Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8137

22 Juni 2020: Harga Emas Antam Naik Rp2000

BOGOR DAILY- Harga emas 24 karat Antam produksi Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik Rp 2.000 per gram pada Senin (22/6).

Berikut tabel harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya, belum termasuk pajak.

Harga Emas Antam
Ukuran (gram) Harga (22/6) Harga (20/6) Perubahan
0.5 483.500 482.500 0,21
1 907.000 905.000 0,22
2 1.754.000 1.750.000 0,23
3 2.606.000 2.600.000 0,23
5 4.315.000 4.305.000 0,23
10 8.565.000 8.545.000 0,23
25 21.287.000 21.237.000 0,24
50 42.495.000 42.395.000 0,24
100 84.912.000 84.712.000 0,24

Sumber: Logam Mulia

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan 1 gram emas Antam pada Senin (22/6) berada di Rp 907.000. Harga emas Antam ini naik Rp 2.000 per gram dari harga Sabtu (20/6) di Rp 905.000.

Adapun harga pembelian kembali atau buyback emas Antam menjadi Rp 797.000.

Jika ditinjau dari 7 hari lalu (15 Juni 2020), harga emas Antam ini naik Rp 5.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 902.000.

Di Butik Emas Logam Mulia – Pulo Gadung, Jakarta, harga emas ukuran 0,5 gram adalah Rp 483.500. Adapun harga emas ukuran 2 gram dan 5 gram, masing-masing Rp 1.754.000 dan Rp 4.315.000.

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram).

Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar.

Punya Spot dan Venue Keren, The Green Student Village I Jadi Idola

Bogor Daily – Kawasan terpadu aparkos The Green Student Village I yang terletak di Jalan Raya Alternatif IPB, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor tersebut digadang-dagang menjadi tempat ternyaman yang ada di Dramaga, Bogor.

Benny Firmansyah Manager Marketing The Green Student Village I saat berada di Coffee Shop ‘Ngopi Dirumah’.

Pengelolaan gedung dengan system syariah tersebut sudah ditempati oleh para mahasiswa IPB dan para profesional seperti para pekerja swasta, penulis, dokter, bahkan sampai ke eksekutif muda.

Ketika ditemui langsung oleh Bogor Daily, Benny Firmansyah Marketing Manager The Green Student Village I menuturkan bahwa di tempatnya tersebut banyak juga kedatangan berbagai tamu dari luar kawasan yang sengaja datang bersama dengan teman-temannya untuk makan di Resto Serba Sambal dan santai sambil minum kopi di Coffee Shop ‘Ngopi dirumah’.

“Kapasitas atau daya tampung di Resto Serba Sambal sampai 200 orang, terbukti melalui rangkaian kegiatan beberapa waktu lalu sebelum pandemi covid 19 datang.” ungkapnya.

Benny juga kembali menjelaskan tamu yang datang itu dari berbagai macam kalangan, mereka suka menikmati waktu di titik-titik keren di The Green Student Village I, diantara suasana yang cozy dengan river view dan sekedar kumpul sampai arisan di Resto Serba Sambal. Beberapa waktu lalu pun beberapa titik di The Green Student Village I pernah dipakai salah satu band dari luar Bogor untuk buat video clipnya.

“Buat yang mau tinggal di The Green Student Village I pun mudah banget, hanya dengan start mulai 1,5 juta perbulan, anda sudah mendapatkan semua fasilitas lengkap. Tinggal bawa badan dan bawa baju aja.” ujar Benny.

The Green Student Village I menyediakan unit-unit aparkos yang bisa dijadikan tempat tinggal anda ketika sedang kuliah maupun anda yang saat ini sedang bekerja. Dikatakan lengkap karena dari harga sewa itu semua sudah termasuk mendapatkan ruangan yang full furnished, tv cable, akses free wifi, AC, didalam kawasan ada Musholla, Resto Serba Sambal, Coffee Shop ‘Ngopidirumah’, parkir mobil motor gratis, taman outdoor, 24 jam pengawasan security dan CCTV, serta fasilitas tambahan seperti layanan laundry.

