Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8121

Agar Ekonomi-Kesehatan Jalan Beriringan Jokowi Mengingatkan untuk Berhati-hati Kelola Krisis

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan negara-negara di dunia sedang mengalami krisis imbas dari pandemi virus corona. Jokowi meminta para kepala daerah untuk hati-hati agar sektor kesehatan maupun ekonomi bisa berjalan beriringan.

“Yang kita hadapi ini adalah bukan hanya urusan krisis kesehatan tetapi juga masalah ekonomi, krisis ekonomi. Karena kalau kita lihat demand terganggu, supply terganggu, produksi terganggu, pada kuartal yang pertama kita bisa tumbuh, masih tumbuh keadaan normal kita di atas 5, tapi kuartal pertama kita tumbuh 2,97, masih bisa tumbuh 2,97. Tetapi di kuartal kedua kita sangat khawatir bahwa kita sudah berada di posisi minus pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah yang disiarkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (30/6/2020).

“Inilah yang harus hati-hati mengelola memanajemeni krisis ini, agar urusan kesehatan dan ekonomi ini bisa berjalan beriringan,” imbuhnya.

Jokowi mengatakan harus ada gas dan rem dalam mengatur strategi ekonomi dalam pandemi ini. Sehingga ekonomi bisa berjalan namun kasus COVId-19 tidak meningkat.

“Jadi saya harapkan gas dan rem itu betul-betul diatur, jangan sampai melonggarkan tanpa sebuah kendali rem, sehingga mungkin ekonominya bagus tapi mungkin COVID-nya juga naik, bukan itu yang kita inginkan,” katanya.

Lebih lanjut, Jokowi berharap penanganan COVID-19 bisa dilaksanakan dengan baik. Menurut Jokowi menjaga keseimbangan ekonomi dan mengendalikan virus Corona bukanlah pekerjaan yang mudah.

“COVID-nya terkendali tetapi ekonominya juga tidak mengganggu kesejahteraan masyarakat. Tapi ini bukan barang yang mudah, semua negara mengalami,” kata Jokowi.

PSSI Pastikan Melanjutan Shopee Liga 1 dan Liga 2 Berjalan Lintas Tahun

BOGORDAILY – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memastikan lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 lintas tahun. Artinya kompetisi baru akan berakhir tahun depan.

Dalam Surat Keputusan (SK) terbaru bernomor SKEP/53/VI/2020 yang ditandatangani Mochamad Iriawan pada, Sabtu (27/6/2020), disebutkan kompetisi akan lanjut pada Bulan Oktober mendatang. SK baru ini sekaligus menjadi pengganti SK yang diterbitkan PSSI pada 27 Maret lalu.

PSSI menyebut mustahil kompetisi akan rampung pada akhir tahun mengingat masih banyaknya sisa pertandingan. Memang kompetisi Liga 1 baru berjalan tiga pekan sementara Liga 2 baru satu pekan.

Dengan format kompetisi lintas tahun, artinya PSSI akan menjalankan format yang tak lazim di Indonesia. Kompetisi domestik di Indonesia dan mayoritas negara Asia memang menjalankan kompetisi dalam satu tahun penanggalan kalender.

Jadwal pertandingan lintas tahun itu pun rencananya dipadatkan dengan menyelenggarakan banyak pertandingan setiap pekannya. Selain itu, jadwal Timnas Indonesia pun dipastikan akan bentrok dengan kompetisi domestik.

Mochamad Iriawan menyebut bahwa hal tersebut tak bisa dihindari. Ia menargetkan kompetisi bisa selesai pada awal tahun depan.

“Yang pasti, kira-kira jadwal bergeser ke awal tahun depan, karena tidak mungkin hanya beberapa bulan atau tiga bulan. Itu misal kompetisi mulai tanggal 1 Oktober dimulainya,” kata Mochamad Iriawan kepada wartawan, Minggu (28/6/2020).

“Dalam waktu dekat PT LIB (Liga Indonesia Baru) akan bekerja menyesuaikan hal-hal yang berkaitan dengan jadwal dan waktu. Mudah-mudahan sebelum Maret kompetisi sudah selesai ya,” ujarnya berharap.

Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, Ketum PSSI

Belum ada kepastian soal format, lokasi, hingga regulasi terbaru dalam SK terkini yang diterbitkan PSSI. Maka dari itu, Iriawan meminta kepada PT LIB untuk langsung bergerak cepat.

Ia mengindikasikan kompetisi akan dipusatkan di Pulau Jawa dengan Yogyakarta sebagai lokasi prioritas. Soal ini, PSSI masih membicarakan lebih lanjut dan meminta persetujuan semua klub.

“Setelah SK saya keluarkan, LIB langsung bekerja, termasuk Dirut Operasional (Sudjarno) langsung keliling. Kemungkinan dipusatkan di Jawa,” tutur mantan Sekretaris Utama Lembaga Pertahanan Nasional itu.

“Kami juga melihat bagaimana kesiapan tempat yang akan dipakai nanti, seperti yang saya sampaikan kemungkinan di Yogyakarta. Itu kami sudah diskusi dengan klub yang berasal di luar Jawa,” ucapnya mengakhiri.

Partai Dramaga All Star Versus Fracas Jakarta Utara Berakhir Imbang.

BOGO DAILY –  Pertandingan persahabatan antara mantan pemain sepakbola tahun 80/90 berlangsung seru. Pertandingan yang mempertemukan para pemain yang tergabung dalam Dramaga All Star FC dengan klub Fracas Jakarta Utara berakhir dengan skor imbang.

Sesepuh sepakbola Dramaga, Jery dan Herlan mengaku terkesan dengan pertandingan yang sarat dengan nuansa nostalgia.  Baginya, hasil pertandingan tidaklah penting, melainkan unsur hiburan dan silahturahmi lintas generasi yang menjadi utama.

“Ini bukan soal kalah dan menang. Tapi bagi saya reuni lintas generasi ini bisa menjalin silahturahmi.”tutur dia

Ia pun punya komitmen untuk tetap mempertahankan pertandingan persahabatan ini lewat permainan sepakbola.

Fracas Jakarta Utara

” Selain latihan rutin setiap minggu pagi, kami juga akan menggelar partai persahabatan setiap satu bulan sekali,” jelas nya kepada Bogordaily.net

Sementara salah seorang penonton dari desa tetangga, Abdulrahman mengaku puas dengan laga antana Dramaga All Stars dengan Fracas Jakarta Utara.  Warga Desa Ciapus Kecamatan Ciomas mengungkapkan, dirinya merasa terhibur dan jadi teringat masa 30 tahun silam.

” Tentu terhibur dan sekaligus teringat kejayaan klub lokal bernama Darmaga Indah (Darin) yang banyak melahirkan pemain berbakat,” ujar Maman sapaan akrabnya yang kini tinggal Bojongsari Ciherang.(Gib)

Sususnan Pemain

Dramaga All Star : Endis Ecen, Irpan Isun, Alamsyah,
Idrus Nduk, Feri Oonk,Feri Uwem, Sugih Malih, Otoy Rangkbuti,
Lukman, Gatot Kiki Encek Ebo Ihwansyah, Pendi Bagol, Sari
Evink Budi Embud, Samsu, Budi Zico.

Wapres Menilai Perlu Ada Formulasi Tata Kelola ASN Selama New Normal

BOGORDAILY – Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin, menyampaukan pentingnya standarisasi kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama tatanan normal baru atau new normal. Sehingga, pelayanan kepada masyarakat tetap akan maksimal dilakukan.

“Keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi tentunya juga harus didukung oleh profesionalisme aparatur yang diwujudkan melalui sistem manajemen ASN (Aparatur Sipil Negara) yang baik. Oleh Karena itu, perlu dirumuskan bagaimana formulasi tata kelola ASN yang profesional itu,” ucap Ma’ruf Amin dalam Rapat Komite Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional (KPRBN), seperti dalam keterangan yang diterima detikcom, Selasa (29/6/2020).

