Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8189

Hasil Lengkap Liga Jerman Pekan ke-28

BOGORDAILY – Bayern Munich memenangi Der Klassiker untuk menjauh dari rival-rivalnya di Bundesliga. Berikut hasil Liga Jerman pekan ke-28 selengkapnya.

Bayern keluar sebagai pemenang dalam Der Klassiker di markas Borussia Dortmund. Bertanding di Signal Iduna Park, Selasa (26/5/2020) malam WIB, Die Roten menaklukkan Dortmund dengan skor 1-0.

Kemenangan itu membuat Bayern makin tak terkejar di puncak klasemen Liga Jerman. Robert Lewandowski dkk memimpin dengan 64 poin dari 28 laga, unggul tujuh angka dari Dortmund yang ada di urutan kedua.

Dari laga lainnya, Bayer Leverkusen menelan kekalahan telak saat menjamu Wolfsburg di BayArena. Leverkusen tumbang dengan skor 1-4.

Sementara itu, RB Leipzig melewatkan kesempatan untuk menggeser Dortmund dari posisi runner-up. Menjamu Hertha Berlin, Rabu (27/5/2020) malam WIB, Leipzig harus puas dengan hsil seri 2-2.

Cuma dapat satu poin, Leipzig masih tertahan di peringkat ketiga dengan 55 poin. Sementara Hertha berkutat di papan tengah dengan menempati posisi ke-10 dengan 35 poin.

Hasil Liga Jerman pekan ke-28:

Borussia Dortmund 0-1 Bayern Munich
Bayer Leverkusen 1-4 Wolfsburg
Eitracht Frankfurt 3-3 Freiburg
Werder Bremen 0-0 Borussia Moenchengladbach
RB Leipzig 2-2 Hertha Berlin
Hoffenheim 3-1 Koln
Fortuna Duessldorf 2-1 Schalke
Augsburg 0-0 Paderborn
Union Berlin 1-1 Mainz

MUI Tak Mau Terburu-buru Bahas Pola Ibadah Saat New Normal

BOGORDAILY – Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah membahas pola penyelenggaraan ibadah dan aktivitas keagamaan menghadapi tatanan hidup baru atau ‘new normal’. MUI tidak ingin terburu-buru mengeluarkan keputusan.

“Kita tidak mau terburu-buru,” kata Wakil Sekjen MUI Bidang Fatwa Sholahuddin Al Aiyub melalui keterangan tertulis, Kamis (28/5/2020).

Sholahuddin mengatakan MUI akan memberikan rekomendasi setelah mengevaluasi efektivitas aturan pemerintah terkait ibadah selama masa pandemi Corona ini. Keselamatan umat, sebut dia, harus diutamakan dibanding kepentingan lain.

“Sementara kalau untuk menjaga jiwa masyarakat atau umat Islam itu tidak ada alternatif lain. Maka dalam hal ini, MUI ingin mendahulukan itu (perlindungan jiwa masyarakat). Kesimpulan seperti apa, saat ini masih digodok,” jelas Sholahuddin.

Sholahuddin menjelaskan perlu mempertimbangkan kondisi daerah untuk memastikan apakah aktivitas keagamaan bisa dilakukan di rumah ibadah pada masa ‘new normal’ nanti.

“Kondisi daerahnya seperti apa, tingkat penyebarannya seperti apa, karena ini variabel yang penting,” ungkap Sholahuddin.

Diberitakan, Pemerintah melalui Kementerian Agama segera menerbitkan aturan pembukaan rumah ibadah dengan prosedur ‘new normal’ di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Aturan akan diterbitkan pekan ini.

“Apakah sudah siap? Kita sudah siap, aturan sudah siap. Kami akan terbitkan dalam minggu ini,” ujar Menag Fachrul Razi seusai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Rabu (27/5).

Skandal Seks Staf KPU Kota Bogor Dibongkar

BOGOR DAILY – Dalam seminggu ini jagat dunia maya dihebohkan dengan kelakuan bejat salah sorang staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kota Bogor berinisial MT. Siapa yang menyangka, di tengah pandemi Covid-19, lelaki berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini nekat memaksa seorang ABG cantik melakukan hubungan badan.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, AKP Firman Taufik, menjelaskan, aksi bejatnya ketahuan pada Jumat (22/5/2020) lalu. Berdasarkan penuturan AKP Firman Taufik, MT mengajak ABG tersebut ke Apartemen Bogor Valley untuk memuaskan nafsunya. MT yang datang mengendarai mobil dinas Toyota Hilux warna putih itu sebelumnya telah meminta petugas aparatemen untuk mengamankan kamar yang telah dibooking.

