Monday, 18 May 2026
Home Blog Page 8094

Gmail Error, Penggunanya Tak Bisa Kirim File

0

BOGOR DAILY –  Google mengonfirmasi telah terjadi masalah yang dihadapinya saat ini, sehingga berdampak pada layanan Gmail error.

Kejadian layanan Gmail error ini tidak berlangsung di sejumlah negara, tetapi mayoritas dirasakan seluruh pengguna mancanegara. Sehingga tidak bisa untuk mengirimkan file.

Seperti dikutip dari laman status Google Apps, Kamis (20/8/2020) memang terjadi permasalahan dan mereka telah menerima berbagai keluhan dari para penggunanya akibat tidak bisa memanfaatkan layanananya dengan nyaman.

“Kami terus menyelidiki masalah ini,” tulisnya. Isu menimpa terutama saat user akan melakukan upload, tidak hanya di Gmail tapi juga layanan Google lainnya seperti Google Drive.

Perusahaan yang bermarkas di Mountain View, AS, itu tidak menyebutkan secara rinci persoalan seperti apa yang sedang dihadapi mereka, yang mana berdampak pada layanan menjadi error.

Diberitakan sebelumnya, sebagian netizen pengguna Gmail mengeluhkan layanan milik Google itu bermasalah. Keluhan terutama terkait tidak bisa upload di attachment atau lampiran bahkan tidak bisa mengirim email. Netizen dari berbagai negara melaporkannya termasuk Indonesia.

Pantauan dari situs Down Detector menunjukkan komplain terkait Gmail error melonjak. Peta yang ditunjukkan menampilkan Gmail error di berbagai negara. Tak sedikit pula yang menyebut YouTube dan Google Drive mengalami masalah, khususnya saat upload.

Oknum Polisi Palakin Bule Langsung Dimutasi

0

BOGOR DAILY –  Polres Jembrana menindak lanjuti video viral oknum polisi ]yang meminta ‘uang damai’ ke WNA pelanggar lalu lintas di Bali hingga Rp 1 juta. Oknum polisi tersebut dimutasi.

“Saat ini saya mutasikan ke polres dalam rangka pemeriksaan. Untuk sanksi melalui mekanisme sidang,” kata Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adiwibawa, Kamis (20/8/2020).

Adiwibawa mengatakan oknum tersebut sudah diperiksa. Oknum polisi mengaku peristiwa itu terjadi pada pertengahan 2019.

“Sudah diperiksa kita gerak cepat dan kejadian itu di pertengahan tahun 2019 itu kan kalau dilihat dari postingan itu kan dia 12 Desember 2019 cuma tadi saya tanya dia pertengahan tahun itu Ndan katanya,” tutur Adiwibawa.

Adiwibawa menjelaskan pihaknya tidak menutupi anggota melakukan aksi yang salah itu.

“Jadi gini tidak menutupi juga ketika ada anggota yang salah dengan viralnya video itu kita sudah mengambil langkah untuk mengambil keterangan dari yang bersangkutan dan kita proses sesuai dengan peraturan yang ada,” kata Adiwibawa.

Sebelumnya, video berdurasi 03.16 menit itu diunggah oleh salah satu akun di YouTube dengan judul berbahasa Jepang. Video ini juga diposting sejumlah akun media sosial.

Dari video itu, tampak seorang oknum polisi memberhentikan seorang WNA yang sedang mengendarai motor. Dalam percakapan video, oknum polisi memeriksa sejumlah surat kendaraan dan SIM.

Polisi itu kemudian mengatakan WNA tersebut telah melanggar karena lampunya mati. Kemudian polisi menilang dengan meminta denda maksimal Rp 1 juta.

WNA itu pada akhirnya memberikan uang Rp 900 ribu. Polisi tersebut lalu mengembalikan STNK serta SIM dan mempersilakan WNA melanjutkan perjalanannya.

Remaja 17 Tahun dari Ciseeng Tenggelam di Sungai Cisadane

BOGOR DAILY – Seorang remaja bernama Ibnu (17) dilaporkan tenggelam di Sungai Cisadane kawasan Desa Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Kamis (20/8/2020).

Berdasarkan informasi, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor Muhammad Adam Hamdani membenarkan kabar ini.

Menurutnya, sampai pukul 15.00 WIB ini tim evakuasi gabungan masih melakukan pencarian korban.

“Saat ini masih dalam pencarian,” kata Muhammad Adam saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2020).

