Pertanian yang ditandatangani Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sejak 3 Februari.

“Komoditas binaan dan produk turunananya dibina oleh Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Hortikultura, Direktorat Jenderal Perkebunan, dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan,” bunyi Kepmentan yang diunggah di laman resminya, Sabtu (29/8/2020).

Sebelumnya, beberapa penelitian sudah membuktikan manfaat  ganja sebagai pengobatan dan berbagai negara sudah memakainya.

Berikut 5 penyakit yang disebut bisa diobati dengan ganja:

1. Epilepsi

Sebuah penelitian melaporkan penggunaan cannabinoid untuk anak-anak dengan kondisi epilepsi terhadap pengobatan bisa menurunkan frekuensi kejang hingga 20 persen dan terkadang turun ke nol.

“Hal itu mengilhami penelitian mendalam tentang efek cannabinoid, terutama pada anak-anak,” kata Fiona Clement, associate professor di University of Calgary.

2. Demensia

Penelitian menunjukkan bahwa cannabinoid membantu menghilangkan gumpalan amiloid atau penumpukan protein di otak yang berisiko terkena penyakit Alzheimer atau penyakit otak yang menurunkan daya ingat. Hanya saja penelitian di manusia belum dibuktikan.

3. Insomnia

Umumnya, seseorang menggunakan ganja agar membantu masalah tidur. Faktanya ada bukti bahwa obat-obatan mengandung kanabinoid dapat mengobati gangguan tidur (insomnia). Selain itu, sebuah penelitian telah melaporkan efektivitas ganja untuk mengobati masalah tidur seperti fibromyalgia atau MS (Multiple Sclerosis) dan sleep apnea.

4. Glaukoma

Glaukoma merupakan kerusakan saraf pada bola mata. Penelitian mengatakan bawah pada tahun 1970-an, ganja dipercaya dapat mengobati penyakit ini. Namun, penelitian lain menemukan ganja hanya mempertahankan hasil selama beberapa jam. Sehingga, penderita harus menggunakannya hingga delapan kali sehari agar hasil efektif.

5. Kanker

National Institutes of Health (NIH), Amerika Serikat mengatakan ilmuwan tengah meneliti manfaat ganja medis untuk melawan sel kanker.

“Penelitian pada hewan baru-baru ini menunjukkan bahwa ekstrak ganja dapat membantu membunuh sel kanker tertentu dan mengurangi ukuran sel lainnya. Bukti dari satu penelitian kultur sel tikus menunjukkan ekstrak ganja murni dari satu tanaman utuh dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker salah satu jenis tumor otak yang paling serius,” tulisnya.

Keputusan Kementan Soal Tanaman Ganja Dicabut dan Revisi Kembali

0

BOGORDAILY – Keputusan kontroversi Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020, tentang Komoditas Binaan Kementerian Pertanian, yang di dalamnya menyebut ganja termasuk jenis tanaman obat di bawah binaan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan, akhirnya dicabut kembali.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Tommy Nugraha mengatakan, ada sekitar tujuh poin yang dibuat sebagai alasan mengapa ganja sebagai komoditi binaan pertaniannya.

Pertama, dia menyebutkan, tanaman ganja adalah jenis tanaman psikotropika dan selama ini telah masuk dalam kelompok tanaman obat sejak tahun 2006 dengan Kepmentan 511/2006.

Pada tahun 2006, laniut Tommy, pembinaan yg dilakukan adalah mengalihkan petani ganja untuk bertanam jenis tanaman produktif lainnya, dan memusnahkan tanaman ganja yang ada saat itu.

“Poin kedua, pengaturan ganja sebagai kelompok komoditas tanaman obat, hanya bagi tanaman ganja yang ditanam untuk kepentingan pelayanan medis dan atau ilmu pengetahuan, dan secara legal oleh UU Narkotika,” terang dia.

Kemudian, dia melanjutkan, poin ketiga saat ini belum dijumpai satu pun petani ganja yang menjadi petani legal, dan menjadi binaan Kementan. Keempat, pada prinsipnya Kementerian memberikan ijin usaha budidaya pada tanaman sebagaimana dimaksud pada Kepmentan 104/2020, namun dengan tetap memperhatikan ketentuan dalam Peraturan Perundang-undangan.