Setelah dilokasi (kamar), ternyata wanita di bawah umur itu tidak tahu menahu juga, apa yang akan dilakukan ASN KPU terhadapnya. Sontak hal itupun membuat suasana di lokasi menjadi ramai, ketika wanita (sebut saja Mawar) berteriak meminta tolong.

Kepanikan itupun terjadi, dengan adanya teriakan minta tolong, warga yang ada di Apartemen Bogor Valley itupun berbondong-bondong menuju sumber suara. MT pun merasa panik dengan teriakan wanita tersebut, dan langsung berkordinasi dengan petugas di Apartemen Bogor Valley untuk menyelamatkan (sebut saja mawar) agar bisa meninggalkan lokasi.

Bahkan, wanita di bawah umur itupun langsung menelpon orang tuanya untuk menjemput dirinya dilokasi. Naas, warga yang ada di Apartemen Bogor Valley itupun sudah mengontrog kamar suara teriakan minta tolong dimana berasal.

“Para penghuni yang ada di Apartemen Bogor Valley itupun langsung menggerebek kamar tersebut, dan langsung mengamankan ASN KPU inisial MT ini dan membawanya ke pihak kami di Polresta Bogor Kota,” katanya kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).

Berdasarkan pemeriksaan kata AKP Firman Taufik, bahwa wanita dibawah umur itu ternyata baru dikenal lewat media sosial (Medsos) oleh MT.

Baru pertama kali kenalan, MT sebelumnya membawa wanita (sebut saja Mawar) untuk berjalan-jalan di wilayah Kota Bogor. Namun, ASN KPU pusat yang ditugaskan di KPUD Kota Bogor itupun punya rencana lain.

“Kita saat ini telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan juga diamankan. Hasil pemeriksaan bahwa wanita itu merupakan kenalan MT lewat media sosial,” tukasnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya telah mengumpulkan barang bukti dan sudah menaikan status MT menjadi tersangka akibat perbuatan bejatnya tersebut. “Sudah jadi tersangka,” tukasnya.

Akibat perbuatan MT nama intansi KPU pun menjadi tercoreng, tentunya hal tersebut membuat Ketua KPUD Kota Bogor, Samsudin, langsung angkat suara pada Rabu (27/5/2020) kemarin, dengan menggelar jumpa pers di kantornya.

Samsudin pun membenarkan, bahwa MT merupakan salah satu staff di KPUD Kota Bogor. Akan tetapi dirinya menegaskan, bahwa MT merupakan ASN dari KPU pusat yang diperbantukan di Bogor.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dan kami sudah mengecek kebenarannya, yang bersangkutan memang benar staff KPU Kota Bogor. Namun ia merupakan staff yang diperbantukan oleh KPU pusat,” akunya.

Dirinya pun mendukung kepada pihak kepolosian untuk menghukum sesuai dengan prilaku yang dibuat. Samsudin juga menyebutkan, bahwa prilaku MT tidak ada kaitannya dengan instansi. Karena, perbuatan seperti itu tidak pantas untuk dicontoh.

“Secara kinerja tak berpengaruh ke KPU. Intinya kami menunggu proses hukum yang sedang berjalan, kita tunggu arahan juga dari pusat seperti apa kedepannya,” tutupnya. (Andi).

H+5 Lebaran, Gas Elpiji 3 Kg Langka

BOGOR DAILY – Pasca lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah memasuki hari ke lima, gas Elpiji ukuran 3 kilo gram mengalami kenaikan drastis. Lonjakan harga ini terjadi di semua wilayah Kabupaten Bogor, seperti terjadi di Kecamatan Cibinong.

Tidak hanya mengalami kenaikan harga saja, gas Elpiji 3 kg untuk kalangan menengah kebawah itupun mengalami kelangkaan.