Korban dilaporkan tenggelam saat tengah mencari batu dan mandi di Sungai Cisadane bersama teman-temannya. Korban tak sempat tertolong oleh rekan-rekannya saat peristiwa itu terjadi.

Waket MPR: Pesantren Tempat Pelatihan Menjadi Warga Negara yang Baik

BOGORDAILY – Wakil Ketua MPR Syarief Hasan menyebut pondok pesantren merupakan tempat pelatihan untuk menjadi warga negara yang baik. Selain menuntut ilmu dunia dan akhirat, di pesantren para santri juga dibekali pengetahuan menjadi pemimpin dan warga negara yang mempunyai tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

“Jadi, saya sering mengatakan kalau ingin melihat warga negara yang baik, datanglah ke pesantren,” kata Syarief Hasan dalam keterangannya, Kamis (20/8/2020).

Saat Sosialisasi Empat Pilar MPR di Pondok Pesantren Raudhatul Islamiyah, Kota Bogor pada Rabu (19/8/2020), Syarief Hasan juga menguji pengetahuan para santri tentang Empat Pilar MPR. Ia bertanya tentang apa Empat Pilar MPR.

“Para santri bisa menjawab dengan benar, Empat Pilar MPR adalah Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Selain itu, Wakil Ketua MPR dari Partai Demokrat ini juga menguji pengetahuan tentang Pancasila dan juga bisa dijawab dengan benar sila-sila Pancasila. Syarief Hasan menyampaikan apresiasi terhadap pengetahuan santri tentang Empat Pilar MPR.

“Empat Pilar di pondok pesantren ini sudah mantap,” ujarnya.

Dengan pengetahuan tentang Empat Pilar MPR di pondok pesantren itu, Syarief Hasan menegaskan anggapan yang salah tentang pondok pesantren tidak terbukti.

“Kalau ada yang mengatakan hati-hati terhadap pesantren, maka terbukti bahwa itu tidak benar. Anggapan itu muncul karena mereka tidak pernah datang ke pesantren. Pondok pesantren adalah tempat pelatihan untuk menjadi warga negara yang baik. Sebab di pesantren para santri menuntut ilmu dunia dan akhirat,” paparnya.

“Kalau ingin mendapatkan ilmu dunia dan akhirat, datanglah ke pondok pesantren. Jadi saya memberikan apresiasi. Ternyata memang pondok pesantren bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Karena itu jangan membuat kesimpulan yang salah terhadap pondok pesantren,” sambungnya.

Syarief Hasan mengakui lebih sering mengunjungi pondok pesantren untuk melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR.

Sosialisasi Empat Pilar MPR selain memberikan bekal kepada warga negara bagaimana menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab kepada bangsa dan negara, juga untuk menjadi pemimpin. Pondok pesantren menjadi tempat untuk mencetak pemimpin masa depan.

“Saya melihat bahwa pondok pesantren menjadi tempat untuk mempersiapkan dan mencetak pemimpin di masa depan,” ujar dia.

“Pondok pesantren mencetak orang-orang yang bertanggungjawab kepada Tuhan, masyarakat, bangsa dan negara. Sehingga bila mendapatkan amanah dan diberikan tanggungjawab oleh negara, maka dia akan menjalankannya dengan baik,” jelasnya.

Syarief Hasan juga meminta pemerintah untuk memperhatikan pondok pesantren. Sebab banyak pondok pesantren yang dikelola secara sukarela, mandiri, dan swadaya.

“Di tengah keterbatasan keuangan negara, saya pikir pemerintah juga harus memperhatikan pondok pesantren karena kebanyakan pesantren masih dikelola secara mandiri, sukarela, dan swadaya. Saya kira pemerintah harus memberikan lebih banyak perhatian kepada pesantren,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sosialisasi yang berlangsung malam hari itu turut dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Islamiyah, K.H. Achmad Baidhowi, dan diikuti para santri dan santriwati pondok pesantren.

Puluhan Wisatawan Gunung Mas Terjaring Tak Gunakan Masker

BOGOR DAILY – Puluhan wisatawan di kawasan Agrowisata Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor terjaring razia masker, Kamis (20/8/2020). Beberapa diantaranya dikenakan sanksi denda Rp 100 ribu.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho mengatakan, razia masker ini digelar karena kawasan Puncak tengah ramai diserbu wisatawan dalam rangka libur panjang Tahun Baru Islam 1442 H.