“Untuk detail informasi bisa langsung datang dan bertemu saya, atau click dulu di www.thegreenstudentvillage.com, atau bisa juga menghubungi contact center kami di nomor 0821 1219 8116.” tutup Pria 38 tahun tersebut.

(Red-BDN).

Senin Pagi, Penumpang KRL di Stasiun Bogor Meningkat Lagi

BOGOR DAILY- Antrean calon penumpang kereta commuter line atau kereta rel listrik (KRL) tujuan Jakarta, di Stasiun Bogor pada Senin (22/6/2020) pagi, masih sangat panjang, tapi terlihat tertib dan rapi.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang meninjau situasi calon penumpang KRL di Stasiun Bogor, melihat calon penumpang KRL pada Senin pagi ini sudah lebih banyak dari pada Senin (15/6/2020) pekan lalu.

“Saya lihat antrean di Stasiun Bogor hari ini lebih ramai dari pada pekan lalu. Ini karena kantor-kantor di Jakarta sudah lebih banyak lagi yang buka,” katanya.

Bima menambahkan, dari informasi petugas stasiun Bogor, jumlah penumpang KRL pada pukul 04:00 WIB hingga 06:00 WIB sudah terdata sekitar 5.000 orang, sedangkan pada Senin pekan lalu dalam waktu yang sama, terdata sekitar 3.000 orang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, antrian terlihat mulai dari dekat peron di dalam, lorong dan di halaman stasiun mulai dari depan pintu masuk hingga mengular sampai ke luar dan di lorong luar stasiun sampai ke pintu masuk parkir mobil dengan jarak sekitar lebih dari 100 meter.

Antrean terlihat mulai dari sekitar pukul 05:00 WIB dan masih tampak panjang pada sekitar pukul 07:00 WIB. Meski begitu, antrean tampak tertib dan rapi karena pegawai stasiun yang dibantu personel dari Polri dan TNI mengaturnya dengan baik.

Para warga mengantre di jalur khusus yang dibatasi oleh pagar pembatas maupun plastik garis polisi, sehingga mereka tetap berada di dalam koridor. Agar menjadi lebih tertib, antrean dibagi tiga kelompok, yakni di dalam stasiun, di halaman stasiun dan di luar stasiun, sehingga tidak terjadi penumpukan.

Setelah antrean yang di depannya bergerak, baru kemudian antrean di kelompok berikut bergerak.

Sementara itu, pemberangkatan KRL dari Stasiun Bogor menuju ke Stasiun Jakarta Kota maupun menuju ke Stasiun Tanah Abang dan Jatinegara, frekuensinya juga ditingkatkan yakni hanya sekitar lima menit, antara satu pemberangkatan dengan pemberangkatan berikutnya, di delapan jalur yang tersedia.

Petugas di Stasiun Bogor juga tampak menaikkan penumpang dalam jumlah terbatas, yakni kurang dari 50 orang dalam setiap gerbong, guna mencegah penularan Covid-19 dengan menjaga jarak fisik.

Mobil Retro Jadi Alternatif Memiliki Kendaraan di New Normal

BOGOR DAILY – Hingga saat ini mobil tua atau retro klasik tahun 70-90 masih tinggi peminatnya. Mulai dari berbagai model dari pabrikan Volkwagen (VW) yang khas disebut VW Kodok, atau Combi. Toyota dengan Corrola DX nya, maupun Toyota, Datsun hingga Marcede-benz atau BMW.

Selain digunakan untuk berkendara. Tidak jarang, para pecita mobil-mobil lawas ini, membeli mobil retro menjadi pajangan melengkapi koleksi pribadi. Namun tidak sedikit juga yang menggunakan mobil retro untuk aktifitas sehari-hari. Bahkan saat ini jenis mobil tua juga menjadi incaran generasi muda.