Salah seorang warga Sukabumi yang ngontrak di Cibinong, Kabupaten Bogor, Angga (27) mengaku pasokan di beberapa warung kecil maupun besar mengalami kelangkaan.

Setelah mencari-cari selama satu jam ke beberapa toko yang ada di Cibinong, baru bisa menemukan gas Elpiji ukuran 3 kg diwilayah perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Depok.

“Udah mah langka, eh pas ada ternyata mahal harganya sampai Rp30 ribu, biasa beli antara Rp18 ribu sampai Rp20 ribu. Tapi ini tiba-tiba naik drastis,” katanya kepada Bogordaily.net, Kamis (28/5/2020).

Hal serupa dirasakan warga Kecamatan Citeureup, Munawaroh. Menurut ibu rumah tangga yang berjualan gorengan itu, harga gas Elpiji ukuran 3 kg mengalami kelangkaan pada H+1 lebaran Idul Fitri.

“Kalau saya mah udah tahu pas hari lebaran, ketahuannya pas saya lagi goreng gorengan eh gasnya abis. Terus saya cari ke mana-mana gak ada, terpaksa pakai gas yang dirumah dulu aja, tapi sekarang sudah nemu lagi harganya naik jadi Rp27 ribu,” akunya.

Menanggapi adanya kelangkaan dan kenaikan gas Elpiji 3 kg, Ketua Hiswana Migas Bogor, Asep mengklaim bahwa pasokan gas aman dan untuk harga setiap satuan kepada agen tidak adanya peningkatan.

Agus menampik, dugaan adanya permainan harga dan penimbunan gas dari oknum tertentu.

“Gak ada kenaikan dan gak ada kelangkaan. Kita pastikan untuk gas Elpiji 3 kg itu aman, untuk harga ke pangkalan juga aman Rp16 ribu, penyediaan gas perhari untuk Kabupaten Bogor ini mencapai 110.000 tabung, jadi saya pastikan gak ada kenaikan dan kelangkaan,” jelasnya. (Andi).

Ibu dan Bayi Usia Satu Hari Status PDP Meninggal Dunia

BOGOR DAILY – Masih berusia satu hari, bayi berjenis kelamin laki-laki meninggal dunia pada Rabu (27/5/2020) kemarin. Bayi itupun masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, mengatakan, bayi berusia satu hari itupun meninggal bersama ibunya yang sama-sama berstatus PDP.

“Ada dua yang meninggal merupakan ibu dan anak, ibunya berstatus PDP usia 19 tahun meninggal dunia setelah melahirkan anaknya yaitu laki-laki. Tapi, bayi laki-laki itu juga meninggal dunia dan berstatus PDP juga warga Cigudeg,” katanya kepada Bogordaily.net, Rabu (27/5/2020) malam.

Menurut Syarifah bahwa pihaknya sudah melakukan intruksi kepada para tenaga medis di Kabupaten Bogor, untuk melakukan Swab Test kepada PDP yang meninggal. Hal tersebut diperuntukkan agar bisa diketahui apakah yang meninggal itu positif Covid-19 atau tidak.

“Pokoknya semua yang meninggal akan dilakukan Swab Test, dan proses penguburannya juga sesuai protokol kesehatan Covid-19. Karena dikhawatirkan jika nanti Swab Test hasilnya positif Covid-19 maka bisa mempermudah tracking nya,” akunya.

Ia menjelaskan, total PDP meninggal di Kabupaten Bogor sejauh ini terus naik dibandingkan kasus positif Covid-19 yang meninggal. Saat ini Gugus Tugas masih menunggu hasil Swab Tesnya PDP meninggal untuk menentukan positif atau tidak.

“Saat ini total Orang Dalam Pantauan (ODP) ada 234 orang, PDP ada 320, dan meninggal status PDP ada 93 orang, jumlah itu lebih tinggi dibanding meninggal berstatus positif Covid-19 yang berjumlah 13 orang, saat ini positif aktif ada sebanyak 126, sembuh 40 orang,” tutupnya. (Andi).

Update Korona Kab Bogor 27 Mei: Satu Pasien Positif dari Kecamatan Ciomas Meninggal Dunia

BOGOR DAILY – Pasien positif terpapar virus korona di Kabupaten Bogor kembali meninggal dunia.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, mengumumkan satu kasus baru pasien positif Covid-19 pada hari Rabu (27/5/2020) di Kabupaten Bogor.