“Ini kan libur panjang, Puncak ini salah satu yang diminati wisatawan dari berbagai daerah khususnya Jakarta. Sehingga hari ini kita turunkan anggota untuk operasi masker di sini,” kata Agus.

Dalam razia ini, pihaknya menjaring sebanyak 25 wisatawan mayoritas dari luar Bogor yang tidak memakai masker. Dua orang di antaranya diberikan sanksi administratif sebesar Rp100 ribu.

“Perlu diinformasikan kepada masyarakat kabupaten bogor bila saat ini dendanya sudah naik tadinya Rp50 ribu sekarang Rp100 ribu. Tapi dalam Perbup bagi yang tidaj mampu hanya sanksi sosial,” jelasnya.

Sejauh ini, lanjut Agus, kesadaran masyarakat terutama pelosok Kabupaten Bogor untuk memakai masker masih kurang. Untuk itu, pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi dan razia masker.

“Kalau di daerah perkotaan kesadarannya sudah tinggi. Tapi sekarang di daerah-daerah masih banyak kurang sadar penggunaan masker ini,” tutup Agus.

Polisi Beberkan 10 Titik Kemacetan di Jalur Puncak Bogor

BOGOR DAILY – Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fitra Zuanda menyebutkan ada 10 titik rawan macet di Jalur Puncak Bogor pada libur panjang Tahun Baru Islam  1 Muharam 1442 Hijriah pada 20-23 Agustus 2020.

“Ada 10 titik yaitu Simpang Gadog, Pasir Muncang, Pasir Angin, Megamendung, Cisarua, Jatiwangi, Taman Safari Indonesia, Ciburial, Gunung Mas dan Masjid Atta’awun,” ujarnya.

Dia mengatakan mengantisipasi lonjakan volume kendaraan wisatawan di 10 titik rawan macet di Jalur Puncak Bogor, ratusan gabungan yang terdiri atas Polri, TNI, Satpol PP, Dishub dan lainnya di terjunkan untuk berjaga dan mengatur lalu lintas.

Adapun jumlah personel yang mencapai 360 orang tersebut yakni, Polres Bogor sebanyak 200 personel, TNI sebanyak 20 personel. Lalu ada Dishub sebanyak 60 personel, Satpol PP sebanyak 50 personel dan BPBD sebanyak 30 personel.

Fitra memprediksi hari Kamis dan Jumat merupakan puncak arus wisatawan yang berlibur di kawasan Puncak. Sedangkan untuk puncak kemacetan di Jalur Puncak Bogor diprediksi akan terjadi hari Sabtu.

“Hari Sabtu titik krodit kepadatan Jalur Puncak karena pertemuan antara arus wisatawan yang mengarah ke Puncak dengan arus balik ke Jakarta,” jelasnya.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat yang akan menghabiskan masa libur panjang di Puncak untuk tertib berlalu lintas dan tidak mengambil jalur lawan arah terutama bagi pemotor. Tak lupa, perhatikan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata.

“Kami minta pengendara yang mengalami pemendingan oneway bersabar dan tidak melambung karena bisa menghambat arus. Kalau tidak mau bersabar urungkan niat ke Puncak,” tutup Fitra.

Covid-19 Incar Balita dan Anak-Anak di Kabupaten

BOGORDAILY- Juru Bicara Satgas Covid 19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah mengatakan ada penamabahan sebalas kasus positif Covid19, diantaranya melaibatkan balita dan anak-anak.

“Kasus konfirmasi positif tersebut berasal dari Kecamatan Sukaraja, kecamatan Ciomas, kecamatan Cijeruk, kecamatan Cileungsi, kecamatan Tenjolaya dan kecamatan Ciampeak,” ujar, Syarifah Sopiah dalam keterarang tertulis, Kamis (20/8/2020).

Tambahan kasus konfirmasi positif adalah perempuan asal Kecamatan Sukaraja, perempuan 54 tahun asal Ciomas, perempuan 24 tahun Ciomas, laki-laki 30 tahun Cijeruk.

Kasus selanjutnya, perempuan 35 tahun, anak laki-laki usia tujuh tahun, balita perempuan usia tiga tahun asal Cileungs dan anak perempuan delapan tahun asal Cileungsi.

“Lalu laki-laki 57 tahun asal Tenjolaya, perempuan 69 tahun asal Ciampea, perempuan 42 tahun Ciampea,” ujarnya.

