Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 8158

Wisatawan di TSI Bogor Dilarang Keluar Mobil

BOGOR DAILY – Walaupun Kabupaten Bogor sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proposional, pemerintah belum memperbolehkan semua tempat wisata di kawasan Puncak Bogor beroperasi.

“Untuk sementara kita belum buka semuanya, karena kerumunan di sana (Puncak) masih padat, ini masih kita hindari tapi yang jelas sudah mengajukan protokol kesehatan dengan baik, tetapi hanya untuk wahana binatang dan alam saja,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin, Minggu (7/6/2020).

Ia menjelaskan, untuk pengunjung Taman Safari Indonesia (TSI) Puncak Bogor sudah diperbolehkan. Tetapi, wisatawan harus tetap di dalam mobil, untuk menjaga physical distancing.

“Pengunjung TSI dalam mobil tidak ke wahana permainan, permainan pertunjukan di tutup wahana air apalagi itu ditutup,” tegasnya.

Menurutnya, para pengusaha wisata non air di Puncak Bogor bisa kembali beroperasi, akan tetapi harus komitmen menjalin kesepakatan dengan pemerintah di situasi pandemi Covid-19.

“Kita masih menunggu mereka (pengusaha) untuk perjanjiannya, harus ada komitmen pemerintah dan pengelola.
Kesepakatan diverifikasi kalau layak silahkan buka, kalau belum kita tahan. Kalau tetap ngeyel kita sanksi dengan sanksi administrasi,” tegasnya lagi. (Andi).

Catat! Ini Syarat Masuk CCM setelah Diperbolehkan Beroperasi Lagi

BOGOR DAILY – Mencegah penyebaran dan deteksi dini Virus Korona di kawasan Cibinong City Mall (CCM), Pemkab Bogor meminta kepada pihak manajemen agar melarang pengunjung, yang tidak menggunakan masker dan suhu badan di atas 37,3 derajat celcius. Penerapan protokol kesehatan menjadi syarat masuk CCN.

“Saya minta maksimalkan protokol kesehatan, menerapkan physical distancing, syarat pokoknya, pengunjung harus pakai masker, di depan juga cek suhu, kalau di atas 37,3 derajat celcius tidak boleh masuk,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin, Minggu (7/6/2020).

Menurut orang nomor wahid di Bumi Tegar Beriman ini, Pemkab Bogor kembali memperbolehkan Mall untuk beroperasi dalam tahap persiapan, menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) karena masih PSBB.

“Yang lainnya tidak boleh buka, 70 persen untuk food, insya Allah besok (8/6/2020) mulai buka dan menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Politisi PPP ini meminta juga kepada pihak Mall untuk membuat konsep syarat masuk CCM, ketika pengunjung sampai membludak.

“Harus ada batasan dari luar, kalau kapasitas 100 harus 50 persen, dan di cek kalau penuh 50 harus di tutup masuk bergiliran, tim pengamanan juga betul-betul berkomitmen dapat menerapkan physical distancing,” pintanya.

Ade menambahkan, masih banyak yang harus di perbaiki oleh pihak manajemen CCM jelang beroperasi kembali.

“Saya sudah lihat banyak yang belum sempurna harus di sempurnakan, tadi food dan beverage seperti, itu konsepnya dan dibatasi yang masuk, jadi pemilik toko di sini belum ada yang siap buka hari ini atau besok, mereka juga perlu persiapan,” tukasnya.

Sementara Publik dan Media Relation CCM, Farah Bastian Tropera mengatakan, pembukaan kembali mall tentunya dengan menyertakan beragam aturan baru yang sesuai dengan arahan Pemkab Bogor, Pihaknya akan menerapkan syarat masuk CCM.

“Seperti mewajibkan semua orang yang akan memasuki area mall untuk mengenakan masker, pengecekan suhu tubuh di seluruh akses pintu masuk (suhu tubuh maksimal 37.3 derajat celcius), mewajibkan mencuci tangan / menggunakan handsanitizer saat memasuki area mall, dan menjaga jarak. Selain tentunya penyemprotan disinfektan di area mall secara berkala dan pembersihan seluruh fasilitas dengan cairan disinfektan setiap beberapa jam sekali,” tukasnya. (Andi)

Besok, Cibinong City Mall Dibuka Lagi. Tapi…

BOGOR DAILY – Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, mulai besok Senin (8/8/2020) pusat pembelanjaan Cibinong City Mall (CCM) boleh beroperasi kembali.