Menurutnya, pasien positif Covid-19 itu baru diketahui pada Rabu (27/5/2020) malam. Pasien itu meninggal dunia setelah mulai berjalan penanganannya di Rumah Sakit (RS) rujukan pemerintah.

“Ada satu pasein Covid-19 yang terkonfirmasi positif baru dan langsung meninggal dunia, laki-laki usia 42 tahun asal Kecamatan Ciomas,” katanya kepada Bogordaily.net.

Syarifah menyebutkan, saat ini kasus positif Covid-19 berjumlah 181, di antaranya dinyatakan sembuh 40, meninggal 13, dan positif aktif yang masih menjalani perawatan di RS rujukan ada 129 orang.

Fakta pasien positif Covid-19 di Kecamatan Ciomas :

Pasien pertama yang terinfeksi Virus Korona.

Pada hari Rabu 1 April 2020 pukul 20:00 WIB, diumumkan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin. Bahwa ada satu warga Kecamatan Ciomas yang terkonfirmasi Positif Covid-19.

Satu positif yang merupakan warga Kecamatan Ciomas, merupakan laki-laki yang berusia 60 tahun, yang langsung dirujuk ke Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19.

Akan tetapi, pria usia 60 tahun asal Ciomas itu, sampai pada Kamis (21/5/2020) malam dikabarkan meninggal dunia.

Pasien kedua yang terinfeksi Virus Korona.

Kembali dinyatakan positif warga Ciomas yang tinggalnya di Perumahan Bukit Asri pada hari Kamis 7 Mei 2020.

Kali ini berjenis kelamin perempuan yang berusia 55 tahun, dijemput oleh petugas kesehatan Covid-19 Kabupaten Bogor. Setelah dinyatakan positif korona dari hasil Rapid Test.

Hasil dari Swab Tes warga Ciomas berjenis kelamin perempuan usia 55 tahun itu, sudah diserahkan ke Litbankes Kemenkes RI dengan hasil positif terinfeksi Virus Korona.

Saat ini, terdapat dua warga Ciomas yang positif Korona dan sedang menjalangi perawatan di RS rujukan pemerintah. (Andi).

Masih Jalani Isolasi Mandiri, Twindy Rarasati Dikunjungi Teman Lewat Jendela

BOGORDAILY – Setelah ditetapkan negatif terjangkit COVID-19 pada Mei lalu, Twindy Rarasati sudah kembali ke rumah. Hingga saat ini, Twindy masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Meski begitu, temannya tampak terlihat untuk mengunjunginya. Twindy mengunggah foto temannya yang datang ke kediamannya dalam Instagram miliknya. Sang teman terlihat hanya mengunjungi Twindy lewat jendela.

“Visitor in quarantine! Shooting through windows is always a nice idea, especially during this pandemic lol makaci suda mau mampir ke jendelaku! @reinitaarlin @andrewbas23,” tulis Twindy dalam keterangan foto yang diunggahnya.

Sebelumnya, Twindy sempat ditetapkan sebagai pasien COVID-19 pada April 2020. Ia pun turut menjalankan perawatannya di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Twindy menjadi publik figur ketiga yang sempat terjangkit COVID-19 setelah Detri Warmanto dan Andrea Dian.

Mamah Dedeh Ditelepon Banyak Orang, Gara-gara Kabar Hoax Meninggal

BOGORDAILY – Kabar hoax Mamah Dedeh meninggal dunia beredar luas dengan cepat. Akhinya, Mamah Dedeh pun ditelepon banyak orang untuk konfirmasi.

Salah satu yang menelepon Mamah Dedeh adalah Ustaz Yusuf Mansur. Teleponnya langsung diangkat oleh sang ustazah.

Mamah Dedeh menjawab telepon Ustaz Yusuf Mansur dengan ceria dan tawa khasnya yang biasa didengar ketika tampil di TV. Pendakwah tersebut dalam kondisi sehat.

“Kata Mamah, saya orang yang ke 4 sampai dengan pagi barusan yang konfirmasi,” kata Ustaz Yusuf Mansur lewat Instagram, Rabu (27/5/2020).