Syarifah Sopiah menuturkan dari penambahan kasus tersebut hingga Rabu (19/8/2020) jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor terdapat sebanyak 699 kasus.

Kluivert: Kedatangan Koeman Sangat Positif untuk Barcelona

0

BOGORDAILY – Patrick Kluivert menilai keputusan Barcelona memilih Ronald Koeman sebagai pelatih anyar sudah sangat tepat. Koeman tahu bagaimana situasi di klub.

Barcelona menunjuk Koeman sebagai pelatih anyar menggantikan Quique Setien pada Rabu (19/8/2020) sore WIB. Pria Belanda itu dikontrak dua tahun hingga Juni 2022.

Dipilih menukangi Barcelona adalah mimpi yang jadi nyata buat Koeman sebagai mantan pemain. Tapi di lain sisi, ada pekerjaan rumah yang besar pula untuknya.

Ia mewarisi skuad berumur, yang dalam beberapa musim terakhir mengalami pukulan psikologis. Di Liga Champions, Barcelona merasakan pahitnya comeback lawan saat menghadapi AS Roma dan Liverpool, lalu dihajar 2-8 oleh Bayern Munich di perempatfinal musim ini.

Kekalahan dari Bayern itu bahkan cuma satu dari serangkaian kegagalan yang membuat situasi di Barcelona makin runyam. Lionel Messi dkk kandas di Piala Super Spanyol, di Copa del Rey, lalu gagal juara Liga Spanyol usai disalip Real Madrid selepas lockdown.

Itu belum bicara soal konflik internal yang dalam setahun ini mengganggu fokus tim. Untungnya buat Barcelona, Koeman bukan orang yang benar-benar baru buat mereka sehingga tak ada kecanggungan di tengah situasi kacau belakangan ini.

Mantan penyerang Barcelona Patrick Kluivert menilai keputusan klub menunjuk Koeman sudah sangat tepat. Ia tahu Barcelona luar-dalam.

“Saya turut merasa senang untuk Ronald. Ini adalah mimpi yang nyata untuknya. Saya yakin ini fantastis untuknya dan Barca,” ujar Kluivert kepada De Telegraaf seperti dikutip Sport.

“Saya percaya dengan kemampuannya, Ronald ada di tempat yang tepat di sini, di Barca. Dia tahu klub ini, filosofinya, dan situasi yang sedang terjadi.”

“Saya percaya kedatangannya adalah sebuah hal yang sangat positif,” imbuhnya.

Kemenperin Menyusun Pedoman Kenormalan Baru di Industri Makanan dan Minuman

BOGORDAILY – Industri makanan dan minuman (mamin) merupakan salah satu sektor manufaktur andalan yang selama ini memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Sektor ini dikategorikan strategis lantaran menjadi penyedia pangan bagi masyarakat luas.

Melalui peran pentingnya tersebut, industri mamin tetap dapat menjalankan aktivitas produksinya, meskipun di tengah tantangan dampak pandemi Covid-19. Oleh karena itu, untuk mencegah penularan kasus baru, penerapan protokol kesehatan harus tetap dijalankan secara ketat.

“Berangkat dari kebutuhan tersebut, Balai Besar Industri Agro (BBIA) Kemenperin telah menyusun buku yang bertajuk Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Industri Pangan. Tujuannya agar bisa menjadi panduan bagi industri pangan dalam melaksanakan aktivitas produksinya,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Doddy Rahadi di Jakarta, Kamis (20/8).

Kepala BPPI menerangkan, dalam era adaptasi kebiasaan baru (AKB) saat ini, tantangan terbesar bagi sektor industri adalah penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan kasus baru Covid-19. Dengan menjalankan protokol kesehatan di lingkungan pabrik dan lingkungan tempat tinggal pegawai, diharapkan industri dapat tetap beroperasi sehingga mampu tumbuh sesuai prediksi.

Akan tetapi, pedoman-pedoman yang telah dikeluarkan bagi dunia industri dalam menjalankan usaha di masa pandemi Covid-19 masih bersifat umum. Sehingga diperlukan pedoman teknis yang spesifik dan implementatif, khususnya bagi industri makanan dan minuman.

“Sehingga, BBIA Kemenperin menyusun Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru dalam industri pangan, dengan masukan dari Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI),” imbuh dia.