Politisi PPP itu baru mengizinkan pusat pembelanjaan mall di sekitaran Cibinong, Kabupaten Bogor untuk beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proposional.

“Yang boleh buka di CCM itu hanya makanan dan minuman saja, itu juga yang boleh buka hanya 70 persen saja,” katanya dilokasi, Minggu (7/6/2020).

Ia meminta kepada manajemen CCM agar mengutamakan kedisiplinan pengunjung, dari mulai cara melayani pengunjung tentunya menerapkan protokol kesehatan yang baik.

“Terutama kedisiplinan pemilik dan manajemen untuk beroperasinya kembali. Tadi, sudah simulasi bagaimana caranya melayani pengunjung menerapkan phsycal distancing dan yang penting pengunjung pake masker, jaga jarak dan menjaga kebersihan,” tegas ibu dua anak ini.

Sementara Publik dan Media Relation CCM, Farah Bastian Tropera mengatakan, pihaknya masih melakukan berbagai perbaikan jelang beroperasinya kembali pusat pembelanjaan tersebut.

“CCM tentunya dukung pemerintah dalam hadapi pandemi Covid-19, apa yang disarankan akan kami patuhi jelang menuju New Normal,” katanya.

Farah mengklaim bahwa CCM sejak pertama adanya pandemi Covid-19 sudah menerapkan protokol kesehatan.

“Sejak pandemi ada di Indonesia, kami sudah concern soal kebersihan dan kesehatan, kami tingkatkan berkali-kali lipat. Saat nanti buka kembali tentunya hal yang sama kami lanjutkan, ditambah aturan lain seperti yang terkait physical distancing dan protokol kesehatan lebih diperketat,” tukasnya. (Andi)

Ombudsman Indonesia Apresiasi Langkah STS, Gugat Perwali PSBB Kota Bogor

BOGORDAILY.net – Ajakan Gugatan Ketua DPD PSI Sugeng Teguh Santoso (STS) terhadap Perwali sanksi PSBB terus mendapat apresiasi. Salah satunya Ombudsman Indonesia Perwakilan Jakarta Raya.

Teguh Nugroho Kepala Ombusmen Indonesia Perwakilan Jakarta Raya mengatakan, gugatan merupakan hak setiap warga negara.

“Tentu boleh. Apalagi
Secara formil. perwali ini memang diduga kuat melanggar bahkan melampaui kewenangan. Karena Perwali tidak termasuk dalam tata urut perundangan
di daerah yang masuk dalam tata urut perundangan ya perda,” ujarnya.

Menurutnya, sanksi memang harus lewat perda, karena sanksi itu kesepakatan antara pemerintah dah rakyat yang
diwakili DPRD.

“Terkait gugatan nya kami belum cek apakah sudah masuk?,” pungkas Teguh ketika di hubungi melalui telepon selular nya.(gib)

Lapor Pak Kades Cibanteng, Sudah 3 Tahun Ibu Solihat Tak Tersentuh Rutilahu

BOGORDAILY.net – Miris dan sangat prihatin adalah dua kalimat yang terlontar, begitu melihat kondisi rumah pasangan Marfuat dan Siti Solihat, warga Kampung Kebon Kopi RT 01/10 Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea.

Pasalnya, dua pasangan itu sudah tiga tahun tinggal di rumah tidak layak huni.

Selama ini pasangan suami-istri ini hanya di beri harapan palsu oleh kepala Desa.

“Sudah sering di janjikan entah kenapa belum juga mendapatkan bantuan,” keluh Solihat.

Menurut Solihat ada beberapa warga yang baru daftar, tapi sudah mendapatkan bantuan.

“Bosan saya laporan ke pihak Desa,” ujar Solihat.

Sayangnya ketika di hubungi Kepala Desa Cibanteng, salah seorang stafnya mengatakan kades sedang tidak ada di tempat. Bahkan ketika di konfirmasi melalui telepon selulernya, pesan WA yang disampaikan juga belum di respon.