Sejak awal pandemi Covid-19, ASN sudah dituntut untuk beradaptasi dan berinovasi. Diantaranya dengan menerapkan work from home (bekerja dari rumah) serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

“Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi menjadi satu keterhandalan baru dalam praktek tata kelola pemerintahan. Percepatan penerapan birokrasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik [SPBE] harus terus ditingkatkan. Birokrasi digital ini juga perlu didukung oleh kepemimpinan digital, SDM [sumber daya Manusia] berwawasan digital, infrastruktur digital, serta aturan pendukungnya,” tutur Wapres.

Bagi Ma’ruf, untuk lebih meningkatkan optimalisasi pelayanan publik serta pemanfaatan teknologi, diperlukan juga SDM yang unggul.

“Membentuk ASN yang unggul dan paripurna selain profesional juga harus ditunjang dengan integritas yang tinggi, akuntabel, anti korupsi, dan sikap mental wawasan kebangsaan yang luas. Hal ini untuk memperkuat posisi ASN sebagai role model (panutan) masyarakat, agen perubahan, dan penjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” tutur Wapres.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) yang juga merupakan Ketua Tim Reformasi Birokrasi Nasional, Tjahjo Kumolo, menyampaikan bahwa proses penyederhanaan birokrasi terus dilanjutkan sesuai arahan Presiden dan Wakil Presiden. Namun ia menilai bahwa penyamaan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah terkait penyederhanaan birokrasi masih menjadi tantangan yang saat ini dihadapi.

“Berangkat dari arahan Presiden dan Wakil Presiden pada akhir tahun 2019 [tentang penyederhanaan birokrasi] yang menjadi pedoman kita, namun masih banyak beberapa teman baik di pusat maupun daerah menganggap penyederhanaan birokrasi itu tidak merupakan visi misi Presiden dan Wakil Presiden,” papar Tjahjo.

Pansus Raperda DOB Dibentuk, H. Ruhyat Nugraha Akan Kawal

BOGOR DAILY – Keseriusan DPRD Jawa Barat dalam memecahkan permasalahan Daerah Otonomi Baru (DOB) tampak nyata.
Kali ini, wakil rakyat Jabar itu membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rencana Peraturan Daerah (Raperda) untuk DOB di Jabar.
Anggota DPRD Jawa Barat, H Ruhyat Nugraha menjadi satu-satunya wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor yang masuk pansus Raperda pemekaran atau pendirian daerah otonomi baru (DOB) DPRD Jawa Barat (Jabar).
Tak heran bila H Ruhyat Nugraha akan terus mengawal sampai tuntas pendirian daerah otonomi baru (DOB) salah satunya Kabupaten Bogor Barat  (KBB).
“Keenam daerah yang  persyaratannya sudah terpenuhi itu adalah Garut Selatan, Sukabumi Utara, Bogor Barat, Bekasi Utara, Cianjur Selatan, dan Indramayu Barat. Dari enam DOB, tersebut baru tiga yang dalam pembahasan calon daerah persiapan otonomi baru (CDPOB) yakni Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Garut Selatan dan Kabupaten Bogor Barat,” ujarnya, Selasa (30/7/2020).
Ia pun berjanji akan mengawal Pansus Raperda DOB khususnya Kabupaten Bogor Barat. “Kita akan kawal, pokoknya saya akan kawal khusus Kabupaten Bogor,” tukasnya.
Sebelumnya, anggaran untuk Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat, sementara dialihkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penanganan pandemi Virus Korona atau Covid-19.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Bogor, Burhanudin, mengatakan, sebanyak Rp80 Miliar untuk penanganan Covid-19 di Bumi Tegar Beriman ini salah satunya diambil dari anggaran DOB Bogor Barat.
“Rencananya seperti itu, kita usulkan seperti itu. Artinya, dari memang sudah ada informasi itu yang akan direncanakan dari A, B, C dulu, itu jadi Rp80 miliar,” katanya kepada wartawan, ketika ditemui di DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (1/4/2020). (Andi).