Salah seorang penyuka mobil retro, Rizky Rifsadin menjelakan, dalam situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proposional atau transisi menuju New Normal, seseoran dituntut supaya bijak dalam mengatur keuangan. Menurutnya saat ini membeli mobil pabrikan yang diluncurkan pada era ’80 han, merupakan langkang yang tepat. Dengan anggaran yang jauh lebih murah, bisa mendapatkan kendaraan yang sangat representatif untuk dikendarai.

Kiki, begitu Rizky biasa di sapa, mengungkapkan bahwa saat ini dipasar otomotif, penjualan mobil retro kurang mendapatkan perhatian masyarakat. Sehingga penjualan mobil-mobil itu cenderung lesu. Padahal, Kiki mengingatkan kualitas mobil jaman dahulu ini boleh diadu dengan produk-produk mobil dari pabrik yang sama dizaman now. Ditegaskan Kiki, menggunakan mobil retro bisa menjadi pilihan bijak dikondisi New Normal.

“Kalau sekarang ini kan mobil dengan harga Rp100 juta-an terasa akan membebani pembeli. Baik secara tunai ataupun mencicil. Disatu sisi dengan anggaran yang sama jika dibelanjakan untuk beli mobil retro dengan Rp100 jutaan, bisa mendapatkan mobil yang tidak kalah mewah dan nyaman,” katanya.

Kata Rizky, dirinya mengajak kepada masyarakat di Bogor khususnya agar memilih mobil klasik dijaman saat ini. Tentunya juga menyesuaikan dengan keadaan ekonomi.

Dirinya menjamin, banyak yang khawatir akan adanya kendala di mobil-mobil tua tersebut. Akan tetapi, tentunya di jaman serba canggih kali ini juga banyak bengkel yang terus bertahan memperhatikan keadaan mobil klasik itu.

“Jangan khawatir, kita sambut disituasi menuju normal kali ini dengan mengendarai mobil retro. Kenyamanan dan kemewahan tentunya bisa diadu dengan mobil jaman sekarang,” ucapnya.

Acap kali harga mobil retro bisa sangat mahal. Nilai fantastis itu berbanding lurus dengan kondisi mobil. Belum lama ini, ujar Kiki, ada yang menawar mobil retro hingga diangka Rp1 miliar.

Tapi agar tidak menyesal, Rizky menyarankan kepada masyarakat yang hendak membeli kendaraan-kendaraan jadul, supaya membekali dirinya dengan pengetahuan yang cukup sebelum membeli.

Nah, untuk kalian yang punya budget minim tapi ingin memiliki kendaraan Kiki berpesan supaya memperhatikan sejumlah hal saat akan membeli.

Pertama, cek bagian bodi secara keseluruhan. Selanjutnya lakukan pengecekan pada bagian interior. Perhatikan juga pada bagian list jendela. Selanjutnya yang tidak boleh dilewatkan adalah mengecek kondisi mesin kendaraan. Terkahir pengecekan pada kaki-kaki juga harus dilakukan.

“Kita bisa menghelat bursa mobil retro yang standar, memodifikasi bahkan yang mewah dengan spsifikasinya serta mencantumkan harga sesuai yang diinginkan pemilik mobil,” tukasnya. (Andi).

Update Korona Kab Bogor 21 Juni: Yang Positif Bertambah 7, Yang Sembuh 1

BOGOR DAILY – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor kembali mengumumkan sebanyak tujuh orang warga Bumi Tegar Beriman positif Covid-19.

Demikian disampaikan Jubir Gugus Tugas Penenganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah dalam keterangan tertulis per pukul 19:30 Minggu (21/6/2020).

“Hari ini terkonfirmasi tujuh kasus tambahan positif Covid-19 baru,” ujar Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah Jumat (19/6/2020).

Tujuh tambahan kasus positif baru itu diantaranya :

Perempuan 46 tahun asal Citeureup, laki-laki 56 asal Parung, laki-laki 67 dan 30 asal Cibinong, laki-laki 26 tahun asal Sukaraja, perempuan 27 tahun asal Tamansari, laki-laki usia 28 tahun asal Dramaga.

Tidak hanya itu saja lanjut Syarifah, terdapat satu pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh laki-laki 51 tahun asal Cibinong.