Selanjutnya poin kelima, penyalahgunaan tanaman menjadi bagian tersendiri dan tentunya ada pengaturannya tersendiri. “Di dalam Undang-Undang No 13 Tahun 2010, tentang Hortikultura menyebutkan di Pasal 67, budidaya jenis tanaman hortikultura yang merugikan kesehatan masyarakat dapat dilakukan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan/atau ilmu pengetahuan, kecuali ditentukan lain oleh undang-undang,” timpa dia.

Meski Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo konsisten dan berkomitmen mendukung pemberantasan penyalahgunaan narkoba, namun Kepmentan 104/2020 tersebut sementara akan dicabut untuk dikaji kembali dan segera dilakukan revisi berkoordinasi dng stakeholder terkait (BNN, Kemenkes, LIPI). Hal tersebut tercantum dalam poin keenam.

Sementara poin terakhir, menyebutkan, komitmen Mentan Syahrul dalam hal ini diantaranya memastikan pegawai Kementan bebas narkoba, serta secara aktif melakukan edukasi bersama BNN (Badan Narkotika Nasional) terkait pengalihan ke pertanian tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan, pada daerah-daerah yang selama ini menjadi wilayah penanaman ganja secara ilegal.

Rusli Prihatevy Nahkodai Golkar Kota Bogor Secara Aklamasi

BOGOR DAILY – Rusli Prihatevy resmi nahkodai DPD Partai Golkar Kota Bogor, hal itu diungkapkan oleh pimpinan sidang pada Musda Golkar ke X, Yoga Santosa.

“Kita telah selesai melakukan rangkaian semua Musda ini, dan saya nyatakan bahwa DPD Partai Golkar Kota Bogor diketuai oleh Rusli Prihatevy,” ungkapnya, saat memimpin sidang Musda ke X DPD Kota Bogor, yang dilaksanakan di Hotel Sahira, Jalan A Yani, Kota Bogor, Sabtu (29/8/2020).

Wakil Ketua DPD Jawa Barat, Ade Ruhendi berpesan, kepada Rusli Prihatevy sebagai ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor terpilih agar amanah dalam pimpinannya yang baru.

“Semoga amanah, mengemban sebagai pimpinan Golkar yang baru,” katanya.

Jaro Ade mengatakan, walaupun ada beberapa kader Golkar yang mencalonkan sebagai ketua, tapi pada Musda kali ini Rusli Prihatevy reami jadi ketua dipilih aecara aklamasi.

“Ini aklamasi, semoga bisa mengakomodir semua kepentingan kader,” tukasnya.

Eks Ketua DPD Golkar, Tagor berpesan, di kepemimpinan yang baru Golkar Kota Bogor harus lebih eksis lagi.

“Golkar kedepan harus jangan ketinggalan, intinya harus uptodate.
Kita sekarang punya lima anggota kedepan kita harus lebih lagi,” pesannya.

Sementara, ketua terpilih DPD Partai Golkar Kota Bogor, Rusli Prihatevy berjanji akan mengakomodir semua kepentingan kader Golkar.

“Kita akan rangkul semuanya, intinya Golkar harus menjadi partai yang dicintai masyarakat,” tukasnya. (Andi)

Rusli Prihatevy nahkodai DPD Partai Golkar Kota Bogor. Foto : Andi/Bogordaily.net

Bukan Karena Thanos, Black Panther Meninggal Akibat Kanker

0

BOGORDAILY – Aktor Chadwick Boseman pemeran utama dalam film pahlawan super Black Panther meninggal dunia di usia 43 tahun pada Jumat 28 Agustus malam atau Sabtu 29 Agustus WIB.

Boseman yang terkenal dengan kalimat Wakanda Forever dalam film sekuel The Avengers meninggal setelah 4 tahun melawan kanker.

Dikutip AP, Boseman meninggal di rumahnya di Los Angeles, dikelilingi istri dan keluarganya. Boseman sebelumya memang sudah didiagnosa mengidap kanker kolon sejak empat tahun lalu.