Agar Terbentuk DOB Jawa Barat, Ruhyat Sebut Butuh Peran Semua Pihak

BOGOR DAILY – Demi terbentuknya Perda DOB di Jawa Barat tentunya harus banyak lobi sana lobi sini dari Anggota DPRD Provinsi Jabar, agar bisa terwujud.
Hal tersebut tentunya harus dengan kerja sama semua pihak di DPRD Prov Jabar.
Anggota DPRD Jabar, H. Ruhyat Nugraha mengungkapkan, ntuk mencabut moratorium perlu lobi tidak satu, dua orang dari DPRD Jawa Barat saja, tapi juga semua elemen masyarakat di Jabar mulai dari anggota DPR RI nya, pengusaha, tokoh masyarakat, pemerintah daerah dan stakeholder lainnya yang ada di Jabar.
“Butuh kerjasama yang massif untuk pendirian daerah otonomi baru (DOB) ini,” kata wakil rakyat dari PPP ini. Selasa (30/6/2020).
Dirinya minta semua eksponen Jabar menyamakan persepsi dengam melepaskan kepentingan organisasi dan golongan demi Jabar yang lebih maju.
“Sepanjang kesamaan persepsi itu tidak ada maka Jabar tidak akan maju sampai kapan pun,” tutupnya. (Andi).

Juventus Resmi Lepas Pjanic ke Barcelona

BOGORDAILY – Tak berselang lama dari pengumuman transfer Arthur Melo oleh Barcelona, Juventus mengeluarkan pernyataan serupa. Juventus resmi melepas Miralem Pjanic ke Barca.

Barcelona sebelumnya mengonfirmasi transfer Arthur ke Juventus dengan harga 72 juta euro, plus 10 juta euro dalam bentuk bonus-bonus. Tak lama berselang, Juventus mengeluarkan pernyataan untuk dua transfer tersebut sekaligus.

Mereka mengumumkan bahwa Arthur sudah meneken kontrak lima tahun dan juga menyatakan melepas Pjanic ke Barcelona. Transfer Pjanic bernilai 60 juta euro, dengan lima juta lain dalam bonus.

“Sebuah pelepasan resmi hak-hak pendaftaran pemain Miralem Pjanic untuk nilai 60 juta euro yang bisa dibayarkan dalam empat tahun finansial. Jumlah itu bisa meningkat lima juta euro jika mencapai kondisi-kondisi tertentu selama jalannya kontrak,” ungkap pernyataan resmi Juventus.

Sebagaimana transfer Pjanic yang bisa dicicil Barcelona selama empat tahun, Juventus juga akan melunasi pembelian Arthur dalam periode yang sama. Pjanic akan meneken kontrak berdurasi empat tahun, dengan klausul buy-out senilai 400 juta euro.

Kedua pemain akan bertahan di klub masing-masing saat ini sampai Serie A dan LaLiga musim ini tuntas.

Jokowi: Jangan Paksa Terapkan New Normal Tanpa Melalui Tahapan yang Benar

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah untuk hati-hati dalam menerapkan tatanan new normal. Dia meminta penerapan new normal didasarkan pada data science dan saran para pakar ilmuwan.

“Saya titip jangan sampai membuka pada tatanan baru new normal tetapi tidak melalui tahapan-tahapan yang benar. Setiap kita membuat kebijakan, setiap kita membuat policy betul-betul tolong yang namanya data science itu dipakai. Yang kedua saran-saran dari para scientist para pakar juga dipakai sehingga dalam memutuskan itu betul-betul tepat sasaran,” kata Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah yang disiarkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (30/6/2020).

Jokowi meminta daerah tidak memaksa menerapkan tatanan new normal. Apalagi, jika data virus Corona (COVID-19) di wilayahnya masih tinggi.

“Tadi disampaikan oleh Pak Gub data-data sudah jelas, ada. Itulah yang kita pakai. Jangan sampai kita berani membuka masuk ke new normal tapi keadaan datanya masih belum memungkinkan. Jangan dipaksa,” ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta tahapan-tahapan penerapan new normal disiapkan. Tahapan tersebut yakni pra-kondisi, timing dan prioritas sektor yang dibuka.

“Timingnya harus tepat. Jangan sampai Rt nya masih tinggi di atas 1, R0 nya masih tinggi kita sudah berani buka. hati-hati jangan membuat kebijakan tanpa sebuah data science yang jelas. Kalau sudah pra kondisi, timing, yang ketiga prioritas sektor mana yang dibuka. Tidak langsung semuanya dibuka,” katanya.