“Ada satu pasien yang sembuh asal Cibinong,” ucapnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar selalu patuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Adaptasi kebiasaan baru bukan berarti kembali ke masa lalu, ketika pandemi belum menyebar. Akan tetapi menjalankan kehidupan sehari-hari dengan gaya hidup sesuai protokol kesehatan Covid-19,” tukasnya.

Data yang dihimpun Bogordaily.net, terdapat 258 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 430 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 128 orang meninggal berstatus PDP, total positif Covid-19 sebanyak 336, sembuh 79, meninggal 17, positif aktif 237. (Andi).

Wanita Yang Sempat Hilang di Villa Bogor Indah Akhirnya Ditemukan

BOGOR DAILY – Mawar Ayu Ratih (39) warga asal Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, yang dikabarkan hilang pada 14 Juni lalu akhirnya ditemukan.

Ketika dihubungi, Paur Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desty Irianti membenarkan, bawa Mawar Ayu Ratih yang dikabarkan hilang di Villa Bogor Indah itu ditemukan.

“Iya sudah ketemu dengan kondisi baik,” katanya, Minggu (21/6/2020).

Akan tetapi, Desty belum bisa menjelaskan Mawar Ayu Ratih secara detail ketika ditemukan pasca hilang beberapa waktu lalu itu.

“Kami belum bisa menjelaskan kronologisnya, nant ia,” tukasnya.

Sebelumnya, Wanita bernama Mawar Ayu Ratih (39) asal Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor dilaporkan hilang sejak dua hari terakhir dan sempat pamit ke tukang jahit.

Aubrey Diah Wandasari yang merupakan adik dari Mawar Ayu Ratih saat dihubungi mengatakan, bahwa kakaknya hilang ketika pergi ke salah satu tukang jahit di Kota Bogor.

“Iya betul, kakak kami hilang hari Minggu kemarin (14/6/2020), sempat bilang mau pergi ke tukang jahit di kawasan Villa Bogor Indah, Kota Bogor menggunakan kendaraan bermotor roda dua matik Xeon,” katanya, Selasa (16/6/2020).

Menurutnya, korban berangkat sekitar pukul 15:00 WIB namun sampai jelang Maghrib, korban tak kunjung pulang. Selain itu, nomor ponsel korban juga mendadak tak bisa dihubungi.

“Suaminya ke Vila Bogor, kata tukang jahit sudah pulang dari jam 17:00 WIB sore,” kata Aubrey.

Sebelum nomor ponsel tidak dapat dihubungi, korban sempat mengirim pesan singkat WhatsApp aneh ke suaminya dengan tulisan ‘awah tioling’.

“Ketikannya gak jelas tapi kayak minta tolong,” jelasnya. (Andi).

Update Korona 21 Juni: 10 Pasien Covid-19 Kota Bogor Dinyatakan Sembuh

BOGOR DAILY – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor mengumumkan kabar gembira, hari ini Minggu (21/6/2020) sebanyak 10 pasien Virus Korona di Kota Hujan dinyatakan sembuh.

Demikian disampaikan Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam keterangan tertulisnya.

“Alhamdulillah hari ini ada sebanyak 10 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19,” ujarnya.

Tidak hanya itu kata Retno, terdapat satu tambahan positif di Kota Bogor, dengan total positif aktif sebanyak 57 orang.

“Ada juga penambahan positif aktif satu orang, dan PDP bertambah sembilan pasien,” ucapnya.

Data yang dihimpun Bogordaily.net, saat ini terdapat 168 orang dinyatakan positif Korona di Kota Bogor dengan rincian 94 orang dinyatakan sembuh, 57 orang dalam perawatan di RS dan 17 orang meninggal dunia.

Sedangkan untuk status Orang Tanpa Gejala (OTG) mengalami pengurangan sebanyak 29 kasus, lalu untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami pengurangan 2 kasus dan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami pengurangan sebanyak 3 kasus.