Sementara, Ketua ranting BPPKB Cibanteng Kusnanda mengatakan, sangat prihatin bahwa di Desa Cibanteng masih ada warga yang tinggal di rumah yang berdinding bilik beratap seng bekas, serta tidak mempunyai kamar mandi dan WC.

Bahkan jika hujan, atapnya bocor. Dengan kondisi tersebut, seharusnya menjadi skala prioritas penerima program rutilahu.

“Malah info yang kami dapat dari pengurus RT serta bapak Fuat sendiri sebenarnya sudah diusulkan untuk rutilahu sejak tahun 2017, tapi belum ada realisasi hingga saat ini,” pungkasnya.(gib)

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, STS Ajak Warga Gugat Perwali PSBB

BOGORDAILY.net – Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Kota Bogor Sugeng Teguh Santoso, kembali mengkritik prinsip berpemerintahan di Kota Bogor selama Pandemi Korona.

“Sudah tidak dapat perlindungan disanksi pula; sudah jatuh ketimpa tangga dan kejeblos pula,” ujarnya menganalogikan kondisi warga Kota Bogor selama Pandemi Korona ini.

Menurutnya, prinsip adanya negara atau pemerintah adalah untuk memberikan perlindungan kesejahteraan pada warga tanpa terkecuali.

Pageblug covid 19, kata dia, telah banyak memakan korban orang-orang yang terl3mllempar dari sumber pencarian.

“PHK, hilang mata pencarian, tutup usaha. Berdasarkan uu karantina kesehatan, penetapan PSBB mewajibkan pemerintah memberikan bantuan kebutuhan dasar. Nyatanya pemberian bantuan tidak diterima secara adil oleh yang terdampak,” tegas advokat yang akrab dipanggil STS itu.

Di Kota Bogor, kata dia, masyarakat yang tidak terlindungi, dikenakan hukuman pula atas dasar perwali 37 tahun 2020.

“Pertanyaannya apa fungsi pemerintah? Belum lagi perwali tersebut adalah aturan yang ngawur (kajian hukum ini sudah saya buat sebelumnya, red)). Walikota yang bikin aturan, walikota yang laksanakan aturan, walikota yang kenakan ukuran sanksi, walikota yang memvonis dan walikota yang eksekusi. Setahu kita, sistem hukum Indonesia belum berubah, ada prinsip trias politika,” kata STS.

STS menambahkan, lebih runyam lagi DPRD Kota Bogor yang adalah wakil rakyat diam seribu bahasa. “Gak faham atau malas melaksanakan fungsinya. Bagaimana ceu Atty Somaddikarya?,” katanya mengingatkan.

STS menyampaikan, bagi warga yang merasa disanksi dan mau memperjuangkan keadilan hukum dengan menggugat perwali 37 tahun 2020 ke MA, Sugeng siap memperjuangkannya.

“Silahkan hubungi saya. Untuk menguji keabsahan perwali tersebut dan uji prinsip negara hukum. Layanan gratis,” pungkasnya.(*)

Sinar Mas Land Serahkan Paket Bantuan Bahan Pangan Bersama Andy F Noya Kepada Warga Terdampak Covid-19

BOGORDAILY – Semenjak resmi dinyatakan pandemi Covid-19 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Sinar Mas Land melakukan berbagai upaya untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus tersebut. Upaya yang dilakukan perusahaan di beberapa bidang di antaranya bantuan alat kesehatan, bantuan bahan pangan, dan lain-lain. Bantuan berupa alat Kesehatan meliputi pengadaan 25.000 rapid test kit yang disumbangkan kepada Kementerian Kesehatan, beberapa pemerintah daerah, serta instansi kesehatan terkait lain. Penyelenggaraan 2.000 rapid test Covid-19 bagi warga sekitar BSD City dengan sistem drive-thru yang merupakan kerja sama Sinar Mas Land dan Homecare 24.

Sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu warga sekitar proyek Sinar Mas Land yang terdampak pandemi Covid-19. Sinar Mas Land memberikan paket bahan pangan yang berisi beras, minyak goreng, mi instan, sarden, sirup, minuman kemasan dan makanan ringan kepada 250 warga. Managing Director President Office Sinar Mas Land – Dhony Rahajoe menyampaikan, “Sinar Mas Land terus berupaya untuk membantu sesama khususnya warga yang terdampak Covid-19. Semoga gerakan kemanusiaan ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara di sekitar kita.”

Penyaluran ribuan masker kain yang didistribusikan ke sejumlah puskesmas di Tangerang Selatan, RSCM, sejumlah sekolah yang tergabung dalam Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), 100 masjid di kawasan BSD City, serta personel TNI-POLRI di wilayah Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan wilayah Karawang Jawa Barat seperti Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karawang. Selain itu, Sinar Mas Land mendistribusikan lebih dari 210.000 liter hand sanitizer ke Batam, Kabupaten Karawang, sejumlah desa di sekitar kawasan Kota Deltamas Cikarang Jawa Barat, serta ke wilayah Tangerang Raya.

Andy F. Noya – Tokoh Masyarakat menambahkan “Bantuan dari Sinar Mas Land dapat menjadi teladan bagi perusahaan lain dalam mewujudkan nilai-nilai nenek moyang kita berupa gotong-royong untuk meringankan beban berat masyarakat sekitar terutama pada saat masa pandemi Covid-19 ini.”

Sebanyak 5.240 liter cairan disinfektan juga disalurkan ke permukiman warga di sekitar BSD City, Kota Deltamas Cikarang, hingga KIIC Karawang. Untuk melindungi tenaga medis dari terinfeksi virus covid-19 perusahaan juga menyerahkan (alat pelindung diri) APD sebanyak 1.750 yang kemudian disalurkan ke sejumlah rumah sakit rujukan pasien covid-19. Ada pula bantuan 350 face shield, tempat cuci tangan portable, dan alat pengukur suhu tubuh.

Untuk menghindari kerumunan warga, bantuan tersebut kemudian akan langsung disalurkan oleh petugas RW Kampung Dadap kepada warga terdampak Covid-19. Pada 21 Mei 2020 lalu, Sinar Mas Land juga telah menyerahkan paket bantuan bahan pangan kepada 500 warga Cipondoh, Kota Tangerang bersama dengan Rano Karno – tokoh masyarakat dan Gubernur Banten periode 2015-2017 yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota DPR RI.

Perusahaan juga mendistribusikan bahan pangan yaitu 1,5 ton beras dan 250 kardus mi instan kepada warga sekitar BSD City, Cikarang, dan Karawang. Sebanyak 10.500 paket bahan pangan juga didistribusikan secara bertahap untuk warga terdampak covid-19 di wilayah Jabodetabek. Selain distribusi bahan pangan, Sinar Mas Land juga mendistribusikan 3.000 nasi kotak siap santap serta 30.000 kapsul vitamin C dan E. Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan, Sinar Mas Land memberikan paket bantuan bagi para pemakmur masjid (para takmir, muazin, imam, dan marbot) di 100 masjid sekitar BSD City berupa Al-Qur’an, masker, kapsul vitamin C dan E, beras, dan mi instan. (*/bdn)

Kabar Duka, Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

BOGORDAILY.net – Ki Gendeng Pamungkas, paranormal sekaligus Ketua Umum Front Pribumi yang bernama asli Isan Masardi, meninggal dunia.

Ki Gendeng menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Mulia, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (6/06/2020).

Keluarga kemudian membawa jenazah ke rumah duka di Sawangan, Depok pada pukul 16.47 WIB. “Iya Ki Gendeng meninggal, tadi saya diberitahu security (bagian) dalam jam 14.54,” kata Nur Ichwan, petugas keamanan yang berjaga di luar RS Mulia kepada wartawan.

Besan Gendeng Pamungkas, Adang Yani, mengatakan paranormal yang sempat mencalonkan diri jadi Wali Kota Bogor itu meninggal setelah menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Mulia selama tiga hari, karena komplikasi penyakit diabetes dan jantung.