Dody menambahkan, pedoman bagi industri pangan ditujukan bagi sektor tersebut agar dapat melaksanakan aktivitasnya sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Buku pedoman bagi sektor industri pangan ini disusun berdasarkan beberapa referensi dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini.

Panduan AKB meliputi hal-hal penting yang perlu disiapkan dan diimplemetasikan oleh industri pangan. Misalnya, pembentukan gugus tugas Covid-19, pelaksanaan protokol kesehatan, penyediaan fasilitas, kebersihan diri para karyawan (personal hyigiene), sanitasi lingkungan kerja pada masa pandemik, yang disusun mengikuti alur proses di industri.

“Buku panduan ini juga berisi penanganan limbah Alat Pelindung Diri (APD). Seperti masker yang saat ini banyak digunakan di industri,” jelasnya.

Maka dari itu, dia mengharapkan penerbitan buku pedoman AKB dalam industri pangan dapat terus meningkatkan produktivitas di sektor tersebut, dengan tetap memprioritaskan keselamatan kerja sesuai prosedur dan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. “Hal ini juga akan mempengaruhi pencapaian target pertumbuhan sektor industri mamin sebesar 4-5% di akhir tahun 2020,” paparnya.

Sementara itu, Ketua GAPMMI Adhi Lukman menyampaikan, pelaku industri pangan bersyukur bahwa sektor tersebut masih bisa tumbuh positif di tengah kontraksi ekonomi. Menurutnya, hal ini merupakan parameter bahwa industri makanan dan minuman penting bagi pertumbuhan industri nasional.

Namun begitu, pihaknya tidak menampik bahwa kasus-kasus penyebaran Covid-19 yang terjadi di lingkungan industri dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap sektor industri, misalnya anggapan terkait kualitas produk yang dihasilkan. Karenanya, GAPMMI menganggap penyusunan pedoman aktivitas industri di sektor pangan sangat penting.

“Kami memandang panduan ini sangat dibutuhkan untuk membangun kepercayaan publik kepada industri, di tengah pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini,” ucapnya.

Persebaya dan Barito Belum Memilih Kandang di Lanjutan Shopee Liga 1

0

BOGORDAILY – PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih menunggu Persebaya Surabaya dan Barito Putera terkait rencana lokasi home base mereka pada lanjutan Shopee Liga 1 2020.

Persebaya dikabarkan akan memilih Sidoarjo, sementara Barito ke Yogyakarta. Namun, belum ada laporan resmi yang masuk ke PT LIB terkait kandang kedua klub.

Keputusan kandang kedua klub akan memengaruhi rencana pembuatan jadwal PT LIB yang akan disusun PT LIB. Meski kompetisi direncanakan lanjut pada 1 Oktober, belum ada jadwal lanjutan kompetisi yang dirilis PT LIB.

Meski begitu, Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita yakin Persebaya dan Barito Putera nantinya juga akan menyerahkan lokasi kandangnya. Rencana mereka yang akan bersiap-siap menyambut kompetisi menjadi salah satu indikasinya.

“Saya lihat perkembangan, misalnya, Persebaya sudah mulai persiapan, Barito juga sudah mulai persiapan. Jadi, saya sih lihat perkembangannya baik,” kata Akhmad Hadian, Rabu (19/8/2020).

“Terkait waktu (deadline), kami tak usah terlalu tegas-tegas amat ya, artinya kami, ini semangatnya kita sama-sama ini dengan klub-klub. Kalau kami pakai tegas-tegasan kesannya kok kaya apa saja begitu,” ujarnya menambahkan.

Sambil menunggu Persebaya dan Barito, PT LIB mengaku sudah punya cara agar tertundanya penyusunan jadwal tak berlarut-larut. Salah satunya dengan membuat jadwal bayangan dengan menyertakan Persebaya dan Barito.

Misalnya menempatkan Persebaya di Sidoarjo dan Barito di Yogyakarta. Lokasi itu kebetulan sesuai dengan kabar yang berkembang akhir-akhir ini.

“Ya salah satu caranya begitu, kami siapkan draft jadwal yang ada kemungkinan seperti ini, seperti itu, ada alternatif-alternatifnya,” tutur Akhmad Hadian.

“Barito kan klub luar Jawa, pasti kami tarik (ke Yogyakarta). Kami fasilitasi di Pulau Jawa kan. Sepertinya sih Barito pilih Yogyakarta, tapi resminya belum masuk ke kami, secara resmi belum,” ucapnya.