“Jadi totalnya yang OTG 116 Orang, ODP 126 Orang dan PDP sebanyak 46 orang yang dirawat di RS,” tukasnya. (Andi).

Wisatawan Puncak di Rapid Tes, Total 87 Reaktif Covid-19

BOGOR DAILY – Selama dua hari dari Sabtu dan Minggu (20-21/6/2020) tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prmprov Jabar dan Kabupaten Bogor melaksanakan rapid tes secara massal, kepada para wisatawan Puncak Bogor.

Kordinator Sub Divisi Pengamanan dan Penanganan Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Jabar, Dedi Taufik menyebutkan, sebanyak 87 wisatawan Puncak Bogor reaktif Covid-19.

Dari 87 itu diantaranya 32 reaktif Covid-19 pada tes massal Sabtu (20/6/2020) kemarin di empat titik yaitu, di Cagar Alam kawasan Cianjur, kawasan Atawun, Gunung Mas, dan Simpang Danamon dengan menyediakan alat rapid tes sebanyak 1.106.

Sedangkan pada hari ini Minggu (21/6/2020), dilaksanakan di satu titik yaitu dikawasan Taman Wisata Matahari Puncak Bogor dengan menyediakan alat rapid tes sebanyak 500, terpakai 434 rapid tes dengan hasil sebanyak 55 orang reaktif Covid-19.

“Untuk data 55 reaktif hari ini, belum dipisah dengan target petugas lokal yang ikut swab, kalau yang 37 itu memang wisatawan full,” katanya.

Menurutnya, wisatawan yang dinyatakan reaktif Covid-19 otomatis akan dipulangkan kembali untuk tidak melanjutkan perjalanannya.

“Kita akan pulangkan kalau yang reaktif, dan tidak bisa melanjutkan perjalanannya, kita juga langsung data dan langsung swab dan kebanyakan wisatawan dari Jakarta, untuk mengenai pendataan kita akan lakukan kordinasi dengan daerah warga tersebut,” tukasnya. (Andi).

Antartick Band Rilis Single Terbaru Bersama Bogorian Voices

Bogor Daily – Perubahan kini terjadi di segala penjuru. Alih-alih mengeluh dan berhenti berkarya bukankah sebaiknya kita ikut menyesuaikan keadaan dan mencari celah positif? Itulah yang dilakukan Antartick dan para musisi asal kota Hujan, Bogor yang dinamai Bogorian Voice lewat single teranyar mereka, ‘Indonesia Kita’.

Lagu ini menitikberatkan pada poin “Selalu ada hikmah di balik musibah”. Sebuah kata penyemangat yang sudah kita dengar sejak lahir bukan? Itulah yang menjadi dasar Antartick berkolaborasi dengan 17 vokalis dari Bogor. Kenapa memilih Bogor, karena kota ini merupakan tempat lahir band yang mempopulerkan lagu ‘Kebas’ tersebut. Jika tidak bisa melihat sekitar kita, bagaimana bisa dilihat dunia?

lagu ‘Indonesia Kita’ diciptakan sang gitaris Anang. Lagu ini berkisah tentang hal-hal yang terjadi yang ia lihat, dengar dan rasakan dalam masa pandemi global saat sekarang.

Bukan sekadar lagu, ‘Indonesia Kita’ menjadi sebuah pergerakan kecil yang digagas Antartick dan Bogorian Voice untuk menyuarakan kebersamaan dan bangkit dari keterpurukan yang diakibatkan Covid 19.

Saatnya bangkit, kembali berkarya dan menggulirkan roda kehidupan. Karena hidup tidak bisa terus-menerus hanya dengan di rumah saja. Tentunya keselamatan dan kesehatan adalah faktor yang harus diprioritaskan,” tutur Anang.