Sebenarnya, memang ada perempuan bernama Dedeh yang meninggal yaitu dari Kwarda Pramuka Banten. Diduga, ada yang salah baca informasi tersebut sehingga disangka pendakwah Mamah Dedeh yang meninggal.

“Yuk, kita doakan Mamah Dedeh yang wafat tersebut. Dan Mamah Dedeh guru kita di TV. Dan Mamah-mamah lain sedunia… Al Faatihah..” tutup Ustaz Yusuf Mansur.

Dikenal Keras Sikapnya, Sifat Asli Ahmad Dhani Diungkap Mulan Jameela

BOGORDAILY – Ahmad Dhani berulang tahun. Tak hanya anak-anaknya saja yang memberikan ucapan selamat ulang tahun. Tapi juga sang istri, Mulan Jameela turut memberikan ucapan kepada sang suami.

“Selamat ulang tahun cintaku @ahmaddhaniofficial,” buka Mulan Jameela dalam Instagram miliknya.

Dalam Instagram miliknya, Mulan juga mengungkapkan bagaimana sikap Ahmad Dhani selama di rumah. Ia mengatakan sikapnya sangat manis, jauh seperti kebanyakan orang pikirkan.

“Laki-laki yang keras tapi seketika bisa lembut selembut sutra, dan bahkan lelakiku ini sangat pandai membuat hari2ku penuh tawa. lelakiku yang senantiasa mengajarkan arti syukur. Menikmati setiap detik dari apapun yg Allah berikan dalam hidup ini,” ungkapnya lagi.

Dalam ucapannya, tak lupa Mulan mengungkapkan doanya untuk sang suami.

“Doaku selalu untuk Mas dalam setiap sujudku. Semoga kita bisa mengarungi dunia dengan selamat dan kelak sampai akhiratNya. Karena cita-citaku tidak hanya di dunia saja bersamamu.. BarakAllah fii umrik sayangku,” katanya lagi.

New Normal ala Kota Bogor, Mall-Restoran Dibuka Lagi, Tapi…

BOGOR DAILY – Pemkot Bogor saat ini sedang menjalani Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, yang berlangsung sampai 4 Juni 2020.

Wakil Kota Bogor, Bima Arya, mengatakan, pada fase transisi PSBB kali ini akan lebih ketat. Karena, Pemkot Bogor sedang memastikan bahwa penularan Virus Korona atau Covid-19 telah melandai.

“Walaupun dalam penerapan PSBB ini kasus Covid-19 sudah melandai dan di bawah satu, dan Kota Bogor bisa memasuki fase baru yaitu New Normal,” katanya kepada wartawan, Rabu (27/5/2020).

Bima sapaan akrabnya menyebutkan, tantangan yang sedang dijalani oleh Pemkot Bogor adalah mengenai arus mudik. Pihaknya sudah mengintruksikan para petugas Check Point untuk lebih memperketat.

“Saya pastikan agar tidak ada penularan baru dari arus mudik kali ini, maka dari itu saya perintahkan semua aparat Camat, Lurah dan RT, memastikan sistem isolasi dan pemantauan orang masuk Kota Bogor agar diperketat,” tegas politisi PAN ini.

Selain itu, dalam masa PSBB transisi kali ini Pemkot Bogor juga memberikan izin bagi toko non pangan dan pasar serta restoran, untuk bisa beroperasi dengan sejumlah persyaratan di antaranya:

Diberlakukan protokol kesehatan secara ketat, dan ada pembatasan-pembatasan. Misalnya untuk restoran diwajibkan tetap dengan standar protokol kesehatan. Ditambah juga dengan pembatasan atas kapasitas yang ada.

“Jadi tidak diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas yang penuh, maksimal adalah 50 persen dari kapasitas dengan kursi yang disimpan,” jelasnya.

Kemudian, untuk pasar dan toko-tokok non pangan pihaknya juga mengizinkan beroperasi dengan catatan diberlakukan protokol kesehatan.

“Apabila ada toko, resto yang kemudian beroperasi dengan full kapasitas dan tidak ada protokol kesehatan, tentu akan ada tindakan-tindakan penerapan sanksi berdasarkan perwali yang telah direvisi nanti,” tukasnya. (Andi).