“Seorang pejuang sejati, Chadwick bertahan melalui itu semua, dan membawakan Anda banyak film yang sangat Anda sukai,” kata keluarganya dalam pernyataan.

“Dari Marshall ke Da 5 Bloods, August Wilson’s Ma Rainey’s Black Bottom dan beberapa lainnya – semuanya difilmkan selama dan di antara banyak operasi dan kemoterapi. Adalah kehormatan dalam karirnya untuk menghidupkan Raja T’Challa di Black Panther.”

Sempat berperan dalam banyak film sebelumnya, nama Boseman populer ke seluruh dunia setelah ia memerankan Raja Wakanda, T’Challa, pada 2018.

Meski Kota Bogor Masuk Zona Merah, Puncak Masih Ramai Saja

BOGORDAILY – Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah (one way) dari arah Jakarta/Bogor menuju Puncak sejak pukul 07.30 hingga pukul 10.00, pada Sabtu (29/8/2020). Pengemudi diharapkan mematuhi protokol kesehatan ketika melakukan perjalanan, karena kawasan puncak masuk dalam zona merah.

KBO Lantas Polres Bogor Ipda Ketut Agoeng menuturkan, lalu lintas jalur Puncak terpantau ramai lancar hingga Sabtu pagi. Sebagian besar, kepadatan kendaraan mengarah ke Puncak dari arah Bogor dan Jakarta. “Sempat ada antrean di GT Ciawi, untuk itu diberlakukan sistem satu arah,” kata Ketut mengkonfirmasi.

Dia menjelaskan, jalur normal dua arah kemungkinan akan diberlakukan pada pukul 10.00 WIB nanti. Untuk itu, kendaraan yang masih berada di Cianjur dan hendak ke Jakarta atau Bogor bisa bersabar menunggu giliran pembukaan arus lalu lintas.

Cuaca di wilayah sekitar Puncak pun terpantau cerah berawan.

Polisi meminta agar para pengendara tetap berada dalam jalur dan tidak saling mendahului karena jalur Puncak cukup berkelok dan menanjak.

Polres Bogor juga mengingatkan agar para pengendara tetap mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker dan menyiapkan cairan antiseptik, baik di kendaraan atau keluar kendaraan.

Petugas tidak akan segan memberikan peringatan kepada pengendara yang melanggar ketentuan protokol kesehatan, akerana kawasan Puncak masuk dalam zona merah.***

Musda Partai Golkar Bogor Sempat Memanas

BOGOR DAILY – Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Bogor ke X, yang dilaksanakan di Hotel Sahira, Jalan A Yani, Kota Bogor sempat memanas.

Akan tetapi, kondisi itu kembali mencair setelah semua kader Golkar Kota Bogor kompak untuk melanjutkan Musda ke X tersebut.

Terlihat para pimpinan partai di Kota Bogor turut hadir juga pada Muada ke X itu.

Bahkan Wali Kota Bogor, Bima Arya pun turut hadir. Dalam sambutannya politisi PAN ini mengapresiasi kepada Ketua DPD Partai Golkar Tauhid J Tagor selama memimpin partai berlambang Pohon Beringin tersebut.

Menurutnya, Tagor merupakan figur yang mampu berkontribusi membuat hubungan harmonis sejumlah partai politik di Kota Bogor.

“Saya apresiasi meskipun Tagor tidak mencalonkan kembali tetapi mengantarkan generasinya. Selamat Musda dan semoga Allah memberikan kekuatan dan kesehatan bagi kita semua,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Jawa Barat, Ade Ruhendi yang juga hadir mengapresiasi DPD Partai Golkar Kota Bogor yang telah melaksanakan Musda ke-10.

Jaro Ade juga mengapresiasi Tauhid J Tagor yang memilih menyerahkan kepemimpinan partai berlambang Beringin kepada generasi penerus.

Ia juga berharap, Musda ke X ini bisa berjalan dengan kondusif.

“Saya berpesan pada pelaksanaan Musda ke X agar berjalan kondusif karena Kota Bogor sebagai penyangga Ibu Kota DKI Jakarta,” singkatnya. (Andi)