Lewat single ini, Antartick pun ingin menyampaikan sebuah manifestasi konsep kebhinekaan. Karena ke-17 vokalis atau penyanyi yang bergabung dalam lagu ini berlatarbelakang musik berbeda. Mulai dari pop, rock, folk bahkan punk dan metal. Di antara para penyanyi mereka adalah Rudi “Blues’ Ariyanto (The B*k*ng), Ipey & Komo (19 Dua Puluh), Rila Utomo (Ambarila), Dewo (Saptarasa), Fiany (Mariposa), Rinjani Reza, Borie (Kraken), Mang Toke (As Known As), Ncung Suryana (The Partikelir), Mang Coim (Oncom Hideung, Deden (Peramu), Ahong (Mery Celeste), Si Koran (Jeans Roek), Nova (HLMN), Robby (My Beloved Enemy) dan Cinya (Airtunes).

“Project ini adalah project yang paling bikin gue baper. Ga nyangka kalau temen-teman yang kita ajak kolaborasi, mau dan seantusias ini dan enjoy dalam melewati proses produksinya, meski harus mematuhi aturan PSBB. Karakter setiap vokalis memberi energi positif tersendiri pada keseluruhan lagu. Semoga energinya bisa sampai ke semua orang yang mendengar lagu ini,” tutur Helvi (bassis) yang juga turut bernyanyi dalam lagu ini.

Perbedaan tidak akan pernah menjadi penghalang untuk membangun bangsa. Bahkan merupakan sebuah keunikan dan kebersamaan yang hangat. Semoga lagu ini bisa menjadi penyemangat bagi siapapun di luar sana.

Credit

Title                            : INDONESIA KITA

Composer                  : Nanang Yuswanto

Producer                    : Nanang Yuswanto

Music Director           : Triono Pudji

Vocal Director           : Idea Fasha

Recording Engineer  : Ipey ‘Ruang ImagiNakal’

Mixing & Mastering   : Bemz “Harper Studio, Jakarta”

Art cover design        : Abi Tanggalong

 

Media inquiries         : Yuliadian (0817-4122-584)

Business                     : Inaokem (0812-8474-4833)

Instagram                   : @antartick_official

Twitter                       : @AntartickMusic

Facebook                   : www.facebook.com/antartick

YouTube                    : www.youtube.com/antartick

Prabowo Pilih Kabupaten Bogor, Untuk Bangun Akademi Sepakbola Internasional

BOGOR DAILY – Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Simon Mc Menemy melakukan kunjungan ke lapangan Polo Nusantara Club, Kelurahan Ciriung, Kabupaten Bogor.

Kedatangan Simon MC itu disambut baik oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto.

“Saya memang janjian dengan Simon Mc Menemy untuk olahraga pagi. Dia datang langsung ke Lapangan Polo Nusantara Club,” kata Rudy kepada wartawan, Minggu (21/6/2020).

Kedatangan eks pelatih Bhayangkara FC itu punya muatan yang sangat positif bagi dunia sepakbola di Kabupaten Bogor dan juga tanah air.

“Bersama Simon, saya bahas soal konsep dan system kompetisi dan akademi . Karena saya mendapatkan tugas dari Pak Prabowo untuk membuat  Akademi Sepaklbola Bertaraf Internasional di Lapangan Polo Nusantara Club,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, akademi sepakbola bertaraf international ini murni ide dan gagasan dari Pak Prabowo Subianto .  

“Pak Prabowo mau mencari bakat-bakat muda sepakbola di tanah air yang akan masuk di akademi sepakbola Internasional . Akademi ini nantinya akan berhome base di Lapangan Nusantara Polo Club, Ciriung, Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Semua pesepakbola yang akan dibina di akademi ini digratiskan, tidak ada system bayaran apapun untuk semua talenta berbakat  

Tak hanya itu, kata Rudy, pihaknya juga sudah merancang untuk membuat lapangan sepakbola berstandar internasional di sekitar Lapangan Nusantara Polo Club, Ciriung, Cibinong, Kabupaten Bogor.

“Suasana obrolan dengan Simon Mc Menemy soal Akademi ni sangat hangat dan ini yang nanti akan saya sampaikan ke Pak Prabowo.  Sangat selaras dengan gagasan dan ide yang Pak Prabowo katakan kepada saya soal konsep akademi sepakbbola bersantar Internasional,” tukasnya. (Andi).