Kemudian, Jokowi juga meminta dilakukan evaluasi penerapan new normal setiap 2 minggu. Jika kasus virus Corona kembali meningkat, dia meminta daerah untuk mengkaji ulang kebijakannya.

“Kalau prioritas sudah ditentukan, kita jangan lupa untuk setiap hari, setiap dua Minggu dievaluasi. Dimonitor dievaluasi. Kalau memang keadaannya naik ya ditutup lagi. Berani memutuskan seperti itu. Tidak bisa lagi kita memutuskan sebuah kebijakan tanpa dilihat yang namanya data science dan masukan dari para pakar,” papar Jokowi.

“Tidak usah tergesa-gesa. Karena yang kita hadapi ini 2, kesehatan dan ekonomi. Yang semuanya berjalan dengan baik,” imbuh dia.

Rumah Pangan Bang Dik, Perkaya Khazanah Kuliner di Bogor

Menyajikan beragam topping untuk Ketan Susu, Tahu Telor Bumbu Petis, Pisang Nuget. Menu lainnya Nasi Goreng Kuning, Kampung serta Nasi Goreng Anak.

Lomba Foto Selfie Dengan Total Hadiah 4 Juta Rupiah

Komunitas Fotografi Bogor beserta Cluster Terra Maharani Bogor, Bogor Daily News, GSNP Edupro dan Tetralogy Photography mengadakan lomba foto dengan total hadiah 4 jt.

Tema: Selfie

Akan ada 3 foto terpilih pada akhir periode lomba yang akan mendapatkan hadiah utama masing-masing berupa:

Uang tunai Rp. 1.000.000,-
Merchandise dari GSNP Edupro

Serta untuk 10 foto pilihan mingguan selama periode lomba berlangsung.
4 minggu pertama masing-masing 2 foto
2 minggu terakhir masing-masing 1 foto.
Masing-masing akan mendapatkan:

Pulsa/OVO/Gopay Rp. 100,000,-

Syarat dan ketentuan lomba:
1. Repost pengumuman ini di Feed Instagram kalian.

2. Follow akun Instagram @kfb_bogor @terramaharani @bogordailynews @gsnp.edupro dan @tetralogyphotography

3. Tidak perlu mendaftar, langsung ikutan lombanya saja.

4. Pengunggahan foto dilakukan pada tanggal 1 Juli – 15 Agustus 2020.

5. Tag @kfb_bogor @terramaharani @bogordailynews @gsnp.edupro dan @tetralogyphotography. Inget tag ya bukan mention.

6. Sertakan hashtag #TERRAMAHARANI #komunitasfotografibogor #bogordailynews #gsnpedupro #tetralogyphotography dan #lombafotoselfieKFB pada postingan foto yang dilombakan.

7. Jumlah foto tidak dibatasi, boleh upload foto sebanyak-banyaknya. Foto yang diunggah berupa single foto, bukan multiple/carousel.

8. Foto bebas, bisa sendiri, bareng anak, suami/istri, orang tua atau bareng teman2. Lagi masak, ngepel, cuci baju, ngantor, olah raga, main sama anak, sampai lagi belanja ditukang sayur langganan juga boleh.

9. Terbuka untuk semua jenis kamera. Jelas boleh menggunakan smartphone dong pastinya.

10. Foto adalah karya sendiri.

11. Pemenang akan diumumkan satu minggu setelah penutupan lomba.

12 . Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

13. Foto peserta lomba akan ditampilkan di website Bogor Daily News, bogordaily.net setiap hari secara bergantian.

14. Foto pilihan mingguan masih  tetap berkesempatan memenangkan hadiah utama.

15. Siapa saja yang menjadi peserta dalam Lomba ini, dianggap telah setuju pada syarat dan ketentuan Lomba.

16. Mekanisme pengambilan hadiah lomba akan diinformasikan kemudian.

17. Jika ada pertanyaan bisa ditanyakan pada kolom komentar.

Salam fotografi.