Adang menyebut dirinya diberi informasi oleh anaknya sekitar pukul 15.00, lalu dia pun bergegas mendatangi RS. Setengah jam menunggu pemulasaran dan proses administrasi, Adang bersama keluarga pun membawa jenazah. “Setahu saya sakitnya udah lama. Tapi dibawa dan dirawat di ICU ini baru tiga hari,” kata Adang.

Penjemput jenazah Ki Gendeng Pamungkas tidak hanya keluarga. Lima orang pemuda berbaju hitam dengan tulisan Front Pribumi, turut serta mengawal kepergian sang paranormal yang sempat menyebut akan menyantet Presiden Amerika George W Bush saat berkunjung ke Istana Bogor pada November 2006 silam itu.

Ambulance pembawa jenazah pun dikawal oleh Motor Patwal dari kepolisian di depan dan mobil serta motor keluarga mengikuti dari belakang.

Penerima Tamu RS. Mulia membenarkan jika Ki Gendeng Pamungkas dirawat di rumah sakit tempatnya bekerja. Dia menyebut tidak mengetahui rinci kapan Gendeng Pamungkas dirawat, namun untuk administrasi dan beban perawatan lainnya untuk Gendeng Pamungkas sudah terhenti per Sabtu siang 6 Juni 2020. “Nama beliau sudah tidak ada di data kami, sejak siang ini,” kata sang petugas yang enggan menyebut namanya itu.(*)

Dua Motor Petugas BPBD Disikat Maling

BOGOR DAILY- Dua unit motor kawasaki jenis trail yang merupakan motor dinas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hilang disikat maling.

Motor plat merah itu hilang saa digunakan oleh petugas BPBD Kota Bogor dalam bertugas.

Peristiwa tersebut terjadi setelah petugas BPBD baru saja melakukan rescue ke lokasi bencana di daerah Bogor Selatan.

Setelah pulang dari lokasi bencana dan istirahat sekitar pukul 02.30 WIB motor yang diparkir di kantor BPBD Jalan Pool Bina Marga, Kayu Manis kecamatan Tanah Sareal itu hilang.

Kepala BPBD Kota Bogor Priyatna mengatakan bahwa motor diketahui hilang sekitar pukul 04.35 WIB.

“Iya jadi pulang dari lokasi bencana petugas tertidur pukul 02.30 WIB, kemudian subuh bangun melihat motor sudah tidak ada,” katanya .

Priyatna mengatakan bahwa dua motor tersebut merupakan motor trail Kawasaki KLX 150 BF Warna Hitam, Nomor Polisi F 3413 B (Plat Merah) dan satu unit motor trail Kawasaki KLX 150 S warna orange Nomor Polisi F 6906 A (Plat Merah).

Atas peristiwa tersebut, ia pun meminta agar warga yang melihat ada yang menggunakan ataupun menjual motor tersebut segera lapor pihak kepolisian.

Saat ini petugas BPBD pun sudah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

Kelurahan Ciwaringin Cairkan Bansos Provinsi.

BOGOR DAILY- Kelurahan Ciwaringin Kecamatan Bogor Tengah muali mencairkan bantuan sosial (bansos) untuk warga yang terdampak wabah Covid’19.  Bertempat di halaman kantor kelurahan, sedikitnya ada  379 Kepala Keluarga (KK) yang mendapatkan bantuan.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa menyaluran Bansos Provinsi  kepada warga penerima manfaat,”ungkap Lurah Ciwaringin Yayat Supriatna.

Ia berharap agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan bisa mengurangi beban masyarakat akibat wabah Covid-19.

“Saya juga mengapresiasi atas kerjasama dengan warga yang selama ini alhamdulillahpatuh dan disiplin sesuai dengan Protokoler Kesehatan sesuai arahan Pemkot Bogor,”ujarnya.

Lebih lanjut,  Yayat mengatakan bahwa bansos provinsi akan diebrikan untuk tiga bulan ke depan.

“Insyaallah tiga bulan ke depan bantuan sama yang akan digulir Pemerintah Kota Bogor lancar dan sukses. Kami akan melakukan evaluasi terus demi tercapainya sasaran bantuan pada warga yg berhak menerimanya tanpa ada yang ganda,”tandasnya ( Ii Syafri)